Categories
Uncategorized

KENOTARIATAN UNISSULA DIPERCAYA KEMENAG SEKENGGARAKAN BEASIASWA LPDP

HEADLINEtoday.id Magister Kenotariatan Unissula satu satunya Perguruan tinggi swasta terpilih sebagai penyelenggara Beasiswa Kementrian Agama atau Beasiswa Bangkit. Program beasiswa ini dalam rangka untuk mempersiapkan pemimpin, pendidik, dan profesional masa depan serta mendorong inovasi demi terwujdunya Indonesia rukun, harmonis dan sejahtera.

Adapun perguruan tinggi lain yang di tunjuk antara lain UI, UGM, Udayana, Brawijaya, Padjajaran, UNS, dan Undip. Pertimbangan ini karena Magister kenotariatan Unissula sebagai prodi yang telah terakreditasi unggul dari BAN-PT dan Unggul oleh Asic (Acrcreditation Srvices for internasional Schools, Colleges, and Universities) berbasis di Inggris.

Dekan Fakultas Hukum Unissula Dr Bambang Tribawono SH MH menyampaikan bahwa srategi pendidikan di Magister Kenotariatan Unissula mengedepankan karakter keislaman melalui budaya akademik islami (Budai) yaitu menggabungkan antara sains dan spiritual atau ilmu pengetahuan kenotariatan digabungkan melalui kajian dalam kandungan Al-Quran. “Sehingga kualitas lulusan Notariat Unissula dalam menjalankan profesinya selain menjadi pribadi yang professional, intelektual juga berkarakter keislaman”, ungkap Bambang Tribawono di kampus Unissula (6/6/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan Kenotariatan Unissula juga didukung oleh sumber daya insani, sarana dan prasarana berstandar nasional.

Harapannya mampu memiliki kompetensi yang mencerminkan pendidikan akademik, keahlian dan keterampilan khusus sebagai pejabat umum. Pada segi lain kenotariatan sebagai profesi yang harus mencerminkan pendidikan profesi sebagai pelaksana hukum profesional.

Hingga saat ini Magister kenotariatan Unissula sedari tahun 2013 telah meluluskan kurang lebih 700 mahasiswa. Mereka telah menjalankan profesi dengana membuka kantor notaris di seluruh Indonesia.

Categories
Uncategorized

TAHUN INI KEDOKTERAN UNISSULA AKAN BUKA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS

HEADLINEtoday.id Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH melakukan kunjungan kerja ke Universitas Prima Medan (6/6/2023). Salah satu poin penting yang dikerjasamakan adalah pemantapan rencana pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Unissula.

Dalam kesempatan tersebut kedua pimpinan universitas juga menekan perjanjian kerjasama. Hal yang dikerjasamakan adalah penguatan tridarma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Dalam sambutannya Prof Gunarto menyampaikan rencana pembukaan Prodi Spesialis Mata dan Spesialis Penyakit Dalam di Unissula. “Kami merencanakan tahun ini sudah bisa membuka Prodi Spesialis Mata dan Spesialis Penyakit Dalam. Karena semua infrastruktur dan SDM nya juga sudah siap. Kunjungan ke Universitas Prima ini menjadi penting untuk belajar pengalaman mendirikan Program Pendidikan Dokter Spesialis”, ungkapnya.

Sementara itu Wakil Rektor IV dr Ali Nafiah Nasution MKT menyambut baik kunjungan Unissula dan siap sharing pengalaman mendirikan prodi spesialis. “Kami terbuka dan siap berbagi pengalaman perihal pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis”, ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Rektor antara lain Wakil Rektor I Dr Andre Sugiyono, Dekan Kedokteran Dr dr Setyo Trisnadi SpKF, Wakil Dekan I Kedokteran serta tim pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis.

Categories
Uncategorized

RELASI BIRRUL WALIDAIN DAN TAKRIMUL AULAD DI PERGURUAN TINGGI

HEADLINEtoday.id UNISSULA sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka telah menegaskan diri sebagai kampus birrul walidain. Ini berarti bahwa karakter dasar segenap sivitas akademika UNISSULA salah satunya harus berlandaskan sikap birrul walidain yakni berbakti kepada kedua orang tua. Tentunya tidak ada orang tua yang ingin menyesatkan anaknya. Seluruh orang tua memiliki cita-cita yang sama yakni kebaikan dan kebahagiaan anaknya. Oleh karenanya, sikap birrul walidain diharapkan menjadi sarana agar cita-cita seluruh orang tua tercapai sehingga kebaikan generasi umat Islam dapat terwujud.

Manusia terlahir ke dunia melalui syariat yang telah ditetapkan Allah yaitu melalui ayah dan ibu. Sebuah syariat yang penuh dengan keindahan sebab di dalamnya terdapat ketulusan cinta dan kasih sayang, serta keikhlasan yang luar biasa. Kasih sayang yang diberikan suami kepada istri, atau orang tua kepada anaknya, dan juga sebaliknya. Ketentuan Allah tersebut menimbulkan suatu konsekuensi baru berupa hubungan lahiriyah yang biasa disebut sebagai hubungan kekeluargaan. Hubungan tersebut tentunya menimbulkan adanya hak dan kewajiban antara satu sama lain. Suami wajib menafkahi istri, ayah dan ibu wajib mendidik anak-anaknya dengan pendidikan terbaik serta mencurahkan kasih sayang di sepanjang hidup kepada anak-anaknya. Seorang anak wajib berbakti kepada kedua orang tuanya, tidak hanya ketika keduanya masih hidup, bahkan ketika sudah meninggal. Kewajiban itu tentunya merupakan konsekuensi logis dari hak yang telah didapatkan dari yang lain.

Birrul Walidain dan Takrimul Aulad, Sebuah Konsekuensi Logis

Hubungan timbal balik sebuah kewajiban dan hak merupakan sesuatu yang lumrah dalam hubungan antara manusia. Timbal balik hak dan kewajiban antara anak dan orang tua bahkan ditegaskan melalui perintah dalam beberapa ayat Alquran. Kewajiban orang tua kepada anak disebutkan dengan indah dalam QS. Al-Baqarah : 233 :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut.”

Sementara hak anak dalam ayat tersebut menimbulkan konsekuensi kewajiban untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya dengan berdasarkan QS. Al-Isra : 23 :

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

Hubungan hak dan kewajiban antara anak dan orang tua menjadi sebuah keselarasan yang indah. Jika keduanya dipenuhi dan dilaksanakan, pola hubungan keduanya akan harmonis. Sebaliknya, jika salah satu mengabaikan, atau bahkan keduanya mengabaikan hak dan kewajiban, maka yang terjadi adalah perpecahan dalam keluarga.

Keseimbangan Birrul Walidain dan Takrimul Aulad

Selain sebagai sebuah konsekuensi logis dari hubungan antar manusia, birrul walidain dan takrimul aulad juga merupakan konsep hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan secara seimbang. Keseimbangan antara birrul walidain dan takrimul aulad juga merupakan salah satu keteladanan yang dikisahkan dalam kisah hubungan antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail alaihima as-salam serta diabadikan dalam QS. Ash-Shaffat 102 :

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَابُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَاأَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102)

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”

Ayat yang sebenarnya merupakan kisah latar belakang disyariatkannya ibadah kurban ini, sesungguhnya mengandung pembelajaran berharga terutama terkait jalinan hubungan antara orang tua dan anak. Keseimbangan antara sikap birrul walidain dan takrimul aulad benar-benar dicontohkan secara nyata oleh dua orang utusan Allah sebagai wujud keteladanan bagi seluruh orang tua dan anak di dunia. Salah satunya dalam aspek komunikasi. Betapa Nabi Ibrahim menggunakan sapaan sayang kepada anaknya dengan lafaz ya bunayya yang artinya wahai anakku. Dalam Tafsir Al-Bahr al-Muhith disebutkan bahwa panggilan tersebut adalah panggilan syafaqah atau kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Nabi Ismail juga memanggil ayahnya dengan panggilan kehormatan, ya abati yang artinya wahai ayahku.

Dalam kitab Tafsir an-Nukat wal Uyun, terdapat beberapa penafsiran terhadap lafadz as-sa’ya. Salah satunya ketika seorang anak mampu melakukan pekerjaannya sendiri atau telah berusia cakap. Keteladanan hubungan antara orang tua dan anak juga dapat terlihat dari sikap terbuka Nabi Ibrahim yang menawarkan kepada Nabi Ismail yang telah berusia cakap untuk membantu mempertimbangkan perintah Allah berupa penyembelihan Ismail. Hal ini jelas terlihat dari redaksi fandzur ma dza tara yang artinya ‘maka fikirkanlah apa pendapatmu’. Ini merupakan wujud nyata dari konsep takrimul aulad. Pola perintah orang tua kepada anak yang telah berusia cakap atau mandiri ialah dengan keterbukaan terhadap sesuatu yang akan diperintahkan kepada anak sehingga anak diberikan kesempatan untuk mempertimbangkan meski tetap diarahkan. Sikap Nabi Ibrahim yang memuliakan anaknya kemudian terbalaskan oleh sikap Nabi Ismail dengan birrul walidainnya melalui perkataan if’al ma tu’mar yang artinya lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Nabi Ismail mengetahui bahwa mimpi ayahnya yang juga seorang Nabi, ialah wahyu atau perintah Allah.

Birrul Walidain dan Takrimul Aulad dalam Konteks Perguruan Tinggi

Dalam konteks perguruan tinggi, keseimbangan antara konsep birrul walidain dan takrimul aulad juga harus diupayakan pelaksanaanya. Birrul walidain sivitas akademika sebuah perguruan tinggi hendaknya diwujudkan dengan berbakti kepada kedua orang tua yang masih hidup, serta mendoakan dan melestarikan amal saleh kedua orang tua yang telah tiada. Seorang mahasiswa berbuat baik kepada kedua orang tuanya melalui prestasi yang membanggakan, bersikap jujur dan melaksanakan amanah pendidikan dengan sebaik-baiknya. Seorang mahasiswa juga berkewajiban memuliakan dan menghormati dosennya sebagai orang tuanya di lingkungan kampus. Sebagai timbal balik dari sikap itu, seorang dosen juga berkewajiban memuliakan mahasiswanya dengan pelayanan pendidikan dan keteladanan terbaik. Ia harus mampu menjadi sosok teladan yang dapat dicontoh perilakunya bagi mahasiswanya.

Terminologi ayah seringkali hanya dimaknai sebagai ayah jasad atau seorang lelaki yang istrinya ialah perempuan yang melahirkan kita. Sementara istilah ayah sebenarnya tidak hanya orang tua kita, namun juga meliputi seorang ayah yang menikahkan anaknya untuk kita, dan seorang guru yang memberikan ilmunya kepada kita. Syekh Zakaria al-Anshari dalam muqaddimah kitab Hasyiyah al-Jamal menyatakan :

لأنه يجب على أبناء التعليم بر آبائهم بل برهم أولى من بر آباء النسب لأن آباء النسب بهم تنمية الأجسام وآباء التعليم بهم تنمية الأرواح التي يترتب على تنميتها السعادة في الدارين

“Sesungguhnya diwajibkan bagi para murid untuk berbuat kebaikan kepada guru-guru mereka. Bahkan berbuat baik kepada guru lebih utama daripada berbuat baik pada ayah nasab (kandung). Karena sesungguhnya, ayah nasab ialah hanya berkaitan dengan perkembangan jasad, sementara para guru berkaitan dengan perkembangan ruh yang berorientasi pada kebahagiaan di dunia dan di akhirat.”

Artinya, dalam konteks perguruan tinggi, menjadi kewajiban bagi seorang mahasiswa selain berbuat baik kepada kedua orang tuanya, juga berbuat baik kepada para dosennya.

Selain itu, dalam rangka mewujudkan kampus dengan perilaku dasar karakter birrul walidain dan takrimul aulad, budaya akademik yang dilaksanakan harus memiliki dasar kuat berupa pengajaran tentang akhlak dalam dunia pendidikan. Beberapa referensi yang juga familier di kalangan umat Islam di Indonesia terkait rujukan akhlak dalam dunia pendidikan antara lain kitab ta’limul muta’allim, Washaya al-Aba’ lil Abna’, Nashaih al’Ibad dan lain sebagainyaKitab-kitab inilah yang seharusnya secara rutin diajarkan kepada civitas akademika dalam kampus birrul walidain.

Oleh: Muchamad Coirun Nizar, S.H.I., S.Hum., M.H.I. (Dosen FAkultas Agama Islam Unissula)

Categories
Uncategorized

Tim Debat Unissula Lolos ke Tingkat Nasional

HEADLINEtoday.id Tim debat Unissula dalam National University Debatin Competition (NUDC) lolos ke tingkat nasional. Mereka adalah Angela PUTRI (Fakultas Psikologi), Nisa Ul Azizah (Fakultas Teknik), dan Nabila Indah Purwaningrum. Menurut Kabid Penalaran dan Penelitian LPKA Unissula M Said Hidayatullah ini merupakan tahun kedua tim Unissula lolos hingga tahap nasional. “Ini merupakan tahun kedua tim debat Unissula lolos hingga tahap nasional. Tahun ini NUDC akan diselenggarakan luring di Untirta Serang, Banten pada tanggal 5-12 juni 2023,” ungkapnya, Senin (5/6/2023).

NUDC merupakan kegiatan debat antar Perguruan Tinggi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2008. Dari perhelatan ini menghasilkan delegasi Indonesia untuk World Universities Debating Championship (WUDC).

Said menjelaskan NUDC dimulai dari penjaringan talenta di tingkat universitas yang diselenggarakan 10-13 Maret 2023. Selanjutnya tahap Wilayah Dikti pada 19-22 Mei 2023 hingga dinyatakan lolos tahap Nasional .

“Hanya ada empat universitas di Semarang yang lolos pada NUDC tahap Nasional. Yaitu Unissula , Undip, Unimus dan Unnes,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, “Tentunya kesempatan ini membuktikan bahwa kualitas mahasiswa Unissula setara dengan kampus negeri. Mengingat di Semarang hanya empat kampus yang mewakili ke tingkat nasional. Artinya performa dan kualitas delegasi Unissula tidak kalah hebat dengan kampus besar lainnya,” lanjutnya.

Pihaknya juga berharap tim debat Unissula mendapatkan kesempatan yang lebih baik. “Yang paling utama adalah berdo’a untuk kesehatan dan kelancaran aktivitas tim delegasi agar bisa menampilkan performa terbaiknya di kancah nasional ini,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

FK Unissula Siapkan Dokter Melek Teknologi Biomedik

HEADLINEtoday.id Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang menyiapkan mahasiswa melek teknologi. Di bidang biomedik dan penyakit degeneratif dan berlandaskan nilai Islam. “Bidang biomedik dan penyakit degeneratif merupakan ilmu kedokteran yang sangat dibutuhkan pada era terkini karena mayoritas kasus pada pasien saat ini merupakan pasien dengan kondisi terdapat penyakit degeneratif,” Ungkap Kaprodi FK dr Menik Sahariyani MSc, Senin (5/6/2023).

Untuk mendukung hal tersebut dr Menik menjelaskan pelaksanaan KBM menggunakan metode Problem Based Learning (PBL). Sehingga mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri sendiri.

“Model kegiatan belajar mengajar mata kuliah khusus kedokteran terdiri dari perkuliahan pakar, tutorial atau Small Group Discussion (SGD), praktikum kelas kecil, praktikum laboratorium, serta ujian mid dan akhir modul,” jelasnya.

Selain itu untuk mempersiapkan mahasiswa menempuh pendidikan profesi dokter, mahasiswa mendapat materi untuk melatih dan mengasah keterampilan sebagai dokter.

“Di sini mahasiswa dilatih untuk berperan menjadi seorang dokter sesuai dengan kasus sampai memberikan pengobatan maupun edukasi. Sebagai fasilitas penunjang dalam melatih keterampilan sebagai dokter, mahasiswa akan disediakan manekin yang sesuai atau seseorang yang akan berperan sebagai pasien simulasi. Kemampuan mahasiswa sebagai dokter akan diuji dalam OSCE (Objective Structure Clinical Examination),” jelasnya.

Fakultas yang sudah berdiri pada 10 Oktober 1963 saat ini sudah terakreditasi Unggul dari LAM PTKes. Selain itu FK Unissula sudah memiliki rumah sakit pendidikan yaitu RSI Sultan Agung. “Sebagian dosen pengajar juga praktek di RSI Sultan Agung, sehingga transfer ilmu kedokteran yang disampaikan oleh dosen pengajar sesuai dengan ilmu kedokteran terkini dan aplikatif,” Ungkapnya.

Sebagai penunjang FK Unissula sedang mempersiapkan gedung baru yang terletak di belakang RSI Sultan Agung dan RSGM. “Hal ini lebih menguntungkan karena dosen pengajar dan mahasiswa lebih efisien waktu dan tenaga jika terdapat KBM yang sifatnya kolaborasi melibatkan RSI, RSGM, dan FK. Insya Allah fasilitasnya akan lebih lengkap dan lebih tertata sehingga dapat lebih mendukung proses dan pencapaian prestasi akademik mahasiswa,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

ADAB BERPAKAIAN

HEADLINEtoday.id Adab Berpakaian adalah menampilkan kepribadian dalam berbusana yang sesuai dengan petunjuk dan tuntunan serta selaras dengan ketentuan ajaran Islam. Sedangkan fungsi dari berpakaian adalah Penutup aurat, Perangkat untuk beribadah kepada Allah swt, Pelindung tubuh dan Perhiasan dan keindahan. Allah berfirman dalam Al Qur’an Surat al A’raf Ayat  26 “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat”.

Sedangkan dalam Al Qur’an Surat An Nahl Ayat 81 “Dan Allah menjadikan tempat bernaung bagimu dari apa yang telah Dia ciptakan, Dia menjadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia menjadikan pakaian bagimu yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan. Demikian Allah menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu agar kamu berserah diri (kepada-Nya”).

Adab Berpakaian dalam Islam yaitu ketika akan berpakaian diawali doa, berpakaian dimulai dari kanan, saat melepas dari kiri, tawadhu/ tidak berlebih-lebihan dalam berpakaian, pakaian yang dikenakan bersih dan rapi, sesuai dengan situasi dan kondisi, pakaian yang dikenakan menutup aurat, tidak membentuk lekukan tubuh, tidak memakai pakaian yang bersifat menarik perhatian orang dan tidak terlalu mencolok dan menarik perhatian orang.

Dalam Al Qur’an Surat  Al Ahzab 59 “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Manfaat menutup Aurat  diantaranya menunjukkan identitas sebagai seorang mukmin, terhindar dari gangguan yang tidak diinginkan. Menghindarkan diri dari dosa akibat mengumbar aurat. Menghindari fitnah, tuduhan atau pandangan negatif.Mencegah timbulnya hawa nafsu lawan jenis maupunsesama jenis. Menunjukkan diri sebagai bukan perempuan/ laki-laki murahan. Melindungi tubuh dan kulit dari lingkungan. Mencegah rasa cemburu pasangan hidup kita. Mencegah terkena penyakit dan gangguan kesehatan. Memberikan sesuatu yang spesial bagi suami atau isteri kita. Melindungi diri kita dari berbagai tindak kejahatan. Menutupi aib rahasia yang ada pada diri kita.

Oleh: Dr. Sudarto, M.Pd.I (Pengasuh Pesantren Mahasiswa Sultan Agung Unissula)

Categories
Uncategorized

BANSER DEMAK TEGASKAN SATU KOMANDO

HEADLINEtoday.id Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Demak menggelar Kemah Komando di Pondok Pesantren Badrud Duja Desa Gaji Guntur Demak pada Sabtu dan Ahad (3-4/5/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PC Ansor Kabupaten Demak Latifa Fahri SH, Kasatkorcab Banser Kabupaten Demak Muhammad Mas’ud. Acara diikuti oleh anggota banser dari seluruh kabupaten Demak.

Latifa Fahri menyampaikan untuk menjadi anggota banser harus mengikuti Pendidikan berjenjang di Gerakan Pemuda Ansor. Mulai dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) selanjutnya mengikuti kegiatan Pendidikan Latihan Dasar (PKD), Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) dan Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim). Anggota banser berperan penting dalam mengawal ajaran ahlussunah waljamaah annahdliyah. Pungkasnya.

Muhammad Mas’ud menambahkan anggota banser harus faham makna satu komando dalam berorganisasi. Setiap Langkah yang dilaksanakan tegak lurus dengan perintah atau intruksi yang diberikan. Anggota banser punya kewajiban untuk menjaga marwah organisasi dalam bertugas.

Kemah komando ini merupakan salah satu rangkaian dari program kerja Satkorcab Banser Kabupaten Demak. Turut berpartisipasi dalam acara tersebut anggota banser dalam satuan khusus Bagana dan Baritim.

Categories
Uncategorized

Cilad Unissula Fasilitasi Kursus 5 Bahasa Asing

HEADLINEtoday.id UPT Pengembangan Bahasa Internasional (PBI) Unissula atau Cilad memfasilitasi civitas akademika dan masyarakat umum kursus bahasa asing. Diantaranya Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Arab, dan Bahasa Mandarin. Kursus akan diselenggaranak secara daring mulai 19 Juni-21 Juli 2023.

Kepala Divisi Ahmad Lizam memaparkan program ini bertujuan untuk memfasilitasi penguasaan bahasa asing. “Program ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan penguasaan serta peningkatan kualitas Bahasa Asing dan Internasional bagi sivitas akademika Unissula, para pengabdi YBWSA, dan masyarakat umum,” ungkapnya di kampus Unissula, Jum’at (2/6/2023).

Di lain sisi koordinator program Anita Tutut Budianti menjelaskan syarat untuk menjadi peserta adalah berusia minimal 12 tahun. Selain itu juga bersedia mengikuti program sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Pendaftaran online melalui cilad.unissula.ac.id/promokursusbahasa mulai 15 Mei-16 Juni 2023,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan program ini merupakan program rutin yang dibuka di masa libur sekolah. “Awalnya diinisiasi pada tahun 2021 saat pandemi Covid-19 untuk memfasilitasi peserta kursus belajar bahasa secara daring,” ungkapnya di kampus Unissula.

Dengan adanya program ini Anita berharap para peserta dapat memanfaatkan waktu liburnya untuk kegiatan yang produktif. “Selain itu dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat umum bahwa Unissula mempunyai Pusat Layanan Bahasa yang berkualitas dan kredibel yang dapat membantu dalam meningkatkan kompetensi bahasa internasional,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Dr Henry Yosodiningrat Mendapat Gelar Profesor dari Unissula

HEADLINEtoday.id Anggota DPR RI Dr KRH Henry Yosodiningrat SH MH mendapat gelar profesor kehormatan dari Unissula yang dilangsungkan Jumat (2/6/2023) di kampus Unissula Semarang. Dalam orasi ilmiahnya ia menyampaikan optimalisasi legislasi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Menurutnya strategi pencegahan pemberantasan korupsi tidak menjadi fokus perhatian pembentuk undang undang. Karena yang didahulukan selama ini strategi penindakan sehingga tujuan utama UU RI No 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU RI No 20 tahun 2011 dapat dikatakan tidak berhasil, meskipun dalam UU RI No 30 tahun 2022 tentang KPK telah diamanatkan agar KPK juga melaksanakan fungsi pencegahan. Namun dalam praktiknya proses mengamankan dan menyelamatkan uang negara tidak berhasil dilaksanakan baik oleh kepolisisan kejaksaan maupun KPK. Lebih dari itu bahkan negara telah mengalami kerugian secara nyata.

“Aspek pencegahan memang kalah populer dibanding aspek penindakan.  Hal itu disebabkan antara lain karena penjatuhan sangsi terhadap pelaku tindak pidana korupsi memang lebih mudah dinalar sebagai sebuah bentuk tindakan konkret dari pada pencegahan. Inilah yang menyebabkan masyarakat cenderung menikmati hiruk pikuk berita operasi tangkap tangan KPK. Dan menimbulkan kesan penindakan lebih penting daripada pencegahan”, ungkap Henry.

Pencegahan tindak pidana korupsi menarik dicermati. Karena persoalan korupsi lebih kepada persoalan budaya ketimbang persoalan hukum. oleh karenanya penyelesaian korupsi harus menitikberatkan ke perihal budaya. Pandangan semacam itu terutama datang dari kalangan filusuf dan budayawan. Di Indonesia korupsi lebih diperlakukan sebagai persoalan hukum ketimbang persoalan budaya. Penanggulangan korupsi lebih didominasi oleh pendekatan represif dan sedikit sisi preventifnya.

Sebetulnya apa yang disebut budaya korupsi atau korupsi telah membudaya dan mengemuka jauh sebelum gerakan pemberantasan korupsi. Fungsi pencegahan bukanlah fungsi sekunder yang bisa dipandang sebelah mata.

“Sebagai contoh salah satu keberhasilan Independent Commision Againts Corruption adalah dengan menaruh perhatian pada fungsi pencegahan. Terutama dengan melakukan pendidikan anti korupsi. Dengan berfokus pada pencegahan bukan berarti mengabaikan penindakan”, ungkap pegiat Gerakan Nasional Anti Narkotika tersebut. 

Sementara itu Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH yang memimpin prosesi penganugerahan gelar kehormatan menyebut tema yang diangkat oleh Prof Henry bisa menjadi sumbangan pemikiran yang penting dalam upaya meminimalisir korupsi di Indonesia. “Apa yang disampaikan oleh Prof Henry bisa menjadi gagasan penting dalam upaya memerangi tindak pidana korupsi di Indonesia” ungkap Prof Gunarto.

Hadir dalam kesempatan tersebut ketua Mahkamah Agung Prof Dr M Syarifuddin SH MH, ketua DPN Peradi Prof Dr Otto Hasibuan SH. Hadir pula Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum, Dr Bambang Tri Bawono SH MH, Prof Dr Sri Endah Wahyuningsih SH MH, Prof Dr Eko Soponyono, Prof Dr Ahmad Busro, Prof Dr Widhi Handoko, Prof Dr Henry Subiakto, Prof Dr Agus Surono, Dr Andre Sugiyono, dan Dedi Rusdi SE MSi Akt CA. 

Categories
Uncategorized

Unissula Masuk World Class University Versi Times Higher Education

HEADLINEtoday.id Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik dunia (World Class University). Unissula dinilai memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang sering disebut dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 4, 8 dan 17. Penilaian ini dilakukan oleh lembaga pemeringkatan dunia yaitu Times Higher Education (THE), yang baru saja merilis Impact Rankings 2023 pada 1 Juni yang lalu.

Dalam penilaian tersebut Unissula menempati ranking 401 dari seluruh universitas yang ada di dunia untuk SDGs 4: quality Education. Disusul dengan SDGs 3: good health and wellbeing ada pada peringkat 801. Kemudian SDGs 8: decent work and economic growth berada pada ranking 801 dan SDGs 17: partnership for the Goals pada peringkat 1001+.

Untuk ranking nasional Unissula berada pada peringkat 12 untuk SDGs 4 quality education dan merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik se Jawa Tengah.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyambut baik prestasi tersebut. “Alhamdulillah Unissula berhasil masuk 12 besar nasional dan masuk ranking 401 di dunia yang dipublikasikan oleh Times Higher Education, impact ranking 2023”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan keberhasilan tersebut menunjukkan Unissula punya komitmen tinggi menjadi universitas berkelas dunia dengan tetap menjaga prinsip prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Lebih jauh Prof Gunarto menjelaskan bahwa Unissula juga unggul dalam berbagai perankingan universitas kelas dunia dalam dua tahun terakhir. Prestasi tersebut antara lain Unissula menempati peringkat ke 28 nasional versi Webometrics diantara kurang lebih 4.500 perguruan tinggi di Indonesia yang dirilis Januari tahun 2023 ini. 

Unissula merupakan PTS terbaik di Semarang dan masuk jajaran 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Edurank tahun 2023. Unissula merupakan PTS terbaik di Jateng versi Scimago Institutions Rankings kategori kinerja inovasi yang dipublikasikan bulan Maret 2023. Unissula adalah PTS terbaik di Jawa Tengah berdasarkan perangkingan UI GreenMetric yang dipublikasikan Universitas Indonesia pada bulan Desember 2022.

Sementara itu Wakil Rektor I Unissula, Dr Andre Sugiyono menjelaskan hampir semua perguruan tinggi kelas nasional memperhatikan pemeringkatan universitas level dunia. Karena dengan mengikuti pemeringkatan tersebut akan menjadi triger bagi universitas termasuk Unissula dalam meningkatkan standar dan kwalitas pendidikannya. “Ada banyak parameter dan standar yang harus dipenuhi untuk bisa ikut dalam pemeringkatan universitas kelas dunia. Hal itu secara otomatis akan meningkatkan usaha universitas dalam meningkatkan kwalitas pendidikannya”, ujarnya.