Categories
Headline Kampus Nasional News

FEB Unissula Hadirkan Profesor Harvard Isi Kuliah Umum

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula menghadirkan akademisi kelas dunia dalam kuliah umum internasional. Hadir Prof Bruno S Sergi BSSc MSc MPhil PhD, profesor di Harvard Center for International Development Harvard Kennedy School. Sekaligus profesor kehormatan FEB Unissula. Kuliah umum bertajuk Unlocking Opportunities: Publishing Scopus-indexed Articles and Book Chapters with Emerald Insight digelar di Aula FEB Unissula, Selasa (16/9/2025).

Dekan FEB Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi menyampaikan apresiasi kepada Prof Bruno. “Prof. Bruno memiliki pengalaman luas dalam publikasi internasional, khususnya pada Scopus-indexed journals dan book chapters melalui Emerald Insight. Kehadiran beliau menjadi kesempatan emas bagi dosen dan mahasiswa FEB Unissula untuk meningkatkan kapasitas akademik, khususnya dalam penulisan karya ilmiah,” ujarnya.

Prof Heru juga menekankan pentingnya publikasi ilmiah bagi sivitas akademika FEB Unissula. Ia mendorong dosen agar memanfaatkan kesempatan ini untuk mendiskusikan draft jurnal bersama Prof Bruno. “Dengan target minimal publikasi 10 artikel yang bisa mendorong kenaikan jabatan akademik dosen. Selain itu, perlu diingat bahwa publikasi akan menjadi salah satu keluaran penting dari skripsi mahasiswa,” jelasnya.

“Alhamdulillah, kami rutin mengadakan kuliah umum untuk membuka wawasan internasional. Kehadiran Prof Bruno diharapkan bisa memberi inspirasi sekaligus motivasi agar dosen dan mahasiswa lebih aktif dalam publikasi. Mari kita fokus dan manfaatkan momentum ini sebaik mungkin,” tutupnya.

Melalui kuliah umum ini semakin meneguhkan komitmen FEB Unissula dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global. Khususnya melalui publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Turut hadir Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta civitas akademika FEB Unissula.

Categories
Headline Nasional Semarang

Kebidanan Unissula Laksanakan Pre Service Training Pelayanan KB

Direktorat Bina Kualitas Pelayanan KB Kedeputian KBKR bersama Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia melakukan Uji Petik Kebutuhan Pre Service Training Pelayanan KB di Pendidikan Profesi Kebidanan Unissula. Acara dilaksanakan pada Kamis (22/8/2025). Tujuannya penguatan keterampilan pelayanan KB MKJP IUD/implan.

Hal ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan KB melalui pengendalian mutu pelayanan KB yaitu peningkatan SDM nya. Dalam hal ini tenaga kesehatan pelayanan KB yaitu bidan yang menjadi mitra potensial BKKBN.

“Sebagian besar pelayanan kontrasepsi di berikan oleh bidan. Tidak ada KB tanpa bidan begitu pun sebaliknya. Data pemutakhiran PK 2024 menunjukkan angka tertinggi pelayanan KB di TPMB 35,0% (urutan 1) dan bidan desa/pustu/pusling 26, 2% (urutan 2),” ungkap Direktur Kualitas Pelayanan KB Dr Zamhir Setiawan MEpid.

Ia menegaskan bahwa kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu aspek yang menentukan kualitas pelayanan KB. “Karena pelayanan KB sebagian besar diberikan oleh bidan, maka kompetensi bidan perlu menjadi perhatian,” tegasnya.

Pre service training ini menjadi penting, mengingat di Indonesia terdapat 92 institusi pendidikan kedokteran dan 121 pendidikan kebidanan (PD Dikti 2024). Jumlah lulusan bidan sebagian besar masih Diploma III walaupun sudah ada jenjang profesi kebidanan namun belum semua bidan memiliki ijazah profesi. Belum seluruh bidan memiliki sertifikat kompetensi pemasangan dan pencabutan IUD/implan. Dari 17.652 bidan, sebanyak 11.732 (66,5%) belum menjalani pelatihan CTU, sementara 5.920( 33.5%) telah menjalani pelatihan tersebut, dan yang memiliki sertifikat kompetensi sebanyak 2.400 bidan.

“Melalui pertemuan ini saya berharap mendapatkan lebih banyak informasi dan tindak lanjut dari pelaksanaan pre service training yang telah dilakukan, sehingga dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang akan datang,” kata Zamhir.

Diskusi yang melibatkan unsur Ikatan Bidan Indonesia yang diwakili Prof Dr Runjati Bdn MMid (Sekretaris PD IBI Jateng), Kaprodi Kebidanan Unissula Rr Catur Leny Wulandari SsiT MKeb, praktisi bidan, sampai mahasiswa didapat sejumlah kesimpulan. Diantaranya bahwa pre service pelayanan kontrasepsi sangat dibutuhkan dengan pertimbangan agar lulusan bidan dapat siap dan juga diberikan kesempatan untuk langsung melayani kontrasepsi khususnya MKJP. Perlu ada desain pre service training, yang kemudian alternatifnya dapat diintegrasikan setelah profesi dan sebelum wisuda profesi.

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula Melepas 43 Wisudawan

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula melepas 43 lulusan dalam acara penglepasan wisuda ke 94 di Hotel Quest Semarang (12/9/2025). Dalam sambutannya Dekan Fikom, Trimanah SSos MSi menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan orang tua.

Atas nama Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula kami mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang sudah berhasil menyelesaikan proses perkuliahannya hingga resmi memperoleh gelar sarjana ilmu komunikasi (SIKom). Demikian juga kami mengucapkan terimakasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya di Fikom Unissula,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mendoakan agar ilmu yang diperoleh bermanfaat. Harapan kami para wisudawan Fikom Unissula ilmunya bermanfaat, hidupnya berkah dan sukses,” ungkapnya.

Terpilih sebagai wisudawan terbaik Ajeng Operasiana SIKom. Gadis kelahiran Banjarnegara, 19 September 2002. Judul skripsi manajemen krisis model Fink dalam menangani kasus protes tuntutan pelantikan kepala desa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.  

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Unissula Melepas 2049 Wisudawan Termasuk dari Australia dan Timor Leste

Unissula melepas 2.049 wisudawan dalam prosesi wisuda ke 94 di kampus Unissula (13/9/2025). Dari jumlah itu terdiri dari 68 doktor, 950 magister, 977 sarjana dan 54 ahli madya. Dua diantara wisudawan dari Australia, Theis Greentree (Prodi Magister Pendidikan Agama Islam) dan Felix Cristovao Pinto (Prodi Magister Ilmu Hukum) dari Tomor Leste.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan setelah diwisuda mereka harus tetap berbuat baik. Jangan berhenti berbuat baik. Teruslah berbuat baik dengan ihlas dan nanti Allah yang akan memberikan balasan yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga meminta wisudawan Unissula agar bangga sudah lulus dari Unissula. Lulus dari universitas yang sudah teraakreditasi institusi unggul dari BAN PT. Demikian juga 95% prodinya telah terakreditasi unggul. Memiliki daya saing nasional dan internasional sehingga lulusannya mudah dapat pekerjaan.

Unissula juga menempati peringkat yang membanggakan. Peringkat 401 dunia menurut (Webometrics). Peringkat 17 nasional dan PTS terbaik di Jateng (Times Higher Education). Selain itu juga masa tunggu alumni memperoleh pekerjaan di bawah 3 bulan.

Rektor juga mengungkap kunci sukses bagi para wisudawan yaitu senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. Selalu luangkan waktu untuk sekadar menelpon, memeluk, mencium tangan mereka, dan selama hayat masih dikandung badan, berbaktilah kepada mereka dengan setulusnya. Jika kita ingin mendapatkan pertolongan, keberkahan, dan kesuksesan, maka langkah awalnya adalah membuat orang tua kita ridha dan bahagia. Selain berbakti kepada orang tua bersilaturahmi juga bisa menjadi kunci sukses dalam hidup” ungkapnya.  

Categories
Headline Kampus Semarang

Tujuh Bekal Alumni Unissula

Sejumlah 2049 calon wisudawan Unissula mengikuti pembekalan di Auditorium Kampus Kaligawe, Jum’at (12/9/2025). Setelah mengikuti pembekalan mereka akan di wisuda keesokan harinya yaitu pada Sabtu, (13/9/2025).

Narasumber Prof Dr Rozihan SH MAg memberikan tujuh bekal untuk wisudawan. Pertama adalah taqwa. “Taqwa itu berarti adalah waspada dan hati-hati. Alumni harus selalu waspada dan hati-hati terhadap ucapan dan tindakannya. Banyak pejabat, anggota DPR bahkan juga ustad yang tidak hati hati dalam berbicara akan jatuh martabatnya ” ungkapnya.

Selanjutnya adalah menjaga kebiasaan baik. Karena menurutnya seseorang akan berakhir sebagaimana kebiasaan hidupnya.

Hal yang juga penting adalah terus belajar dan menambah ilmu. “Sekalipun sudah selesai kuliahnya, hidup ini perlu ditambah ilmunya. Sehingga pesan saya setelah lulus adalah tetap beriman dan menambah ilmu,” ungkapnya.

Selain itu menjadi orang harus bersyukur dan tidak mengeluh. Kemudian sabar, yaitu berusaha terus menerus dan terus meminta pertolongan kepada Allah dengan sholat. Terakhir adalah zuhud, dan tawakal kepada Allah.

Categories
Headline Kampus Nasional News Semarang

Fakultas Hukum Unissula Melepas 277 Lulusan

Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, mengatakan, lulusan FH Unissula memiliki kelebihan dibandingkan dengan lulusan dari kampus lain. Lelebihan yang menjadi pembeda yaitu pola pendidikan yang betul-betul mendasarkan pada ayat-ayat suci Al Qur’an. ”Sehingga, pendidikan ahlak dan moral menjadi yang utama,” jelasnya, dalam penglepasan lulusan FH Unissula, Jumat (12/9/2025).

Adapun total lulusan yang diwisuda sebanyak 277 terdiri dari Sarjana (S1), Magister (S2) Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan (MKn) dan Doktor (S3) Ilmu Hukum. Sedangkan sampai saat ini tercatat sebanyak 14.360 lulusan FH Unissula yang bekerja dan tersebar di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Prof Jawade mengatakan, pendidikan di FH Unissula mendasarkan pada bismillah membangun generasi khaira ummah, yang dalam pelaksanaannya salah satunya adalah menanamkan birrul walidain. Birul walidain, adalah bagaimana seorang anak sangat patuh dan menyayangi orang tuanya, sehingga menjadi sumber insiprasi yang menyemangati anak untuk meraih masa depan yang lebih baik dan sukses.

”Yang kedua, para dosen betul-betul selalu menanamkan nilai-nilai kehidupan, solidaritas, kemaslahatan, dan juga bagaimana pentingnya menanamkan nilai-nilai hukum. Yang jelas, pendidian ahlak, pendidikan moral, dan birrul walidain adalah modal yang pertama, kalau itu sudah dilaksanakan, maka memahami dan mempraktekkan nilai-nilai hukum yang dipelajari akan mudah,” jelasnya.

Selain itu, FH Unissula juga menguatkan internasionalisasi melalui berbagai program, termasuk pembukaan kelas internasional untuk program S1, S2, dan S3 mulai tahun ajaran 2025/2026, di mana pengajaran menggunakan bahasa Inggris dan diikuti mahasiswa internasional. Selain itu, FH Unissula aktif dalam kerja sama internasional dengan universitas di luar negeri seperti Al-Azhar Mesir, Universitas Wollongong Malaysia, dan Universiti Kebangsaan Malaysia untuk pertukaran mahasiswa dan dosen, serta menyelenggarakan konferensi internasional dan kuliah pakar dari pakar hukum mancanegara.

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Hadir di China, Dosen Matematika Unissula Sampaikan Gagasan Penting

Dosen Pendidikan Matematika Unissula, Dyana Wijayanti PhD menjadi keynote speaker dalam FED academic dialogue forum yang diselenggarakan oleh Faculty of Education, University of Macau, China (5/6/2025).  Forum mengangkat tema mathematics textbook research and teacher professional development ini menghadirkan pakar-pakar pendidikan matematika dari berbagai negara. Pakar yang hadir Prof Annalisa Cusi (Sapienza University of Rome, Italia), Dr Marc Alexander van Zanten (The Netherlands Institute for Curriculum Development, Belanda), dan Dr Moneoang Leshota (University of Pretoria, Afrika Selatan).

Dyana Wijayanti menyampaikan gagasan bertajuk teachers as adaptive practitioners: using mathematics textbook tasks to support personalized professional development. Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai praktisi adaptif yang mampu memanfaatkan bahan ajar matematika untuk mengembangkan profesionalisme secara berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masing-masing.

Kehadiran memperkuat posisi Indonesia dalam kancah akademik internasional. Ia juga turut serta dalam panel discussion bersama para pakar dunia dengan moderator Prof Lianghuo Fan, Chair Professor sekaligus Dean of Faculty of Education, University of Macau.

Acara ini berlangsung di Tin Ka Ping Lecture Hall, Faculty of Education, University of Macau, dan diikuti oleh akademisi serta praktisi pendidikan dari berbagai negara melalui tatap muka langsung maupun live streaming.

Keikutsertaan dosen Pendidikan Matematika Unissula dalam forum akademik internasional ini menunjukkan bahwa komitmen Unissula dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan matematika diakui secara global.

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Guru Besar Fakultas Hukum Unissula  Sebut RUU Perampasan Aset Mendesak Segera Disahkan

Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, yang juga Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula menyebut  pengesahan RUU perampasan aset itu suatu keharusan, yang tidak boleh ditunda-tunda oleh pemerintah. Mengapa, karena persoalan korupsi menyebabkan kerugian uang negara sudah mencapai ribuan triliun. Belum lagi sejumlah dugaan kasus korupsi yang masih dalam proses, seperti Pertamina, belum lagi sekarang berproses juga dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi seperti kasus dugaan korupsi pengadaan laptop pada program digitalisasi pendidikan.

”Oleh karena itu, persoalan RUU Perampasan Aset tidak bisa ditunda. Saya sangat menghkawatirkan jika DPR dan pemrintah menunda, tekanan rakyat untuk turun ke jalan akan terjadi lagi kedua kalinya. Yang perlu diwaspadai, jika rakyat tidak bisa dikendalikan lagi, karena kemarahannya pada pelaku penyelenggara negara DPR dan pemerintah yang mengabaikan pengesahan RUU Peramapasan Aset menjadi UU,” jelasnya  pada penglepasan lulusan FH Unissula, Jumat (12/9/2025). 

Menurutnya, yang ditakutkan, kalau terjadi gelombang aksi seperti di negara Nepal. Dimana di sana, hampir semua anggota DPR, menteri dan kepala pemerintahannya dikejar-kejar rakyat, belum lagi kondisi chaos di mana-mana.

Hal ini terjadi, karena pemicunya semua aset-aset negra yang sekarang dikuasai pelaku korupsi yang menyebabkan rakyat marah. Menurutnya, kehadiran UU Perampasan Aset sangat penting untuk memaksimalkan pemulihan aset negara dan efektif dalam mengembalikan kerugian negara dari pelaku kejahatan ekonomi, seperti korupsi.

”Jika DPR lama mengesahkan RUU Perampasan Aset, maka sudah saatnya presiden menerbitkan Perpu. ”Sebab, jika gelombang aksi terjadi, dimana kemungkinan terburuk nantinya adanya benturan rakyat dengan aparat, maka korbannya akan banyak. Maka pemerintah harus serius menerbitkan Perpu,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah, melalui Presiden, bisa menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) sebagai wujud kewenangannya dalam keadaan kegentingan yang memaksa sebagaimana diatur dalam Pasal 22 ayat (1) UUD1945.

Categories
Headline Kampus Semarang

Rektor Bangun Komunikasi Positif dengan Mahasiswa

Senat Mahasiswa (Sema) Keluarga Mahasiswa Unissula menyelenggarakan forum rektalk (rektor talk)pada Jumat (12/9/2025) di Ruang Seminar Gedung Kuliah Bersama. Tema yang diangkat menguatkan fondasi, menemukan solusi. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH bersama para Wakil Rektor, yaitu Andre Sugiyono ST MM PhD, Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA dan Wakil Rektor III M Qamaruddin ST MSc PhD. Hadir pula Adi Fajar Putranto SE, Dr Novi Marlyana ST MT, Dr Hevy Rizqi Maharani SPd MPd, Ari Sentani ST MSc, dan Dr Abdul Basir MPd. Dari unsur mahasiswa tampak Ketua BEM Wiyu Ghany Allatif Yudistira beserta jajarannya.

Ketua panitia Muhammad Zidan Naja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rektor. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Sema KM bidang aspirasi, dengan harapan dapat menjadi ruang dialog untuk menggali solusi demi terwujudnya Unissula Emas 2025.

Senada dengan itu, Ketua Sema KM Hanik Atul Wafiroh berharap acara tersebut dapat menjadi forum strategis bagi mahasiswa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan universitas.

Dalam paparannya, Rektor Unissula menyampaikan sejumlah capaian yang telah diraih kampus. Semenjak kepemimpinannya, Unissula mengalami perkembangan pesat, baik dalam bidang akademik, sarana prasarana, maupun kualitas pelayanan. Rektor menekankan bahwa saat ini Unissula semakin nyaman dan berkualitas, dengan berbagai program unggulan yang terus dikembangkan.

Lebih jauh, Rektor juga menyoroti pentingnya penguatan karakter mahasiswa melalui program khas Unissula, yakni birrul walidain (berbakti kepada orang tua) dan takrimul aulad (memuliakan anak). Program ini menjadi identitas sekaligus fondasi moral yang memperkuat nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia di lingkungan kampus.

“Unissula terus membangun fondasi yang kokoh, baik secara spiritual maupun akademik, agar mampu menghadirkan solusi bagi tantangan zaman. Saya ingin mahasiswa merasa dekat, mendapat dukungan penuh, dan tumbuh bersama universitas ini,” ujar Rektor.

Rektor yang juga dikenal sebagai mantan aktivis menegaskan bahwa dirinya akan selalu dekat dengan mahasiswa. “Sebagai rektor, saya akan memberikan dukungan penuh untuk mahasiswa,” ujarnya di hadapan peserta.

Rektor juga menyampaikan bahwa Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) tengah mengakselerasi pembangunan fisik untuk mendukung reputasi global kampus Unissula. Upaya tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, fasilitas, serta sarana dan prasarana mahasiswa yang lebih representatif.

Sesi diskusi yang dimoderatori oleh Hanik Atul Wafiroh menyentuh berbagai isu yang dihadapi mahasiswa. Mulai dari persoalan akademik, fasilitas kampus, hingga isu kesejahteraan mahasiswa.

Categories
Headline Kampus Nasional Semarang

Lima Mahasiswa Unissula Hadiri ASEAN Week di Vietnam

Lima mahasiswa Unissula mengikuti ASEAN Week 2025 di FPT University Vietnam (18-21/8/2025). Mereka berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu Arifatul Khoiryah, Astrid Aurora, Safira Rahmi Adiyar,  dan Al Dina Fissabilla. Hadir pula Assyifa Zahra Arifa mahasiswi Fakultas Kedokteran. Pasca mengikuti ASEAN Week mereka juga berkesempatan melakukan audiensi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Ho Chi Minh City.

Forum ASEAN Week mengusung tema one ASEAN many stories. Dalam forum tersebut hadir mahasiswa dari seluruh negara ASEAN. Mereka berdiskusi, berkolaborasi, dan menampilkan inovasi yang relevan dengan masa depan kawasan.

Keterlibatan ini menjadi kesempatan emas untuk mengasah kemampuan komunikasi antarbudaya. Memperluas jejaring internasional, sekaligus menunjukkan peran aktif generasi muda Indonesia dalam membangun ASEAN yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Sementara itu dalam kunjungan ke KJRI para mahasiswa berdiskusi terkait peluang internship internasional di bidang pendidikan, bisnis, dan kesehatan. Langkah ini tidak hanya memperkuat diplomasi pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa Unissula untuk menapaki jalur karier global melalui kerja sama nyata dengan institusi luar negeri.

Kaprodi S1 Akuntansi, Provita Wijayanti SE MSi Ak CA IFP AWP PhD menuturkan “Dua kegiatan ini saling melengkapi. ASEAN Week memberi ruang kolaborasi internasional. Sedangkan kunjungan ke KJRI memberikan akses pada peluang kerja sama konkret yang akan membuka jalan bagi mahasiswa Unissula di kancah internasional,” ungkapnya.