Categories
Daerah Headline

NHF Turun Langsung Bantu Korban Banjir Guntur, Salurkan Makanan Siap Saji

Demak – Banjir yang melanda Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, sejak 3 April 2026 menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah. Bencana ini dipicu oleh luapan serta jebolnya tanggul Sungai Tuntang di tiga titik akibat intensitas hujan tinggi pada Kamis (2/4), serta kiriman debit air dari wilayah Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Grobogan.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, tujuh rumah warga roboh, puluhan lainnya mengalami kerusakan berat, ribuan rumah terendam, serta sekitar 400 hektare lahan persawahan tergenang. Salah satu lokasi terdampak paling parah berada di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur.

Merespons kondisi tersebut, Nurbani Humanity Foundation (NHF) di bawah naungan Yayasan Nurul Burhan Arrabbani (YNBA) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Minggu (6/4/2026). Bantuan berupa makanan siap saji dan paket sembako didistribusikan langsung kepada warga terdampak.

Pada Senin (7/4/2026), NHF kembali menyalurkan bantuan bersama delapan SPPG mitra YNBA serta Yayasan Baitussalam Kradenan (YBSK). Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Delapan SPPG tersebut antara lain SPPG Gebangsari 3, SPPG Loireng, SPPG Bulusari 5, SPPG Batursari 4, SPPG Dukun, SPPG Bintoro 5, SPPG Bango, dan SPPG Gajah.

Direktur NHF, Haryanto SH MH, mengatakan pihaknya prihatin atas musibah yang dialami warga.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain bantuan logistik, NHF juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan rumah warga yang rusak. Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menyatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Kami akan terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan makanan dari mitra SPPG MBG YNBA. Jika diperlukan, kami juga siap membantu pembangunan kembali rumah warga yang roboh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina YNBA, Dr H Ahmad Salim SE MAk MH Ak CRP, menegaskan komitmen yayasan dalam membantu masyarakat terdampak.
“YNBA siap membantu meringankan beban masyarakat. Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya agar bantuan tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu korban banjir.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu warga agar segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini,” tambahnya.

Banjir yang melanda wilayah Trimulyo dan sekitarnya ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. NHF pun mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam upaya bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Categories
Daerah Headline Nasional

YNBA Tegaskan Komitmen Bantu Korban Banjir Trimoyo Demak

Demak, Senin (6/4/2026) – Yayasan Nurul Burhan Arrabbani (YNBA) melalui Nurbani Humanity Foundation (NHF) menunjukkan komitmennya dalam membantu korban banjir di Desa Trimoyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
Ketua Pembina YNBA, Dr H Ahmad Salim SE MAk MH Akt CRP, menegaskan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk membantu masyarakat terdampak.
“YNBA siap membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir ini. Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa bencana ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita di Trimoyo agar dapat segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur NHF, Haryanto SH MH, mengatakan pihaknya prihatin atas musibah yang dialami warga.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain bantuan logistik, NHF juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan rumah warga yang rusak akibat banjir. Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Kami akan terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan makanan yang diproduksi oleh mitra SPPG MBG YNBA. Jika diperlukan, kami juga siap membantu pembangunan kembali rumah warga yang roboh akibat banjir,” jelasnya.

Banjir yang melanda wilayah Trimoyo ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. NHF pun mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam upaya bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Categories
Daerah Kriminal News Uncategorized

SANTRI NUSANTARA LAPORKAN KETUM PPP KE POLDA JATENG TERKAIT ‘AMPLOP KYAI’

Suharso sudah Minta Maaf

SEMARANG (headlinetoday.id) – Sekelompok orang yang menyebut dirinya sebagai Santri Nusantara turut melaporkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa ke Polda Jawa Tengah, Rabu (24/08/2022).

Pelaporan ini merupakan buntut dari pernyataannya yang menyinggung tentang ‘amplop kyai’. Santri Nusantara menganggap pernyataan itu mengandung ujaran kebencian.

“Yang bersangkutan (Suharso) dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian. Diterima oleh Polda jawa tengah dengan nomor: STPA/930/VIII/2022/Ditreskrimsus,” kata salah satu pelapor, Hidayat, kepada wartawan di Mapolda Jateng, dikutip dari Solopos, Rabu (24/08/2022).

KUALITAS UNISSULA SAMA DENGAN PTN

Ia mengatakan, pernyataan Suharso yang beredar dalam sebuah video itu tidak memiliki tata krama dan sopan santun.

“Sebagai kaum santri kami memiliki beban moral ketika ada tokoh yang asal ‘bunyi’. Kami, kaum santri punya hak untuk meluruskan,” lanjut Hidayat.

Dalam laporannya, Santri Nusantara menyertakan rekaman video yang memuat ucapan Ketum PPP yang dianggap menyinggung perasaan kaum ulama.

SUDAH MINTA MAAF

Pernyataan Suharso yang dianggap menimbulkan kegaduhan itu dikatakan olehnya saat menghadiri acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) di Gedung ACLC KPK, Senin (15/8/2022).

Suharso menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke pesantren tertentu. Ia mengatakan, saat itu ia masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP.

Seusai melakukan kunjungan, Ia mengaku ditanya apakah meninggalkan sesuatu. Ia kemudian mendapat penjelasan bahwa jika melakukan kunjungan mesti membawa tanda mata.

“Bahkan sampai hari ini, kalau kami ketemu di sana itu, kalau enggak ada amplopnya, itu sesuatu yang hambar. This is the real problem that we are facing today,” ujar Suharso.

Terkait kejadian itu, Suharso telah meminta maaf karena telah membuat kegaduhan. Permintaan maaf itu disampaikan saat memberi sambutan di acara Sekolah Politik PPP di Bogor, Jumat (19/8/2022).

“Saya mengaku itu sebuah kesalahan, saya memohon maaf dan meminta untuk dibukakan pintu maaf seluas-luasnya,” kata Suharso.

Ia menuturkan, semestinya tidak menyampaikan ilustrasi tersebut di depan publik, sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.

“Saya akui ilustrasi dalam sambutan itu sebuah kekhilafan dan tidak pantas saya ungkapkan,” kata Suharso.

Di sisi lain, ia menyesalkan tindakan pihak tertentu yang memotong pidatonya di KPK. Menurutnya, tindakan itu membuat pernyataannya berada di luar konteks dan membangun opini yang membuat gaduh. (gan) editor ; mridwan

Categories
Daerah Headline Kampus Kriminal

Kronologi Dosen Fisip UIN Walisongo Semarang Terima Suap Rp 830 Juta

Terungkap karena Rektor Curiga hasil Test

Semarang (headlinetoday.id) Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang diduga menerima suap seleksi perangkat desa sebesar Rp 830 juta. Hal itu terungkap setelah Rektor curiga dengan hasil seleksi.

Dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, diadili atas dugaan menerima suap dalam seleksi perangkat desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. Total suap yang mereka terima diketahui berjumlah sebesar Rp 830 juta.

Tindak pidana suap itu sendiri terungkap setelah adanya kecurigaan Rektor UIN Imam Taufik saat melakukan inspeksi, pada Desember 2021.

Saat itu Rektor Imam curiga terhadap sejumlah peserta yang mampu menyelesaikan ujian dalam waktu yang singkat. Tak hanya itu, ia juga curiga karena hasil peserta hampir mencapai nilai yang sempurna, yaitu memperoleh nilai di atas 90 poin.

PRODI UNISSULA BERSTANDARD INTERNASIONAL

Dalam  sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (23/8/22) Jaksa Penuntut Umum Sri Heryono mengatakan kedua terdakwa masing-masing Amin Farih dan Adib.

Sebagai informasi Amin Farih merupakan Wakil Dekan FISIP UIN Semarang dan Adib menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Semarang.

Lebih lanjut jaksa menjelaskan, tindak pidana korupsi yang terjadi pada 2021. Kasus ini bermula ketika FISIP UIN Walisongo menjalin kerja sama dalam pelaksanaan seleksi perangkat desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak.

Kemudian dibentuklah panitia seleksi tersebut, terdakwa Amin Farih ditunjuk sebagai pengarah seleksi. Sedangkan Adib menjabat sebagai ketua panitia seleksi ujian calon perangkat desa tersebut.

Dalam pelaksanaan seleksi tersebut, Kepala Desa Cangkring, Imam Jaswadi menemui terdakwa Amin Farih dan Adib untuk meminta kisi-kisi soal ujian dalam seleksi tersebut.

Saat itu Imam mengatasnamakan dirinya sebagai perwakilan kepala desa se-Kabupaten Demak. Namun ternyata ia juga berbohong. Kini Imam juga menjadi salah satu terdakwa dalam kasus tersebut.

Lebih lanjut, Imam Jaswadi bersama Saroni, mantan Wakapolsek Karanganyar, Kabupaten Demak memberikan uang kepada Amin dan Adib sebanyak Rp830 juta dalam dua tahap untuk kisi-kisi jawaban soal ujian dalam seleksi perangkat desa tersebut.

Uang sebanyak itu berasal dari pemberian 16 calon perangkat desa di delapan desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, yang nantinya akan memperoleh bocoran jawaban soal ujian.

“Penyerahan pertama uang sebesar Rp720 juta dari terdakwa Imam Jaswadi dilakukan di rumah terdakwa Adib,” katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Arkanu.

Sementara uang senilai Rp 110 juta sisanya diserahkan saat pertemuan di Rumah Makan Kampung Laut Semarang.

Dari uang sebanyak itu, kata jaksa, sebanyak Rp300 juta di antaranya diserahkan kepada saksi Tholkathul Khoir untuk dilaporkan kepada Dekan FISIP UIN Semarang Misbah Zulfa Elisabeth. (den) editor: mridwan


Categories
Daerah Headline Kriminal

DUA DOSEN UNIVERSITAS NEGERI DI SEMARANG TERLIBAT DUGAAN JUAL BELI JABATAN PERANGKAT DESA DI DEMAK

Tarif yang Dipatok antara Rp 150 juta sampai Rp 250 juta

DEMAK (headlinetoday.id) – Sejumlah calon perangkat desa di Kabupaten Demak menyetor uang ratusan juta demi menduduki jabatan sekretaris desa dan kepala dusun pada 2021 lalu. Kasus ini masih berlanjut di persidangan.

Imam Jaswadi selaku Kepala Desa Cangkring, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menjadi makelar dalam kasus dugaan suap seleksi perangkat desa itu. Ia mematok biaya Rp150 juta hingga Rp250 juta untuk para calon perangkat.

“Terdakwa Imam Jaswadi bersama terdakwa Saroni, yang merupakan mantan Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Karanganyar, berhasil menghimpun uang setoran dari para calon perangkat desa hingga Rp3 miliar,” ujar Jaksa Penuntut Umum Sri Heryono, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (23/08/22).

Ia menambahkan, uang itu berasal dari 16 calon perangkat daerah pada delapan desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak.

Dari sejumlah uang itu, sebanyak Rp830 juta diserahkan kepada dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Mereka adalah Amin Farih dan Adib, yang merupakan pengarah dan ketua panitia tes dalam seleksi penerimaan perangkat desa tersebut.

“Penyerahan dalam dua tahap, masing-masing Rp720 juta dan Rp110 juta,” katanya.

Atas dasar pemberian uang seleksi itu, Amin Farih dan Adib diadili karena menjual soal dan kunci jawaban ujian seleksi perangkat desa.

“Terdakwa Amin dan Adib telah menerima pemberian sesuatu atau janji yaitu uang dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 830 juta. Dengan maksud supaya berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya sehingga bertentangan dengan kewajibannya, yaitu untuk meloloskan 16 orang calon perangkat desa,” tegas jaksa.

Berawal Dari Kecurigaan

Tindak pidana suap itu terungkap dari kecurigaan Rektor UIN Semarang Imam Taufik saat melakukan inspeksi dalam pelaksanaan ujian seleksi calon kepala desa pada Desember 2021.

Ia curiga terhadap sejumlah peserta yang mampu menyelesaikan ujian dalam waktu singkat dan memperoleh nilai yang nyaris sempurna.

Setelah melakukan koordinasi, Rektor menyatakan pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa di Kecamatan Gajah tersebut tidak sah atau cacat hukum, sehingga harus diulang. (gan/ant) editor : gsoewarno

Categories
Daerah News Politik

BUPATI KARANGANYAR, PANITIA PILKADES SERENTAK HARUS NETRAL

KARANGANYAR (headlinetoday.id) – Sebanyak 11 desa di tujuh kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar bakal menggelar Pilkades Serentak pada 9 November 2022.

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta panitia pemilihan kepala desa (pilkades) serentak bersikap profesional dan netral dalam menjalankan tugas.

“Kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat dan bakal calon kepala desa jangan dikhianati. Jadilah panitia yang bertanggung jawab dan amanah,” tegas Juliyatmono saat pembinaan panitia pemilihan kepala desa kepada awak media, Senin (22/08/22).

Ia menambahkan, panitia pilkades yang terdiri dari sejumlah elemen masyarakat dan perangkat desa harus cermat terhadap daftar pemilih tetap (DPT). Jangan sampai DPT atau hak suara masyarakat terlewatkan.

PRODI UNISSULA BERSTANDARD INTERNASIONAL

“Untuk DPT, sesuaikan dengan dinas terkait. Jangan sampai kejadian seperti dulu di Kecamatan Kerjo. Gara-gara DPT masih merupakan keluarga salah satu calon, justru tidak tercatat,” kata Bupati Karanganyar.

JANGAN ADA GESEKAN

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Karanganyar Sundoro Budi Karyanto mengatakan, setelah tahapan sosialisasi akan ada pendataan DPT pada awal September nanti.

Selain itu, tahapan pendaftaran dan pengumuman bakal calon Kepala Desa juga dilaksanakan pada 2-14 September 2022.

“Kami tidak ingin ada gesekan di masyarakat, khususnya laporan tidak netralnya panitia. Keberpihakan saya kira itu ada, tapi karena sudah dipercaya sebagai panitia, maka tunjukan sikap netralitasnya,” ucap Sundoro.

Dia menegaskan pentingnya memposisikan diri sebagai panitia penyelenggara Pilkades, sebab itu akan menjadi sorotan.

“Kami wanti-wanti dari tim pengawas, untuk senantiasa menjaga netralitas dalam proses persiapan, pelaksanaan, maupun akhir kegiatan. Sedikit gejolak bisa saja akan jadi permasalahan kemudian hari,” katanya.

Seperti diketahui, pilkades serentak akan digelar di 11 desa. Yakni Desa Blulukan dan Desa Klodran di Kecamatan Colomadu, Desa Petung dna Desa Wonokeling di Kecamatan Jatiyoso, Desa Buntar dan Desa Kaliboto di Kecamatan Mojogedang.

Kemudian Desa Tohkuning dan Desa Harjosari di Kecamatan Karangpandan, Desa Dukuh di Kecamatan Ngargoyoso, Desa Ngadiluwih di Kecamatan Matesih, dan Desa Ngijo di Kecamatan Tasikmadu. (gan) editor : mridwan

Categories
Daerah News Politik

TAK TERIMA NAMANYA DICATUT SEBAGAI KADER PARPOL, BELASAN ORANG MENGADU KE BAWASLU

Ada yang Tercatat sebagai Wakil Ketua Partai

KUDUS (headlinetoday.id) – Sebanyak 13 orang mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mereka mengadu lantaran namanya dicatut sebagai kader partai tertentu dan terdaftar dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

“Belasan orang itu tidak merasa menjadi pengurus partai politik tertentu, sehingga mereka mengadu ke Bawaslu Kudus,” kata Ketua Bawaslu Kudus Moh Wahibul Minan di Kudus, dikutip dari Antara, Senin (22/0/2022)

Minan mengatakan, latar belakang para pengadu bervariasi. Ada yang berstatus sebagai mahasiswa, wiraswasta, pelajar, karyawan swasta, guru, dan bahkan Penyuluh Agama Islam non-PNS di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kudus.

“Mereka berasal dari desa yang berbeda-beda. Dari Desa Loram Wetan, Desa Tumpangkrasak, Desa Kaliwungu, Desa Besito, Desa Klumpit, Desa Singocandi, Desa Cendono, Desa Sunggingan, dan Desa Pasuruhan Kidul,” imbuhnya.

Salah satu alasan pengaduan disebabkan karena nama pengadu dicatut oleh salah satu partai politik. Namanya tercatat sebagai bagian Dewan Pengurus Cabang (DPC) dengan posisi wakil ketua, padahal tidak ada komunikasi dan persetujuan dengan yang bersangkutan.

“Ada yang menyatakan tidak pernah menjadi anggota maupun pengurus partai politik, namun namanya masuk SIPOL. Adapula yang merasa keberatan sebab namanya terdaftar di SIPOL,” ujarnya.

Ia memaparkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki layanan khusus untuk mengecek keanggotaan partai politik. Caranya dengan mengakses link https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik. Bagi masyarakat yang merasa bukan anggota partai politik, tetapi namanya tercantum di SIPOL bisa mengadu ke KPU atau Bawaslu.

“Pencatutan nama akan dilaporkan Bawaslu ke KPU agar ada perbaikan.”

“Bawaslu Republik Indonesia, Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota membuka posko layanan aduan masyarakat pada tahapan ini. Di Kudus, pada posko pengaduan Bawaslu Kabupaten Kudus hingga Minggu (21/8) tercatat sebanyak 13 orang yang mengadu melalui https://tinyurl.com/laporbawaslukudus,” ujarnya.

Dari pengaduan tersebut, Bawaslu Kudus menindaklanjuti dengan mengirim surat saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Kudus.

Untuk informasi, masa pendaftaran partai politik calon peserta pemilu 2024 dilaksanakan pada tanggal 1-14 Agustus 2022. Adapun salah satu persyaratannya adalah mengumpulkan nama-nama pengurus partai. Sementara tahapan selanjutnya adalah verifikasi administrasi, yakni pada tanggal 16-29 Agustus 2022. (gan) editor: mridwan

Categories
Daerah Headline Kriminal

PEMOTONGAN BANSOS DI BOGARES LOR TEGAL SUDAH BERLANGSUNG BERTAHUN-TAHUN. WARGA PENERIMA PASRAH

Modusnya Warga Diduga Digiring agar Ambil di BNI Link

TEGAL (headlinetoday.id) – Pemotongan dana Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Bogares Lor, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal sudah berlangsung bertahun-tahun. Menurut satu warga setempat, keluarga penerima Bansos pada pasrah karena takut bantuannya dihapus oleh petugas pendamping, jika mereka protes.

Suherman, warga Bogares Lor, Kecamatan Pangkah menceritakan hal itu kepada reporter headlinetoday.id melalui saluran whatsapp semalam (22/2/22). “Pemotongan Bansos sudah bertahun-tahun sejak 2020. Cuma warga pada ketakutan. Saya punya bukti fisik berupa struk dari bank dan pengakuan sejumlah warga. Kasus ini akan saya laporkan ke aparat penegak hukum,” ujar Herman.

Satu warga bu Tari, menurut Herman, pada Januari, April dan Agustus dapat Rp 715 ribu per tiga bulan. “Tapi yang diterima Januari 2021 Rp 500 rb, pada April Rp 400 rb dan Agustus Rp 520 rb. Ini tentu mengerikan. Bagaimana hak orang miskin dikadalin,” ujar Herman.

Sejumlah warga mengalami hal yang sama. “Saya sudah kumpulkan pemotongan yang selama ini terjadi dan akan kita jadikan barang bukti,” jelasnya.

Herman menceritakan, sebenarnya ada warga yang berani melawan pemotongan Bansos ini. “Orang ini tujuannya baik. Tapi oleh petugas pendamping dan pihak bank malah diancam-ancam. Kini hak dia sebagai penerima Bansos dihentikan gara-gara protes,” ujarnya.

Herman meminta agar hak warga penerima Bansos dipulihkan. “Kita mestinya berterima kasih kepada warga yg protes karena mereka menuntut hak mereka. Apalagi yg mereka potong itu ada bantuan untuk anak yatim. Ini sungguh menyedihkan,” ujarnya.

SINDIKAT YANG BEKERJA

Menurut Herman, kasus ini kerja sindikat. “Oleh petugas pendamping warga penerima diduga digiring ke BNI Link. Petugas pendamping yang mengarahkan namanya San warga Tarub. Sementara di BNI Link ada yang ngatur-atur namanya D, warga Bogares Lor. Di Dinsos ada tangan yang bekerja menghapus hak orang miskin yang dinilai kritis. Di lapangan ada petugas yang kerjanya menakut-nakuti warga. Jadi ini sindikat lengkap,” ujarnya.

Kades Bogares Lor Wanto sebenarnya sudah mengingatkan agar pendamping jangan berani-beraninya motong Bansos hak warga miskin. “Tapi mesti sudah diingatkan mereka tetap memotong Bansos,” ujar Herman.

“Jika hak warga tidak dipulihkan, maka kasus ini akan diproses secara hukum.”

Sementara itu, San dan D ketika dikonfirmasi soal pemotongan Bansos enggan merespon. Pertanyaan yang dikirim melalui whatsapp tidak direspon. Tapi D, dihadapan penerima bansos sumpah-sumpah menyatakan tidak pernah melakukan pemotongan.

KUALITAS UNISSULA SAMA DENGAN PTN

Suherman menegaskan, mereka boleh menyangkal,”Tapi biar nanti fakta hukum yang bicara,” jelas aktivis Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Kabupaten Tegal ini.

Sebelumnya, Bupati Tegal Umi Azizah menegaskan agar jangan ada pemotongan Bansos dalam bentuk apapun. “Hak warga miskin jangan diganggu, ” ujar Bupati. (tio) editor: gsoewarno

Categories
Daerah Headline Kriminal

POLDA JATENG BERHASIL GEREBEK JUDI ONLINE TERBESAR DI PURBALINGGA

Server Judi Online Berpusat di Kamboja

PURBALINGGA (headlinetoday.id) – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah menggerebek markas judi online di Desa Bojongasir, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga. Penggerebekan itu dilakukan bersama Polres Purbalingga pada Jum’at (19/0/2022) malam.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pejabat Mapolda Jateng dan Kapolres Purbalingga meninjau lokasi penggerebekan pada Sabtu (20/8/2022) pagi.

“Untuk saat ini, di Jawa Tengah, ini yang terbesar yang kami ungkap,” kata Kapolda kepada wartawan, Sabtu (20/08/2022)

Polisi mengamankan enam orang tersangka beserta barang buktinya. Enam tersangka itu adalah MAM (29), CSG (27), AW (21), KAW (29), DSA (28) dan MAA (43). Setiap pelaku memiliki peran, mulai dari operator, penghubung server, penyokong dana, hingga pemasaran. Hasil penyelidikan, server judi online ini berpusat di Kamboja.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

“Jadi ada satu tersangka yang pernah sekolah di Kamboja. Di sana dia belajar server, pulang ke sini dia bikin slot untuk dihubungkan ke server di Kamboja,” katanya.

Modus operandinya, para tersangka menjual slot dengan sasaran rumah mewah. Diperkirakan di wilayah Polda Jawa Tengah akan banyak muncul modus seperti ini.

“Ini yang akan kita kembangkan. Kita ungkap sampai ke pelaku lain. Mereka menjual slot yang diperkirakan di wilayah Jateng banyak yang muncul,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua pelaku dalam satu hari.

“Bahwa Polda Jateng dalam satu hari kita ungkap hampir di sembilan polres, kemudian 11 TKP, dan 28 pelaku kita tangkap dalam satu hari. Selain mengungkap judi online ini, kita juga ungkap kasus judi yang manual seperti togel dan lain-lain,” ungkapnya.

“Salah satu tersangka pernah belajar judi online di Kamboja.”

Kapolda menjelaskan, pengungkapan judi itu selaras dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas penyakit masyarakat di semua wilayah.

“Ini kita lakukan selaras dengan kebijakan Pak Kapolri, kita berantas penyakit masyarakat. Ini jadi komitmen bersama dalam memberikan suatu kesejahteraan dalam mendukung program nasional,” paparnya.

Pihaknya masih melakukan pengembangan dan pendalaman untuk mencari apakah ada pelaku lain dan jaringan yang lebih luas.

“Saya sudah perintahkan Direskrimum dan Direskrimsus untuk membongkar semuanya,” pungkasnya. (gan) editor: mridwan

Categories
Daerah Headline

GELAR UPACARA DI TENGAH BANJIR ROB, WARGA DEMAK PROTES KE PEMERINTAH

DEMAK (headlinetoday.id) Sejumlah warga di Dukuh Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/0/2022). “Upacara Rakyat Pesisir” itu dihelat dalam kondisi perkampungan terendam banjir rob.

“Hari ini kami menggelar upacara bendera dengan kondisi rob,” kata Ashar, salah satu warga Timbulsloko, kepada awak media.

Ashar menjelaskan, upacara yang dilaksanakan dengan kondisi banjir rob itu adalah bentuk protes kepada pemerintah. “Selama ini kami harus bertahan hidup dengan kondisi lingkungan yang semakin mengerikan,” jelasnya.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Dalam pelaksanaan upacara yang dihadiri ratusan warga itu, dibacakan sebuah naskah proklamasi.

Proklamasi mimpi-mimpi kami, masyarakat pesisir korban banjir rob, akibat pengrusakan lingkungan.

Kami warga Timbulsloko, Demak. Kami juga ingin hidup tenang, damai dan sehat. Segala bentuk, hal-hal dan upaya pengrusakan terhadap tempat hidup kami harus dihentikan. Kami juga berhak untuk hidup baik dan sehat.

Dengan segala kekuatan yang ada, kami menyelamatkan diri, memerdekakan diri kami dari banjir rob.

Hal-hal mengenai pemulihan lingkungan, penyelamatan kampung-kampung pesisir dari tenggelam, harus dilakukan dengan cara yang adil dan manusiawi, bukan diskriminasi dan menenggelamkan kami seperti Tol Tanggul Laut.

‘Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah, 17 Agustus 2022.

Atas nama masyarakat Timbulsloko.

SUDAH LAMA

Salah satu pendamping warga dari LBH Apik Semarang, Raden Ayu mengatakan, kerusakan lingkungan dan rob di Timbulsloko sudah berlangsung sejak lama. Namun makin parah karena masifnya perluasan wilayah Kawasan Industri dan pembangunan Tol.

“Akibat pembangunan tol Semarang Demak banjir rob makin parah.”

“Pada peringatan kemerdekaan ini, kami ingin memberikan pesan kepada sesama warga dan tuntutan kepada penguasa. Pengrusakan lingkungan pesisir melalui berbagai aktivitas pertambangan dan proyek yang menenggelamkan kampung kami harus segera dihentikan,” ujar Raden Ayu kepada wartawan.

Ia menyebut proyek seperti Tol Tanggul Laut Semarang-Demak adalah proyek diskriminasi dan membuat krisis banjir rob semakin parah.

“Ketika jalan tol masih dalam proses pembangunan saja, banjir rob sudah semakin dalam. Oleh karena itu, kami menuntut agar pembangunan tanggul laut jangan dilakukan,” imbuhhnya.

Pada kesempatan yang sama, Raden Ayu juga mengajak warga Timbulsloko untuk terus bersatu membangun wilayahnya.

“Kami menyampaikan pesan kepada seluruh warga pesisir, untuk bersatu membangun kekuatan bersama memerdekaan diri dari pengrusakan lingkungan,” pungkasnya. (gan) editor : mridwan