Categories
Uncategorized

Tingkatkan Kualitas Dosen, FH Unissula Selenggarakan Pelatihan Penyampaian Keterangan Ahli

HEADLINEtoday.id Fakultas Hukum (FH) Unissula menyelenggarakan pelatihan penyampaian keterangan ahli dan penyusunan legal drafting. Kegiatan diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan FH Unissula, Senin (28/08/2023).

Wakil Dekan I FH Unissula menyampaikan pelatihan diadakan berdasarkan banyaknya permintaan masyarakat untuk menjadi ahli di tiap kasus. “Disamping itu juga banyak sekali permintaan untuk membuat naskah akademik dan rancangan peraturan yang masuk ke FH Unissula, sehingga kita memerlukan banyak sekali mereka yang ahli dalam legal drafting untuk membantu lembaga pemerintah ketika mereka akan menyusun rancangan peraturan kabupaten/kota, provinsi, maupun peraturan menteri bahkan mungkin Undang-undang,” ungkap Dr Widayati SH MH sekaligus membuka acara pelatihan.

Karena menurutnya sebagai fakultas yang terakreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional (BAN PT) dan internasional ASIC perlu adanya pelatihan untuk mendukung kemampuan dan keahlian dosen. “Sehingga perlu dilakukan pelatihan ini khususnya untuk dosen-dosen muda sehingga dapat lebih berkiprah di masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya sebagai pemateri pertama juga menyampaikan materi tentang penyusunan naskah akademik. “Ranahnya kita ada di penyusunan. Dimana teknisnya adalah menyusun naskah akademik dan rancangan peraturannya,” ungkapnya.

Disamping itu Dr Jawade Hafidz SH MH menyampaikan pengalamannya saat penyampaian keterangan ahli. “Pengalaman ahli itu saya tidak fokus pada keahlian disiplin ilmu. Kadang sebagai ahli dalam perkara pidana, kadang juga perkara keperdataan, bahkan pernah dalam hukum administrasi negara. Tetapi bicara tentang mekanisme penyampaian dokumen, yang pertama memang harus tunduk pada aturan yang berlaku tentang dokumen,” ungkapnya.

Pembicara selanjutnya diantaranya Dr R Sugiarto SH MH. Sedang di sesi dua hadir sebagai pemateri adalah Dr Umar Ma’ruf SH SpN MHum dan Dr Muhammad Taufiq SH MH.

Categories
Uncategorized

FBIK Unissula Kerjasamakan Pengembangan SDM Generasi Muda dengan Gemura

HEADLINEtoday.id Kampus memiliki tanggung jawab untuk memperluas jangkauan pendidikannya dalam meningkatkan SDM generasi muda di Indonesia. Hal itu bisa dimaksimalkan salah satunya dengan memperluas kerjasama pendidikan dengan berbagai pihak. Demikian disampaikan Dekan Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) Unissula Trimanah SSos MSi (28/8/2023).

Kerjasama terbaru yang dilakukan Fakultasnya yakni dengan Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) yang dilaksanakan di Cakung Jakarta (24/8/20223). MoU ditandatangani oleh Dekan FBIK Trimanah SSos MSi dan Ketua umum Gemura Oktasari Sabil SSos MSi PhD (Cand).

Hal yang dikerjasamakan meliputi rekrutmen mahasiswa dan optimalisasi tridharma perguruan tinggi. Perjanjian kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu empat tahun kedepan hingga 24 Agustus 2027.

Trimanah menyampaikan Gemura memiliki LPK Indonesia Raya Academi yang fokus mengembangkan SDM dibidang hospitality dan tourisme. Mereka yang belajar  di LPK Indonesia Raya mendapat berbagai pelatihan dan pemagangan hingga ke luar negeri. Dengan adanya MoU memungkinkan bagi yang sudah selesai mengikuti pendidikan di LPK tersebut selanjutnya bisa mempertajam kemampuan akademiknya dengan bergabung menjadi mahasiswa di Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Unissula. 

Saat ini FBIK Unissula memiliki tiga prodi yakni S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Sastra Inggris dan S1 Ilmu Komunikasi. Ketiga prodi tersebut membuka kelas reguler, kelas sore, juga program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Yang belajar di LPK Indonesia Raya Academi adalah anak anak muda yang datang dari berbagai wilayah Indonesia. Senang rasanya jika kami bisa bermitra dengan mereka untuk bersama sama meningkatkan kwalitas SDM Indonesia”, ungkap Trimanah.

Masih menurut Trimanah para pengurus  Gemura banyak yang memiliki keunggulan SDM di bidang leadership dan politik kebangsaan sehingga bisa menjadi mitra bagi para  mahasiswa FBIK Unissula dalam mengembangkan edukasi di bidang politik.

Sementara itu Oktasari Sabil menyambut baik MoU tersebut. “Kami antusias dengan kerjasama ini dan berharap dapat benar benar direalisasikan secara konkrit dalam berbagai program. Saya dan Bu Trimanah merupakan teman diskusi juga teman debat sejak masih kuliah. Sangat senang sekali kini bisa bertemu lagi untuk berkolaborasi di bidang pendidikan”, pungkasnya.   

Categories
Uncategorized

Ansor Demak Solid Satu Komando

HEADLINEtoday.id Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PP GP Ansor Ulil Arkham melantik Pengurus Cabang GP Ansor Cabang Kabupaten Demak masa khidmat 2023-2027 yang dilaksanakan di depan Masjid Agung Demak pada Sabtu (25/08).

Ulil Arkham berpesan agar anggota GP Ansor kabupaten Demak tetap dalam satu barisan. Pungkasnya.

Sementara Latifah Fahri Ketua GP Ansor Cabang Demak terpilih menambahkan agar kader tetap solid dan satu komando dalam melaksanakan setiap giatnya.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Demak Komandan Masud menambahkan akan melaksanakan progam ketua PC GP Ansor Kab Demak dengan sebaik baiknya dan siap menjadikan PC GP Ansor Kabupaten Demak terbaik diantara Cabang Ansor yang lainnya.

Categories
Uncategorized

Tambah Guru Besar Daya Saing Kedokteran Unissula Semakin Meningkat

HEADLINEtoday.id Dr Ir Titiek Sumarawati MKes berhasil meraih gelar guru besar bidang ilmu Kedokteran. Gelar Profesor dosen Fakultas Kedokteran  Unissula tersebut  terkonfirmasi melalui SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44739/M/07/2023 pertanggal 18 Agustus 2023.

Rektor Unissula Prof Gunarto SH MH menyampaikan ucapan selamat serta harapannya capaian guru besar tersebut bisa dapat semakin memperkuat sumber daya insani di Kedokteran Unissula  yang saat ini sudah terakreditasi unggul. “Kami mengucapkan selamat dan sukses semoga capaian gelar profesor tersebut membawa keberkahan baik bagi Prof Titiek maupun keluarga. Capaian profesor juga sangat penting untuk memperkuat sumber daya insani di Kedokteran Unissula yang telah terakreditasi Unggul dari LAMPTKES. Harapannya akan semakin meningkatkan daya saing Kedokteran Unissula ditengah persaingan yang semakin ketat”, ungkap Prof Gunarto.

Sementara itu Prof Titiek menceritakan perasaanya pasca mendapatkan gelar profesor tersebut. “Saya betul betul bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayahNya sehingga  keinginan  saya sebagai seorang dosen  untuk dapat mencapai gelar tertinggi bisa tercapai”, ungkapnya  Sabtu (26/8/2023).

Menurutnya capaian itu suatu anugerah yang harus selalu saya syukuri.  “Ini semua bukan perjuangan saya seorang diri banyak orang yang terlibat dalam membantu saya seperti teman teman dosen, para analis dan karyawan di lingkungan Kedokteran. Demikian pula  Bapak Dekan beserta pimpinan juga Bapak Rektor beserta pimpinan universitas lainnya.  Sekali lagi matur nuwun sanget atas bantuan dan doa dari semuanya”, lanjutnya.

Ia juga menceritakan sosk penting yang selalu memotivasinya. “Saya hingga saat ini masih menjabat sebagai sekretaris Prodi Magister Biomedik  Unissula.  Pimpinan kami atau Kaprodi Biomedik saat itu masih dijabat oleh  almarhum Prof Dr dr Taufikkurachman SpAnd. Beliaulah yang banyak sekali mendorong, memotivasi dan membantu  agar saya harus  menjadi seorang guru besar. Beliau betul betul orang baik, guru saya, sahabat dan kakak saya, hubungan saya juga baik dengan istrinya yaitu Bu Ninik  Taufikurrachman”, kenangnya.

Lebih lanjut  ia menceitakan “Perjuangan saya untuk mendapatkan gelar profesor ternyata  tidak semudah yang saya bayangkan. Namun alhamdulillah banyak pihak yang membantu. Misalnya saja bagian Sumber Daya Insani Unissula yang selalu menginformasikan hal hal yang kurang dari  berkas guru besar saya”, ucapnya.

Namun demikian ada hal dalam hidup yang sepertinya  hampir mustahil namun bisa menjadi sebuah kenyataan. “Sebetulnya saya hampir hilang harapan karena usia saya sudah 62 tahun.  LLDIKTI telah mengkonfirmasi bahwa  1,5 tahun sebelum pensiun sudah harus mengajukan surat permohonan.  Tapi  LLDIKTI  memberi  motivasi saya agar harus bisa dan semangat  memproses guru besar dan akhirnya saya lanjutkan. Alhamdulllilah akhirnya mendapatkan  hasil yang mengembirakan.  Terimakasih juga untuk semua yang sudah terlibat yang tidak bisa saya sebut satu satu semoga Allah membalas kebaikan saudara semua”, pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Nasehat Imam Ghozali dalam mendidik anak

HEADLINEtoday.id Pentingnya pendidikan anak karena merupakan amanah dari Allah bagi kedua orang tuanya selain tanggung jawab urusan nafkah yang berkaitan dengan fisik anak.

Imam Al-Ghazali memandang jiwa anak-anak seperti kertas kosong tanpa coretan dan garis apapun. Jiwa anak-anak siap ditulis dan akan menerima model tulisan apapun yang tercermin dalam jiwanya. Oleh karena itu, Imam Al-Ghazali menilai urgensi cara orang tua dan lingkungan sekitar yang akan menulis dan membentuk jiwa anak.

اعلم أن الطريق في رياضة الصبيان من أهم الأمور وأوكدها والصبيان أمانة عند والديه وقلبه الطاهر جوهرة نفيسة ساذجة خالية عن كل نقش وصورة وهو قابل لكل ما نقش ومائل إلى كل ما يمال به إليه

Artinya, “Ketahuilah cara mendidik anak termasuk masalah yang paling penting dan paling urgen. Anak merupakan amanah bagi kedua orang tuanya. Hati mereka suci, mutiara berharga, bersih dari segala ‘ukiran’ dan rupa. Hati anak-anak menerima setiap ‘ukiran’ dan cenderung pada ajaran yang diberikan kepada mereka,” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin).

Model pendekatan dalam mendidik anak yaitu dengan menyarankan orang tua untuk membiasakan atau memberikan contoh perbuatan baik dalam keseharian anak. juga orang tua mengajar kebaikan kepada anaknya.

Dua model pendekatan dalam mendidik anak sangat penting. Pertama, pembiasaan kebaikan dalam hidup keseharian akan membekas dalam jiwa anak. Kedua, penanaman nilai-nilai kebaikan juga tidak kalah pentingnya untuk memberikan standar kebaikan dalam jiwa anak.

Imam Al-Ghazali mengatakan, orang tua memikul tanggung pendidikan karakter dan pengasuhan anak. Orang tua akan menuai pahala ketika mendidik anaknya dengan baik. Sebaliknya, orang tua akan memikul dosa yang begitu besar ketika membiarkan begitu saja pertumbuhan anaknya. Oleh karena itu, orang tua tidak boleh lalai dan abai dalam mendidik, mengasuh, dan membimbing anak.

فإن عود الخير وعلمه نشأ عليه وسعد في الدنيا والآخرة وشاركه في ثوابه أبوه وكل معلم له ومؤدب وإن عود الشر وأهمل إهمال البهائم شقي وهلك وكان الوزر في رقبة القيم عليه والوالي له

Artinya, “Jika orang tua membiasakan dan mengajarkan kebaikan, maka anak akan tumbuh dalam kebaikan dan bahagialah orang tuanya di dunia dan akhirat. Ia pun akan mendapat pahala dari amal saleh yang dilakukan anaknya (tanpa mengurangi hak pahala anak). Demikian juga berlaku bagi setiap guru dan pendidik. Jika ia membiasakan keburukan dan membiarkan anaknya seperti membiarkan binatang ternak, maka ia akan celaka dan binasa. Sementara dosanya juga ditanggung pengasuh dan walinya,” (Imam Al-Ghazali).

Dalam Al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6 menyiratkan tanggung jawab besar orang tua dalam mendidik, membimbing, dan mengasuh anak.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Artinya, “Wahai orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” (Surat At-Tahrim ayat 6).

Dari berbagai keterangan ini mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan pendidikan, bimbingan, dan pengasuhan anak, tidak mengabaikan mereka tanpa pendidikan agama dan pendidikan akhlak dalam kesehariannya.

Oleh: Sukijan Athoillah, S.Pd., M.Pd. (Kepala Lembaga Kajian Penerapan Nilai-Nilai Islam Unissula) dalam Kajian Pesantren Mahasiswa Sultan Agung Unissula

Categories
Uncategorized

Unissula – Unikal Perluas Kolaborasi

HEADLINEtoday.id Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dan Universitas Pekalongan (Unikal) sepakat meningkatkan kerjasama tridarma perguruan tinggi. Hal itu ditandai dengan penandatanganan MoU  yang dilakukan oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH dan Rektor Unikal Andi Kushermanto SE MM di kampus Unissula (23/8/2023).

Andi Kushermanto menyatakan bahwa persahabatan antara Unissula dan Unikal sudah berlangsung sejak lama. “Ini untuk yang keempat kalinya saya datang ke Unissula. Kerjasama antara Unikal dan Unissula sudah berlangsung lama. Banyak hal positif di masa lalu yang sudah kita realisasikan. Harapannya kedepan akan semakin banyak manfaat yang didapat dari kerjasama ini”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa kerjasama bukan hanya untuk memenuhi persyaratan akreditasi. Lebih dari itu kerjasama adalah sebuah kebutuhan untuk bersama sama saling menguatkan dan saling membesarkan.

Sementara itu Prof Gunarto menyambut positif kesepakatan perpanjangan kerjasama tersebut. Menurutnya banyak hal yang bisa dikerjasamakan. “Banyak hal yang bisa dikerjasamakan antara lain studi lanjut untuk para dosen terlebih saat ini Unissula sudah memiliki tiga program doktor yakni Doktor Ilmu Hukum, Doktor Ilmu Manajemen, dan Doktor TekniK Sipil. MoU yang sudah ditandatangani harus diimplementasikan secara ril melalui prodi dan fakultas agar memberikan manfaat semaksimal mungkin”, ungkapnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya  improvisasi dalam menjalankan sebuah program kerjasama agar  kolaborasi yang dijalankan bisa  memberi banyak kemanfaatan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Rektor I  Unikal Zahro SE MSi, Wakil Rektor II Dr Achmad Soeharto SH MH, Wakil Rektor III M Fajru Sidqi SPd MHum beserta para pejabat lainnya.

Turut hadir mendampingi rektor yakni Wakil Rektor I Unissula Dr Andre Sugiyono, Wakil Rektor II Dedi Rusdi SE MSi Akt CA, Dekan Fakultas Ekonomi Unissula Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi. Hadir pula Dekan Fakultas Hukum Unissula Dr Bambang Tribawono SH MH, Wakil Dekan I Fakultas Hukum Dr Widayati SH MH dan Kepala UPT Kerjasama Rio Luhung Pribadi.

Categories
Uncategorized

Teliti Budai  Khoirul Anwar Raih Doktor

HEADLINEtoday.id Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) Unissula raih gelar doktor dari program studi Manajemen Kependidikan Unnes. Dr Khoirul Anwar S Ag MPd berhasil mempertahankan disertasinya di depan para promotor Prof Dr Wasino MHum, Prof Dr Samsudi MPd, dan Dr Titi Prihatin MPd. Dengan judul penelitian Model Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Budaya Akdemik Islami (Studi Kasus di Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Khoirul Anwar mengungkap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) diharapkan mampu membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa. “Namun harapan tersebut belum dapat terealisasi sepenuhnya melalui pembelajaran PAI. Masalah tersebut dikarenakan pembelajarannya belum berperan secara optimal. Pembelajaran PAI bagi mahasiswa pada umumnya lebih menekankan penyampaian pengetahuan keislaman daripada pembentukan sikap. Untuk itu diperlukan upaya pembenahan dalam pembelajarannya agar lebih efektif dalam pembentukan sikap,” ungkapnya,  (23/8/2023).

Dalam hal ini salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan program Budaya Akademik Islami (Budai) di Unissula. “Model pembelajaran PAI berbasis BudAI merupakan model pengelolaan pembelajaran PAI yang terintegrasi dengan kegiatan keislaman agar tidak hanya berhenti pada ranah kognitif saja,” jelasnya.

Sehingga menurutnya ada beberapa poin agar metode pembelajaran PAI berbasis BudAI dapat optimal. “Pertama Budai integrated management model akan lebih maksimal hasilnya untuk pembelajaran PAI bila didukung dengan peningkatan integrasi dengan kegiatan keislaman sebagai bentuk kegiatan pembiasaan dan keteladanan,” ungkapnya.

Kedua manajemen pembelajaran PAI di Unissula perlu ditingkatkan integrasinya dengan kegiatan BudAI. Dan ketiga penerapan Budai akan semakin maksimal bila dilakukan pengembangan materi dan peningkatan pengawasan dalam pelaksanaan programnya. “Hendaknya dilakukan peningkatan integrasi antara PAI dan BudAI,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Teliti Kepatuhan Polisi Dosen Psikologi Unissula Raih Gelar Doktor

HEADLINEtoday.id Dosen Psikologi Unissula Dr Laily Rahmah SPsi MSi Psi berhasil meraih gelar doktor bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi dari UGM. Dr Laily Rahmah SPsi MSi Psi berhasil mempertahankan disertasi di depan tim promotor Prof Dr Sofia Retnowati Ms, Dr Bagus Riyono MA, Diana Setiyawati MHSc PhD. Dengan judul disertasi Loyalitas dan solidaritas di atas integritas: dinamika psikologis kepatuhan polisi Indonesia terhadap subkultur blue wall of silence (BWOS).

Dr Laily Rahmah memaparkan penelitiannya dilatarbelakangi oleh terjadinya penyimpangan di institusi kepolisian. “Hal ini menjadi permasalahan yang krusial karena akan menyebabkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap polisi dan akan memicu sikap abai terhadap hukum, hingga menimbulkan ketidakpuasan terhadap keadilan dan akan memicu keresahan masyarakat yang bisa mempengaruhi kemunculan gejolak politik yang pada akhirnya dapat menimbulkan ketidakstabilan perekonomian negara,” ungkapnya, Senin (14/8/2023).

Pihaknya melanjutkan tujuan penelitiannya ini untuk mendapatkan pemahaman tentang landasan konseptual dari dinamika psikologis terbentuknya kepatuhan polisi terhadap subkultur BWOS. “BWOS merupakan sumpah tidak tertulis yang berwujud konspirasi bisu diantara sesama polisi untuk tidak melaporkan atau bersaksi atas penyimpangan rekan polisi,” jelasnya.

Wakil Dekan II Fakultas Psikologi Unissula 2007-2009 ini menjelaskan penelitiannya menghasilkan tiga temuan penting. “Pertama eksistensi subkultur  BWOS di Polri yang salah satu buktinya berbentuk sikap diam sementara atas penyimpangan rekan polisi. Hal ini belum pernah ditemukan dalam penelitian-penelitian sebelumnya,” ungkapnya.

Kedua model konseptual kepatuhan polisi Indonesia terhadap subkultur BWOS yang terdiri dari unsur penyebab, preskripsi dan outcome yang terefleksikan dari tujuh tema yakni.  Solidaritas berbasis penderitaan bersama. Loyalitas buta berbasis disorientasi proteksi. Relasi harmoni berbasis penyimpangan jiwa korsa. Ketidakberfungsian sistem organisasi. Pembelaan terselubung. Ketidakberimbangan kontrol sosial. Pembelaan selektif.

Ketiga esensi tema yang berupa abstraksi yang merefleksikan kepatuhan polisi Indonesia terhadap BWOS. Diantaranya polisi dengan serangkaian tempaan pisik dan mental terdidik untuk dibentuk menjadi piranti pendukung relasi harmoni demi pencapaian kemenangan bersama yang merupakan harapan ideal institusi.

Categories
Uncategorized

Amal Kebaikan di Bulan Safar

HEADLINEtoday.id Sekarang kita telah masuk pada bulan Safar, yang kita tahu maknanya adalah kosong. Karenanya sudah semestinya bulan Safar ini tidak kita lewatkan dengan kekosongan amal. Tapi sebaliknya, bulan Safar kita penuhi dengan amal shaleh sebanyak-banyaknya.

Tidak ada salahnya bila kita isi bulan Safar ini dengan amal-amal yang berlipat ganda pahalanya, sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw:

عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَلِّبِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فِيْمَا يَرْوِي عَنْ رَبِّهِ ، تَبَارَكَ وَتَعَالَى، قَالَ: إِنَّ اللهَكَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذلِكَ. فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَها اللهُ تَبَارَكَ وتَعَالى عِنْدَهُ حَسَنَةً  كامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ عَشْرَ حَسَناتٍ إِلىسَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلى أَضعَافٍ كَثيرةٍ. وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللهُ تَعَالَى عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلةً، وَإنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَة. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya, “Diriwayatkan dari Abul Abbas yaitu Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthallib ra, dari Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkannya dari Tuhannya, tabaraka wa ta’ala, Rasulullah SAW bersabda: ‘Sungguh Allah telah memastikan banyak kebaikan dan keburukan, lalu Beliau menjelaskannya. Maka siapa saja yang bertekad melakukan satu kebaikan, lalu ia tidak melakukannya, meskipun begitu tetap Allah Tabaraka wa Ta’ala pastikan satu kebaikan yang sempurna baginya di sisi-Nya; dan siapa saja yang bertekad melakukan satu kebaikan, lalu ia melakukannya, maka Allah pastikan 10 kebaikan, sampai 700 kebaikan, sampai kebaikan yang banyak dan berlipat ganda. Jika ia bertekad melakukan satu keburukan, lalu ia tidak melakukannya, maka Allah Ta’ala pastikan satu kebaikan yang sempurna untuknya di sisi-Nya; dan jika ia bertekad melakukan satu keburukan, lalu ia tidak melakukannya, maka hanya Allah pastikan satu keburukan untuknya.” (Hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim).

Ada tiga (3) poin utama berkaitan dengan amal kebaikan yang pahalanya berlipat ganda, yaitu: (1) amal kebaikan yang pahalanya 10 kali lipat; (2) amal kebaikan yang pahalanya 700 kali lipat; dan (3) amal kebaikan yang pahalanya sangat banyak lebih dari 700 kali lipat. Lalu apa saja itu?

Pertama, amal kebaikan yang pahalanya 10 kali lipat. Menurut Imam an-Nawawi, atas dasar rahmat Allah setiap kebaikan itu pasti pahalanya dilipatgandakan sampai 10 kali lipat. Maka amal kebaikan apapun pahalanya otomatis 10 kali lipatnya. Ini seiring dengan firman Allah:

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

Artinya, “Siapa saja yang datang dengan kebaikan, maka ia mendapatkan pahala 10 kali lipatnya.” (Surat Al-An’am ayat 16).

Demikian dijelaskan oleh Syekh Muhammad bin Abdillah al-Jurdani dalam kitabnya alJawahir al-Lu’lu’iyah halaman 319.

 Kedua, amal kebaikan yang pahalanya 700 kali lipat. Di antara amal kebaikan yang pahalanya 700 kali lipat adalah donasi untuk perjuangan jihad fi sabilillah. Dalam hal ini Nabi bersabda:

مَنْ أَرْسَلَ نَفَقَةً فِي سَبِيلِ اللهِ وَأَقَامَ فِي بَيْتِهِ، فَلَهُ بِكُلِّ دِرْهَمٍ سَبْعُمِائَةِ دِرْهَمٍ

Artinya, “Siapa saja yang mengirim donasi infak untuk perjuangan jihad fi sabilillah sementara ia sendiri hanya diam di rumah (tidak ikut berangkat berjuang), maka baginya setiap donasi satu dirham mendapatkan pahala 700 dirham.” (Hadits riwayat Ibnu Majah dan Al-Mundziri).

Amal kebaikan yang pahalanya 700 kali lipat ini tidak hanya donasi untuk perjuangan jihad fi sabilillah, namun bersifat umum. Amal apa saja sesuai dengan tingkat keikhlasan, kekhusyukan, kemanfaatan bagi orang lain dan semisalnya. Demikian menurut penjelasan Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari, juz II halaman 326. Ini sesuai sabda Nabi Muhammad saw:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، اَلْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ

Artinya, “Setiap amal manusia dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat.” (Hadits riwayat Imam Muslim).

Amal kebaikan yang ketiga adalah amal kebaikan yang pahalanya sangat banyak lebih dari 700 kali lipat sampai tak terhingga. Di antaranya adalah membaca dzikir masuk pasar, dalam konteks sekarang masuk mall, dan semisalnya. Nabi Muhammad saw bersabda:

مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَقَالَ : لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ؛ كَتَبَ اللهُلَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ، وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ، وَرَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ. رواه الحاكم

Artinya, “Siapa saja yang masuk ke pasar lalu membaca dzikir yang artinya: ‘Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, Allah Dzat yang menghidupkan dan yang membinasakan, Allah Dzat adalah Yang Maha Hidup yang tidak akan pernah binasa, hanya pada kekuasan-Nya lah kebaikan, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu’; maka Allah pastikan bagi orang yang membacanya itu sejuta kebaikan, Allah lebur darinya sejuta keburukan, dan Allah angkat baginya sejuta derajat.” (Hadits riwayat al-Hakim).

Merujuk penelitian Al-Hafizh Al-Mudziri sanad hadits ini adalah hasan atau baik, sebagaimana dijelaskan dalam kitabnya AtTarghib wat Tarhib, juz II, halaman 337.

Walhasil, pada bulan Safar hingga akhir bulan nanti, mari kita tingkatkan amal kebaikan, seiring begitu besarnya kemurahan Allah kepada kita. Amal kebaikan pasti Allah lipat gandakan pahalanya. Minimal 7 kali lipat, sampai 700 kali lipat, hingga lebih tak terhingga. Semoga ini bermanfaat dan menjadi bekal peningkatan ketakwaan bagi kita semua, utamanya di bulan Safar ini. Amin.

Oleh: Ust. Mustain, M.Pd.I (Kepala Bidang Pengembangan BudAI  LKPI Unissula) dalam Kajian Islam Pesantren Mahasiswa Unissula

Categories
Uncategorized

Habib Jakfar Ingatkan Menjaga Sholat dan Birrul Walidain

HEADLINEtoday.id Mahasantri Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) Unissula ikuti pesantren mahasiswa gelombang terakhir 2022. Wakil Rektor III Unissula Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD mengungkap tujuan pesantren untuk penguatan ruhiah mahasiswa. “Di Unissula ini kita mengenal Budaya akademik islami (Budai). Jadi visi kita adalah bismillah membangun generasi khaira ummah (generasi terbaik). Pesantren ini salah satu upaya kami menginternalisasikan nilai-nilai Budai,” ungkapnya di masjid Abu Bakar Assegaf Unissula, Senin (21/08/2023).

Karena menurutnya permasalahan bangsa Indonesia saat ini bukan pada kekurangan orang pintar. “Tetapi kekurangan orang pintar yang memiliki akhlakul karimah (akhlak yang baik),” lanjutnya.

Selanjutnya Habib Jakfar Shodiq Al Munawwar memaparkan beberapa amal yang dicintai Allah SWT. Pertama sholat tepat waktu. “Karena yang menjadi perbedaan kita dengan nonmuslim adalah sholat. Dan sholat yang pertama kali akan dihisab di alam kubur. Maka siapa yang sering menunda-nunda sholat, jangan harap apa yang menjadi cita-cita kita apa yang menjadi harapan kita akan tercapai. Jangan heran jika cita-cita kita juga akan diundur-undur oleh Allah SWT,” jelasnya.

Amalan selanjutnya adalah birrul walidain (berbuat baik kepada kedua orang tua). “Begitu tingginya derajat bakiti kepada orangtua, sampai-sampai Allah menggandengkan setelah Allah memerintahkan kepada kita untuk menyembah Allah, selanjutnya langsung perintah untuk berbuat baik kepada orangtua,” jelasnya.

Sehingga apabila telah berbuat baik kepada orang tua maka selanjutnya akan mendapatkan perlakuan baik dari anak. “Kalau kita tidak baik kepada orang tua, maka nanti anak kita juga akan berbuat tidak baik kepada kita. Semoga kita bisa membahagiakan orang tua kita. Orang tua yang tidak hanya yang telah melahirkan kita, namun juga guru-guru kita yang mengajari kita,” pungkasnya.