Categories
Uncategorized

Alhamdulillah,  Kedokteran Gigi Unissula Terakreditasi Unggul

Prodi (S1) Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Unissula berhasil meraih akreditasi unggul. Akreditasi unggul tersebut dirilis oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) per 18 April 2024. Hal itu tertuang dalam SK no. 0229/LAM-PTKes/Akr /Sar/IV/2024 tentang akreditasi prodi S1 Kedokteran Gigi dan SK no 0230/LAM-PTKes/Akr/Pro/IV/2024 tentang akreditasi Profesi Dokter Gigi.  Akreditasi akan berlaku hingga tahun 2029 mendatang. 

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH mengapresiasi prestasi tersebut. “Alhamdulillah Prodi S1 Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Unissula berhasil meraih akreditasi unggul. Hal itu merupakan nikmat dari Allah SWT yang harus disyukuri. Kami atas nama pimpinan Unissula juga mengucapkan selamat kepada Dekan Fakultas Kedokteran Gigi beserta tim yang berhasil mencapai level akreditasi unggul,” ungkapnya (27/4/2024). 

Lebih jauh ia mengungkapkan “Dengan memenuhi standar akreditasi unggul maka secara otomatis kwalitas prodi akan meningkat dan kepercayaan masyarakat juga tumbuh semakin besar. Terlebih saat ini Fakultas Kedokteran Gigi Unissula masih dalam momen Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) dimana aspek akreditasi biasanya menjadi aspek penting yang dipertimbangkan oleh para calon mahasiswa baru,” katanya. 

Oleh karena itu ia senantiasa mendorong dan memfasilitasi agar para pimpinan fakultas dan pengelola prodi di Unissula menaruh konsen yang tinggi untuk mencapai akreditasi unggul. Selain berhasil meraih akreditasi unggul dari LAM-PTKes Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Unissula juga telah meraih akreditasi internasional dari Accreditation Service for International Schools, Colleges & Universities (ASIC). ASIC adalah sebuah lembaga akreditasi internasional yang bermarkas di Inggris. 

Kualitas proses pendidikan serta lulusan dari Fakultas Kedokteran Gigi Unissula tidak hanya  diakui di level nasional tapi juga mendapat pengakuan di level internasional. Sehingga dokter gigi lulusan Unissula punya daya saing nasional dan internasional  yang sangat penting di era persaingan global. 

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unissula, Dr drg Yayun Siti Rochmah SpBM menyampaikan bahwa banyak keunggulan spesifik yang yang dimiliki oleh Kedokteran Gigi Unissula. Keunggulan itu antara lain memiliki Rumah Sakit Islam Gigi Mulut Sultan Agung yang terakreditasi paripurna yang memberikan layanan untuk masyarakat umum juga sebagai tempat praktikum bagi para mahasiswa. Memiliki Islamic Cyber Dentistry yaitu suatu aplikasi pembelajaran berbasis mobile, digital library, digital dentistry. Selain itu memiliki BUDAI research bahan alam untuk prodi S1 dan pelayanan kedokteran gigi syariah untuk program profesi. 

Kedokteran Gigi Unissula juga memiliki berbagai reputasi hebat untuk menjadi Kedokteran Gigi yang unggul dan terdepan. Reputasi tersebut antara lain sebagai pionir atau sebagai Fakultas Kedokteran Gigi yang pertama kali didirikan di Kota Semarang sehingga selalu menjadi barometer Kedokteran Gigi yang unggul di Kota Semarang dan Jawa Tengah juga di tingkat nasional dan internasional. Kedokteran Gigi Unissula saat ini juga memiliki program master yaitu Magister Ilmu Kedokteran Gigi yang merupakan Magister Ilmu Kedokteran Gigi pertama di Jawa Tengah. 

Lebih jauh Dr Yayun menjelaskan saat ini Fakultas Kedokteran Gigi Unissula masih membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru. Mengingat tingginya minat kuliah di Kedokteran Gigi Unissula maka bagi yang punya cita cita menjadi dokter gigi dengan standar pendidikan terbaik untuk segera mendaftar di Fakultas Kedokteran Gigi Unissula karena quota terbatas dan pendaftaran akan ditutup jika telah memenuhi quota. Calon mahasiswa baru dapat mengakses pendaftaran melalui website pmb.unissula.ac.id

Categories
Uncategorized

Pj Gubernur Kaltim Raih Gelar Profesor

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melaksanakan rapat senat terbuka pengukuhan guru besar untuk Pj Gubernur Kalimantan Timur yakni Dr Drs Akmal Malik MSi. Acara dilangsungkan pada Sabtu (27/4/2024) di gedung Auditorium kampus Unissula. Selain menjabat Pj Gubernur, Prof Akmal Malik juga merupakan birokrat yang menduduki jabatan penting sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Dalam orasi ilmiahnya ia menyampaikan tema pendekatan restorative justice dengan keseimbangan hukum, politik, dan manajemen dalam penyelesaian maladministrasi di daerah.

Menurutnya maladministrasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan oleh pelaksana pelayanan publik yang tidak sesuai dengan peraturan, tidak memenuhi asas kepatutan dengan tujuan untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, kelompok terdekatnya tetapi merugikan kepentingan pihak lainnya.

UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah mengatur dengan tegas kepada pelaku maladministrasi dalam pelayanan publik berupa pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan tidak hormat, penurunan gaji, dan lain-lain. Penegakan hukum terhadap pelaku maladministrasi untuk menjamin keseimbangan antara hukum dan keadilan bukanlah tugas yang mudah. Sementara itu disisi lain para pihak yang menjadi korban dari maladministrasi yang buruk juga tidak selalu mendapatkan rasa keadilan yang memuaskan.

Konsep restorative justice atau keadilan restoratif, dikenal sebagai keadilan pemulihan, yang menitikberatkan pada partisipasi langsung dari pelaku, korban, dan masyarakat dalam penyelesaian suatu perkara.

Sementara itu Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH mengapresiasi inisiatif resorative justice dalam menyelesaikan maladministrasi di daerah. “Pendekatan restorative justice yang disampaikan oleh Prof Dr Drs Akmal Malik MSi dengan menitikberatkan pada keseimbangan hukum, politik, dan manajemen dalam menyelesaikan maladministrasi di daerah merupakan sebuah terobosan penting yang perlu diapresiasi karena terbukti berhasil menyelesaikan berbagai konflik terkait maladminitrasi di daerah. Misalnya saja penyelesaian status Balai Latihan kerja Industri (BLKI) Surabaya dan Balai Higiene Perusahaan Ergonomi, K3 Surabaya, Penyelesaian penyerahan aset Kabupaten Nias kepada Kota Gunungsitoli dan sebagainya,” ungkap Prof Gunarto.

Lebih lanjut ia menjelaskan ada empat alasan kenapa Prof Akmal bisa meraih profesor kehormatan di Unissula.

Syarat pertama, untuk dapat memberikan gelar guru besar sebuah universitas harus memiliki akreditasi intitusi unggul atau A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan  Tinggi (BAN PT) serta memiliki program studi Doktor  yang telah terakreditasi unggul atau A. Unissula sudah terakreditasi institusi unggul sejak tahun 2022 dan akreditasi institusi unggul tersebut berhasil diperpanjang hingga tahun 2029.  Unissula juga memiliki Program Doktor Ilmu Hukum yang juga telah terakreditasi Unggul. Sehingga memenuhi persyaratan tersebut.

Syarat kedua yang bersangkutan bergelar doktor dan memiliki pemikiran baru yang berguna bagi bangsa dan negara. Pemikiran dan gagasan baru itu disebut Tacit Knowledge.

Ketiga, pengusulan guru besar tersebut  juga telah direview oleh tim ahli yang dibentuk oleh Rektor dan diketuai oleh Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Unissula Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum yang beranggotakan empat orang ahli.

Keempat, pengusulan guru besar telah mendapatakan rekomendasi dari senat universitas yang berjumlah 58 orang. Setelah disetujui oleh tim ahli dan mendapatkan rekomendasi dari senat universitas selanjutnya Rektor Unissula atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Dikti secara resmi menandatangani dan menerbitkan SK guru besar baru  Prof Dr Drs Akmal Malik MSi.

Categories
Uncategorized

Kedokteran Unissula Sambut Hari Bumi dengan Penghijauan 

Memperingati Hari Bumi (Earth Day) 22 April 2024, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)  mengadakan penghijauan. Hal itu dilakukan bekerjasama melalui kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menanam bibit pohon, pada Jumat (26/4/2024).

Ketua Panitia, Dr dr Istiqomah SpFM SH MH mengatakan sedikitnya 70 bibit pohon tabebuya (warna pink dan putih) dari PT Mertha Jaya Medika serta 18 bibit cemara laut 4 asam 3 sawo kecik dan 5 bungur yang merupakan bantuan dari DLH Kota Semarang tersebut ditanam di lingkungan FK Unissula, Jalan Kaligawe Semarang. Adapun penanaman pohon tersebut merupakan gerakan untuk memperingati Hari Bumi dan tadabbur alam (kepedulian kepada lingkungan atas dasar kecintaan pada Allah).

Penanaman bibit pohon diikuti oleh  pejabat struktural, karyawan, mahasiswa FK Unissula dan mahasiswa pecinta alam dokter (Mapadok). Acara diawali dengan senam bersama yang kemudian dilanjutkan dengan menanam bibit pohon.

Dekan FK Unissula, Dr dr Setyo Trisnadi SH SpKF mengatakan, penanaman bibit pohon ini sebagai bentuk komitmen FK Unissula untuk turut menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Dekan FK Unissula juga berterimakasih kepada DLH Kota Semarang atas dukungannya dengan memberikan bibit pohon  sebagai bentuk kerjasama dalam menjaga alam.

“Harapan kami kerjasama ini akan berlanjut pada kesempatan mendatang. Lingkungan FK Unissula butuh ekosistem yang baik.  Sebelumnya, juga telah dilakukan penebaran bibit ikan di danau FK Unissula,” jelasnya.  

Indriana Puspita Widyasari ST MT, Kepala Sub Koordinator Konservasi Keanakaragaman DLH Kota Semarang mengatakan, pihaknya menyerahkan bibit pohon cemara laut,  asam dan sawo kecik.  Bibit pohon ini diharapkan bisa tumbuh dengan subur dan  berkontribusi untuk memberi kesejukan di lingkungan FK Unissula.

“Jadi, kita memang membidik lahan kosong, lahan tidur, dan lahan tak bertuan untuk bisa ditanami dan  dijadikan kawasan konservasi. Termasuk penanaman di lingkungan Unissula. Tujuannya untuk menambah ruang terbuka hijau dan hutan kota yang saat ini makin berkurang di Kota Semarang. DLH Kota Semarang juga menanam bibit pohon di lahan terasering yang mudah longsor dan hulu mata air, sebagai daerah tangkapan air,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, DLH Kota Semarang  juga menanam bibit pohon di sekitar embung dan kolam untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata dan menjaga mata air. Misalnya di polder Muktiharjo Kidul, embung Kaligawe, dan daerah Sukorejo Gunung Pati, yang tanahnya kritis dan bergerak. Juga menanam pohon gayam di lingkungan Kecamatan Gayamsari, pohon kedungmudu di Kedungmundu untuk mengangkat kearifan lokal.

Pohon-pohon tersebut selain memberi manfaat untuk peneduh, menjaga mata air, dan ketersediaan Oksigen (O2),  juga bisa dijadikan habitat burung, kupu-kupu, capung, dan lainnya.  

Categories
Uncategorized

Tradisi Saling Memaafkan dan Berbuat Kebaikan

Idul fitri merupakan momentum untuk saling bersilaturahmi dan saling memaafkan. Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unissula dalam halal bihalal keluarga besar FE, Jum’at, (26/04/2024). “Tentu hari ini adalah suatu momentum bagi kita semua untuk saling bersilaturahmi, saling memaafkan dan sama sama berkomitmen membesarkan Fakultas Ekonomi. Marilah kita untuk bersama-sama memajukan FE, dimana untuk tahun ini kami targetkan memperoleh 765 mahasiswa baru,” jelas Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi di Aula gedung FE Unissula Jalan Kaligawe.

Menanggapi Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan substansi halal bihalal. “Substansinya adalah saling memberikan maaf selama setahun kita banyak kesalahan. Maka setelah kita berpuasa maka kita meminta maaf di dalam kegiatan halal bihalal. Di momen itu saling mengikhlaskan rasa sakit yang diperoleh karena perintah Allah,” ungkapnya.

Selanjutnya Prof Gunarto juga menegaskan bahwa sebagai institusi cendekiawan Unissula harus berkontribusi pada negara. “Negara ini butuh kaum cendekiawan. Maka Unissula sebagai institusi cendekiawan harus memberikan kontribusi kepada bangsanya untuk duduk di pejabat publik sebagai bentuk berbuat baik kepada bangsanya,” jelasnya.

Sehingga menurutnya setelah berpuasa dan saling memaafkan hendaknya dilanjutkan dengan berbuat kebaikan. Dan bermanfaat bagi bangsa, dirinya dan juga keluarganya. “Maka kita sebagai institusi harus memberikan contoh bagaimana menjadi generasi khaira ummah (generasi terbaik), dengan berbuat baik karena Allah dan mencegah kemunkaran (keburukan),” pungkasnya.

Hadir Wakil Rektor II Unissula Dedi Rusdi SE MSi AKt CA, dan pejabat struktural di lingkungan FE Unissula. Juga hadir dosen dan perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa).

Categories
Uncategorized

Tekad YBWSA Cetak Sekolah Sekolah Unggulan

Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) telah tumbuh dan berkontribusi bagi umat dalam rentang waktu yang cukup panjang yakni berusia 76 tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum YBWSA Dr Bambang Tri Bawono SH MHum dalam acara halal bihalal sekaligus tasyakuran 76 tahun YBWSA di Auditorium Kampus Unissula, Kamis (25/04/2024).

Ia menyebut usia tersebut merupakan kesempatan yang diberikan Allah kepada YBWSA. “Perjalanan YBWSA  hingga usia ke 76 tahun merupakan perjalanan panjang dalam berkhidmat kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengungkap dalam perjalanan enam bulan pengurus baru, telah banyak pencapaian yang diraih YBWSA. “YBWSA telah merenovasi tiga sekolah, TK Sompok, SD Posis, dan TK Posis. Sehingga selanjutnya YBWSA terus berjuang untuk menjadikan sekolah-sekolah dasar dan menengah menjadi sekolah unggulan,” jelasnya.

Atas capaian tersebut Ketua Pembina YBWSA Drs Ahmad Azhar Combo mengapresiasinya. “Ini semua sudah menjadi kebanggaan pembina bahwa semua bidang telah mengalami kemajuan dan perkembangan yang menggembirakan,” jelasnya.

Selanjutnya KH Ahmad Haris Shodaqoh menyampaikan tentang makna halal bihalal. Menurutnya halal bihalal sebagai bentuk rasa menyadari bahwa kita ini manusia yang masih memiliki salah, dan masih sering lupa. “Marilah kita biasakan untuk evaluasi diri bahwa kehidupan di dunia ini adalah permainan saja, maka jadilah  orang yang bermanfaat untuk orang lain,” jelasnya. Pihaknya juga mengingatkan untuk bekerja di YBWSA ini dengan nilai ibadah.

Halal bihalal dihadiri ribuan karyawan, guru, dosen, dan tenaga kesehatan yang bekerja di bawah naungan YBWSA.

Categories
Uncategorized

Teliti Khasiat Jintan Hitam dr Saugi Raih Gelar Doktor

Dosen Fakultas Kedokteran Unissula Dr dr M Saugi Abduh SpPD KKV FINASIM meraih gelar doktor di Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Selasa (24/04/2024). Dirinya berhasil mempertahankan disertasi di depan penguji yang berjudul Pengaruh thymoquinone terhadap respon inflamasi dan stres oksidatif pada tikus model infark miokard.

Penguji terdiri dari Prof Dr Ir Ahmad Yunus MS, Prof Dr Reviono dr SpP(K), Prof Dr Soetrisno dr SpOG(K), Prof Dr Bambang Purwanto dr SpPD KGH FINASIM, Prof Dr Budi Yuli Setiannto dr SpPD KKV SpJP(K) FINASIM FIHA FAsCC FAPSIC FSCAI, Paramasari Dirgahayu dr PhD, Brian Wasita dr PhD SpPA, Vitri Widyaningsih dr MS PhD, dan Prof Dr Idrus Alwi dr SpPD KKV FINASIM FACP FESC FAPSIC FRCP.

Ia menjelaskan latar belakang penelitiannya tersebut karena penyakit jantung koroner (PJK) menjadi penyakit kardiovaskuler dengan angka kematian tertinggi di dunia. “Dimana beberapa faktor yang memengaruhi penyakit ini adalah proses inflamasi dan stress oksidatif. Sedangkan zat yang mampu mengurangi stres oksidatif dan inflamasi adalah antioksidan dan anti inflamasi, salah satunya adalah senyawa inti Thymoquinone (TQ) yang terkandung dalam Jintan Hitam,” ungkapnya.

Dirinya menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan menggunakan tikus putih (Spraque dawley) jantan sebagai uji coba.

Dari penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa terapi dengan Enalapril, Thymoquinone, atau kombinasi keduanya menunjukkan efektivitas dalam mengatasi peradangan dan kerusakan jantung pada tikus infark miokard.

Categories
Uncategorized

Teliti Regulasi Perlindungan Bagi Anak Korban Kekerasan Seksual Ida Musofiana Raih Gelar Doktor

Dosen Prodi  Ilmu Hukum Unissula Ida Musofiana SH MH meraih gelar doktor dari Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret. Ia berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji dalam sidang terbuka, Kamis (24/04/2024) dengan predikat cumlaude. Ia meneliti Rekonstruksi regulasi perlindungan bagi anak korban tindak pidana kekerasan seksual dalam mewujudkan perlindungan yang adil dan beradab.

Ia menyampaikan bahwa tujuan dari penelitiannya adalah untuk menganalisis dan merekonstruksi regulasi perlindungan bagi anak korban kekerasan seksual yang adil dan berdab. “Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis permasalahan dengan cara memadukan bahan hukum dengan keadaan lapangan, yang mana hasil dari analisa tersebut dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan penegakan hukum terhadap tindak pidana anak, tentunya juga dengan melihat aturan-aturan yang berlaku,” jelasnya.

Dengan menggunakan pendekatan penelitian yuridis sosiologis atau socio-legal research, dirinya menemukan bahwa regulasi perlindungan anak korban kekerasan seksual belum menunjukkan perlindungan keadilan yang beradab. “Dikarenakan terdapat disharmonisasi perlindungan bagi anak korban dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang masih berorientasi pada pelaku daripada korban,” jelasnya.

Sehingga dengan begitu pihaknya merekomendasikan beberapa hal. Diantaranya dalam pertanggungjawaban pidana seharusnya ditambah tujuan pemidanaan mencakup pelaku dan kepentingan korban.

“Pemberian restitusi terhadap anak korban kejahatan seksual dapat menjadi prioritas pemerintah sebagai bagian dari penyelamatan masa depan anak. Pemerintah juga harus memastikan restitusi diberikan kepada setiap korban, apabila pelaku tidak mampu membayar restitusi, maka ganti rugi akan diganti menjadi kompensasi yang ditunaikan negara. Terobosan tersebut merupakan sanksi atas kegagalan pemerintah melindungi anak-anak dari kejahatan keji dan diatur dalam peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Adapun tim penguji diantaranya Dr Chatarina Muliana SH SE MH, Prof Dr I Gusti Ayu Ketut Rachmi H SH MM, Prof Dr Hartiwiningsih SH M Hum, dan Dr Muhammad Rustamaji SH MH. Juga Prof Dr Pujiono Suwadi SH MH, Dr Sulistyanta SH MHum, Dr Rehnalemkem Ginting SH MH, Dr Ismunarno SH MHum, dan Prof Dr Sri Endah Wahyuningsih SH MHum.

Categories
Uncategorized

Ingin Kuliah? Berikut 10 PTS Terbaik yang Direkomendasikan

Bagi sebagian orang memilih tempat kuliah bisa jadi bukan perkara mudah. Karena banyak faktor yang perlu dipertimbangkan secara matang misalnya saja pilihan program studi, level akreditasi, besaran biaya kuliah, hingga brand perguruan tinggi. Di era yang semakin modern ini banyak parameter lain yang bisa juga dipertimbangkan misalnya saja aspek perankingan universitas di level regional, nasional, maupun internasional.    

Mengapa faktor perankingan itu penting? Karena perankingan yang dibuat oleh lembaga lembaga perankingan yang kredibel dapat memotret sejauh mana kwalitas sebuah perguruan tinggi.  Salah satu lembaga perankingan perguruan tinggi yang paling kredibel dan paling diakui di seluruh dunia adalah Webometrics.

Terdapat tiga indikator yang digunakan Webometrics untuk menilai kualitas setiap perguruan tinggi. Ketiga indikator tersebut berdasarkan data di internet yaitu visibility (impact), kemudian transparency (opennes) dan excellence (scholar).

Visibility lebih mengukur pada Impact konten website. Seberapa banyak informasi yang diakses oleh user. Indikator Opennes berkaitan dengan jumlah sitasi dari top 210 author. Sedangkan Excellence berkaitan dengan jumlah paper yang berada di top 10% tersitasi pada masing-masing bidang ilmu yang ada di Scimago.

Setiap tahunnya Webometrics merilis dua kali perankingan perguruan tinggi yakni pada bulan Januari dan bulan Juli. Dalam rilis terbaru Webometrics di bulan Januari 2024 banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari Indonesia yang berhasil masuk dalam perankingan tersebut. Misalnya saja Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dari Kota Semarang. Unissula berhasil masuk 10 besar perguruan tinggi swasta  terbaik di Indonesia.

Capaian tersebut merupakan bentuk komitmen kampus yang berdiri 2o Mei 1962 tersebut dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga prestasinya bisa terus menanjak. Hal itu bisa dijadikan pertimbangan tersendiri bagi calon mahasiswa yang sedang ingin memilih tempat kuliah.

Unissula yang beralamat di Jalan Kaligawe KM 4 Semarang tersebut saat ini sudah terakreditasi intitusi unggul dan 84% Program Studinya juga terkreditasi unggul sehingga kwalitasnya teruji dan banyak diminati calon mahasiswa baru. Sebagai salah satu buktinya pada tahun 2023 lalu jumlah mahasiswa baru Unissula merupakan yang terbanyak diantara semua perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah dengan jumlah mahasiswa baru sebanyak 7.346.  Untuk informasi pendaftaran calon mahasiswa baru tahun akademik 2024 bisa di buka di website pmb.unissula.ac.id. Pendaftarannya sudah dibuka mulai bulan Oktober 2023 hingga Agustus 2024.  

Berikut daftar 10 kampus terbaik swasta di Indonesia versi Webometrics 2024 yang bisa dijadikan sebagai referensi kuliah.

  1. Telkom University

Peringkat dunia: 1225

Peringkat Indonesia: 11

  1. Universitas Binus

Peringkat dunia: 1528

Peringkat Indonesia: 13

  1. UMY

Peringkat dunia: 1873

Peringkat Indonesia: 18

  1. UMM

Peringkat dunia: 2266

Peringkat Indonesia: 22

  1. UMS

Peringkat dunia: 2669

Peringkat Indonesia: 28

  1. Universitas Gunadarma

Peringkat dunia: 3061

Peringkat Indonesia: 34

  1. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Peringkat dunia: 3068

Peringkat Indonesia: 35

  1. UAD

Peringkat dunia: 3140

Peringkat Indonesia: 36

  1. Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Peringkat dunia: 3482

Peringkat Indonesia: 41

  1. Universitas Mercu Buana

Peringkat dunia: 3529

Peringkat Indonesia: 43

Categories
Uncategorized

Peringati Hari Bumi Kedokteran Unissula Tebar 10.000 Benih Ikan

Dalam rangka memperingati Hari Bumi 22 April 2024, Fakultas Kedokteran (FK) Unissula bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kota Semarang menebar benih ikan di danau yang berada di lingkungan Fakultas Kedokteran Unissula, pada Senin (22/4/2024).

Ketua Panitia, Dr dr Istiqomah SpFM SH MH mengatakan adapun 10.000 benih ikan tawes dan nila tersebut merupakan bantuan dari Dinas Perikanan Kota Semarang. “Gerakan ini diharapkan sebagai bentuk peringatan Hari Bumi dan tadabbur alam (kepedulian kepada lingkungan atas dasar kecintaan pada Allah,” jelas Istiqomah.

Sementara itu, Dekan Kedokteran Unissula, Dr dr Setyo Trisnadi SpKF mengatakan, gerakan menebar benih ikan selain dalam rangka memperingati Hari Bumi juga  sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem lingkungan danau. Pasalnya, ekosistem yang ada di lingkungan Unissula harus dijaga keseimbangannya, dan salah satunya dengan keberadaan ikan-ikan di dalam danau tersebut.

Ia juga berterimakasih kepada Dinas Perikanan Kota Semarang atas dukungannya dengan memberikan benih ikan untuk ditebar di danau yang ada di Unissula.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Ir Sih Rianung ST MT dalam kesempatan ini menyerahkan 10.000 benih ikan, yang selanjutnya ditebar bersama-sama di danau.

Sih Rianung lebih lanjut mengatakan, bantuan bibit ikan tersebut diharapkan akan bisa meningkatkan kelestarian ekosistem danau  yang ada di Unissula.

Ke depan, diharapkan bibit ikan tersebut dapat  berkembang biak, kemudian sebagian dipanen, sehingga bermanfaat untuk civitas akademika FK Unissula.

Categories
Uncategorized

Beruntungnya Orang Orang yang berjiwa Pemaaf

Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi (FBIK) Unissula mengadakan halal bi halal. Acara yang dilangsungkan Senin (22/4/2024) tersebut dihadiri para dosen dan tenaga kependidikan. Dekan FBIK Trimanah SSos MSi menyampaikan halal bihalal merupakan momen yang sangat penting untuk saling memaafkan. “Acara ini sangat penting bagi civitas FBIK untuk saling memaafkan karena dalam interaksi sosial semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan kekhilafan. Melalui acara ini pula kita berdoa bersama dan membangun optimisme agar dua prodi di FBIK yang saat ini sedang mengajukan proses akreditasi  yaitu Prodi Ilmu komunikasi dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris bisa meraih predikat unggul,” ungkapnya.

Sementara itu Ustad Sukijan Athoillah SpdI MPd yang mengisi ceramah agama dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwasannya seiring perjalanan usia seharusnya manusia semakin sadar akan datangnya kematian. Ketika masih kecil manusia tidak pernah mikir resiko. Apakah mau main prosotan, main bola, main di sungai mereka tidak pernah takut. Seiring perjalanan usia yang semakin dewasa manusia justru semakin membatasi diri dan menghitung resiko, takut jatuh, takut sakit dan takut mati. Padahal kematian adalah sebuah kepastian yang nyata akan terjadi. Kenapa banyak manusia takut mati karena secara psikologis masih merasa banyak dosa dan belum banyak beramal kebajikan.

Masih menurut dosen Fakultas Agama Islam tersebut bahwa sungguh beruntung orang yang meninggal dunia tanpa membawa banyak beban dosa sehingga urusan di akrherat akan lebih sederhana. “Orang yang suka memaafkan orang lain itu kelak tidak banyak menjadi saksi persidangan di mahkamah akherat. Orang orang pemaaf persaksiannya tidak lagi dibutuhkan karena dengan memaafkan orang lain banyak kasus yang menimpa orang lain sudah ditutup sehingga tidak harus capek capek mendatangi persidangan di akherat. Namun jika kita belum memaafkan orang lain maka kita harus menjelaskan di persidangan akherat kenapa kita tidak memaafkan kesalahan orang lain tersebut. “Maka itu beruntunglah orang orang yang berhati luas dan mudah memaafkan,” pungkasnya.