Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Mahasiswa Fikom Unissula Juara Nasional Citizen TV Journalist 2025

Dua tim mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula berhasil menjuarai lomba nasional citizen tv journalist 2025. Mereka berhasil mengalahkan puluhan tim lain yang datang dari berbagai universitas di Indonesia. Adapun lomba dilaksanakan oleh TVMu dan Avikom.id pada Senin (8/9/2025).

Tim peraih juara 1 terdiri dari Tri Ngainatul Mafaza dan Nova Nur Prianto. Mereka mengangkat kisah pembuangan sampah ilegal Brown Canyon Semarang. Tim peraih juara III terdiri dari Wahyu Intan Maulinnikmah, Ahmad Sofyan Ghozali dan Ahmad Baihaqi. Mereka mengangkat kisah banjir Sayung rob Demak.

Juara 1 mendapat hadiah uang tunai Rp 2 juta dan sertifikat penghargaan. Demikian juga juara III mendapat hadiah uang tunai Rp 1 juta dan sertifikat penghargaan.

Dekan Fikom Trimanah SSos MSi “Saya mengucapkan selamat dan terimakasih kepada kedua tim, untuk Mafaza, Intan dan tim karena sudah membawa nama Fikom ke kancah nasional. Semoga selanjutnya akan menghasilkan karya-karya besar yang lain,  dan menjadi calon alumni Fikom yang berkualitas,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa dalam 10 tahun terakhir mahasiswa Komunikasi Unissula memiliki tradisi juara nasional dan internasional. Harapannya semangat berprestasi tersebut terus diturunkan dari senior pada para juniornya dalam berbagai kompetisi. Sehingga tradisi juara dapat terus terjaga.

Sementara itu ketua penyelenggara, Rosidah menyampaikan tekatnya untuk menggelar lomba secara berkesinambungan. “Saya merasa sangat senang dengan adanya acara ini. Saya berharap lomba ini akan terus dilaksanakan,  bahkan akan menginisiasi perlombaan yang lain,” ungkapnya.

Prestasi lain dari mahasiswa Fikom Unissula juga dicatatkan oleh Sofiyah Tunisah. Sofiyah berhasil meraih prestasi internasional sebagai the 1st best group paper on SDG 4 dalam acara the summer SPACE 2025. Acara itu diselenggarakan oleh UMAP Consortium pada 14-16 Agustus 2025 di Kota Semarang. Para peserta Summer SPACE merupakan mahasiswa asing yang datang dari berbagai negara.

Categories
Headline Kampus News Semarang

Hasilkan 714 Dokter Gigi, FKG Unissula Tunjukkan Kinerja Nyata

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula menggelar sumpah dokter gigi ke-44 yang dilaksanakan Selasa, (9/9/2025). Sumpah diikuti 16 dokter gigi baru. Sebelumnya mereka telah lulus 100% dalam  Uji Kompetensi Mahasiswa Profesi Pendidikan Dokter Gigi (UKMP2DG).

Dalam sambutannya Dekan FKG Unissula, Dr drg Yayun Siti Rochmah Sp BM menyebut fakultasnya ingin terus berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Dalam usianya yang ke 17 tahun, FKG Unissula hingga hari ini telah meluluskan sebanyak 714 dokter gigi. Kami ingin  terus berkontribusi nyata untuk masyarakat. Juga untuk menyongsong Indonesia emas 2045,” ujarnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang selalu mempercayakan putra-putrinya berkuliah di FKG Unissula.

Sementara itu Wakil Rektor II Unissula, Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA mengucapkan selamat kepada para orang tua yang sukses mengawal putra putrinya hingga menjadi dokter gigi. Selanjutnya ia meminta kepada dokter gigi baru meningkatkan profesionalisme. Meningkatkan kualitas layanan. Siap mengabdi di berbagai tempat dan instansi.  Serta meningkatkan inovasi khususnya dalam era teknologi informasi yang terus berkembang.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. “Jangan biarkan kesibukan profesi mengikis kasih dan bakti kepada orang tua. Luangkan waktu untuk sekadar menelpon, memeluk, mencium tangan mereka, dan selama hayat masih dikandung badan, berbaktilah dengan setulusnya. Karena ridha Allah ada pada ridha orang tua,” pungkasnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua PDGI Jawa Tengah, drg Budi Wibowo Sp Ort. Ia memberikan pesan khusus agar para dokter gigi baru menjaga etika. “Sehebat apapun kalian tanpa etika akan sia-sia. Oleh karena itu marilah kita jaga bersama sama marwah profesi dokter gigi,” tegasnya.

Ia menegaskan pentingnya komitmen dan pengawalan kompetensi bagi para dokter gigi. tujuannya agar saat menjalankan profesi tetap aman dan terlindungi. Ketua PDGI juga menyerahkan pedoman kode etik kepada Dekan sebagai simbol penguatan etika profesi.

Categories
Headline Kampus News

Instruktur Harvard University Raih Gelar Profesor (HC) dari FE Unissula

Bruno S Sergi BSc MSc MPhil PhD mendapat gelar profesor kehormatan (Prof HC) dari Fakultas Ekonomi (FE) Unissula. Bruno adalah instruktur di Universitas Harvard Amerika Serikat. 

SK gelar Profesor tersebut diserahterimakan dari Wakil Rektor I Unissula, Dr Andre Sugiyono kepada Bruno Sergi pada Senin (8/9/2025) di kampus Unissula.

Menilik portofolio pengajarannya di Harvard mencakup mata kuliah ekonomi pembangunan dan pasar negara berkembang. Minat penelitiannya saat ini meliputi ekonomi politik pasar negara berkembang, termasuk investasi, pembangunan berkelanjutan, teknologi, transparansi kelembagaan, korupsi, dan praktik pembangunan global.

Untuk memajukan penelitian, ia memimpin dan menjadi salah satu direktur Lab for Entrepreneurship and Development (LEAD) yang berbasis di Cambridge, AS. Karya konsultasinya mencakup sektor publik dan swasta, dan ia telah menjadi pembina ekonomi untuk “The South East Europe Trade Union Economic Experts Network” dan “NIS Trade Union Economic Experts Network” sejak 2009.

Ia adalah editor Cambridge Elements in the Economics of Emerging Markets (Cambridge University Press), editor Entrepreneurship and Global Economic Growth (Emerald Publishing), dan Associate Editor The American Economist. Ia adalah penulis, rekan penulis, atau editor lebih dari tiga puluh buku dan 200 makalah ilmiah.

Kiprah lainnya yakni sebagai pendiri dan Pemimpin Redaksi Jurnal Internasional Perdagangan dan Pasar Global, Jurnal Internasional Kebijakan Ekonomi di Negara Berkembang, dan Jurnal Internasional Ekonomi Moneter dan Keuangan.

Pemikir kelahiran Italia tersebut juga memiliki berbagai karya tacid yang dihasilkan dari pemikiran, ide dan gagasan pemikiran baru. Hasil penelitiannya terkait hal-hal yang berhubungan dengan berfokus pada ekonomi pasar berkembang, dengan penekanan khusus mencakup sektor publik dan swasta. Ini termasuk proyek-proyek seperti konsultasi dengan Dewan Regional Pan-Eropa dari Konfederasi Serikat Pekerja Internasional dan beberapa bank sentral nasional di Eropa Barat dan Timur.

Gagasan pemikiran baru ini telah berperan penting dalam memajukan penelitian tentang pasar berkembang. Termasuk tentang ekonomi Indonesia, penelitian dan pengalaman pengusul tentang ekonomi pasar berkembang secara khusus berkaitan dengan situasi ekonomi terkini negara serta strategi ekonominya.

Gagasannya menunjukkan bahwa, dengan peran manajemen risiko dan tata Kelola di bidang perbankan memberikan kontribusi yang positif bagi para calon profesional di sektor jasa keuangan agar memiliki pandangan yang lebih luas, kepekaan akan setiap perubahan, dan mampu melakukan manajemen risiko yang tepat untuk peningkatan kualitas pelayanan perusahaan serta menghasilkan solusi terbaik atas segala kemungkinan risiko yang dihadapi perusahaan.

Turut hadir dalam penyerahan SK antara lain Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA, Wakil Rektor III M Qomaruddin ST MSc PhD dan Dekan FE Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi. Hadir pula Prof Dr Widodo SE MSi dan Dr Budhi Cahyono SE MSi. 

Categories
Headline Kampus Semarang

Sah, Unissula Buka Program Spesialis Penyakit Dalam

Fakultas Kedokteran Unissula resmi mendirikan Program Studi Penyakit Dalam Program Spesialis. Hal itu seiring dengan telah terbitnya izin dari Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi. Izin tertuang  dalam SK nomor 750/B/0/2025 pertanggal 8 September 2025.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyambut positif terbitnya izin dari Menteri tersebut. “Alhamdulillah izin pendirian program Speasialis Penyakit Dalam sudah diterbitkan oleh Pak Menteri. Ini tentu sebuah nikmat yang harus kita syukuri,” ungkapnya (9/9/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pendirian Program Spesialis Penyakit Dalam tersebut tidak hanya membawa dampak baik untuk Unissula namun juga bagi dunia kesehatan secara keseluruhan.  Menurutnya pendirian Program Spesialis Penyakit Dalam sangat penting karena memiliki dampak besar terhadap sistem kesehatan nasional dan peningkatan kualitas pelayanan medis.

Mendirikan Program Spesialis Penyakit Dalam bukan hanya langkah strategis dalam pendidikan kedokteran, tapi juga investasi penting untuk masa depan sistem kesehatan Indonesia. Ini akan berkontribusi dalam menciptakan layanan yang lebih adil, berkualitas, dan merata di seluruh negeri.

Di sisi lain diberikannya izin pendirian Program Speasilai Penyakit Dalam tersebut juga semakin mengokohkan pengakuan atas kwalitas Fakultas Kedokteran Unissula. Fakultas Kedokteran Unissula didirikan tahun 1963. Sudah berpengalaman di bidang pendidikan kedokteran selama 62 tahun. Memiliki prodi lengkap dari S1 Kedokteran, Profesi Dokter, Magister Biomedik, dan Program Doktor Ilmu Biomedis.

Memiliki fasilitas yang modern berstandar internasional. Memiliki teaching hospital Rumah Sakit Islam Sultan Agung yang terakreditasi paripurna dan berstatus sebagai rumah sakit syariah.

Memiliki laboratorium terpadu tujuh lantai lengkap dengan fasilitas untuk anatomi, histologi, mikrobiologi, dan bidang kedokteran lainnya. Memiliki laboratorium Computer Based Test (CBT) dengan 285 komputer dan infrastruktur pendukung sesuai standar nasional untuk Uji Kompetensi Mahasiswa Profesi Dokter. Juga memiliki perpustakaan lengkap dengan ribuan referensi cetak dan digital serta katalog online untuk memudahkan akses literatur.

Fakultas Kedokteran Unissula juga memiliki dosen berkualifikasi tinggi dengan empat diantaranya bergelar profesor per September 2025 ini. Memiliki kerjasama internasional untuk meningkatkan kwalitas riset. Memiliki komitmen pertukaran dosen dan mahasiswa dengan berbagai fakultas kedokteran dari universitas ternama di dunia Seperti USIM, Korea University, Prince of Songkla University, Gunma University, dan lainnya.

“Namun, salah satu kendala utama yang kami temukan adalah biaya yang diperlukan untuk mengirim guru-guru tersebut ke lokasi terpencil dalam program exchange ini,” ungkapnya (8/9/2025).

Categories
Headline Kampus Nasional News Semarang

Mahasiswa Baru Fikom Unissula Kembangkan Mindset Postif

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula menyambut mahasiswa baru dengan tema grow the mind, shine your voice. Ketua panitia, Maratus Sholihah menyampaikan tema tersebut sengaja dipilih karena sangat pas untuk membangun optimisme. Hal itu sangat dibutuhkan di kalangan anak anak muda termasuk mahasiswa baru Fikom yang sedang memulai langkah pertama sebagai mahasiswa.

Menurutnya tantangan dunia anak anak muda saat ini sangat kompleks. Sehinga mereka membutuhkan wawasan yang jernih agar bisa tumbuh dengan positif. Para mahasiswa juga dimotivasi untuk mengeksplorasi dunia akademik di kampus sebagai media untuk mengembangkan diri. Hal itu dapat dilakukan dengan aktif berorganisasi, mengembangkan komunikasi, juga aktif dan konstruktif dalam perkuliahan.

Sementara itu Presiden BEM Fikom, Muhammad Rendi Kamaludin menyemangati mahasiswa baru Fikom Unissula agar selalu optimis dan bangga bisa kuliah di Unissula. Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula adalah satu satunya Fakultas Ilmu Komunikasi di Jawa Tengah. “Di tempat lain Ilmu Komunikasi hanya sebuah program studi namun di Unissula sudah menjadi sebuah fakultas. Jadi ini merupakan sebuah hal yang membanggakan,” ungkapnya.

Fakultair berlangsung di kampus Unissula, Jumat (5/9/2025) di buka oleh Sekertaris Fakultas, Fikri Shofin Mubarok SE MIKom. Turut hadir Kaprodi Ilmu Komunikasi Urip Mulyadi SIKom MIKom, para dosen serta aktifis mahasiswa Fikom.

Categories
Budaya Headline Kampus News

Mahasiswi Fikom Unissula Catatkan Prestasi Internasional

Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula, Sofiyah Tunisah berhasil meraih prestasi internasional. Mahasiswi angkatan 2022 tersebut meraih predikat the 1st best group paper on SDG 4 dalam acara the summer SPACE 2025. Acara itu diselenggarakan oleh UMAP Consortium pada 14-16 Agustus 2025 di Kota Semarang. Para peserta Summer SPACE merupakan mahasiswa asing yang datang dari berbagai negara.

Sofiyah bersama tim membahas pentingnya program pengiriman guru atau teacher exchange ke daerah-daerah terpencil yang kekurangan tenaga pengajar. Tujuannya adalah mengganti guru dengan pendidikan yang lebih tinggi agar pendidikan di pelosok menjadi lebih merata dan berkualitas. “Namun, salah satu kendala utama yang kami temukan adalah biaya yang diperlukan untuk mengirim guru-guru tersebut ke lokasi terpencil dalam program exchange ini,” ungkapnya (8/9/2025).

Categories
Headline Kampus Semarang

Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) FT UNISSULA: Pilihan Strategis untuk Membangun Indonesia yang Berkelanjutan

Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (S2 MPWK) Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (FT UNISSULA) merupakan pilihan strategis yang sangat relevan dalam mendukung pembangunan nasional. Program ini dirancang khusus untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas tinggi yang memiliki kemampuan berpikir kritis sekaligus mampu menghadirkan solusi inovatif dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan di wilayah dan kota-kota di Indonesia.

Menghadapi dinamika kompleks pembangunan wilayah dan perkotaan yang terus berkembang, keberadaan tenaga ahli yang cerdas, kreatif, dan solutif menjadi kebutuhan mendesak. Sebagai jawaban atas tuntutan tersebut, S2 MPWK FT UNISSULA hadir untuk mencetak lulusan yang kompeten serta siap memberikan kontribusi signifikan dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan di berbagai daerah di Tanah Air.

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru MPWK

Dengan penuh kebanggaan kami mengumumkan hasil seleksi mahasiswa baru angkatan pertama Program Studi S2 MPWK FT UNISSULA. Setelah melewati proses seleksi yang ketat melalui tes tertulis dan wawancara, sebanyak 15 peserta dengan beragam latar belakang, mulai dari pegawai instansi pemerintah, pelaku sektor swasta, konsultan, hingga akademisi, resmi diterima dan kini menjadi bagian dari keluarga besar MPWK FT UNISSULA.

Dari hasil seleksi tertulis dan wawancara, angkatan pertama mahasiswa MPWK FT UNISSULA berjumlah 15 orang. Mereka berasal dari latar belakang beragam, seperti instansi pemerintah, swasta, konsultan, hingga perguruan tinggi,” ujarnya. Mahasiswa yang lolos seleksi hingga 4 September 2025 adalah Agus Ricky Hartanto, Bagas Romadhona Sukma, Eka Mariya Cahyadi, Farid Nugroho, Hermansyah, Muhammad Miftakhul Muafiq, Pantes Hidayah, Reika Candrayanti, Santi Inderawati, Syarifah Atia, Yanuar Arifin, Taufik Setyawan, Achid Shoimul Fajri, Rizki Maulana Yuliriyanto, dan Sumantri.

Penerimaan mahasiswa untuk gelombang ketiga masih dibuka sampai tanggal 16 September 2025, memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang ingin berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan nasional.

Mengaitkan Materi Pembelajaran dengan Persoalan Strategis Negeri

Ketua Program Studi S2 MPWK, Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T., menyampaikan bahwa “nantinya lulusan MPWK diharapkan menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menghadapi tantangan kompleks pembangunan wilayah, mulai dari pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat, kebutuhan ruang budidaya yang terus meningkat, hingga perlindungan daerah pesisir dan pulau-pulau kecil yang rentan”, terangnya.

Oleh karenanya, maka “pada semester gasal 2025/2026, MPWK FT UNISSULA akan mengawali pembelajaran dengan mata kuliah utama seperti Permasalahan Pembangunan Wilayah dan Kota; Teori Perencanaan dan Program Pembangunan Wilayah dan Kota; Islam Disiplin Ilmu; Peradaban Islam; Metodologi dan Proposal Penelitian; Rekayasa dan Perencanaan Lingkungan; serta Perumahan dan Permukiman. Materi perkuliahan tersebut juga dirancang untuk mahasiswa agar mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan persoalan strategis negeri seperti disparitas pembangunan antara kota dan desa, dampak industrialisasi pada petani, tekanan lahan di wilayah marginal, serta permasalahan permukiman dan lingkungan serta persoalan wilayah pesisir, pantai dan pulau-pulau kecil.” Ujar Agung.

Komitmen MPWK FT UNISSULA

Dekan Fakultas Teknik, Dr. Abdul Rochim, S.T., M.T., menegaskan, “Kami berharap mahasiswa MPWK dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dalam tiga semester serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan dukungan tenaga pengajar yang ahli di bidangnya, kami komitmen menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berintegritas.”ujar Abdul Rochim.

“Dosen-dosen yang berkompeten dan akan membimbing antara lain: Dr. Mohammad Agung Ridlo, M.T., Dr. Mila Karmilah, S.T., M.T., Dr. Jamilla Kautsary, S.T., M.T., Dr. Agus Rochani, S.T., M.T., Hasti Widyasamratri, S.Si., M.Eng., Ph.D., Dr. Abied Rizki Putra Muttaqien, S.T., M.T., M.PWK., Ir. Rachmat Mudiyono, M.T., Ph.D., Dr. Ir. Slamet Riyadi Bisri, M.B.A., Dr. Agung Budi Margono, S.T., M.T., Dr. Setiawan Widiyoko, S.T., S.H., M.Si., M.Kn. dan Dr. Sugeng Hariyadi, Lc., M.A. yang mempunyai komitmen tinggi dalam mendukung pengembangan ilmu dan aplikasi perencanaan wilayah dan kota di Indonesia.

Dengan dukungan keilmuan dari para dosen ahli tersebut, MPWK FT UNISSULA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan tantangan pembangunan di berbagai wilayah, mencetak lulusan siap pakai yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam perencanaan wilayah dan kota yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.” Pungkas Abdul Rochim.

Categories
Headline Kampus Nasional

Unissula Bawa Revolusi pada UMKM Kopi Boyo Melalui Mesin Roasting dan Digitalisasi

Unissula akan mengadakan program pengabdian masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan produksi dan pemasaran UMKM Kopi Boyo di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Program ini, yang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga Desember 2025. Fokusnya pada penerapan teknologi mesin roasting modern dan digitalisasi pemasaran. Program ini dibiayai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bagian dari upaya mendukung pemberdayaan UMKM melalui inovasi teknologi.

Melalui program ini, diharapkan para pelaku UMKM kopi lokal dapat memanfaatkan mesin roasting canggih untuk meningkatkan kualitas produk mereka, serta menggunakan strategi pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat dengan memberikan pengetahuan dan alat yang diperlukan agar mereka dapat bersaing di pasar kopi yang semakin berkembang. Dengan adanya peningkatan dalam proses produksi dan pemanfaatan platform digital, diharapkan industri kopi Boyo dapat berkembang pesat, memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Program ini merupakan bagian dari komitmen Unissula dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Eko, seorang pelaku UMKM kopi lokal, memberikan testimoni terkait program ini, “Program ini bisa meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas, dan meningkatkan kuantitas produksi kami. Dengan adanya teknologi mesin roasting yang lebih modern dan penerapan pemasaran digital, kami dapat lebih efisien dalam memproduksi kopi berkualitas dan memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News Semarang

Mahasiswa Harus Paham Isu CSR

Unissula mengadakan pekan taaruf yang dilaksanakan Rabu, (3/9/2025). Hadir sebagai narasumber Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung, Dr Rudi Margono SH MH. Ia menyampaikan tema mewujudkan CSR bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.

Menurutnya, CSR kini bukan hanya kegiatan filantropi biasa, melainkan pilar konstitusional yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi dengan keadilan sosial dan ekologis. “CSR adalah instrumen hukum wajib bagi perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam. Mereka harus mengalokasikan dana demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Lebih lanjut Rudi Margono menggarisbawahi tantangan implementasi CSR di Indonesia yang masih terhambat oleh lemahnya penegakan hukum, kegamangan regulasi, dan kurangnya insentif. “Tanpa penegakan hukum yang tegas dan harmonisasi kebijakan, keadilan sosial hanya akan menjadi ilusi semata,” tegasnya. 

Sementara itu, Prof Dr Jawade Hafidz SH MH menyampaikan bahwa CSR menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, mahasiswa sangat perlu untuk memahami isu-isu terkait CSR saat ini agar siap berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa.

Pekan taaruf adalah masa pengenalan lingkungan kampus yang dijalankan Unissula dalam menyambut mahasiswa baru.

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Dorong Pertumbuhan UMKM dengan Konsep Tamyiz Financial Literacy, Ahmad Salim Raih Gelar Doktor di PDIM Unissula

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula, Dr. H. Ahmad Salim, S.E., M.Ak., MH., Ak., CRP. mengikuti Ujian Tertutup Disertasi di Program Doktor Ilmu Manajemen Unissula pada Kamis (4/9/2025). Ia mempresentasikan disertasinya yang berjuduEnhancing Performance of Non-Agricultural SMEs through Tamyiz Financial Literacy: Exploring the Role of Shariah External Financing as a Mediator.

Menurut Ahmad Salim Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Keunggulan utama UMKM terletak pada kemampuannya menyerap tenaga kerja dan imunitasnya terhadap krisis ekonomi. UMKM juga menjadi pilar ekonomi di negara berkembang. Mampu menyerap banyak tenaga kerja. Juga relatif tahan terhadap krisis.

Namun demikian, menurut data BPS Jawa Tengah kinerja UMKM mengalami penurunan.  Salah satu hambatan terbesar bagi pertumbuhan UMKM adalah kurangnya akses ke modal dan sumber dana eksternal. Keterbatasan ini seringkali disebabkan oleh rendahnya pengetahuan atau literasi keuangan .

Menurutnya kesulitan mendapatkan dana eksternal menghambat pertumbuhan dan stabilitas usaha.  Sementara itu kurangnya kemampuan dan pengetahuan keuangan membuat UMKM sulit memenuhi syarat pengajuan kredit dan pengetahuan keuangan yang rendah berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan, mulai dari pengajuan kredit hingga pengelolaan dana.

Oleh karena itu ia membuat penelitian yang bertujuan mengeksplorasi sebuah konsep baru yaitu Tamyiz Financial Literacy, untuk mengisi kesenjangan penelitian dan menawarkan solusi atas inkonsistensi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dengan memasukkan nilai religius.

Tamyiz adalah istilah Arab yang merujuk pada kemampuan untuk membedakan antara yang baik dan buruk, halal dan haram. Dalam konteks bisnis, tamyiz adalah syarat penting agar sebuah transaksi sah menurut syariat Islam. Hal itu dilakukan dengan memastikan pelaku bisnis cakap hukum dan memahami konsekuensi tindakannya.

Konsep baru Tamyiz Financial Literacy dibentuk dengan mengintegrasikan dimensi Tamyiz (pembeda, selektif, dan beretika) ke dalam dimensi Financial Literacy (sikap, keterampilan, perilaku, dan pengetahuan), yang melahirkan 4 (empat) dimensi baru berupa Different financial Attitude, Different Financial Skill, Ethical Financial Behavior, and Selected Financial Knowledge.

Selain menghasilkan sebuah novelty berupa konsep Tamyiz Financial Literacy yang memperkaya Resource Based Theory dengan mengintegrasikan nilai-nilai syariah (Tamyiz), penelitiannya juga mengkonfirmasi bahwa setiap dimensi Tamyiz Financial Literacy merupakan pendorong penting bagi pertumbuhan usaha yang diukur dari niat menambah karyawan, peningkatan penjualan, peningkatan aset, serta pembayaran zakat, infaq, dan sedekah. Oleh karenanya pelaku UMKM perlu mengadopsi konsep Tamyiz Financial Literacy, untuk meningkatkan kinerja usahanya.

Para penguji antara lain, Prof. Dr. Ibnu Khajar S.E., M.Si., Prof. Drs. Widiyanto, M.Si., Ph.D., Dr. Anna Widiastuti, S.E. M.Si., Prof. Dr. Widodo, S.E., M.Si., Ph.D., Prof., Dr. Heru Sulistyo, S.E., M.Si., Prof. Dr. Indri Kartika, S.E., M.Si., Akt., dan Dr. Dedi Rusdi, S.E., M.Si., Akt., CA. Ahmad Salim berhasil lulus dalam ujian tersebut dengan predikat cumlaude.s