Categories
Uncategorized

RSIGMP SA Beri Tips Penting Jelang Ramadhan

HEADLINEtoday.id Rumah Sakit Islam Gigi Mulut Pendidikan Sultan Agung (RSIGMP SA) mengadakan talk show menjaga kesehatan gigi dan mulut serta asupan gizi selama Ramadhan (16/3/2023). Acara yang dilaksanakan di Convention Hall RSIGMP SA tersebut menghadirkan narasumber drg Rochman Mujayanto SpPM dan Dr dr Minidian Fasitasari MSc SpGK (K). Talkshow diikuti oleh Komunitas Ibu Syariah Semarang (KISS), Komunitas Ikatan Pengusaha Wanita Kreatif Cerdas (IPWKC), dan perwakilan orang tua murid SDIT Harapan Bunda.

Dokter Rochman Mujayanto menyampaikan bahwa, selama bulan Ramadhan kita tetap boleh melakukan perawatan gigi asalkan dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan. Perawatan yang boleh dilakukan saat puasa adalah pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, penambalan gigi, dan percetakan gigi sesuai fatwa MUI no. 205-E/MUI-KB/2018 tentang tindakan kedokteran gigi. “Agar gigi dan mulut tetap segar dan sehat selama puasa, maka dianjurkan untuk tetap melakukan perawatan gigi dengan menggosok gigi setelah makan sahur dan sebelum tidur”, ungkapnya.

Sementara itu dokter Minidian Fasitasari menyampaikan bahwa selama puasa harus menjaga porsi makan dengan gizi yang seimbang, misalnya ketika sahur dianjurkan untuk makan dengan porsi yang tidak berlebihan dan menghindari minuman berkafein seperti kopi dan teh, karena memiliki efek diuretik yang menyebabkan seringnya buang air kecil sehingga mengakibatkan kekurangan cairan dalam tubuh. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan harus dikurangi dan menyegerakan berbuka dengan bertahap dan tidak terburu-buru.

Categories
Uncategorized

FH Unissula Bahas Regulasi UU Lalu Lintas

HEADLINEtoday.id Fakultas Hukum (FH) Unissula melakukan kerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) dan Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO), Senin (20/3/2923).

Perjanjian kerjasama ditandatangai oleh Dekan FH Unissula Dr Bambang Tri Bawono SH MH dengan Ketua Umum DPP APTRINDO Drs Gemilang Tarigan MBA dan Ketua Umum DPP ASKARINDO Sommy Lumajeng yang diwakili oleh Ketua I DPD Jateng dan DIY ASKARINDO Isroi Rais.

”APTRINDO dan ASKARINDO mengajak kami untuk bekerjasama, kami pun mengapresiasi dan menyambut baik. APTRINDO dan ASKARINDO minta pendampingan hukum di bidang regulasi lalu lintas dan angkutan jalan. Di satu sisi, Fakultas Hukum memiliki banyak pakar di bidang hukum, sehingga akan dapat membantunya,” jelasnya.

Gemilang Tarigan mengatakan, pihaknya berharap banyak pada kalangan akademisi untuk memberi pendampingan hukum, khususnya membantu dalam hal regulasi.

”Semoga ke depan jadi rumusan terbaik untuk menjadi reformasi regulasi peraturan atau Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang berbasis keadilan. Diantaranya, sejauh mana UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengandung kepastian hukum. Rumusan tersebut nantinya juga bisa menjadi usulan dan masukan bagi pembuat UU,” jelasnya.

Pasalnya, menurutnya, para anggota APTRINDO dan ASKARINDO mengaku acapkali berada pada ‘kebuntuan’ karena penerapan hukum menyangkut hal tersebut berbeda-beda antar wilayah, sehingga kerap menimbulkan interpretasi yang berbeda. Fakta di lapangan terjadi aturan yang berbeda antara penafsiran UU, pengalaman dan penerapannya.

Isroi Rais mengatakan, diharapkan melalui kerjasama ini, pihaknya bisa memperjuangkan apa yang diperjuangkan. ”Ke depan semoga bisa menjadi rumusan terbaik untuk menjadi reformasi regulasi peraturan yang berbasis keadilan bagi asosiasi, sopir, pengusaha karoseri dan masyarakat untuk mendapatkan kebaikan bersama. Sehingga kami bisa bekerja maksimal, tenang, dan memberi kontribusi bagi negara,” jelasnya.

Kerjasama juga dibarengi dengan seminar nasional bertema “Reformasi Regulasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Berbasis Keadilan.”

Seminar dimoderatori Dias Saktiawan SH MKn. Hadir sebagai pembicara Dr Muhammad Taufiq SH MH, Dr Sugiharto SH MH, dan Agus Pratikno SE MM

Categories
Uncategorized

Produk Halal Bukan Hanya Trend Namun Kebutuhan

HEADLINEtoday.id Mengkonsumsi makanan yang halal bukan hanya tren namun sudah menjadi kebutuhan setiap muslim. Hal itu disampaikan oleh Prof Dr Gunarto SH MH saat memberikan sambutan dalam grand opening Halal Bakery Tsabita di jln KH Ahmad Dahlan Pekunden Semarang Tengah (20/3/2023).  “Setiap muslim diperintahkan untuk mengkonsumsi makanan yang halal lagi baik. Karena apa yang kita konsumsi sesungguhnya juga akan berpengaruh bukan hanya ke jasmani tapi juga ke ruhani seseorang. Sehingga sekuat tenaga dan sebisa mungkin kita berusaha hanya mengkonsumsi yang halal saja”, ujarnya.  Lebih lanjut Komisaris PT Sejahtera Makmur Gunaboga yang juga Rektor Unissula tersebut menjelaskan selain halal, produk roti Tsabita juga rasanya nikmat.

“Selain halal dan toyib kehadiran produk Tsabita yang hanya berjarak 150 Meter dari Simpanglima tentunya akan semakin mempermudah konsumen untuk menjangkau produk tersebut. Sampai saat ini di Semarang Tsabita telah buka di tiga tempat. Tempat yang telah dibuka terlebih dulu yakni di Tembalang dan Kedungmundu”, lanjutnya.

Sementara itu Vice Presiden PT Boga Indonesia Talenta menyatakan tekadnya agar produk Halal Bakery Tsabita bisa membuka outlet di setiap kecamatan di Indonesia. “Visinya bukan hanya motif ekonomi namun lebih dari itu yakni sebagai media ibadah karena Allah SWT. Dengan menyediakan Halal Bakery ini tentunya semakin memudahkan para kaum muslimin mengkonsumsi makanan yang halal dan baik”, ungkapnya.

Categories
Uncategorized

Profesor Baru Unissula Usulkan Regulasi Pemberantasan Korupsi

HEADLINEtoday.id Hakim tinggi Medan Dr Syahlan SH MH mendapatkan gelar profesor kehormatan dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula. Surat Keputusan pengangkatan guru besar diserahkan oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH.

Dalam sambutannya Prof Gunarto menyampaikan pentingnya penegakan hukum yang komprehensif agar tindak pidana korupsi (tipikor) tidak tumbuh subur di Indonesia. “Tentu sangat menyedihkan jika praktik korupsi terus tumbuh subur di negeri ini. Koruptor silih berganti ditangkap KPK namun hal itu tidak membuat jera yang lainnya. Kita merindukan penindakan hukum yang tegas seperti yang misalnya  dilakukan di China sehingga korupsinya bisa nol”, ungkapnya. 

Sementara itu Prof Syahlan dalam pidatonya menjelaskan pentingnya penegakan hukum tipikor dilaksanakan secara luar biasa.  Ruh penegakan luar biasa melawan hukum ada pada penerapan melawan hukum secara materil. Sebagaimana yang dianut oleh UU No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2021.

Bila dicermati lahirnya UU no 31 tahun 1999 adalah sebagai suatu upaya dan semangat untuk menegakkan hukum tipikor yang ingin dilakukan secara luar biasa. Karena tindak pidana korupsi yang dikatakan sebagai tindak pidana luar biasa, penangannya harus juga dilakukan secara luar biasa.

Diharapkan para koruptor yang telah merugikan keuangan negara tidak begitu mudah lepas dari jerat hukum dengan berlindung pada asas legalitas KUHP pasal 1 ayat 1. Namun dalam waktu yang tidak terlalu lama pada tahun 2006 terjadi perubahan yang amat mendasar pada UU no 31 tahun 1999 jo No 20 tahun 2001 tentang sifat melawan hukum materil (pasal 2 ayat 1).

Hal ini berawal dari adanya gugatan dari Ir Daud Djatmiko yang mengajukan gugatan yudisial review ke MK. Yudisial review terhadap penjelasan pasal 2 ayat 1 uu no 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU no 20 tahun 2001.

Atas gugatan tersebut MK melalui putusannya no 003/PUU-IV/2006 yang intinya menyatakan bahwa penjelasan pasal 2 ayat 1 tersebut bertentangan dengan pasal 28D UUD 45.

MK dalam pertimbangan hukumnya diantaranya menyebutkan tidak adanya kepastian hukum. Apapun alasannya secara yuridis Putusan MK tersebut menurut UU No 24 tahun 2003 tentang MK bersifat final dan mengikat dan MK adalah suatu lembaga tinggi negara pemegang kekuasaan kehakiman. Sehingga keputusan MK harus dihormati.

Namun disisi lain perlu pula diperhatikan ada perangkat peraturan perundang undangan lainnya yang harus dihormati pula sebagai instrumen hukum yang harus dijalankan sebagaimana yang diamanatkan UU tersebut.

“Disinilah saya memandang harus ada kesamaan pandangan dalam menerapkan sifat melawan hukum materil tersebut sebagai upaya luar biasa untuk memberantas tipikor. Namun cara luar biasa itu harus berada pada koridor hukum”, ungkap Syahlan.

Apabila dalam pemberantasan korupsi sifat melawan hukum materil tidak diterapkan maka pintu masuk untuk membebaskan atau melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum secara yuridis sangat dimungkinkan. Sehingga penegakan hukum tipikor secara luar biasa yang diinginkan sulit untuk bisa dicapai. Karena menurut kami salah satu instrumen penting untuk menegakkan hukum dan memberantas tindak pidana korupsi secara luar biasa nafasnya adalah dengan menerapkan sifat melawan hukum materil tersebut. Agar tidak ada celah bagi koruptor untuk lepas dari jeart hukum.

Sehingga ia memberi saran agar penegak hukum hendaknya meningkatkan kualitas diri serta dapat memahami lebih mendalam tentang pengertian sifat melawan hukum dan dapat menerapkan sifat melawan hukum materil dalam penegakan hukum tipikor.

“Diharapkan integrated criminal justice system benar benar dapat bersinergi dan mempunyai persepsi yang sama dengan menerapkan perbuatan melawan hukum baik secara formal maupun materil dalam pemberantasan korupsi”, ungkap Syahlan.

Kepada fihak legislator dalam membuat regulasi secara tegas merumuskan suatu perundang undangan yang memuat secara utuh dan jelas dalam rumusan pasal pasal yang dirumuskan, bukan hanya ada dalam penjelasan.

“Kami mengharap ada regulasi baru yang tetap mengatur dan memuat adanya sifat melawan hukum formil maupun materil  dalam regulasi khususnya terhadap regulasi tentang pemberantasan korupsi”, pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Hukum Dr Bambang Tri Bawono SH MH, Ketua Program Dr Ilmu Hukum Prof Dr Anis Masdurohatun SH MH. Hadir pula Wakil Rektor I Dr Ande Sugiyono, Wakil Rektor II Dedi Rusdi SE MSi, Wakil Rektor III M Qomaruddin ST MSc Phd para dosen dan mahasiswa Hukum Unissula.

Categories
Uncategorized

Unissula Mewisuda Mahasiswa Internasional

HEADLINEtoday.id Unissula melaksanakan prosesi wisuda ke 85. Acara yang dilaksanakan di Auditorium kampus Unissula tersebut diikuti 2.270 wisudawan. Diantara para wisudawan tersebut ada enam mahasiswa internasional yang jug aikut diwisuda. Mereka adalah Carolina da Crus dari Timor Leste dari Prodi S3 Ilmu Hukum. Fatima M Abbad Naikwandi dari India (S3 Ilmu Hukum). Roshahafizah binti Halim dari Malaysia (S3 Ilmu Hukum).

Selain itu juga diwisuda Nadeeyah Lee Adam dari Thailand (S1 Pendidikan Bahasa Inggris). Kittiya Baroheen dari Thailand (S1 Sastra Inggris). Wisuda lainnya Angelo Nevez asal Timor Leste Prodi Magister Ilmu Hukum.

Rektor dalam sambutannya mengatakan pentingnya mengimplementasikan visi khoiro ummah yakni menjadi generasi terbaik pasca di wisuda. Yang pertama adalah pentingnya para wisudawan memiliki komitmen untuk menjadi manusia yang selalu berbuat kebaikan. “Mari selalu menjadi pribadi yang selalu berbuat baik. Berbuat baik kepada keluarga, kepada masyarakat, kepada bangsa dan negara. Ilmu dan pengabdian saudara dinanti untuk memajukan bangsa dan negara ini”, ungkapnya.

Yang kedua mencegah kemunkaran. Dengan bekal ilmu agama yang telah saudara terima harus bisa memotivasi saudara untuk bisa mencegah kemunkaran. Hal itu bisa diawali dari diri anda sendiri dengan tidak berbuat maksiat dalam kehidupan.

Yang ketiga selalu meningkatkan iman kepada Allah. “Iman kepada Allah SWT adalah pondasi terpenting bagi kehidupan seorang muslim. Keimanan kepada Allah akan menuntun manusia untuk selalu dekat dan hanya mengharap pertolongan Allah SWT”, ungkapnya.

Para wisudawan juga diminta komitmennya untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain). “Dalam situasi apapun dan kapanpun jangan pernah lupa untuk berterimakasih kepada kedua orang tua dengan cara selalu berbakti kepadanya. Jangan pernah melupakan jasa jasa orang tua. Merekalah yang telah berjuang, yang membuat saudara bisa menikmati pendidikan yang baik dan menyambut masa depan yang lebih baik. Karena dengan mengharap ridhonya kita akan mendapat ridho dari Allah SWT”, pungkasnya.

Prof Gunarto juga mengharapkan para wisudawan belajar dari tokoh tokoh penting negeri ini yang juga menjadi bagian dari Unissula. “Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) adalah figur penting negeri ini. Beliau adalah bagian dari Unissula karena mendapatkan Profesor kehormatan dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula. Demikian juga tokoh kepolisian Irjen Polisi Prof Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM. Prof Dedi Prasetyo lahir di Madiun 26 Juli 1968.  Saat ini mengemban amanah sebagai asisten SDM Kapolri. Mereka adalah teladan inspiratif untuk anak anak muda negeri ini”, ungkapnya.

Lebih lanjut Prof Gunarto mengungkapkan berbagai capaian penting Unissula yang berhasil bertrasnformasi menjadi universitas terkemuka. Saat ini Unissula memiliki 34 guru besar.  Memiliki 23 prodi terakreditasi Unggul/A dari 41 prodi yang ada di Unissula. Adapun prodi lainnya terakreditasi Baik Sekali/B.

Prodi yang terakreditasi unggul S1 Ilmu Hukum, S2 Magister Ilmu Hukum, S2 Magister Kenotariatan. Prodi lainnya S1 Akuntansi, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Kedokteran, S1 Kedokteran Gigi. Prodi lainnya yang terakreditasi unggul S1 Manajemen, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, D3 Akuntansi, D3 keperawatan, Profesi Ners, Profesi Bidan, Profesi Dokter dan Profesi Dokter Gigi.

Prodi terakreditasi A yakni Doktor Ilmu Hukum, Magister Teknik Sipil, S1 Syariah /Hukum Keluarga, S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Planologi, S1 Sastra Inggris dan S1 Teknik Sipil.

Unissula juga unggul dalam perankingan universitas kelas dunia. Dalam peringkat Scimago Institutions Rankings tahun ini Unissula menempati peringkat ke 28 untuk kinerja inovasi dan penelitian serta peringkat 50 tingkat nasional secara keseluruhan. Peringkat 29 Webometrics kategori openness ranking. Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Jateng versi Edurak. Dan PTS terbaik di Jateng versi UI Green Metrics. “Tahun 2023 ini Unissula masuk radar peringkat universitas kelas dunia, Times Higher Education dan QS yang akan diumumkan bulan September nanti”, ungkap Prof Gunarto.

Categories
Uncategorized

Masjid Ukhuwah Yang Megah Itu Kini Telah Dibuka Untuk Sholat Jumat

HEADLINEtoday.id Masjid Ukhuwah Islamiyah El Azhar yang ada di jalan Tirto Agung Banyumanik membuka lembaran sejarah baru. Hal itu ditandai dengan pertama kalinya dibuka untuk ibadah sholat Jum’at. Bertindak sebagai imam dan khotib dalam kesempatan tersebut yakni KH Yahya Al Mutamakin.

Meskipun baru pertama kali difungsikan sebagai tempat sholat Jum’at namun hadirin yang datang dari berbagai tempat membludak memenuhi masjid tersebut. Hadir pula para tokoh penting antara lain angota DPR RI KH Bukhori Yusuf LC MA, Dr Alwin Basri (suami dari Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu), Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Habib Hasan Toha Putra, Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. Hadir pula para pimpinan ormas Islam di Kota Semarang seperti NU dan Muhammadiyah, LDII serta tokoh penting lainnya.

Khodimul masjid Drs Azhar Combo dalam sambutannya menyatakan Masjid Ukhuwah Islamiyah didirikan dua tahun lalu. “Proses pembangunannya dimulai pada awal bulan Ramadhan tahun 2021 lalu. Untuk masjidnya pembangunannya sudah selesai namun fasilitas pendukung lainnya masih dalam proses pembangunan seperti pesantren, area parkir dan lainnya”, ungkapnya.

Adapun pembangunan masjid itu tujuannya sebagai sarana ibadah kepada Allah serta simbol persatuan umat Islam. “Sesuai namanya masjid ini yakni ukhuwah Islamiyah sebagai simbol persatuan muslim khususnya di Kota Semarang. Semuanya diterima di masjid ini baik NU, Muhammadiyah, LDII, Salafiyah maupun ormas yang lainnya. Sangat penting bagi kita umat muslim untuk bersatu dan tidak bercerai berai”, pungkasnya.

Drs Azhar Combo merupakan Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA). YBWSA adalah sebuah yayasan besar di Semarang yang juga membawahi kampus Unissula dan Rumah Sakit Islam Sultan Agung.

Sementara itu KH Bukhori Yusuf dalam testimoninya mengungkapkan tema ukhuwah islamiah merupakan tema yang sangat penting untuk terus digaungkan karena Indonesia sebagai 85% penduduknya adalah muslim. “Jika mayoritas bangsa Indonesia yang 85% nya umat Islam bisa bersatu dalam kerukunan dan kedamaian maka hal itu meruapakan modal yang sangat berharga bagi masa depan Indonesia”, ucapnya.  

Para jamaah yang hadir dalam sholat Jum’at tersebut juga mendapatkan souvenir AlQur’an. Pengunjung juga disediakan makan siang sate dan gule.

Categories
Uncategorized

Menggapai Malam 1.000 Bulan

HEADLINE today.id Tidak terasa dalam lima hari lagi umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan. Ustad Dr Nur’l Yakin Mch SH MHum dalam khutbahnya Jum’at (17/3/2023) mengingatkan para jamaah yang masih memiliki tanggungan hutang kepada Allah agar segera ditunaikan. “Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Karena setiap apa yang kita lakukan akan mendapatkan ganjaran minimal 10 pahala. Setiap kebaikan yang kita lakukan minimal kita akan mendapatkan 10 kebaikan,” ungkapnya di masjid Abu Bakar Assegaf kampus Unissula.

Pihaknya juga menceritakan kisah seorang yang sangat kuat beribadah. “Dari Ibnu Abas berkisah, suatu saat Nabi Muhammad bercerita tentang seseorang yang bernama Sam’un. Hidupnya hampir setiap hari dia mengangkat senjata, untuk melawan kemungkaran, dan malam harinya ia selalu beribadah kepada Allah SWT selama 83 tahun. Kebetulan umurnya sampai 100 tahun,” paparnya.

Dari kisah tersebut para sahabat menginginkan amal yang sama sehingga bisa setara dengan amalan Sam’un. “Kemudian Nabi Muhammad berdo’a kepada Allah bagaimana umatnya yang berumur lebih pendek bisa memperoleh keutamaan tersebut. Maka turunlah wahyu tentang malam lailatul qodar.  Barangsiapa yang memperoleh malam itu maka nilainya setara dengan 1.000 bulan lebih atau 83 tahun lebih,” jelasnya.

Dengan percepatan nilai ini maka bisa kita hitung. Kalau satu kali mendapatkan malam lailatul qodar setara dengan 83 tahun, maka kalau mendapatkan 10 kali malam lailatul qodar maka bisa mencapai 830 tahun. “Dari situ kemudian Rasulullah selalu menganjurkan bagaimana momen lailatul qodar jangan sampai kita lewatkan begitu saja. Jangan sampai kita lewatkan untuk begadang. Monggo hal-hal yang tidak bermanfaat, hal yang tidak menunjang pahala puasa Ramadhan untuk ditinggalkan,” lanjutnya.

Selanjutnya dirinya juga mengingatkan untuk mempersiapkan tubuh yang sehat jasmani dan rohani. Sebagaimana hadist Nabi yang menyatakan bahwa barangsiapa yang memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan bahagia maka Allah haramkan jasadnya masuk neraka. “Maka puasa itu tidak hanya meninggalkan makan dan minum. Sesungguhnya puasa itu juga meninggalkan perkara yang mubadzir. Karena betapa banyak orang yang berpuasa itu hanya mendapatkan lapar dan dahaga, karena selama puasanya ia melakukan ghibah, melakukan kemaksiatan,” lanjutnya.

Categories
Uncategorized

Dosen Unissula Dimotivasi Lolos Hibah Dikti

HEADLINEtoday.id Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan penelitian pengabdian masyarakat. Sosialisasi tersebut ditujukan bagi dosen tetap di lingkungan Unissula. Acara diselenggarakan di ruang seminar Fakultas Teknik (FT) pada (14/3/2023).

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan pentingnya fokus pada tujuan. “Fokus saja pada tujuan kita yaitu mendapatkan hibah Dikti. Tidak usah fokus pada masalah, karena masalah itu sudah pasti ada. Karena kalo rewel pada masalah maka jadinya fokus pada masalah dan pasti tidak akan pernah sampai pada tujuan kita, yaitu mendapatkan hibah dari Dikti,” jelasnya sekaligus membuka acara sosialisasi.

Prof Gunarto juga berharap dosen Unissula bisa memperoleh hibah. “Kalau bisa dapat hibah penelitian dan dapat guru besar. Itu yang dilakukan oleh Bu Siti Thomas Dosen Kedokteran Unissula. Saya lihat penelitiannya dari hibah semuanya, maka ini harus menjadi motivasi untuk semuanya. Kuncinya adalah tidak menyerah,” lanjutnya. 

Kepala LPPM Unissula Dr Henny Pratiwi Adi ST MT menyampaikan bahwa 2023 LPPM mengupayakan peningkatan perolehan hibah. “Jadi di awal tahun 2023 ini LPPM mengupayakan peningkatan perolehan hibah dengan menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan penyusunan proposal hibah penelitian kemendikbudristek 2023,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyebut saat ini Unissula berada di klaster utama. “8 Maret 2023 Kemendikbudristek telah mengeluarkan pemeringkatan berdasarkan klasterisasi. Dan Unissula berada di klaster utama. Semoga tahun depan bisa berada di klaster mandiri mengingat Unissula sudah terakreditasi unggul,” pungkasnya.

Hadir sebagai pembicara reviewer nasional pengabdian masyarakat (AbdiMas) Prof Dr Okid Parama Astirin MS. Adapun reviewer nasional penelitian Prof Dr Eng Syamsul Hadi St MT. Hadir juga Wakil Rektor I Unissula Andre Sugiyono ST MM PhD, para guru besar dan dosen tetap di lingkungan Unissula.

Categories
Uncategorized

FIK Unissula Helat Pelatihan Clinical Educator

HEADLINEtoday Sebanyak 25 perawat Puskesmas se Kota Semarang mengikuti Pelatihan Clinical Educator, yang digelar oleh Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula.  (17/3/2023)

Acara dibuka oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Dr dr Mochamad Abdul Hakam SpPD.

Dekan FIK Unissula Iwan Ardian SKM MKep mengatakan, pelatihan clinical educator bertujuan menyiapkan perawat yang ada di puskesmas, agar memiliki kemampuan di dalam melakukan bimbingan bagi mahasiswa-mahasiswa FIK Unissula yang nantinya akan melakukan praktek di Puskesmas di Kota Semarang.

”Dan ini juga mempersiapkan kita untuk melakukan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Pertama, kita akan menempatkan mahasiswa FIK Unissula di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Semarang untuk melakukan MBKM di sana selama enam bulan, ini setara 20 SKS. Agar pelayanan yang kita gunakan itu siap, maka perawat-perawat kita latih. Dan yang kedua, kita samakan visinya, pada saat mereka (perawat) melakukan bimbingan kepada mahasiswa kita tidak hanya melakukan kegiatan rutin saja di Puskesmas atau di pelayanan kesehatan, tetapi bagaimana mengenalkan kepada mahasiswa kami tentang pelayanan-pelayanan yang ada di sana,” jelasnya.

Dekan mengatakan, FIK Unissula memiliki prodi D3 Ilmu Keperawatan, S1 Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Yang D3 kami punya keunggulan, yakni program kuliah tiga tahun, kuliah selesai dan ditempatkan kerja di Rumah Sakit, kemudian kita kuliahkan lagi S1, kemudian setelah itu, kerja. Untuk yang S1 lanjut ke Profesi Ners, dan nantinya kita tempatkan di RS dan pelayanan kesehatan dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Untuk yang lulusan D3 menurutnya, ditempatkan di sejumlah rumah sakit dan layanan kesehatan di Negara Jepang, karena sesuai dengan karakter keperawatannya. ”Sementara yang ners kita tempatkan di Arab Saudi (Jedah, Madinah, dan sekitar Mekah) serta Qatar. Kita juga menempatkan lulusan kami juga di ministry of health di kerajaan Arab Saudi, di RS di Riyadh,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH mengatakan, melalui MBKM yang dihasilkan bukan hanya pengetahaun semata, namun mahasiwa FIK Unissula juga memiliki skill yang mumpuni. Bahkan dengan praktek akan lebih siap terjun saat bekerja. ”Pengetahuan 20 persen praktek 80 persen, termasuk di dalamnya magang di Puskesmas dan RS,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, pihaknya juga terus menyiapkan sumber daya yang ada di Unissula diantaranya FIK, Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung untuk terus berusaha menyiapkan pelayanan paripurna dalam bidang kesehatan. ”Kemarin pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong supaya Unissula dan RSI Sultan Agung bisa menyiapkan itu,” jelasnya.

Hal ini berkaitan dengan fenomena saat ini, dimana banyak orang Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, yang paling banyak di RS di Penang Malaysia. Bahkan tercatat, sedikitnya Rp 170 triliun per tahun, uang orang Indonesia yang diberobatkan ke luar negeri. RSI Sultan Agung sangat besar potensinya ke depan, jika pelayanannya paripurna banyak pasien yang semula ke luar negeri, nantinya akan ke RSI Sultan Agung. Bahkan, menurut Menteri Sadiaga nantinya, setelah berobat, mereka bisa juga melakukan wisata di sejumlah tempat pariwisata di Semarang. Hal ini akan memindahkan uang yang semula ke luar negeri, bisa masuk ke dalam negeri,” jelasnya.

Menurutnya, RSI Sultan Agung sudah tidak kalah dalam pelayanannya. Misal, operasi otot syaraf di RSI Sultan Agung bisa berjalan tiga menit, kalau di Penang, menunggunya bisa lama, operasinya pun lebih lama waktunya,” jelas Prof Gunarto.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Semarang Dr dr Mochamad Abdul Hakam SpPD mengatakan, pada intinya Dinkes memfasilitasi mahasiswa untuk bisa melakukan praktek dan menimba ilmu di sejumlah Puskesmas dan RS yang ada di Kota Semarang.

Di satu sisi, dengan pelatihan ini, diharapkan juga ada sinergitas dan simbiosis mutualisme antara mahasiswa dengan para perawat dan layanan kesehatan. Sehigga ada kemanfaatan antara mahasiswa dan Dinas Kesehatan Kota Semarang. ”Adanya MBKM ini diharapkan para mahasiswa dapat belajar dan meningkatkan skillnya,” jelasnya.

Categories
Uncategorized

FH Unissula Lepas 601 Lulusan

Headlinetoday.id Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula Dr Bambang Tri  Bawono SH MH melepas sedikitnya 601 lulusan Fakultas Hukum Unissula, Kamis (16/3/2023).

Dalam rapat senat terbuka pelepasan Sarjana (S1), Magister (S2) Ilmu Hukum, Magister (S2) Kenotaritan, dan Doktor (S3) Ilmu Hukum FH Unissula periode 85, Maret 2023, berlangsung di auditorium.

Lulusan FH Unissula terbukti unggul dan berkompeten dengan terjun di berbagai profesi seperti hakim, jaksa, politisi, pengusaha, birokrat, dosen, polisi, pengacara, advokat, notaris, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan profesi lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga ada yang di luar negeri.

Hal ini disebabkan karena salah satu bentuk sistem pengelolaan program studi (prodi) dengan akreditasi unggul dan internasional level premier (unggul) dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & Universities (ASIC) yang berbasis di Inggris. Juga didukung staf pengajar yang memiliki kepakaran di bidang ilmu hukum dengan gelar doktor dan guru besar.

Seperti diketahui, jika FH Unissula juga membuka International Class Programme (ICP) pada program S1 Ilmu Hukum-nya. Mahasiswa pada kelas ini datang dari berbagai latar belakang dan memiliki kesempatan luas mengikuti pertukaran mahasiswa di berbagai universitas mitra di luar negeri. FH Unissula memiliki berbagai keunggulan antara lain cyber Law, Pidana, Perdata, Hukum Internasional, HTN HAN.

FH Unissula juga memiliki Smart Board Mini Court Room. Dimana perangkat teknologi tersebut menjadikan mahasiswa FH Unissula dapat melihat langsung persidangan yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sedangkan Magister Kenotariatan (MKn) Unissula memilki Laboratorium Akta dan Laboratorium Manajemen Kantor Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Lelang.

FH Unissula yang berdiri pada tahun 1963 saat ini semakin maju dan berkembang menjadi salah satu fakultas hukum terbaik di Indonesia. Hal ini pula yang menyebabkan, mahasiswanya berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Wakil Dekan 1 FH Unissula Dr Widayati SH MH saat membacakan laporan mengatakan, lulusan FH Unissula kali ini juga terdapat Direktur Rumah Sakit Keraton Pekalongan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin, dan Kajari Sukabumi.