Categories
Uncategorized

Mahasiswa Kedokteran Unissula Buat  Inovasi  Produk Kemangi

Tim mahasiswa dari Prodi Kedokteran Umum berhasil membuat inovasi di bidang kesehatan. Tim terdiri dari lima mahasiswa yakni Melia Berlin Nurkhasanah, Riskian Haiyu Putra, Cornelius Bagus Abimanyu Budi Satrio, Chabellita, dan Yogi Rizki Maulana. Adapun dosen pembimbing dr Angga Pria Sundawa MBiomed dan dosen pendamping Dina Fatmawati SSi MSc.

Ulkus diabetikum merupakan luka terbuka pada permukaan kulit karena adanya komplikasi makroangiopati sehingga terjadi vaskuler insufisiensi dan neuropati. Hal itu dapat berkembang menjadi infeksi karena masuknya kuman atau bakteri dan adanya gula darah yang tinggi menjadi tempat yang strategis untuk pertumbuhan kuman.

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi dari diabetes melitus. Diperkirakan jumlah penderita diabetes mellitus secara global adalah 537 juta orang, dari jumlah ini diestimasi persentase ulkus diabetikum mencapai 30%.

“Alasan pemilihan daun kemangi sebagai objek penelitian karena mudah ditanam dan dipelihara. Selain itu, daun kemangi memilki sifat antiradang dan antibakteri sehingga dipakai untuk mempercepat penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi pada luka”, pungkas Melia (18/9/2023).

Sayangnya, sejauh ini penelitian terkait manfaat daun kemangi untuk penyembuhan luka banyak menggunakan uji in vivo. Oleh karena itu, kelompok  kami menggunakan uji in vitro menggunakan sel HDF karena sel memilki umur tidak terbatas, efisien, dan hasilnya lebih cepat.

“Dengan adanya inovasi ini kami berharap dapat mengatasi permasalahan ulkus diabetikum dengan memanfaatkan potensi daun kemangi sebagai percepatan penyembuhan luka”, pungkas Riskian.

Categories
Uncategorized

Dr Subyakto, Komisaris Utama BPR Arto Moro Raih Gelar Profesor dari Unissula

Komisaris Utama BPR Arto Moro Dr Subyakto SH MH MM dikukuhkan sebagai profesor kehormatan Unissula. Hal itu dilaksanakan dalam rapat senat terbuka di auditorium Unissula, Senin (18/9/2023).

Dalam sambutannya ia mengatakan, hukum di Indonesia masih belum sempurna. ”Terkait masalah per-Undang-undangan sekarang ini masih carut marut. Oleh karena itu, harus ditata kembali. Undang-undang dibuat harus berkeadilan dan berpihak kepada rakyat atau masyarakat. Kebijakan UU diciptakan untuk keadilan masyarakat dan kepastian hukum,” papar  Prof Subyakto.

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. Subyakto tercatat sebagai profesor ke 52 di Unissula. Dalam pengukuhan tersebut Subyakto membacakan pidato pengukuhan profesor berjudul Mewujudkan Indonesia maju sejahtera melalui pembentukan peraturan perundang-undangan yang berkeadilan.

Lebih lanjut Subyakto memberikan masukan ke pemerintah – bagaimana Undang-undang sangat sentral sekali, menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya berkeadilan. ”Kalau sejahtera saja tidak adil, apa artinya, banyak masalah,” jelas Subyakto.

Seperti menurut Subyakto, kasus Rempang saat ini menyedot perhatian. Seperti diketahui, polemik di tanah Rempang, Batam, Kepulauan Riau masih terus bergulir. Warga yang disebut-sebut telah tinggal sebelum Indonesia dinyatakan merdeka terancam digusur demi proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City.

Menurutnya, membangun boleh, namun jangan menghacurkan nilai-nilai masyarakat. ”Bagaimana Per-UU-an dibuat antara legislatif dan eksekutif harusnya membuat kebijakan secara netral dan jangan sampai ada kepentingan politik dan kekuasaan di dalamnya,” jelas Subyakto yang merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014 yang mewakili Jawa Tengah dan pendiri Semarang Corruption Watch ini.

Sementara itu, Rektor Unissula Prof Dr Gunarto mengatakan, Subyakto dipandang memiliki kualifiaksi akademik, kompetensi luar biasa dan memilki pengalaman yang relevan dengan melahirkan ide baru untuk kebijakan, yang bermanfaat bagi kemajuan pada bidang ilmu hukum, bangsa dan negara. Oleh karena itu layak mendapat gelar profesor kehormatan. ”Hal ini juga berdasarkan keputusan dari penilaian tim ahli, yang kemudian juga disetujui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,” jelas rektor Unissula.

Subyakto menurut rektor, merupakan tokoh yang sangat layak untuk mendapatkan gelar guru besar karena menilik rekam jejak yang luar biasa di bidang hukum. Khususnya terkait kebijakan per-Undang-undangan.

Categories
Uncategorized

Unissula Masuk Jajaran Perguruan Tinggi Elit Dunia

Unissula melaksanakan prosesi wisuda ke 86 yang dilaksanakan di Auditorium kampus Kaligawe (16/9/2023). Wisuda diikuti oleh 1851. Dalam sambutannya Rektor, Prof Dr H Gunarto SH MH menyatakan rasa terimakasihnya pada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya di Unissula. “Terimakasih atas kepercayaan Ibu dan Bapak serta orang tua wali yang mempercayakan pendidikan putra putrinya di Unissula”, ungkapnya.

Lebih jauh Prof Gunarto menyebutkan berbagai capaian Unissula sepanjang tahun 2023 ini. Prestasi tersebut antara lain berhasil masuk jajaran perguruan tinggi elit dunia. “Times Higher Educations yang berbasis di Inggris menempatkan Unissula sebagai PTS terbaik di Jawa Tengah, PTS peringkat 12 nasional dan menempatkan Unissula  sebagai perguruan tinggi peringkat ke 401 dunia”, lanjutnya.

Prestasi tersebut juga selaras dengan penilaian yang dirilis oleh Webometrics yang berbasis di Spanyol yang menempatkan Unissula sebagai universitas swasta terbaik di Kota Semarang. Unissula juga menduduki peringkat ke 10 PTS terbaik di Indonesia  dan menempati rangking ke 45 diantara PTN dan PTS dari kurang lebih  4.500 institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

Sementara itu lembaga pemeringkatan lainnya yakni Unirank yang berbasis di Australia menempatkan Unissula di peringkat 56 perguruan tinggi berbasis Islam di dunia.

Edurank yang berbasis di Amerika Serikat menempatkan Unissula sebagai kampus swasta terbaik di Semarang. Serta Scimago Instuitutions Ranking yang berbasis di Spanyol menempatkan Unissula sebagai universitas peringkat ke 10 nasional di tahun 2023 ini.

Lebih lanjut ia meminta pada para wisudawan untuk mengamalkan ilmu agama dan sains yang telah didapatkan di dunia perkuliahan.” Teruslah berbuat kebajikan. Berbuat baik untuk diri sendiri, berbuat baik untuk orang tua, berbuat baik untuk keluarga dan berbuat baik untuk bangsa dan Negara”, lanjutnya.

Ia juga meminta pada para wisudawan untuk mengucapkan bersyukur dan mengucapkan terimakasih pada kedua orang tua. “Keberhasilan Saudara para mahasiswa mendapat gelar akademik sesungguhnya adalah bagian penting usaha dari orang tua memuliakan anak anaknya dengan memberikan pendidikan terbaik. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berterima kasih kepada kedua orang tua dan keluarga. Sesungguhnya, ridho Allah terletak pada ridha kedua orang tua. Maka bahagiakanlah mereka dan jangan menyakiti hatinya”, pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo, Ketua Pengurus YBWSA Habib Hasan Toha Putra MBA. Hadir pula Ketua Pengawas YBWSA Dr KH Ahmad Darodji beserta pejabat universitas dan fakultas.

Categories
Uncategorized

Tujuh Pilar Bekal Mahasiswa Unissula Berkontribusi di Masyarakat

Sebanyak 1851 wisudawan Unissula mengikuti pembekalan secara luring di Auditorium Unissula, Jum’at (15/09/2023). Wakil Rektor I Unissula Dr Andre Sugiyono mengungkap pembekalan sebagai kesempatan terakhir Unissula untuk memberikan refreshing kepada mahasiswa. “Rekan-rekan semua yang telah dinyatakan lulus tidak boleh melupakan bahwa anda semua adalah lulusan terbaik yang dihasilkan Unissula yang merupakan bagian dari generasi khaira ummah (generasi terbaik) haruslah memberikan banyak manfaat untuk umat manusia,” ungkapnya.

Selanjutnya Dr  Rozihan SH MAg menyampaikan tujuh bekal kepada wisudawan sebelum terjun langsung di masyarakat. Pertama adalah taqwa. “Taqwa yaitu membahagiakan orang lain, terutama adalah orangtua sebagai wujud dari nilai birrul walidain (berbakti kepada orang tua),” ungkapnya.

Nilai kedua adalah membuat kebiasaan yang baik. Karena seseorang akan meninggal sebagaimana kebiasaannya. Selanjutnya adalah memiliki ilmu. “Orang yang tidak memiliki ilmu akan terlantar. Sehingga dalam hidup tidak hanya butuh iman. Iman yang akan membentuk orang baik, tapi jika tidak mempunyai ilmu tidak bisa bekerja,” ungkapnya.

Nilai keempat adalah bersyukur dan tidak mengeluh. “Mulai dengan mensyukuri yang sedikit, karena yang tidak bisa bersyukur ketika dapat sedikit dia tidak bisa bersyukur ketika mendapatkan banyak,” jelasnya.

Selanjutnya adalah sabar, yaitu berusaha terus menerus dan tidak menyerah. Keenam adah zuhud (seimbang). “Yang terakhir adalah tawakkal, yaitu menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

FH Unissula Melepas 410 Lulusan

Fakultas Hukum (FH) Unissula melepas 410 lulusan. Hal itu dilaksanakan dalam acara rapat senat fakultas yang berlangsung Kamis (14/9/2023) di Patra Hotel Semarang. Mereka yang dilepas terdiri dari program Sarjana S1 Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan dan Program Doktor Ilmu Hukum. Upacara pelepasan dipimpin oleh Ketua Senat FH Unissula Dr Nanang Sri Darmadi SH MH.

Dekan FH Unissula Dr Bambang Tribawono SH MH mengatakan semua program studi baik itu S1 Ilmu Hukum, S2 Ilmu Hukum, MKn dan PDIH FH Unissula telah terakreditasi Unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Semua prodi di FH Unissula juga terakreditasi Internasional dengan nilai Premier (Unggul) dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC), dari Inggris.

”Fakultas Hukum Unissula ini menduduki posisi yang luar biasa, baik itu untuk skala nasional maupun tingkat internasional,” jelasnya.

Oleh karenanya, menurut dekan, lulusan Fakultas Hukum Unissula mampu bersaing dalam memasuki dunia kerja. Dekan juga berpesan agar lulusan FH Unissula selalu membawa nama baik almamater dan mampu mempertanggungjawabkan perilaku dan profesinya di tengah masyarakat. Tak kalah penting, juga membangun jejaring yang baik dengan sesama almamater.

Saat ini, lulusan FH Unissula telah menyebar merata di seluruh wilayah di Tanah Air dan ada juga yang di luar negeri. Tidak sedikit juga alumni Unissula berasal dari luar negeri, misal dari Pakistan, India, Timor Leste, Filipina, Malaysia, Banglades, Thailand dan sejumlah negara lain.

Alumni Unissula berprofesi sebagai polisi, pengacara, hakim, notaris dan PPAT, wakil rakyat, politisi, bekerja di perusahaan swasta, BUMN, pemerintahan dan berkiprah sebagai pengusaha dan jabatan penting serta profesi lainnya.

Hadir juga dalam kesempatan ini Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, Ketua Alumni FH Unissula Dr Hery Wiyanto, anggota senat, dosen, dan orang tua mahasiswa.

Tercatat sebagai lulusan terbaik I dari S1 Ilmu Hukum adalah Sigra Arum Wijayanti Indeks Prestasi Kumulatip (IPK) 3,94. Lulusan terbaik Magister Ilmu Hukum adalah Adelia Ananda (IPK: 3,98). Lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Hukum Rivan Achmad Purwantono (IPK: 3,99). Lulusan terbaik Magister Kenotariatan Nindya Dewi Kartika Rohmi F (IPK: 3,92).

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Unissula Berhasil Membuat Inovasi Bidang Kesehatan

Tim mahasiswa dari Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula berhasil membuat inovasi di bidang kesehatan. Alat yang mereka kreasikan yakni Decubitus Of Pillow (DOP).

DOP ini merupakan alat yang diperuntukkan bagi pasien yang mengalami tirah baring lama. Pasien dengan tirah baring lama sangat rentan terjadinya luka tekan, diakibatkan lamanya area tertentu  yang mengalami tekanan pada posisi tubuh yang tidak berubah dan sehingga terganggunya  aliran darah kejaringan tubuh.

Area yang sering muncul dekubitus biasanya terdapat pada area tulang yang menonjol, seperti area  belakang, samping kepala, tulang belikat, pinggul, tulang ekor, pergelangan kaki, tumit, dan belakang lutut. Pada pasien yang menggunakan kursi roda biasanya dekubitus akan muncul pada area bokong.

Berdasarkan tingkat keparahan ulkus dekubitus ada 4 grade, yang pertama dekubitus grade 1 dengan adanya perubahan warna pada area kulit tertentu menjadi kemerahan atau kebiruan disertai rasa gatal rasa sakit di area tersebut. Grade 2 dekubitus ditandai dengan luka lecet atau luka terbuka di area terdampak. Grade 3 dekubitus terjadi luka terbuka hingga beberapa lapisan kulit yang lebih dalam. Grade 4 dekubitus ditandai dengan luka terbuka yang sangat dalam hingga otot dan tulang.

Saat praktik di Rumah Sakit, Putri Rara Sekar Amelia  mengamati bangsal VIP maupun non VIP banyak pasien dengan kasus ulkus decubitus yang sudah menjalani pengobatan dan perawatan hingga beberapa pasien harus diamputasi akibat luka yang mengerikan itu.

Dengan banyaknya fenomena dan pengalaman tersebut, ada beberapa pertanyaan yang masih menjadi problem di dunia kesehatan. Mengapa kasus ulkus dekubitus makin banyak? dan bagaimana cara agar prevalensi terjadinya resiko ulkus dekubitus menurun?

Terdapat beberapa gambaran ketika pasien ulkus decubitus menggunakan kasur anti dekubitus, hal ini memungkinkan untuk mencegah resiko terjadinya dekubitus pada pasien tirah baring. Lalu, bagaimana dengan pasien yang menggunakan kursi roda yang sedang mengalami dekubitus?  maupun pasien bedrest dengan indikasi luka dibagian tumit.

“Dari sana TIM DOP AYEE berdiskusi bagaimana jika kita memuat inovasi baru berupa perancangan protipe untuk mencegah resiko luka dan nyeri tekan dengan tambahan getaran sebagai terapi massage yang fleksible” ungkap Putri Rara Sekar Amelia (14/9/2023).

Ketika ide sudah muncul tim melakukan bimbingan bersama dosen dan ikut serta dalam event PKM dari universitas. Ide tersebut berhasil  lolos Pendanaan PKM 2023 dalam skema PKM-KC pada 15 Juni 2023 lalu. Dekubitus of Pillow merupakan bantalan dekubitus dengan terapi pijat teknik getaran yang tidak hanya memberikan relaksasi, tetapi juga dapat menstimulasi aliran darah di tubuh, mempercepat sirkulasi dan mengalirkan darah melalui area yang tersumbat.

“Dengan terciptanya rancangan prototipe tersebut maka prevalensi dekubitus menurun. Sehingga angka amputasi yang disebabkan oleh dekubitus juga menurun dan pasien-pasien bedrest tidak lagi mengalami ulkus decubitus. Karena perawatan ulkus decubitus ketika sudah memasuki grade 3 maupun 4 akan memerlukan perawatan khusus agar terhindar dari infeksi, mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap, maupun komplikasi dengan hasil kemungkinan kecil bisa sembuh apabila sudah terinfeksi”, pungkas Putri.

Selain Putri Rara Sekar Amelia anggota tim lainnya yakni Ellisa, Febryanti, Nur Aini Rukidah dan Muhammad Syahrul Ma’ruf. Adapun dosen pendamping yakni Dr Ns Erna Melastuti MKep

Categories
Uncategorized

Alhamdulillah Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Unissula Terakreditasi Unggul

Prodi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Unissula atau juga dikenal dengan Prodi S1 Planologi berhasil meraih akreditasi Unggul dari BAN PT.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyambut dengan penuh rasa syukur capaian tersebut. “Alhamdulillh Prodi PWK Fakultas Teknik Unissula berhasil terakreditasi Unggul. Capaian tersebut melengkapi prestasi Prodi S1 Teknik Sipil yang juga meraih akreditasi Unggul pekan lalu. Semoga capaian tersebut menambah keberkahan dan daya saing Fakultas Teknik Unissula di lingkup nasional dan internasional”, pungkas Prof Gunarto (13/9/2023).

Sementara itu Dekan Fakultas Teknik Ir Rachmad Mudiyono MT PhD menyatakan. Saat ini Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Unissula merupakan satu satunya prodi dari lingkup perguruan tinggi swasta yang terakreditasai Unggul di Jawa Tengah.

“Di Jawa Tengah baru dua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota yang terakreditasi Unggul. Di Perguruan tinggi negeri ada di Undip dan di perguruan tinggi swasta ada di Fakultas Teknik Unissula”, ungkap Rachmad Mudiyono.

Lebih lanjut ia menjelaskan prodi PWK Unissula terbukti dan teruji berkomitmen penuh menberikan layanan pendidikan terbaik. Nilai lebih lainnya yakni kurikulumnya terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman juga etika Islam yang diintegrasikan dalam perencanaan wilayah dan kota. Juga bagaimana isu-isu sosial yang relevan dengan nilai keislaman dipertimbangkan dalam pembelajaran.

Oleh karenanya prodi PWK Unissula dapat menjadi pilihan yang luar biasa berkomitmen tinggi terhadap kualitas pendidikan. “Ini adalah tempat dimana calon mahasiswa tidak hanya akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan berharga dalam perencanaan wilayah dan kota. Tetapi juga akan menjadi bagian dari komunitas akademik yang bersemangat, berdedikasi, memiliki budaya akademik islami yang menjunjung nilai-nilai keislaman dan etika dalam pendidikan. Sehingga calon mahasiswa dapat merasa nyaman dan terinspirasi dalam lingkungan yang mendukung nilai-nilai tersebut”, pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Farmasi Unissula Lakukan Pencegahan Stunting di Kebonagung


im dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Unissula mengadakan pengabdian masyarakat di Rouddhatul Atfal IT Cendekia Kebonagung Demak pada (9/9/2023). Mereka adalah Dr Indriyati Hadi S MSc apt, Erki Arfianto M Pharm Sci, apt Arifin Santoso MSc, apt Hanung Puspita Adityas  MSi, Windi Susmayanti MSc, apt Azmi Rahmadani MPharm Sci,   beserta mahasiswa Farmasi. Tim melakukan edukasi cara pencegahan stunting melalui suplemen dan asupan bergizi bagi anak.

Tim memberikan informasi mengenai manfaat suplemen zink, vitamin D, minyak ikan, zat besi (Fe),  serta jenis makanan yang mengandung suplemen tersebut. Tim juga memberikan arahan cara cara memilih jajanan sehat sebagai pemenuhan asupan makanan tambahan. Dalam kegiatan pengabdian juga dilakukan kegiatan lomba mewarnai dan lomba menghias bekal sehat.

Pada akhir kegiatan, para siswa dibagikan vitamin. Tim Farmasi mengharapkan orang tua wali murid  beserta anak-anak memahami betapa pentingnya mengetahui cara pencegahan stunting melalui suplemen dan asupan bergizi bagi anak.

Categories
Uncategorized

Tangkal Diabetes Mahasiswa Keperawatan Unissula  Produksi Makanan Sehat Onigiri


Para mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan banyak melakukan penelitian kreatif. Salah satunya yang dilakukan oleh tim Onitara. Tim terdiri dari lima mahasiswa yakni Muhamad Ibnu Maulana, Niken Tri Winarti, Jepri Putra Wahyudi, Oktavia Angelina Diva Permadi, dan Raditya Beni Pratama. Adapun dosen pembimbingnya yakni Ns M Arifin Noor M Kep Sp Kep MB.

Mereka berhasil membuat inovasi produk Onigiri dari beras ketan dengan kombinasi daun kelor sebagai upaya diversifikasi pangan pencegah resiko diabetes mellitus tipe 2. Adapun karya  yang dihasilkan yakni produk pangan inovatif berupa Onigiri berbahan dasar beras ketan. Produk tersebut dikombinasikan dengan daun kelor yang memiliki sifat anti diabetik dan anti hiperglikemik. Keunggulan produk tersebut yakni mengandung flavonoid dan kaya antioksidan sehingga mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Produk inovasi mereka bahkan berhasil  lolos Pendanaan PKM 2023 skema PKM-K pada 15 Juni 2023 lalu.

Ketua tim Muhamad Ibnu Maulana mengatakan, dibuatnya produk ini terinspirasi dari tingginya prevalensi Diabetes Melitus (DM) di Indonesia sebesar 10,6 persen.  Menempati posisi lima besar dunia dengan pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta, berdasarkan data dari International Diabetes Federation (IDF, 2021).

Menurutnya kasus  diabetes anak di Kota Semarang juga meningkat signifikan. Berdasarkan data Dinkes, temuan DM pada anak tahun 2022 tercatat sebanyak 377 kasus atau meningkat dibandingkan temuan pada 2021 sebanyak 269 kasus.

Selain dari data temuan kasus, ia juga mengenang atas masa lalu dari ibunda tercintanya yang telah meninggal dunia mengidap diabetes melitus kronis saat ia masih duduk di bangku kelas 2 SD.  Demikian pula saat mengikuti praktik belajar di rumah sakit ia banyak menjumpai kasus diabetes melitus yang tidak memandang usia.

Dari data dan pengamatan tersebut, kata Ibnu, pihaknya menyimpulkan semakin lama prevalensi Diabetes Mellitus akan semakin meningkat. Salah satu faktor penyebab utama Diabetes Mellitus tipe 2 adalah asupan gula atau karbohidrat sederhana yang tidak terkontrol dan perilaku konsumsi makanan cepat saji.

“Oleh karena itu, kami Tim Onitara ingin membuat produk Onigiri rendah indeks glikemik, sehingga kadar gula dari pangan yang dikonsumsi penyerapannya rendah dalam tubuh,” ungkapnya di kampus Unissula (12/9/2023).

Ibnu dan rekan-rekannya yakin produk ini mempunyai keunggulan yang lebih dibandingkan produk lain yang ada di pasaran. Adapun bahan yang digunakan dari produk lokal alami yaitu beras ketan dan daun kelor, sehingga sangat terjangkau dan mudah ditemukan di pasaran.

Dikatakan, harga produk lebih ekonomis dan menggunakan bahan yang berbeda dari produk yang ada di pasaran. Terakhir, bahan dasar dari produk dibuat secara mandiri atau home made.

“Target market yang dibidik adalah masyarakat umum dari segala usia, mulai dari remaja hingga dewasa. Mulai dari mahasiswa maupun pekerja yang memiliki aktivitas tinggi serta penderita diabetes mellitus yang membutuhkan kontrol asupan gula”, ungkapnya.

Ibnu menyebut, tim Onitara telah melakukan beberapa uji coba dan diskusi serta pendampingan kegiatan PKM yang diadakan oleh Unissula. Proses produksinya dilakukan secara preorder dan pemasaran di CFD Simpang Lima Semarang. Sementara dalam satu pekan ini produk sudah terjual lebih dari seratus pack. “Selain itu, tim juga sedang  mendaftarkan sertifikasi halal produk Onigiri untuk difasilitasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unissula,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Tutor Kampung Inggris Ikuti Kuliah Perdana di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unissula


Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) melaksanakan matrikulasi pada Sabtu, (9/9/2023). Acara yang di helat di Gedung Kuliah Bersama Lantai 5 tersebut merupakan bagian dari program penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024.

Peserta matrikulasi mayoritas merupakan tutor – tutor Kampung Inggris Pare Kediri yang telah memiliki lembaga – lembaga kursus bahasa Inggris di Pare, Kediri, Jawa Timur. Mereka yang berpengalaman mengajar lebih dari tiga tahun tersebut bersemangat mengikuti kuliah perdana yang dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.

Kuliah perdana dibuka oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Trimanah SSos MSi.Trimanah menyampaikan bahwa bahasa merupakan bagian dari komunikasi dan budaya. Bahasa juga bagian identitas suatu bangsa.   

Materi yang disamapaikan yakni budaya akademik Islami dan budaya birrul walidain oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Nur Ekaningsih SPd MPd. Dalam kesempatan tersebut juga dikenalkan industri bahasa terutama dalam bidang translation (penerjemahan) yang dipaparkan oleh Ahmad Lizamuddin SPd MPd yang didampingi oleh Muhammad Noor Zuhri selaku Kepala CILAD.

Pemaparan materi lain oleh para dosen Pendidikan Bahasa Inggris tentang language teaching and learning oleh Prof Dr Abdurachman Faridi, research on language teaching oleh Hartono SS MPd, academic writing oleh  Dr Kurniawan Yudhi Nugroho MPd dan Finding Appropriate references oleh Choiril Anwar SPd MPd.

Melalui perkuliahan perdana ini diharapkan seluruh tutor Bahasa Inggris, Kampung Inggris, Pare, Kediri memiliki gambaran perkuliahan yang akan dijalani dan persyaratan kelulusan yang harus mereka tempuh untuk menjadi Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris di Unissula selama 1 sampai 1,5 tahun ke depan.