Categories
Uncategorized

Teliti Endapan Lahar Dingin Markhaban Siswanto Raih Doktor

Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Unissula Markhaban Siswanto mengikuti ujian terbuka doktor di kampus Unissula (17/2/2024). Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul Potensi dan Sebaran Sedimen di Kolam Retensi dari Pelimpah Samping (Studi Kasus Rolak 70).

Menurutnya terdapat beberapa gunung berapi salah satunya Gunung Kelud. Kali Konto merupakan salah satu anak sungai Gunung Kelud yang cukup sering terkena banjir lahar dingin. Salah satu permasalahan yang terjadi di kali Konto adalah terbentuknya endapan sedimen di bagian hilir sungai yang menyebabkan perubahan morfologi sungai dalam waktu relatif singkat.

Fenomena tersebut mengakibatkan kolam retensi rolak 70 menjadi salah satu lokasi mengendapnya material lahar dingin. Fenomena tersebut membuatnya tertarik melakukan studi penelitian terhadap potensi sebaran sedimen pada kolam retensi dan pemetaan sedimen yang ada pada kolam retensi Rolak 70 dengan mengkaji karakteristik material sedimentasi dan simulasi transpor sedimen MIKE 21.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan diketahui terjadi perubahan morfologi yang cukup signifikan pada kolam rolak 70 yang mulanya merupakan lahan yang masih hijau dan digunakan untuk menanam padi dan palawija. Karena adanya aktivitas vulkanik di gunung Kelud menjadi area penambangan pasir.

Data hasil uji karakteristik material sampel sedimen di laboratorium, tanah Kolam Retensi Rolak 70 merupakan tanah lanau (peralihan antara lempung dan pasir halus). Nilai koefisien sedimennya (Gđť‘ ) adalah 2,603, sedangkan kadar air sedimen (w) adalah 51,619 %, uji permeabilitas besar yaitu 1,091 x 10 -3 , nilai konsolidasi besar yaitu 0,269 mm.

Nilai uji grainsize sedimen ukuran butir D50 sebesar 0,049 mm. Berdasarkan hasil model pengaruh kedalaman, arus dan bangunan rolak 70 pada model mengakibatkan terjadinya perbedaan kondisi pada profil dasar perairan dimana sebaran sedimentasi di hulu kolam rolak 70 ketebalan hingga 0,609 m yang paling besar dibandingkan di bagian hilir dengan ketebalan 0,062 m.

Markhaban Siswanto berhasil lulus dalam ujian doktor tersebut. Ia  merupakan lulusan ke 23. Ia lulud dengan Indeks Prestasi Kumulatif  3.71.

Categories
Uncategorized

Fakultas Farmasi Unissula Kolaborasi Riset dengan Malaysia

Dekan Fakultas Farmasi (FF) Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Unissula) melaksanakan kunjungan ke School of Pharmaceutical Sciences Universiti Sains Malaysia (16/2/2024). Dekan Dr Apt Rina Wijayanti MSc didampingi oleh  Sekretaris Fakultas Farmasi Dr Apt Naniek Widyaningrum MSc. Turut serta pula kepala Unit Kerjasama Fakultas Farmasi Apt Farroh Bintang Sabiti MFarm.

Mereka diterima oleh Dekan School of Pharmaceutical Science Prof Dr Nurzalina Binti Abdul Karim Khan dan Deputi Dekan Dr Nur Hidayah Kaz Binti Abdul Aziz. Turut menyambut para dosen dan staf kependidikan.

Prof Nurzalina memaparkan mengenai sejarah, disiplin ilmu, kurikulum, dan keunikan fakultasnya yang sudah berdiri sejak 1972 dan menjadi Kampus tertua kedua di Malaysia. Adapun,konsentrasi disiplin ilmu farmasi l dan administrasi.

Ia juga tertarik untuk meningkatkan implementasi perjanjian kerjasama dengan Fakultas Farmasi Unissula. Kerjasama terutama dalam bidang tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu Dekan Rina Wijayanti mengusulkan program kerja sama mulai di tahun 2024. Adapun fokusnya pada collaboration join research, kolaborasi publikasi, pakar reviewer jurnal farmasi serta pengabdian masyarakat. Kerjasama akan melibatkan dosen dan mahasiswa, student exchange, guest lecture.

Categories
Uncategorized

Jelang Pemilu Dosen USM Raih Gelar Doktor di Unissula

Dosen Universitas Semarang  Anik Kustirini berhasil meraih gelar doktor dari Program Doktor Teknik Sipil Unissula (PDTS) Unissula. Ia berhasil lulus dalam ujian terbuka doktor dan meraih indeks prestasi kumulatif 3,71 yang dihelat di kampus Unissula (13/2/2024). Disertasinya bertema perilaku beton geopolimer  pada kekangan pasif terhadap beban konsentris.

Menurutnya perkembangan material beton menuntut perbaikan atas perilaku alami beton yang getas (brittle) menjadi daktail (ductile).  Material geopolimer getas, menimbulkan permasalahan terhadap daktilitasnya terutama untuk komponen struktur kolom. Daktitilitas dapat dicapai jika struktur kolom dipasang tulangan sengkang sebagai pengekang.

“Beton Geopolimer mempunyai sifat yang ramah lingkungan karena tanpa semen. Namun perilaku tegangan regangan geopolimer mempunyai sifat yang getas dibandingkan beton normal. Dengan demikian tulangan confined memegang peranan penting dalam meningkatkan daktilitas beton geopolimer”, ungkapnya.

Upaya penggunaan material beton geopolimer berbahan dasar fly ash sebagai pengganti semen Portland meruapakan material yang relative baru dan ramah lingkungan.  Kemampuan material geopolimer dalam berperilaku daktail pada kondisi tekan memungkinkan keuletannya dalam struktur, geopolimer perlu diberikan pengekangan.

Perilaku kekangan beton geopolimer hingga saat ini masih belum banyak. Di dalam penelitiannya ia mengembangkan secara lebih komprehensif terhadap perilaku beton geopolimer yang dikekang dengan sengkang bulat maupun persegi.

Dari hasil penelitiannya didapatkan kesimpulan bahwa pengembangan material beton geopolimer yang diperkuat dengan tulangan lateral telah dibuktikan mampu meningkatkan perilaku yang daktail.

Para penguji dalam ujian terbuka doktor antara lain Prof Ir Pratikso MST PhD, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Dr Ir Sumirin MS,  Ir Prabowo Setiyawan MT PhD, Prof Dr Ir Antonius MT, Dr Abdul Rochim ST MT serta Dr Purwanto ST MT.

Gelar doktor tersebut merupakan anugerah menjelang hajatan Pemilu 2024 yang akan dihelat Rabu, 14 Fenruari 2024.

Categories
Uncategorized

BEM Unissula Serukan Netralitas Pemerintah Agar Demokrasi Tidak Bubrah

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unissula  ikut serta dalam aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sipil Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa (12/2/2024).

Aksi mahasiswa yang bertajuk “Jokowi Polah, Demokrasi Bubrah” ini dimulai dari titik kumpul pertama di Kantor Pos Besar Kota Lama, dan dilanjutkan dengan konvoi menuju gedung Gubernuran Jawa Tengah yang diikuti ratusan mahasiwa dari sejumlah kampus se-Semarang diantaranya Unissula, Unnes, UIN Walisongo, Upgris, Undip, USM, Unwahas. Adapula jaringan masyarakat sipil lainnya.

Ratusan massa aksi datang memenuhi depan pintu gerbang kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah yang dihadang kawat berduri dan dijaga ketat personel aparat kepolisian.

Menurut Ketua BEM KM Unissula M Fery Agung Gumelar sempat terjadi saling dorong dan berdebat antara aparat kepolisian dan massa aksi. Hal itu karena  massa mahasiswa tidak diizinkan masuk dan menyampaikan aspirasi ke pejabat Pemprov Jateng terkait kritikan atas sikap ketidaknetralan Presiden Jokowi dan aparatur penyelenggara negara dalam pemilu 2024. Mereka juga menuntut Pemprov Jateng untuk membacakan pernyataan sikap dan mendukung pemakzulan Joko Widodo.

Para mahasiswa kemudian menggelar orasi dan kritikan terhadap sikap pemerintah dan aparat yang dinilai tidak netral. Situasi sempat memanas Kembali Ketika perwakilan DPRD Jateng menolak permintaan massa aksi untuk membacakan pernyataan sikap dan mendukung pemakzulan Joko Widodo.

Dalam aksi tersebut, massa aksi menyampaikan beberapa tuntutan, yaitu, pertama, mengajak seluruh elemen masyarakat, buruh tani, aktivis, akademisi, dan segenap mahasiswa untuk tetap mengawal dan menjaga demokrasi demi mempertahankan konsep negara hukum yang berkeadilan, bukan negara kekuasaan.

Kedua, menuntut pemakzulan terhadap Jokowi. Ketiga, menuntut Presiden Jokowi untuk menjadi negawaran sejati yang tidak menggunakan kekuasaan demi kepentingan keluarga, dan menuntut seluruh aparatur pemerintah untuk kembali pada azas demokrasi dengan menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Keempat, menuntut presiden untuk setia dan berkomitmen, berpegang teguh pada demokrasi, penegakan hukum, serta berpihak pada kehendak rakyat, bukan oligarki.

Categories
Uncategorized

Unissula Ingatkan Pentingnya Pentingnya Pemilu Jujur dan Adil

Unissula melakukan tanggungjawab moral intelektual untuk kehidupan berpolitik dan berdemokrasi di Indonesia. Beberapa hal disampaikan oleh Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menjelang Pemilu 2024 dalam konferensi press (12/2/2024).

Negara dan pemerintah beserta aparaturnya harus hadir dan memberikan rasa aman sebagai pengayom, penjaga, dan fasilitator pelaksanaan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat. Dengan bersikap adil serta menjaga jarak yang sama dengan para kontestan.

Penguasa tidak pantas tidak adil jika memihak dan menjadi tim sukses salah satu paslon.

Ia juga menyerukan agar semua mahasiswa dan civitas akademika perguruan tinggi di seluruh Indonesia mengawal proses demokrasi dengan mengawasi secara ketat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di wilayah masing-masing.

Menyerukan gerakan menyadarkan keluarga, saudara, tetangga, dan masyarakat sekitar untuk berpegang teguh pada akal budi dan hati nurani dalam memilih pemimpin Indonesia ke depan dengan tidak terpengaruh oleh politik uang, bansos, intimidasi dan tekanan penguasa.

Menyerukan pentingnya komitmen masyarakat menyambut Pemilu 2024 agar kondusif, aman, dan bermartabat serta menghindari perpecahan. Menyerukan pentingnya pelaksanaan Pemilu secara langsung umum bebas rahasia jujur dan adil sebagai bagian penting penguatan berdemokrasi, berbangsa dan bernegara.

Menyemangati KPU agar bisa melaksanakan Pemilu secara jujur dan adil sesuai dengan mandat undang undang Pemilu. Menyemangati profesionalisme Bawaslu, TNI, Polri, untuk melakukan pengawalan pelaksanaan Pemilu secara netral dan tanpa memihak salah satu paslon capres dan cawapres.

Categories
Uncategorized

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unissula Perkuat Kerjasama dengan BEC Pare

Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unissula mengadakan penandatanganan kerjasama dengan Lembaga Kursus Basic English Course (BEC) Pare, Kediri (8/2/2024). Dalam kesempatan tersebut juga diadakan dan kuliah umum pengenalan program kuliah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kegiatan ini diadakan di Ruang Garden Hall BEC Pare, Kediri.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh perwakilan BEC yang membidangi Divisi Research and Development M Fuad Al Muttaqin dan dihadiri Kaprodi, Nur Ekaningsih SPd MPd. Hadir pula perwakilan dosen Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris.

Adapun peserta dari kegiatan ini berjumlah 300 peserta yang merupakan para siswa kursus BEC. Mereka berasal dari dua kelas program yakni Training Course (TC) dan Mastering System (MS).

Mr Fu panggilan kesehariannya, menyambut baik acara yang diselenggarakan atas kolaborasi antara Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unissula dan BEC ini. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kerjasama ini. Kami berharap banyak alumni siswa kami dapat memanfaatkan program kuliah singkat RPL di prodi ini karena bekal yang mereka dapatkan sudah sangat sesuai dengan kebutuhan di prodi ini. Semoga kerjasama ini menjadi langkah awal yang baik bagi kedua belah pihak”.

Nur Ekaningsih menyampaikan, “Untuk syarat menjadi mahasiswa bagi alumni TC dan MS tentunya sudah terpenuhi mengingat mereka sudah mendapatkan banyak bekal keilmuan bahasa Inggris dari BEC. Jadi, selesai lulus dari BEC dilanjut kuliah di prodi Pendidikan Bahasa Inggris 1,5 hingga 2 tahun sudah dapat gelar S1”, ungkapnya.

Dalam era saat ini, Eka kembali menekankan bahwa legitimasi keterampilan melalui pendidikan formal hingga mendapatkan ijazah masih diperlukan sehingga mereka memiliki peluang baru untuk lebih mengembangkan karier.

Categories
Uncategorized

Aktivis Unissula Beserta Perguruan Tinggi Bersiap Gelar Aksi di Gubernuran Jateng

Muhamad Fery Agung Gumelar, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unissula menyampaikan rencana aksi menyikapi senakin merosotnya kwalitas berdemokrasi menjelang pemilu 2024.

“Para aktifis mahasiswa Unissula beserta sejumlah aktifis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang akan melakukan aksi di halaman Gubernuran pada hari senin, 12 Ferbruari 2024”, ujarnya (11/2/2024).

Tiga poin tuntutan yang akan disampaikan yakni
pemakzulan presiden Jokowi.

Kembalikan marwah tertinggi lembaga negara dengan berpegang pada asas demokrasi serta menghentikan praktik KKN”, ungkapnya.

Terdapat empat subjek tuntutan yakni presiden dan jajarannya, penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, dan mahasiswa.

Mempertanyakan/mengembalikan netralitas dan integritas penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu) dan Aparatur Sipil Negara.

Pemberian label kepada Jokowi. Menuntut pencabutan berbagai kebijakan bermasalah.

Bebaskan dan hentikan kriminalisasi terhadap aktivitas.

Kembalikan kedaulatan kepada rakyat.

Himbauan masyarakat dan mahasiswa untuk menolak praktik politik uang.

Kembalikan hak atas lingkungan hidup.

Selain para aktifis Unissula, aktifis yang akan turut serta adalah Undip, Unnes, HMI Unwahas. UIN Walisongo, HMI Cabdradimuka, Unimus, USM, PMII Semarang, FNKSDA, Untag, Upgris, FH Upgris, Fisip Unnes, FIPP Unnes, FEB Unnes, FMIPA Unnes, dan Amnesthy Undip.

Masih menurut Fery jelang pemungutan suara Pemilu 2024 sejumlah rektor dari berbagai kampus di Kota Semarang diminta membuat video apresiasi pemerintahan Jokowi. Hal itu merupakan hal yang kontradiktif ditengah semakin merosotnya praktik berdemokrasi jelang bergulirnya Pemilu 2024.

Categories
Uncategorized

Giliran Rektor Unissula Tolak Permintaan untuk Tidak Mengkritik Jokowi

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Kota Semarang, Prof Dr Gunarto SH MH, mengungkapkan didatangi orang yang mengaku ‘utusan’ Istana pada Rabu, 7 Februari 2024. Tamunya tersebut meminta Gunarto jangan mengkritik pemerintahan Joko Widodo.

Dia ditugasi Istana. Unissula yang belum mengeluarkan pernyataan supaya jangan menjelek-jelekkan ‘Pak Lurah’,” ungkap dia kepada Tempo pada Rabu, 7 Februari 2024. ” ‘Pak Lurah’ itu banyak prestasinya. Pak Lurah itu presiden jangan dijelek-jelekkan.”

Gunarto lantas menolak permintaan tersebut. Dia mengaku sebenarnya sudah menyusun teks pernyataan sikap menanggapi perkembangan demokrasi terkini. Namun, belum sempat disuarakan lantaran kesibukannya.

Menurutnya, dia berencana akan menyampaikan seruan tersebut. “Saya minta maaf, kami kan kampus perjuangan. Kami senantiasa melakukan gerakan moral bersama perguruan tinggi yang lain,” katanya kepada tamunya tersebut.

Kemudian, aspirasi mahasiswa Unissula, kata dia, juga sejalan dengan seruan yang akan mereka sampaikan. “Berjuang menghapus nepotisme dalam pemilihan presiden 2024.”

Gunarto mengatakan orang yang mengaku ‘utusan’ Istana tersebut merupakan mantan rektor perguruan tinggi di Solo. Dia menyambangi kantor Gunarto dan sempat berbincang selama kurang lebih satu jam.

Unissula, menurut Rektor, hari ini, Kamis (8/2/24) akan menghimpun kekuatan untuk menggelar seruan atau petisi sebagai kritik terhadap kemunduran demokrasi yang memburuk belakangan ini. “Unissula akan menyampaikan petisi bau busuk nepotisme di Pemilu 2024,” ujar Gunarto.

Sebelumnya, Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Ferdinandus Hindarto, bercerita diminta orang yang mengaku anggota kepolisian membuat rekaman video pernyataan tentang pemilihan umum dan kinerja pemerintahan Joko Widodo. Beberapa hari terakhir muncul video serupa dari sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Dia mengaku dihubungi anggota polisi tersebut pada Jumat siang, 2 Februari 2024. “Saya dapat pesan Whatsapp dari seseorang yang mengaku dari Polrestabes Semarang instruksi dari Polda,” kata Ferdinandus, Senin, 5 Februari 2024.

Melalui aplikasi perpesanan tersebut, dia diminta membuat video testimoni tentang pemilihan umum dan pemerintahan Joko Widodo. “Meminta supaya membuat rekaman video yang poin-poinnya disampaikan,” ujar dia.

Ferdinandus tak menanggapi permintaan tersebut. Polisi itu lantasmencoba meneleponnya. Namun, dia tidak menjawab. Dia juga dikirimi sejumlah contoh rekaman video dari beberapa pimpinan perguruan tinggi lain yang telah membuat.

Categories
Uncategorized

Profesor Ini Ungkap Empat Kunci Tanggulangi Terorisme

Unissula mengadakan prosesi pengukuhan guru besar kehormatan kepada Brigjen Pol (Purn) Dr Hoiruddin Hasibuan SH MHum di kampus Unissula (7/2/2024). Rektor Prof Dr Gunarto SH MH dalam sambutannya menyatakan untuk dapat memberikan gelar profesor sebuah universitas setidaknya harus memenuhi dua hal yakni perguruan tinggi yang akreditasi institusinya unggul atau A dan memiliki program doktor yang juga terakreditasi unggul atau A. Unissula telah memenuhi dua kriteria utama tersebut.

Lebih lanjut ia memuji sosok Hoiruddin sebagai sosok yang dedikatif. “Prof Hoiruddin merupakan sosok yang luar biasa. Ia juga memiliki karya dan dedikasi yang juga luar biasa. Ia juga telah menulis di jurnal internasional bereputasi”, ungkap Prof Gunarto.

Sementara itu Prof Hoiruddin Hasibuan menyampaikan orasi ilmiah berjudul empat dimensi kunci (catur gatra) penanganan hukum.  Menurutnya terorisme telah menjadi perhatian utama bagi pemerintahan, lembaga keamanan, dan masyarakat internasional. “Fenomena ini tidak lagi terbatas pada satu negara atau wilayah tertentu, melainkan telah berkembang menjadi ancaman global yang melibatkan banyak negara dan komunitas”, ungkapnya.

Ancaman terorisme tidak hanya bersifat fisik tetapi juga mencakup dimensi ideologis, ekonomi, dan sosial. Keberlanjutan dan kompleksitas tantangan ini menuntut perhatian serius dan tanggapan yang terkoordinasi dari seluruh dunia. Tantangan mengatasi terorisme tidak hanya bersifat keamanan, tetapi juga mencakup dimensi hukum yang penting.

Empat dimensi kunci yang harus terlibat dalam menanggulangi terorisme secara holistik dan komprehensif, yaitu peran pemerintah, penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat.

Pertama, Pemerintah memiliki peran sentral dalam merumuskan, mengimplementasikan, dan mengkoordinasikan kebijakan serta strategi pencegahan terorisme. Pemerintah harus memiliki kerangka kerja hukum yang kuat dan efektif untuk menegakkan penanganan terorisme.

Regulasi, seperti Undang-Undang Terorisme, memberikan landasan hukum yang diperlukan bagi penegak hukum untuk mengidentifikasi, menangkap, dan mengadili individu atau kelompok terlibat dalam kegiatan terorisme. Selain itu, pemerintah juga perlu aktif dalam kerjasama internasional untuk bertukar informasi dan menangani ancaman terorisme secara bersama-sama dengan negara lain.

Kedua, Penegak hukum memainkan peran utama dalam menegakan kebijakan dan regulasi yang dirancang untuk mencegah, mengidentifikasi, dan mengatasi ancaman terorisme. Penegak hukum memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan tugas-tugasnya dengan integritas, keberanian, dan profesionalisme.

Peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi penegak hukum harus dilakukan agar dapat menghadapi ancaman terorisme yang semakin kompleks. Kerjasama lintas sektoral dan internasional guna meningkatkan efektivitas penanganan terorisme. Penegak hukum harus memiliki keterampilan investigatif yang tinggi, akses terhadap intelijen yang handal, dan kemampuan untuk bekerja sama dengan lembaga lain serta masyarakat. Penegak hukum menjadi garda terdepan dalam upaya melawan terorisme, dan keberhasilan mereka sangat menentukan bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketiga, partisipasi aktif dan dukungan tokoh agama dalam menyuarakan penolakan terhadap aksi terorisme serta merumuskan kembali ajaran agama yang berpotensi disalahgunakan untuk kegiatan terorisme. Tokoh agama memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan dalam mencegah paham radikalisme.

Dukungan dan ketegasan tokoh agama terhadap nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama dapat membentuk narasi yang kontraproduktif terhadap ideologi terorisme. Oleh karena itu, peningkatan peran tokoh agama dalam mendidik umatnya, menyampaikan pesan perdamaian, dan memberikan pemahaman yang benar terkait ajaran agama menjadi hal yang sangat penting.

Keempat, kewaspadaan, partisipasi aktif, dan peran pencegahan masyarakat dapat menjadi elemen kunci dalam meredam aksi terorisme. Masyarakat memiliki kemampuan untuk mendeteksi potensi terorisme, menginformasikan pihak berwenang, dan memainkan peran kunci dalam pencegahan serta deradikalisasi.

Keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam membangun suatu lingkungan yang tangguh terhadap ancaman terorisme. Pendidikan, sosialisasi nilai-nilai keberagaman, dan upaya memperkuat keterlibatan komunitas dapat menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan kesadaran kolektif dan meningkatkan daya tahan masyarakat terhadap paham radikalisme.

Peran pemerintah sebagai fasilitator, penyedia pendidikan, dan koordinator kebijakan menjadi penting. Masyarakat, dalam kemitraannya dengan pemerintah, dapat menjadi ujung tombak dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Dengan membangun kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur keamanan, dapat diciptakan suatu sistem pertahanan yang holistik dan berkesinambungan terhadap ancaman terorisme.

Categories
Uncategorized

Proses Pendidikan Itu Harusnya Menyenangkan

Generasi Z memang spesial. Ia dilahirkan dalam era yang sangat modern. Era sosial media dan kecerdasan buatan. Tak salah jika mereka memiliki preferensi yang berbeda. Termasuk frerensi dalam hal belajar. Inilah tantangan besar bagi dunia pendidikan. Khususnya bagi para guru dan dosen. Mereka dituntut mampu mengemas proses pembelajaran dalam suasana yang menyenangkan. Realitas tersebut ternyata telah lama dipotret oleh Google.

 Sebuah pengalaman menarik ketika saya mengikuti Workshop Building Interactive News Literacy Simulations for Future Content Creator pada 1 Desember tahun 2023 lalu. Penyelenggara acara ini adalah Google News Initiative bekerjasama dengan Asian Network of News and Information Educators (ANIE).

 Workshop ini ditawarkan sebagai pre-summit kegiatan tahunan Media Summit dari Google News Initiative untuk tingkat Asia Pasifik dan menjadi ruang kolaborasi multi pihak untuk berbagi praktik terbaik tentang jurnalisme, pemeriksaan fakta, literasi media dan peneliti. 

Metode workshop yang diberikan oleh fasilitator dari ANIE dikemas dengan interaktif dan bertujuan agar peserta workshop mampu  membuat simulasi pembelajaran berbasis skenario yang bisa diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

 Tujuan dari workshop ini adalah agar peserta bisa mengembangkan cara-cara yang menyenangkan untuk mendidik generasi Z agar bisa menjadi pembuat konten dan konsumen berita yang bertanggung jawab. Dalam workshop ini dipandu step by step proses pembuatan materi pembelajaran dengan tools yang bermanfaat termasuk penggunaan template slide dan Artificial Intellegent.

 Hal ini didasari karena riset media menunjukkan bahwa generasi muda umumnya mendapatkan berita dari platform berbasis video. Survei juga menunjukkan bahwa sekarang ini anak-anak lebih banyak bercita-cita menjadi content creator dibandingkan menjadi jurnalis. Oleh karena itu sebagai pengajar juga perlu untuk mempelajari cara-cara membuat simulasi pembelajaran yang interaktif.

 Fasilitator dalam pelatihan ini yaitu Masato Kajimoto, profesor jurnalisme di Universitas Hong Kong, dan Yvonne Chua, profesor jurnalisme di Universitas Filipina – Diliman juga mencontohkan beberapa media online yang  sekarang ini mengembangkan proses pembuatan berita yang lebih interaktif dengan melibatkan partisipasi dari follower dan komentar yang diberikan. BBC iReporter  misalnya, membuat permainan interaktif canggih yang menyimulasikan beberapa situasi yang dihadapi oleh reporter berita.

 Game simulasi BBC ini bertujuan untuk mengajarkan konsep jurnalistik seperti keseimbangan, keadilan, akurasi, kecepatan saat meliput berita terkini, dan dampak dari pembuatan berita. Contoh lain yang ditampilkan Masato adalah simulasi redaksi yang dibuat oleh ARUS Academy di Malaysia dan juga dalam pembelajaran yang dilakukan di kampusnya.

 Ide utamanya adalah untuk mengembangkan cerita di mana siswa dihadapkan pada pilihan untuk mempertimbangkan nilai, mengantisipasi konsekuensi, dan membuat keputusan sulit sehingga mereka dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang disimulasikan. Dalam pelatihan ini, peserta yang berasal dari berbagai negara di Asia Pasific dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan beberapa hal yang ditugaskan yaitu merancang topik dan konsep-konsep apa saja yang akan disertakan dalam simulasi yang dibuat dan membuat story board untuk menggambarkan semua story line yang akan disajikan.

 Peserta dalam kelompok juga diminta untuk membuat decision tree, dengan melakukan mapping untuk semua keputusan yang akan diambil oleh siswa dalam pembelajaran supaya mencapai tujuan pembelajaran. Tugas terakhir adalah membuat video kelompok dari storyboard yang sudah dibuat. Semua kelompok diminta untuk presentasi pada saat summit dan diumumkan juga yang menjadi pemenang dari workshop ini.

 Saya bersyukur bisa mengikuti acara workshop yang difasilitasi dan dilakukan di kantor Google Singapura ini. Baru kali ini mengikuti workshop yang sangat interaktif dan langsung praktik sehingga waktu berjalan terasa cepat dan betul-betul memahami apa yang menjadi tujuan dari workshop yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sebagai akademisi maupun sebagai jurnalis.

 Kesempatan mengikuti workshop ini tentunya bisa menjadi peluang untuk memperluas jaringan. Selain itu dapat lebih meningkatkan kompetensi saya sebagai dosen dalam pembelajaran di konsentrasi baru Content and Media Creative pada program studi Ilmu Komunikasi di Unissula.

 *Made Dwi Adnjani adalah dosen Prodi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang