Categories
Kampus Nasional News

Magister Ilmu Hukum Unissula Gelar Penyuluhan Hukum tentang KDRT dan Narkotika di Kelurahan Tambakrejo

Program Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Penyuluhan Hukum tentang Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Narkotika” di Aula Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (26/6/2026)

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan hukum yang dekat dengan kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas masyarakat, tokoh lingkungan, perangkat kelurahan, serta warga Kelurahan Tambakrejo. Antusiasme peserta terlihat tinggi karena tema yang diangkat berkaitan langsung dengan persoalan sosial yang masih kerap terjadi di masyarakat, yakni penyalahgunaan narkotika dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dalam kegiatan ini, Program Magister Ilmu Hukum Unissula menghadirkan pakar hukum dari Unissula yakni Prof. Dr. Bambang Tri Bawono SH MH dan Dr. Andri Winjaya Laksana.

Keduanya memberikan pemahaman hukum secara praktis agar masyarakat tidak hanya mengetahui aturan hukum, tetapi juga memahami langkah pencegahan dan penanganan apabila menghadapi persoalan tersebut.

Dalam pemaparannya, Prof. Bambang menjelaskan bahwa tindak pidana narkotika bukan hanya persoalan hukum pidana semata, tetapi juga menyangkut aspek sosial, kesehatan, keluarga, serta masa depan generasi muda. Masyarakat diajak untuk lebih waspada terhadap peredaran narkotika yang dapat masuk melalui lingkungan pergaulan, media sosial, hingga lemahnya pengawasan dalam keluarga.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang serius, baik bagi pengguna, pecandu, pengedar, maupun pihak yang turut membantu peredarannya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami perbedaan status hukum masing-masing pelaku agar dapat mengambil langkah yang tepat.

“Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan. Pengawasan lingkungan, komunikasi yang baik dalam keluarga, serta keberanian melaporkan aktivitas mencurigakan menjadi langkah strategis untuk menekan penyalahgunaan narkotika sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Andri Winjaya Laksana menyampaikan materi mengenai kekerasan dalam rumah tangga. Ia menjelaskan bahwa KDRT tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga mencakup kekerasan psikis, seksual, serta penelantaran rumah tangga yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi korban.

Menurutnya, korban KDRT tidak boleh dipaksa untuk diam dengan alasan menjaga nama baik keluarga. Hukum hadir untuk memberikan perlindungan kepada korban, sehingga masyarakat perlu memahami mekanisme pelaporan, pendampingan, serta perlindungan hukum yang tersedia.

“Kekerasan dalam rumah tangga merupakan tindak pidana yang harus ditangani secara serius. Masyarakat perlu memahami bahwa korban berhak mendapatkan perlindungan dan pendampingan hukum,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Sejumlah warga mengajukan pertanyaan mengenai tata cara pelaporan dugaan penyalahgunaan narkotika, langkah hukum dalam kasus KDRT, hingga peran masyarakat dalam membantu korban tanpa memicu konflik baru di lingkungan sekitar.

Melalui diskusi tersebut, para narasumber menekankan bahwa kesadaran hukum harus dibangun dari lingkungan terdekat. Masyarakat tidak cukup hanya mengetahui larangan hukum, tetapi juga harus memiliki keberanian moral untuk mencegah, menegur, mendampingi, dan melaporkan apabila menemukan peristiwa yang berpotensi menjadi tindak pidana.

Pihak Magister Ilmu Hukum Unissula menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ilmu hukum, menurut mereka, tidak boleh berhenti di ruang kuliah, tetapi harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, solusi, serta perlindungan melalui pemahaman hukum yang benar.

Kegiatan penyuluhan hukum di Aula Kelurahan Tambakrejo ini turut dihadiri oleh Yoga Tamtomo, Agung Putranto, Sukiswo, Adi Prabowo, Rusmini, serta Sapto Wahono.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya narkotika dan KDRT, serta mampu membangun lingkungan yang aman, peduli, dan berani mencegah segala bentuk tindak pidana yang merugikan keluarga maupun kehidupan sosial.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FT Unissula Terima Hibah Alat Lab dari YBWSA Senilai 1,7 Milyar

Fakultas Teknik (FT) Unissula menerima hibah alat laboratorium dari Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) senilai 1,7 milyar. Serah terima dilakukan oleh Ketua Umum YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH kepada Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, yang kemudian diserahkan kepada Dekan FT Dr Abdul Rochim ST MT, Rabu (24/6/2026).

Rektor menyampaikan FT Unissula telah mengalami perkembangan yang pesat. “Alat-alat lab yang baru ini setidaknya berdampak pada riset dosen dan mahasiswa. Dengan lab baru ini juga kita akan semakin diakui di internasional, dan prestasi mahasiswa juga akan lebih terbuka,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Dekan FT mengungkap rasa terima kasihnya atas hibah yang telah diberikan. “Kami merasa alat yang dihibahkan berdampak positif bagi peningkatan kapasitas pada bidang pemberian jasa kepada masyarakat, dan juga bidang akademik. Alat hibah ini berada di dua lab yang sangat produktif, yaitu lab tanah dan lab bahan konstruksi atau beton,” ungkap Dr Abdul Rochim ST MT.

Pihaknya juga menyampaikan rencana pembukaan program sarjana Teknik Perminyakan dan Teknik Pertambangan. “Dari kajian awal kami di Indonesia Teknik Perminyakan baru ada 17 dan di Pulau Jawa ada 11. Kemudian Teknik Pertambangan baru ada 64 di Indonesia, dan 18 di Pulau Jawa. Sehingga berdasarkan kajian tersebut kemungkinan besar kami bisa membuka kedua prodi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia berharap dukungan dari YBWSA dan juga Rektor Unissula dalam pengadaan lab yang harus dimiliki untuk kedua prodi baru tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono menyatakan siap mendukung. “Jangan ragukan dukungan kami YBWSA terhadap Fakultas Teknik. Kami juga sudah berkomitmen untuk mensupport laboratorium seluruh fakultas, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Sehingga ia berpesan kepada Dekan untuk membawa FT Unissula jauh lebih meroket. Tidak hanya jumlah mahasiswanya tetapi juga kreativitas dan produktivitasnya yang harus dibangun. “Sebagai universitas tertua di Jawa Tengah kita harus menjadi contoh bagi yang lain. Sehingga paradigma insannya harus berubah, tidak boleh lagi tidak produktif,” pungkasnya.

Turut hadir Dewan Pembina YBWSA Drs KH Ali Mufiz MPA, beserta jajaran pimpinan YBWSA. Hadir juga Wakil Rektor I Dr Mochamad Abdul Basir SPd MPd, Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA, dan Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH. Serta guru besar, Wakil Dekan, dan pimpinan di lingkungan FT Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Pesanmasa Unissula Tekankan Birrul Walidain Kunci Mutlak Kesuksesan

Pesantren Mahasiswa (Pesanmasa) Unissula menggelar kegiatan khutbah ta’aruf gelombang V di Masjid Abu Bakar Assegaf Kampus Kaligawe, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pembinaan pesantren mahasiswa yang akan diikuti oleh mahasantri dari Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) selama dua bulan ke depan.

Kepala LKPI Unissula Moh. Farhan Husain SPdI SHum MPdI yang juga menjabat sebagai Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasantri. Menurutnya khutbah ta’aruf menjadi momentum penting sebagai awal dimulainya proses pembinaan di Pesanmasa Unissula. “Ahlan wa sahlan kepada seluruh mahasantri Gelombang V dari FAI dan FIKOM. Selama dua bulan ke depan, para mahasantri akan mengikuti berbagai program penguatan keilmuan keagamaan, pembiasaan ibadah, serta pembentukan karakter Islami,” ujarnya.

Farhan menambahkan salah satu fokus utama pembinaan adalah implementasi nilai birrul walidain yang menjadi program unggulan Rektor Unissula melalui penguatan identitas Kampus Birrul Walidain. Seluruh mahasantri akan mendapatkan pendampingan intensif dari musyrif, musyrifah, asatidz, dan asatidzah yang bersinergi dengan dosen-dosen FAI untuk memastikan proses pembinaan berjalan optimal.

Selanjutnya hadir sebagai pemateri Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mubtadiin Balekambang Jepara Dr H Miftahudin SAg MM. Yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua RMI PWNU Jawa Tengah serta anggota Dewan Pembina tingkat nasional Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Indonesia.

Pihaknya menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak dapat dilepaskan dari berbakti kepada kedua orang tuanya. Karena kedudukan orang tua sangat tinggi di hadapan Allah SWT. Sehingga Allah selalu menyandingkan perintah tauhid dengan perintah berbakti kepada orang tua.

Dr Miftahudin mengingatkan bahwa setelah syirik kepada Allah SWT, durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar yang sangat dibenci-Nya. “Orang yang tidak berbakti kepada orang tua jangan berharap hidupnya akan penuh keberkahan. Birrul walidain adalah salah satu kunci utama kesuksesan hidup, baik di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa wujud birrul walidain dapat dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya berbicara yang baik, tidak menyakiti hati mereka, menghargai nasihat dan meminta restu dalam setiap keputusan, bersikap rendah hati dan penuh kasih sayang, serta senantiasa mendoakan dan memohonkan ampunan bagi keduanya.

Turut hadir Wakil Dekan II FAI Dr H Samsudin SAg MAg, Sekretaris FIKOM Fikri Shofin Mubarok SE MIKom. Serta Sekretaris LKPI Dr Lela Zumala Rofiqoh SM MM, Kepala Bidang BudAI Mustain SPdI MPdI, Kepala Bidang Qur’an Learning Center Dr Sugeng Hariyadi Lc MA, dan Kepala Bidang Pemakmuran Masjid Ali Mustofa.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Satu-satunya di Indonesia: Bidan Unissula Padukan Sains Kontemporer dan Standar Syariah

53 bidan baru Fakultas Farmasi Unissula mengikuti sumpah profesi bidan periode IX dengan presentase kelulusan Uji Kompetensi Bidan Indonesia adalah 100%. Sehingga saat ini terdapat 243 bidan Unissula yang tersebar baik nasional dan internasional dengan masa tunggu kerja adalah 0 bulan. “Sehingga sebagai lulusan bidan Unissula wajib bersyukur”, ungkap Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, Selasa (23/6/2026).

Rektor juga mengungkap salah satu ciri utama Prodi Profesi Bidan Unissula adalah mengintegrasikan antara sains bidan kontemporer dengan sains bidan syariah yang dibutuhkan bangsa ini. “Sehingga menjadi satu-satunya lulusan bidan yang memiliki kompetensi penanganan pemeliharaan bayi sejak dalam kandungan sampai melahirkan hingga pasca melahirkan dengan standar syariat islam,” jelasnya.

Pihaknya berpesan sebagai seorang bidan tidak hanya menerapkan ilmu kebidanan yang dimiliki. Atau hanya untuk mencari nafkah. “Tetapi sedang menjalankan perintah Allah. Sehingga harus semangat mengabdi untuk bangsa dan negara dalam memelihara janin beserta ibu, dan harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah,” ungkapnya.

Disamping itu Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah Dr Istirochah SSiT BD MKes mengungkap profesi bidan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa. “Karena bidan bukan hanya tenaga kesehatan yang membantu proses persalinan. Tetapi mitra perempuan di sepanjang siklus hidupnya. Sehingga harus dipahami bahwa pelayanan bidan tidak hanya berorientasi pada tindakan klinis, tetapi juga berbasis pada hak perempuan,” ungkapnya.

Istirochah juga menyebut sebagai bidan di era digital saat ini tidak terbatas pada praktik puskesmas, klinik atau rumah sakit. Namun juga bisa hadir di ruang digital. “Di era industri 5.O, melalui ruang digital bisa meningkatkan derajat para bidan dengan meluruskan informasi-informasi negatif yang tersebar di masyarakat saat ini,” jelasnya.

“Selamat memasuki gerbang pengabdian sebagai bidan profesional. Jadilah bidan yang berilmu, berakhlak mulia, menjunjung hak perempuan, aktif menebar manfaat di ruang nyata maupun digital, terus belajar sepanjang hayat, serta berani menjadi pemimpin yang membuka peluang bagi banyak orang,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Sambut Tiga Mahasiswa Internasional Beasiswa KNB

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali memperkuat langkah internasionalisasinya dengan menerima tiga mahasiswa internasional penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026. Ketiga mahasiswa tersebut berasal dari Kenya, Nigeria, dan Vietnam yang akan menempuh pendidikan pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) di Fakultas Hukum Unissula.

Mereka adalah Hadija Adan Tari dari Kenya pada Program Sarjana (S1) Ilmu Hukum. Muhammad Alhaji Babayo dari Nigeria pada Program Magister (S2) Ilmu Hukum, serta Khuc Thi Phuong Anh dari Vietnam pada Program Doktor (S3) Ilmu Hukum. Kehadiran ketiganya sekaligus menunjukkan daya tarik dan reputasi internasional Fakultas Hukum Unissula yang mampu menarik minat mahasiswa dari berbagai kawasan dunia.

Penerimaan mahasiswa internasional tersebut merupakan hasil seleksi Beasiswa KNB Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Berdasarkan hasil Rapat Pleno Seleksi Beasiswa KNB Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 10–12 Juni 2026, pemerintah menetapkan sebanyak 200 kandidat penerima beasiswa yang terdiri atas 50 mahasiswa program sarjana, 100 mahasiswa program magister, dan 50 mahasiswa program doktor untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan pemerintah kepada Unissula sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara Beasiswa KNB.

Menurutnya, keberhasilan Unissula menerima mahasiswa internasional melalui program KNB merupakan bukti meningkatnya pengakuan global terhadap kualitas pendidikan, tata kelola akademik, serta atmosfer pembelajaran yang dikembangkan universitas.

“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus kami jaga dengan memberikan layanan pendidikan terbaik. Kehadiran mahasiswa internasional akan memperkaya lingkungan akademik kampus, memperluas wawasan global sivitas akademika, sekaligus memperkuat posisi Unissula sebagai universitas yang aktif berkontribusi dalam pembangunan peradaban dunia melalui pendidikan,” ujarnya (22/6/2026).

Prof Gunarto menambahkan bahwa Unissula tidak hanya menawarkan keunggulan akademik, tetapi juga lingkungan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai Islam. Karena itu, para mahasiswa internasional akan memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan kepemimpinan.

Program Beasiswa KNB sendiri merupakan salah satu instrumen diplomasi pendidikan Indonesia yang bertujuan memberikan kesempatan kepada warga negara dari negara-negara berkembang untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. Selain memperoleh pendidikan berkualitas, para penerima beasiswa juga mendapatkan kesempatan mengenal budaya Indonesia serta membangun jejaring internasional yang dapat mendukung pembangunan di negara asal masing-masing.

Dalam daftar perguruan tinggi pengelola Beasiswa KNB Tahun 2026 yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Unissula tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menerima dan membina mahasiswa internasional penerima beasiswa tersebut.

Kepercayaan tersebut semakin memperkuat posisi Unissula sebagai perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan kerja sama internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, universitas ini terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi profesi, dan institusi pendidikan di berbagai negara.

Kehadiran mahasiswa dari Kenya, Nigeria, dan Vietnam di lingkungan Fakultas Hukum diharapkan tidak hanya meningkatkan atmosfer akademik yang multikultural, tetapi juga membuka ruang kolaborasi internasional yang lebih luas di bidang hukum. Interaksi lintas budaya dan pertukaran perspektif hukum dari berbagai negara akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa maupun dosen di lingkungan Unissula.

Dengan bergabungnya tiga mahasiswa penerima Beasiswa KNB Tahun 2026 tersebut, Unissula kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang terbuka bagi komunitas global. Melalui pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter Islam, dan berorientasi internasional, Unissula terus mengambil peran dalam memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia sekaligus menyiapkan generasi pemimpin dunia yang berintegritas dan berwawasan global.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan, FH Unissula Bentuk 9 Pusat Studi

Fakultas Hukum (FH) Unissula terus menciptakan inovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi. Salah satunya dengan memberdayakan pusat studi FH Unissula. “Saya berharap semua pusat studi mulai merancang kegiatan yang penting dan strategis terutama yang berkaitan dengan peningkatan dan pengembangan wawasan keilmuan yang kemudian juga peningkatan kepedulian kita terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkap Dekan FH Unissula Prof Dr Jawade Hafidz SH MH dalam pelantikan pengurus Pusat Studi FH Unissula, Kamis (17/6/2026).

Prof Jawade menyebut ada sembilan pusat studi. Yaitu Pusat Studi HAKI dan Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa, Pusat Studi Pancasila dan Konstitusi, Pusat Studi Hukum Internasional dan HAM, Pusat Studi Pendidikan Profesi Advokat dan Laboratorium. Kemudian Pusat Studi Mediasi Abritase dan Kepailitan, Pusat Studi Kepolisian dan Kejaksaan, Pusat Studi Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Pusat Studi Hukum Kewirausahaan, Pusat Studi Kajian Anti Korupsi. Keseluruhan pengurusnya dilantik Dekan.

Bersamaan dengan itu FH Unissula juga memperluas kerjasama dengan Jimly School. Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Dekan FH Unissula Prof Jawade Hafidz SH MH dengan Direktur Sekolah Hukum Jimly School Surabaya Prof Dr M Choirul Huda SH MH.

Menurut Prof Jawade Jimly School sebagai institusi yang produktif dalam keterlibatannya memberikan kontribusi terhadap beberapa civitas akademika perguruan tinggi guna memberikan motivasi, membagi ilmu dan pengalamannya. “Adapun bentuk dari kerjasama ini akan ada pelatihan mediasi, pelatihan kontrak dan sejenisnya dengan melibatkan dosen dan mahasiswa, juga pusat studi FH Unissula untuk bisa disinergikan dengan Jimly School,” jelasnya.

Kuliah Pakar Reformasi Birokrasi

Acara dilanjutkan dengan kuliah pakar oleh Prof Dr H Jimly Asshiddiqie SH MH yang membahas Urgensi reformasi birokrasi dalam mewujudkan good governance.

Di dalam hukum tata negara pihaknya membagi tiga bagian. Yaitu Constitutional rules (aturan konstitusional), constitutional institutionals (lembaga-lembaga negara), dan constitutional culture (budaya konstitusi). “Dan kali ini kita membahas yang kedua, institusi ketatanegaraan,” jelasnya.

“Maka kita harus evaluasi birokrasi dalam artian makna luas. Bagaimana kita membaca ulang sesudah 28 tahun reformasi. Bagaimana struktur kelembagaan negara di lingkungan eksekutif, yudikatif, dan legislatif,” lanjutnya.

Menurutnya dalam kelembagaan tidak perlu terlalu banyak orang. Karena semakin banyaknya koordinator dalam suatu lembaga, maka semakin tidak adanya koordinasi di dalamnya. “Organisasi kecil cukup mengandalkan figur. Sedangkan dalam organisasi besar diperlukan sistem, termasuk dalam organisasi modern,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menekankan dalam pemerintahan yang baik (good governance) harus sejalan dengan legal dan pemerintahan yang konstitusional. “Dalam good governance, diperlukan sebelas nilai yaitu visi strategis (strategic vision), rules of law, etika konstitusi (rules of ethic), pengelolaan pemerintahan berbasis misi (mission driven government), partisipasi (participation), tanggung gugat (berani dikritik), transparansi, orientasinya konsesus, evisiensi, dan adil serta setara untuk semua,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

RPL Komunikasi Unissula Buka Akses Pendidikan Profesional, Mohammed Djarboua dari Aljazair Lulus dalam Dua Tahun

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) melepas 55 wisudawan dalam acara pelepasan wisuda yang berlangsung di Hotel Quest  Semarang pada Jumat (12/6/2026). Acara tersebut menjadi momen istimewa karena turut diikuti seorang mahasiswa internasional asal Aljazair, Mohammed Djarboua yang berhasil menyelesaikan studinya di Fikom Unissula.

Mohammed Djarboua menempuh pendidikan di FIKOM Unissula melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja yang relevan. Melalui skema RPL, pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki peserta dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS), sehingga masa studi dapat ditempuh lebih efisien tanpa mengurangi standar mutu akademik. Berkat pengalaman profesional yang dimilikinya sebagai jurnalis dan penulis, Mohammed berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dalam waktu sekitar dua tahun.

Dalam sambutannya, Mohammed menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada sivitas akademika Fikom Unissula. Sebelum menyampaikan pidatonya, ia mendedikasikan bunga yang dibawanya kepada seluruh wisudawan, dosen, serta tenaga kependidikan Fakultas Ilmu Komunikasi sebagai simbol penghormatan dan persahabatan.

Pria berusia 58 tahun tersebut memperkenalkan dirinya sebagai seorang jurnalis yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun. Selain itu, ia juga dikenal sebagai penyair dan penulis produktif yang telah menerbitkan sekitar 70 buku yang mencakup karya puisi, novel, politik, hingga genealogi.

Mohammed mengisahkan bahwa dirinya memutuskan untuk melanjutkan studi di Unissula setelah mendampingi putranya yang diterima sebagai mahasiswa Unissula pada tahun 2024. Saat itu ia tinggal bersama keluarganya di Kesultanan Oman. Ketika memutuskan pindah ke Indonesia untuk mendampingi putranya menempuh pendidikan, ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

“Saya percaya bahwa pendidikan adalah untuk semua orang dan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Selama tinggal di Indonesia, Mohammed mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan. Ia menilai masyarakat Indonesia memiliki nilai moral yang tinggi, budaya yang santun, serta sikap yang terbuka dan humanis. Ia juga mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh Unissula selama dirinya menjalani proses pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammed turut mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sedang menggarap skenario film berjudul Unissula. Film tersebut terinspirasi dari pengalaman hidup dan perjalanan akademiknya selama berada di Indonesia. Melalui karya tersebut, ia berharap dapat memperkenalkan nilai-nilai persahabatan, pendidikan, dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat internasional.

Ia juga menyampaikan keinginannya untuk terus menjalin kerja sama dengan sivitas akademika Unissula, khususnya mahasiswa yang memiliki minat di bidang perfilman, baik sebagai aktor, penulis naskah, maupun kru produksi.

“Saya sangat senang berkoordinasi dan bekerja sama dengan siapa saja di Unissula yang memiliki minat dalam dunia perfilman,” ujarnya.

Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Unissula, Urip Mulyadi SIKom MIKom menjelaskan bahwa program studi terus membuka akses pendidikan yang luas bagi masyarakat melalui berbagai jalur perkuliahan. Saat ini Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Unissula menyelenggarakan kelas reguler pagi, kelas karyawan sore, serta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan para profesional dan pekerja aktif yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.

Peserta program RPL di Fikom Unissula berasal dari beragam latar belakang profesi. Mereka di antaranya aparatur sipil negara (ASN), pegawai perbankan, karyawan BUMN, jurnalis, pengusaha, pegiat UMKM, pegawai swasta, praktisi komunikasi, hingga berbagai profesi lainnya. Keberagaman tersebut menciptakan suasana pembelajaran yang kaya akan pengalaman praktis dan memperkuat proses pertukaran pengetahuan di dalam kelas. Untuk kelas karyawan sore dan RPL proses pendidikannya dilaksanakan secara daring sehingga dapat diikuti para mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan dari luar negeri.

Kehadiran Mohammed Djarboua dalam pelepasan wisuda Fikom Unissula menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal usia maupun batas negara. Perjalanannya juga menunjukkan keberhasilan program RPL dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi para profesional dan individu yang telah memiliki pengalaman panjang di bidangnya masing-masing.

Pelepasan wisuda tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Para wisudawan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa studi serta menjadi insan komunikasi yang profesional, berintegritas, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Ketua KPPU RI Soroti Transformasi Ekonomi Nasional di Unissula

Unissula Semarang mengukuhkan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI, Dr Ir M Fanshurullah Asa ST MT IPU ASEAN Eng sebagai Guru Besar Kehormatan Fakultas Teknik (FT) Unissula, Senin (15/6/2026).

Pengukuhan dilakukan oleh Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH. Acara turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto serta Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Prof Dr Ir Agus Taufik Mulyono ST MT IPU ASEAN Eng.

Fanshurullah Asa dikenal sebagai akademisi sekaligus birokrat yang memiliki rekam jejak panjang di bidang energi, minyak dan gas bumi, ekonomi, konstruksi, serta dunia usaha. Selama lebih dari tiga dekade, ia terlibat dalam berbagai kebijakan strategis nasional terkait pengelolaan energi dan pembangunan ekonomi.

Saat ini, ia dipercaya memimpin KPPU RI sebagai ketua. Pengalaman dan kontribusinya dalam berbagai sektor strategis tersebut menjadi salah satu pertimbangan Fakultas Teknik Unissula dalam menganugerahkan gelar Guru Besar Kehormatan.

Dalam kesempatan tersebut, Fanshurullah Asa menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Kontribusi Ekosistem Persaingan Usaha di Sektor Konstruksi dan Infrastruktur Energi dalam Perspektif Ilmu Manajemen Konstruksi untuk Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Berkualitas”.

Ia menegaskan bahwa masa depan pembangunan ekonomi Indonesia tidak lagi dapat bertumpu pada pendekatan konvensional yang hanya mengandalkan akumulasi modal.

Menurutnya, efisiensi makroekonomi dapat dicapai melalui integrasi manajemen rekayasa yang berjalan beriringan dengan terciptanya pasar yang sehat dan kompetitif.
“Pertumbuhan ekonomi modern tidak lagi hanya ditentukan oleh modal dan tenaga kerja, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem manajemen, penguasaan teknologi, serta tata kelola kelembagaan yang baik,” ujarnya.

Berdasarkan kajian teoritis, analisis ekonometrika, dan pengalaman empiris yang dipaparkannya, lahir konsep yang disebut sebagai “Konstanta Asa”. Konsep tersebut diklaim membuktikan secara matematis bahwa penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi mampu memberikan multiplier effect terhadap peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui pengembangan teori ekonomi Cobb-Douglas dan Robert Solow, ia menghasilkan model persamaan ekonomi dengan nilai Konstanta Asa sebesar 4,104. Dengan integrasi sistem manajemen sebagai bagian dari variabel teknologi, simulasi menggunakan metode statistik SPSS, Monte Carlo (Crystal Ball), dan model dinamis Powersim memproyeksikan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor konstruksi hingga Rp938,8 triliun dalam 20 tahun ke depan. Saat ini, kontribusi sektor konstruksi terhadap PDB nasional tercatat sebesar Rp346,5 triliun atau sekitar 9,48 persen.

Dalam orasinya, Fanshurullah juga menekankan pentingnya penerapan PMBOK dan ISO 21500 sebagai fondasi sistem manajemen proyek yang mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pembangunan.

Namun, menurutnya, keberhasilan sistem tersebut harus ditopang oleh struktur pasar yang sehat dan kompetitif. Karena itu, peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai sangat strategis dalam menjaga persaingan usaha yang adil serta mencegah praktik persekongkolan tender, kartel, maupun penyalahgunaan posisi dominan yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan, sinergi antara manajemen konstruksi, sistem manajemen proyek, dan kebijakan persaingan usaha merupakan paradigma baru untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan guna mendukung kemajuan bangsa serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Rektor Prof Gunarto mengatakan, pengukuhan guru besar kehormatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan industri dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Gus Faiz di Khutbah Wada’ Unissula: Mahasiswa Harus Jadikan Ilmu sebagai Jalan Membahagiakan Orang Tua

Mahasiswa hendaknya menjadikan ilmu yang dipelajari sebagai jalan untuk membahagiakan orang tua. Pesan tersebut disampaikan Pengasuh Pesantren Tahfidz Yanbu’ul Qur’an (PTYQ) Menawan Kudus sekaligus sebagai Ketua Umum Yayasan Arwaniyah Kudus, Dr KH Ahmad Faiz Lc MA dalam Khutbah Wada’ Pesantren Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Gelombang IV yang berlangsung di Masjid Abu Bakar Assegaf Unissula, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya Program Pesantren Mahasiswa Unissula Gelombang IV yang telah dilaksanakan selama dua bulan. Program ini diikuti mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknologi Industri (FTI), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Selama mengikuti program, para mahasantri dibekali berbagai keilmuan keagamaan, kemampuan baca tulis Al-Qur’an, serta penguatan nilai-nilai birrul walidain yang menjadi salah satu program unggulan Unissula sebagai Kampus Birrul Walidain.

Dalam laporannya, Kepala LKPI Unissula Moh. Farhan SPdI Shum MPdI menyampaikan bahwa program pesantren mahasiswa dirancang untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat. Nilai penghormatan kepada orang tua, guru, dan sesama menjadi bagian penting yang terus ditanamkan kepada para peserta selama mengikuti kegiatan.

Wakil Rektor III Unissula, Dr Achmad Arifulloh SH MH mengapresiasi pelaksanaan Program Pesantren Mahasiswa (Pesanmasa) Gelombang IV yang telah berjalan dengan baik. Ia menyampaikan bahwa meskipun para peserta berasal dari tiga fakultas yang berbeda, yakni FEB, FTI, dan FKIP, seluruhnya dipersatukan oleh nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi pendidikan di Unissula.

Menurutnya, Pesanmasa merupakan bagian dari komitmen Unissula sebagai Kampus Birrul Walidain dalam membentuk Generasi Khaira Ummah yang berilmu, berakhlak, dan menghormati orang tua serta dosen. Ia berharap para mahasiswa yang telah mengikuti program tersebut dapat menjadi teladan di lingkungan kampus dengan menjaga shalat, adab, disiplin, serta mampu membanggakan orang tua, membahagiakan dosen, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Faiz menjelaskan bahwa mencari ilmu tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas maupun majelis. Melalui konsep jalan-jalan dan makan-makan (siyahah dan kuliner), seseorang juga dapat belajar mengenal kehidupan, memperluas wawasan, melakukan tafakur, sekaligus mensyukuri nikmat Allah SWT. Menurutnya, perjalanan dan kebersamaan dalam menikmati hidangan dapat menjadi media pembelajaran yang menghadirkan pengalaman, refleksi, dan rasa syukur yang lebih mendalam.

Lebih jauh, Gus Faiz menegaskan bahwa semangat menuntut ilmu harus terus dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan doa orang tua. Kesempatan belajar yang dimiliki mahasiswa saat ini merupakan hasil dari pengorbanan orang tua yang patut dibalas dengan kesungguhan dalam menuntut ilmu dan berprestasi.

“Ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk meraih gelar akademik, tetapi juga sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Dengan belajar sungguh-sungguh, mahasiswa sesungguhnya sedang menyiapkan cara terbaik untuk membahagiakan orang tua di masa depan,” ungkapnya.

Gus Faiz juga mengingatkan bahwa ketika telah memiliki rezeki yang lebih, mahasiswa tidak boleh melupakan orang tua. Membahagiakan mereka dapat diwujudkan melalui berbagai cara sederhana, seperti mengajak makan bersama, berwisata, membantu kebutuhan mereka, maupun meluangkan waktu untuk menemani dan memberikan perhatian.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan Program Pesanmasa tidak hanya tercermin dari bertambahnya ilmu dan kualitas ibadah, tetapi juga dari semakin kuatnya rasa syukur, kepedulian kepada sesama, serta komitmen untuk memuliakan kedua orang tua sebagai sumber keberkahan dalam menuntut ilmu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FEB Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi, Dekan FTI H Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD, Dekan FKIP Dr Muhamad Afandi SPd MPd MH, serta Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Dr Setiawan Widiyoko ST SH MSi MKn. Serta hadir pula Dewan Asatidz Pesanmasa, Dr Lela Zumala Rofiqoh Sak MM, Mustain SPdI MPdI, Dr Sugeng Hariyadi Lc MA.

Categories
Headline Kampus Nasional News

10 PTS Terbaik di Jawa Tengah Bisa Dijadikan Referensi Pendidikan Berkualitas Tahun 2026

Kegagalan dalam seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bukanlah akhir dari perjalanan meraih pendidikan tinggi berkualitas. Di tengah semakin kompetitifnya persaingan masuk PTN, calon mahasiswa tetap memiliki peluang besar untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi unggulan. Salah satunya adalah Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah tahun versi UI GreenMetric World University Rankings.

UI GreenMetric merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang dikembangkan oleh Universitas Indonesia untuk mengukur komitmen perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan. Pemeringkatan ini diikuti oleh 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara. Penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator utama, yaitu pengaturan dan infrastruktur kampus, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah dan limbah, tata kelola air, transportasi berkelanjutan, serta pendidikan dan riset.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan bahwa Unissula berkomitmen menghadirkan kampus yang modern, berstandar internasional, dan ramah lingkungan. Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir menjadikan lingkungan kampus semakin nyaman, hijau, dan mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.

Saat ini Unissula juga menjadi PTS terbaik di Jateng dalam hal penjaminan mutu, proses pembelajaran, jumlah riset, jumlah jurnal internasional Scopus, jumlah mahasiswa baru, jumlah studen body dan jumlah profesor.

Dengan reputasi Unissula yang terus menanjak di tingkat nasional maupun internasional, menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tinggi tidak ditentukan oleh status negeri atau swasta semata. Karena itu, bagi calon mahasiswa yang belum berkesempatan diterima di PTN, tidak perlu berkecil hati.

Masih banyak jalan menuju kesuksesan melalui kampus-kampus unggulan, dan Unissula hadir sebagai salah satu pilihan terbaik untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Info pendaftaran mahasiswa baru Unissula dapat diakses di pmb.unissula.ac.id.

Berikut 10 PTS terbaik di Jawa Tengah versi UI GreenMetric World University Rankings yang dirilis 16 Desember 2025.

  1. Universitas Islam Sultan Agung
  2. Universitas Muhammadiyah Semarang
  3. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  4. Universitas Kristen Satya Wacana
  5. Universitas Muria Kudus
  6. Universitas Telogorejo Semarang
  7. Universitas Katolik Soegijapranata
  8. Universitas Safin Pati
  9. Universitas Putra Bangsa
  10. Universitas Muhammadiyah Purwokerto