Categories
Uncategorized

Mahasiswa Farmasi Unissula Sosialisasi Pembuatan Minuman Herbal

Sebanyak 35 mahasiswa Farmasi Unissula program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mengadakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan minuman herbal. Para mahasiswa memberikan edukasi manfaat minuman “Crimson Blue” berbahan dasar bunga Telang dan bunga Rosela. Kegiatan ini dalam rangka KKN yang diselenggarakan di Yogyakarta, Jum’at (6/9/2024). Berlaku sebagai dosen pembimbing lapangan Kaprodi Sarjana Farmasi apt Meki Pranata MFarm dan apt Rofi’uddin Ahmad MFarm.

Meki menjelaskan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan bahan alami untuk kesehatan. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pemanfaatan bahan-bahan alami dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Pihaknya melanjutkan melalui program ini, mahasiswa RPL Farmasi Unissula menunjukkan peran aktifnya dalam pemberdayaan masyarakat. “Melalui kesehatan berbasis bahan alam, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” lanjutnya.

Menurut Monica Febrian Kusumawardani kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa dalam kontribusi positif di masyarakat. “Kami ingin masyarakat mengenal potensi bahan-bahan alami di sekitar mereka yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan. Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat hidup lebih sehat dengan cara yang mudah dan murah,” ungkapnya selaku ketua kelompok KKN.

Selain itu, maasyarakat juga dikenalkan bagaimana cara pengolahan dan penyajian minumanmelalui pembagian leaflet. Sehingga masyarakat bisa membuat minuman tersebut di rumah.Dan diharapkan produk minuman ini terdaftar HKI.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Baru Unissula sebagai Calon Wirausaha Muda Pertanian

Petani selama ini hanya fokus pada produksi. Sehingga ketika produksi melimpah, mereka bingung bagaimana memasarkannya. Hal ini diungkap oleh Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian dalam acara pekan taaruf Unissula, Kamis (5/9/2024). Sehingga menurut Dr Inneke Kusumawaty STP MP hasil pertanian harus diolah sehingga dapat meningkatkan daya jualnya.

“Satu lagi kelemahan petani kita adalah tidak mencatat. Tidak mencatat secara detail pengeluaran hingga tenaga yang digunakan. Sehingga akhirnya bukan untung tapi buntung. Makanya masih banyak petani kita yang belum sejahtera,” lanjutnya.

Menurutnya perguruan tinggi dan mahasiswa sebagai calon wirausaha muda pertanian memiliki peran penting. Yaitu sebagai inovator berbagai teknologi pengembangan pertanian. Mulai dari budidaya, pra tanam, panen, pasca panen, hingga pemasaran. “Tidak hanya menghasilkan jurnal, tetapi inovasi tepat guna yang bisa digunakan. Sudah tidak zamannya sifatnya yang konsep atau teoritis tapi implementatif. Mahasiswa teknik menghasilkan prototype yang harus bisa digunakan di lapangan,” jelasnya.

Inneke juga berharap Unissula dapat menyediakan incubator bisnis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. “Kita berharap adanya incubator bisnis di kampus Unissula sebagai inkubasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing yang itu bisa semakin kuat dengan adanya riset dan pengayakan di pengabdian masyarakat dari para pendidik di kampus ini,” jelasnya.

Selanjutnya mahasiswa juga dapat berperan sebagai pendamping petani dalam menerapkan praktek budidaya dan pasca panen.

Sehingga meskipun tidak ada fakultas pertanian mahasiswa Unissula tetap dapat berperan di bidang pertanian. “Meskipun tidak ada fakultas pertanian diharapkan setelah lulus mahasiswa Unissula bisa mendukung program-program menuju swasembada pangan dan lumbung pangan di tahun 2050,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Farmasi Unissula Go Internasional

Dua mahasiswa Prodi S1 Farmasi Unissula, Collin Angelicha dan Hagia Sofia, terpilih untuk mengikuti program student exchange ke Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Program ini berlangsung selama satu minggu, dimulai pada 21 hingga 28 Juli 2024.

Program student exchange ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Farmasi Unissula dalam memperluas wawasan mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerjasamainternasional. Selama di UKM, kedua mahasiswa ini mengikuti perkuliahan yang membahas tentang 2 materi, yaitu advance pharmachy services in UKM terkait program “HomeMedicines Review (HMR) dan farmakognosi modern. Mereka juga melakukan praktekpembuatan sediaan sabun padat, clinical pharmacy, sharing session, aducultural activity, dan tur kampus UKM.

“Dengan mengikuti program ini, kami berharap dapat memperoleh pengalaman belajar yang berbeda, memperluas jaringan, dan meningkatkan pemahaman kami tentang ilmu farmasi dalam konteks global,” ujar Collin Angelicha, salah satu peserta program.

Dekan Fakultas Farmasi Dr apt Rina Wijayanti MSc menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya kedua mahasiswa tersebut. “Partisipasi mahasiswa kami dalam program ini menunjukkan kualitas pendidikan yang kami tawarkan. Kami berharap mereka dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang berharga untuk dibagikan kepada teman-teman mereka di Unissula,” tuturnya.

Program student exchange ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Unissula dan UKM, serta membuka peluang kerjasama yang lebih luas di masa depan. Fakultas Farmasi Unissula terus berkomitmen untuk menyediakan kesempatan belajar yang inovatif dan berstandar internasional bagi para mahasiswanya.

Selamat kepada Collin Angelicha dan Hagia Sofia atas kesempatan berharga ini. Semoga pengalaman ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan diri dan karier mereka di bidang farmasi.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Apoteker Unissula Kunjungi PT Sanbe Farma

Mahasiswa Program Profesi Apoteker Unissula mengadakan kunjungan industri ke PT SanbeFarma (30/8/2024). Unit yang dikunjungi adalah unit onkologi dan soft gel serta caprifarmarindo plant. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang proses produksi dan manajemen di industri farmasi.

Rombongan mahasiswa terdiri dari 95 orang. Mereka didampingi oleh Dr Indriyati Hadi Sulistyaningrum MSc dan apt Arifin Santoso MSc.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajak untuk melihat langsung proses produksi di pabrik, mulai dari penimbangan bahan baku, pembuatan sediaan farmasi, hingga pengemasan produk jadi. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan para profesional di PT Sanbe Farma mengenai tantangan dan peluang dalam industri farmasi, serta peran apoteker dalam memastikan kualitas dan keamanan produk.

Kaprodi Profesi Apoteker Dr apt Naniek Widianingrum MSc dalam sambutannya menyatakan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan dalam praktik di dunia industri.

“Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana proses produksi obat yang memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik(CPOB). Mereka juga diharapmemahami peran apoteker dalam menjaga mutu produk farmasi,” ujar Naniek.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti kunjungan, Rahmat Ilahi, mengungkapkan kesannya “Kunjungan bisa membuka wawasan kami tentang bagaimana industri farmasi beroperasi. Kami juga semakin memahami pentingnya peran apoteker di setiap tahap produksi obat,” ujarnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai tanda penghargaan atas kesempatan yang diberikan oleh PT Sanbe Farma. Fakultas Farmasi Unissula berharap kunjungan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang farmasi.

Categories
Uncategorized

Unissula Terima 9011 Mahasiswa Baru Terbanyak di Lingkup PTS Jateng

 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menggelar Pekan Taaruf untuk menyambutmahasiswa baru. Tidak tanggung-tangung, tercatat sebanyak 9.011 mahasiswa yang diterimapada angkatan 2024/2025 ini.

Bahkan Unissula tercatat sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan jumlah mahasiswabaru terbanyak tahun 2024 ini di Jateng. Adapun 9.011 mahasiswa baru tersebut denganrincian terdiri dari 4.360 mahasiswa untuk program S1 dan D3 serta Program Pascasarjana(2.457 orang) dan Profesi (2.194). Ada pula sebanyak 35 mahasiswa asing atau dari luarnegeri pada angkatan ini.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH mengatakan, animo masyarakat untuk kuliah di Unissula sangat tinggi. Bahkan tiga tahun berturut-turut, Unissula jumlah mahasiswa baruyang diterima, banyak. Tahun lalu, yakni tercatat sebanyak 7.353 mahasiswa yang diterima di Unissula.

”Terimakasih atas kepercayaan masyarakat untuk memilih Unissula sebagai tempat menimbailmu. Kami berharap, jika yang masuk atau diterima sebanyak 9.011 mahasiswa, makasebanyak itu juga lulus, dalam waktu yang bersamaan alias tepat waktu sesuai jenjangnya,” jelas Rektor Prof Gunarto, Selasa (3/9/2024) saat menyambut mahasiswa baru.

Pola pendidikan yang diajarkan di Unissula menurutnya adalah memadukan antara ilmupengetahuan dengan agama Islam, sehingga akan menghasilkan generasi khaira ummah. Melahirkan mahasiswa taqwa, jujur, berintegritas, pekerja keras, pantang menyerah dan sukses hidupnya. ”Dalam pekan taaruf ini, juga tidak ada yang namanya gojlok-gojlokan. Tetapi lebih pada pengenalan kampus, perkuliahan dan berlangsung dengan riangdan gembira,” jelasnya.

Rektor Unissula mengatakan, jika saat ini sudah 90 persen lebih program studi yang ada di Unissula terakreditasi Unggul.

”Unissula juga telah terakreditasi internasional dari ASIC yang berbasis di Inggris dan dariAbest21 yang berbasis di Jepang. Unissula unggul dalam pemeringkatan universitas di dunia. Unissula peringkat 401 dunia versi Times Higher Education. PTS Peringkat 9 versiWebometrics. PTS peringkat 6 nasional versi Times Higher Education. Peringkat 27 nasionaldiantara PTN PTS versi Times Higher Education. PTS Peringkat 1 di Jateng versi Times Higher Education & Edurank, PTS peringkat 1 di Semarang Versi Times Higher Educations & Edurank, dan keunggulan lainnya,” jelasnya.

Categories
Uncategorized

Fakultas Farmasi Beri Berbagai Penghargaan dari Dosen Terhits Sampai Tendik Tersolutif

Fakultas Farmasi Unissula menggelar penghargaan untuk mengapresiasi kinerja dosen dan tenaga pendidik di lingkungan fakultas pada 922/8/2024). Acara yang diadakan bersamaan dengan rapat awal semester ini bertujuan untuk memotivasi dan meningkatkan kualitas pengajaran serta pelayanan akademik di Fakultas Farmasi.

Acara dihadiri oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta pimpinan fakultas. Penghargaan tersebut diberikan kepada para dosen dan tenaga pendidik yang memilikidedikasi, inovasi, dan kontribusi luar biasa dalam mendukung proses pendidikan dan administrasi.

Penghargaan untuk dosen terdapat beberapa kategori. Tutor terbaik hati diraih oleh apt. Wilda Fhitriany Usman MFarm. Tutor terdisiplin diraih oleh apt Inesya Febrianing Rizki MFarm.Tutor ternyaman diraih oleh Dwi Endah Kusumawati MSi.

Tutor terfaforit diraih oleh apt Nadia Miftahul Jannah MPharm Sci. Dosen terbaik hati diraih oleh Rissa Laila Vifta MSi. Dosen terhumoris diraih oleh apt Rofi’uddin Ahmad MFarm. Dosen terdisiplin diraih oleh apt Hudan Taufik MSc. Dosen terhits diraih oleh apt Meki Pranata MFarm. Dosen termotifator diraih oleh apt Chilmia Nurul Fatiha MSc. Dosen terfashionable diraih oleh apt Fildza Huwaina Fathnin MKes. Dosen Terinspiratif diraih oleh Dr apt Rina Wijayanti MSc, dan dosen tervaforit diarih oleh apt Arman Suryani MPharm Sci.

Sementara itu, penghargaan untuk tenaga pendidik juga terdapat beberapa kategori yaitu: tendik terfast response diraih oleh Abid Hibatur Rahman Amd M. Tendik teramah diraih oleh Nafila Firda Dhiyaulhaq SAkun. Tendik tersolutif diraih oleh Cahyo Ajie Putro SE dan tendik terfaforit Aswar Anas SKom.

Dekan Fakultas Farmasi Dr apt Rina Wijayanti MSc, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pemenang dan seluruh sivitas akademika yang telah berpartisipasi aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di Fakultas Farmasi. “Pemberian penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi kita semua untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas dalam setiap aspek pekerjaan kita,” ujarnya. 

Selain pemberian penghargaan, rapat awal semester ini juga membahas berbagai agenda penting terkait strategi peningkatan mutu akademik dan administrasi di Fakultas Farmasi untuk semester yang akan datang. Salah satu agenda utama adalah penguatan kurikulum berbasis riset dan peningkatan kerja sama dengan berbagai industri farmasi guna mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi dari seluruh staf pengajar dan tenaga pendidik, Fakultas Farmasi Unissula optimis dapat terus menjadi salah satu fakultas farmasi terbaik di Indonesia yang menghasilkan lulusan berkualitas dan berintegritas tinggi.

Categories
Uncategorized

Sekda Banyumas Raih Gelar Doktor Hukum di Unissula

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie SSos MSi raih gelar doktor di Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Unissula. Dirinya berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka, Kamis (29/08/2024). Pihaknya menyoroti belum adanya regulasi penyelenggaraan parkir di jalan nasional dan jalan provinsi yang berbasis nilai keadilan.

Agus menjelaskan dalam UU No. 22 Tahun 2009 tidak menyebutkan regulasi penanganan parkir di jalan nasional dan provinsi. Juga belum adanya regulasi sanksi yang diterapkan terhadap pelanggaran parkir. “Dalam praktiknya fasilitas parkir hanya dapat diselenggarakan di jalan kabupaten, jalan desa atau jalan kota. Sedangkan di wilayah kabupaten/kota yang terdapat jalan nasional dan jalan provinsi juga hampir semuanya terjadi perparkiran,” jelasnya.

Dari hasil pengamatannya ditemukan belum terwujudnya nilai keadilan baik bagi pengguna jalan maupun pemerintah daerah dalam penyelenggaraan parkir. “Dibuktikan dengan adanya pungutan parkir yang tidak menjadi pendapatan daerah, tidak adanya dasar penetapan tarif, hingga terjadinya konflik perebutan lahan parkir yang akhirnya menjadi tanggungjawab pemda setempat,” jelasnya.

Sehingga pihaknya melakukan pembaruan regulasi dalam UU No. 22 Tahun 2009 pasal 43 ayat 3. Di dalamnya mengatur terkait penyelenggaraan parkir dan juga sanksi ketika terjadi konflik di jalan provinsi atau jalan nasional. “Fasilitas parkir di dalam ruang milik jalan hanya dapat diselenggarakan di tempat tertentu pada jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan desa, atau jalan kota yang harus dinyatakan dengan rambu lalu lintas, dan atau marka jalan,” jelasnya.

Sidang diketuai oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. Dengan tim penguji diantaranya Kaprodi PDIH Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum, Kaprodi Magister Kenotariatan Unissula Dr Nanang Sri Darmadi SH MH. Juga Wakil Rektor II Unsoed Dr Kuat Puji Prayitno SH MHum, Prof Dr Ahmad Busro SH MH, dan Prof Dr Lazarus Tri Setyawan SH MHum. Turut hadir Ketua Umum YBWSA Dr Bambang Tri Bawono SH MH, Dekan FH Unissula Dr Jawade Hafidz SH MH.

Categories
Uncategorized

Doktor Teknik Sipil Unissula Tekankan Pentingnya Teknologi dalam PengelolaanAngkutan Kota yang Berkelanjutan

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Unissula, Saiful ST MT berhasil meraihgelar doktor. Hal itu terkonformasi dalam ujian sidang terbuka doktor yang dilaksanakanRabu, (28/8/2024). Ia berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul model keberlanjutan pengelolaan angkutan kota dengan konsep kerjasama antar daerah. 

Menurutnya pengelolaan angkutan kota merupakan aspek penting dalam sistem transportasiperkotaan. Untuk mencapai keberlanjutan dalam pengelolaannya, berbagai faktor harusdiperhatikan, mulai dari lingkungan, ekonomi, hingga sosial. 

Secara keseluruhan keberlanjutan pengelolaan angkutan kota memerlukan pendekatanholistik yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, sosial, teknologi, dan partisipasimasyarakat. Dengan pendekatan ini, angkutan kota dapat menjadi pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan, efisien, inklusif, dan dapat diandalkan bagi masyarakat perkotaan. 

Permasalahan yang ada dalam pengelolaan angkutan kota belum mengevaluasi kondisi saranadan prasarana angkutan kota di kota maupun beberapa daerah termasuk di kabupaten Bogor. Selain itu dalam pengambilan keputusan sarana dan prasarana belum mempertimbangkankeberlanjutan angkutan kota, serta bagaimana mengetahui model perbandingan berpasangantentang pengelolaan angkutan kota. 

Tujuan penelitiannya adalah menjawab permasalahan angkutan kota baik diperkotaanmaupun kabupaten Bogor. Menggunakan metode pertama analisis SWOT mengevaluasi faktor SWOT secara sistematis dan terukur. Sumber data dari pakar sebanyak 5 orang terdiri dari 2 orang akademisi, 1 orang dari Organda kota Bogor dan 1 orang dari Dinas Perhubungan kabupaten Bogor, 1 orang dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). 

Selanjutnya menggunakan SPSS versi 26 dengan jumlah responden pengguna angkot 160 orang.  Metode kedua untuk menentukan model penyusunan keberlanjutan pada masing-masing wilayah studi di sembilan titik penelitian. Metode dengan konsep pendekatan Non-Parametric Multidimensional Scalling. 

Metode ketiga menghitung perbandingan berpasangan menggunakan model AHP. Berdasarkan pola 6 dimensi yaitu dimensi teknologi, dimensi tingkat pelayanan, dimensi ekonomi, dimensi lingkungan, dimensi sosial dan dimensi kelembagaan. 

Hasil Analisis data adalah alat yang berguna untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Faktor internal kekuatan 7 tentang pelayanan angkutan kota nilai (S) = 4,266, faktor internal kelemahan 7 kurang terjaminannya pelayanan angkutan kota nilai (W) = 2,714, faktor eksternal 5 peluang tentang pembangunan perekonomian di kota Bogor nilai  (O) = 3,279, faktor eksternal ancaman 7 pelanggaran operator angkutan kota nilai (T) = 2,965. 

Dengan menggunakan 160 responden pengguna angkutan kota paling dominan pelajar 47%, Mahasiswa 17%, Pedagang 13%, Guru 11% IRT dan Buruh masing-masing 4% dan pensiunan PNS 2% serta belum bekerja 1%, pensiunan BUMN 1%. 

Selanjutnya didapatkan persamaan linier berganda Y = 8,295 + 0,199X1 + 0,417X2, jika persepsi responden angkutan kota dan kepercayaan responden angkutan kota masing-masing 0 maka tingkat pelayanan akan menjadi maksimal=1. Artinya bahwa angkutan kota di perbatasan masih diminati dan masih tinggi. 

Strategi meningkatkan pengelolaan  angkutan kota menggunakan Multi Dimension Scallingskoring paling tinggi pada dimensi teknologi sebesar 75% pertigaan Salabenda. Artinya teknologi sebagai pengungkit utama. 

Perhitungan hasil perbandingan berpasangan menerapkan model pengelolaan angkutan kota pada kriteria teknologi juga menempati urutan pertama sebesar 0,402, sehingga teknologi sebagai tolak ukur pengelolaan angkutan kota saat ini. 

Para penguji dalam ujian terbuka doktor antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof IrPratikso MST PhD, Dr Ir Sri Wiwoho Mudjanarko ST MT IPM, Prof Dr Slamet Imam Wahyudi DEA, Prof Dr Ir Antonius MT, Ir Rachmat Mudiyono MT PhD, Prof Dr IrBambang Haryadi MSc.

Categories
Uncategorized

Teliti Strategi Pembangunan Jalan Tol Asep Suhana Raih Gelar Doktor di Program Doktor Teknik Sipil Unissula

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Unissula, Asep Suhana ST MT berhasil meraih gelar doktor. Hal tersebut terkonfirmasi dalam ujian terbuka doktor yang dilaksanakan di Fakultas Teknik Unissula (28/8/2024).

Dalam ujian terbuka tersebut Asep mempresentasikan disertasinya yang berjudul strategi pembangunan jalan tol berskema KPBU dengan pendekatan kriteria dan faktor keberhasilan proyek. Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso MST PhD, dan Prof Dr Ir Antonius MT.  penguji lainnya Ir Rachmat Mudiyono MT PhD, Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, dan Dr Ir Soedarsono MSi,

Menurut Asep Suhana, pembangunan jalan tol, di negara-negara berkembang banyak yang menggunakan skema pendanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Termasuk Indonesia. Skema pendanaan KPBU diyakini sebagai model proses pengadaan yang inovatif dan menawarkan prospek yang baik untuk masa depan industri konstruksi di dunia.

Namun dalam pelaksanaanya, saat ini Pemerintah Indonesia dihadapkan pada berbagai permasalahan yang berpotensi berdampak negatif pada pengelolaan dan pengembangan jalan tol. Oleh karena itu, tujuan utama penelitiannya adalah untuk mengembangkan metode evaluasi keberhasilan proyek dan menentukan strategi proyek pembangunan jalan tol berskema KPBU saat ini dan masa depan.

Metodologi Penelitian ini, menggunakan pendekatan metode campuran sekuensial eksploratori (Exploratory sequential mixed methods) yang melibatkan empat tahap penelitian. Tahap pertama, mengidentifikasi faktor dan kriteria keberhasilan proyek dengan menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dari jurnal ilmiah bereputasi dari berbagai negara mulai tahun 2014 s.d. 2023, dilanjutkan dengan analisis kuantitatif dengan mengembangkan kuesioner tahap 1 dengan skala Guttman.

Tahap kedua, berdasarkan temuan dari tahap pertama, dikembangkan kuesioner tahap 2 dengan skala Likert lima poin untuk menentukan hubungan kausalitas antar faktor keberhasilan dengan kriteria keberhasilan proyek dan ranking indikator yang sangat penting.

Tahap ketiga, menentukan bobot kriteria keberhasilan proyek, dimulai dengan mengembangkan hasil temuan dari tahap 2, menjadi model hirarki yang dilanjutkan dengan membuat kuesioner tahap 3 dengan skala sembilan poin.

Tahap keempat, menentukan strategi dan arah pembangunan jalan tol saat ini dan masa depan menggunakan analisis SWOT. Hasil temuan dari tahap 3, dikembangkan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan peluang dan ancaman, dilanjutkan dengan menentukan bobot dan rating melalui kuesioner tahap 4 dengan skala 9 poin dan skala 4 poin.

Dalam menganalisis data pada penelitian ini digunakan metode Relative Importance Index (RII), metode statistik multivariate dengan bantuan software analysis Partial Least square (PLS-SEM) dan metode analytical hierarchy process (AHP) dengan bantuan software Expert Choice 11.

Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa terdapat hubungan kausalitas positif dan signifikan antara faktor keberhasilan terhadap kriteria keberhasilan proyek, 20 indikator keberhasilan proyek yang sangat penting, empat dimensi keberhasilan proyek yang dibagi dalam 15 bobot sub faktor untuk mengevaluasi keberhasilan proyek dan menemukan strategi pembangunan jalan tol saat ini dan masa depan.

Hasil studi ini dapat digunakan oleh pemerintah maupun praktisi bisnis untuk mengevaluasi keberhasilan proyek dan menentukan srategi pembangunan jalan tol berskema KPBU saat ini dan masa depan yang efektif.

Categories
Uncategorized

Rektor Unissula Desak Polrestabes Semarang Bebaskan Mahasiswa Yang Diamankan Saat Demo

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang Prof Dr Gunarto SH MH mendesak Polrestabes Semarang untuk membebaskan sembilan mahasiswa  yang ditangkap oleh pihak kepolisian, saat berlangsung aksi demo mengkritisi pemerintahan, di depan DPRD dan Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda Kota Semarang kemarin sore.

Adapun sembilan mahasiswa tersebut, satu orang diantaranya dari Unissula dan saat ini masih diamankan di Polrestabes Semarang.

”Kami datang hari ini untuk silaturahmi ke Bapak Kapolrestabes, sudah janjian (namun Kapolrestabes ada acara di KPU-red). Saya membawa aspirasi mahasiswa sebagai pemimpin masa depan. Untuk teman-teman yang ditahan, saya ingin untuk bisa dikeluarkan hari ini. Ada tiga hal pertimbangan, mereka saat melakukan aksinya, membawa aspirasi masyarakat membawa Kota Semarang dan Jateng damai, untuk mengawal keputusan MK, terkait dengan penolakan revisi UU Pilkada,” jelasnya, di Polrestabes Semarang Selasa (27/8/2024).

Rektor Unissula mengatakan, alasan kedua, para mahasiswa juga harus kuliah, maka supaya bisa ikut kuliah agar jika dilakukan penyidikan agar jangan dimolor-molor, tetapi agar dipercepat.

”Mereka aktivis yang cerdas, bisa menjawab cepat penyidikan, selanjutnya penyidikan segera ditandatangani dan mahasiswa dikeluarkan, karena merugikan mahasiswa yang ditahan,” jelasnya.

Alasan ketiga, menurutnya, perlunya adanya pendekatan Restorative justice sebagai alternatif penyelesaian dengan dialog dan mediasi.

”Pendekatan ini lebih mementingkan pendekatan perdamaian dari sisi hukum, tidak dibawa ke ranah pidana,” jelasnya.

”Apalagi saat pengamanan, polisi diduga menggunakan peluru karet yang ditembakkan, dan ini juga menimbulkan kecemasan pada mahasiswa. Sehingga saya juga akan menyampaiakan ke Polda Jateng, supaya polisi yang melakukan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) dengan peluru karet dan gas air mata (yang menyebabkan sakit kata mahasiswa) untuk juga diproses di Propam (Profesi dan Pengamanan). Perlu keseimbangan yang adil, tidak hanya mahasiswa (yang ditangkap). Maka, kami berharap ada upaya-upaya damai,” kata Rektor yang didampingi juga Wakil Rektor 3 Muhammad Qomaruddin, S.T. M.Sc Ph.D, Dekan Fakultas Hukum Unissula Dr Jawade Hafidz, dan tim hukum Unissula.

Seperti diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengkritisi pemerintahan, dalam demo bersama BEM se-Kota Semarang dan masyarakat dalam aliansi “Gerakan Rakyat Jawa Tengah Menggugat,” Senin (26/8/2024) di depan kantor DPRD Kota Semarang, Jalan Pemuda.