Categories
Headline Kampus Nasional News

Sinergi Pendidikan Islam, Unissula dan Yanbu’ul Qur’an Berkolaborasi

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menjalin kerja sama strategis dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan pesantren berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan silaturahmi dan penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH, Kepala UPT Pemasaran dan Humas Dr Setiawan Widiyoko SH MKn, serta Kepala Lembaga Kajian dan Penerapan Nilai Islam (LKPI) Unissula Moh. Farhan SPdi SHum MPdI.

Dari pihak pesantren, hadir langsung Pengasuh Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus, Dr KH Ahmad Faiz Lc MA beserta jajaran pengurus pesantren dan pengelola unit pendidikan di bawah naungan yayasan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada promosi pendidikan tinggi, tetapi juga pada penguatan implementasi Tri Dharma, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Sinergi dengan pesantren merupakan langkah strategis untuk melahirkan generasi Qur’ani yang Birrul Walidain, unggul secara intelektual dan berkarakter kuat,” ujarnya.

Kepala UPT Pemasaran dan Humas Dr Setiawan Widiyoko SH M.Kn yang juga pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah menambahkan, kerja sama ini membuka peluang akses informasi studi lanjut bagi para santri, termasuk program beasiswa, jalur prestasi, serta pembinaan minat dan bakat akademik.

Sementara itu, Kepala LKPI Unissula Moh. Farhan SPdi SHum MPdI yang juga pengurus RMI PWNU Jawa Tengah menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pengembangan keilmuan. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan kajian keislaman, penelitian bersama, serta program pembinaan karakter berbasis nilai Al-Qur’an.

Dr KH Ahmad Faiz Lc MA menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar kerja sama ini menjadi jembatan bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa meninggalkan identitas kepesantrenan. “Kami berharap kolaborasi ini mampu memperluas wawasan dan kesempatan santri Pondok Pesantren Yanbu,ul Quran Kudus dan Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran di seluruh Wilayah Indonesia dalam mengembangkan potensi diri di ranah akademik,” tuturnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi program akses dan beasiswa pendidikan tinggi bagi lulusan pesantren, kuliah umum, pembinaan akademik dan pendampingan studi lanjut, penelitian kolaboratif berbasis isu sosial-keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Serta Pengabdian masyarakat terpadu yang melibatkan dosen dan santri.

Melalui kemitraan ini, Unissula dan Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus meneguhkan komitmen bersama untuk mencetak generasi Birrul Walidain, berakhlak mulia, unggul dalam ilmu pengetahuan, serta mampu berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa

Categories
Headline Kampus Nasional News

Demokratis dan Aspiratif, Senat Mahasiswa Unissula Pilih Nahkoda Baru

Senat Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (Sema KM) Unissula menggelar musyawarah besar dalam rangka regenerasi kepemimpinan. Mubes berlangsung 26-27 Februari 2026 di Ruang Rapat Biro Rerktor Lt.3. Mubes secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor 3 Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH, Kamis (26/2/2026). “Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Sema KM yang telah menyelenggarakan mubes di akhir masa jabatannya,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyebut melalui Mubes bisa membangun dan menyiapkan kader terbaik melanjutkan kepemimpinan. “Ini bisa untuk membangun dan menyiapkan kader terbaik untuk melanjutkan estafet kepemimpinan baik Presiden BEM maupun Sema KM,” jelasnya.

Lebih lanjut Dr Achmad Arifulloh mengingatkan bahwa BEM dan Sema tidak sekedar berkompetisi supaya jadi pemimpin. “Tapi sejatinya pemimpin itu amanahnya besar. Bagaimana membawa jamaahnya agar sesuai dengan tujuan amanah yang diemban. Terlebih saat ini Unissula tidak hanya berkompetisi menjadi Unggul, namun juga berprestasi secara internasional,” jelasnya.

Sehingga menurutnya Mubes pemilihan Presiden BEM dan Sema KM dimaknai sebagai proses regenerasi pemilihan pemimpin dengan gagasan dan visi yang membawa kampus Unissula ke arah yang lebih baik dan go internasional.

Selain itu Ketua Sema KM Hanik Atul Wafiroh mengungkap mubes bukan hanya acara formalitas. “Lebih dari itu mubes sebagai tempat mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan kinerja selama satu periode, baik BEM KM maupun Sema KM,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unissula Ady Fajar Putranto SE.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Perluas Wawasan Global, Mahasiswa Akuntansi Unissula Belajar di Dongseo University Korsel

Astrid Aurora mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula mengikuti program Student Exchange di Dongseo University, Korea Selatan. Program tersebut berlangsung pada 26 Februari hingga 23 Juni 2026.

Melalui program ini, Astrid akan mengikuti perkuliahan, aktivitas akademik lintas budaya, serta berbagai program pengembangan kompetensi global bersama mahasiswa internasional dari berbagai negara.

Dekan FEB Unissula Prof Dr H Heru Sulistyo SE MSi menyampaikan apresiasinya. Ia juga berharap partisipasi mahasiswa dalam program internasional seperti student exchange dapat terus meningkat. “Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB Unissula memiliki kapasitas untuk berkompetisi di level global. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti program mobilitas internasional,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Lebih lanjut keikutsertaan Astrid Aurora dalam Student Exchange Program menjadi wujud nyata komitmen FEB Unissula dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas jejaring global, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. “Pengalaman belajar di luar negeri diharapkan mampu memperkaya wawasan akademik, memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya, serta membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan berdaya saing global,” jelasnya.

FEB Unissula juga terus berkomitmen membuka akses dan peluang internasional bagi mahasiswa melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri.

Selain itu partisipasi Astrid Aurora di Dongseo University diharapkan menjadi duta akademik FEB Unissula sekaligus memperkuat reputasi institusi di kancah global.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Pengabdian Masyarakat PDIH Unissula di Pemkot Pekalongan, Dorong Kepastian Hukum PPJB sebagai Objek BPHTB

Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Unissula menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan, Sabtu (21/2/2026). Mengangkat tema “Pembaharuan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli sebagai Objek Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): Studi Perbandingan di Berbagai Negara”, kegiatan ini menghadirkan unsur legislatif, eksekutif, akademisi, notaris, serta mahasiswa internasional.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Muhammad Saleh, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, serta Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Jawade Hafidz dan Prof. Anis yang memberikan sambutan.Perspektif Praktik KenotariatanDari unsur notaris, Ade Irfan, SH., M.Kn menyoroti problematika yang kerap muncul dalam praktik pembuatan PPJB.

“Dalam praktik, kami sering menghadapi perbedaan tafsir mengenai kapan sebenarnya BPHTB itu terutang. Ketidakjelasan ini bukan hanya berdampak pada administrasi pajak, tetapi juga berpotensi menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembaruan regulasi harus memberikan kepastian, baik bagi notaris sebagai pejabat umum maupun bagi para pihak yang bertransaksi. “Regulasi harus memberikan garis batas yang tegas. Notaris membutuhkan kepastian norma agar dapat menjalankan fungsi secara profesional dan akuntabel,” tambahnya.

Kajian Akademik dan Perbandingan Internasional

Sementara itu, dari unsur akademisi, Dr. Muhammad Dias Saktiawan, SH., M.Kn menekankan bahwa pembaruan hukum PPJB tidak dapat dilepaskan dari pendekatan komparatif.

“Negara-negara lain telah mengatur secara jelas posisi perjanjian pendahuluan dalam sistem perpajakan properti. Indonesia perlu belajar dari praktik tersebut agar tidak terjadi kekosongan atau multitafsir norma,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa reformasi hukum harus berpijak pada tiga pilar utama.“Kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan harus berjalan beriringan. Jika salah satu diabaikan, maka regulasi akan timpang dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.”

Perspektif Mahasiswa Internasional

Mahasiswa internasional PDIH asal Jordania, Joman Rabah Mahfouth Alkhati, turut memberikan pandangan komparatif berdasarkan praktik hukum di negaranya.

“Di beberapa negara, termasuk di kawasan Timur Tengah, pengawasan terhadap transaksi awal sudah diintegrasikan dengan sistem fiskal untuk mencegah penghindaran pajak. Pendekatan ini dapat menjadi referensi bagi Indonesia,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa internasional dari Algeria, Palestina, Maroko, Uganda, Malaysia, dan Pakistan yang turut memperkaya diskusi lintas sistem hukum.

Dorongan Reformasi RegulasiDiskusi yang berlangsung interaktif menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain perlunya penegasan norma mengenai kedudukan PPJB dalam hukum positif Indonesia serta sinkronisasi aturan BPHTB dengan prinsip-prinsip hukum perdata nasional.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi kontribusi nyata akademisi dalam mendorong pembaruan hukum pertanahan dan perpajakan daerah yang lebih adaptif terhadap dinamika global.

Categories
Headline Kampus

Unissula Semakin Maju, Punya 105 Guru Besar dan 50 Prodi

Masjid Abu Bakar As Segaf kampus Unissula mengadakan tarawih bersama rektor pada Jumat malam Sabtu (20/2/2026). Bertindak sebagai imam tarawih Dr Syamsudin Salim SAg MAg.

Rektor, Prof Dr Gunarto SH MH dalam tausyiahnya menyampaikan pentingnya rasa syukur atas berbagai nikmat iman, nikmat kesehatan serta nikmat bertumbuhnya kampus Unissula. “Alhamdulillah Unissula mendapat banyak nikmat dan rahmat dari Allah. Saat ini kampus berkembang pesat. Tahun 2022 jumlah guru besar baru 13 namun saat ini meningkat menjadi 105 guru besar. Prodinya semakin bertambah dari 32 prodi sekarang menjadi 50 prodi. Kampusnya juga dari belum terakreditasi unggul menjadi terakreditasi unggul. Unissula juga semakin maju dalam perankingan kampus dunia. Menurut AppliedHE yyang berbasis di Singapura, Unissula merupakan kampus terbaik di Jawa Tengah, PTS ranking 4 nasional dan universitas peringkat 95 Asia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Prof Gunarto juga mengingatkan pentingnya birrul walidain dan takrimul aulad. “Maka marilah dibulan yang mulia ini kita jadikan sebagai momentum untuk berbakti kepada kedua orang tua. Ada banyak pintu syurga salah satu pintu syurga yang utama adalah melalui jalan berbakti kepada kedua orang tua,” pungkasnya.

Tarawih bersama diikuti civitas akademika Unissula baik pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, dan para mahasiswa serta santri mahasiswa.

Categories
Budaya Headline Kampus Nasional Semarang

Dosen Psikologi Unissula Bahasa Self Esteem Perempuan di dialog Publik TVRI Jawa Tengah

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Agustin Handayani, SPsi MA menjadi narasumber dalam dialog publik di TVRI Jawa Tengah pada (18/2/2026). Dalam acara tersebut, ia hadir bersama Dona Trisukma dengan host Irin Riany, membahas tema dampak media sosial terhadap self esteem (harga diri) perempuan.

Dalam pemaparannya, Agustin Handayani menjelaskan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap self-esteem perempuan. Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa perbandingan sosial di Instagram berkontribusi sebesar 13,6% terhadap pembentukan self-esteem. Dari penelitian tersebut, 77% responden merupakan perempuan berusia 18–35 tahun.

Data ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap dampak media sosial. Validasi berupa jumlah “like” dan komentar kerap dijadikan tolok ukur nilai diri. Semakin sering seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain di media sosial, semakin besar potensi penurunan self-esteem. Perbandingan sosial tersebut dapat membuat perempuan merasa kurang percaya diri, meragukan nilai dirinya, bahkan mengalami tekanan psikologis.

Media sosial bukan hanya ruang interaksi, tetapi juga ruang pembentukan persepsi diri. Konten-konten yang menampilkan standar kecantikan, pencapaian, dan gaya hidup ideal sering kali seolah menjadi ukuran kebahagiaan. Tanpa disadari, khususnya bagi perempuan, terdapat batasan-batasan sosial yang tidak terlihat namun memengaruhi cara pandang terhadap diri sendiri.

Menurut Agustin Handayani, sejak kecil banyak perempuan telah terpapar perspektif bahwa kecantikan adalah hal utama. Doktrin sosial ini perlahan melekat dan membentuk keyakinan bahwa kecantikan identik dengan pencapaian. Padahal, prestasi dan keberhasilan tidak selalu berkaitan dengan aspek fisik.

Standar atau mitos kecantikan seperti harus langsing, putih, dan selalu tampil sempurna mendorong sebagian perempuan untuk mengejar standar tersebut, bahkan hingga melakukan tindakan ekstrem seperti operasi kosmetik. Ketika standar itu tidak tercapai, muncul perasaan tidak percaya diri dan merasa tidak berharga.

Padahal pada hakikatnya setiap manusia telah diciptakan dengan keunikan dan kelebihan masing-masing. Oleh karena itu, kesadaran diri serta penggunaan media sosial secara bijak menjadi kunci penting dalam menjaga self-esteem dan kesehatan mental perempuan di era digital.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Akademisi Senior Prof. Bahtiyar Efendi Masuk Jajaran Dewan Pakar IKAMA

Struktur Kepengurusan DPP IKAMA [Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Madoera] periode 2025-2030 resmi diumumkan.H. Muhammad Rawi kembali dipercaya menduduki posisi Ketua Umum. Hal ini berarti, untuk kali ketiga, pria yang akrab disapa Abah ini menakhodai organisasi IKAMA.

Di posisi Sekretaris Jenderal, didapuk H. Hanafi. Sedangkan tugas Bendahara Umum diemban H. Ach. Arif Efendi.

Guna memperkuat reorganisasi, IKAMA juga mengangkat Profesor Bahtiyar Efendi sebagai Dewan Pakar.

Abah H. Muhammad Rawi mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh anggota IKAMI kepada dirinya untuk kembali memimpin organisasi.”Dengan dibentuknya kepengurusan yang baru, kami ingin menegaskan soliditas internal organisasi, sekaligus menjadi momentum konsolidasi menuju peran yang lebih strategis. Tentunya tidak hanya bagi warga Madura, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap dinamika sosial dan pembangunan nasional,” ungkapnya, Senin (16/2/2026).

Dirinya mengajak seluruh anggota untuk bahu-membahu membesarkan organisasi, untuk bisa berkiprah dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.”Tentunya, pengurus tidak bisa bergerak sendiri. Butuh dukungan, masukan, dan kritik membangun dari seluruh anggota, agar kiprah organisasi bisa dirasakan,” tuturnya.

Profesor Bahtiyar Efendi selaku Dewan Pakar IKAMA menyambut baik reorganisasi yang dilakukan Ikatan Keluarga Madura. Menurutnya, hal ini dapat memotivasi anggota untuk bisa berbuat maksimal bagi organisasi. “Selain itu, tentunya diharapkan melalui reorganisasi ini semakin menjadi magnet bagi keluarga besar Madura di manapun berada untuk ikut bergabung, sehingga makin menguatkan pondasi organisasi dan silaturahmi,” tutur Prof. Bahtiyar.

Dikatakannya, warga Madura tersebar di seluruh penjuru nusantara. Dengan bergabung di IKAMA diharapkan warga Madura di perantauan tidak melupakan tanah kelahiran dan bisa ikut membangun kampung halaman. “IKAMA aktif dalam bidang pembangunan dan sosial. Mudah-mudahan warga Madura bisa terus berkiprah ikut memajukan kampung halaman dan wilayah tempatnya berdomisili sekarang,” tuturnya.

Sekjen, H. Hanafi menambahkan kepengurusan baru akan memprioritaskan empat sektor utama, yakni pendidikan, penguatan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta pendampingan hukum.”Fokus tersebut dirancang sebagai layanan konkret organisasi bagi anggota maupun masyarakat luas, dengan pendekatan inklusif tanpa membedakan latar belakang etnis,” katanya.

Pada sektor pendidikan, katanya lagi, IKAMA menargetkan pengembangan lembaga pendidikan formal dan nonformal, baik di dalam maupun luar negeri.”Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan,” tuturnya.

Di bidang ekonomi, penguatan peran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi strategi utama dalam membangun jaringan ekonomi berbasis komunitas.”Model kolaborasi antarwilayah diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi anggota sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara pada sektor sosial, kepedulian organisasi telah diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berskala nasional.”DPP IKAMA tercatat menyalurkan bantuan senilai Rp750 juta bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta Rp300 juta untuk korban bencana di Kabupaten Cianjur,” paparnya.

“Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong DPW IKAMA di seluruh Indonesia, termasuk kontribusi signifikan dari DPW IKAMA Arab Saudi senilai Rp80 juta,” imbuhnya.

Pada aspek hukum, IKAMA menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendampingan hukum gratis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH), baik dalam proses litigasi maupun nonlitigasi.”Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan,” katanya.

“Periode 2025–2030 harus menjadi fase penguatan peran organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat posisi IKAMA sebagai organisasi sosial yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Dwi dan Nabil Dilantik Jadi Presiden BEM dan Sema Fikom Unissula

Dwi Kurniawati dilantik sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom). Pelantikan dipimpin oleh Dekan, Trimanah SSos MSi dilangsungkan di Aula Fikom, pada Senin (16/2/2026). Selain melantik Presiden BEM beserta pengurusnya dekan juga melantik Ketua Senat Mahasiswa (Sema) Fikom, Muhamad Nabil Azka beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Trimanah meminta pengurus BEM dan Sema membuat program kerja yang kreatif. BEM dan Sema juga diminta tak terpaku pada program kerja pengurus lama. Selain itu ia meminta mereka aktif membantu promosi Fikom Unissula.

“Saya secara khusus meminta semua pengurus BEM dan Sema ikut terlibat aktif dalam promosi Fikom. Kepedulian kalian sangat penting. Kita perlu sama sama membesarkan Fikom salah satunya dengan mempromosikan dan merekrut calon mahasiswa baru,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Fikom sedang dibangunkan laboratorium lengkap untuk mendukung optimalisasi proses belajar mengajar mahasiswa. Fasilitas tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kompetensi mahasiswa baik dalam bidang braodcasting, jurnalistik, marketing communication dan lainnya.

Pelantikan tersebut dihadiri Sekertaris Fakultas, Fikri Shofin Mubarok SE MIKom dan Kaprodi Ilmu Komunikasi Urip Mulyadi SIKom MIKom.

Hadir pula para dosen yaitu Dr Made Dwi Adnjani SSos MSi, Dania Ayu Martina SIKom MIKom dan Nurkholis SE MIKom. Pelantikan juga dihadiri para pengurus lama baik dari BEM maupun.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Kolaborasi untuk Kemajuan Umat, Unissula Jalin MoU dengan Yayasan Asem Bungkuk Pati

Unissula Semarang bekerjasama dengan Yayasan Asem Bungkuk Pati. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan edukatif SMA QT Yanbuul Quran 1 Pati beberapa waktu lalu. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU antara Wakil Rektor III Unissula Dr Achmad Arifulloh SH MH dengan Pembina Utama Yayasan Asem Bungkuk Pati H Ibrahim Wagiman, Senin (16/2/2026).

Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH sangat menyambut baik kerjasama ini. Hal itu karena Unissula memiliki infrastruktur dan ekosistem yang sangat mendukung sebagai tempat perkuliahan dan representatif bagi penghafal Quran.

Selain itu Unissula juga telah terakreditasi Unggul. “Alhamdulillah Unissula saat ini sudah terakreditasi unggul dan terakreditasi internasional. Unissula merupakan PTS ranking 1 di Jawa Tengah, ranking 4 nasional, dan ranking 95 di Asia,” jelasnya.

Selanjutnya Pembina utama Yayasan Asem Bungkuk H Ibrahim Wagiman mengungkap Unissula memiliki karakter pendidikan yang sama dengan Yayasan Asem Bungkuk. Sehingga ditakutkan jika para santri tidak melanjutkan pendidikan di lembaga Islam, karakter yang telah terbentuk akan berubah.

Diantara kerjasama yang disepakati, santri dari SMA QT Yanbuul Quran 1 dan 2 Pati akan mendapatkan fasilitas pesantren mahasiswa di Unissula guna menyelesaikan hafalan Al Qur’an hingga 30 juz. “Bagi yang belum menyelesaikan hafalan bisa dilanjutkan sembari melanjutkan kuliah. Unissula juga akan mendatangkan pembimbing/ustadz dari Yanbuul Quran untuk memantau hafalan para santri, sehingga hafalan tetap bisa diselesaikan,” ungkap Kepala UPT Pemasaran dan Humas Unissula Dr Setiawan Widiyoko ST SH MSi MKn.

Kepala LKPI Unissula yang juga PW RMI PWNU Jawa Tengah Moh Farhan SPdI SHum MPdI menambahkan, “Unissula menyediakan asrama mahasiswa yang representatif untuk mendukung proses pembelajaran Al Qur’an dalam membentuk Generasi Khaira Ummah yang birrul walidain,” ungkapnya.

Turut hadir Wakil Dekan 2 Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Dr Wahyu Endang Setyowati SKM MKep, Kepala Promosi Unissula Kukuh Subardi MPd, serta Sekretaris LKPI Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Perkuat Organisasi Kemahasiswaan, Unissula Lantik 15 UKM Sekaligus

Pengurus 15 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Islam Mahasiswa (UKIM) Unissula mengikuti prosesi pelantikan. Pembacaan ikrar dipimpin Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH di Aula GKB Lt. 10 Jalan Kaligawe, Jumat (13/2/2026).

“Harapan kami kepada kalian yang sudah diberi amanah guna keberlanjutan regenerasi organisasi di Unissula. Maka perlu dimaknai kalian harus betul-betul mengemban amanah dengan sebaik-baiknya karena tadi sudah disumpah. Tidak hanya bertanggungjawab di dalam organisasi, namun juga kepada LPKA, Unissula, YBWSA, bangsa Indonesia bahkan masyarakat luas,” ungkapnya.

Disamping itu pihaknya juga mengingatkan mahasiswa harus semakin semangat dalam berorganisasi. Hal ini karena mahasiswa mendapatkan fasilitas Gedung UKM yang istimewa dan megah. “Dan pimpinan-pimpinan yang ada saat ini lahir dari aktivis. Tentunya kami sangat peduli bahwa organisasi Unissula harus mempunyai marwah. Sehingga saya ingatkan sebagai anggota organisasi harus aktif menghidupkan organisasi dan harus berlomba-lomba saling berprestasi antar organisasi,” pesannya.

Selain itu Dr Achmad Arifulloh menekankan sebagai pengurus organisasi harus mengingat budaya akademik yang berlaku, yaitu Budaya akademik Islami (BuDAI). “Kalian harus menjaga adab dan akhlak di UKM. Bagaimana menjaga diri di dalam berorganisasi, sehingga harus betul-betul menjaga marwah sesuai yang telah diembankan yayasan kepada kalian,” jelasnya.

Selanjutnya Ketua Senat Mahasiswa Halimatus Sya’diyah mengungkap pelantikan pengurus UKM/UKIM yang pertama kali diselenggarakan. “Acara pelantikan UKM/UKIM ini merupakan acara pertama kali yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Unissula. Dengan harapan bisa terus berlanjut hingga periode-periode selanjutnya. Sekaligus untuk menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi antar mahasiswa,” ungkapnya.

Adapun 15 UKM dan UKIM tersebut adalah Unissula Badminton Club (UBC), Futsal dan Sepakbola, Taekwondo, KSR PMI Unit Unissula, Gerakan Usaha Muda (Garuda), Forum Bidikmisi Unissula (Forbisa), dan Unissula English Club (SIC). Ada juga LDK Forum Silaturahmi Annisa (FSA), Lembaga Kajian Mahasiswa Sultan Agung, Jam’iyatul Qurro wal Huffadz (JQH), Kelompok Seni dan Budaya (KSB) SA, Racana Sultan Agung, Resimen Mahasiswa (Menwa), Argajaladri, LDK Unit Pengamalan Islam (UPI SA).