Categories
Uncategorized

Jalani Asesmen Lapangan, Prodi Magister Pendidikan Dasar FKIP Unissula Bidik Akreditasi Ungggul dari Lamdik

Prodi Magister Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unissula menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) selama dua hari, (29–30/7/2026). Acara dilaksanakan di Ruang Rapat FKIP Unissula. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi sekaligus wujud komitmen prodi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Asesmen lapangan dilakukan oleh dua asesor Lamdik, yaitu Prof Dr Fauzan MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr Neni Mariana SPd MSc PhD dari Universitas Surabaya.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asesor Lamdik. Menurutnya, asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi prodi untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh berbagai masukan dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Unissula memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing global. Kami berharap Prodi Magister Pendidikan Dasar dapat meraih predikat Akreditasi Unggul. Namun, yang tidak kalah penting, proses asesmen ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperoleh berbagai masukan dan rekomendasi dari tim asesor sebagai bekal dalam melakukan penyempurnaan mutu secara berkelanjutan,” ujar Prof Gunarto.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim asesor Lamdik di Unissula dan berharap proses asesmen lapangan dapat memberikan hasil terbaik.

Sementara itu Ketua Tim Asesor Lamdik Prof Dr Fauzan MA menyampaikan bahwa budaya mutu akademik merupakan nilai, kebiasaan, dan komitmen bersama yang hidup dalam keseharian sivitas akademika untuk menjaga serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Ia menilai Unissula sebagai perguruan tinggi yang telah memiliki budaya mutu yang unggul. “Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan. Kami meyakini Unissula sebagai kampus yang mapan telah menjalankan budaya mutu dengan baik. Kehadiran kami lebih pada melakukan klarifikasi data serta konfirmasi terhadap informasi yang berkaitan dengan standar mutu yang telah disampaikan dalam dokumen akreditasi,” ungkapnya.

Menurutnya, asesmen lapangan merupakan bagian dari proses penjaminan mutu yang bertujuan memperoleh gambaran objektif mengenai penyelenggaraan prodi sekaligus menjadi ruang dialog untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Kegiatan pembukaan asesmen lapangan dihadiri jajaran pimpinan Unissula.  Mereka adalah Wakil Rektor I Dr. Mochamad Abdul Basir SPd MPd.  Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA. Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH. Dekan FKIP Dr Muhamad Afandi SPd MPd MH. Sekretaris FKIP Dr Hevy Risqi Maharani SPd MPd. Hadir pula para ketua program studi di lingkungan FKIP, kepala lembaga, kepala biro, dan kepala UPT di lingkungan Unissula.

Categories
Headline

Juara Duta Baca Kota Semarang, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Matematika Unissula Raih Hadiah Jutaan Rupiah

Dua mahasiswa Unissula mendominasi kompetisi Duta Baca Kota Semarang putra tahun 2026. M Thoriqul Huda mahasiswa  dari prodi Pendidikan Matematika meraih juara 1 dan M Mikail Faqih dari prodi Ilmu Komunikasi meriah juara 2. Mereka terpilih dalam Grand Final Duta Baca dan Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2026. Kompetisi itu digelar oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), pada Rabu (12/8/2026).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr Muhamad Afandi SPd MPd MH menyampaikan fakultasnya selalu mendorong mahasiswa sukses bukan hanya di bidang akademik tapi juga non akademik termasuk berani mengikuti berbagai kompetisi di luar kampus.  “Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh M Thoriqul Huda yang menjuarai kompetisi duta baca Kota Semarang. Harapannya capaian tersebut dapat menginspirasi para generasi muda untuk berani berkompetisi, memiliki sikap yang positif dan tetap suka membaca. Karena kebiasaan membaca saat ini sudah semakin menurun dikalangan generasi muda. Padahal kebiasaan membaca buku merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan SDM suatu bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula Trimanah SSos MSi menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan mahasiswanya. “Mikail Faqih adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Unissula yang rajin dan aktif di berbagai kegiatan ekstra kampus. Ia memiliki literasi yang baik. Memiliki kemampuan public speaking yang bagus. Terbiasa menjadi MC di berbagai acara kampus seperti wisuda fakultas dan lainnya. Atas prestasinya yang membanggakan saya mengucapkan selamat dan terimaksih sudah membawa nama baik Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula di Kota Semarang ,” ungkap Trimanah.

Kepala UPT Perpustakaan Unissula, Erna Sunarti SPd MHum menyampaikan M Thoriqul Huda dan M Mikail Faqih merupakan duta baca Perpustakaan Unissula.  Capaian gemilang tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas proses pembinaan dan pengembangan budaya literasi yang konsisten dijalankan oleh UPT Perpustakaan Unissula.

Hal itu membuktikan bahwa program duta baca yang diselenggarakan tidak sekadar memberikan predikat semata, melainkan mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri. Memperluas wawasan serta berpikir kritis dan menumbuhkan kepedulian nyata terhadap isu-isu literasi di tengah masyarakat.

“Perpustakaan memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar menyediakan koleksi dan layanan informasi. Perpustakaan hadir sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus tampil sebagai penggerak literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat,” pungkasnya.  Sebagai juara 1 putra Thoriq mendapat hadiah sebesar Rp7,5 juta. Sementara itu Mikail mendapatkan Rp 6,5 juta.

Categories
Uncategorized

Mahasiswa Magister Keperawatan Unissula Kembangkan Inovasi Digital Sipedar dan RenalCare+ di RS Harapan Bunda Batam

Mahasiswa Magister Keperawatan Unissula melaksanakan diseminasi akhir proyek inovasi (innovation in caring) di Rumah Sakit Harapan Bunda Batam (7/8/2026). Kegiatan menghadirkan dua inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi itu Sipedar (sistem deteksi dini perdarahan postpartum) dan RenalCare+. Tujuannya mendukung peningkatan mutu, keselamatan, serta transformasi digital dalam pelayanan keperawatan berbasis AI dan maqasid syariah bagi pasien hemodialisis.

Inovasi Sipedar dikembangkan oleh Ayu Novitasari Salatun, Fatma Jama, Inke Asmika, dan Novita Rizkia Suswanti P pada peminatan Keperawatan Maternitas. Implementasi Sipedar di RS Harapan Bunda Batam dilaksanakan oleh Inke Asmika melalui beberapa tahapan, meliputi koordinasi, sosialisasi, pelatihan perawat, uji coba kepada ibu nifas, serta monitoring dan evaluasi. Proyek ini mendapatkan bimbingan akademik dari Dr Ns Sri Wahyuni MKep Sp Kep Mat dan bimbingan klinik dari Dr Ns Didi Yunaspi MKep.

Sipedar merupakan aplikasi berbasis Android yang dirancang untuk mendukung deteksi dini risiko perdarahan postpartum. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur skrining mandiri, klasifikasi risiko, Early Warning System (EWS), dashboard monitoring perawat, serta edukasi kesehatan. Implementasi Sipedar berlangsung selama empat pekan dan menunjukkan bahwa aplikasi dapat diterima dengan baik oleh pengguna serta berpotensi memperkuat pemantauan kondisi ibu nifas secara lebih terstruktur.

Sementara itu, inovasi RenalCare+ merupakan inovasi digital yang dikembangkan secara kolaboratif oleh Al Amin, Fayza Fatika Meylandinniah, Hidayat Hartanto Permana, Linda Fitriawati, Sri Lestari, dan Sri Madang Dg Pabilla. Inovasi ini dikembangkan pada peminatan Keperawatan Medikal Bedah dengan fokus pada peningkatan self-management pasien hemodialisis.

RenalCare+ merupakan platform digital berbasis Android yang dirancang untuk membantu pasien hemodialisis dalam melakukan pemantauan dan pengelolaan kondisi kesehatannya secara lebih mandiri. Beberapa fitur yang dikembangkan meliputi pemantauan asupan cairan harian, berat badan dan Interdialytic Weight Gain (IDWG), pengingat jadwal hemodialisis, pengingat konsumsi obat, edukasi diet pasien hemodialisis, pemantauan akses vaskular, serta berbagai fitur pendukung self-care management.

Salah satu karakteristik yang menjadi keunggulan RenalCare+ adalah integrasinya dengan prinsip Maqasid Syariah. Pendekatan tersebut digunakan sebagai landasan dalam pengembangan inovasi agar teknologi tidak hanya berorientasi pada aspek klinis, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemaslahatan, keselamatan, dan pemeliharaan kehidupan pasien. Dengan demikian, RenalCare+ diharapkan dapat menjadi inovasi yang mengintegrasikan teknologi digital, pelayanan keperawatan, dan nilai-nilai Islami dalam mendukung perawatan pasien hemodialisis.

Dalam proyek inovasi ini, Hidayat Hartanto Permana berkesempatan mengaplikasikan RenalCare+ di RS Harapan Bunda Batam. Implementasi dilakukan melalui tahapan koordinasi dengan pihak rumah sakit, sosialisasi, edukasi dan pendampingan kepada pasien, uji coba penggunaan aplikasi, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan, kemudahan penggunaan, serta potensi pemanfaatan RenalCare+ dalam mendukung self-management pasien hemodialisis.

Melalui kedua inovasi tersebut, mahasiswa Magister Keperawatan Unissula berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang dapat menjawab kebutuhan pelayanan keperawatan di lapangan. Sipedar berfokus pada penguatan deteksi dini risiko perdarahan postpartum, sedangkan RenalCare+ berfokus pada penguatan self-management dan pemantauan pasien hemodialisis.

Kegiatan diseminasi hasil proyek inovasi menjadi momentum untuk memaparkan proses pelaksanaan inovasi, hasil evaluasi, berbagai tantangan selama implementasi, serta rencana pengembangan dan keberlanjutan program. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari pihak rumah sakit dan pembimbing guna menyempurnakan inovasi agar semakin sesuai dengan kebutuhan pelayanan.

Diseminasi dihadiri oleh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RS Harapan Bunda Batam, mahasiswa, serta pembimbing akademik dan pembimbing klinik. Untuk proyek RenalCare+, kegiatan juga mendapatkan arahan dari Dr Ns Ahmad Ikhlasul Amal MAN selaku Pembimbing Akademik.

Ke depan, Sipedar dan RenalCare+ diharapkan tidak hanya menjadi luaran akademik mahasiswa, tetapi dapat terus dikembangkan sebagai inovasi berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi pasien dan tenaga kesehatan. Pengembangan kedua inovasi tersebut juga diharapkan dapat mendukung transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di RS Harapan Bunda Batam.

Melalui kegiatan innovation in caring ini, mahasiswa Magister Keperawatan Unissula menunjukkan bahwa inovasi keperawatan dapat dikembangkan.  Mereka meyakini dengan memadukan ilmu keperawatan, teknologi digital, kebutuhan pelayanan, serta nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, aman, dan berorientasi pada pasien.

Categories
Headline

Unissula Tancap Gas Targetkan 53 Prodi Raih Akreditasi Internasional ACQUIN Lewat Jalur Fast Track

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menargetkan 53 program studi (prodi) dari 13 fakultas meraih akreditasi internasional penuh (unconditional) melalui lembaga akreditasi ACQUIN. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan kepercayaan publik nasional dan internasional serta memperluas daya tarik Unissula bagi mahasiswa asing.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menegaskan pentingnya capaian akreditasi internasional ini bagi kemajuan universitas. Ia berharap seluruh elemen kampus, mulai dari tingkat program studi, fakultas, hingga universitas, dapat menangkap peluang besar tersebut secara maksimal.

“Akreditasi internasional sangat penting karena akan meningkatkan kepercayaan publik, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Ke depan, akan semakin banyak mahasiswa internasional yang berkuliah di Unissula,” ujar Prof Gunarto dalam bimtek yang berlangsung (5-7/8/2026) di kampus Unissula.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LP3M) Unissula Provita Wijayanti, SE, MSi, Ak, CA, PhD., menjelaskan bahwa Unissula memilih program fast track atau percepatan selama 6 bulan untuk memproses akreditasi 53 prodi tersebut. Menurutnya, durasi reguler proses akreditasi internasional umumnya memakan waktu 1,5 hingga 2 tahun.

Unissula menjadi perguruan tinggi kedua di Indonesia yang mengambil jalur fast track ini setelah Universitas Bengkulu. Dengan dukungan penuh pimpinan, kami menargetkan submit dokumen pada September 2026 dan visitasi pada Desember 2026,” jelas Provita.

Adapun rincian 53 prodi dari 13 fakultas yang didaftarkan meliputi:

* Fakultas Ekonomi dan Bisnis:6 prodi
* Fakultas Kedokteran: 6 prodi
* Fakultas Teknik:6 prodi
* Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 6 prodi
* Fakultas Teknologi Industri:5 prodi
* Fakultas Ilmu Keperawatan:5 prodi
* Fakultas Hukum: 4 prodi
* Fakultas Agama Islam:4 prodi
* Fakultas Farmasi:4 prodi
* Fakultas Kedokteran Gigi: 3 prodi
* Fakultas Bahasa dan Sastra Budaya:2 prodi
* Fakultas Ilmu Komunikasi: 1 prodi
* Fakultas Psikologi: 1 prodi

Guna mengejar target tersebut, Unissula telah memulai tahapan sejak 22 Juli 2026 yang diawali dengan workshop awal, dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) pengisian Self Assessment Report (SAR) dan dokumen pendukung (annex). Penyiapan berkas tersebut turut mendapat pendampingan intensif dari Project Manager ACQUIN Unissula Ir. Hendy Santosa, ST, MT, PhD.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan simulasi visitasi pada Oktober–November 2026 sebelum visitasi resmi dilaksanakan oleh tim penilai internasional pada Desember 2026.

Categories
Headline

Fikom Unisba Silaturahmi ke Fikom Unissula, Pelajari RPL dan Tinjau Tiga Laboratorium Unggulan

Pimpinan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) melakukan kunjungan silaturahmi ke Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Sultan Agung (Fikom Unissula). Kunjungan pada Jumat (7/8/2026) tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kedua fakultas. Pertemuan juga menjadi ruang berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi ilmu komunikasi.

Rombongan Fikom Unisba dipimpin Wakil Dekan Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Santi Indra Astuti S Sos M Si Ph D. Hadir pula Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama Prof Dr Dedeh Fardiah M Si. Rombongan juga terdiri dari Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Dr Tresna Wiwitan M Si dan Kepala Seksi Akademik Yopi Okta Setyadi A Md.

Mereka diterima langsung oleh Dekan Fikom Unissula Trimanah S Sos M Si. Turut menyambut Sekretaris Fikom Fikri Shofin Mubarok SE M IKom dan Ketua Prodi S1 Ilmu Komunikasi Urip Mulyadi S IKom M IKom.

Dalam kunjungan tersebut, Fikom Unisba secara khusus mempelajari pengelolaan kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Fikom Unissula. Program RPL di Fikom Unissula telah berjalan selama tiga tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian rombongan Fikom Unisba.

Urip Mulyadi mempresentasikan pengalamannya dalam pengelolaan RPL. Ia menjelaskan berbagai aspek penyelenggaraan RPL yang telah diterapkan di Fikom Unissula. Menurutnya, pengelolaan RPL harus tetap mengacu pada peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, pengelolaan RPL juga perlu memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa. Mahasiswa RPL memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam. Sebagian mahasiswa juga merupakan profesional yang memiliki kesibukan pekerjaan cukup tinggi.

“Pengelolaan RPL harus tetap mengacu pada peraturan yang berlaku. Namun, di sisi lain, kita juga harus memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa,” ujar Urip. Menurutnya, fleksibilitas diperlukan agar mahasiswa tetap dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Sistem pengelolaan juga perlu mempertimbangkan karakteristik mahasiswa RPL.

Sementara itu, Santi Indra Astuti mengapresiasi pengalaman yang diperoleh selama kunjungan ke Fikom Unissula. Menurutnya, pengalaman dan wawasan mengenai pengelolaan RPL merupakan sesuatu yang berharga. Hal tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Fikom Unisba dalam mengembangkan pengelolaan RPL.

“Pengalaman dan wawasan yang kami dapatkan terkait pengelolaan RPL merupakan sesuatu yang berharga,” ujar Santi. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat praktik pengelolaan RPL secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di Fikom Unisba.

Selain mempelajari pengelolaan RPL, rombongan Fikom Unisba juga diajak melihat berbagai fasilitas pembelajaran di Fikom Unissula. Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

Rombongan mengunjungi Laboratorium Broadcasting yang digunakan untuk mendukung praktik produksi siaran dan konten audiovisual. Mereka juga melihat Laboratorium Fotografi sebagai fasilitas pembelajaran keterampilan visual dan produksi karya fotografi. Selain itu, rombongan mengunjungi Laboratorium Simulasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan praktik mahasiswa.

Keberadaan berbagai laboratorium tersebut menjadi salah satu pendukung pembelajaran di Fikom Unissula. Fasilitas praktik dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif kepada mahasiswa. Dengan dukungan laboratorium, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri komunikasi.

Dekan Fikom Unissula Trimanah mengatakan, hubungan Unissula dan Unisba telah terbangun cukup lama. Kerja sama tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat hubungan kedua institusi. Karena itu, pihaknya menyambut baik kunjungan pimpinan Fikom Unisba.

Unissula dan Unisba sudah membangun kerja sama yang cukup lama. Karena itu, kami menyambut baik kunjungan ini. Kami dapat saling berbagi pengalaman dan memperkuat hubungan yang sudah terjalin,” ujar Trimanah.

Menurut Trimanah, pengalaman pengelolaan RPL di Fikom Unissula dapat dibagikan kepada perguruan tinggi lain. Pengalaman tersebut mencakup pengelolaan akademik dan pembelajaran mahasiswa RPL. Sementara fasilitas laboratorium menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran yang berorientasi pada praktik.

Selain RPL dan fasilitas pembelajaran, kedua pihak juga membahas pengembangan pendidikan ilmu komunikasi. Pembahasan mencakup bidang akademik, kemahasiswaan, dan alumni. Kedua fakultas juga melihat peluang pengembangan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring antarfakultas ilmu komunikasi. Silaturahmi juga menjadi ruang untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran. Ke depan, hubungan Fikom Unissula dan Fikom Unisba diharapkan semakin kuat dan produktif.

Categories
Headline

Pustakawan Unissula Raih Juara I Lomba Poster Ilmiah Nasional di KPDI XVII

UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali mengukir prestasi nasional pada ajang Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) XVII di Yogyakarta (4-6/8/2026). Pustakawan Unissula Ahmad Muzaki Nurdin SHum MAk bersama Staf IT Sabir Rosidin SHum SKom MKom berhasil meraih Juara I Lomba Poster Ilmiah Nasional. Keduanya mengungguli 10 finalis terbaik yang disaring dari 200 lebih peserta se-Indonesia.

Kemenangan ini diraih lewat poster bertajuk “Literasi AI dan Pergeseran Perilaku Informasi Masyarakat: Sebuah Tinjauan Konseptual.” Karya ini mengulas dampak pesat Artificial Intelligence (AI) dalam mengubah cara masyarakat mengelola informasi. Poster tersebut menekankan pentingnya penguatan literasi AI sebagai kompetensi baru di era digital.

Capaian ini membuktikan peran pustakawan Unissula tidak sekadar pengelola informasi. Pustakawan juga mampu menjadi akademisi yang memberi kontribusi nyata bagi ilmu perpustakaan. Hal ini mencerminkan komitmen Unissula dalam membangun budaya riset yang adaptif terhadap teknologi.

Ahmad Muzaki Nurdin SHum MAk menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Ia menegaskan pentingnya membangun literasi AI agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab.

Kemenangan ini melengkapi keberhasilan Unissula pada ajang yang sama. UPT Perpustakaan Unissula juga resmi terpilih menjadi Tuan Rumah KPDI XIX Tahun 2028 setelah mengantongi 61,5% suara dan mengungguli Universitas Indonesia.

Dua capaian tersebut menjadi tonggak penting transformasi UPT Perpustakaan UnissulaUnissula terbukti mampu berdaya saing dan siap mengambil peran strategis dalam pengembangan perpustakaan digital di Indonesia.

Categories
Uncategorized

Perpustakaan Unissula Terpilih Menjadi Tuan Rumah KPDI XIX Tahun 2028

UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) mengukir prestasi nasional. Unissula resmi terpilih menjadi tuan rumah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) XIX Tahun 2028. Penetapan ini berlangsung pada KPDI XVII yang berlangsung di Yogyakarta (4-6/8/2026).

Kepala UPT Perpustakaan Unissula Erna Sunarti SPd MHum CPS menyampaikan delegasi UPT Perpustakaan Unissula tampil aktif sepanjang acara. Mereka mengikuti kompetisi kepustakawanan dan software clinic workshop. Mereka juga menghadiri seminar serta culture tour. Kegiatan ini bertujuan memperluas jaringan dan kolaborasi antarperpustakaan. Langkah ini menjadi bukti komitmen Unissula dalam mengembangkan perpustakaan digital.

Pemilihan tuan rumah menjadi puncak acara konferensi. Panitia memberi kesempatan bagi peserta untuk maju. Banyak institusi ragu untuk mencalonkan diri. Namun, dua perguruan tinggi menyatakan siap. Keduanya adalah Universitas Indonesia (UI) dan Unissula.

Proses pemilihan berlangsung secara demokratis melalui voting. Hasilnya, UPT Perpustakaan Unissula meraih 61,5% suara. Unissula pun unggul atas Perpustakaan UI. Unissula resmi ditetapkan sebagai tuan rumah KPDI XIX Tahun 2028.

Capaian ini menjadi bentuk pengakuan tingkat nasional. Unissula dinilai siap menggelar forum ilmiah besar. Hal ini menegaskan reputasi Unissula dalam membangun perpustakaan modern dan adaptif.

Momen ini menjadi pijakan penting bagi Unissula. Perpustakaan Unissula terus bertransformasi. Perpustakaan tidak hanya menjadi pusat literasi. Lebih dari itu, perpustakaan siap mengambil peran strategis di tingkat nasional.

Unissula optimistis dapat menggelar KPDI XIX Tahun 2028 dengan sukses. Acara diharapkan berlangsung berkualitas dan inovatif. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Unissula dalam pengembangan literasi digital di Indonesia.

Categories
Headline Kampus

Dosen FBSB Unissula Bekali Mahasiswa Kebidanan Blora Etika dan Keterampilan Public Speaking

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui kolaborasi. Langkah ini diwujudkan lewat partisipasi dosen Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya (FBSB) Unissula dalam Kuliah Umum yang digelar Program Studi Kebidanan Blora, Poltekkes Kemenkes Semarang.

Acara berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Kabupaten Blora dan aplikasi Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan mengusung tema Empowering Future Midwives: Professional Ethics, Good Manners, and Public Speaking Excellence.

Dosen Program Studi Sastra Inggris FBSB Unissula, Erna Sunarti SPd MHum CPS, hadir langsung sebagai narasumber tunggal. Dalam paparannya, Erna menekankan tiga aspek utama: etika profesi, tata krama, serta keunggulan berbicara di depan umum.

Menurut Erna, keberhasilan seorang tenaga kesehatan tidak hanya diukur dari penguasaan ilmu kebidanan. Keterampilan membangun komunikasi yang santun, profesional, dan persuasif justru menjadi kunci utama di lapangan.

“Etika dan cara berkomunikasi sangat menentukan dalam membangun kepercayaan pasien. Keterampilan ini juga krusial saat memberikan edukasi kesehatan maupun berkolaborasi di lingkungan kerja,” ujar Erna.

Melalui materi ini, peserta diajak memahami pentingnya menjunjung tinggi kode etik dan menerapkan empati saat melayani masyarakat. Sesi diskusi pun hidup interaktif. Para mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan seputar tantangan komunikasi di dunia kerja hingga trik membangun kepercayaan diri saat tampil di publik.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kerja sama akademik antara Unissula dan Poltekkes Kemenkes Semarang. Sinergi lintas disiplin antara ilmu humaniora dan kesehatan ini diharapkan mampu melahirkan calon bidan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat dan komunikatif.

Categories
Uncategorized

DIII Keperawatan Unissula Catatkan Prestasi Membanggakan, 100% Mahasiswanya Lulus Uji Kompetensi Nasional

Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula kembali menorehkan prestasi. Seluruh peserta dinyatakan lulus Uji Kompetensi Nasional D3 Keperawatan. Tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Capaian ini berhasil dipertahankan secara berturut-turut.

Ketua Program Studi DIII Keperawatan FIK Unissula Ns Indra Tri Astuti MKep SpKepAn mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Mahasiswa dipersiapkan sejak awal melalui proses akademik yang terstruktur. Mereka juga mendapat pendampingan hingga menjelang uji kompetensi.

“Kami tidak hanya mengejar kelulusan. Kami ingin membentuk perawat yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya (4/8/2026).

Program Studi DIII Keperawatan FIK Unissula telah meraih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Status tersebut menjadi salah satu indikator mutu pendidikan yang diterapkan. Kurikulum dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Selama masa pendidikan, mahasiswa mengikuti berbagai program pembinaan. Kegiatan tersebut meliputi bimbingan akademik, try out uji kompetensi tingkat lokal, regional, dan nasional. Mahasiswa juga mengikuti outbound serta program pembinaan spiritual. Seluruh kegiatan dirancang untuk memperkuat kemampuan akademik dan kesiapan mental menghadapi Uji Kompetensi Nasional.

Wakil Dekan II FIK Unissula Dr Wahyu Endang Setyowati SKM MKep menjelaskan fakultas memiliki jejaring kerja sama yang luas. FIK Unissula bekerja sama dengan 32 rumah sakit di Indonesia. Selain itu terdapat sembilan rumah sakit di luar negeri, terutama di Jepang dan Timur Tengah.

Menurutnya, jaringan tersebut membuka peluang kerja bagi lulusan. Tidak sedikit mahasiswa yang telah memperoleh pekerjaan sebelum menyelesaikan studi. Mitra kerja FIK Unissula antara lain RSI Sultan Agung Semarang, RSI Sultan Agung Banjarbaru, RS Sari Asih Group, RS Awal Bros Group, serta sejumlah rumah sakit di Jepang dan Timur Tengah.

Ia menambahkan masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan relatif singkat. Rata-rata lulusan memperoleh pekerjaan kurang dari tiga bulan setelah lulus.

Dekan FIK Unissula Dr Iwan Ardian SKM SKep MKep menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kualitas pendidikan yang terus dijaga. Lulusan tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga dibekali pelayanan keperawatan berbasis syariah.

“Kompetensi keperawatan berbasis syariah menjadi nilai tambah bagi lulusan. Kompetensi ini semakin dibutuhkan oleh rumah sakit dan masyarakat,” katanya.

Melalui capaian tersebut, DIII Keperawatan FIK Unissula terus berkomitmen menghasilkan tenaga perawat vokasi yang profesional, berkarakter Islami, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Categories
Headline

Dosen Kedokteran Unissula Raih Penghargaan Utama di Konferensi Internasional

Dosen dan peneliti Fakultas Kedokteran (FK) Unissula kembali menorehkan prestasi internasional. Mereka meraih penghargaan pada 1st International Conference on Biotechnology and Biomedical Sciences (ICBBs) 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Gumaya Semarang pada (1–2/8/2026).

Konferensi internasional tersebut mengusung tema Translational Advances in Stem Cell and Cancer Research: From Bench to Bedside. ICBBs 2026 merupakan kolaborasi FK Unissula, Agung Putra University (APU), dan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia.

Dosen FK Unissula dr R Vito Mahendra Ekasaputra MSiMed SpB SubspBD(K) berhasil meraih Juara I Oral Presentation. Ia mempresentasikan hasil penelitian tentang potensi terapi Mesenchymal Stem Cells (MSCs) dalam memperbaiki resistensi insulin dan sel beta pankreas pada model diabetes melitus tipe 2.

Prestasi juga diraih dr Shelly Tjahyadewi MSi. Dosen sekaligus mahasiswa Program Doktor Ilmu Biomedik Unissula itu meraih Juara Favorit Poster Presentation. Penelitiannya membahas pemanfaatan ekstrak kulit bawang putih sebagai agen antiinflamasi pada kasus sinusitis bakteri akut.

Selain meraih penghargaan, FK Unissula juga berperan penting dalam penyelenggaraan konferensi. Dekan FK Unissula Dr dr Eko Setiawan SpB FINACS menjadi salah satu pembicara utama pada sesi simposium. Ia menyampaikan materi berjudul Bridging Bench to Bedside: Stem Cell Therapies for Advanced Wound Regeneration in Translational and Clinical Biomedical Research.

Ia menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para dosen dan peneliti FK Unissula. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti kualitas riset yang terus berkembang di lingkungan FK Unissula.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi dr Vito, dr Shelly, serta seluruh tim yang telah mengharumkan nama FK Unissula di tingkat internasional. Kolaborasi FK Unissula, APU, dan SCCR Indonesia menjadi langkah positif dalam memperkuat riset kedokteran translasi. Kami akan terus mendorong penelitian yang unggul dan memberikan manfaat nyata bagi dunia medis maupun masyarakat,” ujarnya.

ICBBs 2026 merupakan konferensi internasional yang terindeks Scopus. Kegiatan ini menegaskan komitmen FK Unissula sebagai institusi pendidikan kedokteran berakreditasi Unggul dalam mengembangkan riset biomedis dan bioteknologi di tingkat global.