Friday, June 5, 2026
Headline Today
No Result
View All Result
  • Login
  • Gubernuran
  • Daerah
  • Semarang
  • Politik
  • Kriminal
  • PSIS
  • Kampus
  • Budaya
  • Tips
  • Tren
  • Wiskul
  • Tajuk
  • Opini
  • Features
  • Indepth
  • Gubernuran
  • Daerah
  • Semarang
  • Politik
  • Kriminal
  • PSIS
  • Kampus
  • Budaya
  • Tips
  • Tren
  • Wiskul
  • Tajuk
  • Opini
  • Features
  • Indepth
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Headline

MAHFUD SEBUT MAFIA HUKUM SUDAH MENGKOOPTASI PROSES PERADILAN DI INDONESIA

admin by admin
25/08/2022
in Headline, Nasional, Politik
0
Mafis Hukum

Mafia hukum sudah berkembang di Indonesia. Proses peradilan sudah terkooptasi dengan kepentingan diluar peradilan

36
VIEWS
FacebookWhatsappTelegramLine

JAKARTA (headlinetoday.id) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut mafia peradilan kini telah berkembang menjadi mafia hukum. Menurutnya, mafia hukum sudah beroperasi sejak dalam pembuatan ketentuan UU.

Hal ini disampaikan saat seminar HUT ke-17 Komisi Yudisial pada Rabu 24/8/2022. “Mafia pengadilan itu sekarang berkembang menjadi mafia hukum. kalau sudah mafia hukum, hukum sudah dibuka sejak zaman proses pembuatannya, bukan hanya pada proses pelaksanaannya,” jelas Mahfud.

Pada kesempatan ini, Mahfud menegaskan bahwa masalah yang paling serius adalah mafia peradilan di tanah air. Sehingga penegak keadilan dapat disetir dan dikooptasi oleh pihak luar.

BACA JUGA

Lolos Hibah Wirausaha, Mahasiswa Unissula Kembangkan Boba Daun Kelor

IKADIM Unissula Satukan Alumni, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan

Unissula Tegaskan Komitmen Global Lewat Penerimaan Delegasi Cross Border Filipina

FIK Unissula Kembangkan Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, Jawab Kebutuhan Dunia Kesehatan

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

“Banyak hakim yang integritasnya jatuh, sehingga pada saat itu digagas lembaga pengawas seperti di negara-negara lain. Itu yang kita ingat. Kira-kira 24 tahun lalu ketika baru dimulai reformasi,” tegas Mahfud.

Selain itu, ia mengingatkan sejarah berdirinya Komisi Yudiial (KY) kepada para peserta seminar. Ia menyebut saat berakhirnya orde baru karena reformasi, pemerintah menilai dunia peradilan harus dibenahi melalui perubahan konstitusi.

Mahfud melanjutkan Mahkamah Agung (MA) pada awal diminta membuat mekanisme pengawasan yang kuat secara internal. Namun, MA menolak dengan alasan tak mampu mengawasi hakimnya sendiri sehingga dibentuk Komisi Yudisial.

“Jadi pada waktu itu Komisi Yudisial dibentuk atas keinginan Mahkamah Agung sendiri, sehingga Mahkamah Agung harus ingat panggilan sejarah ini,” jelasnya.

AWASI INTENSIF

Lebih lanjut, Ia menilai Komisi Yudisial (KY) berperan penting dalam pengawasan hakim. Mahfud meminta agar KY bisa melakukan pengawasan perilaku hakim secara lebih intensif untuk menjaga peradilan yang bersih.

Selain itu, Ketua Kompolnas itu mendorong agar penguatan kewenangan KY dalam pengawasan hakim. Penguatan KY agar kualitas penegak hukum mampu mewujudkan kepastian hukum di Indonesia.

Seminar digelar dengan tajuk ‘Penguatan Peran Komisi Yudisial dalam Menjaga dan Menegakkan Kehormatan, Keluhuran Martabat, dan Perilaku Hakim’. Ia menganggap masyarakat perlu diajak untuk menjadi ‘mata dan telinga’ atau sistem peringatan dini jika menemukan kejanggalan maupun perilaku hakim yang menyimpang.

“Pemberdayaan perangkat ini (masyarakat) harus terus ditingkatkan dengan terus diberikan pengetahuan, penyuluhan, ataupun pembelajaran, sehingga kesadaran dan kapasitas mereka dalam ikut serta mewujudkan peradilan yang bersih dapat kita wujudkan,” tutur Mahfud. (fik/ant) editor: mridwan

Tags: headlinetoday.idMafia hukumMafia peradilanMahfud MDPeradilan sudah dikooptasi oleh mafia hukum
admin

admin

Related Posts

Headline

Lolos Hibah Wirausaha, Mahasiswa Unissula Kembangkan Boba Daun Kelor

05/06/2026
1
Headline

IKADIM Unissula Satukan Alumni, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan

22/04/2026
3
Headline

Unissula Tegaskan Komitmen Global Lewat Penerimaan Delegasi Cross Border Filipina

22/04/2026
1
Headline

FIK Unissula Kembangkan Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, Jawab Kebutuhan Dunia Kesehatan

22/04/2026
5
Headline

Mahasiswa PWK Unissula Tampilkan Hasil Pembelajaran Lapangan Lewat Pameran di Kemijen

16/04/2026
1
Headline

FEB Unissula Buka Peluang Baru, Prodi S1 Bisnis Digital Resmi Hadir

15/04/2026
2
Next Post
SIDANG PBB

Guru Besar Ekonomi Unissula : "Perempuan punya Peran Besar dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif."

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

Motif Ferdy Sambo

FERDY SAMBO RENCANAKAN PEMBUNUHAN YOSHUA SEJAK DARI MAGELANG

12/08/2022
490
PEMOTONGAN  BANSOS DI BOGARES LOR TEGAL SUDAH BERLANGSUNG BERTAHUN-TAHUN. WARGA PENERIMA PASRAH

PEMOTONGAN BANSOS DI BOGARES LOR TEGAL SUDAH BERLANGSUNG BERTAHUN-TAHUN. WARGA PENERIMA PASRAH

24/08/2022
378
Hukuman Mati Ferdy Sambo

KABARESKRIM : “FERDY SAMBO TERJERAT ANCAMAN HUKUMAN MATI”

10/08/2022
348
Ferdy Sambo

KAPOLRI : “FERDY SAMBO YANG PERINTAHKAN TEMBAK BRIGADIR JOSUA”

10/08/2022
346
GERINDRA-PKB JATENG GELAR PERTEMUAN, PERKUAT KOALISI

GERINDRA-PKB JATENG GELAR PERTEMUAN, PERKUAT KOALISI

01/08/2022
315

PILIHAN EDITOR

Mahasiswa Baru Fikom Unissula Kembangkan Mindset Postif

Mahasiswa Baru Fikom Unissula Kembangkan Mindset Postif

08/09/2025
7

YBWSA Gandeng Brimob Dirikan Tenda Komando Menwa

06/01/2026
86
PERISTIWA PADA 10 MUHARRAM

PERISTIWA PADA 10 MUHARRAM

28/07/2023
15

Rektor Unissula Dilantik Sebagai Pengurus APTISI Pusat Periode 2025–2030

24/11/2025
11
Headline Today

© 2021 headlinetoday.id

Navigate Site

  • About US
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Media Cyber
  • Manifesto

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Gubernuran
  • Kriminal
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • PSIS
  • Features
  • Opini
  • Tren
  • Tajuk
  • Indepth
  • Tips

© 2021 headlinetoday.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In