Categories
Headline Kampus Nasional News

FH Unissula Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru, Hadirkan Wakil Menteri Hukum RI

Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Jumat, 23 Januari 2026.

Sosialisasi ini menghadirkan Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Dr Edward Umar Sharif Hiariej SH MHum sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Wamenkum menegaskan bahwa pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru merupakan tonggak penting reformasi hukum pidana nasional, yang menuntut kesiapan aparatur penegak hukum, akademisi, serta masyarakat  secara luas.

Wamenkum menegaskan bahwa pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak dapat dipahami secara parsial, melainkan harus dibaca bersamaan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Karena itu, jika Bapak Ibu membaca Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, maka harus dibandingkan dan dibaca bersama dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. Ini adalah satu kesatuan hukum materiil,” tegasnya.

Sementara itu, hukum formil atau tata cara penegakan hukumnya diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, yang menjadi pedoman aparat penegak hukum dalam menjalankan sistem peradilan pidana nasional.

Meski mengakui tidak mudah memahami seluruh pasal dalam waktu singkat, Wakil Menteri Hukum mendorong masyarakat, akademisi, dan aparat penegak hukum untuk memberi perhatian khusus pada Buku Kesatu, terutama Bab I hingga Bab IV, karena menjadi dasar utama penerapan seluruh ketentuan pidana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa visi KUHP nasional berorientasi pada keadilan korektif, restoratif, rehabilitatif, dan reintegrasi sosial. Dalam konsep keadilan korektif, hakim diberi ruang untuk menjatuhkan pidana, tindakan, atau kombinasi keduanya (double track system), sesuai dengan kebutuhan pemidanaan.

KUHP baru juga menekankan keadilan restoratif, yakni pemulihan korban, serta keadilan rehabilitatif yang bertujuan memperbaiki pelaku agar dapat kembali ke masyarakat. Prinsip reintegrasi sosial turut diperkuat dengan mendorong pidana yang lebih ringan dan proporsional, termasuk penghapusan pidana kurungan dan penguatan alternatif pemidanaan seperti kerja sosial dan pengawasan.

Dengan pemberlakuan KUHP dan KUHAP nasional ini, pemerintah berharap sistem hukum pidana Indonesia menjadi lebih humanis, modern, dan berkeadilan, sejalan dengan nilai Pancasila dan perkembangan masyarakat.

Peran Strategis Perguruan Tinggi 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH didampingi Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, Dekan Fakultas Hukum Unissula.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi undang-undang baru melalui kajian akademik, pendidikan hukum, dan pengabdian kepada masyarakat.

UU ini memuat ketentuan tentang jenis-jenis tindak pidana dan pertanggungjawaban pidana, tujuan dan asas pemidanaan yang lebih modern, humanis, dan berkeadilan, pidana dan tindakan, termasuk pidana alternatif dan pidana berbasis pemulihan (restorative justice) Perlindungan hak asasi manusia, nilai Pancasila, serta kearifan lokal.

UU baru ini menekankan keseimbangan antara keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan, serta mengedepankan pemidanaan yang tidak semata-mata bersifat pembalasan.

UU ini bertujuan memperbarui sistem hukum acara pidana agar lebih transparan dan akuntabel dalam penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan persidangan.

Juga Penguatan perlindungan hak tersangka, terdakwa, dan korban, penguatan peran hakim dalam mengawasi proses peradilan pidana, pengaturan alat bukti dan pembuktian yang lebih adaptif, dan penerapan prinsip due process of law dan keadilan restoratif. KUHAP baru ini dirancang untuk menyesuaikan perkembangan hukum, teknologi, serta tuntutan perlindungan hak asasi manusia dalam sistem peradilan pidana modern.

Dekan Fakultas Hukum Unissula menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen FH Unissula untuk memastikan sivitas akademika dan praktisi hukum memahami secara komprehensif substansi serta implikasi penerapan KUHP dan KUHAP yang baru, baik dari aspek penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, maupun kepastian hukum.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan penuh untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan hukum seiring dengan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, praktisi hukum, serta pemerhati hukum yang antusias mengikuti pemaparan dan diskusi interaktif.  Melalui forum ini, FH Unissula diharapkan mampu menjadi pusat rujukan akademik dalam mendukung transisi dan implementasi KUHP serta KUHAP baru secara berkeadilan, profesional, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Anggota Menwa Unissula Berangkat Diksar Bela Negara ke Magelang

Anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Unissula mengikuti Dodik Bela Negara Magelang. Diksar yang diikuti mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi berlangsung mulai Rabu, 21 Januari 2026 sampai Sabtu, 31 Januari 2026. Dengan rincian kegiatan diantaranya masa orientasi medan, pelatihan fisik, materi wawasan kebangsaan, praktek di lapangan, yang diakhiri pembaretan hingga malam inagurasi.

“Diksar di Menwa guna membangun mahasiswa yang disiplin, sikap yang terdidik, mental baja, fisik yang kuat, serta jiwa cinta tanah air dan bela negara terhadap NKRI. Sedangkan Diksar ini bertujuan anggota mampu menyiapkan komponen cadangan terhadap pertahanan negara yang hebat, berkarakter serta terampil,” ungkap komandan Menwa Unissula Feni Prameswati, Kamis (22/1/2026).

Lebih lanjut Feni menjelaskan pemilihan Dodik Bela Negara Magelang karena berkaitan dengan lokasi strategis, fasilitas pelatih lengkap, luas dan memadai, serta memiliki sejarah pengalaman dari TNI yang berkualitas.

Selain itu juga pelatihnya dari TNI profesional, staf Komando Resimen Mahasiswa (Sekomen) yang mengkoordinasi seluruh kegiatan, dan juga Polisi Menwa (Polmen) guna mendisiplinkan siswa serta mengawasi berjalannya kegiatan sesuai SOP.

“Harapan kami setelah pelaksanaan Diksar di Magelang khususnya Satuan 908 Sawer Wiso Unissula dapat memberi manfaat serta perubahan yang drastis terhadap mahasiswa dari sikap yang terdidik, karakter yang hebat, jiwa yang patriotisme serta ilmu yang bermanfaat mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ditambah dengan adanya Mako baru Satuan Menwa Unissula pihaknya berharap bisa langsung turun tangan aktif dalam membantu masyarakat. Baik kecelakaan, bencana banjir ataupun bantuan lainnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

13 Mahasiswa Unissula Ikuti KKN Internasional                                                                

Sebanyak13 mahasiswa Unissula akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ke Malaysia. Menurut Kepala UPT Kerjasama Unissula, Rio Luhung Pribadi ke 13 mahasiswa Unissula tersebut sudah lolos dalam seleksi wawancara yang dilaksanakan oleh LLDikti Wilayah VI Jateng bekerjasama dengan Forum Kerjasama Perguruan Tinggi Jawa Tengah yang dilaksanakan pekan lalu.

Ke 13 mahasiswa tersebut berasal dari berbagai prodi. Sembilan mahasiswa dari S1 Ilmu Hukum. Mereka adalah Azzahra Rhintya Biru Rachim, Berliana Mutiara Sari, Disty Widya Intan Zakiyah Rusyani, Galih Dwi Suwarno, Listya Anggi Diniyati, Noer Laila Motik, Nurul Hidayah, Sagita Aulia Lubis, dan Vika Kharismalia.

Mahasiswa lainnya Muhammad Thoriqul Huda dari S1 Pendidikan Matematika. Makhsinta Azkiya dari S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Nurul Aini Riski Hidayah dari S1 PGSD serta Fauzan dari Prodi S1 Manajemen.

Dipilihnya Malaysia karena LLDikti Wilayah VI Jateng sudah bekerjasama dengan KBRI Kuala Lumpur dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Nantinya mahasiswa akan ditempatkan diberbagai sanggar belajar (SB) di bawah pengawasan SIKL. 

KKN internasional tersebut secara keseluruhan akan diikuti oleh 84 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Mereka akan melaksanakan KKN dalam tiga batch. Batch I (1-28 April 2026). Batch II (1-28 Mei 2026) dan batch III (1-28 Juni 2026).

Categories
Headline Kampus Nasional News

Rektor Unissula Hadiri Acara Taklimat Presiden di Istana Negara Jakarta

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menghadiri acara  Taklimat Presiden RI bersama Perguruan Tinggi: Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia. Acara dilangsungkan di Istana Negara Jakarta, Kamis (15/1/2026). Selain Rektor di undang juga Prof Dr Jawade Hafidz SH MH mewakili dekan bidang sosiohumaniora serta Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH mewakili unsur guru besar. 

Acara tersebut dihadiri 1.200 peserta yang terdiri dari Rektor PTN dan PTS, guru besar dan dekan bidang sosial humaniora dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.  Melalui acara tersebut Presiden ingin memberikan penguatan terhadap peran strategis kampus dalam mendukung pembangunan bangsa.  Memberi penjelasan  tentang apa yang sudah dikerjakan, apa yang akan dikerjakan dalam waktu yang akan datang dalam mensukseskan pendidikan tinggi di Indonesia.

Menteri Sekertaris Negara, Prasetyo Hadi menjelaskan, secara garis besar Presiden telah menyampaikan pandangan umum kepada para akademisi. Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut merupakan bagian dari tugas Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. “Ini bagian dari agenda Bapak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan-pandangan beliau. Update-update terhadap kondisi negara kita maupun kondisi geopolitik, dan rencana-rencana besar yang harus kita kerjakan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyampaikan, dialog langsung antara Presiden dan akademisi menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan riset nasional. “Tentu saja sangat gembira sekali. Bapak Presiden sangat ingin berdialog langsung dengan para akademisi. Pertemuan hari ini lebih dikhususkan untuk bidang sosial humaniora,” kata Stella.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Keren, Unissula Tambah Lima Guru Besar

Lima dosen Unissula berhasil meraih gelar guru besar. Tiga diantaranya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mereka adalah Prof Dr Tri Wikaningrum SE MSi dalam kepakaran Manajemen Sumber Daya Manusia sesuai SK Mendiktisaintek Nomor 46140/M/KPT.KP/2025 pertanggal 24 Desember 2025. Prof Dr Winarsih SE MSi dalam kepakaran Akuntansi Manajemen sesuai SK Mendiktisaintek nomor 46139/M/KPT.KP/2025 pertanggal 24 Desember 2025. Prof Dr Ardian Adhiatma SE MM dalam kepakaran Manajemen Sumber Daya Manusia sesuai SK Mendiktisaintek nomor 46181/M/KPT.KP/2025 pertanggal 30 Desember 2025.

Selain itu Prof Dr Arpangi SH MH dosen Fakultas Hukum dalam kepakaran Hukum Ketenagakerjaan sesuai SK Mendiktisaintek Nomor 46288/M/KPT.KP/2025 pertanggal 31 Desember 2025. Prof Dr A Zaenurrosyid SHI MA dosen Fakultas Agama Islam dalam kepakaran Hukum Islam sesuai keputusan Menteri Agama Nomor 215299/MA/KP.07.6/11/2025 pertanggal 25 Nopember 2025.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyambut positif prestasi ke lima dosen Unissula tersebut. ”Alhamdulilah, di awal tahun 2026 ini Unissula mendapat rahmat dan keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT dengan telah diterbitkannya SK Mendiktisainstek dan SK Menteri Agama yang memastikan Unissula berhasil menambah lima guru besar baru dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Agama Islam. Kami mengucapkan selamat kepada Prof Dr Tri Wikaningrum SE MSI, Prof Dr Ardian Adhiatma SE MM, Prof Dr Winarsih SE MSi, Prof Dr Arpangi SH MH dan Prof Dr A Zaenurrosyid SHI MA. Semoga gelar guru besar membawa keberkahan untuk keluarga, fakultas, universitas dan dunia pendidikan tinggi pada umumnya,” ungkap Prof Gunarto, pada Senin (14/1/2026).

Lebih lanjut Rektor menjelaskan bahwa capaian lima guru besar baru juga semakin mengokohkan kwalitas SDM para dosen di lingkungan Unissula yang semakin tinggi karena semakin banyak dosen yang meraih kenaikan jabatan akademik tertinggi sebagai guru besar.

Hal itu juga akan meningkatkan atmosfir akademik, meningkatkan daya saing dan kwalitas lulusan untuk sukses dalam mendapatkan pekerjaan. Juga memperkuat brand Unissula sebagai PTS terbaik di Jawa Tengah, PTS nomor 4 nasional serta Unissula sebagai universitas peringkat ke 95 di Asia.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Mahasiswa S2 Hukum Unissula Ikuti Pertukaran Mahasiswa Internasional ke Thailand

Empat mahasiswa Program Studi Magister Hukum Unissula diberangkatkan ke Thammasat University, Thailand untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, dan penelitian. Program student mobility internasional tersebut berlangsung hingga 18 Januari 2026.

Selain mengikuti student mobility, Magister hukum Unissula juga melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) Internasional. KKL ini diselenggarakan dalam rangka menambah kelimuan di bidang hukum internasional khususnya dalam studi perbandingan hukum Thailand.

Dekan FH Unissula Prof Dr H Jawade Hafidz SH MH menegaskan bahwa integrasi student mobility dan KKL ini merupakan strategi Unissula untuk mencetak lulusan yang berdaya saing global dan berkarakter. “Pengalaman langsung di luar negeri akan memperkuat kapasitas intelektual sekaligus memperluas perspektif mahasiswa terhadap praktik akademik internasional khususnya dalam studi perbandingan sistem hukum,” ungkapnya, Senin (12/1/2026).

Selain itu Ketua Program Studi Magister Hukum Dr Andry Winjaya Laksana SH MH menambahkan kedepan juga akan dilakukan program International Double Degree. Program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kerja sama internasional dalam pendidikan, sebagai respon terhadap dinamika globalisasi pendidikan, persaingan global, dan peningkatan keilmuan dalam sistem hukum internasional.

Kombinasi antara pembelajaran kelas, penelitian, dan KKL internasional ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan global dan kompetensi riset. Serta memberikan pemahaman komparatif terhadap sistem hukum antarnegara.

Adapun Thammasat University dipilih karena reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi hukum terkemuka di kawasan Asia Tenggara, yang diharapkan dapat memberikan perspektif hukum yang komprehensif bagi para mahasiswa.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Buka PMB Jalur Prestasi Berikut Keunggulannya

Unissula resmi membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Prestasi tahun akademik 2026/2027. PMB Jalur Prestasi merupakan program seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK kelas XII atau yang sudah lulus dengan potongan Dana Pengembangan Institusi (DPI) 50 % dan tanpa tes. Pendaftaran dibuka hingga 30 Januari 2026 dan akan diumumkan di tanggal yang sama.

Menurut Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan, Dr Setiawan Widiyoko SH MKn, Prodi yang dibuka adalah S1 Kedokteran Gigi, S1 Ilmu Hukum, S1 Ilmu Komunikasi, D3 Keperawatan, S1 Ilmu Keperawatan, S1 Teknik Sipil, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, S1 Manajemen, D3 Akuntansi dan S1 Akuntansi. Selain itu S1 Syariah, S1 Tarbiyah, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Industri, S1 Teknik Informatika, S1 Psikologi, S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 PGSD, S1 Farmasi, serta S1 Kebidanan.

Adapun persyaratannya mudah, cukup mengupload nilai raport semester empat di website pmb.unissula.ac.id Pendaftaran Jalur Non FK. Pendaftar di Prodi Kedokteran Gigi memiliki nilai rata-rata rapor Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia atau Biologi) minimal 80. Sedangkan bagi sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka SMA, nilai rapor dapat menyesuaikan mata pelajaran yang diambil. Pendaftar di luar Prodi Kedokteran Gigi memiliki nilai rata-rata rapor semester empat dengan nilai minimal 75.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui website pmb.unissula.ac.id. Kemudian pilih Jalur Prestasi Non FK. Membeli PIN pendaftaran Rp 250.000. Khusus untuk Prodi S1 Farmasi Rp. 500.000 dan untuk Prodi Kedokteran Gigi sebesar Rp. 1.000.000.

Selain membuka Pendaftaran Jalur Prestasi Non Fakultas Kedokteran Unissula juga membuka Pendaftaran Jalur Prestasi FK (Fakultas Kedokteran). Adapun persyaratannya adalah membeli PIN pendaftaran Rp 1.000.000, tercatat sebagai siswa kelas XII SMA/MA tahun akademik 2025/2026, dengan nilai raport semester 4 mata pelajaran IPA (Fisika, Kimia, Biologi) minimal 80. Serta berasal dari jurusan IPA, atau bagi sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka maka nilai raport IPA semester 4 dapat menyesuaikan mata pelajaran yang diambil. Berbeda dengan Pendaftaran Jalur Prestasi Non FK,  Untuk Pendaftaran Jalur Prestasi FK tidak mendapat potongan DPI.

Bagi pendaftar yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran dapat menghubungi hotline Unissula di 08122011062/08128555562.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FEB Unissula Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Blora

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula melaksanakan pertemuan resmi dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Blora bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kepegawaian, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP). Pertemuan membahas peluang peningkatan kualitas SDM di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, khususnya pada bidang manajemen dan akuntansi.

Dalam kesempatan tersebut FEB Unissula menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi dalam peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan melalui dukungan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya aparatur yang profesional, kompeten, serta mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.

Pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) sebagai dasar pelaksanaan kerja sama antara FEB Unissula dan Pemerintah Kabupaten Blora. MoU tersebut menjadi langkah awal bagi pengembangan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, pengembangan SDM, serta kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Blora menyampaikan apresiasi atas inisiatif FEB Unissula dan berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas aparatur daerah. Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unissula dapat dilaksanakan di wilayah Kabupaten Blora. Sehingga mahasiswa dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui sinergi ini, FEB Unissula dan Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Made Adnjani, Dosen Komunikasi Unissula Raih Gelar Doktor dari UGM

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula, Made Dwi Adnjani berhasil meraih gelar Doktor dari UGM. Ia telah menyelesaikan ujian disertasi di Fisipol UGM pada Rabu, (7/1/2026). Ujian dipimpin oleh Dekan Fisipol, Wawan Mas’udi SIP MPA PhD. Adapun anggota penguji antara lain Dr M Supraja SSos SH MSi, Amelia Maika MA MSc PhD, Desintha Dwi Asriani SSos MA PhD, Dr M Falikul Isbah GDSoc MA dan Dr Dian Arymami SIP MHum.  

Disertasi yang diuji berjudul digital collaborative network dalam aktivisme digital Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi). Disertasi ini berfokus pada jaringan kolaboratif digital dalam aktivisme digital yang dilakukan oleh Jaringan Aktivis Literasi Digital (Japelidi), sebuah komunitas aktivis literasi digital akademik kolaboratif di Indonesia. Penelitiannya didasarkan pada asumsi bahwa gerakan sosial literasi digital di Indonesia masih sporadis, terfragmentasi, tumpang tindih, dan tidak terkoordinasi secara sistematis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami bagaimana jaringan kolaboratif digital Japelidi dibangun dalam aktivisme digitalnya.

Penelitiannya memanfaatkan teori inti Jaringan Kolaborasi Digital oleh Camarinha Matos & Afsarmanesh, yang menyediakan kerangka kerja untuk memahami struktur jaringan lintas aktor, dan 3C Kolaborasi oleh Fuks et al., untuk mengeksplorasi proses kolaboratif melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama. Teori pendukung menggunakan teori mobilisasi sumber daya untuk menjelaskan bagaimana sumber daya dimobilisasi. Budaya partisipatif, sementara itu, menjelaskan bentuk-bentuk partisipasi digital yang muncul dalam praktik kolaboratif.

Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan etnografi virtual untuk mobilisasi sumber daya dan budaya partisipatif yang dilakukan oleh Japelidi. Pengumpulan data melibatkan kombinasi pengamatan peserta online dan offline, wawancara mendalam, dan analisis media dunia maya dari aktivitas Japelidi di berbagai platform digital. Analisis data mengeksplorasi dinamika interaksi, arti partisipasi, dan mobilisasi sumber daya dalam jaringan kolaboratif digital.

Hasilnya menunjukkan bahwa aktivisme digital Japelidi mencerminkan karakteristik gerakan sosial baru yang kolaboratif, partisipatif, dan berbasis jaringan. Mobilisasi sumber daya terjadi melalui pertukaran pengetahuan, keahlian, reputasi akademis, dan legitimasi sosial. Sementara budaya partisipatif dalam Japelidi menunjukkan empat bentuk keterlibatan: afiliasi, ekspresi, kolaborasi, dan sirkulasi, tantangan juga muncul, termasuk partisipasi semu, elitisme akademis, dan mengungkap ekonomi politik dalam dinamika aktivisme digital Japelidi. Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah semangat solidaritas dan kolaborasi, negosiasi masih terjadi antara idealisme akademis dan kepentingan ekonomi politik.

Temuannya membentuk dasar untuk pengembangan model konseptual Jaringan Kolaborasi Digital Inklusif, yang menggambarkan kolaborasi akademik digital sebagai ruang pembelajaran kolektif, reflektif, partisipatif, dan inklusif. Model ini menekankan bahwa keberhasilan gerakan sosial literasi digital ditentukan tidak hanya oleh kekuatan teknologi dan jaringan, tetapi juga oleh kemampuan aktor untuk mengelola hubungan kekuasaan, etika kolaboratif, dan inklusivitas partisipasi.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FAI Unissula dan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sayung Demak Jalin Kerjasama

Fakultas Agama Islam (FAI) Unissula secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sayung Demak, Rabu (7/1/2026). Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kelembagaan, tidak hanya pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia (SDM) di jenjang pendidikan tinggi S1, S2, dan S3.

Kerja sama ini merupakan wujud komitmen FAI Unissula untuk menghadirkan peran universitas yang berdampak nyata bagi masyarakat sekitar. Pesantren dipandang sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang berakar pada nilai-nilai keilmuan, keislaman, dan kebutuhan sosial masyarakat.

Melalui MoU ini, kedua institusi sepakat mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas SDM akademik dan keagamaan.

Dekan FAI Unissula Dr Agus Irfan MPI menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki arti penting karena lokasi Pondok Pesantren Nurul Yaqin yang berada di sekitar lingkungan kampus Unissula. Menurutnya, kedekatan geografis tersebut harus diterjemahkan menjadi kedekatan sosial dan akademik yang saling menguatkan.

Universitas, lanjutnya, tidak boleh hadir sebagai menara gading, tetapi harus memberi manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat di sekitarnya.

“Kerja sama ini kami arahkan tidak hanya untuk pelaksanaan Tri Dharma, tetapi juga untuk penguatan kapasitas SDM, baik dosen, pengelola pendidikan, maupun lulusan di jenjang S1, S2, dan S3. Pengembangan SDM adalah kunci keberlanjutan mutu pendidikan Islam ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi kampus dan pesantren menjadi ruang strategis untuk mengintegrasikan keunggulan akademik universitas dengan kearifan lokal pesantren. FAI Unissula siap berkontribusi dalam penguatan akademik, riset kolaboratif, serta pengembangan pemikiran Islam yang moderat dan kontekstual, sementara pesantren memberikan basis nilai, praktik sosial, dan tradisi keilmuan Islam yang hidup di masyarakat.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sayung Demak, Nyai Hj. Risda Nadhifah Toha, menyambut baik penandatanganan MoU ini. Ia berharap kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang mendukung peningkatan kompetensi para pengasuh, pendidik, serta penguatan peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.

Pada aspek pendidikan dan pengembangan SDM, kerja sama ini membuka peluang penguatan studi lanjut, pendampingan akademik, serta pengembangan kapasitas keilmuan yang berkelanjutan. Dalam bidang penelitian, kolaborasi diarahkan pada riset-riset yang berangkat dari persoalan riil masyarakat pesantren dan sekitarnya, sehingga hasil penelitian memiliki nilai aplikatif dan kontribusi sosial yang jelas.

Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, fokus diarahkan pada penguatan pendidikan keagamaan, ketahanan keluarga, dan pemberdayaan sosial berbasis pesantren.

Melalui MoU ini, FAI Unissula menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan keagamaan di wilayah sekitar kampus. Sinergi dengan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sayung Demak diharapkan menjadi model kolaborasi kampus–pesantren yang berkelanjutan, berorientasi pada penguatan SDM, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.