Categories
Headline Kampus Nasional News

Arifathul Khoiriyah Akan Ikuti Forum Internasional ICAAF 2025 di Australia

Mahasiswa S2 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula meraih The Best Presenter dalam The 1st International Postgraduate Mini Conference 2025 di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Arifathul Khoiriyah juga akan mengikuti forum ilmiah internasional 24–26 November 2025 mendatang. Ajang bergengsi 5th International Conference on Accounting, Auditing and Finance (ICAAF 2025) yang akan berlangsung di University of Western Australia.

Dalam konferensi tersebut, Arifathul Khoiriyah mempresentasikan penelitian yang berjudul Digital Transformation Readiness and Maqasid Sharia-Based Performance: The Mediating Role of Digital Accounting Information Systems in Central Java Islamic Hospitals. Presentasi tersebut mendapat penilaian langsung dari dua dosen internasional UiTM Malaysia, Dr Wan Anisabanum Salleh dan Dr Zainuddin Bin Zakaria.

Sedangkan dalam forum ICAAF 2025, Arifathul akan mempresentasikan riset yang berjudul A Conceptual Framework on Business Strategy–Innovation and MSMEs’ Performance: Digital Business Ecosystem as Catalysts. Selain dipresentasikan, riset ini juga akan dipublikasikan di International Journal of Trade, Economics and Finance (IJTEF).

Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Unissula di kancah internasional.

Kaprodi S2 Akuntansi Unissula Prof Dr Edy Suprianto SE MSi Akt menyampaikan apresiasinya. “Prestasi ini menunjukkan kualitas mahasiswa Pascasarjana S2 Akuntansi FEB Unissula mampu bersaing di tingkat internasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Disamping itu dosen pembimbing, Provita Wijayanti SE MSi Ak CA AWP IFP PhD, menuturkan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keras dan komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian. “Saya melihat potensi yang besar sejak awal, dan saya bangga bisa mendampingi hingga akhirnya meraih The Best Presenter,” ujarnya.

Lebih lanjut pencapaian ini semakin menguatkan bahwa mahasiswa Unissula mampu bersaing di level global dengan menjunjung nilai akademik dan integritas Islami.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Rektor Unissula Lantik Pejabat Struktural

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melantik 23 pejabat struktural baru.

Mereka dilantik langsung oleh Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, yang diselenggarakan di Aula GKB Kampus Kaligawe, Rabu (24/9/2025).

Rektor mengajak seluruh pejabat yang baru, membesarkan Unissula dan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).

Rektor memberi apresiasi pada semua jajaran pejabat lama yang telah membawa Unissula menjadi Unggul.

Bagi pejabat baru, nenurutnya, pelantikan ini praktis menjadi amanat yang harus dijalankan dengan baik. Di dalam mengambil keputusan harus detail dan melihat aspek kemanfaatannya untuk membesarkan Unissula dan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).

“Pemimpin juga harus adil di hadapan Allah dan bermanfaat bagi manusia. Di satu sisi, pemimpin harus berbuat baik, jangan berbuat maksiat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), Drs Azhar Combo berpesan, jika jabatan adalah amanah. Oleh karena itu harus berhati-hati dalam bekerja, dan harus bisa dipertanggungjawabkan di mata Allah.

Adapun pejabat struktural yang dilantik adslah sebagai berikut:

1.Dr. Mochamad Abdul Basir, S.Pd., M.Pd – Wakil Rektor I menggantikan Andre Sugiyono ST MM PhD.

2.Dr. dr. Nur Anna Chalimah Sadyah, Sp.PD-KEMD., FINASIM – Kaprodi Spesialis Penyakit Dalam

3.dr. Lusito, Sp.PD-KGH – Sekprodi Spesialis Penyakit Dalam

4.Dr. Ir. Muhammad Agung Ridlo, M.T – Kaprodi S2 Perencanaan Wilayah & Kota

5.Dr. Agus Irfan, SHI, M.P.I – Pjs. Kaprodi Doktor PAI

6.Dr. Warsiyah, S.Pd.I., M.S.IP – Pjs. Sekprodi Doktor PAI

7.drg. Irma Dewi Ratnawati, Sp.Perio – Sekprodi S1 Kedokteran Gigi

8.drg. Budi Suhartono, Sp.Ort – Sekprodi Profesi Dokter Gigi

9.Dr. Evi Chamalah, S.Pd., M.Pd. – Kaprodi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia

10.Dr. Oktarina Puspita Wardani, M.Pd. – Sekprodi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia

11.Nailil Muna, S.S., M.A – Kaprodi S1 Sastra Inggris

12.Nur Ekaningsih, S.Pd., M.Pd. – Kaprodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris

13.Dr. Agustina Fitrianingrum, S.Pd., MM. – Kepala LP3M

14.Jenny Putri Hapsari, ST., MT. – Kabid Penjaminan Mutu Eksternal (LP3M)

15.Yoga Yasa Mulia Pratama, S.H., M.H – Kabag Layanan Akademik (BAAk)

16.Hertanto Priyo Fajri, ST – Kepala BSI

17.Dessto Reflia Nugroho Listiyanto, SM – Sekretaris BSI

18.Alfun Adam, S.Kom. – Kabag Pemeringkatan (BSI)

19.Kistianto – Kasubbag Pengembangan Backlink Web (BSI)

20.Irwan Budi Saputra, S.I.Kom – Kasubbag Database Administrator (BSI)

21.Andreansyah Dwi Saputra, S.Kom – Kasubbag Data Google Scholar & Scopus

22.Slamet, S.H – Kepala TU Fakultas Kedokteran 23.Nurul Huda, S.T., M.T – Kepala TU Fakultas Ilmu Komunikasi

Categories
Headline Kampus Nasional News

Ihda Fadhila The Best Presenter di UiTM Malaysia

Mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Unissula, Ihda Fadhila Sari menjadi the best presenter. Hal itu ia raih dalam The 1st International Postgraduate Mini Conference 2025 yang diselenggarakan oleh UiTM Cawangan Terengganu pada (11-12/6/2026).

Ihda mempresentasikan penelitiannya yang berjudul Determinants of Young Accountant Entrepreneurial Intention in Central Java: A Plan Behavior Theory Approach. Presentasi tersebut mendapat penilaian langsung dari dosen internasional UiTM Malaysia Nur Raihana binti Mohd Sallem.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian tersebut. “Prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama FEB, tetapi juga Unissula sebagai World Class Islamic University,” ungkapnya.

Sementara Kaprodi S1 Akuntansi menyebut prestasi Ihda adalah bukti FEB Unissula menyiapkan mahasiswa bisa bersaing di kancah internasional. “Civitas Akademika sangat bangga dengan prestasi yang diraih Ihda Fadhila Sari sebagai Best Presenter. Hal ini membuktikan bahwa kami terus berkomitmen dalam kualitas serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat bersaing di kancah Internasional,” ujar Provita Wijayanti SE MSi Ak CA AWP IFP PhD. 

Lebih lanjut ia menyampaikan pencapaian ini diharap menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan mampu bersaing secara global. Unissula terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang sejalan dengan BudAi dan Prestasi Unggul.

Categories
Headline Kampus Nasional News

RSIGM Sultan Agung Luncurkan Layanan Luxury Mobile Dental Care Pertama di Indonesia

RSIGM Sultan Agung akan menyelenggarakan pemeriksaan gigi gratis kepada 750 masyarakat yang berlangsung selama tiga hari. Sekaligus pemeriksaan kepada 2000 santri di Semarang dan Jawa Tengah.

Bersamaan dengan itu RSIGM juga meluncurkan tiga layanan baru. Yaitu luxury mobile dental care, special needs care, dan Temporomandibular Joint Disorder (TMD) center. Peluncuran tersebut sekaligus memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN).

“Kami ingin masyarakat menikmati layanan mobil dental care dengan pemeriksaan gigi dan mulut. Kami juga melayani pemeriksaan kepada pasien berkebutuhan khusus. Dengan ini kami berkomitmen untuk mengembangkan pelayanan kesehatan,” ujarnya, Senin (20/9/2025).

Lebih lanjut ia menyebut pelayanan ini merupakan yang pertama di Indonesia. “Pelayanan ini adalah layanan pertama di Jawa Tengah, bahkan di Indonesia,” lanjutnya.

Selanjutnya Dekan FKG Unissula Dr drg Yayun Siti Rochmah Sp BM menyampaikan terimakasih kepada Unilever yang bekerjasama dengan FKG seluruh Indonesia dan RSIGM. Dalam rangka ikut mensukseskan program pemerintah menangani kelainan dirongga mulut termasuk aries dan gusi.

Hal yang sama juga disampaikan Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH. “Unilever telah berkontribusi besar dalam setiap peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang diselenggarakan mahasiswa FKG Unissula,” jelasnya.

Perwakilan PT Unilever Indonesia Risma Suryani menyampaikan Unilever telah hadir selama 90 tahun di tengah masyarakat Indonesia. “Terutama brand Pepsodent yang berkontribusi dan berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut melalui program BKGN dengan pendidikan serta layanan untuk melindungi senyuman masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Adapun di BKGN 2025 ini fokus pada kesehatan gusi dan akan memberikan layanan kepada 28.000 masyarakat dan rumah sakit di Indonesia.

Ketua umum YBWSA, Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH menyampaikan bahwasannya yayasan mensupport 100% dengan program-program RSIGM untuk kemashlahatan Ummat.

Ia juga menyampaikan jika sedang menyiapkan beauty dental care untuk tahun depan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Kaprodi S1 Akuntansi Unissula Bahas Peran Penting Akuntan di UIN Walisongo

Ketua Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula Provita Wijayanti SE MSi Ak CA AWP IFP PhD menjadi narasumber seminar nasional di UIN Walisongo Semarang. Dalam acara diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah UIN Walisongo tersebut Provita membahas peran akuntan profesional, Senin (22/9/2025).

Ketua Bidang Akuntan Syariah, IAI Jawa Tengah itu menegaskan profesi akuntansi tetap sangat menarik. Melampaui sekadar angka untuk mencakup peluang yang lebih luas dan membuka kemungkinan tanpa batas bagi akuntan.

“Agar tetap relevan di masa depan, profesi akuntansi tidak bisa hanya berfokus pada debit, kredit, atau menghafal aturan IFRS. Akuntan perlu memahami analisis data dan mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam perannya. Hal ini menjadi bagian dari evolusi peran akuntansi dan keuangan sebagai mitra bisnis sejati,” ungkap Provita.

Pihaknya menekankan bahwa akuntan masa depan harus siap dengan inovasi, keberlanjutan, dan transformasi digital.

Lebih jauh Provita menyoroti enam prioritas utama akuntan. Pertama akuntan berperan dalam upaya keberlanjutan organisasi. Dengan mengintegrasikan manajemen risiko iklim ke dalam strategi keuangan.

Kedua akuntan harus memiliki integrated mindset dan berkembang menjadi Chief Value Officer (CVO). Kemudian diperlukan hubungan dinamis antara keuangan dan keberlanjutan. Termasuk keterlibatan aktif dalam pelaporan keberlanjutan.

Keempat akuntan perlu memahami nilai, dampak, dan kemampuan diri dalam organisasi. Kelima akuntan harus menjadi pemimpin visioner yang mampu mengarahkan kesuksesan organisasi di tengah perubahan cepat. Dan terakhir akuntan perlu berfokus pada aktivitas strategis yang mendukung penciptaan nilai keberlanjutan organisasi.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Dosen FEB Unissula Sosialisasikan Pengelolaan Keuangan Keluarga Islami untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula mengadakan pengabdian masyarakat pada Jumat (12/9/2025). Mereka adalah Prof Dr Indri Kartika SE MSi Ak CA dan Dr Dista Amalia Arifah SE MSi Ak CA. Pengabdian masyarakat difokuskan memberikan sosialisasi dan pendampingan yang bertajuk pengelolaan keuangan keluarga islami untuk mewujudkan keluarga sakinah pada jamaah Masjid Muhajirin, Banyumanik. Tujuannya meningkatkan pemahaman dan kesadaran  bagi para ibu -ibu dalam mengelola keuangan keluarga secara syariah, serta dapat bertransaksi digital secara aman dan nyaman.

Indri Kartika mengungkapkan bahwa pengelolaan keuangan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan bagi anggota keluarga. Keluarga yang mampu mengelola keuangan keluarga dengan baik akan mampu memenuhi kebutuhan keluarga, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam konteks ini, pendekatan keuangan Islami memberikan dasar nilai dan prinsip pada aspek keuangan keluarga. Keuangan Islam tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan praktis saja, tetapi juga menekankan nilai moral dan etika dalam setiap aktivitasnya.

Pengelolaan keuangan Islami harus memperhatikan prinsip bahwa riski itu amanah dari Allah. Demikian pula dalam mencari riski setiap muslim harus berusaha dengan sungguh-sungguh. Selanjutnya mereka wajib mencari harta dari sumber dan dengan cara yang halal. Kemudian harta yang sudah diperoleh seyogyanya dibelanjakan dengan cara yang baik, dengan cara memprioritaskan pada kebutuhan-kebutuhan utama. Tidak baik terlalu konsumtif sehingga menimbulkan kesulitan keuangan dan mendorong mencari pinjaman. Pinjaman sebaiknya hanya digunakan untuk usaha yang produktif. Yang tidak kalah penting adalah setiap keluarga harus membuat perencanaan keuangan.

Menurutnya perencanaan keuangan yang baik adalah mengidentifikasi seluruh penerimaan, baik itu berasal dari suami atau isteri. Selanjutnya yaitu merencanakan pengeluaran. Adapun skemanya: pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, iuran kampung (40-60%). Zakat (2,5%). Cicilan hutang maksimal (30%). Gaya hidup maksimal (20%). Tabungan minimal (10%). Rencana pengeluaran tersebut ditulis dan secara fisik uangnya dipisahkan per jenis pengeluaran. Pada akhir bulan dilakukan evaluasi untuk melihat adakah pergeseran rencana pengeluaran, dan selanjutnya dilakukan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Setelah menerima wawasan baru, kemudian para jamaah didampingi para petugas praktik langsung membuat perencanaan keuangan.

Sementara itu di sesi selanjutnya para jamaah mempratikkan cara bertransaksi secara digital yang dipandu oleh Dista Amalia Arifah. Menurutnya pemahaman dan kemampuan bertransaksi secara digital ini penting. Karena sekarang semakin banyak gerai yang menggunakan transaksi digital yang lebih praktis dan cepat.

Namun demikian transaksi digital juga berpeluang menyebabkan kerugian jika kurang berhati-hati. Di akhir acara ditutup dengan saling berbagi pengalaman tentang pengelolaan keuangan dan transaksi secara digital. Para jamaah memahami bahwa keberhasilan atau kegagalan yang pernah dialami menjadi pembelajaran agar lebih teliti kedepannya.

Categories
Headline Kampus Nasional News Uncategorized

Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula Luluskan 1880 Ners

Sebanyak 106 ners baru Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula mengikuti sumpah profesi ners ke- 17 yang digelar Sabtu (20/9/2025). Sehingga total keseluruhan lulusan Profesi Ners mencapai 1880 ners. “Hari ini adalah hari yang istimewa dan hari yang melegakan kita semua. Alhamdulillah, peserta Uji Kompetensi ners dinyatakan lulus kompeten 100% berdasarkan SK Mendikti Ristek No. 0865/Uji Kompetensi/T/IX/2025 tentang Kelulusan Uji Kompetensi,” ungkap Dekan FIK Unissula Dr Iwan Ardian SKM MKep.

Lebih lanjut ia menjelaskan sumpah profesi ners kali ini spesial. Karena mahasiswa berasal dari beberapa institusi, diantaranya RS Sari Asih, RSI Sultan Agung, RSI Sultan Agung Banjarbaru, serta puskesmas dan klinik di Kota Semarang.

Pihaknya juga mengungkap seluruh lulusan telah bekerja. “Sehingga saya tidak meluluskan pengangguran, melainkan meluluskan mereka dengan kompetensi yang lebih tinggi dari sebelumnya,” jelasnya.

Selanjutnya Ketua DPW PPNI Jawa Tengah Ners Kurnia Yuliastuti SKep MKep berpesan sebagai seorang ners harus teguh pada kompetensinya. “Kalau sudah sanggup dan memilih menjadi ners maka “lungguh sing kukuh ora mingkuh”. Duduk yang kukuh tidak goyah dari keilmuan saudara. Tidak akan ikut gelombang-gelombang yang era sebelumnya. Dan apabila ditawari berbagai kegiatan yang tidak sesuai dengan profesi, harus dipilah pilih. Karena memiliki ilmu dan kompetensi yang berbeda,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, “Perawat yang bekerja di rumah sakit merupakan tenaga kesehatan yang multitasking. Ada RMA, ada telpon, ada berkomunikasi dengan keluarga pasien, ada pasien yang kode biru yang semuanya dilakukan dalam tempo yang sama. Maka diperlukan koordinasi yang baik,” tambahnya.

Turut hadir Ketua DPP PPNI Kota Semarang, Pimpinan Bank Jateng Syariah cabang Unissula, dan pimpinan Bank Syariah Indonesia cabang Unissula. Juga Direktur RSI Sultan Agung Semarang dan Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru. Serta owner, direktur beserta jajaran pimpinan RS Sari Asih Group. Serta seluruh dosen di lingkungan FIK Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FIK Unissula Bantu Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Kader Kesehatan Jiwa di Bandarharjo

Tim pengabdian masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula melakukan pendampingan Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) dalam merawat Orang Dengan Skizofrenia (ODS). Tujuannya membantu mencapai kemandirian ekonomi. Rangkaian program pengabdian masyarakat ini dilangsungkan di Bandarharjo Semarang Utara dari Juni 2025 hingga Desember 2025, Jumat (19/9/2025).

Bentuk kegiatannya berupa pelatihan membuat dan memasarkan sabun cuci. Pelatihan pembentukan Self-Help Group dan merawat ODS. Serta monitoring dan evaluasi kemampuan KKJ dan caregiver. Sedangkan pendanaannya dari Kemdiktisaintek.

Ketua tim Dr Ns Hj Dwi Heppy Rochmawati MKep Sp Kep J CB MHN, menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat. “Pasien gangguan jiwa mendapatkan penanganan yang tepat dari caregiver juga pengobatan dari puskesmas dan rumah sakit yang berkesinambungan melalui peran serta kader kesehatan jiwa dan supervisi dari puskesmas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, “Caregiver tidak merasa bosan dan putus asa dalam merawat dan mendampingi pasien, serta mendapatkan bekal mencapai kemandirian ekonomi (melalui pelatihan ketrampilan membuat dan memasarkan sabun cuci). Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat melalui kegiatan yang berkesinambungan,” tambahnya.

Kepala Desa Bandarharjo Bapak Sayoko menyampaikan apresiasi atas perhatian Unissula kepada masyarakat. “Terimakasih kepada Universitas Islam Sultan Agung yang telah menurunkan dosen-dosen dan mahasiswa untuk memberikan perhatian dan bekal kepada kader kami juga warga untuk memberikan penanganan pada pasien gangguan jiwa. Kegiatan ini sangat membantu warga kami. Semoga terus berlanjut,” ujarnya.

Adapun kegiatan ini diikuti oleh tim pengabdian masyarakat Dr Apt Rina Wijayanti MSc dan Sri Dewi Wahyundaru SE MSi Ak CA ASEAN CPA CRP. Adapun mahasiswa FIK Unissula Alma Khalista Yunia Rachma dan Muhammad Wildan El-Farouq. K

Diikuti pula masyarakat setempat. Yang terdiri dari kader kesehatan jiwa, caregiver ODS dan pasien.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Farmasi Unissula Bentuk Karakter Mahasiswa Baru Lewat Fakultair

Fakultas Farmasi Unissula menyelenggarakan kegiatan Fakultair bagi mahasiswa baru 2025/2026. Fakultair merupakan rangkaian dari orientasi Pekan Ta’aruf (PEKTA). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan visi, misi, serta budaya akademik Fakultas Farmasi. Sekaligus membekali mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang Islami dan berkarakter, Jumat (19/9/2025). Adapun tahun ini mengusung tema Create Excellence with Faith, Research, and Great Innovation.

Lebih lanjut mahasiswa baru mendapatkan pengenalan lebih mendalam mengenai struktur organisasi fakultas, fasilitas penunjang akademik, serta peluang pengembangan diri baik akademik maupun nonakademik.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan fakultas. Sebagai wadah untuk melatih kepemimpinan, soft skills, dan membangun jaringan kebersamaan.

Selain itu mahasiswa baru juga mendapatkan bekal Adab dan Etika. Yang disampaikan Wakil Rektor III Unissula, Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD. “Adab dan etika menjadi penting dalam membentuk karakter mahasiswa agar mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan spiritualitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupan akademik maupun sosial,” jelasnya.

Adapun Fakultas Farmasi Unissula memiliki empat program studi. Yaitu S1 Farmasi (Unggul), Program Profesi Apoteker (PSPPA) (Unggul), S1 Kebidanan (Unggul), dan Profesi Bidan (Unggul). “Dengan terselenggaranya Fakultair, diharapkan mahasiswa baru Fakultas Farmasi Unissula mampu beradaptasi dengan baik, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta siap berkontribusi aktif sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Farmasi Unissula,” pungkas Dekan Dr Apt Rina Wijayanti MSc.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Dosen Fikom Unissula Adu Gagasan dengan Peneliti Brazil

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula, Made Dwi Adnjani SSos MIKom menyampaikan pandangannya di forum International Research Roundtable di Undip (9-18/9/2025. Ia menyampaikan gagasannya mengenai peran jaringan kolaboratif digital dalam meningkatkan budaya partisipatif. 

Tema yang diangkat global south dialogues: Brazil–Indonesia perspectives on technology, digital communication, and society.  Forum kerjasama antara Undip dan Aspikom Korwil Jateng DIY tersebut mendiskusikan isu komunikasi digital, teknologi, serta tantangan masyarakat global di era modern.

Forum itu tidak hanya memperkaya kajian akademik di bidang komunikasi, tetapi juga membuka ruang refleksi kritis terhadap tantangan yang dihadapi negara-negara global south, khususnya dalam menghadapi isu disinformasi, pembangunan berkelanjutan, hingga transformasi digital.

Hadir dalam forum tersebut peneliti dari Brasil dan Indonesia untuk mempresentasikan riset terkini mengenai komunikasi digital, teknologi, serta tantangan masyarakat di era global.

Sejumlah universitas berpartisipasi, di antaranya Universidade Federal Fluminense (UFF), Unissula, Udinus, UNY, UKSW, dan Unika Soegijapranata. Ketua Aspikom Korwil DIY–Jateng yang juga dosen Undip, S Rouli Manalu PhD menegaskan forum ini sebagai momentum penting kolaborasi akademik lintas negara.

“Kerja sama antara Indonesia dan Brasil memperkaya kajian komunikasi digital serta membuka ruang refleksi kritis terhadap tantangan bersama di Global South. Kami berharap lahir perspektif baru yang memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu dan kebijakan publik,” ujarnya.

Salah satu sorotan datang dari Prof Thaiane Oliveira (UFF, Brasil) yang memaparkan materi “Science Communication in BRICS: Enhancing STI Capabilities and Strengthening Epistemic and National Sovereignty.”

Ia menekankan peran komunikasi sains dalam memperkuat kapasitas ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, sekaligus menjaga kedaulatan epistemik negara-negara BRICS.

Prof Oliveira juga mempresentasikan riset bersama timnya tentang faktor-faktor yang mendorong masyarakat Brasil dan Indonesia percaya serta menyebarkan disinformasi kesehatan, isu global yang kian relevan di era digital.

Selain itu, Dr Rahmawati Zulfiningrum (Udinus) memaparkan riset mengenai makna simbolik dan narasi pembangunan dalam tradisi Saweran di pedesaan Indonesia yang menegaskan pentingnya integrasi tradisi lokal dalam komunikasi pembangunan dan partisipasi masyarakat.

Sejalan dengan itu, Sih Natalia Sukmi PhD (UKSW) menyoroti kontribusi ilmu komunikasi bagi keberlanjutan komunitas serta pelestarian heritage.

Sementara itu, Chatia Hastasari PhD (UNY) mengkaji kekuatan tersembunyi komunikasi kelompok tani perempuan dalam mendorong perubahan komunitas. Kemudian Paulus Angre Edvra, MA (Unika Soegijapranata) yang membahas sudut pandang warganet terhadap isu childfree melalui kolom komentar YouTube Analisa Channel.

Nurist S Ulfa PhD (Undip) memaparkan Mitos dan Kearifan Lokal dalam Komunikasi Lingkungan. Peneliti lainnya yaitu Kholidil Amin MIKom (Undip).

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini juga diisi kuliah umum metodologi penelitian serta dihadiri peneliti dari berbagai perguruan tinggi di DIY dan Jawa Tengah, termasuk UNS, Unsoed, Untidar, Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Selain itu juga Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Respati Yogyakarta, Universitas Amikom Yogyakarta, UAD, dan UPN Veteran Yogyakarta.