Categories
Uncategorized

Teliti Model Sistem Penyediaan Air Bersih Dudung Raih Gelar Doktor

Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kehidupan manusia dan saat ini kebanyakan warga masih mengandalkan air dari sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Namun penggunaan sumur bor masih banyak kendala, salah satunya dalamnya galian untuk mendapatkan air dan mahalnya biaya untuk membuat sumur bor tersebut. Oleh karena itu diperlukan sistem penyediaan air bersih yang lebih moderat dengan menggunakan air hujan dan air tanah salah satunya dengan multi reservoar berbasis flatfom Internet of Things (IoT). Hal tersebut disampaikan oleh Dudung Mulyadi ST MM dalam ujian terbuka di Program Doktor Teknik Sipil, Kamis (30/11/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan tujuan bahwa penelitiannya adalah menghitung kebutuhan air, ketersediaan air permukaan dan air tanah pada masa perencanaan. Kemudian merancang model sistem penyediaan air bersih dengan mengoptimalkan panggunaan air permukaan (air hujan) dan menggunakan air tanah sebagai cadangan. 

Selanjutnya adalah membuat model sistem penyediaan air bersih dan pengelolaannya dari dua sumber air (air permukaan dan air tanah) dengan multi reservoar  berbasis platform IoT.

Metode penelitian berupa metode eksperimen skala laboratorium dan lapangan, dengan analisis kuantitatif. Penelitiannya dilakukan di Perumahan Taman Argo Subur Tangerang. Alat yang digunakan berupa alat sensor yang mampu  mengelola dalam mensuplai kebutuhan air mulai dari menditeksi ketersediaan air di reservoar,  reservoar bawah dan reservoar atas secara otomatis.

Aplikasi yang digunakan adalah Epanet 2.0 sedangkan platform IoT memakai Blynk untuk tampilan di Hand Phone dan Thinspeak untuk data logger.  Hasil analisis ketersediaan air permukaan menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki tingkat rata-rata curah hujan mencapai 2.300 mm per tahunnya.

Debit andalan terendah sebesar 10,02 liter/detik dapat memenuhi kebutuhan base demand sebesar 9,22 liter/detik pada musim hujan. Hasil penghitungan debit air akuifer menunjukkan bahwa akuifer di Perumahan Taman Argo Subur Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memiliki debit 2,61 liter per detik.

Setelah dipergunakan reservoar 3 untuk menampung air pada musim hujan maka tersedia debit sebesar 18,32 liter/detik dan mampu memenuhi kebutuhan air pada musim kemarau. Ketersediaan air tanah dipergunakan untuk cadangan pada kondisi kemarau kritis.

Hasil analisis Epanet menunjukkan saluran rumah dengan tingkat debit tertinggi terdapat pada blok R11 membutuhkan debit mencapai 0,25 liter/detik dan tingkat debit terendah blok R01.  S10, S13, S16, S19 dan S20 membutuhkan debit mencapai 0,02 liter per detik ketika memasuki jam puncak.

Model rancangan penyediaan air bersih memanfaatkan sensor untuk mengukur tingkat ketinggian air dan mengintegrasikannya dengan internet of things.  Hasil pengujian sensor menunjukkan tingkat error kurang dari 5%, sehingga dapat dinyatakan model yang dibuat masih memenuhi kriteria. Tampilan aplikasi Blynk dan Thingspeak di smartphone dapat berjalan dengan baik dan normal dengan tampilan yang menarik dan dinamis.

Para penguji dalam sidang terbuka tersebut yakni Ir Rahmat Mudiyono MT PhD, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Prof Ir Pratikso MST PhD, Prof Dr Ir Antonius MT, Dr Ir Sudarsono MSi,  Ir M Faiqun Ni’am MT PhD dan Prof Dr Ir Muhammad Muhlisin MT.

Dudung Mulyadi ST MM berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,84 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan dan merupakan lulusan ke 20 di Program Doktor Teknik Sipil Unissula.

Categories
Uncategorized

Teliti Rumah Apung Damang Raih Gelar Doktor di PDTS Unissula

Perubahan iklim menyebabkan berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Seperti naiknya muka air laut yang menyebabkan rob dan merendam pemukiman warga pesisir. Untuk bertahan masyarakat pesisir selalu meninggikan rumah dari waktu ke waktu yang biayanya cukup tinggi.  Hal ini membawa dampak perekonomian masyarakat di kawasan pesisir kurang dapat berkembang. Realitas tersebut menjadi kajian tersendiri bagi para peneliti bidang teknik.

“Mereka berusaha meminimalisir dampak kenaikan muka air laut dengan cara rekayasa teknis seperti pemecah gelombang dan tanggul laut serta cara yang lebih mengedepankan adaptasi yaitu dengan pembangunan rumah apung (floating house)”, ungkap Dhamang Budi Cahyono ST MT dalam ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Fakultas Teknik Unissula, Kamis (30/11/2023).

Dalam kesempatan tersebut Damang mempresentasikan disertasinya yang berjudul model desain dan prototipe rumah apung dengan platform berbahan expanded polystyrene system (styrofoam) dengan cover beton ringan. Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT,  Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Prof Ir Pratikso MST PhD,  Dr Henny Pratiwi Adi ST MT, Prof Dr Ir Antonius MT, Dr Ir Sudarsono MSi, dan Prof Dr Ir Muhammad Muhlisin MT.

 Tujuan penelitiannya yakni untuk mendapatkan komposisi campuran beton ringan, menganalisis berat dan kuat tekan, daya apung, stabilitas, tinggi matasentrum dan sistem sambungan serta menghitung besar anggaran biaya untuk kemudian di buatkan model dan prototipenya.

Lebih lanjut dosen Universitas Semarang tersebut menjelaskan guna meminimalisir dampak kenaikan air laut sangat dibutuhkan inovasi terkait keberadaan bangunan hunian yang lebih ramah lingkungan dan fleksibel serta ekonomis dibandingkan dengan hunian konvensional.

 Salah satu caranya adalah dengan membangun rumah apung. Perkembangan dunia konstruksi telah mengenal adanya rumah apung yang dapat menjawab permasalahan tersebut.

Ada berbagai macam material yang dapat digunakan sebagai bahan platform rumah apung guna menghasilkan rumah apung sederhana yang bisa diaplikasikan sebagai rumah penduduk dikawasan pesisir pantai dengan desain ekonomis.

Bahan tersebut seperti bambu, styrofoam, pipa PVC dan drum plastik.  Para peneliti juga telah membuat penelitian komparasi model pondasi apung untuk pengembangan rumah apung pada hunian kawasan pesisir.

“Pondasi apung dinyatakan stabil bila titik matasentrisnya diatas titik pusat grafitasi platform. Penelitian ini mengenai model desain dan prototipe rumah apung dengan platform styrofoam cover beton ringan”, pungkas Damang yang lulus dengan IPK 3,76.

Categories
Uncategorized

Peduli IKM, Mahasiswa Teknik Industri Unissula Ciptakan Alat Pengering Intip

Mahasiswa Prodi Teknik Industri Unissula menyelesaikan program KKN dengan tema implementasi teknologi produksi melalui peningkatan kualitas alat produksi intip untuk industri kecil menengah yang ada di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Sragen.

Dosen pembimbing Akhmad Syakhroni ST MEng menyatakan latar belakang program kerja pembuatan alat produksi ini adalah permasalahan yang dialami oleh Arif pemilik usaha intip. Ia menjelaskan bahwa produksi intip sangatlah bergantung cuaca, dimana saat musim penghujan, produksi intip akan terhambat karena tidak adanya sinar matahari untuk proses pengeringan intip.

”Dengan adanya permasalahan ini, mahasiswa merancang sebuah alat pengering intip.  Tujuan untuk mengeringkan intip dikala cuaca tidak mendukung ataupun selama musim penghujan. Sehingga para pengusaha intip dapat terus memproduksi dan mengembangkan bisnisnya tanpa terhambat oleh faktor cuaca”, ungkap Akhmad Syakhroni (29/11/2023).

Proses penyerahan alat produksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Teknik Industri Unissula, didampingi oleh dosen pembimbing, Akhmad Syakhroni ST MEng dan diserahkan langsung kepada pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) Intip Nusantara, Arief. Turut hadir pula perangkat desa setempat.

Program Studi Teknik Industri telah berdiri sejak tahun 2000 dan saat ini telah terakreditasi Baik Sekali melalui LAM Teknik. Prodi Teknik Industri membuka pendaftaran mulai saat ini untuk penerimaan S1 kelas reguler pada penerimaan mahasiswa baru 2023/2024.

Selain itu juga membuka S1 Kelas Sore bagi karyawan dengan lulusan SMA dan Diploma sederajat pada tiap semester ganjil dan genap. Dibuka pula Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi praktisi dengan pengalaman kerja yang sesuai minimal 3 tahun dan berhak diakui pengalaman dan sertifikasi keahliannya sampai dengan 50% dari total sks yang ditawarkan.

Mahasiswa dibimbing melalui pendidikan keahlian di bidang teknik industri dan pendidikan akhlak sesuai Budaya Akademik Islam dan Birrul Walidain. Kunjungi www.pmb.unissula.ac.id atau informasi melalui narahubung Alfi  081390391729.

Categories
Uncategorized

Kebidanan Unissula Gencarkan Penyuluhan Ibu Hamil

Prodi Kebidanan Unissula menggelar penyuluhan kesehatan pada kelas ibu hamil. Kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan tekanan darah oleh petugas Puskesmas Bangetayu, Semarang.

Penyuluhan kali ini mengangkat tema gizi seimbang dan ASI eksklusif.  Tujuannya mencegah masalah kesehatan anak di kemudian hari. Kegiatan yang dihadiri oleh sepuluh  ibu hamil ini bertempat di kantor Kelurahan Sembungharjo Kecamatan Genuk, pada hari Jum’at, (10/11/2023).

“Dengan adanya penyuluhan kesehatan ini, diharapkan ibu hamil lebih paham dan sadar untuk merubah perilaku hidup bersih dan sehat. Juga mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dalam menu keluarga, serta memberikan ASI secara eksklusif ketika bayi telah lahir,” ungkap Hanifatur Rosyidah, dosen Kebidanan Unissula yang sekaligus pemateri.

Tujuh mahasiswa Kebidanan Unissula turut terlibat dalam kegiatan ini dengan saling berbagi peran. Dian Salsabila dan Ghina Rihadatul Aisy bertugas dalam administrasi dan mengelola pretest dan posttest sebagai bahan evaluasi. Sovia Elviana Bintia dan Salsabila Lintang Pranandia berperan sebagai fasilitator ice breaking dan menyampaikan materi  gizi seimbang.  Saulla Roro Kinasih dan Khunaifa Azkiyati berperan menyiapkan perlengkapan penyuluhan, sedangkan pengambilan foto dan video dokumentasi dilakukan oleh Rizki Amalya Syajidah.

Hanifatur mengungkapkan “Penyuluhan kali ini berbeda dengan biasanya, karena kami menyampaikan pesan-pesan edukasi kesehatan dengan teknik KAP atau Komunikasi Antar Pribadi, yang diawali dengan membangun keakraban dengan peserta, dilanjutkan dengan bermain-belajar, dan diakhiri dengan mengunci komitmen untuk merubah perilaku sesuai yang diharapkan”, pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Unissula Luluskan 571 Dokter Gigi

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula Semarang melakukan prosesi sumpah dokter gigi. Sumpah dokter gigi yang ke- 37 tersebut diikuti oleh 21 peserta. Dengan ini FKG Unissula telah meluluskan 571 dokter gigi. Prosesi sumpah berlangsung di kampus Unissula, Selasa (28/11/2023).

Wakil Rektor I Unissula Andre Sugiyono ST MM PhD mengucap syukur dan turut bahagia dengan bertambahnya dokter gigi baru lulusan Unissula. “Jangan sampai melupakan apa yang menjadi ciri khas lulusan Unissula yaitu merupakan salah satu generasi khaira ummah (generasi terbaik). Dimana untuk menjadi generasi terbaik ada beberapa ciri, yaitu bertakwa, mencegah kemungkaran, dan bermanfaat untuk kemanusiaan,” ungkapnya.

Selanjutnya pihaknya juga berpesan, “Sebagai bagian dari generasi khaira ummah adik-adik semua harus mengingat yang namanya Budaya Akademik Islami. Ada tiga pilar yaitu qolbun salim, akhlak yang mulia, dan bisa mengintegrasikan keilmuan yang diperoleh di Kedokteran Gigi dengan ilmu agama,” lanjutnya.

Adapun Dekan FKG Unissula berpesan untuk menjadi dokter gigi yang melayani dengan hati. “Anda sudah mengucap sumpah dokter gigi, itu tidak hanya di mulut tapi dimasukkan ke hati. Jadi harus menjadi dokter yang melayani dengan hati, jangan money oriented, harus melayani dengan ikhlas,” pesannya.

Turut hadir Ketua Bidang Kesehatan YBWSA dr Masyhudi AM MKes, Kepala LLDIKTI Wilayah Jawa Tengah Bhimo Widyo Andoko SH MH, Direktur RSIGM Sultan Agung Dr drg Kusuma Arbiyanti MM, serta perwakilan dari  PDGI Jawa Tengah dan Kota Semarang Dr drg Herlina.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa PWK Unissula Teliti Kawasan Pertambangan di Malaysia

Mahasiswa Prodi S1Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Unissula melakukan joint studio dengan mahasiswa Kulliyyah of Architecture and Environment Design (KAED)  International Islamic University of Malaysia (IIUM).

Kegiatan yang melibatkan Sembilan mahasiswa PWK Unissula dan Sembilan mahasiswa KAED IIUM tersebut berlangsung (6-14/11/2023).  Mereka mengambil studi kasus di Kawasan Sungai Lembing yang berada di Distrik Kuantan Pahang Malaysia. Lokasi ini adalah Kawasan pertambangan yang saat ini sudah tidak berfungsi sehingga akan dilakukan revitalisasi untuk meningkatkan nilai Kawasan menjadi kegiatan wisata.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unissula Dr Abdul Rochim ST MT menyatakan kerjasama antar dua institusi telah lama. Adapun beberapa rencana lanjutan kedepannya antara lain mengikuti konferensi bersama dan joint publication pada World Urban Forum terkait masalah-masalah perkotaan yang akan diadakan di Mesir November 2024.

Selain itu menjadi penyelenggara bersama seminar international khusus masalah perkotaan dan infrastruktur yang rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun 2025. Pertukaran dosen dalam beberapa seminar dan diskusi. Kunjungan studi antar mahasiswa di Indonesia – Malaysia, dalam rangka memperkaya wawasan perencanaan perkotaan di daerah tropis. Rencana Prodi Teknik Sipil untuk menjalin Kerjasama dengan Kulliyyah of Engineering (KOE).

Categories
Uncategorized

Adakah Pengganti Semen yang Ramah Lingkungan?

Beton merupakan salah satu komponen utama konstruksi, baik untuk lingkungan darat maupun laut. Semen sebagai salah satu material pembentuk beton merupakan penyumbang emisi CO2 di dunia. Oleh karenanya penting untuk mengurangi penggunaan semen atau bahkan mencari penggantinya dengan material seperti fly ash, silica fume sebagai salah satu bahan yang membuat beton menjadi beton ramah lingkungan (green concrete) tanpa mengurangi mutu beton rencana. Hal itu disampaikan oleh Ignatius Sudarsono ST MT dalam ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil Unissula, Selasa (28/11/2023).

Leboih lanjut ia mengungkapkan beton di lingkungan laut sering rusak oleh faktor lingkungan yang agresif diantaranya penetrasi air laut, abrasi oleh gelombang dan arus laut, sehingga dibutuhkan material beton yang memiliki durabilitas yang baik.

Oleh karenanya ia membuat penelitian dengan tujuan menganalisis pengaruh penambahan fly ash, silica fume dan epoxy resin tanpa cement additive atau admixture terhadap durabilitas beton. Benda uji dibuat dan dilakukan perawatan dengan air tawar dan sebagian dengan air laut.

Selanjutnya pada benda uji dilakukan pengujian di laboratorium untuk mendapatkan durabilitas beton berdasarkan variabel kinerja seperti kuat tekan, kuat lentur, permeabilitas dan koefisien abrasi. Kuat tekan terbaik dicapai dari semua variasi substitusi material adalah beton substitusi fly ash 20% dengan perendaman air laut adalah sebesar 50 MPa pada usia beton 90 hari. Kuat lentur terbesar dicapai pengujian beton dengan substitus fly ash 10% direndam air laut sebesar 8,3MPa pada usia 90 hari.

Hasil pengujian penetrasi air kedalam beton direndam air laut yang baik adalah pada beton dengan substitusi silica fume semua variasi dimana penetrasi semua dibawah batas maksimal 5 cm. Hasil pengujian abrasi diperoleh penambahan fly ash dalam beton direndam air laut mampu menurunkan jumlah kehilangan berat akibat abrasi, nilai kehilangan berat terkecil pada beton substitusi fly ash 10% di rendam air laut sebesar 106,8 gram.

Sedangkan pada beton direndam air laut dengan silica fume penurunan kehilangan berat pada beton dengan variasi silica fume 5% dan 7%. Penambahan epoxy resin dalam beton memperbesar jumlah kehilangan berat. Durabilitas beton dengan perawatan air laut yang memiliki nilai baik adalah pada beton dengan fly ash dengan variasi 10% dengan score 4,5 dan fly ash 30 dengan score 4. Beton dengan subtitusi silca fume semua variasi yaitu 5%, 7% dan 10%. Dengan hasil yang terbaik adalah variasi silica fume 10% dicapai score 4,5. Namun beton dengan subtitusi epoxy resin memiliki score yang rendah.

Kesimpulan dari hasil penelitiannya adalah bahwa subtitusi fly ash dan silica fume sebagai supplementary cement materials tetap dapat mempertahankan kualitas beton yang ramah lingkungan dan memiliki nilai durabilitas baik, sedangkan pada beton dengan substitusi epoxy resin memiliki durabilitas rendah. Untuk implementasi beton konstruksi laut variasi yang terbaik adalah menggunakan beton substitusi silica fume 10%.

Ignatius Sudarsono ST MT berhasil meraih gelar doktor dalam ujian terbuka dengan penguji Ir Rachmat Mudiono MT PhD, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Prof Ir Pratikso MST PhD, Dr Henny Pratiwi Adi ST MT, Prof Dr Ir Antonius MT, Prof Dr Ir Han Ay Lie MEng, dan Ir Prabowo Setiyawan MT PhD.

Ia lulus dengan IPK 3,77. Masa studi 3 tahun 8 bulan. Merupakan lulusan ke 18 Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula.

Categories
Uncategorized

M Afif Salim Ungkap Empat Strategi Adaptasi Banjir di Pesisir

Banjir yang menerpa berbagai wilayah di Indonesia khususnya di kawasan pesisir telah banyak menimbulkan kerentanan banjir, oleh karena itu dibuthkan strategi yang tepat untuk menanganinya. Hal itu disampaikan oleh Ir M Afif Salim ST MM IPM dalam ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil Unissula pada Selasa (28/11/2023).

Kerentanan adalah tingkat kerugian yang dapat dialami oleh elemen terdampak dengan tingkat keparahan yang dihasilkan oleh bahaya tertentu. Tingkat kerentanan masyarakat terhadap banjir ditentukan oleh kondisi fisik, sosial, ekonomi, lingkungan dan proses yang berlangsung di dalamnya.

Kerentanan banjir pesisir terbagi menjadi empat. Pertama kerentanan infrastruktur  seperti kepadatan bangunan, lokasi pemukiman, tingkat perbaikan, ketersediaan fasilitas penting, material bangunan dan keberadaan konstruksi rumah pasca banjir.

Kedua, kerentanan biofisik dan hidrologi seperti kondisi topografi, kepadatan wilayah, curah hujan, kondisi drainase, jarak rumah dari sungai, dan konstruksi jalan rentan genangan. Ketiga, kerentanan kemampuan keselamatan banjir seperti pemahaman terhadap banjir, keterlibatan masyarakat terhadap banjir, meningkatkan kemampuan adaptasi banjir. Keempat, kerentanan ekonomi  seperti kemiskinan, masyarakat terdampak banjir, kesejahteraan penduduk, dan mata pencaharian.

Menurut Afif Salim, dibutuhkan strategi adaptasi banjir pesisir. Ia membaginya menjadi empat.  Pertama, strategi pengembangan dengan melakukan pengembangan wilayah untuk kepentingan yang lebih luas. Kedua, strategi pengembangan terbatas dengan perbaikan faktor eksternal melalui peran pemerintah dan swasta. Ketiga, strategi penyehatan melalui perbaikan faktor internal melalui peran masyarakat dalam pengendalian dan penanganan banjir. Keempat, strategi putar balik dengan perubahan fungsi wilayah untuk pengendalian banjir melalui relokasi dan peraturan tata guna lahan.

Ir M Afif Salim ST MM IPM berhasil meraih gelar Dr pasca mengikuti sidang terbuka ujian doktor dengan penguji Ir Rachmat Mudiyono MT PhD, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Prof Ir  Pratikso MST PhD, Dr Ir Kartono Wibowo MM MT. Penguji lainnya yakni Prof Ir M Agung Wibowo MM MSc PhD, Prof Dr Ir Antonius MT, dan Dr Henny Pratiwi Adi ST MT.

Categories
Uncategorized

Kuliah 2 Tahun Dapat Gelar Sarjana  Komunikasi Mungkin Bisa Ga Si ?

Prodi Ilmu Komunikasi (S1) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang membuka Pedaftaran Mahasiswa Baru (PMB) jalur non reguler  Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).  Pendaftarannya saat ini sudah dibuka dan kuliahnya dimulai pada semester genap di bulan Februari 2024 mendatang.

RPL adalah pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pengalaman kerja yang dapat direkognisi / diakui oleh prodi sebagai nilai SKS mata kuliah. Diakuinya pengalaman kerja sebagai bagian SKS mata kuliah maka calon mahasiswa tidak harus mengambil semua mata kuliah seperti mahasiswa reguler pada umumnya sehingga masa kuliah bisa jauh lebih singkat yakni 2 tahun.

Apa syarat calon mahasiswa bisa kuliah di program RPL? Syaratnya minimal lulusan SMA sederajat  dan punya pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang yang relevan dengan komunikasi.  Tidak ada batasan usia bagi calon mahasiswa di program ini. 

Lantas bagaimana cara pendaftarannya? Pertama mengisi form pendaftaran melalui http://bit.ly/regmabailkomadapun kelengkapan berkas yang perlu diupload adalah scan KTP, scan ijasah SMA sederajat, scan KK,  CV atau portofolio serta foto diri.

Kedua, membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000 ditransfer ke rekening Bank Jateng Syariah atas nama Prodi Ilmu Komunikasi Unissula nomor rekening 6032003563, adapun kode banknya 725 jika ditransfer menggunakan bank lain.  Untuk biaya kuliahnya sangat terjangkau yakni  Rp 1.450.000 perbulan di tahun pertama dan Rp 700.000 perbulan di tahun kedua.

Dekan Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Unissula Trimanah SSos MSi menyatakan selain ekonomis masih banyak keunggulan lainnya yakni konsep lulus tepat waktu. “Kuliahnya full online menggunakan Zoom sehingga bisa diikuti mahasiswa dari mana saja. Jam perkuliahannya fleksibel serta dipandu oleh dosen dosen yang siap menjadi teman. Prodi S1 Ilmu Komunikasi Unissula saat ini telah terakreditasi Baik Sekali dari BAN PT dan berada di bawah naungan Unissula yang terakreditasi institusi Unggul”, ungkapnya (27/11/2023).

Info lebih lanjut dapat menghubungi Kepala TU 081229744903. Calon mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai update seputar pendaftaran prodi S1 Ilmu Komunikasi Unissula di sosial media seperti Instagram dan Twitter: Ilkomunissula serta Facebook: Ilmu Komunikasi Unissula.

Categories
Uncategorized

Lulusan Keperawatan Unissula Siap dikirim Ke Jepang dan Jerman

Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula menjalin kerjasama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Kerjasama ditandai dengan penandatangan MoU yang dilakukan oleh Wakil Rektor I Unissula Andre Sugiyono ST MM PhD dengan Sekretaris Utama BP2MI Rinardi SE MSc, Jum’at (24/11/2023).

Andre Sugiyono berharap dengan kerjasama ini menjadi peluang prodi dan fakultas untuk memberikan sumbangsih kepada institusi. “Lulusan atau alumni Unissula diharap tidak hanya memiliki daya saing lokal, tetapi juga internasional. Sehingga dengan acara ini bisa menjadi peluang di prodi dan fakultas untuk bisa memberikan sumbangsih kepada prodi maupun institusi yaitu fakultas dan universitas,” ungkapnya sekaligus sebagai pembicara kunci.

Dirinya melanjutkan, “Sumbangsing dan peran alumni sangat kami harapkan.  Dalam hal ini Dekan FIK Unissula telah membuat rencana yang besar, yang selama ini sudah dilaksanakan. Diantaranya mengirimkan lulusan Profesi Perawat Unissula ke luar negeri, ke Arab Saudi, Jepang, Filipina, dan alhamdulillah hari ini kita mempunyai rencana besar untuk mengirimkan lulusan kita ke Eropa, yaitu Jerman,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan seminar nasional dengan tema peluang dan tantangan pemberdayaan lulusan perawat ke Jerman dan Jepang. Hadir sebagai narasumber Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan Ketua PPNI Prop. Jawa Timur Prof Dr H Nursalim MNurs (Hon).