Categories
Kampus Nasional

600 Lebih Mahasiswa FEB Unissula Ikuti Kuliah Praktisi bersama Bank Indonesia

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula kembali menggelar kuliah praktisi bersama Bank Indonesia. Program rutin ini bertujuan mempertemukan mahasiswa dengan para ahli dari dunia industri dan kebijakan. Kegiatan ini diikuti lebih dari 600 mahasiswa dari program S1, D3, serta jajaran dosen dan pimpinan fakultas. Acara dilangsungkan di Aula Gedung FEB Unissula, Rabu (28/5/2025).

Wakil Dekan 1 FEB Unissula Dr E Drs Marno Nugroho MM menekankan pentingnya kegiatan kuliah praktisi. “Kami berharap mahasiswa dapat menyimak materi dari para praktisi untuk memperluas wawasan di bidang keuangan yang mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha,” ungkapnya mewakili Dekan FEB Unissula.

Lebih lanjut ia menyebut kuliah praktisi menjadi salah satu upaya strategis FEB Unissula dalam menjembatani teori dengan praktik. Khususnya di bidang ekonomi dan keuangan.

Selanjutnya Analis Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Mega Nazaretha menyampaikan tentang Strategi pengembangan UMKM berdaya saing sebagai new source of growth perekonomian Jawa Tengah. Pihaknya memperkenalkan sistem pembayaran digital sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi. “Namun kemudahan sistem digital juga bisa menjadi ancaman jika pelaku usaha tidak memahami risiko dan legalitas. Jangan sampai saya butuh, ada kemudahan, saya ambil tanpa pertimbangan matang,” tegasnya.

Adapun pembicara kedua Ekonom Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. Enjelina Intan Prima Dewi menyampaikan Peran investasi dalam meningkatkan perekonomian Jawa Tengah.

Ia menjelaskan data BPS yang menunjukkan ekonomi Jawa Tengah sempat mengalami penurunan. Yakni pada 2020 akibat pandemi. Kemudian mengalami rebound di tahun 2021, dan stagnan di kisaran 4,96–5,3% pada tahun-tahun berikutnya.

Turut hadir Wakil Dekan 2 FEB Unissula Dr Zaenal Alim Adiwijaya SE MSi, Kaprodi dan Sekretaris Prodi S1 dan D3, serta dosen di lingkungan FEB Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional

Unissula Beri Kesempatan Kuliah Jalur UTBK

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) membuka kesempatan bagi peserta UTBK untuk kuliah dengan biaya terjangkau. Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Unissula menyampaikan selamat bagi peserta UTBK yang lolos di PTN pilihan.

“Selamat bagi yang telah diterima di kampus pilihan. Jangan berkecil hati bagi yang belum diterima, karena Unissula memberikan kesempatan kuliah di kampus yang telah terakreditasi Unggul dari BAN-PT dan terakreditasi internasional dengan biaya terjangkau,” ungkap Dr Setiawan Widiyoko SH MKn, Rabu (28/5/2025).

Dengan akreditasi tersebut Unissula memiliki kualitas yang sangat teruji dan memiliki daya saing di level nasional maupun internasional.

Pihaknya menjelaskan calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara online. “Pendaftar dapat mengakses pendaftaran di laman pmb.unissula.ac.id dan memilih jalur UTBK. Selanjutnya pendaftar bisa mengupload sertifikat UTBK yang dimiliki dari lulusan SMA sederajat tahun 2022, 2023, 2024 dan 2025,” ungkapnya.

Selanjutnya calon pendaftar cukup melampirkan sertifikat UTBK, dan mendapatkan potongan biaya kuliah. Diantaranya nilai rata rata UTBK 350-499 mendapatkan potongan Dana Pengembangan Institusi (DPI) 25 persen. Sedangkan nilai rata rata UTBK minimal 500 mendapat potongan DPI 50 persen.

Untuk biaya pendaftarannya Rp 250.000, sedangkan khusus untuk Prodi S1 Farmasi Rp 500.000. Program UTBK tidak berlaku untuk Prodi S1 Pendidikan Dokter dan S1 Pendidikan Dokter Gigi. Info pendaftaran selanjutnya melalui 08122011062 atau 08128555562.

Categories
Headline Kampus Nasional

Ichwan Setiawan Raih Gelar Doktor PDTS Unissula

Ir Ichwan Setiawan ST MT mengikuti ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil Unissula pada Selasa (27/5/2025). Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul model desain dan strategi pelaksanaan konstruksi jembatan yang dilewati alur kapal sebagai lalu lintas air.

Menurut Ichwan permasalahan yang terjadi di lapangan adalah terjadinya kendala teknis pada saat pelaksanaan konstruksi jembatan, dengan banyaknya terjadi penyesuaian pekerjaan akibat kurang efektif nya hasil DED yang tidak memiliki pedoman yang baik. Kriteria yang digunakan dalam pengoptimalan proses manajemen konstruksi bangunan jembatan dengan alur kapal pada dasarnya merupakan persyaratan utama untuk menghasilkan konstruksi yang aman, efisien dan ekonomis yaitu kemudahan pekerjaan, kekuatan struktur, mutu (keawetan) serta ekonomis.

Dari beberapa kondisi dan integrasi perencanaan dan pelaksanaan jembatan, perlu dilakukan strategi penerapan manajemen konstruksi dengan integrasi model desain dan strategi pelaksanaan pada konstruksi jembatan di atas sungai dengan alur kapal yang dilalui lalu lintas air yang lebih tepat dan optimal.

Metode penelitian menggunakan teknik Multiple-Criteria Decision Making (MCDM) yang berbasis pada Analysis Hierarchy Process (AHP) – Expert Choice. AHP memilih alternatif jarak Euclidean terpendek dari solusi ideal dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Setelahmengumpulkan data menggunakan kuesioner dari 70 responden, penilaian bobot alternatiftipe dan konfigrasi bangunan atas jembatan dan kriteria bobot untuk abutmen dapat ditentukan menggunakan teknik analisis hirarki proses.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk konstruksi yang mengharuskan penyediaan vertical clearance lebih dari 3 meter, maka konstruksi jembatan digunakan multi-span dengan bentang utama girder lengkung dan ditambah dengan 2 pilar serta bentang jembatan pendekat menggunakan pile slab, sehingga abutmen direncanakan dengan ketinggian normal dan menghindari timbunan yang tinggi di bagian oprit.

Model multi-span bridge dengan bentang utama girder lengkung baja komposit ditambahdengan jembatan pendekat girder GKI lurus dan pile slab menjadi pilihan utama untuk jembatan dengan alur kapal untuk lalu lintas air dengan adanya jalan di sepanjang bantaran sungai.

Para penguji antara lain Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Pratikso MST PhD, Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT, Dr Ir Kartono Wibowo ST MM MT, Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc, dan Ir Syahril Taufiq MSc Eng PhD.

Ir Ichwan Setiawan ST MT berhasil lulus dalam ujian terbuka tersebut dengan IPK 3,76. Merupakan lulusan ke 45 di Program Doktor Teknik Sipil Unissula.

Categories
Headline Kampus News

Dr Alifah Ratnawati Profesor Baru Fakultas Ekonomi Unissula

Dosen Fakultas  Ekonomi Dr Alifah Ratnawati SE MM berhasil meraih gelar guru besar/ profesor. Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.  “Alhamdulillah Unissula diberikan nikmat dan anugerah yang luar biasa oleh Allah SWT bisa menambah guru besar baru.  Selanjutnya saya mengucapkan selamat kepada Prof Dr Alifah Ratnawati SE MM juga kepada pimpinan Fakultas Ekonomi atas capaian tersebut”, ungkap Prof Gunarto (Sabtu (4/11/2023). 

Sementara itu Dr Alifah Ratnawati menyampaikan rasa sukacitanya yang telah diberikan kepercayaan mendapatkan gelar baru sebagai Profesor. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas karunia ini. Sejak kecil saya tidak pernah membayangkan akan bisa mendapat anugerah ini”, ungkapnya melalui Whatsapp. 

Ia juga berbagi cerita mengenai perjuangannya hingga meraih gelar profesor. Salah satunya berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas tridarma perguruan tinggi dengan sebaik baiknya.

“Di bidang pendidikan, saya berusaha untuk bisa menyelesaikn S3 tepat waktu, meskipun ketika kuliah S3 saya sudah tidak muda lagi karena sudah mempunyai cucu”, tambahnya.

Di bidang penelitian, ia beberapa kali mendapatkan hibah penelitian Dikti. Dari hibah ini kemudian outputnya diwujudkan dalam bentuk buku, beberapa jurnal dan proceeding terindex Scopus. Alifah Ratnawatia Dosen berprestasi Fakultas Ekonomi Unissula tersebut lahir di Sragen, 10 November 1963. Ia adalah guru besar di bidang ilmu manajemen. “Secara spesifik saya mempelajari engagement dari organisasi yang melakukan partnership.  Dimana engagement dilakukan secara religi. Organisasi yang melakukan kemitraan, maka selain dia harus patuh terhadap aturan kemitraan, maka organisasi juga harus patuh secara religi”, pungkasnya.

Categories
Headline Kampus News

Dr Agung Putra Profesor Baru Fakultas Kedokteran Unissula 

Fakultas Kedokteran Unissula berhasil meningkatkan kwalitas SDM dosennya. Hal itu salah satunya dicapai dengan penambahan jumlah dosen yang meraih gelar guru besar / profesor. Dosen terbaru yang berhasil meraih gelar profesor tersebut adalah Dr dr Agung Putra MSi Med. 

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.  “Alhamdulillah Unissula diberikan nikmat dan anugerah yang luar biasa oleh Allah SWT bisa menambah guru besar baru.  Selanjutnya saya mengucapkan selamat kepada Prof Dr dr Agung Putra MSi Med juga kepada pimpinan Fakultas Kedokteran Umum Unissula atas capaian tersebut”, ungkap Prof Gunarto (Sabtu (4/11/2023).

Sementara itu Dr Agung Putra mengucap syukur atas nikmat yang luar biasa tersebut. “Allhamdulillah Allah SWT mengabulkan doa kita, semoga capaian guru besar ini akan mendatangkan manfaat untuk saya pribadi, fakultas, universitas dan untuk dunia pendidikan maupun dunia kesehatan secara umum”, ungkapnya melalui Whatsapp. 

Ia melanjutkan capaian guru besar merupakan sebuah proses panjang. “Ya betul sekali tidak ada yang instan dalam hidup ini, semua perlu waktu dan usaha untuk mengapainya. Namun kita bisa memulainya dengan melakukan hal hal kecil secara benar. To change the world, do the big things. However, you never do the big things without doing the little thing right”,  tambahnya.

Dosen berprestasi kelahiran Tanjungkarang, 7 Juni 1971 tersebut berhasil memperoleh gelar profesor di bidang ilmu patologi anatomi. Ia mempunyai spesialisasi yang luar biasa dalam bidang stem cell. “Saya suka sekali eksplorasi sesuatu secara detail. Sehingga kajian  seluler stem cell secara genomik dan produk molekul secara proteomik dalam meregenerasi berbagai jaringan rusak dan mengkontrol inflamasi (radang) menjadi kajian saya dan ini akan menjadi future medicine”, pungkasnya

Categories
Headline Kampus

MAHASISWI HUKUM UNISSULA WAKIL INDONESIA PADA SIDANG PBB DI ROMA ITALIA

Mewakili Indonesia pada Sidang KTT Pangan dan Pertanian Dunia (FAO)

SEMARANG (headlinetoday.id) – Rektor Unissula melepas salah satu mahasiswi terbaiknya Siti Aisyah Amini untuk mengikuti konferensi PBB di Roma Italia, pada 31 Agustus hingga 4 September 2022. Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unissula tersebut menjadi satu satunya delegasi Indonesia dalam KTT Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Siti Aisyah yang tergabung dalam organisasi internasional pangan (IPC) akan menyuarakan beberapa isu di sektor perikanan. “Kami akan menyuarakan aspirasi anak muda Indonesia khususnya anak para nelayan. Sehingga suatu saat nanti ketika mereka ditanya tentang cita-citanya, mereka akan dengan bangga bercita-cita menjadi nelayan, dan meneruskan profesi orang tuanya,” jelasnya.

SITI SISYAH AMINI, MAHASISWI HUKUM UNISSULA WAKILI INDONESIA PADA SIDANG PBB DI ROMA ITALIA

Mahasiswa asal Madura itu juga berharap dengan hadirnya anak muda di konferensi internasional ini, PBB mulai melihat potensi dan membuat teknologi perikanan (digital fisheries).

“Melalui digital fisheries ini untuk mempersiapkan anak-anak nelayan untuk melihat bagaimana memproyeksikan teknologi masuk ke sektor perikanan dan kelautan, yang berisikan prosedur penangkapan ikan, hingga pemasarannya,” lanjutnya.

”Pada sidang FAO kali ini saya akan menyuarakan nasib anak-anak nelayan agar mereka kelak bangga menjadi anak nelayan. Saya juga akan perjuangkan agar teknologi masuk ke dunia perikanan dan kelautan.” (Siti Aisyah Amini, Mahasiswa Hukum Unissula, mewakili Indonesia pada Sidang PBB di Roma Italia)

Sebagai aktifis sektor kelautan Ia memandang bahwa sektor perikanan Indonesia memiliki banyak sekali potensi yang bisa digali dan dimanfaatkan. Potensi tersebut bahkan bisa menjadi salah satu opsi bidang pekerjaan yang menjanjikan untuk masa depan generasi milenial Indonesia.

“Komitmen harus ada, teknologi harus masuk, dan keberpihakan pada nasib nelayan juga harus diimplementasikan supaya peluang tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan, bukan hanya oleh generasi saat ini, tapi juga menjadi pilihan profesi untuk generasi mendatang, saya optimistis,” ujarnya.

FAKULTAS HUKUM BANYAK PRESTASI

Sementara itu Rektor Unissula Prof Dr Gunarto, MH dalam upacara pelepasan di kampus Unissula, kemarin (25/8/22) menyatakan turut bangga salah satu mahasiswinya dipercaya dan diundang untuk mewakili Indonesia di forum PBB.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Fakultas Hukum Unissula juga bagi kita civitas akademika Unissula secara keseluruhan. Karena Unissula sukses dalam mendidik dan menciptakan kader-kader berprestasi hingga berhasil menjadi perwakilan anak muda Indonesia mengikuti sidang  internasional PBB di Italia,” ungkapnya.

PRODI DI UNISSULA BERSTANDARD INTERNASIONAL

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unissula Dr Bambang Tri Bawono yang mendampingi pelepasan tersebut menyebut Siti Aisyah sebagai mahasiswa yang ulet.

“Kami pimpinan Fakultas Hukum Unissula merasa sangat bangga mahasiswi kami mendapat undangan resmi untuk mengikuti konferensi PBB,” ujarnya.

Menurutnya, alhamdulillah selain Siti masih banyak prestasi yang diraih oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Hukum Unissula. “Sehingga saya kira pas bagi calon mahasiswa baru untuk memilih kuliah di Fakultas Hukum Unissula yang terbukti meraih sukses diberbagai kompetisi nasional dan internasional,” ungkapnya.

Selain mendapat akomodasi dan transportasi gratis dari PBB, Siti juga menerima apresiasi dari Universitas sebesar Rp 7.500.000 yang diserahkan oleh Rektor. Serta Rp 5.000.000 yang diserahkan oleh dekan Fakultas Hukum.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Wakil Rektor I Dr Andre Sugiyono, Wakil Rektor II Dedi Rusdi MSi, Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin MSc, PhD, Wakil Dekan I Fakultas Hukum Dr Widayati, Wakil Dekan II Dr Arpangi, dan Kepala Prodi Magister Kenotariatan Dr Jawade Hafidz. (nur) editor: gsoewarno

Categories
Headline Kampus Politik

ANGGOTA DPR RI DARI PARTAI DEMOKRAT AS SUKAWIJAYA SERAHKAN 20 BEASISWA KIPK KE UNISSULA

Komisi X Berkomitmen Buat Program Pro Rakyat

SEMARANG (headlinetoday.id) – Anggota Komisi X DPR RI AS Sukawijaya berkunjung ke kampus Unissula Semarang. Politikus partai Demokrat itu secara simbolis menyerahkan 20 beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) ke Unissula (25/8/22).

Dalam sambutannya Ia meminta mahasiswa penerima KIPK dari usulan masyarakat tersebut untuk sungguh sungguh dalam belajar.

“Dalam kondisi ekonomi sulit pasca pandemi bisa meneruskan kuliah adalah sebuah karunia besar. Terlebih lagi kuliah dengan beasiswa yang tidak hanya dapat ilmu tapi juga diberi sangu oleh pemerintah,” ungkap tokoh yang lebih dikenal dengan sebutan Yoyok Sukawi tersebut.

“Kalau kalian kelak jadi orang sukses, jangan lupakan almamaternya.” (Anggota DPR RI AS Sukawijaya)

Yoyok juga meminta mahasiswa mengelola dana beasiswa dengan bijak. “Jadi adik-adik nanti kalau dananya sudah cair, pergunakan untuk memenuhi kebutuhan kuliah. Buat beli makan, beli buku dan keperluan kuliah yang bermanfaat jangan buat beli yang aneh-aneh,” ungkap putra mantan Walikota Semarang Sukawi Sutarip tersebut.

Ia menambahkan, tahun depan kalau aspirasi bertambah, kuotanya juga pasti akan ditambah. “Saya senang sekali datang ke Unissula karena selain kampusnya yang berkualitas juga karena kampus ini adalah almamater Bapak dan Ibu saya,” ujarnya.

UNISSULA KAMPUS TERAKREDITASI UNGGUL

Begitu juga kalian, menurut Yoyok, jika suatu hari nanti kalian berhasil menjadi orang sukses, jadi pejabat, kalau punya aspirasi hasil perjuangan jangan lupa almamater kita. “Jangan lupakan almamater orang tua kita,” pesannya.

Ia juga menekankan Komisi X DPR RI punya komitmen kuat untuk terus mengawal program program pendidikan yang pro rakyat.

“Kita semua tahu postur APBN kita yang tidak begitu sehat namun kami di Komisi X terus berusaha kuat dan berkomitmen terhadap program-program yang pro rakyat termasuk kehadiran kami di sini saat ini untuk mensukseskan program tersebut,” kata CEO PSIS Semarang itu.

Sementara itu Rektor Unissula Prof Dr Gunarto, MH dalam sambutannya mengapresiasi realisasi program tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah serta para legislatif yang telah memperjuangkan dan merealisasikan KIPK,” ujarnya.

Gunarto menambahkan, kami juga perlu sampaikan kepada para mahasiswa penerima beasiswa KIPK bahwa saudara memilih untuk kuliah di universitas yang sangat tepat. “Unissula meruapakan kampus terakreditasi unggul dan berkomitmen membangun generasi terbaik, generasi khoirul ummah,” ungkapnya. (nur ) editor : gsoewarno

Categories
Bisnis Kampus News

Guru Besar Ekonomi Unissula : “Perempuan punya Peran Besar dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif.”

SEMARANG (headlinetoday.id) – Perempuan memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Cabang Persatuan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) dalam Raker di Semarang (25/8/22).

“Tidak dapat dipungkiri bahwa kaum perempuan memiliki posisi penting dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Hal ini tidak terlepas dari sifat industri kreatif yang memiliki prospek pengembangan yang menguntungkan terutama sektor rumah tangga yang tidak memerlukan dana besar,”  jelas Guru Besar Fakultas Ekonomi Unissula Prof Dr Wuryanti Koentjoro MM.  

Wuryanti menyebut peran positif perempuan dalam industri kreatif. “Peran mereka tidak hanya berdampak pada perbaikan sektor rumah tangga dan membantu penciptaan lapangan kerja secara signifikan. Mereka juga berpotensi meningkatkan penerimaan negara,” pungkasnya.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Sementara itu Ketua PIISEI Pusat Dina Wimboh Santoso menyebut PIISEI berperan mengembangkan bakat kreatif masyarakat. Hal itu dilakukan melalui penyuluhan, pendampingan dan pelatihan, pengadaan kerja lapangan tentang potensi usaha kreatif bagi ibu rumah tangga dan lain-lain.

“Kami yakin kegiatan serupa dapat dilakukan karena selama ini PIISEI telah berhasil dengan baik menjalankan berbagai program, baik di bidang pendidikan, dan kesehatan. Kita juga memberikan santunan kepada panti asuhan dan anak berkebutuhan khusus, bantuan bencana alam dan bantuan bagi kesejahteraan masyarakat desa lainnya,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebutkan setiap tahun PIISEI berkontribusi dalam hal kesejahteraan masyarakat. “Jadi setiap tahun PIISEI selalu berkegiatan mulai dari ikut mencerdaskan bangsa seperti merenovasi sekolah, pembangunan jembatan antar desa, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti bakti sosial dimana rapat kerja dilangsungkan. Kali ini akan kita selenggarakan besok (26/8) di Desa Manggihan, Semarang,” jelasnya.

Sementara itu Atikoh Ganjar Pranowo yang hadir dalam kesempatan itu mengungkap pentingnya gotong royong dalam mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Tentunya Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, dan sangat memerlukan bantuan ini. Karena ibu-ibu di sini pastinya sudah memiliki ketahanan keluarga yang kuat, sehingga bisa membantu kreatifitas,” ungkapnya. (nur) editor: gsoewarno

Categories
Headline Kampus

ANCAMAN ABRASI MELUAS, MAHASISWA UNISSULA TANAM MANGROVE DI DEMAK

SEMARANG (headlinetoday.id) – Mahasiswa KKN Unissula menanam Mangrove di Demak. Program ini untuk menahan abrasi yang makin meluas. Acara dilaksanakan di desa Sidorejo dan Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak beberapa waktu lalu.

Lurah Bedono Agus Salim menyampaikan penanaman mangrove sangat penting sebagai upaya menahan abrasi yang terus terjadi. “Kami sangat terbantu dengan kegiatan penanaman mangrove ini. Semoga usaha yang dilakukan dapat menjaga lingkungan khususnya dari abrasi,” ungkapnya.

Wilayah pesisir Kecamatan Sayung mengalami degradasi lingkungan yang sangat nyata. Terjadinya penurunan fungsi lahan di kawasan Kecamatan Sayung disebabkan banyak faktor. Salah satunya diakibatkan oleh abrasi pantai dan banjir rob yang mengakibatkan tergenangnya kawasan tambak dan permukiman, hingga hilangnya beberapa pemukiman di sana.

KUALITAS UNISSULA SAMA DENGAN PTN

Lebih lanjut ia mengapresisi kegiatan mahasiswa KKN Unissula yang memotivasi masyarakat untuk sadar  dan peduli lingkungan. “Harapan kami selain penanaman mangrove juga ada pendampingan untuk  UMKM. Khususnya pendampingan UMKM hasil alam pesisir sebagai bentuk upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Sehingga perekonomian rakyat bisa tumbuh,” pungkasnya.

Sementara itu Mukhamadun, lurah Sidorejo mengajak masyarakat untuk lebih peduli lingkungan. “Dengan penanaman mangrove ini mari kita  rawat agar tumbuh dengan subur dan bermanfaat dikemudian hari. Merawat adalah kewajiban kita bersama untuk perbaikan lingkungan kita dikemudian hari,” ujarnya.

Wakil Rektor III Unissula M Qomaruddin ST MSc PhD menyampaikan bahwa mahasiswa KKN Unissula diharapkan mampu memberi kontribusi dan berperan aktif mencari solusi permasalahan yang dijumpai masyarakat.

Qomaruddin menjelaskan secara periodik dan berkelanjutan Unissula melepas mahasiswanya untuk melakuka  KKN di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk yang diterjunkan di Sayung Demak. “Unissula mempunyai visi bismillah membangun generasi khaira ummah. Ini sangat penting. Peran mahasiswa di masyarakat dibutuhkan untuk memberikan solusi. Kami mengucapkan terima kasih bimbingan dari desa terhadap mahasiswa kami. Semoga bermanfaat,” ujarnya.

Turut Hadir dalam penanaman mangrove tersebut Wakil Rektor II Dedi Rusdi SE MSi Akt CA, masyarakat Sidorejo, tim Lembaga Penelitain dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unissula serta para siswa SMA N I Sayung. (nur) editor: mridwan

Categories
Daerah Headline Kampus Kriminal

Kronologi Dosen Fisip UIN Walisongo Semarang Terima Suap Rp 830 Juta

Terungkap karena Rektor Curiga hasil Test

Semarang (headlinetoday.id) Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang diduga menerima suap seleksi perangkat desa sebesar Rp 830 juta. Hal itu terungkap setelah Rektor curiga dengan hasil seleksi.

Dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, diadili atas dugaan menerima suap dalam seleksi perangkat desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. Total suap yang mereka terima diketahui berjumlah sebesar Rp 830 juta.

Tindak pidana suap itu sendiri terungkap setelah adanya kecurigaan Rektor UIN Imam Taufik saat melakukan inspeksi, pada Desember 2021.

Saat itu Rektor Imam curiga terhadap sejumlah peserta yang mampu menyelesaikan ujian dalam waktu yang singkat. Tak hanya itu, ia juga curiga karena hasil peserta hampir mencapai nilai yang sempurna, yaitu memperoleh nilai di atas 90 poin.

PRODI UNISSULA BERSTANDARD INTERNASIONAL

Dalam  sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (23/8/22) Jaksa Penuntut Umum Sri Heryono mengatakan kedua terdakwa masing-masing Amin Farih dan Adib.

Sebagai informasi Amin Farih merupakan Wakil Dekan FISIP UIN Semarang dan Adib menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Semarang.

Lebih lanjut jaksa menjelaskan, tindak pidana korupsi yang terjadi pada 2021. Kasus ini bermula ketika FISIP UIN Walisongo menjalin kerja sama dalam pelaksanaan seleksi perangkat desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak.

Kemudian dibentuklah panitia seleksi tersebut, terdakwa Amin Farih ditunjuk sebagai pengarah seleksi. Sedangkan Adib menjabat sebagai ketua panitia seleksi ujian calon perangkat desa tersebut.

Dalam pelaksanaan seleksi tersebut, Kepala Desa Cangkring, Imam Jaswadi menemui terdakwa Amin Farih dan Adib untuk meminta kisi-kisi soal ujian dalam seleksi tersebut.

Saat itu Imam mengatasnamakan dirinya sebagai perwakilan kepala desa se-Kabupaten Demak. Namun ternyata ia juga berbohong. Kini Imam juga menjadi salah satu terdakwa dalam kasus tersebut.

Lebih lanjut, Imam Jaswadi bersama Saroni, mantan Wakapolsek Karanganyar, Kabupaten Demak memberikan uang kepada Amin dan Adib sebanyak Rp830 juta dalam dua tahap untuk kisi-kisi jawaban soal ujian dalam seleksi perangkat desa tersebut.

Uang sebanyak itu berasal dari pemberian 16 calon perangkat desa di delapan desa di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, yang nantinya akan memperoleh bocoran jawaban soal ujian.

“Penyerahan pertama uang sebesar Rp720 juta dari terdakwa Imam Jaswadi dilakukan di rumah terdakwa Adib,” katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Arkanu.

Sementara uang senilai Rp 110 juta sisanya diserahkan saat pertemuan di Rumah Makan Kampung Laut Semarang.

Dari uang sebanyak itu, kata jaksa, sebanyak Rp300 juta di antaranya diserahkan kepada saksi Tholkathul Khoir untuk dilaporkan kepada Dekan FISIP UIN Semarang Misbah Zulfa Elisabeth. (den) editor: mridwan