Categories
Uncategorized

FH Unissula Teruskan Tradisi Peduli Anak Yatim

Fakultas Hukum (FH) Unissula menyelenggarakan tasyakuran milad ke- 61 sekaligus memberikan santunan anak yatim. Ada 50 santri dari panti asuhan Al Mustaghfirin Bangetayu yang menerima santunan dari FH Unissula. Dekan FH Unissula Dr Jawade Hafidz SH MH mengungkap acara ini sudah ada sejak kepemimpinan sebelumnya. Acara yang terdiri dari memberikan santunan merupakan bentuk rasa syukur FH Unissula telah mencapai di titik saat ini.

“Dan sebagai rasa syukur itu Fakultas Hukum dalam perayaan milad ke- 61 ini mengundang kurang kebih 50 santri yang nanti akan menerima kepedulian kami. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada para santri atas kehadirannya,” ungkapnya, Senin (20/05/2024).

Pihaknya juga menjelaskan bahwa santunan ini merupakan bagian dari rangkaian acara milad. Yang telah dimulai pada 15 Mei 2024 dengan kegiatan pertemuan Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati Unissula (IIKKU).

Selanjutnya Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo mengungkap santri-santri yang hadir merupakan generasi penerus Unissula. “Ini adalah generasi yang akan menggantikan kita nanti. Harus rajin belajar. Nanti lulus SMA kuliah di Unissula ada beasiswa gratis bagi yang tidak mampu dan berprestasi,” ungkapnya.

Acara tasyakuran dan santunan anak yatim ditutup dengan tausyiah dan do’a bersama oleh Kyai Ahmad Haris Shodaqoh.

Turut hadir Ketua Umum YBWSA Dr Bambang Tri Bawono SH MH beserta jajarannya. Juga Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, serta Wakil Rektor I, II, dan III dan seluruh sivitas akademika di lingkungan FH Unissula.

Categories
Uncategorized

Milad ke-61 Tahun FH Unissula, Prodi S2 Ilmu Hukum Gelar Seminar Internasional Cybersecurity

Dalam rangkaian Milad ke-61 tahun Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, hari ini Sabtu (20/5/2024) menggelar International Confrence on Cybersecurity Based on Pancasila Justice and Sustainable Development (keamanan cyber berdasarkan keadilan Pancasila dan pembangunan berkelanjutan), yang diselenggarakan oleh Prodi Magister (S2) Ilmu Hukum. Konferensi internasional tersebut dibuka oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH.

Dekan FH Unissula Dr Jawade Hafidz SH MH mengatakan, tema ini adalah tema yang aktual. Pasalnya cybersecurity, adalah persoalan fundamental, bagaimana suatu negara mengamankan data-data yang cukup penting, diantaranya dokumen negara.

”Dalam hal ini, Prodi S2 Ilmu Hukum menginisiasi tema ini. Tujuannya adalah untuk membangun kesadaran serius dari masyarakat untuk mengamankan data di tengah-tengah perkembangan IT yang pesat. Juga bagaimana data-data elektronik tidak mudah diretas. Hal ini mengingat saat ini marak terjadinya apa yang dinamakan cyber crime, yakni tindak kejahatan yang memanfaatkan teknologi komputer dan jaringan internet untuk mencuri data-data penting baik itu data oersoarang atau negara,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi S2 Imu Hukum FH Unissula, Dr Denny Suwondo SH MH mengatakan, seminar internasional dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten ini dapat menambah wawasan mahasiswanya, terkait dengan cybersecurity, khususnya dari pandangan sisi hukum. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai cyber law, cyber security, dan perlindungan data-data penting milik negara ataupun perseorangan.

Hadir sejumlah nara sumber, diantaranya adalah Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan.

Semuel Abrijani dalam kesempatan ini mengatakan, di era digital saat ini, dimana tidak ada batasan informasi via internet antar negara. Mengingat 221 miliar penduduk dunia saat ini mengakses internet. Di Indonesia, sebanyak 80 persen warga negaranya telah memanfaatkan internet, dengan rata-rata waktu mengaksesnya tercata 7 jam 38 menit dalam 24 jam.

”Tidak dipungkiri, kebocoran data di era digital berpotensi merugikan masyarakat dan negara. Diantaranya penipuan, pencurian data-data penting dan lainnya. Masyarakat yang tidak tahu, rawan terkena penipuan digital. Misalnya penipuan ini dan itu lewat WhatsApp dan media sosial lainnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah Indonesia terus menjaga dan mengatur ruang digital dengan peraturan-peraturan yang dibuat. Juga memberi literasi ke masyarakat dan proteksi beberapa lini ruang digital agar ruang digital bisa dimanfaatkan dengan baik dan bermanfaat. ”Misalnya, bekerjasama dengan semua operator seluler, memasang alat dan sistem dari serangan cyber crime, baik dari sistemnya, ideologi. Dan pastinya, negara memiliki peran untuk membuat payung hukum dalam upaya pelindungan data pribadi warganya,” jelasnya.

Hadir pula dalam kesempatan ini sebagai narasumber, Prof Yuzuru Shimada dari International Development of Nagoya University, Prof Bobur Sobirov PhD dan Jasur Ekhsonov MBA PhD dari Tashkent State University of Economics Uzbekistan, Prof Madya Dr Nik Salida Suhaila Nik Saleh yang merupakan Dekan University Sains Islam Malaysia, dan guru besar dari Fakultas Hukum Unissula Prof Dr Sri Endah Wahyuningsih SH MHum.

Hadir juga Sekretaris Program Magister Ilmu Hukum Unissula Dr Andre Winjaya Laksana SH MH dan Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo.

Seperti diketahui, FH Unissula berdiri pada 20 Mei 1963, yang praktis tahun ini berusia 61 tahun. Dalam Milad ke-61 tahunnya, FH Unissula mengusung tema ‘Mengabdi dan Mengispirasi Negara’.

FH Unissula sendiri memiliki empat prodi yakni S1 Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan (MKn), Magister Ilmu Hukum, dan S3 Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH).Seluruh prodi tersebut berhasil terakreditasi Unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan berhasil meraih akreditasi Internasional dengan nilai Premier (A) dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC), dari Inggris

Categories
Uncategorized

Prof Bahtiyar Fasilitasi Anak Pulau Bawean Kuliah Gratis di Unissula

Prof Dr Bahtiyar Efendi SPd SH MM MH memfasilitasi anak-anak Pulau Bawean Jawa Timur mendapatkan beasiswa kuliah gratis di Unissula. Program beasiswa ditawarkan diantaranya beasiswa Khaira Ummah dan Beasiswa KIP Kuliah. Dirinya menyebut masyarakat sekitar antusias untuk mengikuti program ini. “Respon masyarakat sangat antusias dan banyak sekali yang daftar tapi karena kuota sangat terbatas, maka setelah diseleksi yang terpilih ada 17 anak,” jelasnya, Kamis (16/05/2024).

Melihat antusias masyarakat yang tinggi, pihaknya bekerjasama dengan Bawean Foundation untuk melakukan seleksi di Bawean. “Ada dua seleksi, yakni seleksi administrasi dengan mengisi data siswa, data sekolah dan data keluarga siswa. Selanjutnya seleksi faktual dan wawancara, yang di prioritaskan masyarakat yang kurang mampu, fakir miskin yatim dan atau piatu,” jelasnya.

Guru besar putra Pulau Bawean tersebut berharap melalui program yang dibawanya kembali ke kampung halaman bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan. “Jadi maksud dan tujuan saya membawa program beasiswa ini yaitu ikut mencerdaskan masyarakat Pulau Bawean dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, dan dengan begitu otomatis secara ekonomi akan mengikuti kesejahteraannya,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan di 2023 terdapat total 17 anak Pulau Bawean yang berhasil mendapatkan beasiswa kuliah gratis di Unissula.

Categories
Uncategorized

Kepala Pusat Kedokteran Polri Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unissula

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri dr Asep Hendradiana Sp AnTI Subsp IC(K) MKes meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) FH Unissula. Setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul rekonstruksi regulasi penanganan dugaan malpraktik oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif. Ujian disertasi digelar di ruang sidang FH Unissula, Jumat (17/05/2024).

Menurutnya regulasi penanganan dugaan malpraktik oleh tenaga medis di Indonesia selama ini belum ada payung hukumnya. “Kebanyakan masih menggunakan KUHP/KUHPerdata sebagai landasan berfikir maupun cara bertindaknya. Tidak jarang tenaga medis yang diduga melakukan malpraktik diperlakukan seperti pelaku tindak pidana. Sehingga perlu regulasi penanganan dugaan malpraktik yang bisa digunakan untuk penegakan hukum yang berkeadilan dan bermanfaat,” jelasnya dalam sidang terbuka doktor yang diketuai oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH.

Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan regulasi penanganan dugaan malpraktik oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif. “Menganalisis dan menemukan kelemahan-kelemahan regulasi penanganan dugaan malpraktik oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif, dan menemukan rekonstruksi regulasi penanganan dugaan malpraktik oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif,” jelasnya.

Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, dr Asep menemukan beberapa hal. Pertama regulasi dugaan malpraktik oleh tenaga medis dalam hukum positif Indonesia yang berlaku belum sesuai dengan keadilan restoratif. “Implementasi pelaksanaan penanganan dugaan malpraktik yang dilakukan oleh tenaga medis di Indonesia dewasa ini juga belum ada keseragaman sehingga penegakan hukum, keadilan dan pemanfaatannya belum dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Penemuan kedua adalah kelemahan regulasi dugaan malpraktek oleh tenaga medis pada saat ini belum ada nomenklatur dan ketentuan yang mengatur penanganan dugaan malpraktik di dalam hukum positif yang berlaku di Indonesia. Ketiga konstruksi nilai International wisdom adalah memberikan perlindungan yang seimbang antara tenaga medis dan pasien dengan pelayanan kesehatan yang mulia tanpa stigma dengan adil dan profesional. “Rekonstruksi norma hukum Pasal 1 ayat 42 dan Pasal 310 Undang-Undang tentang Kesehatan bisa menghasilkan regulasi penanganan dugaan malpraktik yang seimbang dari sisi penegakan hukum, kemanfaatan hukum maupun rasa keadilan masyarakat,” pungkasnya.

Categories
Uncategorized

Milad ke- 61, FH Unissula Selenggarakan Konferensi Internasional

Fakultas Hukum (FH) Unissula menyelenggarakan konferensi internasional dan call for paper. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Hukum ini merupakan bagian dari runtutan acara milad FH ke- 61 yang digelar hingga 25 Mei mendatang. Konferensi internasional dengan tema masalah hukum dan HAM dari teknologi Artificial Intelligence (AI), kesenjangan dan tantangan serta pengaruhnya dalam perkembangan hukum di masa depan di berbagai negara. Berlaku sebagai keynote speaker Prof Dr Haswandi SH MHum MM.

Pihaknya menyampaikan bahwa perkembangan AI juga menjadi perhatian di dunia peradilan. “Secara umum disepakati bahwa dalam konteks rules of law maka penobatan AI dalam peradilan harus tetap menjamin kepastian hukum, keadilan, dan tercerminnya hak asasi manusia,” jelasnya, Kamis (16/05/2024).

Selanjutnya Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyebut masalah hukum tentang teknologi AI bermasalah. Terdapat pro dan kontra terhadap pembangunan hukum kedepannya. “Namun setidaknya ada dua hal penting. Pertama AI sangat berguna untuk pencegahan dan penegakan hukum khususnya aspek administrative, dan sebagai alat memperoleh bukti. Yang kedua pembangunan hukum ke depan tidak hanya cukup dengan AI, namun berkolaborasi dengan hati nurani, moralitas, etika, serta cita-cita dan tujuan hukum yang tertera dalam Pembukaan UUD 1945,” jelasnya.

Prof Gunarto berharap seminar ini dapat memberikan solusi kepada kebutuhan AI dalam pembangunan hukum Indonesia. “Seminar ini menjadi penting dan diharapkan memberi solusi kepada kebutuhan AI dalam pembangunan hukum di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, Indonesia yang adil,” tegasnya.

Selanjutnya Dekan FH Unissula Dr Jawade Hafiz SH MH menyampaikan teknologi AI secara signifikan berdampak pada hak asasi manusia dan bidang hukum di seluruh dunia. “Sehingga kesenjangan yang terjadi antara pengembangan teknologi AI dan akses terhadap peraturan hukum merupakan tantangan yang harus diatasi. Tanpa adanya regulasi yang tepat, teknologi AI dapat digunakan untuk mengganggu kehidupan seseorang tanpa adanya kendali pendidikan,” ungkapnya.

Categories
Uncategorized

Pecahkan Rekor Nasional, Profesi Ners Unissula Cetak Lulusan Terbanyak

Sebanyak 230 mahasiswa Profesi Ners Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula  mengikuti sumpah Ners ke-15 tahun 2024, pada Rabu (15/5/2024).

Dekan FIK Unissula Iwan Ardian SKM MKep mengungkapkan, lulusan ners kali ini adalah lulusan yang istimewa. Pasalnya pada periode ini memecahkan rekor nasional dengan peserta Uji Kompetensi Mahasiswa (UKom) terbanyak di Indonesia dan lulus terbanyak di Indonesia, yakni 230 Ners. Dengan demikian sampai saat ini, Profesi Ners FIK Unissula telah meluluskan sebanyak 1.569 lulusan Profesi Ners.

Menurut Iwan Ardian, profesi ners angkatan 15 ini telah direkrut oleh sejumlah Rumah Sakit (RS) yang bekerjasama dengan Unissula baik di dalam negeri maupun luar negeri. Diantaranya di RS Sari Asih Group sebanyak 50 orang, sebanyak 20 orang di Arab Saudi, 50 orang di RS Awal Bross Group Corporate, di RS KSH Grup ada 15 orang. Serta sebagian lagi melanjutkan untuk menempuh pendidikan S2 Keperawatan.

Lebih lanjut menurutnya, lulusan Profesi Ners FIK Unissula mudah diterima di pangsa kerja. Bahkan, sejumlah tawaran bekerja juga terus berdatangan. Seperti tiga RS, yakni dua RS di Bandung dan satu RS di Cirebon yang juga masih menunggu lulusan ners Unissula untuk bisa bergabung.

Sementara itu tercatat sebagai lulusan terbaik dengan IPK 4,0 adalah Eva Himmatul Ulya yang akan melanjutkan pendidikan S2 di Taipe Medical University Taiwan dengan jalur beasiswa. Kedua Maratus Solekha (bekerja di RS di Batang) dan ketiga Siti Evi Indriyani (telah diterima bekerja di RS Sari Asih Group).

Pembukaan S2 Keperawatan

Sementara itu, Iwan Ardian mengatakan, bahwa mulai hari ini Magister (S2) Keperawatan Unissula sudah menerima pendafataran mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025.

”Bagi yang ingin menjadi dosen, juga bisa mengambil kuliah di S2 Keperawatan kami. S2 Keperawatan kami, memiliki muatan pilihan untuk materi menjadi dosen, dan nantinya lulusannya akan kami tempatkan di institusi keperawatan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unissula  Prof Dr Gunarto SH MH yang hadir dalam kesempatan ini memberikan pesan, agar lulusan Ners FIK Unissula menjaga nama baik almamter dimanapun berada. Selain itu, harus selalu bertaqa kepada Allah dan hormat serta sayang pada kedua orangtua, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Hadir juga dalam kesempatan ini perwakilan dari Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jateng Dr Sri Rejeki SKp MKep SpMat.

Categories
Uncategorized

Fakultas Teknik Unissula Jalin Kerjasama dengan Gdansk University of Technology Polandia

Fakultas Teknik (FT) Unissula melakukan kunjungan sekaligus bekerjasama dengan Politechnika Gdansk juga dikenal dgn nama Gdansk University of Technology, salah satu perguruan tinggi terbesar dan terbaik Polandia. Mereka adalah Prof S Imam Wahyudi, Dr Ir Rinda Karlinasari dan Dr Henny Pratiwi Adi. “Kami diterima dengan baik oleh jajaran wakil dekan dan kepala departemen di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan,” ungkap Dr Henny Pratiwi Adi, Senin (13/05/2024).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula tersebut juga mengungkap kepala departemen Fakultas Teknik dan Lingkungan sangat antusias untuk bekerjasama. “Mereka sangat antusias untuk bekerjasama di bidang pendidikan dan penelitian. Potensi penelitian bersama juga mereka sampaikan sesuai departemen yang mereka miliki, yaitu Departemen Geoteknik dan Hidrologi, Departemen Geodesi, Departemen transportasi dan Departemen Struktur,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan Prof Imam Wahyudi sudah lebih dulu bekerjasama untuk membuat proposal Erasmus Capacity Building dengan salah satu dosen di sana yaitu Profesor Thomas Kolersky dan Dr. Maciej. Pengumuman persetujuan proposal akan ada di Bulan Juni.
Berlaku sebagai narahubung antara FT Unissula dengan Gdansk University of Technology Polandia adalah Profesor Dominika.

Categories
Uncategorized

Unissula Selenggarakan Pelatihan Budaya Akademik Islami

Unissula mengadakan Pelatihan Budaya Akademik Islami bagi dosen dan tenaga kependidikan dilangsungkan di kampus Unissula, pada Selasa (14/5/2024). Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unissula memiliki visi bismillah membangun khaira ummah.

“Pertemuan ini menjadi sangat penting untuk menyatukan pemahaman yang sama tentang pentingnya memaknai dan mencapai visi tersebut,” ujarnya.

Salah satu hal penting untuk mencapainya dengan Budaya Akademik Islami yang sudah dideklarasikan sejak 17 tahun yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Prof Gunarto juga mengingatkan kepada dosen dan tenaga kependidikan untuk berjuang sungguh sungguh dalam berbuat kebajikan melalui bidang dan kepakaran masing masing.

Menjaga hati agar selalu bersih (qolbun salim). Menjalankan birrul walidain dan takrimul aulad.

“Dosen dan tenaga kependidikan di Unissula harus siap menjadi teladan dalam kebaikan,” pungkasnya.

Narasumber lainnya yang memberikan pendalaman materi yakni Sukijan Athoillah SPd MPd.

Categories
Uncategorized

Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Kedokteran Unissula

Panitia Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Unissula melaksanakan ujian masuk calon mahasiswa prodi Kedokteran Umum tahun akademik 2024-2025. Ujian dipusatkan di CBT Center Fakultas Kedokteran pada Ahad (11/5/2024). Ujian gelombang II tahap IV diikuti oleh 20 peserta yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Ujian dilakukan menggunakan prosedur Computer Based Test (CBT). Sebanyak 12 diantaranya berhasil lolos dan dinyatakan diterima.

Besaran Dana Pengembangan Institusi (DPI) disesuaikan dengan grade nilai. Untuk kategori A sejumlah Rp 330.000.000, kategori B Rp 370.000.000 dan kategori C Rp 410.000.000.Lolos kategori B sejumlah 1 mahasiswa dan Lolos kategori C sejumlah 11 mahasiswa.

Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Unissula, Dr Setiawan Widiyoko ST SH MSi MKn menjelaskan untuk bisa diterima di prodi Kedokteran Umum Unissula pendaftar dipersilahkan mendaftar melalui web pmb.unissula.ac.id terlebih dengan memilih jalur online. Adapun ujiannya dilaksanakan secara berkala  secara luring dan hasil kelulusannya diumumkan di hari ujian tepatnya pada sore harinya melalui website pmb.unissula.ac.id.

Adapun jadwal tes terdekat prodi kedokteran selanjutnya yaitu gelombang II tahap V dilaksanakan 20 Juni 2024. “Pendaftaranya mudah semua infonya bisa diakses di web pmb.unissula.ac.id ,” ungkap Setiawan.

Categories
Uncategorized

Unissula bersama Walikota Semarang Bahas Strategi Penanggulangan Banjir

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH bersama Walikota Semarang Dr Ir Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos bahas strategi penanggulangan banjir dan rob di Kota Semarang. Hadir pula Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Drs Azhar Combo, Ketua Umum YBWSA Dr Bambang Tri Bawono SH MH, dan para aktifis mahasiswa Unissula, Rabu (8/5/2024).

Dalam kesempatan itu Drs Ahmad Combo mengungkapkan dukungan terhadap penanggulangan banjir. “YBWSA telah berkontribusi terhadap Pemerintah Kota Semarang. Mulai dari PAUD, TK, SMP, SMA, Unissula, hingga RSI Sultan Agung, dalam mencerdaskan dan menyehatkan warga Kota Semarang khususnya. Dan Unissula dengan prestasinya yang luar biasa terus berkontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan penanggulangan banjir, Rektor menyebutkan empat usulan Unissula kepada Walikota Semarang. “Yang pertama normalisasi Banjir Kanal Barat untuk dipercepat, diantaranya dengan dibuat embung di Tlogosari, di Meteseh, dan yang di Undip untuk diperbesar. Kedua normalisasi Kali Sringin dan Kali Tenggang. Dibuat sengkitan sungai kecil, dan yang keempat penambahan pompa di belakang RSI Sultan Agung dan dekat rel kereta Sawah Besar,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut Mba Ita menjelaskan adanya program NUFReP (National Urban Flood Resiliance Project). “Tujuannya untuk mengurangi resiko banjir di kota-kota terpilih di Indonesia melalui peningkatan kapasitas dan investasi di tingkat nasional dan daerah untuk pengelolaan risiko banjir perkotaan terpadu,” ungkapnya.

Dimana dalam perencanaan program tersebut diantaranya dengan normalisasi Sungai Tenggang, normalisasi Plumbon, hingga percepatan penanganan sungai Plumbon.

Selain itu pihaknya juga mengingatkan tentang pentingnya pembersihan sampah. Karena menurutnya sampah menjadi salah satu pemicu banjir, yaitu dengan menyumbat saluran air dan juga pompa banjir sehingga tidak optimal dalam mengeringkan banjir.