Categories
Headline Kampus Nasional News

Semarak Milad Perpustakaan Unissula Gelar Lomba Debat

UPT Perpustakaan Unissula menyelenggarakan lomba debat. Lomba diikuti oleh 12 tim dari perwakilan masing-masing fakultas. Lomba debat menjadi salah satu rangkaian dari Semarak milad Perpustakaan Unissula ke- 57. Selain itu juga akan digelar pemilihan duta baca pada 29 Oktober 2025 mendatang.

Kepala UPT Perpustakaan Dr Moh Aris Siswanto SH MH mengungkap melalui acara lomba ini menjadi kesempatan mahasiswa kembali ke perpustakaan. “Maka perpustakaan ini milik kalian. Manfaatkan semaksimal mungkin fasilitas yang ada. Jangan sungkan-sungkan datang ke kami, apabila membutuhkan fasilitas silakan disampaikan. Selama kami bisa mengadakan, akan kami siapkan,” ungkapnya sekaligus membuka acara.

Pihaknya juga menambahkan sebagai mahasiswa harus bersyukur dengan fasilitas perpustakaan ini. “Dulu setiap kita membutuhkan buku, kita harus ke Stadion Diponegoro dengan menyisihkan uang kita untuk membeli buku. Sekarang adik-adik (mahasiswa) tidak perlu itu karena sudah disediakan perpustakaan,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FTI Unissula Selenggarakan Konferensi Internasional

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung (FTI) Unissula menyelenggarakan konferensi internasional The 12th International Conference on Electrical Engineering, Computer Science and Informatics (EECSI) 2025 yang ke- 12. Digelar secara daring dan luring di Hotel Ciputra Semarang, menghadirkan pembicara kunci internasional dari berbagai institusi terkemuka, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini disponsori oleh IEEE Indonesia Section. Serta berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi mitra, diantaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sriwijaya, Universitas Diponegoro, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Teknikal Malaysia Melaka (Malaysia), dan SRM Institute of Science and Technology (India).

Dekan FTI Unissula Dr Ir Novi Marlyana ST MT IPU ASEAN Eng menyampaikan konferensi ini menjadi wadah pertukaran ilmu, kolaborasi riset, dan jejaring internasional bagi akademisi, peneliti, praktisi, maupun mahasiswa. “Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi FTI Unissula yaitu menjadi Fakultas yang berkontribusi di kancah internasional dalam bidang teknologi industri,” ungkapnya sekaligus membuka acara.

General Chair EECSI 2025 Dr Imam Much Ibnu Subroto ST MSc PhD menyampaikan ada 246 paper dari 22 negara yang disubmit ke EECSI. “Setelah melalui proses review, sebanyak 144 paper dinyatakan accepted dari 21 negara dengan acceptance rate sekitar 60%. Hal ini menunjukkan diversitas peserta yang luas sekaligus menegaskan kualitas dan sifat kompetitif dari konferensi ini,” ungkapnya.

Selanjutnya para pembicara menyampaikan gagasan sesuai kepakarannya, dengan dimoderatori oleh Dosen FTI Unissula Prof Dr Ir Sri Arttini Dwi Prasetyowati MSi IPM.

Assoc Prof Dr Uthayakumar Sowmmiya dari SRM Institute of Science and Technology India menyampaikan Condition Monitoring, Fault Detection and Remaining Useful Life Estimation of Bio-oil filled Transformers through Dissolved Gas Analysis.

Assoc Prof Dr Noorminshah A Iahad dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Malaysia menyampaikanThe Role of Intelligent Systems and Data Science in Transforming Informatics for Humanity.

Kemudian Prof Dr Muhamad Haddin dari Unissula menyampaikan topik Integrated Controller Based on Artificial Intelligence on SMIB for Dynamic Stability Improvement.

Categories
Uncategorized

LBH Ansor dan Banser Jateng Serukan Boikot Trans 7 Sekaligus Layangkan Somasi Pasca Tayangan Yang Menyinggung Kiai

Media sosial tengah diramaikan dengan seruan #BoikotTrans7 yang menduduki posisi trending topic di platform X (Twitter) pada Selasa (14/10/2025) pagi.

Hingga pukul 09.00 WIB, tagar tersebut telah digunakan lebih dari 4.100 kali, dan juga ramai diperbincangkan di Instagram serta TikTok.

Gelombang protes ini datang dari berbagai kalangan, terutama komunitas santri dan masyarakat pesantren, yang menilai salah satu tayangan di stasiun televisi Trans7 dianggap menyinggung dunia pesantren.

Aksi boikot ini dipicu oleh penayangan program XPOSE di Trans7 yang menampilkan episode berjudul “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”.

Judul tersebut menuai reaksi keras karena dinilai provokatif dan tidak menghormati kehidupan pesantren.

Potongan video dari episode itu juga beredar luas di media sosial dan memicu kemarahan warganet.

Sejumlah pengguna X dan Instagram menilai, penyajian tayangan itu tidak berimbang dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru tentang kehidupan santri dan pesantren.

Konten itu dinilai terlalu menyoroti sisi negatif dan menampilkan gambaran sepihak tanpa melibatkan konfirmasi dari pihak pesantren.

Akibatnya, muncul persepsi keliru yang bisa memperkuat stereotip negatif tentang dunia pesantren.

Isu ini menjadi semakin sensitif karena dalam beberapa waktu terakhir, media sosial kerap diwarnai pemberitaan yang menggiring opini negatif tentang santri dan lembaga keagamaan.

Sebagai bentuk protes, banyak pengguna media sosial menyerukan boikot terhadap Trans7 dengan menggunakan tagar #BoikotTrans7 yang kini ramai di berbagai platform.

Di Instagram, akun Santri Melawan turut mengunggah video dengan tulisan tegas: “BOIKOT!!! Trans7 yang telah menghina kiai dan santri.”

Mereka juga menuntut permintaan maaf terbuka serta mengingatkan pentingnya etika media dalam membahas isu keagamaan.

Sementara itu, sebagian masyarakat menilai program seperti XPOSE sebenarnya bisa menjadi sarana kritik sosial yang positif asalkan disampaikan secara proporsional dan tetap menghormati nilai-nilai agama.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jawa Tengah dan Satkorwil Banser Jawa Tengah yang menilai tayangan tersebut telah merendahkan martabat ulama dan pesantren.

Advokat LBH Ansor Jawa Tengah, Muhtar Hadi Wibowo, menilai program Xpose menayangkan potongan video tanpa konfirmasi dan menggunakan narasi yang menyesatkan.

“Kami menyayangkan cuplikan video yang diambil tanpa konfirmasi.

Diduga video itu diambil dari rekaman amatir pihak tak bertanggung jawab,” kata Muhtar, Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, gaya penyampaian narator dalam program itu dinilai tidak pantas dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

“Tuduhan tanpa bukti seperti itu sudah melanggar hukum,” tegasnya.

Muhtar mengungkapkan bahwa LBH Ansor Jawa Tengah tengah menyiapkan langkah hukum, termasuk mengirimkan somasi kepada redaksi, manajemen, dan pemilik Trans7, Khoirul Tandjung.

Sementara itu, Komandan Satkorwil Banser Jawa Tengah sekaligus pakar hukum, Aziel Masykur, menilai tayangan Xpose berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“Mengutip video tanpa mencantumkan sumber dan tanpa izin adalah pelanggaran.

Jika benar demikian, Trans7 bisa dijerat Pasal 51 UU Pers dan Pasal 18 Bab VIII mengenai sanksinya. Bila videonya diambil tanpa izin, itu juga melanggar UU Hak Cipta,” ujar Aziel.

Aziel menambahkan, selain aspek hukum, Trans7 juga berpotensi melanggar Kode Etik Jurnalistik, terutama Pasal 4 dan 8 yang mengatur larangan fitnah serta penghormatan terhadap martabat individu.

“Satkorwil Banser Jateng menyayangkan narasi yang dibangun Trans7.

Dugaan kami ada unsur kesengajaan menurunkan marwah kiai di mata publik,” katanya.

Sebagai bentuk protes, Banser Jawa Tengah menyerukan boikot terhadap seluruh program dan lini bisnis Trans7.

“Saat ini kami menyerukan kader Ansor dan Banser se-Jawa Tengah untuk memboikot Trans7 dan semua lini bisnisnya.

Kami juga siap menunggu arahan dari PBNU dan PP GP Ansor,” ujarnya.

Categories
Uncategorized

Tayangan Xpose TransTV Dinilai Hina Pesantren dan Tokoh NU, Ansor Jateng Serukan Boikot

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor dan Banser Jawa Tengah mengecam keras tayangan program Xpose yang disiarkan Trans7 pada Senin, 13 Oktober 2025.

Tayangan tersebut dinilai menghina kiai, santri, dan lembaga pesantren, sehingga memicu seruan boikot Trans7 di berbagai daerah.

Program Xpose Trans7 menayangkan video tape (VT) KH Anwar Mansyur yang tampak menerima amplop dari masyarakat dan santri. Narator dalam tayangan itu menyebut sang kiai menerima amplop demi kekayaan pribadi. Namun, VT tersebut tidak diketahui sumbernya dan diduga diambil secara acak dari media sosial tanpa izin.

LBH Ansor Jateng Kecam Keras Tayangan Xpose Trans7

Advokat LBH Ansor Jawa Tengah, Muhtar Hadi Wibowo, menegaskan tayangan itu telah merendahkan martabat kiai dan santri. Ia juga menilai Trans7 telah melanggar prinsip dasar jurnalisme dengan menayangkan video tanpa konfirmasi dan narasi yang cenderung provokatif.

“Kami menyayangkan tayangan yang mengambil video tanpa konfirmasi. Diduga itu video amatir dari pihak tak bertanggung jawab,” ujar Muhtar, Selasa (14/10/2025) dilansir NUonline.

Muhtar menilai gaya bicara narator dalam program tersebut tidak pantas dan menuduh tanpa bukti.

“Narator berbicara dengan nada sinis dan menuduh kiai tanpa dasar. Ini bukan hanya tidak etis, tapi juga berpotensi melanggar hukum,” tegasnya.

LBH Ansor Jateng memastikan akan menempuh langkah hukum resmi, diawali dengan somasi kepada redaksi, manajemen, dan pemilik Trans7, Khoirul Tandjung.

“Kami akan segera melayangkan somasi terhadap redaktur, manajemen, dan owner Trans7 atas tayangan yang tidak mendidik dan melecehkan pesantren,” ungkap Muhtar.

Komandan Satkorwil Banser Jawa Tengah, Aziel Masykur, menilai tayangan Xpose Trans7 melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“Tayangan itu berpotensi melanggar Pasal 51 UU Pers karena tidak menghormati norma agama, kesusilaan, dan asas praduga tak bersalah,” jelas Aziel.

Ia menambahkan, jika Trans7 terbukti menggunakan video tanpa izin, maka juga melanggar UU Hak Cipta.

“Kalau videonya asal diambil dari media sosial, itu pelanggaran hak cipta. Ada sanksinya,” tegasnya.

Menurut Aziel, narasi yang dibangun dalam tayangan Xpose tendensius dan merendahkan marwah kiai.

“Kami menduga ada unsur kesengajaan untuk menurunkan wibawa kiai di mata publik. Ini jelas melanggar Kode Etik Jurnalistik Pasal 4 dan 8,” ujarnya.

Ansor Jateng Serukan Boikot Trans7

Sebagai bentuk sikap tegas, Banser dan Ansor Jawa Tengah menyerukan aksi boikot terhadap Trans7 dan seluruh jaringan bisnisnya.

“Kami menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser se-Jawa Tengah untuk memboikot Trans7 dan semua lini bisnis yang berafiliasi dengannya,” kata Aziel.

Ia menegaskan, Banser kini dalam posisi siaga penuh menunggu instruksi resmi dari PBNU dan Pimpinan Pusat GP Ansor.

“Banser sebagai pengawal marwah kiai dan ulama siap siaga menunggu komando PBNU dan Ketua Umum GP Ansor,” tegasnya.

Gelombang Protes Meluas ke Daerah

Sebelumnya, LBH Ansor Kota Kediri juga menyatakan akan memberikan peringatan hukum kepada pimpinan program Xpose. Ketua LBH Ansor Kediri, Bagus Wibowo, menyebut tayangan itu tidak beradab dan melanggar etika jurnalistik.

“Redaksi kata-katanya sangat tidak pantas dan cenderung melecehkan ulama. Seharusnya sebelum menayangkan, redaksi mengonfirmasi pihak yang ada dalam video,” ujar Bagus.

Ia menambahkan, peran pesantren dan kiai sangat besar dalam perjuangan bangsa bahkan sebelum kemerdekaan, sehingga sangat tidak pantas dijadikan bahan olok-olok.

Tagar #BoikotTrans7 kini menjadi trending di berbagai platform media sosial. Gelombang kekecewaan datang dari kalangan santri dan Nahdliyin yang menilai tayangan Xpose Trans7 mencederai marwah pesantren dan tokoh NU.

“Tayangan Trans7 dalam program Xpose telah mendistorsi peran santri dan ulama dalam kehidupan berbangsa. Ini mencederai marwah pesantren,” tutup Muhtar.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tiga Program Doktor Unissula Bahas Ketahanan Pangan

Unissula menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk peran Polri dalam ketahanan pangan dari perspektif hukum, Ekonomi, dan teknik di Gedung Kuliah Bersama lantai 10, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber lintas disiplin ilmu, yakni Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum (Ketua Program S3 Ilmu Hukum), Prof Dr Widodo SE MSi (Ketua Program S3 Ilmu Manajemen), dan Prof Dr Ir Slamet Imam Wahyudi DEA (Ketua Program S3 Teknik Sipil). Adapun moderator Dr Mochamad Abdul Basyir SPd MPd.

Sementara itu Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA yang juga Ketua Panitia, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan aspek krusial bagi kelangsungan hidup bangsa. “Ketahanan pangan menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh penduduk. Peran Polri sangat strategis sebagai penegak hukum sekaligus pengawal stabilitas nasional,” ujarnya. Ia berharap hasil FGD dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional demi kemajuan bangsa.

Prof Anis menjelaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui fungsi penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Ketahanan Pangan, Polri berwenang menindak berbagai pelanggaran yang dapat mengancam ketersediaan dan distribusi pangan, seperti penimbunan, penyelundupan, serta praktik perdagangan tidak sehat.

Polri juga berperan dalam memastikan pelaksanaan kebijakan dan peraturan pemerintah terkait pangan berjalan sesuai hukum, sehingga tercipta kepastian dan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Dari sisi ekonomi, Prof Widodo menyoroti berbagai permasalahan dalam sistem ketahanan pangan seperti ketimpangan hasil panen, tingginya biaya transportasi, serta risiko kerusakan produk. Menurutnya, hal ini dapat diatasi melalui penerapan profesionalisme logistik pangan dan penguatan peran para pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai policy creator, koordinator, fasilitator, implementer, dan akselerator. “Peran Polri yang bukan berasal dari bidang pangan justru menunjukkan pengembangan luar biasa. Namun yang perlu diperhatikan adalah keberlanjutan dan kedalaman program ketahanan pangan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu Prof Imam Wahyudi menjelaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung dan mengamankan tahapan produksi pertanian, penyediaan air irigasi, serta distribusi hasil panen. Ia menambahkan bahwa dalam perspektif teknik, Polri juga berperan dalam tahap preventif, implementatif, pembinaan, dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan sistem pangan nasional berjalan aman dan efisien.

Kegiatan FGD diikuti oleh mahasiswa program Doktor Ilmu Hukum, Program Doktor Ilmu Manajemen, dan Program Doktor Teknik Sipil. Hadir pula Dekan Fakultas Hukum Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, Dekan Fakultas Teknik Dr Abdul Rochim ST MT, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi.

Moderator Dr. Mochamad Abdul Basyir menutup kegiatan dengan menegaskan tiga poin utama hasil FGD, yakni pentingnya peran Polri dalam pengamanan proses produksi pangan, dukungan terhadap strategi alokasi air irigasi, serta keterlibatan dalam tahap preventif dan kolaboratif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News Uncategorized

Kunjungi Fuzhou University China, Unissula Percepat Realisasi Smart Campus

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) terus berupaya mempercepat realisasi visi Smart Campus secara menyeluruh. Salah satunya melakukan kunjungan benchmarking di Fuzhou University (FZU), Tiongkok. ​Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat ekosistem digital dan layanan akademik, Sabtu (27/09/2025).

Tim Unissula yang dipimpin Wakil Rektor I Dr Mochamad Abdul Basir MPd beserta para pakar teknologi disambut langsung oleh perwakilan FZU. Pertemuan ini fokus pada pemaparan dan diskusi implementasi teknologi informasi di FZU. Mulai dari sistem informasi terintegrasi hingga pengelolaan infrastruktur digital yang mendukung proses belajar mengajar, penelitian, dan administrasi kampus yang efisien.

Selanjutnya rombongan Unissula dijelaskan alur kerja dan sistem aplikasi digital kampus FZU. Serta studi kasus pengelolaan platform layanan digital terpadu. Implementasi Smart Campus FZU yang sukses menjadi tolok ukur penting bagi Unissula, terutama dalam mengoptimalkan penggunaan cloud computing dan layanan mobile untuk mahasiswa dan dosen.

Diharapkan, pengalaman dan pengetahuan yang didapat dari FZU akan menjadi bekal berharga dalam mendesain ulang arsitektur teknologi informasi Unissula agar lebih responsif dan modern.​Kunjungan benchmarking ini menegaskan komitmen Unissula untuk menjaga kualitas pendidikan tinggi yang relevan di era disrupsi teknologi.

Hasil dari pertemuan ini tidak hanya berupa transfer pengetahuan teknis, tetapi juga potensi penjajakan kolaborasi lebih lanjut antara kedua universitas. Baik dalam bidang pertukaran pelajar, riset bersama, maupun pengembangan kurikulum berbasis teknologi.

Lebih lanjut langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Unissula sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, terdepan dalam inovasi, dan berdaya saing global dengan mewujudkan kampus yang benar-benar cerdas dan terhubung di masa depan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

50 Dosen Unissula Ikuti Monitoring Publikasi Ilmiah Terindeks Scopus

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula melakukan pendampingan dan monitoring penulisan artikel bereputasi internasional. Sebanyak 50 dosen pemula mengikuti pendampingan di Ruang Seminar Lt.1 Program Doktor Teknik Sipil, Jumat (26/9/2025). Hadir professor Unissula dari berbagai bidang keilmuan.

Materi utama yang diberikan mencakup teknik penulisan artikel ilmiah yang baik. Mulai dari penyusunan struktur IMRaD, manajemen referensi, hingga strategi argumentasi ilmiah yang sesuai standar publikasi internasional. Juga strategi memilih jurnal bereputasi internasional yang relevan dengan bidang kajian masing-masing. Agar memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima.

Peserta juga mendapatkan sesi monitoring secara intensif. Dimana setiap peserta mendapat masukan langsung terkait naskah yang ditulis.

Kepala LPPM Unissula Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen Unissula dalam mendukung peningkatan kapasitas dosen. Sekaligus memperkuat reputasi akademik Unissula di tingkat global. “Kami berharap dengan adanya pendampingan langsung oleh para profesor, dosen-dosen pemula dapat lebih percaya diri menulis, memilih jurnal yang tepat, dan menghasilkan publikasi yang diakui secara internasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut program ini merupakan langkah strategis Unissula dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus.

Selain itu juga memastikan proses tidak berhenti pada pelatihan. Tetapi berlanjut hingga dosen mampu mensubmit ke jurnal terindeks Scopus.

Disamping itu para peserta merasa pendampingan ini memberikan arah yang jelas serta motivasi kuat untuk berkontribusi dalam publikasi ilmiah.

Ke depan, Unissula menargetkan semakin banyak karya dosen yang terpublikasi di jurnal Scopus. Sejalan dengan visi Unissula sebagai kampus unggul berdaya saing internasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Dan Korea Selatan Kerjasama Perkuat Teknologi Kesehatan

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menjalin kerja sama dengan Wonju Medical Industry Institute of Technology (WMIT) Korea Selatan. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. MoU tersebut diserahkan dalam acara Indonesia International Hospital Expo (HOSPEX) 2025 di BSD, Kota Tangerang, Jumat (26/9/2025).

Adapun delegasi Unissula diterima langsung oleh Presiden WMIT, Han Jong Hyun. Dalam sambutannya, Han mengapresiasi Unissula yang merupakan universitas unggulan di bidang kesehatan. Ia berharap kerja sama yang dilakukan semakin menambah keunggulan kedua institusi khususnya bidang inovasi peralatan kesehatan modern.

Lebih lanjut ia menjelaskan kerja sama antara Unissula dan WMIT mencakup beberapa aspek. Diantaranya pengembangan industri alat kesehatan, kolaborasi SDM dalam Research and Development (RnD), serta pemagangan dan penyerapan lulusan mahasiswa Unissula.

Hal tersebut tentunya akan semakin menguatkan reputasi dan kontribusi civitas academica Unissula khususnya pada bidang kesehatan.

WMIT merupakan lembaga pemerintah Kota Wonju Korea Selatan yang bertugas membina dan mengembangkan industri peralatan kesehatan modern. Saat ini tercatat lebih dari 10 perusahaan teknologi kesehatan yang berada di bawah naungan WMIT.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Wujudkan Smart Campus, Unissula Gandeng Tiongkok

Wakil Rektor I Unissula, Dr Mochamad Abdul Basir SPd MPd mengadakan kunjungan kerja ke Fuzhou, Fujian, Tiongkok (26/9/2025). Ia menandatangani MoU dengan PT Ruijie Networks yang diwakili General Manager Enterprise Business Group Indonesia dari PT Ruijie Networks, Austin Si. Tujuannya berkolaborasi mengimplementasikan smart campus di lingkungan Unissula.

​Kedua belah pihak menyatakan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang visioner, didukung oleh teknologi canggih. ​Kerja sama ini berfokus pada beberapa poin. Pertama, ​peningkatan pengajaran dan pembelajaran dengan memperkuat proses belajar mengajar serta tata kelola kampus melalui integrasi teknologi.

Kedua, akses ke sumber daya canggih dengan memberikan akses kepada mahasiswa dan dosen ke sumber daya teknologi mutakhir dan membuka peluang untuk berinovasi.

Ketiga, kolaborasi penelitian dengan membangun lingkungan yang kolaboratif untuk penelitian, pengembangan, dan penerapan solusi teknologi inovatif di bidang pendidikan. ​​Abdul Basir menyatakan kolaborasi itu mencerminkan langkah maju Unissula dalam menyelaraskan diri dengan tuntutan pendidikan era global. Ruijie Networks memiliki reputasi perusahaan teknologi terkemuka yang dapat membantu upaya Unissula dalam  mewujudkan visi smart campus yang efisien dalam operasionalnya.  Juga mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Gelar Kuliah Umum FTI Unissula Hadirkan Pakar dari India

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unissula menyelenggarakan kuliah umum pada Jumat, (26/9/2025). Hadir sebagai narasumber Assoc Prof Dr Uthayakumar Sowmmiya dari SRM Institute of Science and Technology, India, serta Prof Tole Sutikno PhD.

Tema yang diangkat intelligent power electronics in electric vehicles, dengan tujuan memperluas wawasan civitas akademika mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik dan inovasi power electronics.

Turut hadir dalam kesempaatan tersebut Dekan, Dr Ir Novi Marlyana ST MT IPU Asean Eng. Ketua panitia, Dr Eka Nuryanto Budisusila ST MT. Moderator, Dr Ir Agus Adhi Nugroho MT. Hadir pula dosen dan para mahasiswa.