Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula PTS No 1 di Jateng Versi UI GreenMetric

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) mengokohkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nomer 1 di Jawa Tengah tahun 2025. Pengakuan tersebut diberikan oleh UigreenMetrics 2025 yang dirilis Selasa Malam (16/12/2025). UI GreenMetric merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang digagas oleh Universitas Indonesia untuk menilai komitmen dan upaya kampus terhadap penghijauan dan pembangunan berkelanjutan lingkungan.

UI GreenMetric tahun ini diikuti 1745 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari 105 negara. Skor Unissula tahun ini 6762,5 naik siginifikan dibanding tahun 2024 lalu yaitu 5945. Peringkat dunia (PTN/PTS) naik tajam dari 717 ke 529. Peringkat nasional (PTN/PTS) naik dari 67 ke 54. Peringkat PTS di tingkat nasional naik dari 24 ke 19. Peringkat (PTN/PTS) di Jateng naik dari peringkat 5 ke peringkat 4. Peringkat PTS se Jateng tahun 2024 dan tahun ini masih sama di peringkat 1.

Adapun penilaiannya berdasar parameter pengaturan dan infrastruktur (setting dan infrastructure) seperti ketersediaan ruang hijau dan area resapan air. Energi dan perubahan Iklim (energy and climate change). Pengelolaan sampah dan limbah (waste management). Tata kelola air (water management). Transportasi (transportation). Pendidikan dan riset (education and research).

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH mengungkap rasa syukurnya atas prestasi Unissula yang semakin kokoh sebagai PTS terbaik di Jawa Tengah dan terus meningkat di ranking nasional dan internasional. “Alhamdulillah Unissula meraih ranking 1 PTS se Jawa Tengah. Ini merupakan karunia yang sangat kami syukuri. Demikian juga peringkatnya Unissula di ranking nasional dan internasional juga naik signifikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut rektor menjelaskan bahwa Unissula adalah perguruan tinggi yang memiliki komitmen tinggi pada pembangunan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hal itu salah satunya diimplementasikan melalui penataan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung yang sangat masif dalam dua tahun terakhir. Hal itu menjadikan Unissula semakin modern, berstandar internasional serta ramah lingkungan. Unissula dapat menjadi tempat perkuliahan yang nyaman, asri dan hijau.

Adapun 10 perguruan tinggi terbaik menurut UI GreenMetric 2025 adalah sebagai berikut: Wageningen University & Reseach (Belanda), University College Cork (Irlandia), Nottingham Trent University (Inggris), Umwelt-Campus Birkenfeld (Jerman), Universidade de Sao Paulo (Brazil), University of Groningen (Belanda). Selain itu University of California (Amerika), University of Connecticut (Amerika), Universita di Bologna (Italia) dan Universitat Bremen (Jerman).

Categories
Headline Kampus Nasional News

Menteri Ferry Juliantono akan Resmikan Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula

Menteri Koperasi Indonesia Dr Ferry Juliantono SE Ak MSi akan hadir ke Unissula Semarang. Ia akan melakukan orasi ilmiah dengan judul mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8% melalui koperasi mahasiswa.

Acara yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unissula tesebut akan digelar di Gedung Internasional Unit Program, Kamis (18/12/2025). Dalam kesempatan tersebut juga akan dilakukan peresmian Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula.

“Koperasi mahasiswa merupakan kekuatan strategis dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Karena mampu menjadi wadah pembelajaran mahasiswa dalam berwirausaha, tata kelola usaha, serta ekonomi kerakyatan berbasis inovasi dan digitalisasi, sehingga dapat mencetak generasi pembangunan bangsa yang siap untuk ditugaskan dimana saja untuk memajukan Republik Indonesia,” ungkap Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Mohammad Nandi Prassetio, Rabu (17/12/2025).

Oleh karena itu, menurutnya dukungan kebijakan dan pendampingan dari pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM dinilai penting agar koperasi mahasiswa tumbuh profesional, berdaya saing, dan berkontribusi nyata sebagai motor penggerak ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Adapun peserta diantaranya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, BEM Fakultas Ekonomi Jateng dan DIY, BEM di lingkungan Unissula, dan juga Dinas Koperasi di Kota Semarang.

Categories
Uncategorized

APAKAH POLISI AKTIF BISA MENJABAT? KAITANNYA DENGAN PUTUSAN MK & PERNYATAAN MAHFUD MD

Prof.Henry Indraguna

Jawaban Inti (Langsung ke Pokok)

Bisa, sepanjang memenuhi tafsir konstitusional MK.

Dan pernyataan Mahfud MD justru mengingatkan batasannya, bukan menutup kemungkinan sama sekali.

Kaitannya dengan Putusan Mahkamah Konstitusi

MK dalam berbagai putusan terkait netralitas aparatur negara dan jabatan sipil menegaskan prinsip berikut:

                1.            Larangan absolut adalah pada jabatan politik, bukan pada penugasan fungsional negara.

                2.            Aparat bersenjata boleh ditugaskan di lembaga sipil jika:

                •             bukan jabatan politik,

                •             dibutuhkan negara,

                •             diatur secara jelas,

                •             dan tidak menghilangkan netralitas institusi.

➡️ Artinya, menurut MK:

Yang diuji adalah fungsi dan dampaknya, bukan semata status “polisi aktif”.

Menempatkan Pernyataan Mahfud MD Secara Proporsional

Pernyataan Prof. Mahfud MD bahwa hal ini “melanggar dua UU” harus dibaca sebagai peringatan konstitusional, bukan vonis final.

Makna substansialnya:

                •             Bukan melarang Polri ditugaskan,

                •             tetapi mengingatkan agar tidak melanggar batas UU Polri dan UU ASN.

➡️ Jadi, Mahfud MD tidak sedang menyerang Polri,

melainkan mengingatkan agar kebijakan Kapolri tidak melampaui koridor hukum.

Sintesis Posisi yang Seimbang

MK memberi ruang, Mahfud MD memberi rambu.

                •             Ruang: penugasan fungsional, teknis, non-politis

                •             Rambu: jangan jadi jabatan politik, jangan permanen, jangan rusak sistem ASN

Kalimat Kunci (Soundbite TV)

“Putusan MK memberi ruang penugasan fungsional aparat negara. Pernyataan Prof. Mahfud MD adalah pengingat batas konstitusionalnya. Jadi solusinya bukan melarang Polri, tapi mengatur dengan tegas.”

Atau versi lebih singkat:

“MK memberi ruang, Mahfud memberi rambu.”

Penutup Tegas & Elegan

“Maka sikap yang tepat adalah mendukung Polri, sambil memastikan setiap penugasan tetap sejalan dengan putusan MK dan semangat konstitusi.”

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Universitas Terbaik Mitra Disperakim Pemprov Jateng dalam Verifikasi Rutilahu

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH melepas 606 mahasiswa untuk mengikuti KKN yang akan diterjunkan ke Kabupaten Demak dan Kota Semarang.  Acara dilakukan secara daring melalui Zoom dan luring di gedung Rektorat Unissula (15/12/2025). Dalam KKN ke XXI tersebut para mahasiswa akan mendukung program Pemprov Jawa Tengah yang diinisiasi oleh Disperakim untuk memverifikasi data rumah tidak layak huni.

Prof Gunarto menyampaikan bahwa para peserta KKN diharapkan mampu mengimplementasikan basic green skills di tempat KKN. Skills tersebut antara lain integritas atau kejujuran, kecerdasan, kemampuan menyampaikan pendapat dan tulisan, kerjasama, kepemimpinan, serta bahasa inghgris dan IT. “Outcomenya adalah mampu menghasilkan verifikasi data rutilahu yang akurat dan identitas kependudukan digital,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala LPPM Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT menyampaikan bahwa di dalam KKN periode XX yang lalu Unissula mendapat apresiasi dari Disperakim Pemprov Jawa Tengah karena capaian terbanyak verifikasi data rutilahu yang dibuat oleh mahasiswa KKN Unissula.  Disperakim menyebut KKN Unissula merupakan yang terbaik diantara 15 perguruan tinggi di Jateng dalam hal capaian verifikasi data rutilahu. “Harapannya peserta KKN XXI Unissula kali ini dapat kembali berkontribusi membantu verifikasi rutilahu juga program Dispendukcapil Kota Semarang khususnya identitas kependudukan digital,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Rektor I Dr Abdul Basir SPd MPd, Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA CRP, dan Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD. Hadir pula pimpinan LPPM Unissula antara lain Prof Dr Mutamimah SE MSI, Prof Dr Siti Thomas Zulaikah, Prof Dr Imam Kusmaryono, dan Abdurrohim SPsi MSi.

Categories
Uncategorized

Pendapat Hukum Prof Dr Yeheskiel M. Tiranda SH., MH. Guru Besar Ilmu Hukum Unissula Semarang tentang Per Kapolri nomor 10 tahun 2025

Saya sangat yakin bahwa perka 10 tahun 2025 tidak bertentangan dengan putusan MK. perka ini justru memberi makna norma pasal dalam UU kepolisian yg sudah diputus oleh majelis maupun UU ASN yang saat ini sedang di uji juga, menjadi konkritBahkan dalam putusan MK dari alur pikiran yang terbaca pada pendapat beberapa majelis menyatakan bahwa frasa yang digugat tidak harus di maknai secara sempitDalam konteks teori hukum tentang norma, UU Polri itu terkait kebolehan menduduki jabatan sipil dan persyaratannya, bisa dimaknai sebagai norma abstrak.

Dan justru menjadi norma yang konkrit dengan perka 10 tahun 2025. JJ Bruggink menyatakan semakin abstrak norma maka semakin luas wilayah penerapannya. Sebaliknya semakin konkrit maka semakin sempit wilayah penerapannya. Nah 17 jabatan yang di jabarkan dalam perka 10 tahun 2025 itu justru memberi pembatasan. Karena kalau tidak, maka norma itu akan selamanya dimaknai luas.

Justru kalau tidak begitu maka putusan MK tidak jalanTapi saya ingin melihat sisi yang berbeda dari polemik ini. George Jellinek sebagai bapak hukum tata negara, menekankan bahwa Kalau bicara jabatan, maka kita bicara negara. Seharusnya diluar konteks sipil dan non sipil, prinsipnya adalah bahwa jabatan adalah fungsi negara.

Frasa dalam UU Polri maupun UU ASN yang memberikan “jabatan tertentu” di ASN yang bisa dijabat personil kepolisian negara RI, seharusnya dianggap sebagai amanat konstitusi yang justru memberikan “kewajiban”.

Jadi mari jangan lebih melihat jabatan itu sebagai “hak”Perka 10 ini saya justru melihat KAPOLRI sedang mengatur bahwa jabatan itu adalah “kewajiban” sehingga perlu diberi makna hukum yang konkrit sebagai suatu norma yang harus dibatasi

Categories
Headline Kampus Nasional News

Jurnal Hukum FH Unissula Tampil di International Simposium Turkiye

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi salah satunya bidang publikasi ilmiah di lingkungan akademiknya. Langkah strategis ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam gelaran International Anadolu Symposium of Academic Studies yg diselenggarakan oleh USAR organisasi para Ilmuan Seluruh Dunia berpusat di Ankara, Turkiye, pada tanggal 12 hingga 14 Desember 2025.

Unissula mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mempromosikan dan memperkuat posisi jurnal ilmiah unggulannya di kancah global. Delegasi diamanahkan kepada Assoc. Prof. Dr. Ong Argo Victoria, yang merupakan Penanggungjawab Rumah Jurnal Fakultas Hukum (FH) Unissula.

Fokus Utama: Penguatan Jurnal Hukum Scopus Q1Kehadiran Ong Argo Victoria di simposium internasional ini memiliki misi khusus, yakni meneguhkan dan memperluas jaringan publikasi untuk Jurnal Hukum milik FH Unissula yang telah berhasil meraih reputasi gemilang dengan kerjasama tim solid (Dr. Andri, Dr. Mustaqim Dkk) sebagai jurnal Scopus Quartile 1 (Q1).

Capaian Q1 merupakan indikator kualitas publikasi ilmiah tertinggi di tingkat internasional, dan partisipasi ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan serta peningkatan kualitas jurnal.“Kami membawa semangat dari civitas akademika Unissula, khususnya Fakultas Hukum, untuk memastikan bahwa karya ilmiah yang dipublikasikan tidak hanya berkualitas di tingkat nasional, tetapi juga diakui dan memberikan kontribusi signifikan di ranah internasional,” ujar Assoc. Prof. Dr. Ong Argo Victoria.

Amanat Dekan FH Unissula

Semangat internasionalisasi ini sejalan dengan visi yang diamanahkan oleh Dekan FH Unissula, Prof. Dr. Jawade Hafidz, S.H., M.H. Beliau berharap partisipasi ini menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu penelitian dan publikasi.“Kami berdoa semoga publikasi ilmiah di lingkungan civitas akademika Unissula semakin berkualitas dan bertaraf Internasional,” tutur Prof. Dr. Jawade Hafidz, menggarisbawahi pentingnya acara USAR di Ankara sebagai ajang benchmarking dan kolaborasi internasional.

Partisipasi Unissula dalam International Anadolu Symposium of Academic Studies -USAR 2025 ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global, khususnya dalam menghasilkan dan menyebarluaskan pengetahuan melalui publikasi ilmiah bereputasi.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Gus Miftah Resmi Raih Gelar Magister PAI, Tegaskan Dakwah Humanis Berbasis Kebangsaan

Dai nasional sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta, KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), secara resmi menyelesaikan studi jenjang magister dan mengikuti wisuda Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, hari ini, dengan meraih gelar Magister Pendidikan Agama Islam (M.Pd.).

Dalam studi akademiknya, Gus Miftah mengangkat tesis berjudul, “Relevansi Living Dakwah dalam Penguatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Pesantren Ora Aji Yogyakarta”, sebuah kajian yang menyoroti praktik dakwah kontekstual dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter kebangsaan santri. Tesis ini menempatkan dakwah tidak semata sebagai aktivitas verbal, tetapi sebagai praktik sosial-keagamaan yang dihidupi dalam keseharian pesantren.

Penelitian tersebut berangkat dari realitas sosial pesantren sebagai ruang strategis pendidikan karakter dan moderasi beragama. Gus Miftah menegaskan bahwa dakwah yang membumi melalui keteladanan, interaksi sosial, dan pendekatan kultural, memiliki peran signifikan dalam menanamkan nilai cinta tanah air, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman di kalangan santri. Pendekatan ini dikenal sebagai living dakwah, yakni dakwah yang diwujudkan dalam tindakan nyata dan pengalaman hidup, bukan sekadar ceramah normatif.

Dalam konteks Pondok Pesantren Ora Aji, praktik living dakwah terefleksi melalui berbagai aktivitas keagamaan, dialog kebangsaan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan santri secara aktif. Lingkungan pesantren yang inklusif dan terbuka menjadi medium efektif bagi internalisasi nilai kebangsaan secara berkelanjutan. Melalui pola tersebut, santri tidak hanya memahami konsep kebangsaan secara kognitif, tetapi juga menghayatinya sebagai bagian dari identitas sosial dan religius mereka.

Secara metodologis, tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan penggalian makna mendalam terhadap pengalaman santri dalam praktik dakwah Gus Miftah.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa keteladanan kiai, budaya pesantren yang humanis, serta keterlibatan aktif santri menjadi faktor kunci dalam pembentukan wawasan kebangsaan yang moderat dan inklusif.Keberhasilan Gus Miftah menyelesaikan studi magister ini tidak hanya menjadi capaian akademik personal, tetapi juga memperkuat legitimasi intelektual atas praktik dakwah yang selama ini ia jalankan.

Wisuda hari ini menandai perjumpaan antara dunia akademik dan praksis dakwah kultural, sekaligus menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam merawat keislaman dan keindonesiaan secara harmonis.

Dengan capaian tersebut, Gus Miftah diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam yang moderat, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan, baik melalui pesantren, ruang dakwah publik, maupun forum akademik nasional.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Gus Miftah Ternyata Sudah Bergelar S2 dari Kampus Mana Ya?

Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab di sebut Gus Miftah ternyata sudah menyelesaikan pendidikan masternya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Magister Pendidikan Agama Islam di kampus Unissula. Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman tersebut juga mengikuti prosesi wisuda yang dilaksanakan di Auditorium Unissula pada Sabtu (13/12/2025) bersama dengan 867 peserta wisuda lainnya. Prosesi wisudanya dipimpin langsung oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH.

Menarik untuk ditelisik trak record kampus Unissula yang menjadi tempat kuliah Gus Miftah. Unissula adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah dan PTS nomor empat nasional dan menempati peringkat 95 Asia berdasarkan penilaian AppliedHE yang berbasis di Singapura yang dirilis bulan November tahun 2025 ini.

Unissula juga unggul dalam berbagai perankingan kampus kelas dunia seperti Webometric, Times Higher Education dll. Kampus yang beralamat di Jalan Kaligawe KM 4 Semarang tersebut mencatatkan diri sebagai kampus ke 12 yang meraih peringkat akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional sejak 22 Mei 2022. Di tilik dari segi usia kampus tersebut sudah berusia lebih 60 tahun. Didirikan oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) tepatnya 20 Mei 1962.

Unissula memiliki 13 fakultas unggulan. Fakultas itu antara lain Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Agama Islam serta Fakultas Bahasa Sastra dan Budaya. Kampusnya juga luas berdiri di area terintegrasi lebih dari 40 Hektar. Memiliki kerjasama internasional yang luas dengan universitas top di Belanda, Korea, Jepang, Korea, Malaysia, Brunai Darussalam, Filipina, dan lainnya.

Menilik prestasi mahasiswanya juga membanggakan bangsa dan negara. Prestasi tersebut antara lain tim mahasiswa Fakultas Teknologi Industri juara robotik dunia di Trinity College International Fire Fighting Home Robot Contest yang diselenggarakan pada 2-3 April 2016 di Oosting Gymnasium Trinity College Ferris Athletic Center, Hartford, Amerika Serikat.

Tim mahasiswa Fakultas Teknik juara Bridge Design Competition di Nanyang Technological University (NTU) Singapura 9-10 Maret 2019. Sebelum meraih gelar S2 di Magister Pendidikan Agama Islam Unissula Gus Miftah juga lulus sarjana di Prodi Pendidikan Agama Islam juga dari Unissula. Adapun gelar akademik lengkapnya Miftah Maulana Habiburrahman SPd MPd.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Uya Kuya Ternyata Sudah Bergelar S2 dari Kampus Mana Ya?

Surya Utama atau yang lebih dikenal dengan Uya Kuya resmi menyandang gelar master. Ia telah menyelesaikan pendidikanya di Magister Ilmu Hukum Kampus Unissula Semarang. Anggota Komisi IX DPR RI tersebut juga mengikuti prosesi wisuda yang dilaksanakan di Auditorium Unissula pada Sabtu (13/12/2025) bersama dengan 867 peserta wisuda lainnya. Prosesi wisudanya dipimpin langsung oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH.

Menarik untuk ditelisik trak record kampus Unissula yang menjadi tempat kuliah Uya Kuya. Unissula adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah dan PTS nomor empat nasional dan menempati peringkat 95 Asia berdasarkan penilaian AppliedHE yang berbasis di Singapura yang dirilis bulan November tahun 2025 ini. Unissula juga unggul dalam berbagai perankingan kampus kelas dunia seperti Webometric, Times Higher Education dll.

Kampus yang beralamat di Jalan Kaligawe KM 4 Semarang tersebut mencatatkan diri sebagai kampus ke 12 yang meraih peringkat akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional sejak 22 Mei 2022.

Di tilik dari segi usia kampus tersebut sudah berusia lebih 60 tahun. Didirikan oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) tepatnya 20 Mei 1962. Unissula memiliki 13 fakultas unggulan.

Fakultas itu antara lain Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Agama Islam serta Fakultas Bahasa Sastra dan Budaya.

Kampusnya juga luas berdiri di area terintegrasi lebih dari 40 Hektar. Memiliki kerjasama internasional yang luas dengan universitas top di Belanda, Korea, Jepang, Korea, Malaysia, Brunai Darussalam, Filipina, dan lainnya.

Menilik prestasi mahasiswanya juga membanggakan bangsa dan negara. Prestasi tersebut antara lain tim mahasiswa Fakultas Teknologi Industri juara robotik dunia di Trinity College International Fire Fighting Home Robot Contest yang diselenggarakan pada 2-3 April 2016 di Oosting Gymnasium Trinity College Ferris Athletic Center, Hartford, Amerika Serikat.

Tim mahasiswa Fakultas Teknik juara Bridge Design Competition di Nanyang Technological University (NTU) Singapura 9-10 Maret 2019. Sebelum meraih gelar S2 di Magister Ilmu Hukum Unissula Uya Kuya sudah meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia angkatan 1994.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Uya Kuya dan Gus Miftah Raih Gelar S2 di Unissula

Unissula menyelenggarakan prosesi wisuda ke 95 pada Sabtu (13/12/2025). Prosesi yang diikuti 868 wisudawan tersebut di pimpin oleh Rektor Prof Dr Gunarto SH MH. Dalam sambutannya ia mengucapkan terimakasih atas kepercayaan para wisudawan yang telah memilih Unissula sebagai tempat menuntut ilmu.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyebut beberapa wisudawan yang sudah dikenal oleh publik. Wisudawan spesial tersebut antara lain Gus Miftah yang meraih gelar Magister Pendidikan Agama Islam dan Surya Utama atau Uya Kuya yang meraih gelar Magsiter Ilmu Hukum.

Selain itu ada banyak pejabat publik lainnya yang meraih gelar di Program Doktor Ilmu Hukum. Misalnya Agung Widyantoro anggota DPR RI Komisi X. Eddy Daulatta Sembiring Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto. Damenta Alexander, Ketua Pengadilan Negeri Tarakan. Abun Hasbullah Syambas, Kepala Kejaksaan Negeri Bandung dan Dedi Wahyudi Wakapolres Bandung. Selain itu ada Irwan Chandra Nirwana, Kepala Satuan Kerja Jalan Nasional Kalsel & Kaltara lulus dari Program Doktor Teknik Sipil.

Sementara itu Slamet Sulistiono, Kepala Unit Usaha Syariah Bank Jateng lulus dari Program Doktor Ilmu Manajemen. Dalam kesempatan tersebut Rektor juga mewisuda tujuh mahasiswa internasional. Mereka adalah Mahmoud W M Abuwazna dari Palestina. Khalid Dadda dari Maroko. Tiga wisudawan dari Malaysia Muh Azlan Bin Marukum, Nik Mohd Sukiman dan Adli Zil Ikram. Selain itu Rosee Nilaeman dari Thailand dan Omar Nyang dari Afrika Selatan.

Prof Gunarto juga menyebut lulus dari Unissula merupakan sebuah kebanggan. “Unissula adalah kampus unggul di tingkat nasional dan internasional. Menduduki peringkat 401 dunia. Menduduki peringkat 95 Asia. Menempati peringkat 4 Perguruan Tinggi Swasta terbaik nasional. Menempati peringkat 1 PTS di Jawa Tengah,” ungkapnya.