Categories
Uncategorized

Mahasiswa Fakultas Hukum Unissula ke Polda Bali

Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unissula menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Polda Bali. Kegiatan diselenggarakan mulai 27-31 Mei 2024 diikuti oleh 120 mahasiswa.

Menurut Kaprodi Ilmu Hukum Dr Muhammad Ngazis SH MH kegiatan ini dalam rangka memenuhi kegiatan belajar mahasiswa. “KKL ini untuk memenuhi kegiatan belajar mahasiswa dan menambah wawasan di bidang hukum yang terjadi pada perkembangan terbaru, khususnya di daerah Bali,” ungkapnya, Senin (3/6/2024).

Pihaknya menerangkan Bali menjadi tujuan lokasi KKL karena di Bali antara hukum adat dan hukum negara dapat berjalan berdampingan. “Di Bali ini hukum adat dan positif bisa berjalan berdampingan dan juga banyak orang asing yang datang ke Bali sebagai magnet wisata, sehingga hukum yang ada di sana benar-benar lengkap, mulai dari hukum adat, hukum positif, dan hubungan internasional dengan negara lain ada,” jelasnya.

PLH Karo SDM AKBP Rico Taruna mengucapkan selamat datang kepada rombongan Unissula di Polda Bali. Pihaknya juga berterimakasih karena Polda Bali sudah dipilih menjadi tempat KKL mahasiswa FH Unissula.

Selanjutnya mahasiswa mendapatkan materi dari PLH Kasubbid Sunluhkum Polda Bali Kompol I Nyoman Gatra SH MH. Dengan tema implementasi hukum adat dan hukum posistif dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di daerah hukum Polda Bali.

Categories
Uncategorized

Ir Didik Purwanto Raih Gelar Doktor

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Fakultas Teknik Unissula, Ir A Didik Setyo Purwanto ST MT ASEAN Eng ACPE melaksanakan ujian terbuka promosi doktor pada Senin (3/6/2024). Ia berhasil mempertahankan desertasinya yang berjudul model oprit jembatan dengan struktur precast concrete-cell box untuk mengatasi penurunan diferensial.

Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso, MST PhD, Ir Rachmat Mudiyono MT PhD, Prof Yusep Muslih Purwana ST MT PhD, Prof Dr Ir Antonius MT, Dr Henny Pratiwi Adi ST MT dan Dr Ir Soedarsono MSi.

Oprit merupakan segmen penghubung trase jalan ke jembatan, secara konvensional umumnya direncanakan dengan tanah timbunan dan dipadatkan per layer. Banyak kasus kegagalan, dimana masa layanan jembatan dan oprit berbeda dimana badan oprit lebih cepat terjadi penurunan.

Istilah penurunan oprit atau ketidakrataan (unevenness) /benjolan (bump) antara struktur pelat injak dengan ujung jembatan (back-wall), yang berakibat fatal terhadap stuktur utama jembatan.

Sedangkan bump pada oprit disebabkan oleh penurunan diferensial antara jembatan dan timbunan oprit yang berdekatan dengan ujung struktur jembatan. Penurunan elevasi oprit yang menyebabkan patahnya pelat injak pada jembatan.

Oleh karena itu ia merumuskan bagaimana rekayasa desain oprit agar tidak terjadi bump yang disebabkan oleh penurunan diferensial, pada zona 0 – 5 meter di belakang struktur abutment, peralihan antara ujung tumpuan jembatan, pelat injak dan perkerasan. Kemudian bagaimana mendesain serta mengembangkan numerical dan physical modeling, dimana pelat injak tertumpu sistem komposit dengan Metode Prototipe Model struktur PCcB.

Serta bagaimana merumuskan pemodelan dan menganalisa stabilitas struktur PCcB akibat beban yang bekerja pada skala eksperimen laboratorium dengan Metode Elemen Hingga (Finite Element Method, FEM)-Plaxis, serta perbandingan skala terhadap aktual lapangan.

Hasil rekayasa dan eksperimen, struktur PCcB dapat dikembangkan sebagai evaluasi desain untuk tujuan umur layanan konstruksi jangka panjang. Uji beban rencana 20 kN  prototipe pelat injak konvensional tanpa PCcB  diperoleh penurunan sebesar 3.00 – 3.78 mm. Dengan struktur PCcB nilai penurunan 0.00 – 0.01 mm.

Hasil eksperimen dan analisis terhadap numerical modeling dan physical modeling pada uji pembebanan prototipe model struktur PCcB, diperoleh: a. Pada kemiringan oprit 0% – 5%, beban uji 26.6447 kN s/d. 29.1650 kN, penurunan = 0.00 mm. b. Pada kemiringan oprit 0% – 5%, beban uji 38.1185 kN s/d. 38.7951 kN, penurunan = 0.01 mm.

Selisih penurunan antara prototipe model PCcB laboratorium dengan validasi Plaxis dan Midas GTS NX: a. Beban rencana 20 kN, prototipe = 0.00 mm, Plaxis rata-rata = 0.21 mm dan Midas GTS NX = 0.00 mm.

  1. Beban ditingkatkan: – 26.6447 kN s/d. 29.1650 kN, prototipe PCcB = 0.00 mm, Plaxis = 0.37 mm – 38.1185 kN s/d. 38.7951 kN, prototipe PCcB = 0.01 mm, Plaxis = 0.41 mm – Seluruh beban uji diatas validasi Midas GTS NX diperoleh displacement rata-rata = 0.00 mm.
  2. Tanpa struktur PCcB, pelat injak dengan skala prototipe, diberikan beban maksimum 38.80 kN terjadi penurunan sebesar 24.60 mm – 37.80 mm.
  3. Skala prototipe : lapangan = 1 : 5 = 20 kN : 100 kN (=10.20 ton) Terhadap aktual lapangan, penurunan maksimum 0.05 mm, Plaxis penurunan antara 0.25 – 0.41 mm dan Midas GTS NX penurunan maks 0.03 mm. Interaksi struktur tanah diperoleh nilai tekanan tanah 105.15 kPa lebih besar dari tekanan tanah yang diijinkan 117.50 kPa, desain memenuhi terhadap parameter geser, lentur dan tekanan tanah.

Ia pun memberikan saran untuk keperluan perencancaan oprit jembatan tetap perlu dilakukan rekayasa geoteknik dalam mengantisipasi tanah dasar yang sangat lunak dengan dasar kajian teknik soil improvement dan /atau soil reinforcement.

Peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan struktur PCcB ini dengan lokasi jembatan yang sangat dipengaruhi pola aliran sungai terutama pada daerah pasang surut.

Pengembangan selanjutnya perlu dilakukan kajian dan analisis terhadap beban horizontal untuk mengatasi beban impact, dimana akan mengalami suatu beban kejut dalam pengoperasianya. Serta memberikan informasi tentang perilaku kegagalan material atau komponen yang mengalami pemuatan cepat.

Struktur PCcB yang telah ditinjau dalam penelitian dan rekayasa desain, direkomendasikan dapat dipergunakan sebagai pengganti oprit dalam mengatasi terjadinya penurunan diferensial.

Ia merupakan lulusan ke 29 dengan IPK 3,75 dengan masa studi ditempuh 3 tahun 9 bulan.

Categories
Uncategorized

Supaya Tak Merugi Mahasiswa KIPK Harus Berprestasi

Forum Bidikmisi dan KIPK Sultan Agung (Forbisa) mengadakan acara Forbisa Bersholawat. Acara dilaksanakan di Sport Center kampus Unissula pada Sabtu (1/6/2024). Sholawat diiringi oleh grup As Syauq dari Demak.

Di sela sela acara Pendiri Grup Sholawat Gandrung Nabi, Amin Harjono mengajak kepada anggota Forbisa untuk menjadi mahasiswa berprestasi. “Sebagai mahasiswa yang mendapat sumbangan beasiswa dari negara harusnya bisa memanfaatkan peluang meraih prestasi baik secara akademik diperkuliahan maupun kegiatan non akademik. Kalau sampai tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut maka termasuk orang yang merugi,” ucapnya.

Sementara itu ketua pelaksana Muhammad Alfi Ni’am menyampaikan Forbisa Bersholawat merupakan acara tahunan dari organisasi. Selain sebagai acara sholawat juga sebagai ajang forum silaturahmi antar mahasiswa KIPK dengan para pengurus. Tujuannya agar ada kebersamaan dan rasa persaudaraan sehingga tidak ada jarak antar mahasiswa dengan para pengurus KIPK.

“Forbisa Bersholawat ini adalah acara yang ditunggu tunggu bagi mahasiswa KIPK. Selain forum silaturahmi juga bisa menambah teman baru antar fakultas. Sekaligus diselenggarakan untuk  memperingati hari lahir Forbisa yang ke tujuh tahun berdiri,” pungkasnya.

KIPK merupakan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang diberikan oleh negara kepada para mahasiswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Para pendaftar beasiswa KIPK bisa memilih kuliah baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Unissula merupakan salah satu universitas swasta yang setiap tahunnya menerima mahasiswa KIPK tersebut.   

Categories
Uncategorized

Unissula Selenggarakan Ujian Masuk Prodi Kedokteran

Panitia pendaftaran mahasiswa baru (PMB) Unissula akan melaksanakan ujian bagi calon mahasiswa Prodi Kedokteran Umum pada Kamis 20 Juni 2024. Bagi calon pendaftar dapat melakukan pedaftaran secara online di pmb.unissula.ac.id hingga 19 Juni 2024. Peserta juga diwajibkan melalukan verifikasi berkas secara offline di kampus Kaligawe KM 4 Semarang maksimal tanggal 19 Juni 2024 hingga pukul 17.00.

Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Dr Setiawan Widiyoko SH MKn menyampaikan banyak keunggulan kuliah di Kedokteran Unissula. Keunggulannya antara lain telah terakreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Juga terakreditasi internasional dari ASIC yang berbasis di Inggris. “Hal itu membuktikan bahwa Prodi Kedokteran Unissula memiliki daya saing nasional dan internasional,” ungkap Setiawan.

Lebih lanjut ia menjelaskan Prodi Kedokteran Unissula memiliki sarana dan prasarana yang modern. Memiliki Rumah Sakit Pendidikan Rumah Sakit Islam Sultan Agung yang terakreditasi paripurna. Memiliki jaringan Kerjasama internasional yang sangat luas. Memiliki ribuan alumni yang tersebar dan berkontribusi pada bidang kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Pendaftaran akan ditutup jika kuota terpenuhi oleh karena itu bagi yang ingin kuliah di Kedokteran Unissula diharap mendaftar lebih awal,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Unissula Perkuat Close Loop System

Close loop system memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan institusi. Tidak terkecuali kampus Unissula yang akan berdampak dengan meningkatnya kinerja close loop system. Hal ini disampaikan oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH dalam acara open kitchen Larisza PT Genesa, Jum’at (31/05/2024). “Close loop system untuk dijalankan dan ditingkatkan sehingga Unissula akan cepat berkembang karena ditopang oleh Yayasan yang kaya,” ungkapnya.

Larisza merupakan salah satu bidang usaha dari PT Genesa yang bergerak di bidang kuliner. Dengan evaluasi dan testimoni yang bagus diharapkan Larisza menjadi pilihan bagi seluruh civitas akademika ketika mengadakan acara dan memerlukan snack ataupun makan. “Rasanya enak sekali. Menunya juga sangat banyak, ada 17 menu yang disediakan. Sehingga karyawan, tendik, pimpinan fakultas bisa pesan makan di Larisza. Kalau rasanya tidak enak dikembalikan saja tidak usah dibayar. Itu testimoni saya,” ungkapnya.

Pihaknya juga menjelaskan selain di bidang kuliner, PT Genesa yang di bawah naungan YBWSA juga menyediakan berbagai layanan jasa. Diantaranya jasa percetakan di SA Press, jasa tour and travel hingga umroh di SA Tour, garmen (pengadaan jaket KKN, almamater, toga), serta pemeliharaan Ac dan gedung, dll.

Turut hadir pimpinan lembaga/unit, dekan, wakil dekan, dan segenap pejabat struktural di lingkungan Unissula.

Categories
Uncategorized

PBSI Unissula Seminarkan Tantangan Bahasa Indonesia di Era Digital

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unissula bekerjasama dengan Prodi PBSI Universitas Lampung mengadakan Seminar Nasional. Tema yang diangkat  problematika bahasa dan sastra Indonesia di era digital.

Acara yang dilaksanakan Kamis (30/5/2024) tersebut dihadiri 300 peserta yang terdiri atas akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pemerhati bahasa dan sastra dari berbagai provinsi di Indonesia. Tema yang diangkat dalam seminar kali ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, di mana era digital membawa berbagai tantangan dan peluang bagi bahasa dan sastra Indonesia. Seminar ini membahas bagaimana bahasa dan sastra kita berkembang, menghadapi tantangan, dan beradaptasi di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat.

Hadir sebagai narasumber Prof Dr Kunjana Rahardi MHum. Pakar linguistik dari Universitas Sanata Dharma itu dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketika teknologi bergeser, secara otomatis bahasa juga akan ikut bergeser. Dengan demikian kita harus mengikuti perkembangan tersebut supaya kita tidak ketinggalan dan tetap bisa mengikuti perkembangan bahasa-bahasa baru.

Narasumber lainnya Dr Turahmat SH SPd MPd pakar pembelajaran sastra dari Unissula itu menyampaikan sisi positif dalam pembelajaran sastra digital. Membantu mempermudah ketika penulis akan menyalurkan bakat atau kreativitas sastra.

Narasumber ketiga Dr I Wayan Ardi Sumarta MPd dari Universitas Lampung mengungkapkan bahwa orang dikatakan pandai berbahasa ketika orang tersebut menguasai estetika kata dan berbahasa supaya tidak menimbulkan multi tafsir.

“Seminar ini sangat bermanfaat, saya mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana kita bisa menjaga keutuhan bahasa dan sastra Indonesia di tengah gempuran teknologi digital,” kata Debby, seorang mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.

Categories
Uncategorized

Alumni FTI Unissula Berbagi Pengalaman Membangun Karir Sejak Dini

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unissula menyelenggarakan seminar membangun karir masa depan sejak kuliah, Jum’at (31/05/2024). Acara yang diselenggarakan di kampus Unissula dan diikuti oleh mahasiswa lintas fakultas.

Dekan FTI Unissula Dr Ir Novi Marlyana ST MT menyebut seminar ini merupakan kesempatan yang sangat berharga. “Sebagai modal dan kompetensi jadi nanti teman-teman bisa menghasilkan portofolio yang nanti menjadi bekal yang sangat mumpuni. Sehingga nanti mahasiswa bisa menggali informasi menggali kompetensi dari pakarnya,” jelasnya dalam sambutan.

Selanjutnya General Manager PT Nihon Seiki Indonesia Widodo Bodro Husodo SE sebagai pembicara memaparkan tentang perkembangan industri saat ini. “Situasi industri yang saat ini dihadapi produknya kompetitif, sehingga menuntut adanya perbaikan yang terus menerus. Selain itu kita dituntut untuk menjadi multi skill. Sebagai lulusan IT ketika masuk kerja disuruh angkat kabel dan sebagainya. Artinya kita tidak bisa memilih pekerjaannya, kita harus jadi multitalent, multi skill,” ungkapnya.

Selain itu dirinya juga menyebut harus bisa adaptif. “Anda harus bisa beradaptasi terhadap tuntutan yang datang dari dalam dan luar sehingga akan terdapat keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan dan tuntutan lingkungannya,” jelasnya.

Selain Widodo, hadir Muhammad Nagi ST yang merupakan alumni FTI Unissula dan bekerja di PT PLN. Juga Dimas Surya Wirastama sebagai pembicara selanjutnya.

Categories
Uncategorized

Hindari Plagiarisme Mahasiswa Diberi Pelatihan Turnitin

Perpustakaan Unissula menyelenggarakan pelatihan Turnitin bagi mahasiswa. Pelatihan digelar secara hybrid. Adapun acara offline digelar di aula lantai 3 Perpustakaan Unissula, Kamis (30/5/2024). Kepala Perpustakaan Unissula Moh Aris Siswanto SH MH menyebut pelatihan Turnitin akan diselenggarakan secara periodik menjelang wisuda, yaitu empat kali dalam setahun. “Jadi program pelatihan Turnitin ini merupakan arahan dari Rektor, dimana pelaksanaannya akan dilakukan secara periodik menjelang wisuda,” jelasnya.

Pihaknya juga menyebut pelatihan Turnitin 
merupakan bekal penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa. “Agar mahasiswa berhati-hati dalam menulis karya ilmiah, menulis skripsi agar tidak melanggar plagiarisme. Karena konsekuensinya sangat besar, yaitu bisa dicabut gelar akademiknya. Selain itu juga dalam rangka mendukung integritas akademik,” jelasnya.

Wakil Rektor I Unissula Dr Andre Sugiyono juga menyebut pentingnya pelatihan ini. Sehingga menurutnya Turnitin menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa terutama dalam menghasilkan karya ilmiah. “Karena untuk mahasiswa S1 ada tugas akhir menulis skripsi sehingga dengan pelatihan ini untuk menghindari plagiarisme. Nanti harapannya mahasiswa tidak hanya mendapatkan pelatihan Turnitin, namun juga media-media lain seperti Mendelay dan lainnya yang dimiliki perpustakaan,” ungkapnya sekaligus membuka acara pelatihan.

Acara dilanjutkan dengan pelatihan yang disampaikan oleh Staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula Citra Fitriyah. Dimulai dengan pengenalan media Turnitin dan juga praktik oleh para peserta.

Categories
Uncategorized

Doktor Baru Teknik Sipil Unissula Temukan Pendeteksi Kegagalan Bangunan 

Sayfuddin ST MT, mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Unissula mengikuti ujian terbuka doktor di Fakultas Teknik Unissula pada Senin (27/5/2024). Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul model penilaian dan strategi pengelolaan tingkat risiko kegagalan bangunan dan pelaksanaan konstruksi berbasis aplikasi.   

Menurtnya infrastruktur bangunan memiliki peranan krusial dalam membangun peradaban suatu bangsa. Menghasilkan infrastruktur bangunan yang berkualitas bukan hal yang mudah. Ada banyak tantangan bahkan peluang gagal dalam perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan infrastruktur. Faktor risiko penyebab kegagalan bangunan dan pelaksanaan konstruksi bisa berasal dari aspek teknis, kesalahan manusia, juga faktor alam.

Indonesia, sebagai negara dengan pertumbuhan pesat, menghadapi tantangan keberlanjutan dan keandalan infrastruktur bangunan. Salah satu provinsi yang konsen terhadap hal itu yakni Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok, beberapa tahun terakhir menjadi pusat pembangunan infrastruktur. Terlebih setelah diterbitkannya Perpres RI No. 84/2021, yang menetapkan daerah tersebut sebagai salah satu destinasi Pariwisata Nasional.

Dalam dekade terakhir, terjadi peningkatan pembangunan terutama di bidang konstruksi bangunan, namun juga disertai dengan fenomena banyaknya kasus kegagalan pelaksanaan konstruksi maupun bangunan.

Berdasarkan kesamaan karakteristik kondisi alam dan karakter manusianya, maka lokasi penelitian diadakan pada proyek atau bangunan bermasalah yang berada di kawasan Lombok sebagai daerah sampel penelitian.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model penilaian dan strategi pengelolaan tingkat risiko kegagalan bangunan dan pelaksanaan konstruksi berbasis aplikasi. Metode penelitian menggunakan kombinasi penelitian diskriptif dan kuantitatif dengan skala likert.

Tahap pertama melibatkan 22 responden yang terkait dengan 22 kasus proyek gagal konstruksi dan bangunan, menghasilkan 19 variabel penyebab kegagalan yang relevan. Tahap kedua melibatkan 88 responden menggunakan kuisioner dari variabel hasil tahap pertama, diikuti oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji tingkat risiko menggunakan Metode Severity Index dan Probability and Impact Matrix.

Hasil analisis memperlihatkan sejumlah faktor risiko penyebab kegagalan pelaksanaan konstruksi dan kegagalan bangunan, mengidentifikasikan 19 Faktor-faktor risiko penyebab kegagalan bangunan dan pelaksanaan konstruksi dimana nilai scorenya diambil diatas 80, diantaranya yang masuk katagori penyebab kegagalan bangunan sebanyak 4 variable dan faktor penyebab kegagalan pelaksanaan konstruksi sebanyak 15 variabel.

Penelitian ini juga membagi risiko ke dalam dua kategori utama: kegagalan bangunan kegagalan dan Pelaksanaan Konstruksi, dengan mengidentifikasi tingkat risiko tinggi, sedang, dan rendah untuk masing-masing kategori, dari 19 Variabel Kegagalan Pelaksanaan Konstruksi dan Bangunan ada 2 variabel tingkat risikonya rendah, 14 Variabel tingkat risikonya sedang dan 3 Variabel yang tingkat risikonya tinggi, dan juga dapat merumuskan strategi pengelolaan tingkat resiko dengan menyusun langkah-langkah pengurangan risiko dan antisipasi dan solusi, yang dapat meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan proyek konstruksi secara keseluruhan.

Penelitian ini juga menghasilkan aplikasi Risk Level Pro App yang membantu dalam deteksi, analisis, dan pengelolaan risiko kegagalan, memberikan kontribusi pada peningkatan proses industri konstruksi di masa yang akan datang.

Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso MST PhD, Dr Henny Pratiwi Adi ST MT, Prof Jati Utomo DH STMM MSc PhD, Prof Dr Ir Antonius MT, dan Dr Ir Kartono Wibowo MM MT.

Sayfuddin lulus dengan predikat cumlaude IPK 3,81. Masa studi 2 tahun 9 bulan dan merupakan lulusan ke 27 di Program Doktor Teknik Sipil Unissula.

Categories
Uncategorized

Danang Atmojo Raih Gelar Doktor Teknik Sipil

Mahasiswa Program Doktor Tenik Sipil Unissula, Danang Atmodjo mengikuti ujian terbuka doktor pada Sabtu (25/5/2024). Ia berhasil mempertahankan disertasinya di depan para penguji. Disertasinya berjudul model persimpangan tidak sebidang jalan tol dan konvensional (non tol) di kawasan rawan banjir.

Penelitiannya dilatarbelakangi oleh masalah aksesibilitas di kawasan yang tergenang akibat banjir, terutama pada jaringan jalan tak sebidang jalan tol dan jalan konvensional (non tol), yang mempengaruhi mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Tujuan penelitian adalah mendapatkan solusi alternatif untuk meningkatkan aksesibilitas di kawasan tersebut dengan mengembangkan model persimpangan tak sebidang antara jalan tol dan konvensional (non tol) serta menganalisis kelayakan ekonomi alternatif yang terpilih.

Metode yang digunakan meliputi Analytical Hierarchy Process untuk pemilihan model persimpangan dengan aplikasi Expert Choice v.11, penentuan debit banjir secara rasional, dan analisis kelayakan ekonomi menggunakan NPV, BCR, dan IRR.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kriteria pemilihan model alternatif persimpangan meliputi biaya konstruksi, teknik pelaksanaan, waktu, operasional, kenyamanan, dampak lingkungan, dan sosial. Model persimpangan terpilih adalah alternative III, yaitu underpass B, dengan elevasi jalan tol dan box culvert tetap, disertai pembangunan mikro polder. Alternatif III mendapatkan poin 0,403 pada aplikasi Expert Choice v.11, sementara alternative I 0,279 poin dan alternative II 0,318 poin.

Novelty dan inovasi alternative III sebagai alternatif terpilih yaitu dengan melakukan perhitungan hidrologi dan analisis ekonomi teknik untuk menunjukkan bahwa pembangunan mikro polder layak secara ekonomi. Berdasarkan analisis hidrologi, mikropolder pada alternative III membutuhkan pompa kapaistas total 100 liter/detik, dibutuhkan waktu 14 jam untuk membuang volume banjir akibat hujan 3 jam kala ulang 10 tahun. Analisa kelayakan ekonomi yang digunakan yaitu NPV sebesar Rp11.376.052,67, BCR > 1, dan IRR sebesar 9,040812% pada tingkat bunga 8% per tahun. Oleh karena itu, pembangunan mikro polder di sekitar underpass merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi genangan air dan banjir serta layak secara ekonomi.

Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA,  Dr Henny Pratiwi Adi ST MT,  Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc,  Prof Ir Pratikso, MST PhD,  Prof Dr Ir Antonius MT, dan  Dr Ir Soedarsono MSi.  

Danang meruapakan lulusan ke 26 di Program Doktor Teknik Sipil Unissula. Ia lulus dengan IPK 3,62.