Categories
Uncategorized

Pakar Hukum Unissula Minta Polemik Bendera One Piece Dihentikan

Pakar hukum dari Unissula Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, menyebut penggunaan atribut One Piece jangan sampai dilakukan oleh pejabat. Jika sebelumnya ada pejabat yang memakai atribut tersebut, DPR bisa menegurnya. Hal itu disampaikan Jawade saat ditanya wartawan soal marak pengibaran bendera Jolly Roger atau bendera bajak laut dari serial anime One Piece. Dia mengatakan, jika sampai ada pejabat yang memakai, itu bisa berdampak pada stabilitas politik di Indonesia.

“Saya melihat kalau digunakan pejabat negara itu tidak pas, tidak pantas. Karena itu memberikan polemik baru dan mengganggu stabilitas pemerintahan. Oleh karena itu penggunaan (atribut) bajak laut itu harus diantisipasi oleh pemerintah. Maka pemerintah harus berani menghentikan maraknya bajak laut itu. Jika dibiarkan bisa ganggu stabilitas politik,” kata Dekan Fakultas Hukum Unissula itu saat ditemui di kampus Unissula Semarang, Selasa (5/7/2025).

Jika yang mengenakan atribut One Piece ialah masyarakat, menurut dia, itu bisa saja sebagai bentuk ekspresi dan biasa saja.

“Kalau yang memakai masyarakat biasa ya mungkin biasa-biasa saja. Tapi kalau dipasang pejabat negara apalagi orang penting di negara ini, itu berbahaya. Masyarakat kita kan paternalistik, mudah mengikuti hal-hal yang ditampilkan pejabat negara. Dan pejabat negara tidak boleh memasang simbol-simbol yang bisa ganggu stabilitas negeri termasuk yang namanya One Piece itu,” jelasnya.

Jawade juga mengaku sempat melihat video seorang pejabat negara yang memasang logo Bajak Laut Topi Jerami dari serial One Piece di dada sebelah kirinya. Jawade hanya tersenyum ketika ditanya apakah pejabat itu memakai kemeja biru muda.

“Itu kita lihat di YouTube, ada pejabat negara pasang di sininya (menunjukkan dada kiri). Seharusnya ya yang bersangkutan diberi peringatan. DPR punya hak menanyakan itu kenapa dipakai simbol yang bersangkutan,” tegasnya.

Kemudian saat ditanya soal bendera One Piece yang dipasang di bawah bendera Merah Putih, Jawade berpendapat sebaiknya itu tidak dilakukan.

“Jangan dibiarkan, tidak boleh, bisa muncul hal-hal yang baru lagi, itu bisa ganggu stabilitas politik. Tidak boleh ada simbol baru. Di China nggak pernah ada gitu, coba negara maju, nggak ada itu. Di Indonesia nggak boleh terjadi, harus hentikan One Piece One Piece itu,” katanya.

Diketahui, Jolly Roger yang jadi polemik yaitu bergambar tengkorak bertopi jerami yang merupakan simbol Bajak Laut Topi Jerami. Simbol itu ada dalam manga dan anime One Piece karya mangaka Jepang, Eiichiro Oda.

One Piece mengisahkan petualangan sekelompok pemuda di dunia bajak laut. Mereka berkeliling dunia untuk mencari harta Karun bernama One Piece. Dengan lakon bernama Monkey D Luffy dan krunya, mereka membasmi kebatilan dan kejahatan penguasa di setiap pulau yang mereka datangi untuk menyelamatkan warga. Para bajak laut di dunia One Piece juga melawan pemerintah dunia yang dianggap sewenang-wenang.

Simbol kebebasan dari Jolly Roger Topi Jerami itu ramai diperbincangkan di Indonesia menjelang HUT RI ke-80. Ada yang memasang bendera tersebut di kendaraan bahkan di tiang bendera.

Categories
Uncategorized

Unissula Gelar Summer Camp Internasional, Diikuti Mahasiswa dari 8 Negara

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menyelenggarajan kegiatan Summer Camp Internasional 2025. Acara dibuka, Selasa (5/8/2025) oleh Wakil Rektor 1 Dr Andre Sugiyono ST MM PhD di kampus Kaligawe.

Menurut Kepala UPT Kantor Urusan Internasional Unissula Rio Luhung Pribadi SPd, Summer Camp Internasional 2025 merupakan program UMAP (University Mobility in Asia and Pacific). Kali ini bertemakan The summer space the summer short program for academic and culture exchange – explore Semarang, explore Indonesia.

Para peserta berasal dari delapan negara, yakni dari Indonesia dan tujuh negara asing. Sedangkan peserta tersebut terdiri dari 17 mahasiswa asing dan 9 orang dari Unissula dengan lima pendamping.

Adapun yang dari luar negeri tercarat ada 7 negara yang mengirim mahasiswanya, yakni dari Kanada, Prancis, Taiwan, Filipina, Thailand, Vietnam dan Malaysia.

“Mereka berkegiatan dua minggu di Semarang. Diantaranya melakukan pembelajaran dan praktik, mengenal budaya dan masyarakat, tur kampus dan kota, dan jaringan global,” jelasnya.

Kegiatan Summer Camp Internasional 2025 tersebut menurut Rio membahas Sustainable Development Goals (SDGs). Diantaranya tentang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Hal krusial yang dibahas adalah mengajak mahasiswa sebagai geneasi muda untuk tahu isu global dan mampu memberi solusi kepada negara dan masyarakat dunia. Diantaranya bagaimana menawarkan solusi tentang pendidikan, kesehatan dan lingkungan, dari hasil pembahasan bersama dari kegiatan ini,” jelasnya.

Dalam sambutannya Wakil Rektor 1, Dr Andre mengucapkan selamat datang kepada peserta dan berharap bisa mengikuti acara ini dengan menyenangkan dan bermanfaat.

Di satu sisi, dengan dijadikannya Unissula dipercaya sebagai tuan rumah Summer Camp Internasional 2025 dan diikuti mahasiswa dari luar negeri, menjadi bukti nyata jika Unissula makin dikenal di luar negeri. Hal ini mengingat Unissula juga masuk dalam rangking perguruan tinggi terbaik di dunia.

Ali Sena perserta Summer Camp Internasional yang merupakan mahasiswa Justice Institute of British Columbia, Kanada mengaku sangat senang bisa menjadi perwakilan dari kampusnya untuk ikut Summer Camp Internasional di Unissula.

Apalagi, dia mengatakan selama ini sudah tahu dan mengenal Unissula dan berharap bisa datang ke Unissula dan menjadi kenyataan.

Categories
Uncategorized

Unissula Dukung Pemberian Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti Untuk Hasto Kristiyanto

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo yang memberikan abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti untuk Hasto Kristiyanto.  “Saya menyampaikan pernyataan ini sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan intelektual, untuk menegaskan dukungan terhadap langkah konstitusional Presiden yang telah memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi kepada Thomas Trikasih Lembong,” ungkap Gunarto dalam konferensi pers di kampus Unissula (5/8/2025).

Lebih jauh ia menekankan dukungan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan hukum yang matang dan demi tercapainya tujuan hukum yang lebih besar.

Keputusan presiden memberikan amnesti dan abolisi berlandaskan pada Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang Undang Darurat Nomor 11 Tahun 1954 tentang Amnesti dan Abolisi. 

Kewenangan tersebut merupakan hak prerogatif presiden yang  harus dijalankan secara bijaksana dan bertanggung jawab.  Tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum bagi masyarakat luas.

Langkah itu bukan hanya sah secara hukum, tetapi juga sangat tepat dilihat dari sudut tujuan hukum yang terdiri atas keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.

Lebih jauh ia menekankan pentingnya pemerintah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait dengan amnesti dan abolisi tersebut. “Pemerrintah perlu menjelaskan secara transparan dasar dan proses pemberian amnesti dan abolisi ini. Memperkuat mekanisme seleksi dan evaluasi ke depan agar tetap akuntabel. Menjadikan ini sebagai bagian dari perbaikan sistem hukum yang humanis dan adil,” pungkas Gunarto.

Sementara itu dekan Fakultas Hukum Unissula, Prof Dr Jawade Hafidz SH MH mengusulkan agar ada aturan hukum positif yang dapat menyelidiki hakim yang membuat keputusan hukum yang dinilai tidak wajar dan melanggar rasa keadilan publik. “Selama ini Komisi Yudisial dapat menyelidiki hakim terkait dengan etika namun tidak menyelidiki keputusan hakim yang terhadap sebuah perkara. Jika ada hukum positif yang mengatur itu maka misalnya Komisi Yudisial dapat membuat penilaian apakah hakim sudah membuat keputusan yang tepat pada suatu perkara di persidangan,” ungkap Jawade.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut para Wakil Rektor Unissula. Mereka adalah Dr Andre Sugiyono, Dr Dedi Rusdi SE Msi Akt CA, dan Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD.

Categories
Uncategorized

Kisah Inspiratif Imam Kusmaryono Profesor Pertama FKIP Unissula yang 21 Tahun Mengajar di SD dan SMP

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unissula resmi memiliki guru besar pertama. Guru besar tersebut adalah Prof Dr Imam Kusmaryono SPd MPd yang mengajar sebagai dosen di Prodi Pendidikan Matematika. Penetapannya sebagai guru besar tertera dalam SK Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Nomor: 2333/M/KPT.KP/2025 pertanggal 5 Juni 2025. 

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut. “Atas nama pimpinan Unissula kami mengucapkan selamat dan berbangga atas prestasi yang ditorehkan oleh Prof Dr Imam Kusmaryono SPd MPd sebagai guru besar FKIP Unissula. Semoga gelar ini akan memberikan keberkahan bukan hanya bagi Prof Imam Kusmaryono namun juga untuk FKIP Unissula pada khususnya maupun dunia pendidikan tinggi pada umumnya,” ungkap Prof Gunarto. 

Imam Kusmaryono mengawali kariernya sebagai dosen Unissula tahun 2011. Namun sebelumnya ia sudah punya pengalaman mumpuni sebagai guru SD dan SMP selama 21 tahun di sekolah sekolah milik Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Semarang. Meskipun sebagai guru SD dan SMP semangatnya untuk belajar sangat tinggi dengan meneruskan studi di jenjang magister. 

Sebagai guru ia juga dikenal amanah dan punya etos kerja tinggi hingga dipercaya mengemban jabatan sebagai kepala sekolah SD Islam Sultan Agung 01-03 Semarang. Juga pernah menjadi Sekertaris Litbang Dikdasmen YBWSA. Prestasi lainnya yaitu sebagai guru terbaik se Kecamatan Semarang Utara.

Demikian juga ketika berpindah profesi sebagai Dosen prestasi kerjanya terus meningkat. Ia dipercaya menjadi Ketua Prodi Matematika, Sekretaris FKIP, Dekan FKIP dan saat ini diamanahi sebagai sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unissula

Dalam kurun waktu 14 tahun sebagai dosen pencapaiannya di tridarma pendidikan sangat mengesankan. Di bidang riset ia berhasil menerbitkan 21 penelitiannya di jurnal internasional bereputasi dan menerbitkan 25 penelitiannya di jurnal nasional terakreditasi. Dipercaya menjadi reviwer di lima jurnal internasional terindeks Scopus. Berhasil menerbitkan 11 buku ajar, memiliki 4 Hak Cipta atas kekayaan inteklektual, serta mendapatkan 3 hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kemdiktisaintek. 

Dosen Matematika dengan kepakaran mengajar matematika dasar, matematika realistik, Metode penelitian pendidikan, dan Statistika Pendidikan tersebut juga banyak melakukan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan guru dan komunitas belajar. 

“Gelar ini saya persembahkan dengan segenap cinta untuk almarhum dan almarhumah kedua orang tua saya, untuk keluarga, untuk guru guru dan dosen saya, untuk para murid dan para mahasiswa juga sebagai dedikasi untuk dunia pendidikan terkhusus untuk Unissula dan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung yang memberikan kesempatan berkarir selama 21 tahun sebagai guru dan 14 tahun sebagai dosen hingga hari ini” ujar Imam Kusmaryono (1/8/2025). 

Categories
Uncategorized

Kementerian UMKM dan ICMI Dukung Pemberdayaan Pengusaha Perempuan

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendukung inisiatif Asosiasi Muslimah Pengusaha Se-Indonesia (Alisa Khadijah) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dalam mewujudkan pengusaha perempuan yang mandiri dan menginspirasi.

“Melalui acara ini, kita menyaksikan bahwa perempuan khususnya muslimah bukan hanya pengusaha, tetapi juga agen perubahan yang menggerakkan roda ekonomi bangsa dari tingkat lokal hingga nasional,” kata Sekretaris Kementerian (Sesmen) UMKM Arif Rahman Hakim saat memberikan sambutan pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Alisa Khadijah-ICMI kedua di Semarang, Rabu (30/7).

Menurutnya perempuan memegang peranan penting dalam pengembangan UMKM dan wirausaha di Indonesia. Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM RI, Sesmen Arief melanjutkan, dari 17 juta populasi pengusaha UMKM, proporsi pengusaha perempuan mencapai 59 persen.

“Lewat kontribusi UMKM terhadap PDB nasional yang mencapai lebih dari 60 persen, ini jelas bukan sekadar angka. Melainkan bukti nyata bahwa perempuan, termasuk para muslimah, adalah aktor penting dalam pembangunan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sesmen Arif menegaskan bahwa penguatan UMKM perempuan sama dengan memperkuat fondasi ekonomi rumah tangga, daerah, hingga negara. Namun, Sesmen Arif menambahkan, masyarakat juga harus jujur melihat tantangan besar yang masih dihadapi oleh para pengusaha perempuan, termasuk muslimah, di antaranya terkait keterbatasan akses permodalan dan pasar.

“Data OJK tahun 2024 menyebutkan bahwa hanya 18 persen UMKM perempuan yang terakses keuangan formal, padahal proporsi pengusaha perempuan lebih dominan,” ujarnya.

Untuk itu, Sesmen Arif melanjutkan, Kementerian UMKM terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, di antaranya pelatihan dan pendampingan UMKM bagi pengusaha mikro perempuan, hingga akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan KUR Syariah. “Sampai 28 Juli 2025, penyaluran KUR secara total telah mencapai Rp154,1 triliun kepada 2,64 juta debitur, dengan jumlah pengusaha perempuan mencapai 1,25 juta atau sebesar 51,2 persen dari total UMKM penerima KUR,” ujarnya.

Sesmen Arif menambahkan, untuk memperkuat ekosistem wirausaha, pemerintah secara khusus memasukkan wirausaha perempuan sebagai salah satu konsep tematik dalam Rancangan Peraturan Presiden terkait Kewirausahaan yang saat ini sedang disusun. Sebagai wujud komitmen Kementerian UMKM terhadap kontribusi perempuan dalam pertumbuhan ekonomi nasional, dilakukan juga penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Alisa Khadijah-ICMI terkait sinergi program pemberdayaan perempuan pengusaha mikro, kecil, menengah, dan kewirausahaan.

Masih di tempat yang sama Panitia acara yaitu Alisa Khadijah juga menyelenggarakan seminar bertema peluang dan tantangan muslimah pengusaha menuju Indonesia emas 2045.

Hadir sebagai narasumber dalam kesempatan tersebut antara lain Rektor Unissula yang juga ketua ICMI Orwil Jateng Prof Dr Gunarto SH MH.

Narasumber lain Rektor Institut STIAMI Prof Dr Sylviana Murni SH MSi, Waketum ICMI bidang Perempuan, Anak dan Lansia Prof Riri Fitri Sari MSc MM dan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Ir Siti Azizah MBA. Alisa Khadijah adalah organisasi berkumpulnya pengusaha muslimah yang didirikan oleh Departemen Pengembangan Peranan Wanita ICMI Pusat.

Categories
Uncategorized

Bib Bidin dan Taj Yasin Akan Meriahkan Unissula Bersholawat

Unissula akan mengadakan acara Unissula Bersholawat pada Senin (4/8/2025). Acara dilaksnakan  mulai pukul 19.00 WIB. Habib Zaenal Abidin akan memimpin langsung acara sholawat tersebut. Sementara itu Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maemoen akan tampil memberikan tausyiah.  Bertindak sebagai qori yaitu Muhammad Mas’ud Shahat MPd, seorang qori internasional yang juga alumni Fakultas Agama Islam Unissula.

Kepala Lembaga Kajian dan Penerapan Nilai Nilai Islam Moh Farhan SPdI SHum MPdI menyampaikan Unissula Bersholawat merupakan agenda rutin tahunan kampus Unissula. Unissula Bersholawat merupakan bentuk rasa cinta kepada Bagianda Nabi Muhammad SAW. Selain itu juga untuk mempererat ukhuwah islamiah.

Acara ini akan dihadiri mahasiswa, karyawan dan dosen. Hadir pula Rektor Prof Dr Gunarto SH MH, ketua umum pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH dan ketua pembina YBWSA Drs Ahmad Azhar Combo.  Panitia juga mengundang masyarakat umum untuk menghadiri acara Unissula Bersholawat tersebut.

“Kami mengundang masyarakat umum untuk hadir di Unissula Bersholawat,” ungkap Moh Farhan.

Categories
Uncategorized

Farmasi Unissula Buka Lima Jalur Pendaftaran

Program Studi S1 Farmasi Unissula membuka lima jalur pendaftaran mahasiswa baru. Yaitu Reguler, Reguler Sore, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), RPL Eksekutif, dan Eksekutif.

Dekan Farmasi Dr apt Rina Wijayanti MSc menjelaskan Jalur Reguler merupakan seleksi umum bagi lulusan SMA/MA/SMK yang ingin melanjutkan studi S1. Biaya pendaftaran sebesar Rp500.000.

Sedangkan Jalur Reguler Sore, dirancang untuk calon mahasiswa yang memiliki kesibukan di pagi hari. Karena perkuliahan dilakukan sore hingga malam hari, dengan materi dan kurikulum sama dengan jalur reguler.

Jalur RPL ditujukan untuk lulusan D3 Farmasi atau yang telah memiliki pengalaman kerja atau pendidikan non-formal di bidang farmasi atau kesehatan minimal 2 tahun. Selanjutnya pengalaman tersebut dikonversi menjadi SKS, sehingga waktu studi hanya 1,5 -2 tahun.

Selanjutnya Jalur RPL Eksekutif dikhususkan bagi mitra. Yang terdiri para profesional dengan pengalaman kerja yang lebih matang dan jabatan strategis. Proses asesmen RPL lebih fleksibel dan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di kelas eksekutif. Dengan jadwal kuliah menyesuaikan aktivitas kerja peserta.

Dan Jalur Eksekutif diperuntukkan bagi yang ingin melanjutkan studi sambil bekerja. Perkuliahan diselenggarakan di sore atau akhir pekan, dengan sistem pembelajaran yang padat namun terstruktur. Sehingga memungkinkan penyelesaian studi lebih efisien tanpa meninggalkan pekerjaan utama.

Dibukanya banyak jaluk sebagai langkah untuk menjangkau lebih banyak calon mahasiswa dari berbagai latar belakang. Baik lulusan baru maupun profesional yang telah bekerja. “Kami ingin memberi akses pendidikan farmasi berkualitas bagi masyarakat dari berbagai jenjang usia dan profesi. Lima jalur ini memungkinkan calon mahasiswa memilih format kuliah yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar.

Dengan akreditasi Unggul, Farmasi Unissula berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. “Jalur-jalur ini menjadi solusi konkret untuk pemerataan akses pendidikan, khususnya dalam bidang kesehatan dan farmasi,” tambahnya.

Calon mahasiswa dapat mengakses seluruh informasi syarat pendaftaran, jadwal seleksi, serta kurikulum melalui laman pmb.unissula.ac.id atau langsung menghubungi Hotline PMB Unissula.

Categories
Uncategorized

Unissula Ranking 31 Nasional Versi Webometrics

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Berdasarkan ranking Webometrics terbaru, kampus yang beralamat di Jalan Kaligawe KM 4 tersebut berhasil menempati peringkat 31 nasional.

Webometrics adalah sistem ranking universitas yang dilakukan oleh Cybermetrics Lab, sebuah lembaga penelitian yang berafiliasi dengan Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Webometrics menggunakan metodologi penilaian yang unik, yaitu dengan mengukur kualitas dan kuantitas kehadiran universitas di dunia maya (web).

Adapun metodologi yang digunakan oleh Webometrics meliputi empat indikator utama. Pertama, presence (20%). Presence adalah jumlah halaman web universitas yang terindeks di mesin pencari Google.

Kedua, visibility (50%), yaitu jumlah tautan yang mengarah ke situs web universitas dari situs lain, diukur menggunakan Ahrefs dan Majestic. Ketiga, transparency (10%). Yaitu jumlah sitasi (kutipan) artikel ilmiah universitas yang terindeks di Google Scholar.

Keempat, excellence (20%). Yaitu jumlah artikel ilmiah universitas yang terbit di jurnal internasional bereputasi tinggi.

Dengan menggunakan metodologi ini, Webometrics bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kualitas dan reputasi universitas di dunia maya.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa Unissula telah berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas kehadiran di dunia maya, serta meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan inovasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ungkap Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH (31/7/2025).

Prestasi ini juga akan menjadi acuan penting bagi calon mahasiswa baru dalam memilih tempat perkuliahan. Dimana Unissula terus meneguhkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah dan masuk jajaran PTS terbaik di Indonesia.

Info pendaftaran mahasiswa baru Unissula bisa diakses di pmb.unissula.ac.id hotline pendaftaran 08122011062 atau 08128555562.

Categories
Uncategorized

FEB Unissula Perluas Wawasan Akademik Lintas Negara

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula Semarang terus memperkuat jaringan internasional. Salah satunya memperluas wawasan akademik lintas negara. Diantaranya dengan San Pedro College (SPC) Filipina. Dalam momen tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama oleh Dekan FEB Unissula, Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi dan Dekan School of Business Management, Education, Arts, and Sciences (SBMEAS) SPC, Dr Genaro F Alderite Jr LPT PhD.

“Penandatanganan ini menjadi tonggak awal penguatan sinergi antara kedua institusi di bidang tridharma perguruan tinggi, kegiatan mahasiswa, hingga pengembangan kurikulum,” ungkap Prof Heru, Selasa (29/7/2025).

Menurutnya banyak kerjasama baru yang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat dalam bentuk kolaborasi kegiatan internasional antara FEB Unissula dan SPC.

Selain penandatanganan kerjasama juga terselenggara seminar internasional. Dengan pembicara dari kedua belah pihak. Disamping itu juga melakukan kunjungan budaya ke Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini, menegaskan komitmen Unissula sebagai kampus yang aktif berperan dalam ekosistem pendidikan global. “Kami percaya bahwa kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk mencetak lulusan yang kompetitif secara internasional dan mampu menghadapi tantangan global,” ujar Prof Heru.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi dalam mendukung pencapaian visi universitas sebagai World Class Islamic University.

Hadir dari SPC Dr Genaro F. Alderite Jr LPT PhD, Robelle Anne Maneja CPA CMITAP MBA, Dr Vivien Grace Jubahib LPT, reen Mariz Pio MSBio, Arvie Joy Villegas LPT MAED-TSS, Romelle P. Hilamon LPT. Sementara dari FEB Unissula diikuti oleh pimpinan dekanat, kaprodi dan sekretaris prodi, serta seluruh delegasi yang terlibat pada setiap kegiatan.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Elektro Unissula Belum Wisuda Langsung Kerja di PT Nihon Seiki

Rizki Nur Muhammad Haqa mahasiswa S1 Teknik Elektro FTI Unissula berhasil mendapatkan pekerjaan tetap di PT Nihon Seiki. Sebuah perusahaan manufaktur pembuatan sparepart otomotif dan elektronik di Cikarang. Dirinya bekerja dalam waktu kurang dari satu bulan setelah dinyatakan lulus pada sidang tugas akhir Juni 2025. Dari lebih dari 100 pelamar, Haqa menjadi salah satu dari empat kandidat yang diterima, Selasa (29/7/2025).

Meski tidak memiliki latar belakang bidang Elektro Haqa bercerita ketertarikannya di bidang teknologi mengarahkannya pilih Prodi Elektro Unissula. “Terutama setelah membaca berita tentang prestasi Tim Robotik Unissula di ajang internasional di Amerika, akhirnya saya bergabung di Teknik Elektro Unissula melalui jalur beasiswa KIP-Kuliah,” jelasnya.

“Awalnya saya merasa minder karena tidak punya dasar, tapi dosen-dosen di Teknik Elektro Unissula membimbing dengan sabar dan sistem pembelajarannya sangat mendukung,” lanjutnya.

Selama kuliah, Haqa aktif di Tim Robotik Unissula dan mengikuti dua kali Kontes Robot Indonesia (KRI). Yaitu pada 2023 dan 2024. Ditambah pengalaman dalam program magang di PT Nihon Seiki Indonesia (NSI) selama enam bulan.

Melalui program magang yang difasilitasi FTI, merupakan jalan mahasiswa untuk tidak sekadar memahami praktik lapangan. Tetapi juga membangun koneksi profesional yang berdampak langsung pada masa depan karir. “Pengalaman magang saya sangat berperan dalam proses rekrutmen. Tapi yang paling utama adalah bagaimana kampus menjalin hubungan baik dengan perusahaan, sehingga mahasiswa punya kesempatan belajar dan dikenal lebih dekat oleh industri,” jelasnya.

Kisah Haqa merupakan bukti lulusan Teknik Elektro Unissula tidak hanya dibekali kemampuan akademik. Tetapi juga pengalaman industri yang nyata.

FTI Unissula terus berkomitmen membangun sinergi dengan dunia kerja. Memastikan para lulusannya siap bersaing dan langsung terserap oleh pasar tenaga kerja.