Categories
Headline Kampus Nasional News

Lewat Khutbah Ta’aruf, Pesanmasa Unissula Ajak Mahasiswa Raih Sukses dengan Birrul Walidain

Pesantren Mahasiswa (Pesanmasa) Unissula menyelenggarakan khutbah ta’aruf sebagai rangkaian program Pesanmasa gelombang empat di Masjid Abu Bakar Assegaf, Senin (13/4/2026). Kegiatan diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknologi Industri (FTI), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Adapun program akan berlangsung dua bulan, dengan fokus kegiatan penguatan keilmuan keislaman, pembiasaan ibadah, serta penerapan nilai birrul walidain.

Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Rektor III Unissula, Dr Achmad Arifullah SH MH. Dalam sambutan ia menegaskan Pesanmasa merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan jati diri mahasiswa. “Unissula tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen membentuk mahasiswa yang beradab, berakhlak mulia, serta memiliki integritas,” ungkapnya.

Pihaknya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi lulusan yang unggul dan membawa kebermanfaatan.

Sementara itu Kepala Lembaga Kajian dan Pengembangan Islam (LKPI) yang juga merupakan PW RMI PWNU Jateng, Moh Farhan SPdI SHum MPdI menyampaikan Pesanmasa merupakan program pembinaan yang dirancang secara sistematis untuk membentuk pola pikir, sikap, dan kebiasaan mahasiswa sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Ketua Bidang Wakaf, Dakwah, dan Kepesantrenan YBWSA, Sukijan Athoillah SPd MPd menambahkan bahwa program ini menjadi sarana penguatan dasar ajaran Islam agar mahasiswa mampu mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya narasumber yang Pengasuh Pondok Pesantren Roudhatul Qur’an Annasimiyyah Semarang sekaligus Direktur NU Online Institute KH Ahmad Mundzir MAg menyampaikan tema Meraih sukses dengan birrul walidain.

Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh sikap bakti kepada orang tua. Termasuk implementasi birrul walidain yang dapat diwujudkan melalui berprestasi untuk membanggakan orang tua, senantiasa mendoakan mereka, serta menjaga komunikasi sebagai bentuk perhatian.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa nilai birrul walidain tidak hanya terbatas kepada orang tua, tetapi juga tercermin dalam sikap hormat dan taat kepada dosen sebagai bagian dari adab dalam menuntut ilmu. “Ketika mahasiswa mampu menjaga adab kepada orang tua dan dosen, insyaallah jalan menuju kesuksesan akan dimudahkan,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri H Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD, Dekan FKIP Dr Muhamad Afandi SPd MPd MH, Dekan Fakultas Ekonomi Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi, serta jajaran pimpinan LKPI Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Haru dan Bangga! Perjalanan Nurmalah Jadi Guru Besar Sentuh Hati Otto Hasibuan

Wakil Sekretaris Jenderal DPN Peradi, Dr Nurmalah SH MH CLA, meraih gelar Guru Besar Kehormatan (HC) dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula. Pengukuhannya sebagai guru besar dilaksanakan pada Sabtu, (11/4/2026) di Fakultas Hukum Unissula.Dalam orasi ilmiahnya, ia menyampaikan pidato berjudul Kriminalisasi Sengketa Administrasi dan Perdata yang Melibatkan Keuangan Negara: Antara Penegakan Hukum dan Ancaman terhadap Keadilan. Menurutnya, dalam praktik pemerintahan, setiap kebijakan dan keputusan administratif mengandung risiko hukum yang tidak selalu dapat dihindari. Risiko tersebut merupakan konsekuensi logis dari dinamika pengelolaan pemerintahan yang kompleks.

Ketika risiko kebijakan disamakan dengan perbuatan pidana, esensi pengambilan keputusan administrasi menjadi terdistorsi. Kondisi ini melahirkan sikap kehati-hatian berlebihan di kalangan aparatur negara. Ketakutan akan jerat pidana mendorong pejabat publik bersikap defensif dan cenderung menghindari pengambilan keputusan strategis. Akibatnya, pelayanan publik menjadi lamban dan tujuan efektivitas pemerintahan sulit tercapai.

Hukum administrasi negara sejatinya menyediakan mekanisme korektif untuk menilai kesesuaian tindakan pemerintah dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Melalui mekanisme ini, kesalahan prosedural atau penyimpangan kewenangan dapat diperbaiki tanpa harus langsung membawa persoalan ke ranah pidana.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam perspektif hukum perdata, kerugian yang timbul akibat hubungan hukum antar pihak seharusnya diselesaikan melalui mekanisme ganti rugi atau pemulihan hak. Pendekatan ini menitikberatkan pada keadilan restoratif, bukan penghukuman, sehingga sejalan dengan tujuan pemulihan keuangan negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Ia menegaskan bahwa pemidanaan tanpa analisis mendalam terhadap unsur kesalahan subjektif berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Tidak setiap kerugian negara lahir dari niat jahat atau penyalahgunaan wewenang. Banyak kasus justru bersumber dari kelemahan sistem, kekeliruan administrasi, atau kegagalan perencanaan.

Pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda penting dalam negara hukum. Namun, upaya tersebut harus dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip proporsionalitas dan rasionalitas hukum. Penegakan hukum yang terlalu represif berisiko menciptakan ketidakpastian hukum serta merusak kepercayaan publik. Oleh karena itu, aparat penegak hukum dituntut memiliki perspektif komprehensif dalam menilai suatu peristiwa hukum, termasuk pemahaman yang memadai terhadap hukum administrasi dan perdata.Ia berharap tidak ada lagi kriminalisasi, mengingat tujuan utama Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi tidak hanya mencegah korupsi, tetapi juga memulihkan aset atau mengembalikan kerugian negara. Untuk itu, ia menyampaikan sejumlah rekomendasi.

Pertama, perlunya revisi Undang-Undang Tipikor, khususnya terhadap frasa “dapat merugikan keuangan negara” agar selaras dengan prinsip kerugian nyata (actual loss). Selain itu, perlu penghapusan atau penyamaan persepsi terkait Pasal 9, serta penyesuaian Pasal 15 sesuai Putusan MK Nomor 21 Tahun 2016 yang menegaskan perlunya unsur kerugian negara dan unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Kedua, penguatan mekanisme perdata dan administratif dengan mendorong penggunaan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) sebagai jalur utama pemulihan kerugian negara. Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) juga perlu dimaksimalkan, termasuk pemberian sanksi administratif yang proporsional dalam kontrak pengadaan tanpa harus menempuh jalur pidana.

Ketiga, memaksimalkan peran kejaksaan dalam mendampingi proyek-proyek tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, penegasan kewenangan auditor dengan menetapkan BPK sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang menentukan kerugian negara.

Kelima, penerapan prinsip ultimum remedium dan restorative justice, dengan menempatkan hukum pidana sebagai upaya terakhir serta mengutamakan pemulihan kerugian negara.

Keenam, penguatan pendidikan hukum dan sosialisasi, baik kepada aparat penegak hukum maupun pejabat publik, untuk membedakan secara jelas ranah perdata, administratif, dan pidana. Selain itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap budaya antikorupsi sejak dini serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Sementara itu, Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, dalam sambutannya memuji Prof Nurmalah sebagai sosok perempuan inspiratif. Ia menyoroti komitmennya dalam memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat tidak mampu melalui pendirian LKBH Muba dan LBH Ampersjaya Sumsel.

Menurutnya, Prof Nurmalah tidak hanya memperjuangkan hak-hak masyarakat, tetapi juga membuka akses agar hukum dapat dirasakan sebagai pelindung yang adil dan manusiawi. Ia juga menilai Prof Nurmalah sebagai teladan ketulusan, yang menghadirkan makna ibadah tidak hanya dalam doa, tetapi juga dalam tindakan nyata, termasuk kepeduliannya membangun Masjid Al-Ali di Simpang 4 Randik.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai advokat, serta kiprahnya di berbagai organisasi, khususnya Ikatan Advokat Indonesia dan perannya sebagai Wakil Sekjen DPN Peradi, Prof Nurmalah dinilai sebagai figur pemimpin perempuan yang tangguh dan inspiratif dalam memperjuangkan keadilan.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof Dr Otto Hasibuan SH MM. Ia mengaku terharu dan bangga menyaksikan perjalanan hidup Prof Nurmalah yang dirintis dari bawah hingga meraih gelar profesor.“Saya tahu perjalanan hidup Prof Nurmalah dimulai dari bawah, bukan secara instan. Saya sangat terharu dan bangga melihat perkembangan beliau hingga saat ini yang luar biasa,” ungkapnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Jalani Visitasi Evaluasi Lapangan untuk Pembukaan S3 Teknik Elektro

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menyelenggarakan kegiatan evaluasi lapangan usulan pembukaan Program Studi Doktor Teknik Elektro pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk visitasi oleh Tim Evaluasi Lapangan dari Direktorat Kelembagaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, dengan tujuan menilai kesiapan kurikulum, sumber daya dosen, serta sarana dan prasarana pendukung guna memenuhi regulasi perizinan program doktor baru.

Tim evaluasi yang hadir terdiri dari Osvaldo Satia Amasta, Prof Dr Ir Suwarno MT, serta Prof Dr Ir Engeline Shintadewi J MT. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Rektorat dan Fakultas Teknologi Industri Unissula.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Doktor Teknik Elektro merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi berbasis riset dan inovasi. Ia juga menyampaikan kesiapan Unissula dalam menjawab tantangan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik elektro yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Perwakilan tim visitasi, Osvaldo Satia Amasta, menyampaikan pengantar sekaligus tujuan kegiatan evaluasi. Sementara itu, Prof Dr Ir Suwarno MT yang hadir secara luring dan Prof Dr Ir Engeline Shintadewi J MT yang mengikuti secara daring, menekankan pentingnya kesiapan aspek akademik, tata kelola kelembagaan, serta infrastruktur sebagai syarat utama pembukaan program doktor.

Dalam sesi pemaparan, Prof Dr Ir H Muhammad Haddin MT mewakili Fakultas Teknologi Industri Unissula menjelaskan visi Program Studi Doktor Teknik Elektro yang diarahkan menjadi program doktor bereputasi internasional, khususnya dalam bidang sistem energi listrik dan energi baru terbarukan berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Program ini juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission 2060, sekaligus membentuk generasi khaira ummah (terbaik) yang rahmatan lil ‘alamin.

Selanjutnya, tim evaluasi melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas, meliputi ruang dosen, ruang akademik, laboratorium, serta perpustakaan. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi kesiapan sarana prasarana, termasuk fasilitas pembelajaran interaktif, ruang kerja dosen, laboratorium penelitian, serta ketersediaan literatur yang mendukung pendidikan dan riset tingkat doktor.

Sementara itu dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula, Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD menyampaikan, visitasi berlangsung secara konstruktif dengan semangat kolaborasi antara tim evaluator, fakultas dan pihak universitas. Unissula optimistis memperoleh rekomendasi positif sehingga Program Studi Doktor Teknik Elektro dapat segera diselenggarakan, sebagai kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu teknik nasional yang berdaya saing global serta memperkuat peran Unissula sebagai universitas Islam terdepan dalam pendidikan teknik berakhlak mulia.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Rektor Resmi Lantik Pengurus BEM dan Sema KM Unissula Periode Terbaru

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH melantik pengurus baru Senat Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Unissula periode 2026/2027, Kamis (9/4/2026). Adapun mereka yang dilantik Ketua Umum Senat Mahasiswa Nabil Awalu Mubarak, Wakil Ketua Umum Rosma Ayu, Sekretaris Jenderal Hani Azizah, dan Bendahara Umum Rocky Satria. Sedangkan sebagai Ketua Umum BEM Andis Fatah Saputra, Wakil Ketua Umum M Thoriq Awabim, Sekretaris Kabinet Ugalih Pujo Dwi Utami dan Bendahara Umum Nikmatul Latifah. “Selamat atas pelantikan Ketua Senat dan Presiden BEM Unissula periode 2026/2027. Selamat beruang, selamat memajukan Unissula, selamat mensejahterakan keluarga besar Unissula dan memperjuangkan Indonesia yang belum baik-baik saja,” ungkap Prof Gunarto SH MH.

Unissula sebagai kampus dengan motto bermanfaat untuk kepentingan umat manusia khususnya bagi rakyat Indonesia muslim dan non muslim dengan cara berbuat kebaikan. “Sebagai pengurus Senat dan BEM beserta kabinetnya harus berbuat baik dengan cara maju membela yang lemah dan mensejahterakannya. Dan yang sering dilupakan adalah mencegah kemungkaran dan kejahatan untuk rakyat Indonesia dengan membawa aspirasi yang baik,” jelas Rektor.

Salah satu kesejahteraan itu adalah Unissula mendirikan Gedung UKM yang megah. Yang bisa digunakan untuk kegiatan mahasiswa selama 24 jam. Sehingga bisa mengoptimalkan potensi mahasiswa selama dalam kepemimpinannya. Termasuk adanya berbagai macam kegiatan mahasiswa yang bisa diikuti sesuai minat dan bakatnya.

Prof Gunarto juga berpesan sebagai pengurus Senat dan BEM harus beriman dan berpegang teguh kepada Allah dan menunaikan sholat. Selain itu juga harus memberikan tenaga dan pikiran untuk dibagikan kepada rakyatnya. “Yang demikian itu akan Allah naikkan derajatnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ungkapnya.

Dan yang terakhir adalah bekerjasama untuk kebaikan dengan sesama pengurus Senat dan BEM Unissula. “Bekerjasama dengan pimpinan universitas, dengan Senat mahasiswa dan BEM mahasiswa untuk rakyat Indonesia yang sejahtera, untuk Unissula yang maju, untuk Unissula yang di tingkat internasional itu diperhitungkan,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Rektor 3 Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH. Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unissula Ady Fajar Putranto SE, serta Dekan dan Kaprodi di lingkungan Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Inovasi Baru RSIGM Sultan Agung: Perawatan Gigi Mewah Kini Bisa Dipanggil ke Rumah

RSIGM Sultan Agung menghadirkan layanan kesehatan gigi Luxury Mobile Dental Care (LMDC). Sebuah layanan perawatan gigi profesional yang dapat menjangkau pasien secara langsung. Baik melalui program outreach maupun kunjungan homecare eksklusif.

Melalui layanan LMDC ini pasien tidak perlu lagi datang ke rumah sakit. RSIGM Sultan Agung akan datang dengan layanan pemeriksaan hingga perawatan gigi dan mulut dengan standar layanan terbaik. Mulai dari pemeriksaan gigi komprehensif, penambalan gigi sederhana, pencabutan gigi sederhana, pembersihan karang gigi, konsultasi dokter gigi, dan edukasi kesehatan gigi berbasis preventif.

Dimana seluruh pelayanan tersebut dilakukan oleh tenaga medis berkompeten. Dengan dukungan alat modern dan tetap mengedepankan prinsip sterilisasi, serta keselamatan pasien.

Tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial dan komunitas (layanan outreach) seperti di sekolah, instansi, dan tempat ibadah, LMDC juga melayani Homecare Visit Dental Care. Sebuah layanan kunjungan langsung ke rumah pasien dengan konsep private, nyaman, dan eksklusif.

Layanan yang ditawarkan ini sangat ideal bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas. Keluarga yang menginginkan perawatan privat, pejabat, profesional, maupun masyarakat umum yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi waktu. Sehingga LMDC bukan hanya layanan medis, tetapi sebuah pengalaman pelayanan premium tanpa antri panjang, pelayanan personal, suasana nyaman dan eksklusif, serta dapat dilakukan perawatan gigi dimana saja pasien berada.

Hal ini sebagai wujud komitmen RSIGM Sultan Agung dalam menghadirkan pelayanan gigi dan mulut terbaik yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Dengan hadirnya LMDC, RSIGM Sultan Agung optimis dapat meningkatkan akses layanan kesehatan gigi masyarakat, memperluas jangkauan pelayanan (beyond hospital walls), membangun kepercayaan publik melalui inovasi layanan terkemuka, canggih, dan modern.

Adapun masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan ini melalui reservasi resmi RSIGM Sultan Agung melalui Customer Care 0851-9592-9191.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Kukuhkan Theis R Andersen, Unissula Tegaskan Komitmen Global di Dunia Akademik

Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Fakultas Teknik (FT) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) mengukuhkan ilmuwan asal Denmark, Theis Raaschou Andersen, Bsc, Msc, PhD, MB, sebagai Guru Besar Kehormatan pada Rabu (8/4/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor 1 Unissula Dr. Mochamad Abdul Basir, S.Pd., M.Pd (mewakili rektor), disaksikan Dekan FT Dr. Abdul Rochim, ST., MT, Ketua Program Doktor Teknik Sipil Prof. Dr. Ir. Slamet Imam Wahyudi, DEA, dan para wakil rektor.

Theis R. Andersen dikenal sebagai peraih penghargaan peneliti terbaik di Denmark pada tahun 2018 berkat kontribusinya dalam memberikan solusi inovatif di bidang perubahan iklim, hidrologi, dan keberlanjutan (sustainability) bumi.

Kiprahnya di tingkat internasional menjadikannya salah satu tokoh penting dalam pengembangan riset berbasis solusi terhadap tantangan lingkungan global. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Kepala Riset di VIA University College Denmark. Dalam perannya tersebut, ia aktif mendorong kolaborasi lintas negara untuk menghadirkan inovasi di bidang pengelolaan sumber daya air dan mitigasi perubahan iklim.

Dekan FT Unissula Dr. Abdul Rochim mengatakan, pengukuhan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Teknik Unissula dalam memperkuat jejaring akademik internasional serta menghadirkan perspektif global dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan dan keberlanjutan. Termasuk masalah-masalah yang ada di Tanah Air khususnya, seperti banjir dan dampak dari perubahan iklim dunia.

Momentum ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama riset dan pertukaran keilmuan antara Unissula dan VIA University College, sekaligus memperkaya kontribusi akademik dalam menjawab tantangan perubahan iklim di masa depan.

Theis R. Andersen memiliki karya yang berorientasi pada aplikasi kombinasi iklim, air, geologi, dan diterapkan untuk pemerintah, perusahaan dan masyarakat, untuk solusi yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Latar belakang akademis dan minat penelitian Dr. Theis Andersen berakar pada geologi-Geoteknik dan hidrologi, tetapi selama bertahun-tahun telah berkembang menuju agenda iklim dan ketahanan yang lebih luas, di mana solusi berbasis alam, metode berbasis data, dan kemitraan yang kuat memainkan peran yang semakin penting.

Dari aspek pendidikan, yang bersangkutan memberikan ilmunya dengan menjadi Dosen Teknik Sipil dan Teknik Supply, pengelola penelitian, narasumber di berbagai acara, pembicara seperti kuliah umum, seminar, penguji eksternal disertasi termasuk di Program Doktor Teknik Sipil Unissula. Dari aspek penelitian, dia juga memiliki penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah baik dalam bentuk jurnal ilmiah bereputasi, buku, prosiding, maupun tulisan ilmiah.

Dalam kesempatan ini, Theis R. Andersen membacakan orasi ilmiahnya berjudul: “Climate Adaptation as a Practical Science: From Groundwater and Geology to Urban Resilience.” Dimana intinya adalah menyoroti Adaptasi Iklim sebagai ilmu praktis: dari air tanah dan geologi hingga ketahanan perkotaan.

Categories
Daerah Headline

NHF Turun Langsung Bantu Korban Banjir Guntur, Salurkan Makanan Siap Saji

Demak – Banjir yang melanda Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, sejak 3 April 2026 menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah. Bencana ini dipicu oleh luapan serta jebolnya tanggul Sungai Tuntang di tiga titik akibat intensitas hujan tinggi pada Kamis (2/4), serta kiriman debit air dari wilayah Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Grobogan.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, tujuh rumah warga roboh, puluhan lainnya mengalami kerusakan berat, ribuan rumah terendam, serta sekitar 400 hektare lahan persawahan tergenang. Salah satu lokasi terdampak paling parah berada di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur.

Merespons kondisi tersebut, Nurbani Humanity Foundation (NHF) di bawah naungan Yayasan Nurul Burhan Arrabbani (YNBA) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Minggu (6/4/2026). Bantuan berupa makanan siap saji dan paket sembako didistribusikan langsung kepada warga terdampak.

Pada Senin (7/4/2026), NHF kembali menyalurkan bantuan bersama delapan SPPG mitra YNBA serta Yayasan Baitussalam Kradenan (YBSK). Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Delapan SPPG tersebut antara lain SPPG Gebangsari 3, SPPG Loireng, SPPG Bulusari 5, SPPG Batursari 4, SPPG Dukun, SPPG Bintoro 5, SPPG Bango, dan SPPG Gajah.

Direktur NHF, Haryanto SH MH, mengatakan pihaknya prihatin atas musibah yang dialami warga.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain bantuan logistik, NHF juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan rumah warga yang rusak. Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menyatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Kami akan terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan makanan dari mitra SPPG MBG YNBA. Jika diperlukan, kami juga siap membantu pembangunan kembali rumah warga yang roboh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina YNBA, Dr H Ahmad Salim SE MAk MH Ak CRP, menegaskan komitmen yayasan dalam membantu masyarakat terdampak.
“YNBA siap membantu meringankan beban masyarakat. Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya agar bantuan tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu korban banjir.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu warga agar segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini,” tambahnya.

Banjir yang melanda wilayah Trimulyo dan sekitarnya ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. NHF pun mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam upaya bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Sumpah Dokter Gigi FKG Unissula: 25 Lulusan Siap Mengabdi dengan Integritas

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula meluluskan 25 dokter gigi baru pada pengambilan sumpah dokter gigi ke- 46, Selasa (7/4/2026). Sehingga saat ini FKG telah meluluskan 759 dokter gigi sejak 2018. “Saya titip sumpah dokter yang telah diucap tadi benar-benar masuk ke relung hati yang paling dalam. Termasuk memperlakukan teman sejawat dengan baik, dan selalu mengutamakan keselamatan pasien,” ungkap Dekan FKG Dr drg Yayun Siti Rochmah Sp BM.

Selanjutnya Wakil Rektor 2 Unissula Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA CRP menyebutkan saat ini di Indonesia masih menghadapi tantangan khususnya dalam kesehatan gigi dan mulut. Dimana 57% masyarakat Indonesia bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulut, dan hanya 11,7% diantaranya yang datang untuk berobat. “Sehingga dokter gigi baru inilah yang memiliki tantangan untuk menggapai dan menyadarkan masyarakat tersebut, sekaligus sebagai wujud pengabdian di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Tantangan kedua adalah belum meratanya akses layanan kesehatan gigi. “Menjadi dokter gigi Unissula berarti memikul amanah keilmuan dan keislaman. Sehingga tidak hanya mengabdi mengobati penyakit, tetapi juga menghadirkan harapan. Tidak hanya memperbaiki gigi, namun juga memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Adapun Ketua PDGI Pengurus Wilayah Jawa Tengah drg Budi Wibowo Sp Ort mengungkap dokter gigi bisa memiliki profesi yang bermacam-macam. Tidak terbatas hanya menjadi dokter gigi.

Pihaknya juga mengingatkan untuk menjaga nama baik teman sejawat. Dengan tidak mengomentari kinerja teman sebelumnya. Termasuk harus tetap memperlakukan pasien dengan baik, apapun latar belakang sosialnya. “Saya berharap dokter gigi baru ini nantinya menjadi pelopor kesehatan gigi dan mulut yang masih menjadi PR,” pungkasnya.

Categories
Daerah Headline Nasional

YNBA Tegaskan Komitmen Bantu Korban Banjir Trimoyo Demak

Demak, Senin (6/4/2026) – Yayasan Nurul Burhan Arrabbani (YNBA) melalui Nurbani Humanity Foundation (NHF) menunjukkan komitmennya dalam membantu korban banjir di Desa Trimoyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
Ketua Pembina YNBA, Dr H Ahmad Salim SE MAk MH Akt CRP, menegaskan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk membantu masyarakat terdampak.
“YNBA siap membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir ini. Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa bencana ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita di Trimoyo agar dapat segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur NHF, Haryanto SH MH, mengatakan pihaknya prihatin atas musibah yang dialami warga.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain bantuan logistik, NHF juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan rumah warga yang rusak akibat banjir. Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Kami akan terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan makanan yang diproduksi oleh mitra SPPG MBG YNBA. Jika diperlukan, kami juga siap membantu pembangunan kembali rumah warga yang roboh akibat banjir,” jelasnya.

Banjir yang melanda wilayah Trimoyo ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. NHF pun mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam upaya bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Pesantren Mahasiswa Unissula Gelar Khutbah Wada, Tekankan Nilai Birrul Walidain

Pesantren Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menggelar kegiatan Khutbah Wada pada Kamis (2/4/2026) di Masjid Abu Bakar Assegaf Kampus Unissula. Kegiatan tersebut menghadirkan Pengasuh PP Mansajul Ulum Pati KH M Liwa Uddin MPd sebagai narasumber.

Di hadapan ratusan santri, KH M Liwa Uddin MPd menyampaikan apresiasinya terhadap Unissula sebagai kampus yang mencanangkan sekaligus mengimplementasikan nilai berbakti kepada orang tua (birrul walidain). Menurutnya, hal tersebut menjadi penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Ia menjelaskan terdapat beberapa poin utama dalam penerapan nilai birrul walidain. Pertama, mahasiswa Unissula diharapkan menjadi pionir dalam menanamkan sikap berbakti kepada orang tua. Kedua, mahasiswa harus menghormati dosen sebagai orang tua selama berada di lingkungan kampus serta menyadari bahwa kesuksesan tidak lepas dari doa orang tua.

Ketiga, mahasiswa diajarkan untuk bertutur kata yang baik kepada orang tua dengan bahasa yang sopan dan halus. Keempat, menumbuhkan sikap tawadhu atau rendah hati. Kelima, senantiasa mendoakan kedua orang tua terutama ibu mengingat kedudukan ibu yang sangat mulia.

Sementara itu, Ketua Bidang Wakaf, Dakwah dan Pesantren Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Sukijan Athoillah SPdI MPd menyampaikan bahwa program Pesantren Mahasiswa menjadi nilai tambah bagi Unissula. Menurutnya, keberadaan pesantren mempermudah penanaman nilai-nilai Islam kepada mahasiswa.

Hal senada disampaikan Ketua LKPI Unissula Moh Farhan SPdI SHum MPdI. Ia menuturkan bahwa berbagai kegiatan di Pesantren Mahasiswa Unissula berfokus pada pengajaran nilai-nilai Islam termasuk pembiasaan mengaji serta penanaman nilai birrul walidain.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan I Fakultas Psikologi Zamroni SPsi MSi, Dekan Fakultas Bahasa Sastra dan Budaya Dr Destary Praptawati SS MHum, serta Dekan Fakultas Teknik Dr Abdul Rochim ST MT.