Prodi Akuntansi FEB Unissula menggelar kolaborasi riset internasional. Hadir Dr Genaro F. Alderite Jr LPT PhD yang berbicara tentang kesiapan transformasi digital dan kinerja keberlanjutan UMKM di Indonesia dan Filipina. Dalam momen tersebut juga dilakukan penandatangan kerjasama dengan Dekan School of Business Management, Education, Arts, and Sciences (SBMEAS) San Pedro College Filipina.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan riset lintas negara. Khususnya dalam pengembangan model keberlanjutan UMKM melalui transformasi digital, inovasi bisnis, dan integrasi ekosistem digital yang relevan di kawasan Asia Tenggara,” ujar Dekan FEB Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi, Senin (28/7/2025).
Ketua Program S1 Akuntansi Provita Wijayanti SE MSi Ak CA IFP AWP PhD menjelaskan kolaborasi ini sebagai bentuk nyata kontribusi Unissula dalam menjawab tantangan global. Terutama dalam mendukung peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian. “Kami juga ingin menyoroti pentingnya strategi bisnis, inovasi digital, serta kepatuhan terhadap prinsip halal dalam mendorong keberlanjutan UMKM di era digital,” ungkapnya.
Sedangkan Koordinator Kerjasama International FEB Unissula, Dr Pungky Lela Saputri SST ME AWPS CSFT menjelaskan melaui kolaborasi riset ini, FEB perkuat komitmen terus berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi sosial. Sejalan dengan visi Unissula untuk menjadi Universitas Islam terkemuka yang membangun generasi khaira ummah, yakni generasi unggul, berakhlak, dan berdampak bagi umat.
Turut hadir Kaprodi D3 Akuntansi Ahmad Rudi Yulianto SE MSi Ak dan Kaprodi S2 Akuntansi Prof Dr Edy Supriayanto SE MSi CRP Ak CA. Hadir juga Kaprodi S2 Manajemen Prof Dr Ibnu Khajar SE MSi, dan Koordinator riset dan pengabdian Masyarakat FEB Dr Maya Indriastuti SE MSi Ak CA CSRS CSRA. Hadir juga dosen dan peneliti dari institusi mitra.
Fakultas Agama Islam (FAI) Unissula hadirkan narasumber dari San Pedro College Filipina, Dr Arvie Joy T. Villegas. Dalam kuliah tamu The Role of Social Science in Policy Making in Culturally Diverse Context: The Mindanao, Philippine Contexts. Division Coordinator of Social Science and Humanities, LPT-License Professional Teacher itu memaparkan pentingnya ilmu sosial dalam menyusun kebijakan publik, Senin (28/7/2025).
Menurutnya ilmu sosial diperlukan untuk menyusun kebijakan publik yang inklusif, adil, dan efektif di wilayah dengan beragam budaya seperti Mindanao. “Dengan mendorong pemahaman, memandu proses perdamaian, dan memberdayakan komunitas lokal, ilmu sosial meletakkan dasar bagi pembangunan dan harmoni yang langgeng,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menyatakan investasi dalam pendidikan dan penelitian ilmu sosial lokal masih diperlukan. Para pembuat kebijakan harus melembagakan kolaborasi dengan ilmuwan sosial untuk memastikan pembangunan keberagaman. Menjunjung tinggi keadilan, dan memperkuat perdamaian di Mindanao dan wilayah-wilayah serupa.
Disamping itu Dekan FAI Mukhtar Arifin MLib berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan global civitas akademika terutama mahasiswa. Serta memperkaya perspektif mahasiswa terkait kebijakan dan akulturasi budaya internasional.
“Melalui kegiatan ini juga semakin memantapkan Unissula sebagai kampus yang selalu memberikan servis kepada mahasiswanya dengan suguhan materi berkelas Internasional,” pungkasnya.
Agus prasetia wiranto – Diaspora Pemuda OKU, Akademisi Unissula Semarang
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) saat ini sedang berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, kita memiliki potensi sumber daya alam yang besar, masyarakat yang dinamis, serta posisi strategis di wilayah Sumatera Selatan. Namun di sisi lain, kita juga menyaksikan bagaimana pemerintahan daerah kita dalam satu dekade terakhir—khususnya periode 2014–2025—diliputi krisis kepemimpinan, stagnasi pembangunan, dan lemahnya pelayanan publik.
Fakta menyedihkan bahwa OKU sudah terlalu lama dipimpin oleh pelaksana tugas (Plh/Plt) setelah wafatnya Bupati terpilih pada 2021. Praktis, selama hampir satu periode penuh (2021–2025), OKU tidak memiliki pemimpin definitif yang lahir dari proses demokrasi langsung (Pilkada). Dampaknya sangat terasa: kebijakan berjalan setengah hati, pembangunan kehilangan arah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah menurun drastis.
Kita sudah terlalu lama dipimpin oleh wajah-wajah lama yang terus mengulang pendekatan yang sama: birokratis, lambat, tidak adaptif, dan jauh dari aspirasi rakyat muda. Tak heran bila banyak masalah yang terus menumpuk. BUMD yang seharusnya menopang ekonomi daerah justru dinyatakan “tidak sehat” dan merugi miliaran rupiah. PDAM Tirta Raja OKU bahkan mencatatkan kerugian akumulatif mencapai Rp 37,2 miliar.
Semua ini menjadi alarm bahwa OKU tidak hanya butuh pemimpin baru, tetapi juga butuh cara berpikir baru yang lebih segar, solutif, dan berani melakukan reformasi.
Agus Prasetia Wiranto, pemuda OKU sekaligus Akademis UNISSULA, menyampaikan bahwa saat ini diperlukan pergeseran paradigma dalam memilih pemimpin.
“Bukan hanya sekadar mengganti sosok, tetapi mengganti cara pandang dalam memimpin. Pemimpin muda hari ini harus mampu berpikir strategis, bertindak cepat, dan benar-benar punya keberpihakan pada rakyat,” tegasnya
Sejarah selalu membuktikan bahwa perubahan besar datang dari tangan generasi muda. Dalam konteks OKU hari ini, pemuda bukan hanya pelengkap politik, tetapi harus menjadi subjek utama dalam kepemimpinan daerah ke depan. Kita butuh pemimpin muda yang berani mengambil keputusan strategis dan tidak terjebak pada kepentingan elite lama, berpikir digital dan responsif terhadap tantangan zaman, seperti ekonomi kreatif, transparansi pemerintahan, dan pelayanan publik berbasis teknolog dan dekat dengan rakyat dan memahami denyut nadi generasi muda serta kebutuhan masyarakat bawah
Pemimpin muda bukan berarti belum matang, tetapi mereka hadir dengan energi baru, bebas dari beban masa lalu, dan memiliki keberanian untuk membongkar sistem yang stagnan, Krisis yang dihadapi OKU bukan krisis biasa. Ini adalah krisis arah, legitimasi, dan kepercayaan. Maka, solusi yang dibutuhkan juga bukan solusi biasa. Kita butuh pemimpin baru dari generasi muda OKU yang tidak hanya paham hukum dan pemerintahan, tetapi juga dekat dengan realita kehidupan rakyat.
“Kita jangan ragu memberikan ruang kepada anak muda untuk memimpin. Karena kalau kita terus bergantung pada struktur lama yang terbukti gagal mengelola daerah, maka OKU hanya akan menjadi kabupaten dengan potensi tanpa hasil nyata.” Agus Prasetia Wiranto
Pemimpin yang hadir bukan hanya karena peluang politik, tetapi karena panggilan nurani dan tanggung jawab moral. Pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang bersih, bukan hasil kompromi politik kekuasaan.
OKU untuk Rakyat, Bukan Sekelompok Elit, Sudah saatnya kita semua sebagai warga OKU mengambil peran dalam menentukan masa depan daerah ini. Pilihan ada di tangan kita. Apakah kita ingin terus dipimpin oleh pola lama yang membawa stagnasi, atau memberi kesempatan pada generasi muda yang siap membuktikan diri dan bekerja untuk rakyat?
Fakultas Agama Islam (FAI) Unissula menyambut kehadiran Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Applied Science Private University, Yordania. Prof Dr Abdel Salam Athwa Ali Elfandi hadir di Unissula dalam rangka Visiting Professor dan Kuliah Pakar, Jumat (25/7/2025).
Sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik. Khususnya pengembangan program joint degree, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta akses informasi beasiswa Timur Tengah.
Bertempat di Auditorium Kampus Unissula Prof Abdel Salam memperkenalkan karakteristik pendidikan tinggi kampus Yordania. Ia juga memotivasi para mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan.
Pihaknya juga menekankan pentingnya semangat keilmuan dan wawasan internasional bagi mahasiswa FAI dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui kegiatan ini juga memperkuat komitmen Unissula menjadi universitas kelas dunia berbasis nilai-nilai Islam dan keilmuan yang unggul.
Kegiatan dihadiri dekan FAI Drs Muhammad Muhtar Arifin Sholeh MLib, Wakil Dekan 1 Dr KH Choeroni SHI MAg MPdI, dan Kaprodi Hukum Keluarga Dr Muchamad Coirun Nizar SHI SHum MHI. Hadir juga sejumlah dosen fakultas di lingkungan Unissula.
Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya Unissula menggelar kuliah tamu The Role of English in Intercultural Communications. Dengan dua narasumber dari San Pedro College Filipina, Dr Vivien Grace Jubahib, LPT (Program Coordinator, Teacher Education) dan Ms Romelle Hilamon (Global Mobility Coordinator, Internationalization and Linkages Office), Jumat (25/7/2025).
Dekan FBSB Destary Praptawati SS MHum berharap melalui kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan global mahasiswa. Serta memperkaya perspektif mahasiswa terkait Bahasa Inggris dan peranannya dalam komunikasi global.
“Kuliah tamu ini merupakan bagian dari program internasionalisasi kampus dan bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait pentingnya peran bahasa Inggris sebagai alat komunikasi lintas budaya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini juga semakin menegaskan komitmen Unissula dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dengan perspektif global.
Dalam paparannya, Ms Romelle Hilamon menyoroti bagaimana bahasa Inggris menjadi jembatan dalam membangun pemahaman antar budaya. Strategi komunikasi serta tantangan yang dihadapi dalam komunikasi antarbudaya.
Sementara Dr Vivien Grace Jubahib membagikan pengalamannya dalam menjalin kerja sama internasional. Dan pentingnya kompetensi komunikasi dalam konteks pertukaran pelajar dan mobilitas global.
Acara yang berlangsung secara luring dan daring ini diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari program studi Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Pada tahun 2025, sejumlah kampus berhasil mencatatkan prestasi menjanjikan. Terutama dalam tiga pemeringkatan bergengsi yaitu UniRank, The Impact Ranking, dan The AppliedHE Private University Ranking.
UniRank menilai popularitas institusi pendidikan berdasarkan visibilitas dan aktivitas web, sementara The Impact Ranking dari Times Higher Education menilai kontribusi kampus terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Di sisi lain, AppliedHE fokus pada penilaian mutu perguruan tinggi swasta di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia.
Kombinasi tiga lembafa pemeringkatan tersebut, berikut daftar 100 universitas ternama di Indonesia tahun 2025 yang tidak hanya unggul dalam hal akademik, tapi juga inovasi, keterlibatan sosial, dan reputasi global. Daftar ini mencakup perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga kampus-kampus swasta seperti Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Bina Nusantara (BINUS), dan Universitas Teknokrat Indonesia.
Simak daftar lengkap 100 universitas unggulan di Indonesia versi gabungan UniRank, The AppliedHE, dan The Impact Ranking tahun 2025 sebagai berikut.
100 Universitas Ternama di Indonesia Versi The Impact, UniRank, dan AppliedHE 2025
Universitas Indonesia (UI)
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Airlangga (UNAIR)
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Universitas Brawijaya (UB)
Universitas Diponegoro (UNDIP)
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Universitas Padjadjaran (UNPAD)
Universitas Hasanuddin (UNHAS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Telkom University
Universitas Negeri Malang (UM)
Universitas Andalas (UNAND)
Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
Universitas Sriwijaya (UNSRI)
Universitas Syiah Kuala (USK)
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Universitas Sumatera Utara (USU)
Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Universitas Negeri Padang (UNP)
Universitas Jember (UNEJ)
Universitas Lampung (UNILA)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Universitas Riau
Universitas Islam Indonesia (UII)
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Universitas Islam Negeri Walisongo
Universitas Islam Negeri Alauddin
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin
Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA)
Universitas Islam Malang (UNISMA)
Universitas Islam Bandung (UNISBA)
Universitas Telkom
Universitas Bina Nusantara (BINUS)
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA)
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Universitas Muhammadiyah Kendari
Universitas Muhammadiyah Surabaya
Universitas Muhammadiyah Makassar
Universitas Medan Area (UMA)
Universitas Gunadarma
Universitas Teknokrat Indonesia
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Unissula Semarang berhasil mencatatkan prestasi membangkakan dalam perankingan universitas kelas dunia sebagaimana yang dirilis oleh THE Times Higher Education Impact Rankings 2025. Prestasi tersebut khususnya dalam kategori SDG 9 yaitu industry, innovation and infrastructure. Dalam kategori tersebut Unissula berhasil menempati peringkat ke‑17 diantara perguruan tinggi se‑Indonesia. Adapun secara global, Unissula berada di peringkat 401 dunia.
Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan kontribusi nyata Unissula khususnya dalam penguatan riset, kolaborasi industri, serta pembangunan infrastruktur berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Capaian itu sangat berarti dan semakin mengokohkan reputasi Unissula sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Tengah dan masuk jajaran elit universitas terbaik di Indonesia,” ungkapnya (23/7/2025).
Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini Unissula sudah terakreditasi institusi unggul dari BAN PT. Terakreditasi internasional dar Abest21 yang berbasis di Jepang dan ASIC yang berbasis di United Kingdom.
Unissula juga universitas yang unggul dalam penjaminan mutu, proses pembelajaran, jumlah riset, jumlah jurnal internasional Scopus, jumlah mahasiswa baru dan guru besar. Memiliki prodi yang lengkap dari D3 hingga S3. Memiliki kelas reguler dan kelas internasional serta mengimplementasikan kerjasama global dengan berbagai universitas terbaik di luar negeri.
Masa tunggu alumninya mendspatkan pekerjaan juga tergolong singkat yakni kurang dari 3 bulan pasca wisuda. Unissula juga merupakan PTS dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak diantara PTS di Jawa Tengah dalam tiga tahun terakhir.
Saat ini Unissula membuka banyak jalur pendaftaran bagi calon mahasiswa baru antara lain Jalur UTBK, jalur online, jalur beasiswa Hafidz Qur’an, KIPK, dan juga jalur mandiri. Informasi jalur tersebut dapat diakses di website pmb.unissula.ac.id. Calon mahasiswa juga dapat menghubungi hotline 08122011062 atau 08128555562.
Berikut 40 besar perguruan tinggi terbaik kategori SDG 9 yaitu industry, innovation and infrastructure.
Peristiwa viral yang melibatkan seorang guru Madrasah Diniyah (Madin) memantik keprihatinan banyak pihak. Sorotan publik mengarah pada menurunnya adab peserta didik terhadap gurunya. Hal ini dinilai menjadi cerminan krisis akhlak di dunia pendidikan saat ini.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBW-SA), Dr Turahmat SH SPd MPd angkat bicara. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.
Ia sekaligus mengingatkan pentingnya nilai birrul walidain, yakni berbakti kepada orang tua dan menghormati guru, sebagai pondasi utama dalam pendidikan karakter.
“Selama ini, unit sekolah di bawah naungan Dikdasmen YBW-SA tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak siswa,” jelasnya.
“Nilai birrul walidain menjadi nafas yang terus kami tanamkan sejak dini,” lanjutnya.
Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar. Guru adalah figur yang harus dihormati dan dimuliakan. “Ketika murid mampu memuliakan gurunya, maka sejatinya ia juga sedang memuliakan ilmu yang ia pelajari,” tambahnya.
“Di situlah letak hakikat menjadi insan beradab,” imbuhnya.
Ia juga memandang kejadian ini sebagai momentum evaluasi bersama bagi seluruh elemen pendidikan.
Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, dan tenaga kependidikan. Sinergi ini penting untuk membangun iklim belajar yang menumbuhkan adab. “Kolaborasi yang kuat antara keluarga dan sekolah menjadi kunci agar nilai-nilai luhur tetap hidup,” tandasnya.
“Nilai itu akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun dalam bersikap,” paparnya.
Dr Ir Sujono MM menerima SK guru besar kehormatan (HC Unissula) di bidang Ilmu Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula. SK diserahterimakan oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH di kampus Unissula Sabtu (19/7/2025). Dr Ir Sujono MM merupakan staf ahli, Dirjen OTDA Kementerian Dalam Negeri.
Menurut Prof Gunarto bahwa Dr Ir Sujono MM memiliki berbagai karya tacid yang dihasilkan dari pemikiran, ide dan gagasan pemikiran baru. Terutama terkait dengan pengembangan energi banyak diakui. Pemikirannya bahkan sudah banyak terpublikasi di kancah internasional.
Melalui penelitian berjudul Influence of Factors on the rules of Sustainable Mining Governance with the help of Decentralized Performance as a mediation objective and the Transformation of U-based Mining Management as a moderation goal. Ia melakukan analisa terkait pengaruh faktor lingkungan, tata kelola, komunitas, dan kualitas ekonomi terhadap tata kelola pertambangan berkelanjutan (SMG) dengan kinerja desentralisasi sebagai mediasi dan transformasi pengelolaan pertambangan berbasis U sebagai moderasinya.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa faktor kualitas lingkungan dan kualitas tata kelola berpengaruh signifikan terhadap kinerja desentralisasi dan SMG, sedangkan kualitas masyarakat dan kualitas ekonomi hanya berpengaruh signifikan terhadap kinerja desentralisasi dan berpengaruh signifikan terhadap SMG namun melalui mediasi terhadap kinerja desentralisasi.
Ia juga memetakan kebijakan minerba dengan menganalisis undang-undang dan menghasilkan penelitian kebaruan kebijakan tata kelola minerba di Indonesia dengan pendekatan soft-systems thingking based on dan social network analysis, seven-stage model serta Teori U.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa UU Minerba No. 47 Tahun 2009 terlalu spesifik dan hanya mengatur pembahasan mengenai IUP dan IUPK Operasi Produksi. Berbagai pemikiran, ide dan gagasannya yang tertuang melalui tacid knowledge tersebut merupakan suatu terobosan baru dalam penelitian terkait kebijakan tata kelola minerba di Indonesia.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi, Dekan Fakultas Hukum Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, dan Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Prof Dr Anis Mashdurohatun SH MHum. Hadir pula Prof Dr Drs Akmal Malik MSi, Dr dedi Rusdi SE MSi Akt CA, dan Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD.
PT Genesa salah satu bidang usaha Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Semarang launching Leavy Coffee di kampus terpadu Unissula Jalan Kaligawe Raya Km. 4 Terboyo, Jumat (18/7/2025).
Adapun Leavy Coffee menyediakan dari jenis kopi klasik, kopi susu, hingga non kopi seperti minuman soda, milk base, best tea. Selain itu juga ada cookies, pastry, dan mochi cheese cake.
Direktur PT Genesa YBWSA Dr Toni Triyanto SH MH berharap dengan didirikannya Leavy cafe di lingkungan kampus Unissula dapat membangun lingkungan sosial yang berkualitas.
“Cafe ini diperuntukkan untuk semua kalangan. Jadi tidak hanya mahasiswa Unissula saja, namun juga masyarakat luas. Selain itu kami mulai buka dari 08.00 pagi hingga 23.00,” jelasnya dalam acara ramah tamah acara launching Leavy Coffee.
Selain itu Ketua Pengembangan Usaha YBWSA Sigid Purnomo SH menyatakan apresiasi kepada Rektor Unissula yang memberikan ruang di lingkungan kampus Unissula.
“Terimakasih juga kepada Ketua Umum YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH atas arahan dan dukungannya sehingga saat ini Leavy Coffee bisa menjadi usaha yang lebih profesional,” jelasnya.
Turut hadir Anggota Pembina YBWSA Drs Ali Mufiz MPA, Ketua Umum YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH beserta jajaran. Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH beserta Wakil Rektor I, II, dan III, serta pejabat struktural di lingkungan Unissula. Direktur RSIGM Unissula dr drg Kusuma Arbianti MM, Pemimpin Cabang Pembantu Bank Jateng Syariah Unissula Rani Ika Kumalawati.