Categories
Uncategorized

Fakultas Hukum Unissula Melepas 257 Wisudawan

Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula, Dr Jawade Hafidz SH MH mengatakan, hukum tidak berhenti di atas kertas (Undang-undang dan peraturan) saja, namun hukum harus selalu hidup dalam relung hati setiap manusia. Pasalnya dengan hukum yang ada di dalam relung hati dan hidup dalam jiwa manusia maka dalam praktik penegakan hukum akan bermanfaat.
”Tetapi jika hukum telah mati dalam relung kehidupan dan di tengah masyarakat, maka akan sebaliknya, yakni yang terjadi ketidakteraturan dan hilangnya rasa kemanusiaan,” jelasnya.
Hal ini dikatakan oleh Dekan FH Unissula Jawade Hafidz saat melepas sedikitnya 257 lulusan Fakultas Hukum Unissula, Jumat (13/9/2024) malam. Acara berlangsung dalam rapat senat terbuka pelepasan Sarjana (S1) Ilmu Hukum, Magister (S2) Ilmu Hukum (MIH), Magister Kenotaritan (MKn), dan Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) FH Unissula periode ke 90, bertempat di Patrajasa Hotel Semarang. Adapun rincian dari 257 yang diwisuda tersebut adalah 100 orang lulusan S1 Ilmu Hukum, 53 lulusan MKn, 71 lulusan MIH dan 33 lulusan S3 PDIH.
Lebih lanjut Jawade Hafidz mengatakan, dewasa ini realitas penegakan hukum di tengah masyarakat masih memprihatinkan.
”Bahkan terkadang antara hukum dan kepentingan politik tidak bisa dibedakan. Kita banyak menyaksikan bagaimana hukum diabaikan dan dicabik-cabik, yang menyebabkan hilangnya nilai-nilai kemausiaan. Moralitas hukum mati, betapa banyak orang menderita akibat proses penegakan hukum yang tidak berpihak ke yang lemah dan benar. Dengan kekuasaan tidak sedikit yang menggerus hak-hak masyarakat, yang menyebabkan hilangnya sendi-sendi kehidupan dalam hukum,” jelasnya.
Menurutnya, sebagai orang yang berkecimpung dan menggeluti hukum, maka hukum harus selalu ada di dalam sendi-sendi kehidupan manusia. ”Sekian banyak lulusan FH Unissula, saya berharap lulusan FH Unissula jadilah patriot, motor dan inisiatior dalam menghidupkan nilai-nilai hukum di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, hukum tidak hanya sekedar ada di dalam peraturan dan UU saja, namun harus ada di tengah masyarakat dan memberi perlindungan bagi kaum lemah,” jelasnya.
Jawade juga berpesan agar lulusan FH Unissula saat sudah terjun dan mengabdi di tengah masyarakat untuk jangan lupa berpedoman pada agama untuk jadi pondasi dalam memberikan kemaslahatan bagi manusia dan nilai-nilai keadilan bagi masyarakat.
”Saya berpesan juga agar lulusan FH Unissula harus tangguh penuh inovatif dan optimis agar sukses. Ingat, jangan lemah, sebab bisa tergerus jaman. Jadilah teladan di tengah masyarakat. Dan harus berani mengatakan yang benar adalah benar dan yang salah ya, harus salah,” pesannya.
Hadir juga dalam kesempatan ini, para dosen, Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Dr Bambang Tri Bawono SH MH dan jajarannya, para orang tua wisudawan dan Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil yang merupakan salah satu lulusan FH Unissula yang memberi sambutan pada kesempatan ini.
Seperti diketahui, dalam usia FH Unissula yang ke-61 tahun, semua program studi (prodi) baik itu S1 Ilmu Hukum, S2 Ilmu Hukum, MKn dan PDIH telah terakreditasi Unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan berhasil meraih akreditasi Internasional dengan nilai Premier dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC), dari Inggris.

Categories
Uncategorized

Lulus dari Unissula Mahasiswa Internasional Ikuti Wisuda

Unissula mengadakan prosesi wisuda ke 90 di auditorium kampus Unissula pada Sabtu (14/9/2024). Wisuda diikuti1.533 wisudawan dari 12 fakultas. Tiga diantaranya adalah wisudawan internasional dari Thailand dan dari Malaysia. Unissula saat ini memiliki berbagai kelas internasional dan pada tahun 2024 ini ada 35 mahasiswa asing dari berbagai negara.
Rektor Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan motiovasi pada para wisudawan untuk lebih percaya diri dalam menatap masa depan. “Berhasil menyelesaikan studi dari kampus Unissula harus membuat para wisudawan dan wisudawati lebih percaya diri dalam menatap masa depan. Ada setidaknya tujuh hal yang mendasarinya yaitu.
Pertama, Unissula kampus terakreditasi institusi unggul dari BAN PT, terakreditasi Internasional dari ASIC dan ABEST21 sehingga memiliki daya saing nasional dan internasional serta lulusannya mudah dapat pekerjaan.
Kedua, Unissula kampus unggul dalam perankingan dunia. Menempati peringkat 401 dunia versi Webometrics. Kampus swasta peringkat 9 versi Webometrics. Kampus swasta peringkat 6 nasional versi Times Higher Education. Juga kampus swasta Peringkat 1 di Jateng versi Times Higher Education.
Ketiga, Unissula merupakan universitas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak diantara perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah tahun 2024 dengan jumlah mahasiswa baru 10.164.
Keempat, Unissula membekali mahasiswa dengan ilmu sains dan ilmu agama.
Kelima, Unissula mengajarkan mahasiswanya taat pada kedua orang tua birrul walidain serta takrimul aulad
Keenam, Unissula mengajarkan mahasiswanya memiliki hati yang bersih (qolbun Salim).
Ketujuh, masa tunggu alumni Unissula memperoleh pekerjaan relatif singkat di bawah tiga bulan pasca di wisuda.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa salah satu tantangan bagi para wisudawan adalah mendapat pekerjaan. “Tantangan bagi para wisudawan setelah diwisuda adalah segera mendapatkan pekerjaan yang halal dan baik. Dalam perspektif Aqidah Islam ada tiga macam rezeki dalam hidup ini,” ungkap Prof Gunarto.
Pertama, rezeki yang dijamin. Dalam Qur’an Surat Hud ayat 6 Allah berfirman yang artinya “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan di mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfud).”
Ayat tersebut secara jelas telah menyatakan bahwa Allah menjamin rezeki kepada semua mahluk tak terkecuali bagi binatang melata. Jaminan Allah tersebut seharusnya membuat kita lebih tenang dalam menjalani hidup dan tidak terlalu mengkhawatirkan masa depan.
Kedua, rezeki yang dibagikan. Dalam Qur’an Surah Al-Ra’d ayat ke 11 Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”.
Ayat tersebut membahas usaha yang dilakukan seorang hamba, dimana Allah akan memberikan rezeki kepada seorang hamba berdasarkan besaran usaha yang dilakukan dalam menjemput rezeki. Untuk mendapatkan bagian rizki yang lebih banyak maka para wisudawan Unissula perlu bekerja keras, bekerja cerdas, kreatif, inovatif, ulet dan pantang menyerah.
Ketiga, rezeki yang dijanjikan. Rezeki jenis ini merupakan rezeki yang dijanjikan Allah kepada hamba karena beriman, bertakwa, bersyukur, bertawakal.
Dalam surat Attalaq ayat 2 dan 3 Allah berfirman yang artinya “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu”.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo. Hadir pula Ketua Umum Pengurus YBWSA Dr Bambang Tri Bawono SH MH beserta jajarannya.

Categories
Uncategorized

1532 Calon Wisudawan Ikuti Pembekalan

Sejumlah 1532 calon wisudawan Unissula mengikuti pembekalan di Auditorium Kampus Kaligawe, Jum’at (13/9/2024). Wakil Rektor III Unissula Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD menyebut pembekalan adalah momen terakhir untuk memberikan pesan kepada mahasiswa. “Maka izinkan kami berpesan, setelah keluar dari Unissula tetap jaga almamater kita. Dan ingat sebagai generasi khaira ummah itu mempunyai prinsip tidak akan memiliki kekhawatiran besok tidak memiliki pekerjaan,” ungkapnya.

Selain itu para calon wisudawan juga mendapatkan pesan bagaimana menjadi manusia yang suci. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Dr Drs Rosihan SH MAg. Dirinya menyebut ada lima indikator sebagai manusia suci. Pertama selalu berdzikir (mengingat Allah). “Karena Allah telah berbuat baik kepada kita. Mau yang taat atau yang ingkar tetap diberikan kebaikan oleh Allah. Maka harus selalu mengingat kepada Allah,” jelasnya.

Selanjutnya adalah tidak kikir. Karena menurutnya orang yang termasuk dalam manusia suci adalah yang suka memberi. 
Manusia suci juga tidak iri dan dendam kepada orang lain. Ia selalu mendoakan orang yang jahat dengan doa yang baik. Terakhir manusia yang suci adakah ia yang pekerja keras.

“Semoga begitu setelah diwisuda segera mendapatkan pekerjaan yang suci, mendapatkan jodoh yang suci,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Prestasi Yoyok Sukawi Diapresiasi Perguruan Tinggi

Bakal Calon Walikota Semarang Yoyok Sukawi dan Bakal Calon Wakil Walikota Semarang Joko Santoso bersilaturahmi ke Unissula. Mereka disambut langsung oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH di ruang Rektor (12/9/2024). Turut menyambut Wakil Rektor I Dr Andre Sugiyono dan Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD.

Prof Gunarto menyampaikan apresiasinya atas ketokohan dan pencapaian Yoyok Sukawi. Iadinilai sebagai politikus muda yang peduli dan berprestasi. Selain sebagai tokoh olah raga iajuga dikenal sangat peduli dengan dunia pendidikan. “Kepedulian Pak Yoyok pada dunia pendidikan sangat luar biasa. Terlebih beliau adalah anggota komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan. Pak Yoyok terjun langsung mengawal Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) hingga terdistribusi pada mereka yang berhak menerimanya. Banyak mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu bisa tetap kuliah dengan fasilitasi KIPK kuliah tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Prof Gunarto menilai Yoyok Sukawi dan Joko Santoso atau yang akrab di sapaYok – Jos tersebut merupakan tokoh yang pas memimpin Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut Yoyok menyampaikan bahwa Kota Semarang sebagai kotametropolitan harus memiliki SDM yang unggul dalam berbagai bidang. Oleh karenanya iajuga memiliki visi yang sangat jelas untuk meningkatkan kwalitas SDM di Kota Semarang diantaranya program satu rumah satu sarjana.

Categories
Uncategorized

400 lebih Mahasiswa Baru Magister Manajemen Ikuti Stadium General

400 lebih mahasiswa baru Magister Manajemen FE Unissula mengikuti stadium general Digital Ecosystem Framework. Acara bertujuan untuk memberikan wawasan perkembangan ekosistem digital. Khususnya di bidang manajemen dan ekonomi. Dekan FE Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi memaparkan bagaimana memaksimalkan sistem digital ekonomi. 
“Menjadi sangat penting untuk mengadaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam sistem ekonomi modern. Khususnya bagi mahasiswa Magister Manajemen yang diharapkan menjadi pionir di bidangnya,” ungkapnya sebagai pemateri sekaligus membuka acara di Aula GKB lt 10, Kamis (12/9/2024).

Hal ini juga sebagai Upaya FE dalam menyesuaikan kualifikasi para dosen dengan teknologi terbaru. “Dosen FE Unissula sudah mempersatukan persepsi, bahwa dosen mengajar harus sesuai dengan kualifikasi mahasiswa Magister Manajemen yang sudah canggih-canggih. Kita harus siap menghadapi perubahan cepat yang dibawa teknologi,” ungkapnya.

Selanjutnya Deputi Komisioner dan Advisor Senior OJK menyampaikan materi tentnag Transformasi digital. Dr Anto Prabowo SE MBA mengupas tentang bagaimana digitalisasi membentuk masa depan layanan keuangan. “Era digital ini bukan hanya kemudahan, tetapi juga integritas dan inovasi yang dapat memberikan dampak luas bagi sektor keuangan,” ungkapnya.

Selain itu Komisaris BPR KCA Dr Sukawi Sutarip SH SE MH MM menyoroti tentang Digital Ecosystem Framework pada Bank Perekonomian Rakyat. Mantan Walikota Semarang periode 2000-2010 tersebut mengungkap bagaimana perbankan rakyat dapat bertahan dan berkembang melalui adopsi digital.

Turut hadir Wakil Dekan I FE Unissula Dr E Drs Marno Nugroho MM, Wakil Dekan II Dr Zaenal Alim Adiwijaya SE MSi, Kaprodi Magister Manajemen Prof Dr Ibnu Khajar SE MSi, dan Sekretaris Prodi Magister Manajemen Dr Siti Sumiati SE MSi. Serta guru besar dan dosen di lingkungan FE Unissula.

Categories
Uncategorized

FE Unissula Selenggarakan Kuliah Umum Perkembangan Sistem Pembayaran

Fakultas Ekonomi (FE) Unissula terus berupaya dalam mengikuti perkembangan ekonomi digital. Terutama dalam sistem pembayaran. Hal ini diungkap Dekan FE Unissula dalam acara kuliah umum bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah. Karena menurut Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi sudah saatnya manusia mengendalikan teknologi.

“Sehingga mahasiswa FE dapat memahami dengan baik bagaimana peran digitalisasi dan teknologi memengaruhi ekonomi dan sistem keuangan. Agar mereka siap menghadapi dunia profesional setelah lulus nanti,” ungkapnya di Aula FE Unissula, Kamis (12/9/2024).

Selanjutnya Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Penatausahaan Rupiah (PUR) dan Moneter dan Keuangan (MI) Dedy Irianto SE MBA memaparkan peran BI dalam stabilitas sistem pembaran Indonesia. “Sebagai bank sentral, Bank Indonesia bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara sistem pembayaran yang aman dan efisien, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan,” ujarnya.

Karena menurutnya, “Sistem pembayaran yang kuat akan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di era digital saat ini,” lanjutnya.

Disamping itu Kepala Tim Implementasi PUR Hendarwan SKom MH memaparkan bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam sistem pembayaran. Untuk menciptakan efisiensi dan keamanan. “Bank Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan dan infrastruktur digital guna memastikan sistem pembayaran nasional berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan standar internasional,” jelasnya.

Turut hadir Wakil Dekan I Dr E Drs Marno Nugroho MM, dan Wakil Dekan II Dr Zaenal Alim Adiwijaya SE MSi. Juga pimpinan program studi, dosen, dan mahasiswa baru angkatan 2024 Fakultas Ekonomi Unissula.

Categories
Uncategorized

Profesi Apoteker Unissula Gelar Pelatihan Penulisan Soal OSCE

Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unissula menyelenggarakan pelatihan penulisan dan review soal metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Menurut Dekan Fakultas Farmasi pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas soal ujian OSCE. “Yang merupakan salah satu komponen penting dalam mengukur kompetensi praktis mahasiswa profesi apoteker. Melalui metode OSCE, mahasiswa diuji skill kemampuannya dalam berbagai aspek Clinical Sciences (CS), Pharmaceutical Sciences (PS), dan Social Behaviour Adminstration (SBA),  secara terstruktur dan objektif,” jelas Dr apt Rina Wijayanti MSc, Jum’at (6/9/2024).

Sehingga pihaknya berharap setelah pelatihan, pelaksanaan ujian OSCE Unissula sesuai standar nasional. “Kami berharap dosen-dosen dapat lebih siap dan terampil dalam menyusun soal-soal OSCE yang berkualitas tinggi. Sehingga dapat membantu mahasiswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Rina menyebut pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Farmasi Unissula untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Dan mempersiapkan mahasiswa menjadi apoteker yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Fakultas Farmasi juga terus berupaya mengembangkan kapasitas dosen melalui berbagai pelatihan dan workshop guna mendukung pencapaian kualitas pendidikan yang unggul,” jelasnya.

Hadir sebagai pemateri Panitia Nasional Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Apoteker Indonesia. Diantaranya Dr apt Yosef Wijoyo MSi yang memberikan materi terkait standar penulisan soal OSCE, teknik penyusunan skenario, serta kriteria penilaian yang akurat dan konsisten di bidang Social Behaviour Adminstration (SBA). Selain itu ada Dr apt Nunuk A Nurulita MSi dan Dr apt Vitarani DA Ningrum MS yang memberikan penjelasan di bidang Pharmaceutical Sciences (PS) dan Clinical Sciences (CS). 

Dalam pelatihan tersebut peserta juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan langsung penulisan soal dan skenario. Juga mereview bersama guna memastikan kualitas soal yang dihasilkan memenuhi standar nasional.

Categories
Uncategorized

Dosen FKIP Unissula Andi Maulana Raih Gelar Doktor

Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Andi Maulana SPd MPd berhasil meraih gelar doktor dari Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa, Fakultas Bahasa dan Seni Unnes. Ia lulus dalam ujian terbuka doktor (5/9/2024). Lulus dengn IPK 3,86 dengan predikat sangat memuaskan. 

Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul Pengembangan Modul Elektronik Hikayat Bermuatan Profil Pelajar Pancasila untuk Peningkatan Literasi Budaya. Para penguji antara lain Mohammad Yusuf Ahmad Hasyim Lc MA PhD, Widiyanto SPd MPd PhD, Prof DrAndayani MPd, Prof Dr Hari Bakti Mardikantoro MHum. Dr Rahayu Pristiwati MPd. ProfDr Tommi Yuniawan MHum, dan Prof Dr Subyantoro MHum. 

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan ucapan selamat atas prestasi tersebut. “Keberhasilan ini adalah bukti nyata kerja keras dan dedikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan berbasis Pancasila. Semoga prestasi ini memberikan dampak positif yang besar bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pendidikan YBWSA, Prof Widiyanto MSi PhD juga menyampaikan apresiasinya “Kami bangga dan turut berbahagia atas keberhasilan Dr Andi Maulana.Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik dan akademisi dalam terus berinovasi,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dikdasmen YBWSA, Dr Turahmat SPd SH MPd menyampaikan “Dr. Andi Maulana SPd MPd telah memberikan teladan yang baik bagi rekan sejawatnya dan juga generasi muda. Semoga ilmu yang telah didapat dapat memberikan kontribusi signifikan bagi dunia pendidikan.

Dekan Dr Mohammad Afandi MPd MH menambahkan “Saya turut bangga atas pencapaian ini. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengembangan pendidikan berbasis literasi budaya sangat relevan dan dibutuhkan saat ini. Semoga pencapaiannya ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Categories
Uncategorized

Influencer Dimas Chairullah Meriahkan Fakultair FBIK Unissula

Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) Unissula mengadakan fakultair bagi mahasiswabaru.  Education Influencer Dimas Chairullah CPS hadir memberikan motivasi kepadamahasiswa baru agar menjadi generasi yang membawa perubahan. Karena menjadi mahasiswaadalah sebuah keberuntungan. “Kuliah adalah privillage yang sangat luar biasa dari Tuhan. Tidak semua anak muda bisa merasakan bangku kuliah. Jadi bagi kalian yang sudah lulus dan bisamenembus jurusan yang kalian inginkan harus banyak-banyak bersyukur. Dan pertanggungjawabkan hingga akhir,” ungkapnya, Jum’at (6/9/2024).

“Mungkin ada di antara kalian yang tidak menginginkan berada di fakultas saat ini. Namunpercayalah inilah yang terbaik dari Tuhan. Saya pun tidak pernah bercita-cita kuliah di UIN Walisongo. Namun karena saya kuliah di sana, saya bisa mencapai di titik ini. Maka mulailahmencintai prodi kalian saat ini,” jelasnya.

Selanjutnya mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam tersebut menyebut ada beberapa hal yang harus ada di dalam diri mahasiswa. Pertama kemampuan berpikir kritis. “Menjadi mahasiswatidak seharusnya menerima mentah-mentah informasi yang didapat, terlebih jika informasitersebut adalah hoaks. Sebaliknya menjadi mahasiswa harus bisa menjadi sumber informasimasyarakat,” ungkapnya.

Menjadi mahasiswa juga harus mempelajari metode pemecahan masalah. Aktif berpartisipasidalam kegiatan akademik, selalu berusaha mengembangkan minat di luar bidang studi, dan selalumengasah kemampuan komunikasi.

Dirinya mengingatkan mahasiswa perlu mengetahui skala prioritasnya. “Ada empat skalaprioritas yaitu mendesak dan penting, penting, mendesak, tidak mendesak dan tidak penting.Kalau kuliah itu mendesak dan penting. Sehingga harus diutamakan,” pungkasnya.

Fakultair merupakan aganda penting fakultas dalam menyambut dan memotivasi kepada para mahasiswa baru agar sukses dalam menjalani kegiatan akademik dan non akademik selamaperkuliahan. Fakultair diikuti oleh para mahasiswa Prodi S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, dan S1 Ilmu Komunikasi.

Categories
Uncategorized

20 Lulusan Keperawatan Unissula Diterima Kerja di Saudi Arabia

Sebanyak 20 lulusan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula diterima bekerja di Saudi Arabia. Pimpinan Fakultas Ilmu Keperawatan mengawal langsung keberangkatan mereka diBandara Internasional Sokarno Hatta pada Rabu (4/9/2024).

Dekan, Dr Iwan Ardian SKM SKep MKep dalam sambutannya kembali mengingatkan kepada seluruh lulusan, bahwa hasil hari ini adalah bentuk kesungguhan, komitmen dan usaha keras serta cerdas dalam mentuntaskan keseluruhan program pendidikan. Komitmen berprestasi saat berada di bangku kuliah telah dilaksanakan. Dilanjutkan dengan menyelesaikan Uji Kompetensi dan menyumbangkan kelulusan 100% merupakan karya nyata yang patut menjadi kebanggaan insan Unissula dan dunia keperawatan.

Lebih lanjut ia menjelaskan selain diterima kerja di Saudi Arabia sebagian lulusan Keperawatan Unissula tahun 2024 ini juga di terima kerja di Jepang dan Jerman. Hal itu akan menjadi pendorong yang baik bagi para juniornya yang saat ini masih menempuh perkuliahan di Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula bahwa lulusan perawat Unissula terserap di bursa kerja internasional.

”Ini prestasi dan menjadi penyemangat untuk tahun 2025 agar lebih meningkat lagi. Terlebih inilah tahun ke 7 Keperawatan Unissula berkomitmen menyiapkan lulusan siap kerja baik didalam negeri maupun luar negeri dengan masa tunggu nol bulan dari mereka diwisuda,” ungkap Iwan.

Sementara itu Kaprodi Profesi Ners, Ns Tutik Rahayu MKep Sp Kep Mat menyampaikan bahwa dari jumlah total lulusan pada tahun 2024 ini 100% lulusan telah terserap di seluruh Rumah Sakit di dalam dan luar negeri. Institusi rumah sakit di Indonesia telah menerima lulusan FIK melalui rekruitmen pada bulan April hingga Mei, yaitu RS KSH Group, RS Sari Asih Group, RS Awalbros Group, RS Mitra Plumbon Group. Untuk karir luar negeri, lulusan juga terserap di Arab Saudi, Jerman dan Jepang.

Di kesempatan yang sama hadir pula Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya Insani, Wahyu Endang Setyowati SKM MKep menyampaikan bahwa demi memberi kemudahan untuk administrasi keuangan, menggandeng mitra yaitu Bank Jateng Syariah sebagai pemberi dana untuk penyiapan keberangkatan tenaga profesional ke luar negeri melalui skema KUR Pekerja Migran Indonesia.

”Lengkap sudah prestasi yang telah ditorehkan Keperawatan Unissula. Namun tentu hal ini bukanlah puncak kesuksesan akhir, namun menjadi jalan untuk terus mencoba dan terus melakukan budaya prestasi yang telah menjiwa di lingkungan Keperawatan Unissula,” ungkapnya.