Categories
Headline Kampus

Unissula Semakin Maju, Punya 105 Guru Besar dan 50 Prodi

Masjid Abu Bakar As Segaf kampus Unissula mengadakan tarawih bersama rektor pada Jumat malam Sabtu (20/2/2026). Bertindak sebagai imam tarawih Dr Syamsudin Salim SAg MAg.

Rektor, Prof Dr Gunarto SH MH dalam tausyiahnya menyampaikan pentingnya rasa syukur atas berbagai nikmat iman, nikmat kesehatan serta nikmat bertumbuhnya kampus Unissula. “Alhamdulillah Unissula mendapat banyak nikmat dan rahmat dari Allah. Saat ini kampus berkembang pesat. Tahun 2022 jumlah guru besar baru 13 namun saat ini meningkat menjadi 105 guru besar. Prodinya semakin bertambah dari 32 prodi sekarang menjadi 50 prodi. Kampusnya juga dari belum terakreditasi unggul menjadi terakreditasi unggul. Unissula juga semakin maju dalam perankingan kampus dunia. Menurut AppliedHE yyang berbasis di Singapura, Unissula merupakan kampus terbaik di Jawa Tengah, PTS ranking 4 nasional dan universitas peringkat 95 Asia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Prof Gunarto juga mengingatkan pentingnya birrul walidain dan takrimul aulad. “Maka marilah dibulan yang mulia ini kita jadikan sebagai momentum untuk berbakti kepada kedua orang tua. Ada banyak pintu syurga salah satu pintu syurga yang utama adalah melalui jalan berbakti kepada kedua orang tua,” pungkasnya.

Tarawih bersama diikuti civitas akademika Unissula baik pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, dan para mahasiswa serta santri mahasiswa.

Categories
Budaya Headline Kampus Nasional Semarang

Dosen Psikologi Unissula Bahasa Self Esteem Perempuan di dialog Publik TVRI Jawa Tengah

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Agustin Handayani, SPsi MA menjadi narasumber dalam dialog publik di TVRI Jawa Tengah pada (18/2/2026). Dalam acara tersebut, ia hadir bersama Dona Trisukma dengan host Irin Riany, membahas tema dampak media sosial terhadap self esteem (harga diri) perempuan.

Dalam pemaparannya, Agustin Handayani menjelaskan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap self-esteem perempuan. Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa perbandingan sosial di Instagram berkontribusi sebesar 13,6% terhadap pembentukan self-esteem. Dari penelitian tersebut, 77% responden merupakan perempuan berusia 18–35 tahun.

Data ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap dampak media sosial. Validasi berupa jumlah “like” dan komentar kerap dijadikan tolok ukur nilai diri. Semakin sering seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain di media sosial, semakin besar potensi penurunan self-esteem. Perbandingan sosial tersebut dapat membuat perempuan merasa kurang percaya diri, meragukan nilai dirinya, bahkan mengalami tekanan psikologis.

Media sosial bukan hanya ruang interaksi, tetapi juga ruang pembentukan persepsi diri. Konten-konten yang menampilkan standar kecantikan, pencapaian, dan gaya hidup ideal sering kali seolah menjadi ukuran kebahagiaan. Tanpa disadari, khususnya bagi perempuan, terdapat batasan-batasan sosial yang tidak terlihat namun memengaruhi cara pandang terhadap diri sendiri.

Menurut Agustin Handayani, sejak kecil banyak perempuan telah terpapar perspektif bahwa kecantikan adalah hal utama. Doktrin sosial ini perlahan melekat dan membentuk keyakinan bahwa kecantikan identik dengan pencapaian. Padahal, prestasi dan keberhasilan tidak selalu berkaitan dengan aspek fisik.

Standar atau mitos kecantikan seperti harus langsing, putih, dan selalu tampil sempurna mendorong sebagian perempuan untuk mengejar standar tersebut, bahkan hingga melakukan tindakan ekstrem seperti operasi kosmetik. Ketika standar itu tidak tercapai, muncul perasaan tidak percaya diri dan merasa tidak berharga.

Padahal pada hakikatnya setiap manusia telah diciptakan dengan keunikan dan kelebihan masing-masing. Oleh karena itu, kesadaran diri serta penggunaan media sosial secara bijak menjadi kunci penting dalam menjaga self-esteem dan kesehatan mental perempuan di era digital.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Akademisi Senior Prof. Bahtiyar Efendi Masuk Jajaran Dewan Pakar IKAMA

Struktur Kepengurusan DPP IKAMA [Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Madoera] periode 2025-2030 resmi diumumkan.H. Muhammad Rawi kembali dipercaya menduduki posisi Ketua Umum. Hal ini berarti, untuk kali ketiga, pria yang akrab disapa Abah ini menakhodai organisasi IKAMA.

Di posisi Sekretaris Jenderal, didapuk H. Hanafi. Sedangkan tugas Bendahara Umum diemban H. Ach. Arif Efendi.

Guna memperkuat reorganisasi, IKAMA juga mengangkat Profesor Bahtiyar Efendi sebagai Dewan Pakar.

Abah H. Muhammad Rawi mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh anggota IKAMI kepada dirinya untuk kembali memimpin organisasi.”Dengan dibentuknya kepengurusan yang baru, kami ingin menegaskan soliditas internal organisasi, sekaligus menjadi momentum konsolidasi menuju peran yang lebih strategis. Tentunya tidak hanya bagi warga Madura, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap dinamika sosial dan pembangunan nasional,” ungkapnya, Senin (16/2/2026).

Dirinya mengajak seluruh anggota untuk bahu-membahu membesarkan organisasi, untuk bisa berkiprah dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.”Tentunya, pengurus tidak bisa bergerak sendiri. Butuh dukungan, masukan, dan kritik membangun dari seluruh anggota, agar kiprah organisasi bisa dirasakan,” tuturnya.

Profesor Bahtiyar Efendi selaku Dewan Pakar IKAMA menyambut baik reorganisasi yang dilakukan Ikatan Keluarga Madura. Menurutnya, hal ini dapat memotivasi anggota untuk bisa berbuat maksimal bagi organisasi. “Selain itu, tentunya diharapkan melalui reorganisasi ini semakin menjadi magnet bagi keluarga besar Madura di manapun berada untuk ikut bergabung, sehingga makin menguatkan pondasi organisasi dan silaturahmi,” tutur Prof. Bahtiyar.

Dikatakannya, warga Madura tersebar di seluruh penjuru nusantara. Dengan bergabung di IKAMA diharapkan warga Madura di perantauan tidak melupakan tanah kelahiran dan bisa ikut membangun kampung halaman. “IKAMA aktif dalam bidang pembangunan dan sosial. Mudah-mudahan warga Madura bisa terus berkiprah ikut memajukan kampung halaman dan wilayah tempatnya berdomisili sekarang,” tuturnya.

Sekjen, H. Hanafi menambahkan kepengurusan baru akan memprioritaskan empat sektor utama, yakni pendidikan, penguatan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta pendampingan hukum.”Fokus tersebut dirancang sebagai layanan konkret organisasi bagi anggota maupun masyarakat luas, dengan pendekatan inklusif tanpa membedakan latar belakang etnis,” katanya.

Pada sektor pendidikan, katanya lagi, IKAMA menargetkan pengembangan lembaga pendidikan formal dan nonformal, baik di dalam maupun luar negeri.”Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan,” tuturnya.

Di bidang ekonomi, penguatan peran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi strategi utama dalam membangun jaringan ekonomi berbasis komunitas.”Model kolaborasi antarwilayah diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi anggota sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara pada sektor sosial, kepedulian organisasi telah diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berskala nasional.”DPP IKAMA tercatat menyalurkan bantuan senilai Rp750 juta bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta Rp300 juta untuk korban bencana di Kabupaten Cianjur,” paparnya.

“Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong DPW IKAMA di seluruh Indonesia, termasuk kontribusi signifikan dari DPW IKAMA Arab Saudi senilai Rp80 juta,” imbuhnya.

Pada aspek hukum, IKAMA menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendampingan hukum gratis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH), baik dalam proses litigasi maupun nonlitigasi.”Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan,” katanya.

“Periode 2025–2030 harus menjadi fase penguatan peran organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat posisi IKAMA sebagai organisasi sosial yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Dwi dan Nabil Dilantik Jadi Presiden BEM dan Sema Fikom Unissula

Dwi Kurniawati dilantik sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom). Pelantikan dipimpin oleh Dekan, Trimanah SSos MSi dilangsungkan di Aula Fikom, pada Senin (16/2/2026). Selain melantik Presiden BEM beserta pengurusnya dekan juga melantik Ketua Senat Mahasiswa (Sema) Fikom, Muhamad Nabil Azka beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Trimanah meminta pengurus BEM dan Sema membuat program kerja yang kreatif. BEM dan Sema juga diminta tak terpaku pada program kerja pengurus lama. Selain itu ia meminta mereka aktif membantu promosi Fikom Unissula.

“Saya secara khusus meminta semua pengurus BEM dan Sema ikut terlibat aktif dalam promosi Fikom. Kepedulian kalian sangat penting. Kita perlu sama sama membesarkan Fikom salah satunya dengan mempromosikan dan merekrut calon mahasiswa baru,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Fikom sedang dibangunkan laboratorium lengkap untuk mendukung optimalisasi proses belajar mengajar mahasiswa. Fasilitas tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kompetensi mahasiswa baik dalam bidang braodcasting, jurnalistik, marketing communication dan lainnya.

Pelantikan tersebut dihadiri Sekertaris Fakultas, Fikri Shofin Mubarok SE MIKom dan Kaprodi Ilmu Komunikasi Urip Mulyadi SIKom MIKom.

Hadir pula para dosen yaitu Dr Made Dwi Adnjani SSos MSi, Dania Ayu Martina SIKom MIKom dan Nurkholis SE MIKom. Pelantikan juga dihadiri para pengurus lama baik dari BEM maupun.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Kolaborasi untuk Kemajuan Umat, Unissula Jalin MoU dengan Yayasan Asem Bungkuk Pati

Unissula Semarang bekerjasama dengan Yayasan Asem Bungkuk Pati. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan edukatif SMA QT Yanbuul Quran 1 Pati beberapa waktu lalu. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU antara Wakil Rektor III Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH dengan Pembina Utama Yayasan Asem Bungkuk Pati H Ibrahim Wagiman, Senin (16/2/2026).

Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH sangat menyambut baik kerjasama ini. Hal itu karena Unissula memiliki infrastruktur dan ekosistem yang sangat mendukung sebagai tempat perkuliahan dan representatif bagi penghafal Quran.

Selain itu Unissula juga telah terakreditasi Unggul. “Alhamdulillah Unissula saat ini sudah terakreditasi unggul dan terakreditasi internasional. Unissula merupakan PTS ranking 1 di Jawa Tengah, ranking 4 nasional, dan ranking 95 di Asia,” jelasnya.

Selanjutnya Pembina utama Yayasan Asem Bungkuk H Ibrahim Wagiman mengungkap Unissula memiliki karakter pendidikan yang sama dengan Yayasan Asem Bungkuk. Sehingga ditakutkan jika para santri tidak melanjutkan pendidikan di lembaga Islam, karakter yang telah terbentuk akan berubah.

Diantara kerjasama yang disepakati, santri dari SMA QT Yanbuul Quran 1 dan 2 Pati akan mendapatkan fasilitas pesantren mahasiswa di Unissula guna menyelesaikan hafalan Al Qur’an hingga 30 juz. “Bagi yang belum menyelesaikan hafalan bisa dilanjutkan sembari melanjutkan kuliah. Unissula juga akan mendatangkan pembimbing/ustadz dari Yanbuul Quran untuk memantau hafalan para santri, sehingga hafalan tetap bisa diselesaikan,” ungkap Kepala UPT Pemasaran dan Humas Unissula Dr Setiawan Widiyoko ST SH MSi MKn.

Kepala LKPI Unissula yang juga PW RMI PWNU Jawa Tengah Moh Farhan SPdI SHum MPdI menambahkan, “Unissula menyediakan asrama mahasiswa yang representatif untuk mendukung proses pembelajaran Al Qur’an dalam membentuk Generasi Khaira Ummah yang birrul walidain,” ungkapnya.

Turut hadir Wakil Dekan 2 Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Dr Wahyu Endang Setyowati SKM MKep, Kepala Promosi Unissula Kukuh Subardi MPd, serta Sekretaris LKPI Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Perkuat Organisasi Kemahasiswaan, Unissula Lantik 15 UKM Sekaligus

Pengurus 15 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Islam Mahasiswa (UKIM) Unissula mengikuti prosesi pelantikan. Pembacaan ikrar dipimpin Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH di Aula GKB Lt. 10 Jalan Kaligawe, Jumat (13/2/2026).

“Harapan kami kepada kalian yang sudah diberi amanah guna keberlanjutan regenerasi organisasi di Unissula. Maka perlu dimaknai kalian harus betul-betul mengemban amanah dengan sebaik-baiknya karena tadi sudah disumpah. Tidak hanya bertanggungjawab di dalam organisasi, namun juga kepada LPKA, Unissula, YBWSA, bangsa Indonesia bahkan masyarakat luas,” ungkapnya.

Disamping itu pihaknya juga mengingatkan mahasiswa harus semakin semangat dalam berorganisasi. Hal ini karena mahasiswa mendapatkan fasilitas Gedung UKM yang istimewa dan megah. “Dan pimpinan-pimpinan yang ada saat ini lahir dari aktivis. Tentunya kami sangat peduli bahwa organisasi Unissula harus mempunyai marwah. Sehingga saya ingatkan sebagai anggota organisasi harus aktif menghidupkan organisasi dan harus berlomba-lomba saling berprestasi antar organisasi,” pesannya.

Selain itu Dr Achmad Arifulloh menekankan sebagai pengurus organisasi harus mengingat budaya akademik yang berlaku, yaitu Budaya akademik Islami (BuDAI). “Kalian harus menjaga adab dan akhlak di UKM. Bagaimana menjaga diri di dalam berorganisasi, sehingga harus betul-betul menjaga marwah sesuai yang telah diembankan yayasan kepada kalian,” jelasnya.

Selanjutnya Ketua Senat Mahasiswa Halimatus Sya’diyah mengungkap pelantikan pengurus UKM/UKIM yang pertama kali diselenggarakan. “Acara pelantikan UKM/UKIM ini merupakan acara pertama kali yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Unissula. Dengan harapan bisa terus berlanjut hingga periode-periode selanjutnya. Sekaligus untuk menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi antar mahasiswa,” ungkapnya.

Adapun 15 UKM dan UKIM tersebut adalah Unissula Badminton Club (UBC), Futsal dan Sepakbola, Taekwondo, KSR PMI Unit Unissula, Gerakan Usaha Muda (Garuda), Forum Bidikmisi Unissula (Forbisa), dan Unissula English Club (SIC). Ada juga LDK Forum Silaturahmi Annisa (FSA), Lembaga Kajian Mahasiswa Sultan Agung, Jam’iyatul Qurro wal Huffadz (JQH), Kelompok Seni dan Budaya (KSB) SA, Racana Sultan Agung, Resimen Mahasiswa (Menwa), Argajaladri, LDK Unit Pengamalan Islam (UPI SA).

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tingkatkan Kompetensi Global, Mahasiswa TI Unissula Belajar di USM Malaysia

Apriliya Nur Rafin Saputra mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unissula mengikuti program student exchange di School of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universiti Sains Malaysia (USM), Penang. Program ini akan berlangsung selama satu semester yang dimulai pada September 2025 hingga 12 Februari 2026.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan perkuliahan dan akademik. Tetapi juga berpartisipasi dalam diskusi ilmiah, proyek kolaboratif, serta kegiatan budaya yang memperkaya pemahaman lintas negara.

Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan adaptasi, komunikasi internasional, serta wawasan teknologi dan rekayasa yang relevan dengan perkembangan industri global.

Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula M. Qomaruddin ST MSc PhD menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang dan menyambut baik partisipasi mahasiswa dalam program student exchange ini. Kegiatan seperti ini merupakan langkah strategis dalam mendorong FTI semakin go international serta memperkuat jejaring akademik global. Kami berharap pengalaman ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus membawa nama baik Unissula di kancah internasional,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Lebih jauh pihaknya mengungkap program pertukaran mahasiswa ini merupakan agenda rutin FTI Unissula bersama berbagai universitas mitra internasional yang telah bekerja sama dengan Unissula sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan global, kompetensi akademik, serta jejaring internasional mahasiswa.

FTI Unissula juga berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan strategis dengan perguruan tinggi luar negeri guna membuka lebih banyak kesempatan mobilitas akademik bagi mahasiswa dan dosen. Program pertukaran pelajar ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing internasional, serta memiliki integritas dan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam berkontribusi bagi masyarakat global.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Perkuat Ekosistem Halal, Farmasi Unissula Gelar Bimbingan Teknis LPH

Fakultas Farmasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendirian Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Farmasi Unissula di Gedung OSCE Center Unissula, Senin (13/2/2026).

Bimtek ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam mendukung penguatan ekosistem halal, khususnya di bidang kefarmasian. Serta sebagai upaya meningkatkan peran Fakultas Farmasi Unissula dalam pengembangan layanan sertifikasi dan pendampingan produk halal.

Dekan Fakultas Farmasi Dr apt Rina Wijayanti MSc menyampaikan pendirian LPH dan LP3H merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan industri halal, khususnya di sektor farmasi dan produk kesehatan.

“Pendirian LPH dan LP3H ini diharapkan mampu memperkuat peran Fakultas Farmasi Unissula dalam menjamin mutu, keamanan, dan kehalalan produk, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. LPH dan LP3H Unissula hadir sebagai wujud nyata visi misi kami. Melalui lembaga ini, Farmasi Unissula menegaskan kekhasannya sebagai pelopor integrasi ilmu farmasi dengan prinsip halal-thayyib, menyediakan layanan pemeriksaan yang profesional, riset yang berdampak, dan kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ungkapnya

Sementara Dewan Syariah Farmasi Halal Unissula menekankan pentingnya kepatuhan syariah, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan lembaga halal agar layanan yang diberikan kredibel dan berkelanjutan.

Adapun peserta Bimtek menerima materi yang meliputi regulasi halal, mekanisme pendirian lembaga, standar operasional prosedur, serta peran strategis LPH dan LP3H dalam mendukung implementasi sistem jaminan produk halal.

Lebih lanjut melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi Unissula berharap proses pendirian LPH dan LP3H Farmasi Halal dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, penelitian, serta pelayanan kepada masyarakat.

Hadir Dewan Syariah Farmasi Halal Unissula Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg dan Dr KH Saekhu MH, Wakil Ketua Aliyya Saliima Izza SKM MEpid, Sekretaris Farmasi Halal Unissula Ulin Nuha SH MH, beserta jajaran pengurus dan Dewan Syariah Farmasi Halal Unissula.

Selain itu hadir juga Sekretaris Fakultas Farmasi Dr apt Naniek Widyaningrum MSc, jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan juga tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Farmasi Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Djoko Subagijo Tuntaskan Studi Doktoral dengan Riset Pembangunan Gedung Negara

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Fakultas Teknik Unissula, Djoko Subagijo ST MSi mengikuti ujian terbuka doktor pada Kamis (12/2/2026) di Aula Fakultas Teknik. Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul Model Estimasi Biaya tahap konseptual konstruksi fisik pada pembangunan gedung negara.

Bertindak sebagai penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso MST PhD, Dr Jujuk Kusumawati ST MSi dan Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT. Penguji lainnya yaitu Prof Dr Ir Imam Wahyudi DEA, Prof Dr Ir Antonius MT IPU dan Prof Jati Utomo DH ST MM MSc PhD.

Menurut Subagijo estimasi biaya tahap konseptual (pagu indikatif) adalah fondasi krusial yang menentukan keberhasilan anggaran dan pelaksanaan proyek bangunan gedung negara. Masalah yang umum terjadi yaitu ketidakakuratan penghitungan yang menyebabkan biaya membengkak (cost overrun). Hal itu terjadi salah satunya karena kelemahan parameter. Banyak diantara mereka menggunakan model estimasi biaya pembangunan gedung terlalu sederhana. Penghitungannya biasanya didasarkan luas dan biaya sehingga kurang signifikan.  Selain itu belum terintegrasinya parameter baru memicu rendahnya presisi estimasi.

Adapun tujuan penelitiannya mengembangkan model matematika yang presisi dan adaptif untuk meningkatkan akurasi. Menerapkan Hard System Method (HSM) untuk mengintegrasikan parameter spesifik ke dalam model yang lebih kuat. Membangun model prediksi baru yang menggabungkan matematika dan sistematisasi lebih efisien dan akurat.

Adapun kesimpulan dari penelitiannya adalah sebagai berikut. Penelitian berhasil menjawab masalah deviasi anggaran sebesar -49,08% dengan mengembangkan model matematika yang presisi dan adaptif untuk meningkatkan akurasi estimasi tahap konseptual.

Perlunya mengintegrasikan delapan parameter signifikan (seperti luas, fungsi, dan standar BGH) menggunakan metode HSM untuk menciptakan model estimasi yang lebih kuat dan ilmiah. Untuk itu perlu inovasi & prediksi baru dengan membangun model prediksi baru melalui regresi linear berganda yang diimplementasikan dalam aplikasi web tabulasi estimaya untuk menjamin efisiensi serta meminimalkan human error.

Djoko Subagijo ST MSi berhasil lulus dan mendapat gelar doktor dengan IPK 3,79. lama studi 2 tahun 7 bulan.  Tercatat sebagai lulusan ke 58 di PDTS Fakultas Teknik Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Andrew Ghea Mahardika Sukses Raih Doktor di PDTS Unissula Lewat Kajian Breakwater

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula, Andrew Ghea Mahardika ST MT mengikuti ujian terbuka doktor pada Kamis (12/2/2026) di Aula Fakultas Teknik. Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul analisis transmisi pada model pemecah gelombang tenggelam dari Artificial Reef Brick-2 (ARB-2).

Bertindak sebagai penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso MST PhD, Ir Rachmat Mudiyono ST MT dan Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT. Penguji lainnya yaitu Prof Dr Ir Imam Wahyudi DEA, Prof Dr Ir Antonius MT IPU dan Prof Dr Denny Nugroho Sugianto ST MSi. 

Menurut Andrew, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang ke-4 di dunia (99.093km). Wilayah pantai bersifat dinamis namun rentan terhadap abrasi dan erosi. Pembangunan infrastruktur (reklamasi, wisata, pemukiman) sering mengubah keseimbangan pantai.

Pantai Indah Kapuk (PIK) adalah destinasi wisata strategis di Jakarta Utara. Namun ada beberapa tantangan salah satunya ancaman abrasi meningkat akibat gelombang laut dan perubahan iklim. Untuk mengatasi itu dibutuhkan pemecah ombak (breakwater). Namun breakwater konvensional yang menggunakan batu atau beton sering merusak estetika dan ekosistem.

Oleh karenanya dibutuhkan solusi perlindungan yang juga berfungsi sebagai habitat biota laut. Diperlukan struktur pelindung pantai yang efektif namun tetap ramah lingkungan.

Salah satu solusinya menggunakan breakwater tenggelam. “Breakwater tenggelam (submerged breakwater) merupakan salah satu alternatif struktur pelindung pantai yang mampu mereduksi energi gelombang tanpa mengganggu estetika kawasan pesisir,” ungkap Andrew.

Ada beberapa kesimpulan dari hasil penelitiannya. Pertama, struktur Artificial Reef Brick-2 (ARB-2) terbukti efektif meredam energi gelombang non-breaking, dengan nilai koefisien transmisi (KT) 0,19–0,39, setara reduksi energi ±60–81%. Kedua, respons gelombang terhadap ARB-2 menunjukkan pola yang konsisten dan dapat diprediksi, dipengaruhi oleh parameter non-dimensi seperti kecuraman gelombang, relative freeboard, dan crest width.

Ketiga, secara hidrodinamik, sebagian besar skenario menghasilkan KT < 0,40, menegaskan efektivitas ARB-2 sebagai pemecah gelombang tenggelam untuk kawasan pantai wisata. Keempat, struktur ARB-2 menunjukkan stabilitas yang baik selama pengujian laboratorium, tanpa pergeseran unit atau perubahan konfigurasi. Kelima, Relative freeboard (Rc/Hi) merupakan faktor desain paling dominan dalam menentukan kinerja peredaman gelombang ARB-2

Penelitiannya diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kajian teknik pantai, khususnya terkait analisis transmisi gelombang pada struktur pemecah gelombang tenggelam berbasis Artificial Reef Brick-2 (ARB-2). Oleh karena itu, hasil penelitian ini disarankan untuk digunakan sebagai dasar dalam penelitian lanjutan yang mengkaji variasi bentuk, dimensi, dan konfigurasi unit ARB-2 terhadap kinerja peredaman gelombang.

Penelitiannya dapat juga dijadikan bahan pertimbangan awal bagi perencana, konsultan, dan pemangku kebijakan dalam memilih alternatif struktur pemecah gelombang tenggelam yang sesuai untuk kawasan pantai wisata, khususnya pada pantai reklamasi dengan kondisi dasar laut yang relatif rata dan impermeabel.

Andrew Ghea Mahardika ST MT berhasil lulus dan mendapat gelar doktor dengan IPK 3,71. Tercatat sebagai lulusan ke 59 di PDTS Fakultas Teknik Unissula.