Categories
Uncategorized

Gandeng KNTI Semarang RSIGM Sultan Agung Peduli Kesehatan Warga Pesisir

Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung (RSIGM SA) perkuat kerjasama dengan KNTI Semarang. Hal itu terlihat dari penandatanganan MoU diantara kedua institusi. Kerjasama dilakukan untuk memberikan pelayanan serta edukasi kepada masyarakat pesisir di sekitaran Semarang. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir agar mulai memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall lantai 5 RSIGM Sultan Agung Semarang (30/10/2023).

KNTI adalah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia. Ketua KNTI Semarang, Slamet Ari Nugroho menyampaikan keprihatinannya. “Walaupun kami penghasil protein tertinggi yakni ikan laut namun salah satu penyumbang stunting tertinggi di Indonesia adalah masyarakat dari daerah pesisir. Oleh karena itu kerjasama dengan RSIGM Unissula ini sangat penting untuk turut memperhatikan kesehatan daerah pesisir terutama para anak anak dengan memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut.”ungkapnya.

Semantara itu Direktur RSIGM Sultan Agung Semarang, Dr drg Kusuma Arbiyanti MM menyampaikan “Kami sudah lama menantikan pertemuan dan kerjasama dengan KNTI ini. Kemarin telah terlaksana program pertama kami, yaitu screening kesehatan gigi danmulut di wilayah Tambak Lorok Semarang.” RSIGM Sultan Agung berharap MoU ini dapat berjalan dengan baik kedepannya dan semoga kerjasama ini bisa bermanfaat baik untuk KNTI maupun RSIGM SA untuk mewujudkan generasi hebat dengan gigi kuat dan mulut sehat.

Categories
Uncategorized

Bukan Hanya Kuliah Saja Farmasi Unissula Bangun Mental dan Karakter Mahasiswanya

Prodi Farmasi Unissula melaksanakan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Pra Dasar (LKMMPD) bagi  244 mahasiswa baru 2023. Acara yang dihelat (28-29/10/2023) itu untuk membekali mental dan karakter mahasiswa menjadi pribadi yang berintegritas. Tema yang diusung develop potential and creativity to create pharmacist with character.

Para peserta harus menunjukkan kedisiplinannya dalam menjalankan aturan. diantaranya mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Datang 15 menit sebelum kegiatan berlangsung. Menerapkan 5S+1T (senyum, salam, sapa, sopan, santun, dan terima kasih). Serta menaati budaya akademik islami.

Peserta berhak bertanya dan mendapatkan jawaban saat pemberian materi. Selain itu berhak menyampaikan pendapat saat kegiatan berlangsung.

Materi yang disampaikan antara lain kepemimpinan, motivasi diriserta pengembangan diri dan karakter. Materi lainnya penguatan mental kemudian post test, dan diakhiri dengan acara fun game. Pasca pelatihan peserta ditugaskan untuk membuat poster dan vidio yang diupload ke media sosial IG masing-masing peserta.

Categories
Uncategorized

Mobil Listrik Unissula Berkompetisi di Tingkat Nasional

Tim Mobil Listrik Unissula yang bernama Molex Renewable Team (MRT) lolos sebagai finalis dan akan berlaga mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tingkat Nasional Tahun 2023.

Kontes ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia. Tempat pelaksanaan kontes bertempat di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol Jakarta mulai tanggal 28 Oktober hingga 2 November 2023.

Tim MRT ini diketuai oleh M Faridotul Ilmi, mahasiswa Teknik Elektro Unissula angkatan 2020. Anggota tim berjumlah 19 orang dan terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Teknik Informatika dari Fakultas Teknologi Industri UNISSULA Semarang.

Persiapan lomba dan pendaftaran sudah dimulai sejak bulan Agustus 2023. Melalui tahapan proses seleksi Laporan Desain Kendaraan dan seleksi Video Virtual Technical Inspection secara daring (online) maka terpilih 60 peserta yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia. Seluruh peserta ini nantinya akan berlaga secara luring (offline) di sirkuit JIEPC Ancol.

Kategori lomba dibagi menjadi 2, yaitu: Kategori Prototipe dan Kategori Urban. Adapun mesin penggerak terdiri atas: MPD Gasoline, MPD Diesel, MPD Etanol, dan Motor Listrik. Tim MRT mengikuti kategori prototipe dengan mesin penggerak motor listrik.

Dalam kontes ini setiap peserta harus mengeksplorasi kemampuannya dalam perancangan, implementasi, dan strategi.

Juga harus mengembangkan ide-idenya untuk dapat membuat dan merancang suatu wahana bergerak berbentuk mobil hemat energi dengan berbagai bentuk dan struktur serta inovasi, dimana mahasiswa dapat berkompetisi secara sportif dalam arena yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan KMHE ini juga prestasi mahasiswa di bidang rancang bangun mobil hemat energi dalam level nasional maupun internasional diharapkan dapat meningkat pesat.

Pembimbing tim MRT, Dr. Bustanul Arifin, ST, MT yang sekaligus sebagai Wakil Dekan 1 FTI UNISSULA menyatakan bahwa bukan pertama kali Tim MRT ini mengikuti lomba di tingkat nasional. Sebelumnya tim sudah sering mengikuti seleksi dan bahkan beberapa kali menjuarai di berbagai ajang serupa.

Senada dengan pernyataan tersebut, Dekan FTI Unissula Dr. Ir. Novi Marlyana, ST, MT, IPU, ASEAN Eng., juga sangat mendukung pengembangan prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional di berbagai bidang, salah satunya di bidang mobil listrik. Melalui ajang lomba ini diharapkan akan semakin menambah kompetensi dan wawasan mahasiswa sembari melaksanakan perkuliahan .

Categories
Uncategorized

BEM dan SEMA Unissula Dukung Pengurus YBWSA 2023-2028

Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KM) dan Senat Mahasiswa (SEMA KM) mendukung penuh kepengurusan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) masa khidmat 2023-2028 yang baru terpilih. “Saya Aqil Yusuf Hidayat Presiden BEM dan Hajir Alamsyah Ketua SEMA bersama segenap pengurus yang hadir ingin memberikan pernyataan sikap terkait kepengurusan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) yang baru saja terpilih”, ungkap Aqil (30/10/2023).

Pernyataan sikapnya antara lain: “Pertama, mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan YBW-SA yang baru masa khidmat 2023-2028 berdasarkan keputusan rapat pembina YBW-SA”, ungkapnya.

Pernyataan kedua, BEM dan SEMA Unissula mendukung penuh keputusan rapat pembina YBWSA atas terpilihnya pengurus baru. Karena hal itu sudah dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam pasal 28 Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 16 Tahun 2001 tentang yayasan.

Pembina adalah organ yayasan yang mempunyai kewenangan yang tidak diserahkan kepada pengurus atau pengawas oleh undang-undang ini atau anggaran dasar. Kewenangan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 meliputi keputusan mengenai perubahan anggaran dasar, pengangkatan dan pemberhentian anggota pengurus dan anggota pengawas,  penetapan kebijakan umum yayasan berdasarkan anggaran dasar yayasan, pengesahan program kerja dan rancangan anggaran tahunan yayasan, dan penetapan keputusan mengenai penggabungan atau pembubaran yayasan.

Ketiga, mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh pengurus yayasan masa khidmah 2018-2023. “Semoga pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan senantiasa dicatat sebagai amal kebaikan dan senantiasa mendapat ridho dari Allah SWT. Kami berharap pengurus lama senantiasa legowo dan memberikan contoh terbaik bahwa pergantian jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal yang biasa, sehingga tidak terjadi perpecahan atas kekeluargaan yang telah terjalin selama ini”, tambah Aqil.

“Yang keempat yaitu pentingnya mengapresiasi aspek kesejarahan terutama keberadaan HM Sulchan sebagai salah satu pendiri YBWSA dan melahirkan Unissula yang saat ini berkembang dengan sangat baik yang memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan di Jawa Tengah dan Indonesia. Sebagai generasi penerus kita harus mengapresiasi dan  meneladani beliau sebagai tokoh penting dalam sejarah pengembangan YBWSA”, pungkas Aqil.

Categories
Uncategorized

BEM dan SEMA Unissula Dukung Pengurus YBWSA 2023-2028

Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KM) dan Senat Mahasiswa (SEMA KM) mendukung penuh kepengurusan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) masa khidmat 2023-2028 yang baru terpilih. “Saya Aqil Yusuf Hidayat Presiden BEM dan Hajir Alamsyah Ketua SEMA bersama segenap pengurus yang hadir ingin memberikan pernyataan sikap terkait kepengurusan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) yang baru saja terpilih”, ungkap Aqil (30/10/2023). 

Pernyataan sikapnya antara lain: “Pertama, mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan YBW-SA yang baru masa khidmat 2023-2028 berdasarkan keputusan rapat pembina YBW-SA”, ungkapnya. 

Pernyataan kedua, BEM dan SEMA Unissula mendukung penuh keputusan rapat pembina YBWSA atas terpilihnya pengurus baru. Karena hal itu sudah dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam pasal 28 Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 16 Tahun 2001 tentang yayasan.

Pembina adalah organ yayasan yang mempunyai kewenangan yang tidak diserahkan kepada pengurus atau pengawas oleh undang-undang ini atau anggaran dasar. Kewenangan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 meliputi keputusan mengenai perubahan anggaran dasar, pengangkatan dan pemberhentian anggota pengurus dan anggota pengawas,  penetapan kebijakan umum yayasan berdasarkan anggaran dasar yayasan, pengesahan program kerja dan rancangan anggaran tahunan yayasan, dan penetapan keputusan mengenai penggabungan atau pembubaran yayasan.

Ketiga, mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh pengurus yayasan masa khidmah 2018-2023. “Semoga pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan senantiasa dicatat sebagai amal kebaikan dan senantiasa mendapat ridho dari Allah SWT. Kami berharap pengurus lama senantiasa legowo dan memberikan contoh terbaik bahwa pergantian jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal yang biasa, sehingga tidak terjadi perpecahan atas kekeluargaan yang telah terjalin selama ini”, tambah Aqil. “Yang keempat yaitu pentingnya mengapresiasi aspek kesejarahan terutama keberadaan HM Sulchan sebagai salah satu pendiri YBWSA dan melahirkan Unissula yang saat ini berkembang dengan sangat baik yang memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan di Jawa Tengah dan Indonesia. Sebagai generasi penerus kita harus mengapresiasi dan  meneladani beliau sebagai tokoh penting dalam sejarah pengembangan YBWSA”, pungkas Aqil. 

Categories
Uncategorized

Matematika Sebagai Ilmu Filsafat

Ilmu matematika menjadi salah satu dari enam cabang ilmu filsafat menurut Imam Al Ghazali. Ilmu matematika adalah ilmu yang berhubungan dengan matematika, teknik, bentuk alam seperti bentuk persegi, segitiga, dan lainnya. Hal tersebut dijelaskan oleh Habib Shaleh bin Muhammad Al Jufri dalam Kajian Rutin Kitab Al Munqidz min Al Dlolal di Unissula, Jum’at (27/10/2023).

Habib Shaleh juga menyebut bahwa ilmu matematika tidak ada hubungannya dengan agama. Sehingga menurutnya mempelajari dan mendalami ilmu tersebut akan memunculkan dua akibat. “Salah satunya adalah orang tersebut akan mengagung-agungkan terhadap ilmu tersebut. Sehingga dirinya akan mengambil mentah-mentah apa yang disampaikan oleh ahli matematika, dan menolak kebenaran ilmu yang lain. Dengan sikap seperti ini sehingga akan muncul dalam dirinya sifat kekufuran,” jelas Koordinator Dewan Syuro Majelis Al Muwasholah Baina ‘Ulama’il Muslimin Center tersebut.

Akibat yang kedua menurutnya adalah munculnya muslim yang bodoh. “Golongan muslim ini adalah mereka teman-teman muslim yang menolak semua ilmu yang datangnya dari ahli filsafat,” jelasnya.

Cabang ilmu selanjutnya adalah ilmu mantik atau ilmu logika. “Ilmu mantik atau ilmu logika tidak ada hubungannya dengan masalah agama, jadi sebuah pandangan yang di dalamnya adalah dasar-dasar analogi-analogi,” ungkap Pengasuh PP Darul Musthofa.

Cabang ilmu lainnya adalah ilmu thobi’I yang berhubungan dengan alam. Cabang ilmu ketuhanan, cabang ilmu siasah atau politik, dan yang terakhir adalah cabang ilmu budi pekerti atau akhlak.

Pihaknya menekankan bahwa tidak ada manusia yang menguasai semua ilmu. “Orang yang ahli dalam ilmu tertentu bisa jadi bodoh dalam ilmu lainnya. Belum tentu orang yang ahli dalam bidang agama dia ahli dalam ilmu bahasa. Karena manusia terutama di akhir zaman seperti saat ini mereka berdasar spesialisasi,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Direktur RSIGMP Sultan Agung Raih Gelar Doktor

Direktur RSIGMP Sultan Agung Dr drg Kusuma Arbianti MMR meraih gelar doktor dari Program Doktor Ilmu Kedokteran Gigi FKG UGM Yogyakarta, Jum’at (27/10/2023).

Dosen FKG Unissula tersebut memperoleh gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasi di hadapan tim penguji. Diantaranya Prof Dr drg Widowati Siswomihardjo MS, drg Nunuk Purwanti MKes PhD, Dr Qurrotul Aini SKG MKes, Dr dr Hanevi Djasri MARS FISQua, Drg Lisdrianto Hanindriyo MPH PhD, dan Dr drg Mita Juliawati MARS. Adapun promotornya adalah drg Rosa Amalia MKes PhD, Dr drg Julita Hendrartini MKes serta dr Tjahjono Kuntjoro MPH DrPH.

Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul analisis budaya, perilaku dan kinerja serta implementasi sasaran keselamatan pasien rumah sakit gigi dan mulut di Indonesia.

Menurutnya berbagai tuntutan pasien banyak dilayangkan kepada rumah sakit. Hal ini akibat dari kurang amannya tindakan dalam pelayanan kesehatan. “Sehingga mengevaluasi dan membangun budaya keselamatan pasien di rumah sakit merupakan cara yang efektif untuk menghindari insiden keselamatan serta memahami upaya perbaikan yang dapat dilakukan. Hubungan budaya keselamatan pasien dan kinerja keselamatan masih belum jelas dan tidak konsisten,” jelasnya.

Adapun tujuan dari penelitiannya adalah menganalisis pengaruh budaya, perilaku dan kinerja keselamatan pasien serta mengevaluasi implementasi enam sasaran keselamatan pasien RSGM di Indonesia.

Dengan metode analisis Structural Equation Model (SEM) yang digunakannya, menunjukkan empat dimensi yang berkorelasi kuat terhadap budaya keselamatan pasien. “Yaitu Komunikasi tentang terjadinya kesalahan, pembelajaran organisasi, pelatihan staf, dan kerjasama tim,” jelasnya.

Pihaknya juga menemukan bahwa enam sasaran keselamatan pasien telah diimplementasi di RSGM. Namun terdapat kelemahan dalam kebijakan dan prosedurnya. “Sehingga budaya keselamatan pasien di RSGM di Indonesia berpotensi untuk perbaikan dan berpengaruh secara langsung terhadap kinerja keselamatan daripada melalui perilaku keselamatan pasien. Enam sasaran keselamatan pasien sebagian besar telah dilaksanakan namun perlu konsistensi dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Categories
Uncategorized

Dosen FTI Unissula Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Srondol

Salah satu kewajiban Tridarma Perguruan Tinggi dosen adalah melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai salah satu bentuk elemen kontribusi dosen untuk negeri.

Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknologi Industri Unissula Semarang yang diketuai Ir. Budi Pramono Jati MM., yang beranggotakan Dedi Nugroho, ST.MT dan Ir. Ida Widihastuti, MT pada semester ini dalam rangka penerapan keilmuannya melaksanakan pengabdian masyarakat di Masjid At-Taqwa Srondol Bumi Indah Semarang 23 Oktober 2023 dengan pendanaan dari swadaya masyarakat.

Budi Pramono Jati mengatakan, pengabdian ini mengusung tema atau tujuan utama dari kegiatan ini adalah Peningkatan Literasi Sistem Audio Melalui Revitalisasi, Pembenahan dan Optimisasi Audio untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah masjid. Masjid At Taqwa merupakan salah satu masjid yang ada di Banyumanik Semarang Selatan sebagai mitra dalam program pengabdian masyarakat. Ketua takmir adalah Bapak H. S Joko Purnomo meminta bantuan kepada team FTI Unissula sebagai tenaga ahli dalam pembenahan system audio masjid At Taqwa.

Permasalahan yang dialami mitra diantaranya: berawal dari kualitas suara yang tidak bagus, coverage suara yang tidak rata, banyak peralatan yang rusak, banyak peralatan yang sudah tua, perlunya peremajaan peralatan, perlunya peningkatan pengetahuan takmir / marbot dalam operasi dan maintenance dalam bidang audio sistem.
Berdasarkan permasalahan tersebut dan setelah berdiskusi Tim Pengabdian Masyarakat bersama mitra team membuat rencana dan melakukan revitalisasi, pembenahan dan optimisasi audio diawali melakukan simulasi computer, membuat desain & membuatkan diagram dan jalur kabel agar mendapatkan hasil yang paling optimum.

Kegiatan dilanjutkan antara lain dengan: merepair beberapa peralatan yang rusak (amplifier), menambah peralatan baru (mixer, compressor, mic wireless, speaker outdoor), mengganti peralatan yang sudah tidak optimal, mengganti semua speaker lama, penataan kembali letak tata letak speaker, membuatkan simulasi, membuatkan diagram dan jalur kabel, membuatkan RAB, membantu dalam pengadan peralatan, memasang dan mengoptimalisasi sistem, diakhiri dengan memberikan pelatihan tentang operasi maintenance dan seting peralatan, membuatkan resume proses pembenahan.

Hasil dari Program Pengabdian Masyarakat ini berupa Revitalisasi, Pembenahan dan Optimisasi Audio masjid dengan konfigurasi dan peralatan baru yang lebih fit / sehat sesuai dengan rencana dan telah dilakukan optimisasi dan pengecekan ulang. Diharapkan dengan adanya hasil dari program pengabdian ini kualitas audionya dapat lebih baik dan nyaman untuk pelayanan harian kepada jamaah dalam melaksanakan kegiatan ibadah dan kajian-kajian dalam masjid At Taqwa perumahan Srondol Bumi Indah Banyumanik

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Psikologi Unissula Teliti Fenomena Beauty Filter

Tim mahasiswa Psikologi Unissula melakukan penelitian self-love pada pengguna beauty filter.  Tim tergabung dalam program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH). Mereka adalah Ana Fitri Aulia, Anisa Oktafiani,  Atika Nadya Husna, dan Arikah Chusna. Mereka berusaha mengulik dan menganalisis bagaimana strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurut Ana fenomena maraknya penggunaan beauty filter sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat. Bahkan, sebagian dari mereka menganggap bahwa menggunakan beauty filter ketika berfoto merupakan suatu kewajiban. Tak lengkap rasanya mengunggah foto atau video di media sosial jika tanpa beauty filter. Bukankan begitu?

“Beauty filter membangun realitas baru dalam masyarakat. Beauty filter dapat mengubah penampilan seseorang hanya dalam sekejap demi menyelaraskan diri dengan standar kecantikan yang seringkali tidak dapat tercapai”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan berbagai standar kecantikan yang sesungguhnya tidak realistis dapat menambah tekanan khususnya bagi perempuan muda, dimana ia menganggap bahwa jika ia tidak dapat memenuhi standar kecantikan maka akan dianggap tidak cantik.

Ternyata, semakin maraknya beauty filter di media sosial dapat menimbulkan konsekuensi negatif bagi penggunanya, terutama bagi mereka yang mengalami penurunan self-love. Berbagai dampak negatif dapat terjadi, baik dari aspek sosial maupun aspek psikologis, seperti ketakutan terhadap pandangan orang lain, perasaan selalu ingin dipuji, mudah membandingkan diri dengan orang lain, penurunan harga diri, serta perasaan tidak sejahtera. Hal ini juga dapat berpengaruh pada penurunan body image, bahkan mulai membenci dirinya sendiri karena tidak dapat tampil seperti perempuan yang terkesan sempurna di media. Lebih parah lagi, jika dilanjutkan secara terus menerus, akan berpotensi menyebabkan depresi.

Penelitian didampingi dosen Retno Setyaningsih SPsi MSi sebagai dosen pembimbing. Tim PKM-RSH melakukan riset dari berbagai penelitian sebelumnya, dan berhasil menemukan sebuah metode untuk meningkatkan self-love, khususnya bagi pengguna beauty filter.

Metode yang ditawarkan adalah metode Mirror Talk. Selanjutnya, Tim PKM-RSH juga melakukan inovasi baru yaitu dengan memadukan metode Mirror Talk dan Lagu ‘Tutur Batin’ karya Yura Yunita. Lagu ‘Tutur Batin’ dipilih karena bertema penerimaan diri, dan menggambarkan pesan self-love melalui lirik lagu tersebut.

Mereka memilih metode dengan mendengarkan lagu karena ada pesan moral maupun sosial akan lebih mudah diterima melalui lagu. “Hampir semua orang suka mendengarkan lagu. Harapannya, pesan self-love dalam lagu  tersebut akan lebih ringan untuk diterima setiap individu yang mengalami penurunan self-love”, ujar Ana Fitri Aulia di kampus Unissula, Senin (27/10/2023).

Uji coba terkait metode Mirror Talk yang dipadukan dengan Lagu ‘Tutur Batin’ telah dilakukan di Universitas Islam Sultan Agung, dan telah disusun menjadi sebuah modul intervensi. Dari metode yang telah diujicobakan ini, Tim PKM-RSH juga sedang mangajukan permohonan hak cipta atas modul yang bersertifikat HKI (Hak Keyayaan Intelektual). Harapannya, modul ini dapat menjadi landasan intervensi untuk meningkatkan self-love pada individu, dan mudah diterima dan diterapkan oleh masyarakat secara luas.

Categories
Uncategorized

Perdalam Kompetensi Mahasiswa  Farmasi Unissula Kunjungi Industri Farmasi

Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Farmasi Unissula mengadakan kunjungan industri ke PT Victoria Care Indonesia Tbk Semarang pada Selasa, (24/10).  Acara dihadiri 75 mahasiswa Farmasi angkatan 2020 beserta tiga dosen pembimbing. Mereka adalah Dr Indriyati Hadi Sulistyaningrum MSc, apt Asih Puji Lestari MSc, dan apt Wilda Fhitriany Usman MFarm.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari skill Modul Farmasi Industri Obat Tradisional & Kosmetik dan diharapkan mahasiswa mampu membandingkan implementasi teori yang telah dipelajari di perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Selain itu mahasiswa juga akan lebih dekat dengan dunia keprofesian.

Asih Puji Lestari menjelaskan rombongan memulai perjalanan pada pukul 07.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan memasuki area pabrik pada pukul 09.00 wib disambut hangat oleh para karyawan PT Victoria Care Indonesia Tbk. Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi terkait sejarah dan peresmian PT Victoria Care Indonesia Tbk. Mereka diberikan pengarahan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di area produksi dengan cara memakai masker dan menggunakan hand sanitizer.

Selanjutnya mahasiswa diarahkan untuk melihat serta diberikan penjelasan tentang tata cara pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berada di sebelah kiri gedung. Kemudian dilanjutkan mengunjungi kantor bagian QC, R&D, dan laboratorium. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berfoto di lukisan 3D di sebelah luar ruang antara orang sebelum memasuki area produksi.

Pada area produksi mahasiswa mendapatkan informasi dan mengamati langsung alat-alat yang digunakan dalam proses produksi sampai ke tahap pengemasan. Selain itu, mahasiswa dipandu untuk mengikuti secara langsung proses pembuatan kosmetik hingga menjadi produk jadi.

Sesi terakhir dari kunjungan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk bisa berdiskusi langsung dengan apoteker industri serta memperdalam pemahaman mengenai regulasi yang digunakan di industri kosmetik, serta cara penanganan dan pengujian sampel untuk kosmetika. Selain itu mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti beuty class dari instruktur serta berkesempatan membeli produk-produk kosmetik langsung dari industrinya.