Categories
Headline Kampus Nasional News

Hafid Qur’an, Tokoh Nasional dan Daerah Ikuti Wisuda ke 97 di Unissula

Unissula melantik 1624 wisudawan. 42 wisudawan diantaranya merupakan penghafal Al Qur’an 30 juz, dan satu diantaranya merupakan mahasiswa internasional Fakultas Ilmu Komunikasi yang berasal dari Aljazair, Mohammed Djarboa, Sabtu (13/6/2026). Sehingga hingga saat ini Unissula telah meluluskan 87.420 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu juga ada beberapa tokoh masyarakat yang ikut diwisuda. Dari Program Doktor Ilmu Hukum yaitu Bidang Propam Polda Jateng Kompol Dr Fandi Setiawan SH SIK MH, Ketua Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Islam Sunan Giri Lamongan Dr Bambang Eko Mulyono SH MH MM, Divisi Cyber Polri Dr M Fadli Amri SH MIK MH MIKepolisian.

Kemudian lulus Program Magister Manajemen yaitu Anggota DPRD Kab. Magelang Sumadi SE MM, Anggota DPRD Kab. Kudus Budiono SSos MM.

Selanjutnya dari Program Magister Ilmu Hukum yaitu Wakil Ketua DPRD Jateng Setyo Ari Nugroho SH MH, Kapolres Kalimantan Barat AKBP Jonathan David Hariontono SIK MH, Kepala Kejaksaan Negeri Mentawai Sumatera Barat Raden Ayu Yani SH MH, dan Hakim Pengadilan Pajak Jakarta Muhammad Hanif Arhani ST ME MH.

Ada juga Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Titi Sansiwi SH MH, Hakim Pengadilan Perikanan Pengadilan Negeri Merauke Unggul Senoaji SH MH, Hakim Pengadilan Negeri Bangil Anna Musayyanah SH MH, Wakapolres Tanjung Capung Barat Polda Jambi Kompol Andi Musahar SH MH, Wakil Direktur Diskrimsus Polda Banten AKBP Bronto Budiono SIK MH, Kepala Rutan kelas 2 B Kudus Anda Tuning Sapiluhu SH MH, Kalapas Kelas 2A Purwokerto Agung Pratomo SH MH, serta Vina Triana Sudarto SE MH sebelumnya sebagai Kepala Bagian Kebijakan Ekonomi BI.

“Selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Selamat juga kepada orangtua yang telah berjuang memuliakan anaknya hari ini diwisuda. Merupakan suatu kebanggaan bagi mahasiswa dan orangtua, serta keluarga Unissula, Dekan, prodi, dan para dosen hari ini berhasil meluluskan 1624 wisudawan,” ungkap Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH.

Rektor juga menyampaikan beberapa pesan kepada para wisudawan. “Setelah Anda diwisuda maka dengan ilmu yang dimilikinya, Allah akan mengangkat derajatnya degan mendirikan sholat dan berbuat kebaikan,” jelasnya.

Menurutnya menjadi lulusan Unissula harus memberikan manfaat. Tidak hanya kepada orang Islam, namun seluruh manusia. “Dan berbuat baik yang paling utama adalah berbuat baik kepada orangtua, yang telah merawatnya bahkan dari dalam kandungan selama 9 bulan lamanya,” ungkapnya.

“Momentum wisuda di Unissula tidak hanya momentum upacara dilantik sebagai wisudawan. Tetapi di saat ini, merupakan momentum meminta maaf kepada orangtua atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Perkuat Daya Saing Lulusan, FH Unissula Gencarkan Internasionalisasi dan Sinergi Alumni

Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terus melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi persaingan global.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat internasionalisasi serta membangun komunitas dan jaringan alumni yang solid.

Hal tersebut disampaikan Dekan FH Unissula, Prof. Dr. H. Jawade Hafidz, S.H., M.H., dalam Rapat Senat Terbuka Pelepasan Sarjana (S1), Magister (S2) Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan (MKn), dan Doktor (S3) Ilmu Hukum Periode ke-97 yang berlangsung di Patra Semarang Hotel, Jumat (12/6/2026) sore.

Internasionalisasi berfokus pada integrasi kurikulum global dan peningkatan daya saing lulusan. Inisiatif utamanya meliputi pembukaan Kelas Internasional untuk seluruh program studi, kegiatan student mobility (pertukaran pelajar), serta kemitraan riset dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia.

Menurutnya, FH Unissula juga terus memperkuat kualitas akademik, salah satunya melalui peluncuran Handbook Islamic Worldview and Law Study pada 23 Mei 2026.

Buku tersebut menjadi panduan resmi bagi dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam dan hukum.

Dalam kesempatan itu, Prof. Jawade berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjaga karakter, integritas, dan nilai-nilai birrul walidain atau berbakti kepada orang tua.

“Kami ingin FH Unissula menjadi yang terbaik di antara fakultas hukum lainnya. Akreditasi unggul dari BAN-PT dan akreditasi unggul internasional akan terus kami pertahankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu faktor yang membuat lulusan FH Unissula relatif mudah mendapatkan pekerjaan adalah kuatnya hubungan kekeluargaan dan jejaring alumni yang telah dibangun selama ini.

“Kami membangun paradigma bahwa jika memiliki komunitas yang kuat, maka mencari pekerjaan tidak akan menjadi hal yang sulit. Banyak alumni yang merekrut lulusan FH Unissula untuk bergabung di institusi maupun tempat kerja mereka,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau para lulusan baru, khususnya jenjang sarjana, untuk tidak ragu menjalin komunikasi dengan para senior dan alumni. Ia juga mengajak para lulusan magister dan doktor untuk turut membuka peluang kerja bagi lulusan S1 FH Unissula.

Pada periode ke-97 ini, FH Unissula melepas sebanyak 340 lulusan yang terdiri atas 104 lulusan Program Sarjana (S1), 178 lulusan Magister Ilmu Hukum, 44 lulusan Magister Kenotariatan, dan 14 lulusan Doktor Ilmu Hukum.

Hingga saat ini, FH Unissula telah meluluskan sebanyak 15.471 alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi hukum dan pemerintahan.

Acara pelepasan dihadiri Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., Rektor Unissula Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H., para wakil rektor, pimpinan fakultas, dosen, anggota senat FH, tamu undangan, serta sejumlah mahasiswa dari luar negeri.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Farmasi Unissula Bekali Mahasiswa Hadapi Era Disrupsi

Fakultas Farmasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk Scholar dalam pusaran era disrupsi, Jumat (12/6/2026). Hadir sebagai narasumber Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek Prof apt I Ketut Adnyana PhD.

Prof apt I Ketut Adnyana PhD menjelaskan seorang scholar dituntut tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan. “Tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Things (IoT), dan digitalisasi yang telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang kesehatan dan farmasi,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan inovasi sebagai bekal utama menghadapi era disrupsi.

Lebih lanjut ia memaparkan berbagai tren global di bidang farmasi dan kesehatan. Seperti telemedicine, personalized medicine, terapi genetik, produk biologis, serta pemanfaatan AI dalam penelitian dan pengembangan obat.

“Indonesia memiliki potensi besar melalui kekayaan biodiversitas dan sumber daya alam yang dapat dikembangkan menjadi produk kesehatan inovatif berbasis riset,” jelasnya.

Disamping itu Dekan Fakultas Farmasi Unissula, Dr apt Rina Wijayanti SH MSc mengungkap kegiatan ini sebagai upaya memperkuat wawasan akademik serta kesiapan menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era disrupsi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa serta mendorong semangat riset dan inovasi dalam menghadapi tantangan profesi farmasi di masa depan,” ujarnya.

Sehingga melalui kuliah tamu ini diharapkan dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi semakin termotivasi untuk menjadi lifelong learner, memperkuat budaya riset. Serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.

Categories
Headline Kampus Nasional News

1624 Mahasiswa Unissula Ikuti Pembekalan Wisuda ke- 97

1624 mahasiswa Unissula mengikuti pembekelan wisuda ke- 97 yang digelar di Auditorium Kampus Kaligawe, Jumat (12/6/2026). Diantaranya 10 mahasiswa program Diploma, 1092 program Sarjana, 500 mahasiswa program Magister, dan 22 program doktor. Adapun satu diantaranya merupakan mahasiswa internasional Fakultas Ilmu Komunikasi yang berasal dari Aljazair, yakni Mohammed Djarboua.

“Hal ini sebagai bukti bahwa Unissula tidak hanya terkenal secara nasional, namun sudah merambah ke kancah internasional. Dan di tahun ini Unissula menjadi salah satu kampus penerima program beasiswa kemitraan negara berkembang. Dan saat ini sudah ada 50 pendaftar,” ungkap Wakil Rektor I Unissula Dr Mochamad Abdul Basir SPd MPd.

Sehingga pihaknya berharap sebagai lulusan Unissula tidak hanya unggul secara intelektual. “Tetapi juga unggul dalam memiliki integritas serta akhlak mulia, serta adaptif dalam menghadapi dinamika dunia ini,” jelasnya.

Selanjutnya Prof Dr Drs Rozihan SH MAg menyampaikan beberapa bekal menjadi manusia suci. Pertama adalah selalu berdzikir kepada Allah. Kedua tidak kikir (dermawan). Ketiga tidak iri dan dendam pada orang lain. Keempat mendoakan orang jahat dengan doa yang baik. Dan terakhir adalah pekerja keras. “Orang dulu yang disebut sebagai orang suci adalah yang tangannya kasar, karena rajin bekerja. Bahkan disebut oleh Rasulullah sebagai orang yang tidak akan pernah disentuh api neraka selama-lamanya,” jelasnya.

“Itulah kelima indikator menjadi manusia suci. Mari kita pelihara kesucian kita. Dulu kita lahir suci, dan indikator manusia suci itu adalah manusia itu mempunyai naluri senang dengan hal-hal yang suci,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

FKG Unissula Perkuat Kompetensi Dokter Gigi di Bidang Periodonsia

Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula menyelenggarakan Webinar 2nd PERILA (Periodontic of Unissula). Kegiatan ilmiah ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan wawasan dokter gigi dalam bidang periodonsia dan implant dentistry. Dengan tema Advancing Clinical excellence in periodontal therapy and implant dentistry, acara dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai daerah, Kamis (11/6/2026).

Ketua panitia drg Rosa Pratiwi SpPerio menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan Departemen Periodonsia FKG Unissula. “Melalui webinar ini kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai penanganan jaringan periodontal serta perkembangan implant dentistry. Bidang periodonsia tidak berdiri sendiri, tetapi berkolaborasi erat dengan berbagai disiplin ilmu kedokteran gigi lainnya, terutama dalam perawatan implant. Kami berharap kegiatan PERILA dapat menjadi wadah diskusi ilmiah yang berkelanjutan dan diselenggarakan secara rutin pada masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I drg Mursi Amurwaningsih MMed Ed mengungkap kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi dan pengembangan profesionalisme dokter gigi. “Kami berharap seluruh peserta memperoleh manfaat dan ilmu yang dapat diimplementasikan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut melalui kegiatan ini Departemen Periodonsia FKG Unissula berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan gigi, serta mendorong inovasi di bidang periodonsia dan implant dentistry di Indonesia. Melalui pelatihan praktik langsung (hands-on training) yang berfokus pada keterampilan klinis di bidang periodonsia dan implant dentistry.

Sebagai tindak lanjut, Departemen Periodonsia FKG Unissula akan menyelenggarakan 2nd PERILA Hands-On Series pada 25 Juli 2026 mendatang.

Adapun pemateri yang dihadirkan antara lain drg Adisty Restu Poetri MDSc SpPerio dengan topik Chlorine Dioxide: A Promising Agent for Plaque Control and Gingival Health Enhancement. drg Yosaphat Bayu Rosanto MDSc SpBMM SubspIDM (K) dengan topik Do Dentists Really Need Antibiotics?. drg Ade Ismail Abdul Kodir MDSc SpPerio dengan topik The Ultimate Foundation: Why SRP is Non-Negotiable for Surgical and Restorative Success. drg Stefanus Rikko Hudyono MH MOM Impl SpPerio dengan topik Dental Splinting: Current Perspective in Tooth Stabilization and Trauma Management.

Sementara pada hari kedua, drg Valdy Hartono SpPerio dengan topik Immediate Implant Protocol: Perfect Match Between UV-Activated Implant and Socket Seal Abutment. drg Evan Valerio SpPros dengan topik Digital Guided Implant Placement: Precision, Predictability and Performance. Serta Dr drg Erdianto Wardhana MHKes dengan topik Ethical Considerations in Dental Implant Patients.

Selain menghadirkan materi ilmiah terkini, webinar ini juga memberikan penghargaan Satuan Kredit Profesi (SKP) Kementerian Kesehatan, yaitu Dokter Gigi Umum 10 SKP, Spesialis Periodonsia 7 SKP, Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial 5 SKP, dan Spesialis Prostodonsia 2 SKP.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Keren! FTI Unissula akan Jadikan Mobil Listrik sebagai Mobil Operasional

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unissula terus berupaya mengembangkan teknologi hijau, terutama mobil listrik. Dekan FTI Muhammad Qomarudin ST MSc PhD menjelaskan saat ini fokusnya dalam pitching factory. “Kami juga membekali mahasiswa dengan kompetensi dan mendorong civitas akademika terutama para dosen untuk melakukan riset dalam bidang green future,” ungkapnya, Rabu (10/6/2026).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan saat ini salah satu prodinya, yakni Prodi Teknik Elektro sedang menguatkan laboratorium EV dan laboratorium renewable energi. “Semuanya kita persiapkan untuk membekali mahasiswa memiliki keterampilan. Selain itu kami juga akan mendampingi mereka dengan sertifikasi kompetensi di bidangnya masing-masing,” lanjutnya.

Saat FTI Unissula telah memiliki beberapa mitra yang akan mendukung dalam pengadaan lab, maupun magang industri mahasiswa. Diantaranya Polytron yang berpusat di Kudus, Jawa Tengah.

“Kami berharap akan segera menjadikan mobil ini menjadi mobil operasional kampus. Namun supaya dapat digunakan secara umum, perlu beberapa tahapan. Diantaranya menguji kelayakan pemakaian terutama keselamatannya,” jelasnya.

Namun secara umum dua mobil listrik sudah siap digunakan sebagai transportasi antar fakultas. “Sehingga apabila ada kegiatan di fakultas kami akan fasilitasi untuk menggunakan mobil ini sebagai operasionalnya,” jelasnya.

Disamping itu Eryan salah satu mahasiswa yang ikut dalam pengembangan mobil listrik ini menjelaskan tenaga panel surya yang digunakan sebagai daya. Panel surya tersebut diletakkan di atas mobil. Dan ketika mobil beroperasi bisa sekaligus mengisi daya, sehingga daya akan bertahan lebih lama.

“Fitur lainnya yaitu mobil memiliki sensor pendeteksi depan dan belakang dengan jarak sekitar dua meter. Kemudian ada indikator arus, dan indikator battery yang bisa dilihat untuk memperkirakan berapa lama daya akan bertahan,” jelasnya.

Lebih jauh menurut Eryan mobil listrik ini memiliki kecepatan 20km/jam, dengan daya pemakaian 5 jam. “(Masa pakai daya) ini masih terus dalam pengembangan,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Dukung Pemanfaatan Green Future Technology

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unissula menggelar seminar nasional bertajuk Sinergi Pendidikan Tinggi, industri dan pemerintah dalam mendukung SDM unggul pada ekosistem kendaraan listrik dan industri hijau, Senin (8/6/2026).

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan mendukung penuh pemanfaatan teknologi hijau masa depan. “Kampus Unissula mendukung penuh pemanfaatan teknologi hijau masa depan, atau green future technology, yang berbasis inovasi berkelanjutan untuk melestarikan alam, menekan emisi karbon, dan mengatasi berbagai masalah ekologis,” ungkapnya.

Dalam rangka mendukung program tersebut saat ini FTI Unissula telah memiliki dua mobil listrik karya mahasiswa. “FTI Unissula juga membeli mobil listrik baru yang digunakan sebagai anatomi mahasiswa. Harapannya mahasiswa bisa pelajari, sehingga menjadi lebih kencang, dan ada nilai tambah yang tidak menimbulkan kerepotan di masyarakat,” jelasnya.

Adapun Anggota Komisi X DPR RI Dr H Abdul Fikri Faqih MM menyebut adanya ketimpangan antara dunia pendidikan dan industri dalam pengembangan teknologi ini. “Dunia kampus hanya bisa memenuhi 5-8% dari 8-9% artinya ada gap yang mesti dibuka dan dibongkar apa yang terjadi yang harus didiskusikan oleh tiga ahli yakni pendidikan, industri dan pemerintahan untuk mencapai kesesuaian dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Selain itu Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendiktisaintek Prof I Ketut Adnyana PhD juga memberikan dukungan agar kampus memperbanyak riset yang bermuara pada terciptanya inovasi, terobosan, dan rekayasa terbarukan.

Di antaranya juga kontribusi perguruan tinggi, dalam penerapan teknologi hijau, untuk melindungi lingkungan, menghemat sumber daya alam, dan lainnya.

Selanjutnya Culture Development Manager Polytron David Setyadi Rahardjo memaparkan bahwa dalam menjawab tantangan tersebut harus memahami kompetensi. “Kompetensi ini merupakan kombinasi utuh antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk mencapai standar kerja,” jelasnya.

Sehingga sebagai Perguruan Tinggi tantangan paling utama adalah apakah kurikulum bergerak cepat. Karena yang terjadi teknologi berubah sangat cepat, dan industri berubah setiap tahun.

Lebih lanjut Dosen Teknik Elektro Unissula Dr Gunawan ST MT turut menjelaskan kesenjangan kompetensi yang terjadi oleh para lulusan. “Tantangan terbesar pendidikan tinggi Indonesia saat ini bukan lagi memperluas akses, tetapi memastikan lulusan, riset, dan inovasi mampu menjawab kebutuhan industri dan ekonomi nasional,” jelasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional

Lolos Hibah Wirausaha, Mahasiswa Unissula Kembangkan Boba Daun Kelor

Tim mahasiswa Unissula lolos hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. Dengan ide usaha Mori Pearl: Boba kelor segar sebagai healthy drink kekinian di bawah bimbingan dosen Bagus Satrio Waluyo Poetra SKom MCs. Mereka adalah Khoirotun Nisa’ (S1 Farmasi), Najwa Nur Fathna (S1 Pendidikan Matematika), Zahra Ramadhani (S1 Ilmu Hukum), dan Hanum Naela (S1 Pendidikan Agama Islam).

Khoirotun Nisa’ menjelaskan awal mula munculnya ide ini karena melihat kebiasaan anak muda yang suka minum boba yang tinggi gula tapi minim gizi. “Jadi, kami berinovasi menggabungkan keduanya menjadi minuman sehat yang tetap kekinian. Dimulai dari diskusi tim lintas jurusan, lalu kami lanjutkan eksperimen mandiri untuk mencari formula adonan boba yang pas dan tidak getir,” ungkapnya, Jumat (5/6/2026).

Lebih lanjut ia menjelaskan daun kelor dipilih karena kandungan nutrisinya sangat tinggi. Seperti vitamin C, vitamin A, dan antioksidan. “Keunggulan Mori Pearl, bobanya padat nutrisi berkat teknologi mikronisasi, menggunakan pemanis alami gula aren yang rendah indeks glikemik, dan menjadi solusi minuman manis yang aman untuk kesehatan (guilt-free drink),” jelasnya.

Adapun setelah dinyatakan lolos hibah, dosen pembimbing Bagus menjelaskan tim Menyusun target pengembangan usaha secara bertahap. “Target utama memperkuat fondasi usaha, baik dari sisi produk, manajemen, pemasaran, maupun keberlanjutan bisnis. Tim juga diarahkan untuk melakukan penyempurnaan produk agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar, memperluas jangkauan promosi, meningkatkan jumlah pelanggan, serta membangun sistem pengelolaan usaha yang lebih tertata,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap tim dapat memanfaatkan hibah secara maksimal. Karena hibah pendanaan P2MW bukan hanya bantuan dana. Tetapi juga bentuk kepercayaan kepada mahasiswa untuk membuktikan ide usaha yang mereka bangun.

“Pesan saya kepada mahasiswa lain jangan takut memulai. Banyak mahasiswa memiliki ide bagus, tetapi seringkali ragu mengembangkannya karena merasa belum siap, takut gagal, atau belum memiliki modal. Padahal, program seperti ini justru menjadi ruang untuk belajar mengembangkan usaha dengan pendampingan terarah,” jelasnya.

Bagus menyebut lolosnya tim dalam hibah pendanaan P2MW menunjukkan ide usaha mahasiswa memiliki potensi. “Prestasi ini juga menjadi bukti mahasiswa mampu bersaing dalam program kewirausahaan tingkat nasional dan memiliki kapasitas untuk mengembangkan usaha secara lebih professional,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mendorong mahasiswa lebih aktif dalam kegiatan kewirausahaan. Lolos P2MW merupakan awal dari proses yang lebih besar, karena setelah memperoleh pendanaan, tantangan berikutnya adalah bagaimana tim mampu merealisasikan rencana usaha,” pungkasnya.

Categories
Headline Kampus Nasional News

IKADIM Unissula Satukan Alumni, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan

Ikatan Alumni Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) FEB Unissula menyelenggarakan Halal Bi Halal di Hotel Horison Ultima Sentraland. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi strategis antaralumni, civitas akademika, dan mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM), Rabu (22/4/2026).

Acara dihadiri oleh pimpinan fakultas, guru besar, dosen, alumni, serta mahasiswa PDIM dari berbagai angkatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi peran alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Ketua IKADIM FEB Unissula, MA Irfan Rahmana menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi tahunan. Melainkan sarana untuk memperkuat ukhuwah, membangun jejaring intelektual, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan alumni yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. “Momentum ini harus kita maknai sebagai titik awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Alumni bukan hanya jejaring nostalgia, tetapi jejaring strategis yang mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai program dan kegiatan IKADIM sejak pelantikan pengurus pada Oktober 2025. Diantaranya pelantikan pengurus, webinar internasional bertajuk Unlocking Scopus for Publication, lomba desain logo IKADIM, program sosial bagi nelayan terdampak cuaca ekstrem, serta pengabdian masyarakat melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk UMKM.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen IKADIM sebagai komunitas intelektual yang aktif, adaptif, dan berorientasi pada kontribusi nyata. Selain itu, kehadiran mahasiswa PDIM dari berbagai angkatan turut memberikan energi baru bagi penguatan organisasi alumni ke depan.

Mengusung tema “Silaturahmi Ilmiah, Kolaborasi Strategis, Kontribusi Nyata untuk Bangsa,” kegiatan ini menegaskan pentingnya peran alumni sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, IKADIM FEB Unissula diharapkan semakin solid dan visioner dalam membangun jejaring kolaboratif, mendorong riset dan inovasi, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Categories
Headline Kampus Nasional News

Unissula Tegaskan Komitmen Global Lewat Penerimaan Delegasi Cross Border Filipina

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menerima kunjungan delegasi San Pedro College (SPC) Filipina dalam program Cross Border Program 2026. Bersama program tersebut juga berlangsung pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, dan praktik mengajar internasional pada 18 – 25 April 2026. Delegasi SPC terdiri atas dosen pembimbing Dr Vivien Grace Jubahib beserta 3 mahasiswa yakni Alyssa Ayad, Shekinah Latiada, dan Eloisa Carta.

Dr Vivien mengungkapkan apresiasi mendalam untuk Unissula yang telah berkenan menerima delegasi SPC.

Ia menambahkan, kerja sama antara Unissula dan SPC telah membawa dampak positif yang signifikan bagi internasionalisasi di SPC. Hal tersebut tercermin dari animo dosen dan mahasiswa SPC yang berencana akan datang dan berkolaborasi dengan civitas academika Unissula.

Adapun dalam kegiatan Cross Border Program 2026, pihaknya akan menjadi dosen tamu di Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya (FBSB) dan Fakultas Agama Islam (FAI).

Selain itu, dirinya juga akan mengikuti diskusi matchmaking penelitian bersama, dan juga pengabdian masyarakat internasional.

Sementara ketiga mahasiswa SPC akan mengikuti berbagai kegiatan seperti Sit in Program, praktik mengajar internasional di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang, sharing session dengan organisasi mahasiswa, serta pengenalan budaya Indonesia.

Kunjungan SPC Filipina menjadi salah satu bukti keunggulan reputasi internasional serta kualitas pendidikan Unissula sebagai world class Islamic university. Unissula juga secara aktif terus meningkatkan kualitas internasionalisasi dalam rangka mencetak lulusan yang berkualitas global.