33 dokter gigi baru Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula mengikuti sumpah yang ke- 43. Sehingga saat ini total lulusan dokter gigi Unissula 698 yang telah tersebar di Indonesia. Hal itu diungkap Dekan FKG Dr drg Yayun Siti Rochmah Sp BM di ruang Auditorium FK Unissula, Rabu (25/6/2025).
“FKG Unissula juga terus berkomitmen mengikuti kebijakan pemerintah khususnya Menteri Kesehatan, agar tidak merugikan mahasiswa tanpa mengurangi kualitas kompetensi mahasiswa,” lanjutnya.
Pihaknya juga berkomitmen mendukung pemerintah dalam menyiapkan dokter spesialis gigi. “Mulai sekarang kami menyiapkan prodi-prodi yang memungkinkan untuk kami buka di FKG Unissula untuk memenuhi kebutuhan sesuai arahan Menteri Kesehatan,” ungkapnya.
Selanjutnya Wakil Rektor II Unissula Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA mengungkap bahwa keberhasilan saat ini karena doa orangtua. Sehingga harus bersyukur dan berterimakasih kepada orangtua. “Dan kita sebagai orangtua harus memuliakan anak. Itulah nilai dari birrul walidain yang kita terapkan di Unissula sebagai satu-satunya kampus birrulwalidain,” jelasnya mewakili Rektor Prof Dr Gunarto SH MH.
Sementara itu drg Benni Benyamin MBiotech berpesan untuk melayani masyarakat dengan baik. “Sebagai dokter gigi harus selalu mengedepankan pelayanan kepada masyarakat didasari dengan pendekatan holistik, humanistik, dan disertai dasar professional tinggi dilandasi pertimbangan etika dokter gigi,” ungkapnya mewakili Ketua PDGI Jawa Tengah.
Benni juga menekankan dokter gigi baru untuk bisa menerapkan sumpah yang telah diucapkan. Dan selalu menjaga etika sebagai dokter gigi dalam melayani masyarakat.
Prodi Magister Kenotariatan FH Unissula yang terakreditasi Unggul dari BAN PT menjadi salah satu Prodi MKn yang paling diminati. Sehingga MKn Unissula terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui kerjasama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT). Serta berbagai pihak lembaga pendidikan baik dalam negeri maupun luar negeri.
Ketua prodi Dr Nanang Darmadi SH MH menegaskan predikat unggul dalam akreditasi perguruan tinggi sangat penting. Karena menandakan kualitas dan reputasi perguruan tinggi. “Unggul yang diberikan BAN-PT menunjukkan sebuah perguruan tinggi telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi dan memiliki performa yang sangat baik dalam berbagai aspek. Sehingga perguruan tinggi dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Baik dosen maupun tenaga kependidikan,” ungkapnya, Senin (23/62025).
Dirinya mengungkap tak mudah untuk berada pada posisi unggul. Harus ada upaya serius untuk dapat mencapainya. Karena predikat Unggul harus mencerminkan keunggulan yang nyata dan terukur, bukan hanya label. Perguruan tinggi yang meraih predikat Unggul membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan berintegritas.
Lebih lanjut institusi pendidikan kenotariatan yang terakreditasi Unggul harus didukung kombinasi beberapa faktor penting. Diantaranya sarana dan prasarana yang memadai. Seperti laboratorium akta, laboratorium modern perkantoran Notaris (PPAT), dosen praktisi yang kompeten, serta kurikulum yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) seperti kurikulum yang diberlakukan di Prodi MKn Unissula.
Selain itu MKn Unissula juga didukung dengan empat jurnal ilmiah. Dua bereputasi Sinta 2 dan Sinta 5. Hal itu mencerminkan keunggulan mahasiswa yang dibuktikan dengan publikasi ilmiah di jurnal-jurnal yang diakui secara nasional dan internasional.
“Untuk menambah predikat Unggul, Prodi MKn Unissula menerapkan program dosen dari praktisi mengajar yang memiliki jam terbang minimal 10 tahun praktik dengan kualitas yang baik diharapkan menghasilkan mahasiswa yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.
Kolaborasi antara dosen akademisi dan dosen praktisi akan memberikan mahasiswa pengalaman belajar yang komprehensif. Hal ini tentu akan meningkatkan relevansi kurikulum dengan praktik sebagai bekal mahasiswa calon Notaris PPAT.
Prodi Magister Kenotariatan FH Unissula yang terakreditasi Unggul dari BAN PT menjadi salah satu Prodi MKn yang paling diminati. Sehingga MKn Unissula terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui kerjasama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT). Serta berbagai pihak lembaga pendidikan baik dalam negeri maupun luar negeri.
Ketua prodi Dr Nanang Darmadi SH MH menegaskan predikat unggul dalam akreditasi perguruan tinggi sangat penting. Karena menandakan kualitas dan reputasi perguruan tinggi. “Unggul yang diberikan BAN-PT menunjukkan sebuah perguruan tinggi telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi dan memiliki performa yang sangat baik dalam berbagai aspek. Sehingga perguruan tinggi dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Baik dosen maupun tenaga kependidikan,” ungkapnya, Senin (23/62025).
Dirinya mengungkap tak mudah untuk berada pada posisi unggul. Harus ada upaya serius untuk dapat mencapainya. Karena predikat Unggul harus mencerminkan keunggulan yang nyata dan terukur, bukan hanya label. Perguruan tinggi yang meraih predikat Unggul membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan berintegritas.
Lebih lanjut institusi pendidikan kenotariatan yang terakreditasi Unggul harus didukung kombinasi beberapa faktor penting. Diantaranya sarana dan prasarana yang memadai. Seperti laboratorium akta, laboratorium modern perkantoran Notaris (PPAT), dosen praktisi yang kompeten, serta kurikulum yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) seperti kurikulum yang diberlakukan di Prodi MKn Unissula.
Selain itu MKn Unissula juga didukung dengan empat jurnal ilmiah. Dua bereputasi Sinta 2 dan Sinta 5. Hal itu mencerminkan keunggulan mahasiswa yang dibuktikan dengan publikasi ilmiah di jurnal-jurnal yang diakui secara nasional dan internasional.
“Untuk menambah predikat Unggul, Prodi MKn Unissula menerapkan program dosen dari praktisi mengajar yang memiliki jam terbang minimal 10 tahun praktik dengan kualitas yang baik diharapkan menghasilkan mahasiswa yang profesional dan berintegritas,” jelasnya. Kolaborasi antara dosen akademisi dan dosen praktisi akan memberikan mahasiswa pengalaman belajar yang komprehensif. Hal ini tentu akan meningkatkan relevansi kurikulum dengan praktik sebagai bekal mahasiswa calon Notaris PPAT.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula terus memperluas jejaring internasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan melalui kegiatan FEB Unissula Goes to Turkey pada 13–20 Juni 2025. Kegiatan mencakup penandatanganan kerja sama strategis dengan Bolu University dan Istanbul University, Senin (23/6/2025).
Kolaborasi merupakan komitmen bersama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat bersifat internasional dan berkelanjutan.
Adapun implementasi awal dari kerja sama adalah pelaksanaan dosen tamu. Oleh Prof Dr Ibnu Khajar SE MSi, Prof Dr Edy Suprianto SE MSi Akt dan Dr Agustina Fitrianingrum SPd MM di Bolu University.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa Turki. Terkait bisnis, kewirausahaan, dan keuangan terhadap perspektif global. Sekaligus mempererat sinergi antar dosen dalam bidang ekonomi, bisnis, dan manajemen.
Selanjutnya Provita Wijayanti SE MSi Ak CA AWP IFP PhD, Dr Agustina Fitrianingrum SPd MM dan Dr Pungky Lela Saputri SST ME AWPS CSFT melakukan diskusi inisiasi kerjasama dan kolaborasi kegiatan internasional bersama Istanbul University.
Tak hanya di bidang pengajaran, rangkaian kegiatan ini juga mencakup program pengabdian masyarakat internasional bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki. Serta kunjungan kehormatan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Hal ini sebagai bentuk sinergi antara diplomasi pendidikan dan promosi institusi di luar negeri.
Dalam kesempatan yang sama, delegasi FEB Unissula juga menghadiri Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2025. Yang diselenggarakan Times Higher Education (THE) di Istanbul Congress Center. Rombongan kemudian melakukan pertemuan dengan THE untuk membangun kolaborasi strategis dalam peningkatan ranking Unissula di tingkat internasional.
Rektor Universitas Al Azhar Kairo Mesir menyoroti pentingnya menjaga ucapan yang baik. Karena akan berdampak hingga ke akhirat. Hal itu ia sampaikan dalam khutbah Jum’at di masjid Abu Bakar Assegaf Kampus Unissula, Jum’at (20/6/2015). “Seluruh kebaikan manusia di dunia hingga akhirat diawali atas dasar ucapan yang baik,” ungkap Prof Dr Salamah Bin Dawood.
Khutbah Jum’at ini adalah rangkaian kunjungannya atas beberapa agenda di Unissula. Diantaranya adalah kerjasama internasional dengan beberapa fakultas. Seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Kedokteran (FK), Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung, dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Kerjasama mencakup pengajaran, penelitian, serta kolaborasi riset internasional untuk memperkuat sinergi keilmuan diantara keduanya.
Disamping itu rektor Al Azhar juga sempat menjadi keynote speaker di dua konferensi internasional di Unissula.
Fakultas Teknologi Industri (FTI) merupakan salah satu fakultas terfavorit di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Memiliki tiga program studi jenjang sarjana (S1) yang terakreditasi Baik Sekali. Yaitu S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknik Informatika. Serta satu program studi Magister (S2) yaitu Magister Teknik Elektro yang telah terakreditasi unggul.
Sejak berdirinya pada 1993 FTI Unissula telah ikut serta dalam berbagai kejuaraan berbasis teknologi, seperti robotik maupun mobil listrik. Baik nasional maupun internasional.
Diantaranya, Tim Robotik mewakili Indonesia dalam kontes robot internasional Trinity College International Fire Fighting Home Robot Contest 2016 di Oosting Gymnasium Trinity College Ferris Athletic Center, Hartford, Amerika Serikat.
Di sana tim Unissula menyabet juara umum setelah memborong berbagai juara. Antara lain robot pemadam api beroda berhasil menjadi juara I dan II pada kategori senior. Juara I dan II kelas Robot pemadam api berkaki, meraih penghargaan grand performance (robot dengan performa terbaik) serta best score (memperoleh nilai tertinggi) level 2 dan 3.
Tim robotik yang terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Teknologi tersebut bersaing dengan 80 tim kontestan dari berbagai negara seperti Tiongkok, Israel, Indonesia serta dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat.
Bahkan hingga saat ini, setiap tahun tim robotik Unissula selalu membawa juara di tingkat nasional.
Selain itu banyak mahasiswa FTI go internasional melalui berbagai program. Misalnya Alwi Bahtiar yang berhasil mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Dongseo University, Korea Selatan mulai 28 Agustus – 28 Desember 2018.
Disamping itu dosen FTI Dr Sri Arttini Dwi Prasetyowati MSi sukses meraih gelar Profesor Teknik Elektro. Profesor Teknik Elektro termasuk masih langka karena di lingkup PTN PTS di Jawa Tengah baru ada dua dosen yang berhasil meraihnya.
Dengan itu membuktikan kualitas pengajar FTI Unissula yang dapat disejajarkan dengan kampus negeri ternama. Sehingga mampu mencetak mahasiswa berprestasi hingga tingkat dunia.
Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Sultan Agung menyambut kedatangan delegasi dari Al-Azhar University Cairo, Mesir (19/6/2025). Kunjungan tersebut merupakan penjajakan kerja sama di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, dan penguatan nilai-nilai Islam dalam profesi kedokteran gigi.
Rombongan tamu yang dipimpin langsung oleh Rektor Al-Azhar University, Prof Dr Salamah Bin Dawood. Rektor didampingi oleh Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, serta tiga orang dokter dari tim kesehatan Al-Azhar. Mereka disambut oleh jajaran direksi RSIGM Sultan Agung, termasuk Direktur RSIGM Dr drg Kusuma Arbianti MM, serta manajer dan dokter gigi muda RSIGM Sultan Agung. Acara turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unissula, Dr drg Yayun Siti Rochmah, Sp BM, dan Kaprodi S1 Hukum FH Unissula, Dr M Ngazis SH MH, bersama tim akademik Fakultas Hukum Unissula.
Suasana penyambutan berlangsung penuh kehangatan dengan semangat ukhuwah Islamiyah dan komitmen terhadap pengembangan layanan dan pendidikan kesehatan berbasis nilai-nilai syariah.
Direktur Kusuma Arbianti dalam sambutannya, memperkenalkan RSIGM Sultan Agung sebagai rumah sakit pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang berada di bawah naungan Unissula. Menyampaikan visi RSIGM Sultan Agung sebagai rumah sakit yang berdaya saing global namun menjunjung tinggi nilai-nilai Islami, dengan layanan unggulan pasien eksekutif, pelayanan gigi dan mulut berbasis syariah, serta tenaga SDM profesional dan kompeten.
Ia juga menyampaikan harapan adanya peluang kolaborasi antara RSIGM dan Al-Azhar University dalam hal pelatihan dan pertukaran SDM medis, kajian dan publikasi ilmiah tentang kedokteran gigi dalam perspektif Islam. Kerjasama juga bisa di perluas dalam penanaman nilai spiritual dalam praktik layanan kesehatan.
Sementara itu Prof Salamah menyampaikan kekagumannya atas integrasi nilai-nilai Islam dalam pengelolaan rumah sakit modern di Indonesia, khususnya di RSIGM Sultan Agung.
Selain itu dalam sambutannya menekankan pentingnya ukhuwah ilmiah antar lembaga Islam di dunia sebagai bentuk dakwah dan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat sehat dan beradab.
Dalam kesempatan hari ini dia juga menyambut baik tawaran kerja sama dan membuka peluang pertukaran keilmuan, riset, dan kolaborasi dosen serta mahasiswa dari Unissula.
Wakil Rektor I Al Azhar Dr Fikri menyampaikan bahwa penguatan misi Al-Azhar sebagai pusat ilmu dan peradaban Islam dunia yang terbuka untuk sinergi global.
Memberikan apresiasi terhadap program-program Islami yang berjalan di RSIGM, terutama dalam pelayanan dan pendekatan kepada pasien yang humanis dan spiritual. Mendorong agar langkah ini menjadi pintu pembuka bagi kerja sama jangka panjang antara Al-Azhar University dan Unissula khususnya pada pengembangan syariah dalam konteks pelayanan kesehatan.
Fakultas Hukum Unissula menghadirkan 13 pakar dari lima benua. Para ilmuwan hadir dalam Konferensi Internasional dan Call for Papers. Dekan Dr Jawade Hafidz SH MH menyebut hal ini bagian dari rangkaian milad FH Unissula.
Ia menambahkan inti dari kegiatan ini membahas perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan hukum. Bagaimana mengatasi krisis lingkungan global, hak asasi manusia, dan pengelolaan sumber daya untuk keberlanjutan pembangunan.
”Isu tersebut menyangkut kelangsungan hidup manusia di dunia. Oleh karenanya, dengan adanya masukan para pakar dalam konferensi internasional ini, akan diperoleh solusi yang akan disampaikan ke pemerintah dan lembaga tinggi negara,” ungkapnya, Rabu (18/6/2025).
Di samping itu Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan kegiatan ini bagian dari upaya untuk memperluas kolaborasi ilmiah lintas negara dan disiplin dalam merespon tantangan global. “Perubahan iklim saat ini merupakan kenyataan yang mendesak. Dampaknya sudah dapat kita rasakan. Banyak Lembaga yang fokus pada isu ini memperingatkan lebih dari satu juta spesies berada dalam ancaman kepunahan akibat degradasi lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya krisis ini bersifat multidimensional. Yang mencakup aspek ekologis, sosial, ekonomi, dan hak asasi manusia. Oleh karenanya pendekatan hukum yang responsif, preventif, dan berbasis nilai sangat diperlukan. Konsep seperti ecocentric law dan rights of nature dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan hukum lingkungan yang lebih progresif.
Sebagai institusi pendidikan berbasis nilai Islam, Unissula memandang perlindungan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Nilai-nilai seperti khalīfah fil ardh menjadi pijakan penting dalam membentuk karakter lulusan yang berorientasi pada keberlanjutan.
”Unissula membuka ruang kolaborasi dalam bidang hukum lingkungan, Hak Asasi Manusia (HAM), tata kelola sumber daya, serta integrasi nilai Islam dalam pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Krisis iklim juga berdampak langsung pada pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan. Hal ini menuntut integrasi keadilan lingkungan ke dalam sistem hukum dan kebijakan publik.
Hadir Pembina YBWSA Drs H Azhar combo, dan Ketua Umum YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH.
Kerjasama
Acara selanjutnya penandatanganan kerjasama antara Rektor Unissula dengan Rektor Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Juga penandatanganan MoA antara Dekan FH Unissula dengan Dekan Faculty of Sharia Applied Science Private University Jordan.
Dalam acara ini juga dilangsungkan Call for Papers yang diikuti lebih dari 263 artikel baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Diantara pembicara yang hadir adalah Representing the Chief Justice of Supreme Court of The Republik Indonesia Dr Nina Indrawati SH MHum, Direktur CP Jerman Prof Henning Glaser. Prof Dr Atta Abdel Aaty El-Sonbaty dari Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Al-Azhar; Prof Tajudden Sanni dari Villa College, Male, Universitas Maladewa, Inggris.
Juga Prof Sanne Akerboom dari Universitas Utrecht Belanda, Prof Vu Cong Giao dari Universitas Nasional Hanoi dan Prof Gerrit Hendrik Addink Universitas Utrecht Belanda. Prof Simon Butt dari Universitas Sydney Australia, Prof Heemoon Jo dari Universitas Hankuk Korea Selatan, Prof Christopher J Johnstone dari Universitas Minnesota Amerika Serikat serta Dr Arida Turymshayeva dari Mukhtar Auezov South Kazakhstan University, Shymkent, Kazakhstan.
Pendidikan merupakan aspek paling penting dalam hidup manusia di samping aspek ekonomi. Hal itu diungkap Dekan FAI Unissula Drs Muhtar Arifin Sholeh MLib dalam international converence on education, technolog and social sciences (Icontess) di kampus Unissula. Digelarnya konverensi tersebut merupakan bagian penting tekad Unissula menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahun dan riset berskala internasional.
Konferensi internasional bidang pendidikan, teknologi, dan ilmu sosial, Rabu (18/6/2025). Konferensi tersebut merupakan kerjasama Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Bahasa Sastra dan Budaya (FBSB), juga Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom).
Hadir sebagai pembicara Prof Dr Norazilawati binti Abdullah dari Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Prof Dr Rasmitadila MPd dari Universitas Djuanda (UNIDA). Juga Ass Prof Dr Fatih Yavuz dari Institute of Forensic Sciences Istanbul University, dan Prof Dr Salamah Daud dari Universitas Al Azhar Kairo.
Selanjutnya Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Dr Phil Sahiron MA menjadi keynote speaker.
Menurutnya tema pendidikan keberlanjutan ini sangat penting karena dunia pendidikan sedang menghadapi tantangan berupa artificial intelligence (AI). “Dimana melalui AI tersebut kita bisa mendapatkan informasi penting apapun yang ada di internet. Dan semua orang termasuk mahasiswa bisa mengakses. Sehingga untuk keberlanjutan pendidikan kita harus meningkatkan sistem pendidikan kita,” ungkapnya melalui zoom meeting.
Pihaknya juga berharap adanya penelitian dalam berbagai aspek. “Meskipun bisa menggunakan digital seperti AI namun hal itu tidak cukup. Karena bisa jadi data yang diperoleh merupakan data internet yang sudah lama,” jelasnya.
Menurutnya juga data yang diperoleh dari AI tidak bisa menginterpretasikan karakter manusia. Sehingga kita perlu adanya penelitian.
Berpacu dengan waktu. Begitu kira kira ungkapan yang tepat menggambarkan persaingan berbagai perguruan tinggi dalam mendapatkan calon mahasiswa baru. Bukan hanya Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah punya nama besar sekalipun turun langsung dalam persaingan tersebut.
PTN tidak hanya membuka satu jalur namun beberapa jalur sekaligus mulai jalur SNBT, UTBK juga jalur mandiri. Banyaknya jalur yang dibuka merupakan merupakan peluang besar bagi calon mahasiswa untuk dapat kuliah di PTN impian mereka.Namun demikian banyaknya peluang tersebut juga diikuti oleh semakin mahalnya biaya pendidikan di berbagai PTN khususnya melalui jalur mandiri.
Dulu orang memilih PTN karena kwalitas bagus dan harga yang terjangkau namun sekarang mulai bergeser bahwa PTN imejnya justru semakin mahal.Mahalnya kuliah di PTN membuat banyak orang tua dan calon mahasiswa mulai selektif. Mereka memilih dan memilih berbagai alternatif PTS yang lebih terjangkau dengan kwalitas setara PTN.
Ada banyak indikator yang diperhitungkan mulai dari status akreditasi, program internasionalisasi, prestasi, serapan kerja alumni pasca wisuda, juga posisi PTS di perankingan perguruan tinggi kelas dunia.
Rektor Unissula Semarang, Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan bahwa sangat penting bagi orang tua dan calon mahasiswa baru agar dapat memilih perguruan tinggi yang tepat baik dari sisi biaya kuliah maupun kwalitas pendidikannya. “Memilih perguruan tinggi merupakan periode yang krusial jangan sampai salah pilih. Ada banyak hal yang harus diperhitungkan terutama biaya dan juga kwalitasnya. Sekarang ada begitu banyak pilihan perguruan tinggi swasta yang sangat bagus,” ungkapnya (17/6/2025).
Ia mencontohkan Unissula universitas yang dipimpinnya saat ini merupakan PTS terbaik di Jawa Tengah, terakreditasi unggul dari BAN PT, terakreditasi internasional dari ASIC (Inggris) dan Abest21 (Jepang).
Masa tunggu kerja alumninya kurang dari 3 bulan pasca wisuda. Unissula juga merupakan PTS dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak diantara PTS di Jawa Tengah dalam tiga tahun terakhir.
Unissula juga membuka banyak jalur pendaftaran. Hampir sama seperti negeri Unissula membuka banyak jalur mulai jalur UTBK, jalur prestasi, jalur online, jalur beasiswa Hafidz Qur’an, KIPK, dan juga jalur mandiri. “Tentunya dengan biaya yang sangat terjangkau,” pungkas Prof Gunarto. Informasi jalur tersebut dapat diakses di website pmb.unissula.ac.id.