Categories
Headline Kampus Nasional News

Lulus 3 Tahun 2 Bulan Shanti Wahyuni Raih Gelar Doktor Teknik Sipil

Shanti Wahyuni Megasari ST MEng berhasil meraih gelar doktor dari Program Doktor Teknik Sipil Unissula. Ia lulus dalam ujian terbuka yang dihelat di aula Fakultas Teknik Jumat (21/11/2025). Disertasi yang dipresentasikan berjudul optimasi kinerja mortar geopolimer dengan limbah serat sabut kelapa.

Para penguji antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Dr Ir Antonius MT, Prof Ir Reni Suryanita ST MT PhD, dan Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA. Penguji lainnya Prof Ir Pratikso MST PhD, Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT,  dan Prof Dr Ir Han Ay Lie MEng.

Menurutnya mortar geolimer merupakan pengembangan material maju yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan material limbah fly ash sebagai bahan pengikat dan limbah serat sabut kelapa. Secara tidak langsung pemanfaatan limbah tersebut akan mengurangi pencemaran lingkungan yang terjadi karena adanya pelepasan emisi gas CO2 dari produksi semen dan penumpukan limbah serat sabut kelapa.

Penumpukan limbah serat kelapa yang berlangsung lambat dapat mengganggu lingkungan dan mempengaruhi kesehatan masyarakat. Serat sabut kelapa memiliki kekuatan terhadap tarikan, berat yang ringan dan ketahanan terhadap pelapukan. Penggunaan serat sabut kelapa diharapkan dapat meningkatkan ketahanan mortar geopolimer terhadap beban kejut, ketahanan leleh dan efek susut dan meningkatkan kinerja mekanik mortar geopolimer.

Tujuan penelitiannya untuk menganalisis kinerja mortar geopolimer, untuk menganalisis kinerja mortar geopolimer dengan Finite Elemen Method (FEM) dan untuk menganalisis optimasi pemanfaatan limbah serat sabut kelapa terhadap kinerja mortar geopolimer dengan metode statistik dan metode genetic algorithm.

Penelitian dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium sesuai dengan standar pengujian yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian dipergunakan rancangan komposisi mortar geopolimer dengan perbandingan agregat (65%) : binder (35%), fly ash (62%) : alkali (38%), dengan molaritas aktivator 10M menggunakan Na2SiO3 dan KOH (SS/SH 2:1). Variasi serat sabut kelapa adalah 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; 1,0%; 1,25%; 1,5%; 1,75% dan 2,0% dengan L/D sebesar 100; 200 dan 300. Benda uji berbentuk kubus berdimensi 100×100×100 mm untuk kuat tekan dan silinder dengan diameter 150 serta tinggi 300 mm untuk kuat tarik belah. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari dengan perawatan suhu ruang.

Hasil uji eksperimental kemudian disimulasi dengan Finite Elemen Method (FEM) menggunakan software LUSAS dan dioptimasi dengan metode statistik dan metode genetic algorithm menggunakan software R Studio. Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan kinerja mekanik mortar geopolimer dengan pemanfaatan serat sabut kelapa namun dalam kadar tertentu.

Semakin besar persentase dan L/D serat sabut kelapa akan menyebabkan pengikatan yang kurang sempurna pada campuran, yang mengakibatkan penurunan kinerja mortar geopolimer. Model hubungan kuat tekan dengan kuat lentur dan kuat tekan dan kuat tarik mortar geopolimer dengan limbah serat sabut kelapa sesuai dan mendekati dengan hasil penelitian terdahulu. Analisis simulasi kinerja mortar geopolimer dengan pemanfaatan serat sabut kelapa menggunakan Finite Elemen Method (FEM) dengan software LUSAS diperoleh selisih penurunan, tegangan dan regangan hasil eksperimental di laboratorium dengan analisis software LUSAS diantara 1 hingga 19%.

Hasil optimasi mortar geopolimer menunjukkan bahwa optimasi metode genetic algorithm menggunakan software R Studio lebih mendekati hasil pengujian eksperimental dibandingkan dengan hasil optimasi dengan metode statistik.

Shanti Wahyuni berhasil lulus dalam waktu relatif singkat 3 tahun dan 2 bulan. Adapun IPK nya 3,86. merupakan lulusan ke 51 di Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Rektor Unissula Prof Gunarto Terpilih Sebagai Wakil Ketua APTISI Pusat

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Prof Dr Gunarto SH MH dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kajian dan Permasalahan Pendidikan Tinggi Hukum Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) periode 2025-2030. Hal itu tertuang dalam SK No 01 SK/PP-APTISI/X/2025.

Pelantikan dipimpin Ketua Umum APTISI dan disaksikan langsung oleh 1.500 peserta yang terdiri atas pimpinan PTS dan pengurus wilayah bersamaan rangkaian Rembug Nasional bertema Arah Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045, di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Prof Gunarto menyampaikan komitmennya berkontribusi meningkatkan peran PTS dalam membangun bangsa melalui dunia pendidikan tinggi sesuai bidang yang diembannya. Antara lain penguatan kualitas pendidikan tinggi hukum di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta melalui pengembangan kebijakan berbasis kajian akademik, kebutuhan praktis, dan dinamika hukum nasional.

Mendorong peningkatan standar mutu tridharma perguruan tinggi bidang hukum. Menjadi penghubung strategis antara dunia akademik hukum dengan pemangku kepentingan, termasuk regulator, profesi hukum, dan lembaga peradilan.

Mengawal harmonisasi kebijakan pendidikan tinggi hukum agar sejalan dengan visi pembangunan hukum nasional dan standar global. Serta memperjuangkan kepentingan dan aspirasi Perguruan Tinggi Swasta penyelenggara pendidikan hukum dalam forum nasional dan regional APTISI.

Komitmen ini dilandasi semangat kolaboratif, integritas akademik, dan orientasi pada peningkatan daya saing lulusan hukum yang profesional, beretika, dan berkeadaban. “Semoga amanah ini mendatangkan rahmat dari Allah SWT. Serta memperkuat kontribusi dan dedikasi kita semua dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di Indonesia,” pungkasnya (23/11/2025).

Categories
Headline Kampus Nasional News

Farmasi Unissula Bangun Budaya Keselamatan Kerja dengan Pelatihan K3 Komprehensif

Fakultas Farmasi Unissula bersama PT. Yura Prima Solusindo menyelenggarakan Pelatihan Komprehensif Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kampus Kaligawe, Jumat (21/11/2025).

Dekan Fakultas Farmasi Unissula, Dr apt Rina Wijayanti MSc menyampaikan pelatihan K3 sebagai langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan fakultas. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh civitas akademika memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Pelatihan seperti ini sangat penting agar setiap individu mampu bersikap sigap, waspada, dan terlatih dalam menghadapi potensi risiko maupun keadaan darurat di lingkungan kampus,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa integrasi sistem keselamatan merupakan bagian penting dari pengembangan kualitas pendidikan dan layanan di Fakultas Farmasi.

Selain itu penyelenggaraan pelatihan K3 ini menjadi salah satu bentuk komitmen Farmasi Unissula dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman civitas akademika terhadap keselamatan kerja, kesiapsiagaan darurat, serta pencegahan kecelakaan di lingkungan kampus. “Dengan pelaksanaan secara hybrid, pelatihan ini memberikan kesempatan yang lebih luas untuk memastikan seluruh sivitas akademika memperoleh pengetahuan dan keterampilan penting demi terciptanya lingkungan kampus yang aman dan sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini para peserta juga mendapatkan kesempatan pre-test untuk mengukur pemahaman awal.

Selanjutnya dengan dipandu Wahyu Adi S, peserta memperoleh materi Basic Safety. Materi meliputi pemahaman dasar keselamatan kerja, identifikasi potensi bahaya, hingga langkah-langkah pencegahan risiko.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula dan KJRI Davao Filipina Bahas Pendidikan Warga Keturunan WNI

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) semakin memperkuat komitmen kebermanfaatannya dalam lingkup global.

Hal tersebut secara jelas tergambar dalam kunjungan resmi delegasi Unissula ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Filipina. Dalam pertemuan itu, turut dibahas sejumlah tantangan serta peluang kolaborasi bidang pendidikan, khususnya menyasar pada anak-anak keturunan WNI yang telah lama menetap di Filipina.

Delegasi Unissula dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Mochamad Abdul Basir, M.Pd. Ia disambut hangat di kantor KJRI Davao oleh Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud), Ibu Umi Yanti Febriana Silalahi, beserta segenap jajaran. Pertemuan ini juga menghasilkan beberapa inisiatif kolaborasi bidang lain yang akan segera ditindaklanjuti  seperti pertukaran mahasiswa, kolaborasi Riset dan Publikasi, Kuliah Pakar/Dosen Tamu, Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Guru Sekolah Indonesia Davao, Beasiswa Pendidikan, dan sinergi program lainnya.

Abdul Basir menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata Unissula dalam memperkuat internasionalisasi kampus dan mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan bagi WNI di luar negeri. “Kami melihat potensi besar untuk bersinergi dengan KJRI Davao City, khususnya dalam memfasilitasi guru-guru Sekolah Indonesia Davao dan komunitas WNI di sini untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka. Jalur RPL Magister kami tawarkan sebagai solusi bagi para profesional yang ingin melanjutkan studi” ujar Basir.

Umi Yanti menyambut baik inisiatif Unissula dan berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi komunitas Indonesia dan mempererat hubungan bilateral melalui kolaborasi di bidang pendidikan. Adapun harapan tersebut langsung dijawab Unissula dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat internasional bagi murid-murid serta guru Sekolah Indonesia Davao melalui sosialisasi akses pendidikan tinggi.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Firdaus Choir Unissula Raih Dua Medali Emas di International Choir Competition 2025

Firdaus Choir (Fircho) paduan suara mahasiswa Unissula, berhasil meraih dua medali emas kategori pop/jazz dan kategori mixed choir. Prestasi itu diraih dalam ajang 7th Karangturi International Choir Competition 2025.  Kompetisi tingkat internasional tersebut digelar 11–15 November 2025di Gedung Teater Liem Liang Peng, Karangturi School Semarang, Kamis (20/11/2025).

Kompetisi diikuti 94 paduan suara dari seluruh Indonesia. Adapun penilaian dilakukan oleh juri internasional. Diantaranya dari Indonesia Agustinus Bambang Jusana, Indra Listiyanto, Ken Steven, Aning Katamsi, dan Agastya Rama Listya. Sedang dari Malaysia Lee Shiak Yao. Serta Jude B. Roldan dari Filipina.

Capaian ini menjadi torehan prestasi tertinggi Firdaus Choir sepanjang tahun 2025. Sekaligus membuktikan konsistensi, kualitas vokal, dan dedikasi seluruh anggota di bawah arahan pelatih sekaligus konduktor Andri Dianasari.

“Keberhasilan ini merupakan hasil proses latihan intensif selama enam bulan, melibatkan 33 singer. Seluruh anggota berperan penting dalam menghadirkan harmoni terbaik hingga mampu memperoleh pengakuan internasional,” ungkap Ketua Firdaus Choir 2025 Alya Annisa Kusuma Dewi.

Dirinya juga mengungkap partisipasi Firdaus Choir dalam kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Termasuk Unissula, alumni Firdaus Choir, serta sponsor LAZIS Sultan Agung.

“Kolaborasi berbagai pihak ini menjadi fondasi penting dalam mendorong semangat kreativitas dan prestasi mahasiswa di bidang seni vokal. Dengan ini, Firdaus Choir diharapkan mampu mempertahankan konsistensi, memperkuat karakter musikal, serta terus membawa nama Unissula bersinar di panggung nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tim Neprofit Melaju ke PIMNAS 2025, Usung Riset Alat Kesehatan

Tahun 2025 Unissula mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ajang PIMNAS ke-38 dengan lolosnya dua Tim PKM-KC. Salah satunya adalah Tim Neprofit yang diketuai oleh Muhamad Aziz dan dibimbing oleh Sri Mulyono ST MEng Ketua dan juga dosen pembimbing berasal dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Indsutri (FTI) Unissula.

Tema utama PKMKC adalah “Neprofit: Inovasi Smart Health Monitoring Terintegrasi Mobile Apps dengan Al-Powered Machine Learning untuk Deteksi Dini Chronic Kidney Disease pada Anak”. Tim Neoprofit berfokus pada topik Internet of Things (IoT) dan Artificial intelligence (AI) dalam bidang kesehatan. Anggota tim terdiri dari gabungan mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika (Muhamad Azis dan Alief Dzulfikar), Prodi Kedokteran Umum (Rakha Zuliardiansyah dan ⁠Annafira Nurizza Whiney Santoso), dan Prodi Teknik Elektro (Kotrun Nada Nurul Hamidah) Unissula.

Neprofit sekaligus sebagai nama tim punya arti singkat dan punya makna (“Nephro” + “Fit/Profit”) sehingga terlihat tujuan dan manfaat yang jelas. Tema ini muncul karena latar belakang adanya data 326 kasus gagal ginjal akut pada anak, sesuai data dari Kemenkes RI pada tahun 2023. Hal ini akan berdampak pada sosial dan ekonomi, dari beberapa survei biaya dialisis anak per bulan ± Rp 10–15 juta hal ini dapat menjadi beban keluarga menjadi berat. Oleh karena itu tim ini memberikan solusi dan sekaligus menjadi urgensi penelitian menghadirkan perangkat yang memiliki beberapa kelebihan. Beberapa kelebihan perangkat ini antara lain: multi sensor, perangkat bersifat non invasive sehingga mudah dalam penggunaan dan aman untuk pasien anak, hasil dapat langsung terlihat dan biaya pemeriksaan lebih murah.

Dosen Pembimbing, Sri Mulyono, ST, M.Eng menyampaikan bahwa terdapat tantangan-tantangan yang dihadapi oleh tim dalam menyelesaikan riset ini, yaitu: proses integrasi tiga layer (hardware, software dan impact layer) dalam satu sistem dengan timeline yang ketat, butuh Ethical Clearance (EC) yang dikeluarkan pihak rumah sakit, serta biaya penelitian bidang kesehatan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Motto kuat dari Tim Neprofit adalah: “Kita tidak harus hebat saat memulai tapi kita harus memulai untuk menjadi hebat”. Hal inilah yang menjadi semangat bagi tim hingga dapat bisa lolos sampai ke PIMNAS.

Dekan FTI Dr Ir Novi Marlyana ST MT IPU ASEAN Eng memberikan apresiasi atas prestasi yang sangat membanggakan hingga bisa lolos sampai ke tingkat nasional. Semoga pengalaman Tim Neprofit ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk prestasi dalam bidang PKM maupun prestasi lain ke depannya.

Melalui kegiatan ini selain dapat menambah prestasi akademik dalam portofolio, menjadi pengalaman melakukan riset, mendapat jejaring nasional, memperoleh potensi publikasi jurnal, serta juga mendapatkan pengakuan resmi dari DIKTI. Harapan Tim Neoprofit adalah bisa mengukir prestasi dan menjadi juara di ajang PIMNAS ke-38 yang dilaksanakan di Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggal 23-28 November 2025 mendatang.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Farmasi Unissula Perluas Kerjasama Internasional Dengan Ho Chi Minh University, Vietnam

Fakultas Farmasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menjalin kerja sama internasional dengan School of Pharmacy at the Ho Chi Minh University of Medicine and Pharmacy, Vietnam. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan kolaborasi internasional di bidang farmasi, Rabu (19/11/2025).

MoU tersebut ditandatangani oleh Dean School of Pharmacy, Ho Chi Minh University Thanh Dao Tran PhD dan Dekan Fakultas Farmasi Unissula Dr apt Rina Wijayanti MSc.

Turut hadir Sekretaris Fakultas Farmasi Dr apt Naniek Widyaningrum MSc.

Kerja sama ini mencakup pengembangan program akademik, penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, serta kegiatan internasional lainnya yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan farmasi di kedua institusi.

Kehadiran delegasi Fakultas Farmasi Unissula di Vietnam juga menjadi wujud komitmen untuk memperluas kolaborasi global guna menghadapi tantangan perkembangan ilmu dan profesi farmasi di era modern.

Dengan terjalinnya MoU ini, Fakultas Farmasi Unissula berharap dapat membuka lebih banyak peluang dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di tingkat internasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Tim Feelsafe Unissula Lolos ke PIMNAS 2025

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Tim Feelsafe, kolaborasi lintas disiplin antara Program Studi Teknik Informatika dan Psikologi, berhasil lolos ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025 melalui program PKM-KC (Karsa Cipta).

Karya yang diusung bertajuk “Feelsafe: Inovasi AI Empatik Berbasis Analisis Emosi Multimodal dan Retrieval-Augmented Generation untuk Dukungan Psikologis Mahasiswa.” Inovasi ini merupakan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk membantu pengguna memperoleh respons empatik. Sistem Feelsafe menganalisis ekspresi wajah, intonasi suara, dan teks curahan hati pengguna untuk mengenali kondisi emosional, kemudian menghasilkan tanggapan yang aman dan sesuai dengan konteks psikologis. Semua proses tersebut berlandaskan sumber-sumber ilmiah seperti DSM-5, PPDGJ, serta berbagai jurnal psikologi terkini.

Tim Feelsafe beranggotakan mahasiswa Teknik Informatika yaitu Channa Abdullah Salim (ketua tim), Muhammad Fatih ‘Ad-li, Aisyha Nurrahmah Ar-Rabbani, dan mahasiswa Psikologi yaitu Nur Ainingsih Chikita, Karima Az Zahra Wulansari. Mereka dibimbing oleh Badie’ah ST MKom dosen Program Studi Teknik Informatika Unissula, yang berperan penting dalam memberikan arahan terkait aspek teknis dan etis pengembangan sistem berbasis AI tersebut.

Dalam proses pengembangannya, tim menghadapi berbagai tantangan, mulai dari sinkronisasi multimodal antara gambar, suara, dan teks, hingga validasi psikologis agar setiap respons yang dihasilkan tetap aman secara emosional. Melalui bimbingan dosen pembimbing serta pendampingan psikolog, tim Feelsafe berhasil menyempurnakan prototipe, laporan, dan strategi komunikasi ilmiah mereka hingga dinyatakan lolos ke tahap nasional PIMNAS.

Keberhasilan ini menjadi bukti semangat mahasiswa Unissula dalam mengembangkan riset dan teknologi yang berpihak pada kemanusiaan. Tim Feelsafe berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi melalui program PKM, serta menjadikan teknologi sebagai sarana untuk menebar kebaikan.

“Kami ingin membuktikan bahwa AI tidak hanya bisa berpikir, tetapi juga bisa belajar mendengarkan dan merespons dengan empati,” ungkap Channa Abdullah Salim, ketua Tim Feelsafe.

Dekan FTI, Dr Ir Novi Marlyana ST MT IPU ASEAN Eng memberikan apresiasi atas prestasi tim yang sangat membanggakan hingga bisa lolos sampai ke tingkat nasional. Tahun ini Unissula mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ajang PIMNAS Tahun 2025 dengan lolosnya 2 Tim PKM-KC. Ketua dan juga dosen pembimbing dari kedua tim berasal dari Program studi Teknik Informatika FTI Unissula.

Dengan capaian ini, Unissula terus memperkuat posisinya sebagai universitas Islam yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter rahmatan lil ‘alamin, generasi yang mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk kemaslahatan masyarakat. 

Categories
Headline Kampus Nasional News

Niken Wulandari Ikuti Olimpiade Nasional Matematika di Unpad

Niken Wulandari mahasiswa S1 Keperawatan Unissula lolos seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Lomba akan diselenggarakan di Universitas Padjadjaran, Bandung 16–20 November 2025. Niken akan bertanding bersama 96 universitas di Indonesia.

Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unissula Ady Fajar Putranto SE menyatakan bahwa ini bukan kesempatan pertama bagi Unissula. “Alhamdulillah, kesempatan lagi bagi Unissula untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ke tahap nasional di ONMIPA tahun ini,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD menekankan Unissula akan selalu mendukung perjuangan mahasiswa. “Kami yakin mahasiswa Unissula semuanya berprestasi, apapun yang mereka perjuangkan, kami dukung. Tahun ini, Unissula meraih beberapa ajang yang masuk ke kancah nasional, salah satunya ONMIPA. Semangat dan sukses selalu,” ujarnya.

Kabid Penalaran dan Penelitian LPKA M. Said Hidayatullah MPd terpilihnya Unissula sebagai salah satu peserta membuktikan Unissula kampus yang diperhitungkan.  “Hanya terdapat 96 universitas di Indonesia yang tersaring dan diundang dalam ajang ONMIPA. Hal ini menunjukkan bahwa Unissula semakin menjadi kampus yang diperhitungkan dan dipertimbangkan dalam ajang-ajang kompetitif tingkat nasional,” jelasnya.

Untuk itu Niken bertekad untuk memanfaatkan kesempatan emas ini secara optimal untuk melampaui batas kemampuannya. “Saya bertekad untuk berjuang dengan integritas dan memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama institusi. Semoga proses di ajang nasional ini menjadi sumber ilmu berharga dan menghasilkan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Ia juga berterimakasih kepada kedua orangtua yang selalu mendoakan. “Teristimewa, saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada kedua orang tua tercinta. Atas segala restu dan doa yang tak pernah putus. Pencapaian ini adalah persembahan awal saya. Mohon terus dampingi saya agar perjuangan ini dapat menghasilkan capaian maksimal,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Sekretaris Fakultas Bahasa, Sastra dan Budaya Unissula Raih Gelar Doktor

Sekretaris Fakultas Bahasa, Sastra dan Budaya (FBSB) Unissula Dr Nur Ekaningsih SPd MPd meraih gelar doktor Ilmu Pendidikan Bahasa Fakultas Bahasa dan Seni dari Universitas Negeri Semarang, Senin (17/11/2025).

Nur Ekaningsih berhasil mempertahankan disertasinya tentang integrasi pendekatan Dynamic Assessment (DA), Mediated Learning Experience (MLE), dan strategi Scaffolding untuk meningkatkan pemahaman mendengarkan Bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). “Disertasi saya memperkenalkan Model Pengembangan Mediasi Mendengarkan (LMDM). Yaitu sebuah kerangka kerja konseptual yang terdiri dari tiga domain yang saling terkait:  domain kognitif termediasi, domain strategis-afektif, dan domain reflektif-otonom,” ungkapnya.

Model ini mengonseptualisasikan mendengarkan sebagai proses yang dinamis, berkembang, dan bertahap, alih-alih keterampilan statis yang diukur hanya melalui tes sumatif. Data menunjukkan bahwa peserta didik bertransisi dari penerima konten pasif menjadi pendengar aktif yang mampu mengatur diri sendiri.

Lebih lanjut, implikasinya meluas dari disertasi tersebut yaitu pelatihan guru atau dosen, desain kurikulum, dan kebijakan Pendidikan para calon guru Bahasa Inggris harus dibekali dengan keterampilan mediasi dan strategi penilaian formatif dalam menerapkan penilaian dinamis, sementara perancang kurikulum harus memasukkan penilaian dinamis dalam pembelajaran menyimak/mendengar yang selaras dengan LMDM.

Para pembuat kebijakan didesak untuk mengintegrasikan model penilaian formatif yang berorientasi pada pertumbuhan ke dalam sistem pendidikan bahasa nasional.

Dengan menggunakan pendekatan metode campuran desain kuasi-eksperimental, dirinya mengukur peningkatan kuantitatif dan perubahan kualitatif dalam keterlibatan kognitif dan strategi mendengarkan mahasiswa.

Temuan mengungkapkan bahwa DA secara signifikan meningkatkan pemahaman mendengarkan para mahasiswa, terutama dalam sub-keterampilan seperti inferensi, identifikasi gagasan utama, dan interpretasi sikap pembicara. Melalui mediasi bertahap dan interaksi scaffolding, siswa mengembangkan tingkat kesadaran metakognitif, perilaku strategis, dan keterlibatan reflektif yang lebih tinggi.

Kesimpulannya, integrasi DA, MLE, dan scaffolding tidak hanya meningkatkan hasil mendengarkan tetapi juga menumbuhkan otonomi dan keterlibatan kognitif yang mendalam.

Studi ini berkontribusi pada teori pemerolehan bahasa kedua dan menawarkan panduan praktis untuk mengubah pembelajaran mendengarkan menjadi proses mediasi perkembangan.