Categories
Headline Kampus Nasional

Berbicara di Depan Pejabat Kabupaten Demak, Dekan Fikom Unissula Sampaikan Kunci Sukses Komunikasi Pejabat dengan Masyarakat

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula, Trimanah SSos MSi menjadi salah satu narasumber dalam rapat koordinasi tiga pilar. Rapat koordinasi bertujuan menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Demak pada Jumat (22/8/2025). Acara yang dihelat di Pendopo Satya Bhakti Praja tersebut di buka oleh Bupati Demak dr Eisti’anah SE. Juga dihadiri oleh pejabat setempat antara lain Kapolres Demak AKBP Ari Cahya  Nugraha SH SIK MSi, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Demak Kendarsih  Iriani SH MH, dan Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah SSos MHan.

Dalam paparannya Trimanah menyorot meningkatnya kasus pejabat negara baik di pusat maupun daerah yang gagal membangun komunikasi efektif dengan masyarakat. Banyak dampak negatif yang kemudian mereka tanggung seperti di demo masyarakat untuk mundur dari jabatannya, menerima hujatan dan cacian.

Kasus terbaru yang dialami oleh Sudewo Bupati Pati yang dituntut mundur dari jabatannya karena membuat pernyataan provokatif terkait kebijakan kontroversial menaikkan PBB-P2 sebesar 250% merupakan contoh nyata buruknya gaya komunikasi pejabat publik di negeri ini.

Menurut Trimanah tujuan orang berkomunikasi adalah untuk membangun kesamaan pandangan atau pemikiran. Agar komunikasi menghasilkan kesamaan maka harus meningkatkan kemampuan komunikasinya. Juga menyadari bahwa ada risiko besar jika komunikasi tidak bisa dilakukan dengan tepat.

Jika tujuan dari apa yang ingin dikomunikasikan tidak tersampaikan atau tidak dapat diterima menyebabkan komunikasi yang dilakukan tidak efektif. Ketidakpahaman atas pesan dapat menghasilkan pertentangan. Pada level yang lebih tinggi, dapat mendorong penolakan yang ditunjukkan secara nyata.

Lebih lanjut Trimanah menjelaskan bahwa komunikasi adalah alat yang dapat meningkatkan kwalitas hubungan dan semua pejabat publik harus banyak belajar tentang hal itu. Kejelasan pesan dan kehandalan penyampai pesan memang penting. Tapi tidak kalah penting lagi adalah agar pesan dapat diterima oleh publik maka seluruh proses penyampaian pesan hendaknya dirancang dan disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, dan pemahaman audiens. Pejabat publik harus memahami karakteristik publik dari sisi latar belakang sosial, ekonomi, budaya, politik dan lainnya. “Penyampai pesan yang baik adalah mereka yang menjadikan penerima pesan sebagai pusat komunikasi. Mampu memahami persepsi masyarakat sehingga akan lebih mudah mendapatkan penerimaan dan dukungan bukan hujatan dan pembangkangan,” ungkap Trimanah.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Prof Jawade Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru FH Unissula

Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula, Prof Dr Jawade Hafidz SH MH resmi dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu hukum administrasi negara pada Sabtu (23/8/2025).

Dalam orasi ilmiahnya ia menyampaikan pidato berjudul Tanggung Jawab Hukum Administrasi Negara (HAN) dalam menyelamatkan aset kekayaan negara akibat perilaku koruptif.

Ia memberikan banyak gagasan penting untuk menyelesaikan permasalahan bangsa ini seperti perilaku koruptif penyelenggara negara, dan mal administrasi  negara yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan menderita.

Menurutnya sangat penting menjadikan Hukum Administrasi Negara sebagai soko guru untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal itu dilakukan berdasarkan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) sebagaimana diatur dalam UU No 30 Tahun 2014.

Caranya dengan memperkuat implementasi prinsip legalitas, meningkatkan akuntabilitas, menegakkan transparansi, mempertegas dan mengutamakan sanksi administratif. Menerapkan sistem closed system yaitu birokrasi yang tertutup dari pengaruh politik, kepentingan pribadi, atau kelompok tertentu. Serta upaya paksa penyelamatkan aset kekayaan negara melalui perampasan aset.

Dirinya juga mendorong pengusaha dan masyarakat untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah yang pro-rakyat. Mendorong keberanian menolak kebijakan pemerintah yang merugikan kepentingan masyarakat.

Hal lainnya yaitu pentingnya penguatan regulasi untuk  melindungi aset aset penting negara antara lain dibuat undang-undang tentang perampasan asset.

Mendorong percepatan pengesahan rencana undang-undang menjadi undang-undang tentang perampasan aset.

Mendorong penyelengara negara lebih tegas dalam menyelamatkan aset kekayaan negara dan keuangan negara dari pelaku tindak pidana korupsi. Hal itu berlandaskan pada prinsip-prinsip Hukum Admnistrasi Negara tanpa harus menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Sesuai konsep non-conviction based asset forfeiture.

Melalui sinergisitas antara pemerintah, pengusaha, masyarakat, melalui penguatan tanggung jawab HAN, diharapkan upaya penyelamatan aset kekayaan negara dari pelaku tindak pidana korupsi dapat berjalan efektif. Mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, adil, transparan, akuntabel untuk melahirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara itu Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH memuji Prof Jawade sebagai dosen yang memuliakan orang tuanya. “Saya bangga hari ini telah dikukuhkan seorang guru besar yang taat, patuh, dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Tak pernah lelah selalu berjuang meskipun sudah menjadi yatim sejak usia lima tahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan Prof Jawade sebagai aktifis yang istiqomah mengakkan kebenaran dan selalu berbuat kebaikan.

Hadir dalam kesempatan tersebut para kolega dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri. Juga kolega dari berbagai instansi penegak hukum, dan yayasan.

Tamu internasional yang hadir antara lain Prof Im Yong Ho dari Hankuk University. Prof Dr Tajudden Sanni dari Maldives University. Prof Dr Fatih Gedikli dari Universitas Istanbul Turki. Prof Dr Maggouri Abdelaali dari Maroko, dan Prof Hakan Kocak dari University Ankara Turki. Turut hadir dalam kesempatan tersebut ketua pembina YBWSA Drs Azhar Combo, Ketua Pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono. Hadir pula para guru besar, anggota senat, dosen, karyawan dan juga mahasiswa.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula dan UMI Makasar Bangun Kemitraan Startegis

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Pimpinan Yayasan Wakaf UMI bersilaturahmi ke kampus Unissula (10/7/2025). Mereka di terima oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH dan pimpinan Sekertaris Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, Dr Muhammad Ja’far Shodiq. Pertemuan tersebut bertujuan membahas berbagai potensi kerja sama strategis antar kedua institusi.

Prof Gunarto menyampaikan harapannya agar silaturahmi ini menjadi momentum awal bagi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. “Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pimpinan Yayasan dan Rektor UMI ke Unissula. Ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga pertemuan dua institusi yang memiliki visi besar dalam membangun pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Kami percaya kemitraan ini akan saling menguatkan, saling melengkapi,” ungkapnya.

Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr Mansyur Ramly menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya membangun jejaring kemitraan strategis. Terutama yang memiliki kedekatan nilai, semangat, dan cita-cita perjuangan pendidikan.

“UMI dan Unissula memiliki visi yang sejalan dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman dan keunggulan akademik. Sinergi ini penting untuk memperkuat daya saing dan kontribusi kedua institusi dalam skala nasional maupun global,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para wakil rektor antara lain Dr Andre Sugiyono, Dr Dedi RusdiSE Msi Akt CA, dan Muhammad Qomarudin ST MSc PhD. Hadir pula kepala Lembaga Kajian dan Penerapan Nilai Nilai Islam, Moh Farhan SPdI SHum MpdI.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Fikom Unissula dan Fikom Universitas Pancasila Jakarta Sepakat Bekerjasama

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula dan Fikom Universitas Pancasila Jakarta bersepakat membangun kerjasama pada Jumat (11/7/2025). Hal itu ditandai dengan kesepakatan MoU yang ditandatangani oleh Dekan Fikom Unissula Trimanah SSos Msi dan Dekan Fikom Universitas Pancasila Anna Agustina MSi PhD di kampus Unissula.

Kerjasama untuk memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa. Juga berbagai bentuk kegiatan lainnya yang akan disepakati kedua belah pihak.Trimanah menyampaikan kemitraan tersebut sangat penting karena dapat meningkatkan kwalitas kedua institusi.

Pertukaran dosen dan mahasiswa juga dapat memperkaya wawasan dan pengalaman mereka di bidang ilmu komunikasi. “Ini merupakan langkah awal yang baik. Kedua belah pihak punya komitmen untuk saling memperkuat bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pertukaran dosen dan mahasiswa juga dapat memberikan dampak yang positif dalam hal pengalaman dan keilmuan,” pungkasnya.

Sebelum meneken MoU Dekan Anna Agustina terlebih dahulu berdialog dengan dosen dan mahasiswa serta meninjau fasilitas di Fikom Unissula. Ia terkesan dengan keramahan dan tekad Fikom Unissula untuk terus memajukan kwalitas pendidikannya dan membidik akreditasi unggul.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Lima Tim PKM Unissula Siap Menuju Pimnas ke-38

Lima tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unissula lolos pendanaan. Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD memotivasi kepada seluruh tim untuk terus semangat melaksanakan project PKM. “Dan berdo’a kepada Allah serta meminta ridho kedua orang tua. Kami juga berterimakasih kepada Rektor, dosen pembimbing, LPKA, jajaran Fakultas dan semua pihak yang telah memberikan support terbaik untuk Tim PKM Unissula agar terus eksis berlaga di kancah Nasional,” ungkapnya, Jumat (11/7/2025).

Pihaknya juga berharap tim dapat mempertahankan konsistensi dan berhasil melaju ke Pekan Illmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38. Yang akan diselenggarakan di Universitas Hasanuddin Makassar.

Kepala LPKA Unissula, Ady Fajar Putranto SE mengungkapkan tahun ini Tim PKM Unissula berhasil melewati seleksi ketat dari Belmawa Kemensaintekdikti RI hingga dinyatakan lolos pendanaan. “Melalui LPKA, Unissula terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi mahasiswa melalui program PKM,” ungkapnya.

Kabid Penalaran dan Penelitian (P2M) LPKA, M. Said Hidayatullah SPd SHum MPd menambahkan dari 33.309 judul proposal PKM yang di ajukan hanya 1.590 judul yang dinyatakan lolos pendanaan.

Pihaknya menambahkan tim mulai merealisasikan project yang diusulkan dan menyusun laporan kemajuan kepada Belmawa Kemendikbudristek. Mereka kemudian mengikuti PKP2 (Penilaian Kemajuan Pelaksanaan) PKM. Evaluasi akhir sebelum ditetapkan sebagai finalis Pimnas 2025.

Kelima tim adalah Tim Channa Abdullah Salim (PKM-KC) dengan judul FeelSafe: Inovasi AI Empatik Berbasis Analisis Emosi Multimodal dan Retrieval-Augmented Generation untuk Dukungan Psikologis bagi Mahasiswa. Tim dibawah bimbingan dosen Badie’ah ST MKom. Tim Muhamad Aziz (PKM-KC) dengan judul Neprofit: Inovasi Smart Health Monitoring Terintegrasi Mobile Apps dengan AI-Powered Machine Learning untuk Deteksi Dini Chronic Kidney Disease pada Anak. Tim dibimbing oleh Ir Sri Mulyono MEng.

Tim Sofyanudin (PKM-PM) dengan judul SEHAT: Sekolah Edukasi Hipertensi Aktif Terpadu sebagai Inovasi Edukasi dan Terapi SEFT untuk Lansia Hipertensi di Rumah Pelayanan Sosial. Dengan dosen pembimbing Dr Iskim Luthfa SKep Ns MKep.

Selanjutnya Tim Indah Aulia Azis (PKM-RE) dengan judul Nanoliposom Komposit Kolesterol-Kitosan Pembawa Nano Silver, Minyak Jintan Hitam, dan Tea Tree untuk Terapi Antimalaria Potensial. Dibimbing apt Arman Suryani SFarm MPharm Sci. Serta Tim Muhammad Imadudin Al Rasyid (PKM-RSH) dengan judul COMBILE-T INTERVENTION: Upaya Pengendalian Motivasi Berperilaku Konsumtif akibat Pay Later pada Generasi Z. Dengan pembimbing Dr Laily Rahmah SPsi MSi Psi.

Categories
Headline Kampus Nasional

Mahasiswa Fikom Unissula Terpilih Panitia Sekolah Politik Creshome Community

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fikom Unissula Thuba Fahmi Ubaidillah, terpilih menjadi panitia Sekolah Politik Kota Semarang. Acara yang diselenggarakan oleh Creshome Community berlangsung di Wisma Perdamaian, Kota Semarang. Dengan 110 peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar se- Jawa Tengah. Acara bertujuan sebagai ruang pembelajaran politik yang inklusif bagi generasi muda, Kamis (10/7/2025).

Ketua panitia Fathurozi dan founder Creshome Community M. Rezky Ramadhan menekankan pentingnya membangun kesadaran politik sejak dini. Agar anak muda tidak hanya menjadi penonton dinamika demokrasi, melainkan ikut terlibat sebagai agen perubahan.

Pembukaan resmi dilakukan oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pendidikan politik bagi generasi muda.

Mereka berharap sekolah politik ini tidak hanya menjadi ajang edukasi politik sesaat. Melainkan menjadi awal pergerakan pemuda yang sadar peran pentingnya dalam sistem demokrasi Indonesia.

Adapun narasumber diantaranya Kepala Biro Hukum Setda Haerudin SH MH, Anggota DPRD Kota Semarang Hanik Khoiru Solikah SE, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dr (C) Yohanes Winarto SH MH. Juga Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Fatkhurohman SE MM, hingga Dosen Hukum Tata Negara Undip Willy Naresta Hanum SH MH.

Mereka membahas isu-isu strategis. Peran legislatif dalam pembangunan daerah, pentingnya literasi hukum di kalangan pemuda, hingga urgensi partisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Sementara Thuba mengungkapkan rasa bangga bisa terlibat dalam event ini. “Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi yang mendalami Marketing Communication, saya sangat antusias karena bisa mempraktikkan langsung ilmu yang saya pelajari. Di kegiatan ini, saya terlibat dalam komunikasi eksternal, manajemen media, hingga publikasi,” ujarnya.

Pengalaman ini sangat berarti baginya, karena memberi ruang untuk belajar langsung mengenai event organizing, pengelolaan relasi publik, hingga membangun komunikasi strategis. “Saya merasa mampu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja sekaligus menambah jejaring dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Categories
Headline Nasional News

301 Alumni Unissula Bekerja di Mahkamah Agung dan Peradilan Indonesia

Ketua Mahkamah Agung Prof Dr Sunarto SH MH mengapresiasi 301 alumni Unissula Semarang yang bekerja di Mahkamah Agung dan seluruh peradilan di Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pengukuhan guru besar kehormatan kepada Hakim Agung Prof (HC) Yodi Martono Wahyunadi SH MH sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Unissula Semarang (7/7/2025).

“Berdasarkan informasi Kepegawaian Mahkamah Agung hingga 30 Juni 2025 terdapat 301 alumni lulusan Unissula yang turut berkontribusi membangun Mahkamah Agung dan badan peradilan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Lebih jauh ia juga mengapresiasi minat tinggi alumni Unissula bekerja sebagai Hakim. “Kita patut bersyukur karena alumni Unissula Semarang banyak memilih berkiprah sebagai hakim dan aparatur peradilan yang saat ini bertugas di seluruh peradilan di Indonesia,” lanjutnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Universitas Islam Sultan Agung yang telah menganugerahkan gelar guru besar kepada salah satu putra terbaik Mahkamah Agung Dr Yodi Martono Wahyunadi SH MH. “Penganugerahan ini merupakan salah satu upaya untuk menjembatani antara teoritisi dan para praktisi atau bridging the gap between theory and practice,” pungkasnya.

Penganugerahan guru besar tersebut dihadiri segenap Hakim Agung juga pimpinan peradilan di Indonesia.

Categories
Headline Nasional News

BEM KM Unissula Nyatakan Kecewa PR Semarang Masih Banyak

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unissula menyatakan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota Semarang. Hal itu diungkap Ketua BEM Wiyu Ghany Allatif Yudistira atas ketidakhadiran Walikota dan Wakil Walikota Semarang dalam dialog terbuka PR Semarang masih banyak.

“Kami dari BEM KM Unissula beserta seluruh aliansi mahasiswa Semarang menyatakan sikap kecewa terhadap Walikota, Wakil Walikota bahkan jajaran Pemkot Semarang. Kami merasa dikecewakan karena ini kami sudah mengundang dengan iktikad baik untuk membuat diskusi secara terbuka interaktif. Akan tetapi tidak ada konfirmasi apapun itu dari walikota kepada kami,” ungkapnya di Kampus Unissula, Senin (7/7/2025).

Menurutnya ketidakhadiran Walikota menandakan adanya kejelekan birokrasi Pemkot Semarang. “Ini menandakan bahwa PR semarang masih banyak itu benar adanya. Dan menunjukkan bahwa Pemkot Semarang tidak memiliki integritas dalam kinerjanya terutama kepada mahasiswa dan rakyat kota semarang,” lanjutnya.

Oleh karena itu Wiyu Ghany menyatakan sikap berupa aksi di depan Kantor Walikota Semarang.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Hakim Agung Dr Yodi Martono Wahyunadi Dianugerahi Gelar Guru Besar

Unissula memberikan gelar guru besar kehormatan kepada Hakim Agung Mahkamah Agung RI, Prof (HC) Dr Yodi Martono Wahyunadi SH MH. Hal itu dilaksanakan dalam prosesi rapat senat terbuka di kampus Unissula (7/7/2025).

Dalam orasi ilmiahnya ia memnyampaikan gagasan pembaruan hukum acara peradilan tata usaha negara guna terwujudnya kodifikasi hukum yang unifikasi. Ia mengusulkan perlunya dibuat suatu Kitab Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara (KUHAPTUN) bagi semua perkara yang diatur dalam Perkara Tata Usaha Negara umum dan perkara Tata Usaha Negara khusus (sektoral) yang unifikasi dan berlaku di semua wilayah negara Indonesia.

Menurutnya gagasan tersebut dapat menjadi solusi strategis agar Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara tidak mengalami ketertinggalan pengaturan norma. Juga menjadi solusi status quo hukum acara peradilan tata usaha negara saat ini.

Sementara itu Ketua Mahkamah Agung Prof Dr Sunarto SH MH yang juga hadir dalam momen tersebut menyampaikan apresiasinya. “Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Universitas Islam Sultan Agung Semarang yang telah menganugerahkan gelar guru besar kepada salah satu putra terbaik Mahkamah Agung Dr Yodi Martono Wahyunadi SH MH. Penganugerahan ini merupakan salah satu upaya untuk menjembatani antara teoritisi dan para praktisi atau bridging the gap between theory and practice,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi 301 alumni Unissula Semarang yang bekerja di Mahkamah Agung dan seluruh peradilan di Indonesia. “Berdasarkan informasi Kepegawaian Mahkamah Agung hingga 30 Juni 2025 terdapat 301 alumni lulusan Unissula yang turut berkontribusi membangun Mahkamah Agung dan badan peradilan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Lebih jauh ia juga mengapresiasi minat tinggi alumni Unissula bekerja sebagai Hakim. “Kita patut bersyukur karena alumni Unissula Semarang banyak memilih berkiprah sebagai hakim dan aparatur peradilan yang saat ini bertugas di seluruh peradilan di Indonesia,” lanjutnya.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa penganugerahan guru besar tersebut telah melalui proses yang sesuai dengan peraturan perudang undangan. Ia juga mengharapkan gelar guru besar tersebut dapat lebih memotivasi Prof Yodi berjuang dalam penegakan hukum di Indonesia.

Penganugerahan guru besar tersebut dihadiri segenap Hakim Agung juga pimpinan peradilan di Indonesia.  Hadir pula ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo. Ketua umum pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH.

Categories
Headline Kampus Nasional

Kuatkan Internasionalisasi, Fakultas Hukum Unissula Buka Kelas Internasional Tahun Ini

Di usianya ke-62 tahun, Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang makin menguatkan program internasionalisasi pendidikan tinggi hukum, dengan membuka Kelas Internasional pada tahun ajaran baru 2025/2026 tahun ini.

”Kelas Internasional akan dibuka pada semua program studi (prodi) yang ada di FH Unissula, yakni S-1 Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum (MIH), Magister Kenotariatan (MKn) dan Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) pada tahun ajaran 2025/2026,” jelas Dekan Fakultas Hukum Unissula Dr Jawade Hafidz SH MH, Sabtu (31/5/2025).

Dr Jawade Hafidz mengatakan, hal tersebut dalam acara dialog alumni FH Unissula. Acara tersebut masih dalam rangkaian perayaan Milad ke-62 tahun FH Unissula.

Ia memastikan bahwa program Kelas Internasional itu tidak meninggalkan prinsip-prinsip dasar pembelajaran di Unissula, melainkan justru memperkuat pembelajaran hukum. Dalam pelaksanaanya nanti, pembelajaran dilakukan dengan dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris. Selain itu, tenaga pengajar (dosen) dari dalam dan sebagian juga mendatangkan dari akademisi atau pakar di bidang hukum dari luar negeri. Sedangkan mahasiswa juga dari dalam negeri dan luar negeri.

”Dalam rangka melaksanakan Kelas Internasional ini, semua prodi sangat kompak dan sepakat untuk melaksanakan program ini,” jelasnya.

Dalam temu dengan alumni ini, hadir para alumni, diantaranya Kasi Wilayah I sub Direktorat Penuntutan pada Direktorat Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara Jampidum yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unissula Dr Herry Wiyanto SH MH, Dr Ahmad Hadi Prayitno SH MH, Ketua Ikatan Alumni Magister Kenotariatan Unissula Semarang (IKANOTSULA) Dr Fatiroh SH MH MKn, dan pengacara dari Jateng Wisnu Rishsydianto SH MH.

Dekan Dr Jawade Hafidz SH MH mengatakan, sharing dengan para alumni dilakukan untuk memberi masukan dalam merancang kurikulum Kelas Internasional.

Sementara itu, Dr Herry Wiyanto mengatakan, pada intinya alumni men-suport internasionalisasi yang dilakukan oleh FH Unissula. ”Sebab peran Unissula memang sudah sepatutnya menjadi bagian dalam menyelesaiakan isu-isu internasional, seperti perdagangan gelap manusia, dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangkaian perayaan Milad ke-62 tahun dan juga mendukung internasionalisasi, pada tanggal 18 dan 19 Juni 2025 FH Unissula akan menggelar International Conference (konferensi internasional) dengan menghadirkan para pakar hukum dari 13 negara.

Diantaranya dari Belanda, Jerman, Tailand, Vietnam, Malaysia, Prancis, Mesir, Italia, Uzbekistan, dan lainnya. Dimana 10 pakar akan hadir langsung di Unissula.

Sementara itu, dalam acara hari ini juga diumumkan pemenang Futsal Competition Milad ke-62 FH Unissula yang diikuti sebanyak 32 tim dari 32 SMA, SMK, dan MA se-Jateng. Juga dimeriahkan dengan hiburan-hiburan dan pembagian hadiah yang dihadiri jajaran dosen, Dekan, wakil dekan, ketua prodi, sekretaris prodi, karyawan dan mahasiswa FH Unissula.