Categories
Uncategorized

Allah Maha Belas Kasih Sayang (Ar Rouf)

HEADLINEtoday.id Allah maha belas kasih dalam bentuk yang tertinggi. Belas kasih yang dilimpahkan kepada kita adalah sebagaimana dalam surat Al Baqoroh ayat 143, “Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia”. Asmaul husna yang disebut di akhir ayat terkait erat dalam isi ayatnya. Artinya diakhir ayat 143 belas kasih Allah adalah dalam hal keimanan manusia. Di ayat lain Allah memberikan belas kasih Allah dalam keridhoanNya. Dalam Surat Al Baqoroh ayat 207 Allah berfirman “Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.” Kata rouf dikaitkan dalam konteks ayat ini sebagai makna penyantun dalam hal ini Allah memberikan keridhoaan.

Belas kasih Allah diwujudkan dalam bentuk pahala dalam surat Ali Imron ayat 30 Allah berfirman “Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya), begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap siksa-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya. Di akhir ayat Allah belas kasih kepada hambanya dengan memberikan pahala atas kebajikan.

Belas kasih lain dalam bentuk diterimanya taubat seorang hamba seperti dalam Al Qur’an Surat At-Taubah Ayat 117 Allah berfirman “Sesungguhnya Allah telah menerima taubat nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka”.

Allah melimpahkan belas kasih dalam bentuk ciptaan didunia ini seperti dalam Al Qur’an Surat An Nahl Ayat 4 -7 Allah berfirman “Dia telah menciptakan manusia dari mani, ternyata dia menjadi pembantah yang nyata. Dan hewan ternak telah diciptakan-Nya untuk kamu, padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh keindahan padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya (ke tempat penggembalaan). Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang”.

Oleh: Drs. Muhammad Muhtar Arifin Sholeh, M.Lib (Dekan Fakultas Agama Islam Unissula) Kajian Ba’da Dhuhur Masjid Abu Bakar Assegaf Unissula

Categories
Uncategorized

KUI Unissula Fasilitasi Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia

HEADLINEtoday.id UPT Kerjasama dan Urusan Internasional (KUI) Unissula kembali menggelar kursus bahasa dan budaya Indonesia, Cultura. Kegiatan yang berlangsung pada Juli-Agustus 2023 mendatang ini akan berlangsung secara online. Kepala KUI Unissula Rio Luhung Pribadi mengungkap kegiatan ini sebagai ajang untuk mengenalkan bahasa Indonesia ke orang asing.

“Tujuannya adalah mengenalkan bahasa Indonesia untuk orang asing. Selain itu kami berharap jumlah mahasiswa asing yang berkegiatan di Unissula secara offline ataupun online semakin bertambah,” jelasnya, Senin (29/05/2023).

Pihaknya juga mengungkap kegiatan ini sudah berlangsung dalam dua tahun terakhir. Adapun untuk tahun pertama telah diikuti oleh 39 mahasiswa asing dari Australia, Bangladesh, Mesir. Sebagian juga dari Kazakhstan, Kyrgyzstan, Libya, Belanda, Pakistan, Filipina, Polandia, Serbia, Sudan, Tajikistan, UK, USA, dan Yaman.

Para peserta Cultura akan mendapatkan berbagai fasilitas. Mulai dari sertifikat elektronik, buku elektronik, percakapan bahasa Indonesia, dan fasilitator yang professional.

Adapun peserta Cultura dikhususkan untuk mahasiswa asing yang tertarik dengan bahasa dan budaya Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 26 Mei 2023 hingga 26 Juni 2023 melalui oia.unissula.ac.id/ct23.

Categories
Uncategorized

Kuliah di Keperawatan Unissula Membuka Kesempatan Haji Tanpa Antri

HEADLINEtoday.id Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula memfasilitasi mahasiswanya menunaikan haji tanpa antri. Hal ini diungkap Kaprodi Keperawatan Ns Indra Tri Astuti SKep MKep, Senin (29/05/2023).

“Ingin kuliah langsung kerja? Ingin umroh dengan cepat? Ingin haji tak perlu antri bergabunglah dengan Keperawatan Unissula. Semua itu akan menjadi keniscayaan, karena Keperawatan  Unissula bekerja sama dengan rumah sakit jejaring baik di dalam maupun di luar negeri untuk penempatan lulusannya. Bagi yang menginginkan sering umroh dan dapat haji dengan cepat, bisa memilih bekerja di Saudi Arabia. Kesempatan terbuka lebar dan sudah banyak alumni yang bekerja disana dengan prestasi yang memuaskan,” ungkapnya.

Indra Tri Astuti juga menjelaskan kesempatan kuliah langsung bekerja sangat besar. Bahkan dengan masa tunggu kerja adalah 0 bulan. Karena Prodi Keperawatan Unissula telah banyak kerjasama yang dijalin. Sudah lebih dari 36 lembaga yang bekerjasama dengan Keperawatan Unissula. “Kerjasama sudah dilakukan baik dalam negeri maupun luar negeri. Kerjasama ini dijalin guna memfasilitasi proses pendidikan maupun pendayagunaan alumni. Meskipun begitu beberapa permintaan tidak dapat kami penuhi karena semua mahasiswa sudah terserap dirumah sakit pilihannya masih-masing,” jelasnya.

Kesempatan lulus langsung bekerja tersebut karena keunggulan pendidikan yang diterapkan di Keperawatan Unissula. Ilmu Keperawatan memiliki keunggulan pada keperawatan syariah (keperawatan berbasis nilai-nilai Islam).

Prodi Keperawatan juga didukung oleh dosen-dosen yang kompeten di bidangnya. Dengan latar belakang pendidikan magister, doktor keperawatan dan sebagian spesialis keperawatan dengan prestasi nasional.

“Kami juga menyediakan sarana prasarana pendidikan yang lengkap dan memadai. Keperawatan Unissula telah memiliki minihospital sebagai sarana untuk melatih keterampilan mahasiswa sebelum ke rumah sakit serta memiliki rumah sakit utama dan rumah sakit satelit untuk mendukung proses pembelajaran dan melatih keterampilan mahasiswa,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Orang Yang Merugi Di Sisi Allah SWT

HEADLINEtoday.id Pada surat Al Ashr Allah bersumpah dengan waktu. Karena dalam waktu kapanpun ada kebaikan, kebenaran dan kenikmatan juga sebaliknya Allah mengingatkan adanya potensi rugi, bahagia, beruntung dalam kehidupan.  

Dalam kalimah bahasa arab sumpah termasuk digunakan ketika didepannya ada sikap ingkar dari orang yang menjalani hidup berkemungkinan bisa terlena dan beranggapan tidak akan terkena rugi, baik sekarang maupun yang akan dating, didunia maupun diakhirat. Karena itulah peringatan Allah tentang potensi merugi dalam hidup di mulai dengan taukid berupa sumpah bahkan diawali kata sesungguhnya .

Pangkal kerugian dalam hidup adalah tiada iman, hilangnya cahaya fitrah dan hidayah seperti kafir, syirik, murtad dan menjadikan setan sebagai teman.  Allah Berfirman “ Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi”. QS. AzZumar Ayat 65.

Salah satu contoh bisikan setan yang menggoda adalah pembunuhan pertama dalam sejarah manusia yang bersumber dari nafsu.  “Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi” Q.S. Almaidah ayat 30.

Oleh: Tali Tulab, S.Ag., M.S.I (Dosen Fakultas Agama Islam Unissula) Khutbah Jum’at Masjid Abu Bakar Assegaf Unissula

Categories
Uncategorized

BAHAYA FAHAM PLURALISME AGAMA

HEADLINEtoday.id Pluralisme Agama adalah istilah khusus dalam kajian agama-agama, Istilah pluralisme tersebut tidaklah dikenal secara popular masa Islam klasik dan istilah ini dikenal secara popular sejak dua dekade tarakhir abad ke – 20 yaitu adanya fase pembinasaan yang merupakan kebijakan internasional barat, suatu kebijakan yang berpijak pada superior barat untuk mencapai segala sesuatu yang diinginkan dengan mengesampingkan berbagai hal yang bukan berasal dari barat.  dalam hal ini Islam adalah tujuan utamanya, dengan memberikan beberapa isu sebagai senjatanya, misalnya intoleransi, anti-demokrasi, fundamentalis, sektarian dan sebagainya. Sinyalemen tersebut juga disampaikan oleh beberapa ilmuan sosial, khususnya yang berpaham orientalis, yang menyatakan bahwa setelah perang dingin selesai musuh utama Barat adalah Islam, baik Islam sebagai way of life ataupun sebagai gerakan politik.

Sebagai respon terhadap ide pluralisme agama tersebut banyak bermunculan cerdik cendikiawan muslim yang terlarut dalam politis barat itu, hal ini dibuktikan dengan banyaknya karya ilmiah, tulisan dan kajian ilmiah yang mengupas tema ini. Seakan tidak mau kalah dengan hiruk pikuknya dunia, di Indonesia pun banyak bermunculan para ulama baru dengan idenya yang sangat konyol tersebut, faham pluralisme agama ini terus dikembangkan di Indonesia dengan didukung oleh donor asing seperti International Center for Islam and Pluralism (ICIP)  ataupun oleh para sarjana Muslim yang menyebut dirinya pluralis-inklusivis.

Walaupun sudah dinyatakan sebagai suatu faham yang bertentangan dengan Islam oleh Majelis Ulama Indonesia melalui fatwanya tahun 2005, faham pluralisme masih tetap dikembangkan oleh para penggemarnya dengan berbagai dalil dan alasan diantaranya adalah untuk meredam konflik antar pemeluk agama-agama.

Pluralisme agama itu beda dengan istilah pluralitas, Istilah pluralitas hanya mengenal agama-agama bukan mengakui semua agama itu benar. Pluralisme Agama didasarkan pada satu asumsi bahwa semua agama adalah jalan yang sama-sama sah menuju Tuhan yang sama. Jadi, menurut penganut paham ini, semua agama adalah jalan yang berbeda-beda menuju Tuhan yang sama. Atau, mereka menyatakan, bahwa agama adalah persepsi manusia yang relatif terhadap Tuhan yang mutlak, sehingga – karena kerelativannya – maka setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim atau meyakini, bahwa agamanya lebih benar atau  lebih baik dari agama lain; atau mengklaim bahwa hanya agamanya sendiri yang benar.

Pluralisme agama merupakan faham kemusyrikan  yang menyamakan semua agama, dengan demikian maka penyembah berhala itu disamakan dengan penyembah Allah SWT. Namun dalam model kemusyrikan sekarang adalah bukan masalah penyembahannya yang dipentingkan namun pemahamannya ditarik-tarik ke kemusyrikan yang diganti nama dengan pluralisme agama, padahal telah kita ketahui bahwa kemusyrikan adalah dosa tertinggi yang pelakunya bila tidak bertobat sampai meninggalnya tidak akan masuk surga.  Faham pluralisme memandang agama-agama yang ada di dunia ini sebagai hal yang sama benarnya, sejajar, parallel, semua menuju kepada jalan keselamatan, yang membedakan hanyalah teknis saja.

Kaum pluralis tidaklah sekedar mengakui sebuah agama itu sebagai agama, lebih dari itu, meraka beranggapan bahwa semua agama mewakili kebenaran yang sama, meskipun porsinya tidak sama, semuanya menjanjikan keselamatan dan kebahagiaan, walaupun resepnya berbeda, terdapat banyak jalan menuju Tuhan, semuanya bisa digunakan, tidak ada jalan buntu ataupun yang menyesatkan.

dari keterangan di atas dapat ditarik benang merah bahwa pluralisme agama adalah faham kemusyrikan dan kesesatan yang merupakan propaganda dari orang-orang musyrik untuk menjerumuskan orang-orang beriman terjebur dalam jurang kemusyrikan padahal semua masalah tersebut telah terbantah baik oleh oleh firman Allah ataupun hadis Nabi Muhammad SAW.

Jadi, menurut faham pluralisme, setiap orang tidak dibenarkan mengklaim bahwa agamanya paling otentik, paling valid, paling benar, dan paling sempurna tidak ada yang selamat kecuali agama yang ia anut. Karena orang yang berpandangan demikian adalah salah, ofensif, dan berpandangan sempit. Meskipun sejatinya pandangan ini pun mengajarkan sikap ekslusif. Karena inklusivitas dan inklusivisme yang diusung ternyata juga mengajarkan “ekslusivisme” dalam baju lain: pluralisme. Dari pandangan sebagaimana di atas maka tepat sekali ketika MUI mengeluarkan fatwa “haram” untuk Sepilis (Sekularisme, Liberalisme, dan Pluralisme), namun itulah mereka, walaupun dengan jelas telah diharamkan para penggemarnya terus mencari celah untuk mendapatkan pembelaan, mereka mengatakan bahwa fatwa MUI tidak seimbang. Karena menurutnya, hanya mendasarkan definisi pluralisme pada kamus Oxford. Mereka juga mengatakan bahwa MUI tidak membedakan pengertian pluralisme dalam tataran “teologis” dan “sosiologis”. Padahal antara keduanya sama saja: tidak ada perbedaan yang fundamental dan substansial. Karena keduanya akan berhenti pada stasion yang sama: “relativisme”. Dan muara akhirnya adalah: semua agama sama-sama benarnya, sama validnya, karena mengarah kepada satu Tuhan.

Untuk mengetahui lebih lanjut sejauh mana bahaya pluralisme ini, dapat dilihat dalam tiga alur berfikir: Pertama, semua tradisi agama besar adalah sama, semua merujuk dan menunjuk sebuah realitas tunggal yang transcendent dan suci. Kedua, semuanya sama-sama menawarkan jalan keselamatan. Dan ketiga, semuanya tidak ada yang final. Artinya, setiap agama harus selalu terbuka untuk dikritisi dan direvisi.

Menurut pandangan Islam agama yang dibawa nabi Muhammad yaitu Islam adalah kelanjutan dari millah Ibrahim yang mengajarkan agama tauhid. Karenanya agama selain Islam yaitu Yahudi dan Nasrani bukanlah agama yang tauhid, mereka tidak mampu menjaga agamanya sebagai agama tauhid. Salah satu sebabnya adalah pengingkaran terhadap kerasulan Muhammad. Allah SWT berfirman:

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلا نَصْرَانِيًّا وَلَكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ (٦٧)

Artinya:

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi Dia adalah seorang yang lurus[201] lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imran : 67)

Islam sendiri juga telah dengan jelas membantah tentang faham pluralisme, Islam telah meyakinkan dirinya sebagai agama yang mutlak kebenarannya dan akan mendapatkan keselamatan bagi pemeluknya. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa ayat al Qur’an berikut ini.

Dalam surat Ali Imran ayat 19 Allah berfirman;

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإسْلامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ (١٩)

Artinya:

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab, kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (QS. Ali Imran : 19)

Allah juga mengukuhkan firmannya tersebut dengan ayat 85 dari surat Ali Imran berikut;

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٨٥)

Artinya:

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imran : 85)

Selain beberapa ayat di atas, Rasulullah SAW juga telah bersabda:

عن ابي هريرة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال والذي نفس محمد بيده لا يسمع بي احد من هذه الأمة يهودي ولا نصراني ثم يموت ولم يؤمن بالذي ارسلت به إلا كان من اصحاب النار

Artinya: “Diriwayatkan dari Abi Hurairah R.A. dari Rasulullah SAW beliau bersabda.: Demi zat yang jiwa Muhammad ada di genggamanNya, tidaklah seseorang ummat ini yang mendengar agama)ku, baik dia itu orang Yahudi atau Nasrani, kemudian ia meninggal dan belum beriman dengan apa yang aku diutus dengannya, kecuali ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim).

Pada akhirnya perlu kita tekankan lagi bahwa Pluralitas adalah suatu sunnatullah yang harus terjadi di muka bumi ini, karena dengannya akan terseleksi mana ummat yang tunduk, patuh terhadap agama Islam, yang beramal saleh ataupun yang taleh, alias sesat. Sedangkan pluralisme agama adalah suatu faham pembusukan dan pemusnahan akidah yang diawali dengan kemusyrikan, yang mana seseorang melakukan kemusyrikan berarti dia melakukan dosa besar, tidak akan diampuni dosanya sebelum dia benar-benar bertobat dengan taubatan nashuha. Islam sendiri telah meyakinkan akan bantahannya terhadap faham pluralisme tersebut.

Semoga kita anak cucu kita termasuk sebagai ummat yang selalu berpegang teguh kepada agama tauhid yang benar sampai akhir hayat kita. Amin.

Dr. H. Choeroni, S.H.I., M.Ag., M.Pd.I. ( Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam Unissula)

Categories
Uncategorized

PBSI Unissula Terakreditasi Unggul Biaya Terjangkau

HEADLINEtoday.id Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unissula memberikan biaya yang terjangkau untuk menjadi pendidik professional. Prodi yang tergabung di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tersebut juga sudah terakreditasi Unggul Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dengan nomor SK 117/SK/LAMDIK/Ak/S/I/2023.

Kaprodi PBSI Dr Evi Chamalah SPd MPd menyampaikan PBSI Unissula menjadi jawaban bagi calon pendidik. Selain itu juga penulis, peneliti, wirausaha, hingga pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). “Prodi kami menyediakan banyak fasilitas yang lengkap dengan kualitas yang telah diakui oleh LAMDIK, dan dengan biaya terjangkau, yaitu Rp6 juta untuk biaya semester dan bisa dicicil,” jelasnya, Jumat (26/5/2023).

Selain menawarkan biaya terjangkau, PBSI Unissula juga menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya masa studi tiga setengah tahun, sudah bekerjasama dengan sekolah mitra di dalam dan luar negeri. “Kerjasama program BIPA di dalam dan luar negeri, 100% dosen telah tersertifikasi, 70% dosen bergelar doktor, dan 30% sedang studi lanjut S3. Selain itu juga tersedia laboratorium microteaching, laboratorium bahasa, laboratorium teater, laboratorium kepenyiaran, dan laboratorium multimedia sebagai penunjang pendidikan,” ujarnya.

Evi Chamalah melanjutkan bahwa dalam waktu maksimal 6 bulan setelah lulus, mahasiswa PBSI memiliki relevansi dengan bidang kerjanya.  “Alumni PBSI sukses sebagai PNS/ASN serta PPPK guru Bahasa Indonesia di SMP/MTs, maupun SMA/MA/SMK. Misal dari 21 lulusan yang terlacak, 18 diantaranya memiliki pekerjaan yang relevan dengan bidang pendidikannya,” lanjutnya.

Dengan pengalamannya selama 12 tahun di bidang pendidikan, PBSI telah banyak menorehkan prestasi akademik maupun non akademik. Capaian prestasi bidang akademik oleh mahasiswa PBSI dalam bentuk publikasi buku, novel, antologi cerpen ataupun antologi puisi serta artikel jurnal nasional.

Sedangkan capaian prestasi nonakademik oleh mahasiswa atas nama Farhah Nur Choiriyah juara 3 dalam lomba dai daiyah tingkat nasional tahun 2023. Juara I lomba baca puisi tahun 2020 dan 2021, juara lomba cipta puisi, dll.

Categories
Uncategorized

Gus Miftah: Semua Orang Bisa Menjadi Yang Terbaik

HEADLINEtoday.id Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak manfaatnya. “Ketika berbicara manfaat, sebenarnya setiap orang itu Allah takdirkan untuk memberikan manfaat dengan caranya masing-masing. Maka disitulah kita dikasih peluang oleh Allah jadilah orang yang kemudian dicintai oleh Allah karena manfaatnya itu tadi,” jelas Gus Miftah dalam acara Reuni Akbar Unissula, Rabu (25/05/2023).

Menurutnya setelah lulus dari Unissula apapun pangkat yang didapatkan, atau jabatan hari ini harus menjadi manusia yang bermanfaat. “Kita sama dari lulusan Unissula, hanya takdir kita yang berbeda. Pak Rektor dengan keilmuannya. Begitu juga yang lain dengan bidang pekerjaan masing masing. Misalnya ketika menjadi pejabat, maka jadilah pejabat yang adil,” lanjutnya.

Kemudian pemimpin pondok pesantren Ora Aji Yogyakarta tersebut memaparkan tidak ada alasan untuk tidak menjadi orang baik yang dicintai Allah. “Lalu untuk orang miskin bagaimana celah agar dicintai oleh Allah? Dengan tawakkalnya. Jadi gak ada alasan sebenarnya untuk menjadi orang yang terbaik, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” paparnya.

Hal ini kemudian menjadi makna dari berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat). Menjadi yang terbaik di posisinya masing-masing. “Ketika menjadi dosen, jadilah dosen yang terbaik. Menjadi TNI jadilah yang terbaik. Kalau pejabat, jadilah pejabat yang terbaik. Sehingga saya berpesan untuk menjadi yang terbaik,” pungkas alumni Fakultas Agama Islam Unissula tersebut.

Categories
Uncategorized

Yang Maha Mencukupi

HEADLINEtoday.id Allah disebut Alkafi yaitu Dzat yang Maha memberi kecukupan dengan kadar yang tepat. Dalam Qur’an Surat an Nisa ayat 6 Allah berfirman “Dan cukuplah Allah sebagai Dzat yang mencukupi”. Siapa yang bertawakal kepada Allah maka Allah akan mencukupi kebutuhannya.

Dalam sebuah hadist Rosulullah Muhammad SAW bersabda segala puji bagi Allah yang telah memberikan kami makanan dan minuman, dzat yang mencukupkan dan memberikan tempat tinggal kami. Allah mencukupi hambanya dengan tepat sesuai kebutuhan baik jasmani maupun rohani, mencukupi kebutuhan material maupun spiritual, termasuk kecukupan rizki.

Apapun yang kita terima merupakan keputusan terbaik menurut Allah termasuk rizki. Allah maha mengetahui setiap ukuran atas kebutuhan mahluknya. Allah memiliki kekuasaan untuk mencukupi rizki dan kebutuhan makhluknya. Allah membagi matahari sesuai kebutuhan mahluknya ada yang memiliki dua musim bahkan empat musim sesuai daerah yang dikehendaki Allah ssesuai kebutuhan makhluknya.

Syarat agar dicukupi kebutuhan oleh Allah adalah taqwa dan tawakal. Setiap orang yang bertaqwa akan dicukupi kebutuhannya. Selain itu Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan. Allah akan memberikan rizki yang tidak disangka sangka. Tawakal adalah salah satu sebab utama terhindarnya seorang hamba dari kedholiman. Tawakal adalah sebuah kepasrahan diri kepada Allah SWT.

Oleh : Drs. Muhammad Muhtar Arifin Sholeh, M.Lib (Dekan Fakultas Agama Islam Unissula) Kajian Ba’da Dhuhur Masjid Abu Bakar Assegaf Unissula

Categories
Uncategorized

HMJ Akuntansi Unissula Perluas Kompetensi Fintech

HEADLINEtoday.id Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unissula menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “How does Islamic Fintech Promote The SDGs: Accounting Perspective. Acara dihelat di Aula lantai III pada Kamis (25/5/2023)

Hadir sebagai keynote speaker ketua IAI Jawa Tengah Hendri Santosa SE MSi Ak. Adapun narasumber antara lain Direktur Eksekutif AFSI  Mahaning Riyana ST, Prof Dr Mutamimah. Acara dimoderatori oleh Hani Werdi Apriyanti SE MSi Ak CA.

Acara diikuti 213 mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen. Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan unggulan HMJ Akuntansi FE Unissula. Sebelumnya telah dilaksanakan lomba akuntansi SMA/MA dan SMK tingkat Jawa Tengah.

Seminar nasional tersebut dilanjutkan Carier Top bersama Bank BCA, Bank Jateng Syariah dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Mahaning Riyana menyampaikan ekonomi syariah Indonesia berpengaruh, bahkan menduduki posisi ketiga di dunia menurut Islamic Finance Development Indicator (IFDI) 2022. Ada 365 fintech syariah di seluruh dunia dan Indonesia adalah negara terbanyak memiliki fintech syariah. “Fintech syariah menggabungkan antara solusi keuangan secara digital dengan kepatuhan terhadap prinsip prinsip mu’amalah syariah dan teknologi canggih, blockchain, AI hingga fintech syariah mengubah tatanan layanan keuangan. Solusi keuangan digital syariah harus hadir di dua sisi yaitu kepatuhan dan akses sehingga fintech syariah memiliki peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia”, ungkapnya.

Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) merupakan perhimpunan startup, institusi, akademisi, komunitas dan pakar syariah yang bergerak dalam jasa keuangan syariah berbasis teknologi. AFSI sebagai wadah dalam mewujudkan kemerataan dan keadilan ekonomi, serta mengakselerasi perkembangan ekonomi syariah melalui inovasi finansial teknologi untuk kemaslahatan seluruh masyarakat Indonesia.

Misinya adalah untuk meningkatkan penetrasi inklusi keuangan melalui fintech syariah di Indonesia.  Memberikan suport sistem kepada pemerintah dan institusi akademis dalam mendorong kemajuan fintech di Indonesia. Mendorong kepedulian dan edukasi keuangan syariah di Indonesia. selain itu juga menyatukan sinergi dengan lembaga ekonomi syariah, dan teknologi finansial internasional dalam mengembangkan potensi – potensi fintech syariah.

Prof Mutamimah menambahkan ada banyak manfaat dari fintech financing syariah. Pertama proses mudah dan cepat (quick funding). Kedua, dapat berfungsi sebagai alat pemasaran usaha atau bisnis. Ketiga, dapat menjadi alternatif investasi Keempat membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia. Kelima akses yang luas karena berbasis digital.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan FE Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi dan Wakil Dekan I Dr Marno Nugroho MM.

Dalam sambutannya Prof Heru menyampaikan fintech berkembang baik di Timur Tengah diikuti China dan Amerika Serikat dan berbagai negara lainnya. Selanjutnya bagaimana fintech ini dipandang dari syariah. “Hal itu merupakan tantangan di akuntansi materi ini menarik untuk dijadikan bahan kajian dan riset sehingga dapat dikembangkan menjadi seminar internasional. Di era revolusi 4.0 yang berbasis digital menjadikan transaksi keuangan menjadi dinamis, sehingga transaksi lebih cepat, mudah dan efisien”, pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Islam Itu Mudah

HEADLINEtoday.id Pandangan agama berat bukanlah dari persepektif orang yang bertaqwa. Bagi orang yang bertaqwa terbiasa menjalankan perintah Allah SWT dan meninggalkan laranganNya adalah sebuah kenikmatan. Islam itu bukan yang berat melainkan mudah. Sesungguhnya agama yang dirihoi Allah adalah Islam. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman “Allah menghendaki kalian kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan,” (Q.S. al-Baqarah [2]: 185).  

Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman “Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu, dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamakan kamu orang-orang muslim sejak dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Quran) ini, agar Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu dan agar kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. Maka laksanakanlah salat; tunaikanlah zakat, dan berpegang-teguhlah kepada Allah. Dialah pelindungmu; Dia sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong,” (Q.S. al-Hajj [22]: 78).

Esensi dalam beragama adalah kemudahan untuk orang yang bertaqwa. Agama bukanlah sesuatu yang membuat kita berat karena agama juga sumber solusi dari hal yang kita tidak ketahui. Rosulullah Muhammad SAW bersabda “Sesungguhnya agama itu mudah. Dan selamanya agama tidak akan memberatkan seseorang melainkan memudahkannya. Karena itu, luruskanlah, dekatilah, dan berilah kabar gembira! Minta tolonglah kalian di waktu pagi-pagi sekali, siang hari di kala waktu istirahat dan di awal malam,” (HR. al-Bukhari [39] dan Muslim [2816]). Maksud hadist ini ialah syariat yang Allah turunkan kepada umat Baginda Nabi Muhammad SAW mudah dan tidak sulit. Allah telah mengangkat hal-hal yang memberatkan mereka. Sehingga ia tidak memaksa seorang hamba kecuali sesuai kemampuannya.

Di dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menafsirkan, “Allah tidak membebani kalian melainkan sebatas kemampuan. Tiada sesuatu yang dibebankan kepada kalian kemudian kalian merasa berat atasnya, melainkan Allah sediakan jalan keluarnya.” (Lihat: Tafsir Ibn Katsir, Damaskus: Dar al-Fikr, tt.: Juz 5, hal. 455).   Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:   “Apabila aku perintahkan kepada kalian mengerjakan suatu perkara, maka laksanakanlah semampu kalian,” (HR. al-Bukhari-Muslim).

Sebagai bukti penerapan ayat dan hadist di atas adalah Allah telah banyak menurunkan rukhshah (dispensasi) dalam praktik ibadah, seperti kebolehan berbuka puasa bagi orang sakit atau sedang bepergian jauh pada bulan Ramadhan. Shalat boleh dilaksanakan sambil duduk manakala seseorang tidak mampu berdiri, dan masih banyak lagi rukhshah lainnya.

Oleh : Drs. H. Ahmad Qodim Suseno, M.S.I. (Dosen Fakultas Agama Islam Unissula) Kajian Ba’da Dhuhur Masjid Abu Bakar Assegaf.