Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika

Unissula resmi membuka Prodi Magister Pendidikan Matematika. Hal itu seiring dengan telah turunnya izin dari Menteri Dikti Sains Teknologi  Nomer 904/B/0/2025 pertanggal 13 Oktober 2025.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyambut baik pendirian program tersebut. “Alhamdulilah, saya menyambut gembira didirikannya Prodi Magister Pendidikan Matematika yang tidak hanya fokus pada penguasaan teori dan praktik pendidikan matematika, tetapi juga pada penguatan karakter islami dan integrasi ilmu dengan iman. Semoga melalui program ini, lahir para ilmuwan, pendidik, dan pemimpin pendidikan yang mampu menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan zaman, serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan bangsa,”ungkapnya (17/10/2025).

Sementara itu dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unissula, Dr Muhamad Afandi MPd MH menyampaikan Prodi Magister Pendidikan Matematika memiliki banyak keunggulan. Keunggulannya antara lain menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Program ini memfokuskan diri pada penguatan kompetensi pedagogik, riset, dan inovasi pembelajaran matematika, khususnya dalam konteks inklusi pendidikan dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Keunggulan lainnya yaitu dalam hal SDM dosen yang kompeten bergelar profesor dan doktor. Memiliki  lingkungan akademik yang religius, serta budaya riset yang kuat, program ini menjadi wadah strategis bagi para calon magister untuk mengembangkan diri menjadi agen perubahan dan pembaharu dalam pendidikan matematika islami di era digital.

Lebih lanjut Muhamad Afandi menyampaikan hadirnya Prodi Magister Pendidikan Matematika Unissula akan memfasilitasi alumni S1 Pendidikan Matematika dan PPG Unissula maupun dari universitas lain untuk mendapatkan pendidikan yang berkwalitas dengan biaya yang terjangkau.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tim Debat Unissula Lolos Tahap Nasional NUDC

Tim debat Unissula berhasil lolos ke tahap nasional pada ajang National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025. Mereka adalah Vania Fatikharahma, Dzulfikar Maula Al-Farizi, Angerika Della Oktaviana, dan Rian Hidayat (S1 Manajemen). Selain itu Fadhil Ahmad Ghonni (S1 Sastra Inggris), dan Ekky Dimas Krismanto (S1 Informatika). Tim juga mewakili LLDIKTI Wilayah VI dalam liga nasional yang diselenggarakan di Universitas Soedirman pada 20–27 Oktober 2025.

Wakil Rektor III Unissula M. Qomaruddin ST MSc PhD memberikan apresiasi dan motivasi kepada para delegasi. “Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan berharga seperti ini. Karena itu, teruslah menyalakan api semangat dan jangan lupa untuk selalu meminta doa restu orang tua sebelum babak lomba dimulai. Itu akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” ungkapnya, Jumat (17/10/2025).

Sementara Kepala Lembaga Pengembangan Alumni dan Mahasiswa (LPKA) Unissula, Ady Fajar Putranto SE menyampaikan pihaknya akan terus memberikan dukungan terbaik bagi para delegasi. “Tim debat Unissula tidak pernah absen di liga nasional selama tiga tahun berturut-turut. Ini bukti nyata bahwa mahasiswa kita mampu bersaing di level nasional. Kami berharap capaian ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi,” jelasnya.

Selain itu Kabid Penalaran dan Penelitian LPKA M. Said Hidayatullah MPd menambahkan, “Semoga Allah memudahkan perjuangan adik-adik menuju babak final NUDC dan KDMI, menghadapi 96 Tim debater dari berbagai penjuru Indonesia. Seluruh ikhtiar dan proses pematangan persiapan sudah dilakukan dengan sungguh-sungguh, kini saatnya membuktikan di arena kompetisi. Bersama doa dan dukungan terbaik dari seluruh civitas Unissula semoga tahun ini tim debat bisa meraih juara,” ujarnya.

Adapun kompetisi akan berlangsung dengan delapan babak. Yaitu debat utama, dilanjutkan tahap semifinal dan final yang akan menentukan delegasi terbaik menuju World Universities Debating Championship (WUDC).

Categories
Headline Kampus Nasional News

DPD RI dan Unissula Bahas Prolegnas, Dorong DPR Sahkan UU Perampasan Aset

Fakultas Hukum (FH) Unissula Semarang dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, menggelar Focus Group Discussion (FGD). Diskusi tersebut dalam rangka studi empirik tindak lanjut Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2026 dan Prolegnas jangka menengah 2025-2029 usulan DPD RI.

Dekan FH Unissula Prof Dr H Jawade Hafidz SH MH mengatakan, DPD RI merupakan salah satu lembaga tinggi negara yang punya peran penting dalam mengajukan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk diajukan ke DPR RI.

Dalam pembahasan prolegnas kali ini, menurut Prof Jawade, FH Unissula mengusulkan agar RUU Perampasan Aset Koruptor segera disahkan. Dimana dalam hal ini, Unissula mendorong DPD RI untuk mendesak DPR RI mengesahkannya. Pasalnya RUU Perampasan Aset sudah menjadi rekomendaai mahasiswa dan rakyat ke pemerintah.

Selain itu, Prof Jawade juga mengusulkan adanya RUU Badan Usaha Milik Daerah. RUU Badan Usaha Milik Daerah, menurutnya, sangat penting, mengingat pengelolaan daerah saat ini tidak ada kordinasi antar daerah, sehingga dampaknya rakyat yang merasakan.

Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI Dr H Abdul Kholik SH MSi mengatakan, kegiatan FGD ini dilaksanakan dalam rangka kerjasama dengan perguruan tinggi (termasuk dengan kampus lain). Diskusi ini bertujuan untuk mendalami perspektif akademis dan empiris mengenai implementasi mekanisme pembahasan RUU DPD sesuai dengan ketentuan Pasal 166 Undang-Undang tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3) serta Peraturan DPR Nomor 1 dan Nomor 2 Tahun 2020.

Pelibatan akademika dalam studi empirik ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan terkait Program Legislasi Nasional prioritas tahun 2026 dan Program Legislasi Nasional 2025-2029 usulan DPD RI, dengan tujuan mengidentifikasi mekanisme tindak lanjut RUU Prolegnas DPD RI, menggali pandangan akademisi mengenai efektivitas Prolegnas dalam menjawab kebutuhan hukum masyarakat, dinamika politik, dan tantangan pembangunan nasional, mendiskusikan terkait posisi dan peran DPD dalam proses Prolegnas, khususnya terkait hambatan yang dialami dalam penyampaian dan tindak lanjut usulan RUU dari DPD dan merumuskan masukan dan rekomendasi yang bersifat objektif, akademis, dan aplikatif bagi penguatan fungsi Prolegnas sebagai pedoman penyusunan legislasi nasional.

Seperti diketahui, pembentukan Undang-Undang di Indonesia direncanakan melalui Prolegnas. Prolegnas sendiri merupakan suatu instrumen perencanaan yang disusun secara terarah, terpadu, dan sistematis. DPD RI sendiri memiliki fungsi konstitusional dalam penyusunan Rancangan Program Legislasi Nasional.

Penyusunan Prolegnas diharapkan menjadi pedoman penyusunan undang-undang bagi DPR, DPD, dan Pemerintah. Berdasarkan prosesnya, sebuah rancangan undang-undang terlebih dahulu dicantumkan ke dalam Prolegnas untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.

Lebih lanjut menurutnya, progres penyusunan Prolegnas 2025 inisiasi DPD RI meliputi RUU tentang Pengelolaan perubahan Iklim, RUU tentang Pemerintahan daerah, RUU tentang Masyarakat Hukum Adat, dan RUU tentang Daerah Kepulauan.

Sedangkan progres penyusunan Prolegnas 2026 meliputi RUU tentang Pemerintahan Aceh, RUU tentang Badan Usahan Milik Daerah dan RUU tentang Bahasa Daerah.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Wakil Dekan dan ketua Prodi di linkungan FH Unissula, dan narasumber pakar hukum Winanto SH MH, Arwani Hidayat SAg MSi (Tenaga Ahli Baleg DPR RI) dan Dr Ricca Anggraeni SH MH (Tenaga Ahli PPUU).

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Latih 29 Humas Junior

Humas Unissula mengadakan pelatihan Humas Junior, pada Kamis (16/10/2025). Pelatihan dilaksanakan di aula gedung Biro Rektor.  Acara yang diikuti 29 peserta tersebut dibuka oleh Wakil Rektor III Unissula, Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD.

Dalam sambutannya ia menyampaikan tujuan pelatihan yaitu untuk meningkatkan skill menulis dan membuat konten sosial media. “Ada tiga faktor sukses ke depan yaitu aspek knowedge, skills dan attitude. Saya mengharapkan pelatihan ini membawa kebaikan bagi Unissula,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menekankan pentingnya azas manfaat dalam menulis. Seorang penulis juga harus memiliki karakter yang baik dan aspek kehati – hatian. “Dalam Islam dikenal dengan tabayun atau konfirmasi terhadap sebuah berita. Sementara dalam jurnalistik dikenal istilah cover both side. Yaitu meminta klarifikasi dari dua pihak yang menjadi objek pemberitaan,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber yaitu Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan, Dr Setiawan Widiyoko ST SH MSi MKn. Narasumber lainnya Kadiv Konten Kreatif, Fikri Shofin Mubarok SE MIKom dan Kadiv Humas, Nurkholis SE MIKom, serta Rofi’ Arif Wibowo ST MM.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Semarak Milad Perpustakaan Unissula Gelar Lomba Debat

UPT Perpustakaan Unissula menyelenggarakan lomba debat. Lomba diikuti oleh 12 tim dari perwakilan masing-masing fakultas. Lomba debat menjadi salah satu rangkaian dari Semarak milad Perpustakaan Unissula ke- 57. Selain itu juga akan digelar pemilihan duta baca pada 29 Oktober 2025 mendatang.

Kepala UPT Perpustakaan Dr Moh Aris Siswanto SH MH mengungkap melalui acara lomba ini menjadi kesempatan mahasiswa kembali ke perpustakaan. “Maka perpustakaan ini milik kalian. Manfaatkan semaksimal mungkin fasilitas yang ada. Jangan sungkan-sungkan datang ke kami, apabila membutuhkan fasilitas silakan disampaikan. Selama kami bisa mengadakan, akan kami siapkan,” ungkapnya sekaligus membuka acara.

Pihaknya juga menambahkan sebagai mahasiswa harus bersyukur dengan fasilitas perpustakaan ini. “Dulu setiap kita membutuhkan buku, kita harus ke Stadion Diponegoro dengan menyisihkan uang kita untuk membeli buku. Sekarang adik-adik (mahasiswa) tidak perlu itu karena sudah disediakan perpustakaan,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FTI Unissula Selenggarakan Konferensi Internasional

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung (FTI) Unissula menyelenggarakan konferensi internasional The 12th International Conference on Electrical Engineering, Computer Science and Informatics (EECSI) 2025 yang ke- 12. Digelar secara daring dan luring di Hotel Ciputra Semarang, menghadirkan pembicara kunci internasional dari berbagai institusi terkemuka, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini disponsori oleh IEEE Indonesia Section. Serta berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi mitra, diantaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sriwijaya, Universitas Diponegoro, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Teknikal Malaysia Melaka (Malaysia), dan SRM Institute of Science and Technology (India).

Dekan FTI Unissula Dr Ir Novi Marlyana ST MT IPU ASEAN Eng menyampaikan konferensi ini menjadi wadah pertukaran ilmu, kolaborasi riset, dan jejaring internasional bagi akademisi, peneliti, praktisi, maupun mahasiswa. “Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi FTI Unissula yaitu menjadi Fakultas yang berkontribusi di kancah internasional dalam bidang teknologi industri,” ungkapnya sekaligus membuka acara.

General Chair EECSI 2025 Dr Imam Much Ibnu Subroto ST MSc PhD menyampaikan ada 246 paper dari 22 negara yang disubmit ke EECSI. “Setelah melalui proses review, sebanyak 144 paper dinyatakan accepted dari 21 negara dengan acceptance rate sekitar 60%. Hal ini menunjukkan diversitas peserta yang luas sekaligus menegaskan kualitas dan sifat kompetitif dari konferensi ini,” ungkapnya.

Selanjutnya para pembicara menyampaikan gagasan sesuai kepakarannya, dengan dimoderatori oleh Dosen FTI Unissula Prof Dr Ir Sri Arttini Dwi Prasetyowati MSi IPM.

Assoc Prof Dr Uthayakumar Sowmmiya dari SRM Institute of Science and Technology India menyampaikan Condition Monitoring, Fault Detection and Remaining Useful Life Estimation of Bio-oil filled Transformers through Dissolved Gas Analysis.

Assoc Prof Dr Noorminshah A Iahad dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Malaysia menyampaikanThe Role of Intelligent Systems and Data Science in Transforming Informatics for Humanity.

Kemudian Prof Dr Muhamad Haddin dari Unissula menyampaikan topik Integrated Controller Based on Artificial Intelligence on SMIB for Dynamic Stability Improvement.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tiga Program Doktor Unissula Bahas Ketahanan Pangan

Unissula menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk peran Polri dalam ketahanan pangan dari perspektif hukum, Ekonomi, dan teknik di Gedung Kuliah Bersama lantai 10, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber lintas disiplin ilmu, yakni Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum (Ketua Program S3 Ilmu Hukum), Prof Dr Widodo SE MSi (Ketua Program S3 Ilmu Manajemen), dan Prof Dr Ir Slamet Imam Wahyudi DEA (Ketua Program S3 Teknik Sipil). Adapun moderator Dr Mochamad Abdul Basyir SPd MPd.

Sementara itu Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA yang juga Ketua Panitia, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan aspek krusial bagi kelangsungan hidup bangsa. “Ketahanan pangan menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh penduduk. Peran Polri sangat strategis sebagai penegak hukum sekaligus pengawal stabilitas nasional,” ujarnya. Ia berharap hasil FGD dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional demi kemajuan bangsa.

Prof Anis menjelaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui fungsi penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Ketahanan Pangan, Polri berwenang menindak berbagai pelanggaran yang dapat mengancam ketersediaan dan distribusi pangan, seperti penimbunan, penyelundupan, serta praktik perdagangan tidak sehat.

Polri juga berperan dalam memastikan pelaksanaan kebijakan dan peraturan pemerintah terkait pangan berjalan sesuai hukum, sehingga tercipta kepastian dan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Dari sisi ekonomi, Prof Widodo menyoroti berbagai permasalahan dalam sistem ketahanan pangan seperti ketimpangan hasil panen, tingginya biaya transportasi, serta risiko kerusakan produk. Menurutnya, hal ini dapat diatasi melalui penerapan profesionalisme logistik pangan dan penguatan peran para pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai policy creator, koordinator, fasilitator, implementer, dan akselerator. “Peran Polri yang bukan berasal dari bidang pangan justru menunjukkan pengembangan luar biasa. Namun yang perlu diperhatikan adalah keberlanjutan dan kedalaman program ketahanan pangan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu Prof Imam Wahyudi menjelaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung dan mengamankan tahapan produksi pertanian, penyediaan air irigasi, serta distribusi hasil panen. Ia menambahkan bahwa dalam perspektif teknik, Polri juga berperan dalam tahap preventif, implementatif, pembinaan, dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan sistem pangan nasional berjalan aman dan efisien.

Kegiatan FGD diikuti oleh mahasiswa program Doktor Ilmu Hukum, Program Doktor Ilmu Manajemen, dan Program Doktor Teknik Sipil. Hadir pula Dekan Fakultas Hukum Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, Dekan Fakultas Teknik Dr Abdul Rochim ST MT, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi.

Moderator Dr. Mochamad Abdul Basyir menutup kegiatan dengan menegaskan tiga poin utama hasil FGD, yakni pentingnya peran Polri dalam pengamanan proses produksi pangan, dukungan terhadap strategi alokasi air irigasi, serta keterlibatan dalam tahap preventif dan kolaboratif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News Uncategorized

Kunjungi Fuzhou University China, Unissula Percepat Realisasi Smart Campus

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) terus berupaya mempercepat realisasi visi Smart Campus secara menyeluruh. Salah satunya melakukan kunjungan benchmarking di Fuzhou University (FZU), Tiongkok. ​Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat ekosistem digital dan layanan akademik, Sabtu (27/09/2025).

Tim Unissula yang dipimpin Wakil Rektor I Dr Mochamad Abdul Basir MPd beserta para pakar teknologi disambut langsung oleh perwakilan FZU. Pertemuan ini fokus pada pemaparan dan diskusi implementasi teknologi informasi di FZU. Mulai dari sistem informasi terintegrasi hingga pengelolaan infrastruktur digital yang mendukung proses belajar mengajar, penelitian, dan administrasi kampus yang efisien.

Selanjutnya rombongan Unissula dijelaskan alur kerja dan sistem aplikasi digital kampus FZU. Serta studi kasus pengelolaan platform layanan digital terpadu. Implementasi Smart Campus FZU yang sukses menjadi tolok ukur penting bagi Unissula, terutama dalam mengoptimalkan penggunaan cloud computing dan layanan mobile untuk mahasiswa dan dosen.

Diharapkan, pengalaman dan pengetahuan yang didapat dari FZU akan menjadi bekal berharga dalam mendesain ulang arsitektur teknologi informasi Unissula agar lebih responsif dan modern.​Kunjungan benchmarking ini menegaskan komitmen Unissula untuk menjaga kualitas pendidikan tinggi yang relevan di era disrupsi teknologi.

Hasil dari pertemuan ini tidak hanya berupa transfer pengetahuan teknis, tetapi juga potensi penjajakan kolaborasi lebih lanjut antara kedua universitas. Baik dalam bidang pertukaran pelajar, riset bersama, maupun pengembangan kurikulum berbasis teknologi.

Lebih lanjut langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Unissula sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, terdepan dalam inovasi, dan berdaya saing global dengan mewujudkan kampus yang benar-benar cerdas dan terhubung di masa depan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

50 Dosen Unissula Ikuti Monitoring Publikasi Ilmiah Terindeks Scopus

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula melakukan pendampingan dan monitoring penulisan artikel bereputasi internasional. Sebanyak 50 dosen pemula mengikuti pendampingan di Ruang Seminar Lt.1 Program Doktor Teknik Sipil, Jumat (26/9/2025). Hadir professor Unissula dari berbagai bidang keilmuan.

Materi utama yang diberikan mencakup teknik penulisan artikel ilmiah yang baik. Mulai dari penyusunan struktur IMRaD, manajemen referensi, hingga strategi argumentasi ilmiah yang sesuai standar publikasi internasional. Juga strategi memilih jurnal bereputasi internasional yang relevan dengan bidang kajian masing-masing. Agar memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima.

Peserta juga mendapatkan sesi monitoring secara intensif. Dimana setiap peserta mendapat masukan langsung terkait naskah yang ditulis.

Kepala LPPM Unissula Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen Unissula dalam mendukung peningkatan kapasitas dosen. Sekaligus memperkuat reputasi akademik Unissula di tingkat global. “Kami berharap dengan adanya pendampingan langsung oleh para profesor, dosen-dosen pemula dapat lebih percaya diri menulis, memilih jurnal yang tepat, dan menghasilkan publikasi yang diakui secara internasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut program ini merupakan langkah strategis Unissula dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus.

Selain itu juga memastikan proses tidak berhenti pada pelatihan. Tetapi berlanjut hingga dosen mampu mensubmit ke jurnal terindeks Scopus.

Disamping itu para peserta merasa pendampingan ini memberikan arah yang jelas serta motivasi kuat untuk berkontribusi dalam publikasi ilmiah.

Ke depan, Unissula menargetkan semakin banyak karya dosen yang terpublikasi di jurnal Scopus. Sejalan dengan visi Unissula sebagai kampus unggul berdaya saing internasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Dan Korea Selatan Kerjasama Perkuat Teknologi Kesehatan

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menjalin kerja sama dengan Wonju Medical Industry Institute of Technology (WMIT) Korea Selatan. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. MoU tersebut diserahkan dalam acara Indonesia International Hospital Expo (HOSPEX) 2025 di BSD, Kota Tangerang, Jumat (26/9/2025).

Adapun delegasi Unissula diterima langsung oleh Presiden WMIT, Han Jong Hyun. Dalam sambutannya, Han mengapresiasi Unissula yang merupakan universitas unggulan di bidang kesehatan. Ia berharap kerja sama yang dilakukan semakin menambah keunggulan kedua institusi khususnya bidang inovasi peralatan kesehatan modern.

Lebih lanjut ia menjelaskan kerja sama antara Unissula dan WMIT mencakup beberapa aspek. Diantaranya pengembangan industri alat kesehatan, kolaborasi SDM dalam Research and Development (RnD), serta pemagangan dan penyerapan lulusan mahasiswa Unissula.

Hal tersebut tentunya akan semakin menguatkan reputasi dan kontribusi civitas academica Unissula khususnya pada bidang kesehatan.

WMIT merupakan lembaga pemerintah Kota Wonju Korea Selatan yang bertugas membina dan mengembangkan industri peralatan kesehatan modern. Saat ini tercatat lebih dari 10 perusahaan teknologi kesehatan yang berada di bawah naungan WMIT.