Categories
Kampus Nasional

600 Lebih Mahasiswa FEB Unissula Ikuti Kuliah Praktisi bersama Bank Indonesia

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unissula kembali menggelar kuliah praktisi bersama Bank Indonesia. Program rutin ini bertujuan mempertemukan mahasiswa dengan para ahli dari dunia industri dan kebijakan. Kegiatan ini diikuti lebih dari 600 mahasiswa dari program S1, D3, serta jajaran dosen dan pimpinan fakultas. Acara dilangsungkan di Aula Gedung FEB Unissula, Rabu (28/5/2025).

Wakil Dekan 1 FEB Unissula Dr E Drs Marno Nugroho MM menekankan pentingnya kegiatan kuliah praktisi. “Kami berharap mahasiswa dapat menyimak materi dari para praktisi untuk memperluas wawasan di bidang keuangan yang mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha,” ungkapnya mewakili Dekan FEB Unissula.

Lebih lanjut ia menyebut kuliah praktisi menjadi salah satu upaya strategis FEB Unissula dalam menjembatani teori dengan praktik. Khususnya di bidang ekonomi dan keuangan.

Selanjutnya Analis Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Mega Nazaretha menyampaikan tentang Strategi pengembangan UMKM berdaya saing sebagai new source of growth perekonomian Jawa Tengah. Pihaknya memperkenalkan sistem pembayaran digital sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi. “Namun kemudahan sistem digital juga bisa menjadi ancaman jika pelaku usaha tidak memahami risiko dan legalitas. Jangan sampai saya butuh, ada kemudahan, saya ambil tanpa pertimbangan matang,” tegasnya.

Adapun pembicara kedua Ekonom Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. Enjelina Intan Prima Dewi menyampaikan Peran investasi dalam meningkatkan perekonomian Jawa Tengah.

Ia menjelaskan data BPS yang menunjukkan ekonomi Jawa Tengah sempat mengalami penurunan. Yakni pada 2020 akibat pandemi. Kemudian mengalami rebound di tahun 2021, dan stagnan di kisaran 4,96–5,3% pada tahun-tahun berikutnya.

Turut hadir Wakil Dekan 2 FEB Unissula Dr Zaenal Alim Adiwijaya SE MSi, Kaprodi dan Sekretaris Prodi S1 dan D3, serta dosen di lingkungan FEB Unissula.

Categories
Headline Kampus Nasional

Unissula Beri Kesempatan Kuliah Jalur UTBK

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) membuka kesempatan bagi peserta UTBK untuk kuliah dengan biaya terjangkau. Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Unissula menyampaikan selamat bagi peserta UTBK yang lolos di PTN pilihan.

“Selamat bagi yang telah diterima di kampus pilihan. Jangan berkecil hati bagi yang belum diterima, karena Unissula memberikan kesempatan kuliah di kampus yang telah terakreditasi Unggul dari BAN-PT dan terakreditasi internasional dengan biaya terjangkau,” ungkap Dr Setiawan Widiyoko SH MKn, Rabu (28/5/2025).

Dengan akreditasi tersebut Unissula memiliki kualitas yang sangat teruji dan memiliki daya saing di level nasional maupun internasional.

Pihaknya menjelaskan calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara online. “Pendaftar dapat mengakses pendaftaran di laman pmb.unissula.ac.id dan memilih jalur UTBK. Selanjutnya pendaftar bisa mengupload sertifikat UTBK yang dimiliki dari lulusan SMA sederajat tahun 2022, 2023, 2024 dan 2025,” ungkapnya.

Selanjutnya calon pendaftar cukup melampirkan sertifikat UTBK, dan mendapatkan potongan biaya kuliah. Diantaranya nilai rata rata UTBK 350-499 mendapatkan potongan Dana Pengembangan Institusi (DPI) 25 persen. Sedangkan nilai rata rata UTBK minimal 500 mendapat potongan DPI 50 persen.

Untuk biaya pendaftarannya Rp 250.000, sedangkan khusus untuk Prodi S1 Farmasi Rp 500.000. Program UTBK tidak berlaku untuk Prodi S1 Pendidikan Dokter dan S1 Pendidikan Dokter Gigi. Info pendaftaran selanjutnya melalui 08122011062 atau 08128555562.

Categories
Headline Kampus Nasional

Ichwan Setiawan Raih Gelar Doktor PDTS Unissula

Ir Ichwan Setiawan ST MT mengikuti ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil Unissula pada Selasa (27/5/2025). Ia mempresentasikan disertasinya yang berjudul model desain dan strategi pelaksanaan konstruksi jembatan yang dilewati alur kapal sebagai lalu lintas air.

Menurut Ichwan permasalahan yang terjadi di lapangan adalah terjadinya kendala teknis pada saat pelaksanaan konstruksi jembatan, dengan banyaknya terjadi penyesuaian pekerjaan akibat kurang efektif nya hasil DED yang tidak memiliki pedoman yang baik. Kriteria yang digunakan dalam pengoptimalan proses manajemen konstruksi bangunan jembatan dengan alur kapal pada dasarnya merupakan persyaratan utama untuk menghasilkan konstruksi yang aman, efisien dan ekonomis yaitu kemudahan pekerjaan, kekuatan struktur, mutu (keawetan) serta ekonomis.

Dari beberapa kondisi dan integrasi perencanaan dan pelaksanaan jembatan, perlu dilakukan strategi penerapan manajemen konstruksi dengan integrasi model desain dan strategi pelaksanaan pada konstruksi jembatan di atas sungai dengan alur kapal yang dilalui lalu lintas air yang lebih tepat dan optimal.

Metode penelitian menggunakan teknik Multiple-Criteria Decision Making (MCDM) yang berbasis pada Analysis Hierarchy Process (AHP) – Expert Choice. AHP memilih alternatif jarak Euclidean terpendek dari solusi ideal dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Setelahmengumpulkan data menggunakan kuesioner dari 70 responden, penilaian bobot alternatiftipe dan konfigrasi bangunan atas jembatan dan kriteria bobot untuk abutmen dapat ditentukan menggunakan teknik analisis hirarki proses.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk konstruksi yang mengharuskan penyediaan vertical clearance lebih dari 3 meter, maka konstruksi jembatan digunakan multi-span dengan bentang utama girder lengkung dan ditambah dengan 2 pilar serta bentang jembatan pendekat menggunakan pile slab, sehingga abutmen direncanakan dengan ketinggian normal dan menghindari timbunan yang tinggi di bagian oprit.

Model multi-span bridge dengan bentang utama girder lengkung baja komposit ditambahdengan jembatan pendekat girder GKI lurus dan pile slab menjadi pilihan utama untuk jembatan dengan alur kapal untuk lalu lintas air dengan adanya jalan di sepanjang bantaran sungai.

Para penguji antara lain Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Pratikso MST PhD, Prof Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT, Dr Ir Kartono Wibowo ST MM MT, Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc, dan Ir Syahril Taufiq MSc Eng PhD.

Ir Ichwan Setiawan ST MT berhasil lulus dalam ujian terbuka tersebut dengan IPK 3,76. Merupakan lulusan ke 45 di Program Doktor Teknik Sipil Unissula.

Categories
Bisnis Headline Nasional News

Sejumlah Pejabat Unissula Dukung Bambang Tri Bawono Sebagai Ketua Umum Pengurus YBWSA

Terpilihnya Dr Bambang Tri Bawono SH MH sebagai Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) mendapat dukungan banyak pihak. Dukungan datang dari pimpinan universitas, fakultas, juga para guru besar. Salah satunya dari Wakil Rektor III Unissula, M Qomaruddin ST MSc PhD. Ia menyatakan “Dr Bambang  adalah sosok pemimpin muda, energik dan cerdas yang memiliki jaringan luas di kalangan ulama dan birokrasi. Semoga dibawah kepemimpinan beliau YBWSA semakin tumbuh dan maju dalam memberikan kontribusi kepada ummat Islam, bangsa dan negara”, ungkapnya (4/11/2023).

Lebih lanjut ia memberikan doa terbaik. “Kami mendukung kepemimpinan Dr Bambang yang telah dipilih oleh Ketua Pembina YBWSA. Semoga senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan amanah”, pungkasnya. 

Berikut dukungan dari beberapa pimpinan fakultas dan prodi. 

Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum (Ketua Senat Universitas/Kaprodi PDIH)

Dr Bambang  merupakan sosok muda, intelek dan mumpuni dalam mengelola organisasi serta memiliki jaringan yang luas serta kemampuan komunikasi yang sangat baik sehingga bisa di terima di semua lapisan masyarakat.  Sehingga kami yakin beliau bisa membawa yayasan badan wakaf sultan agung semakin maju dan berkhidmat kepada umat. 

Ketua umum pengurus YBWSA merupakan Alumni Fakultas Hukum Unissula yang berprestasi dan dalam usia yang masih sangat muda sudah pernah menduduki berbagai jabatan seperti  sekertaris prodi Magister Kenotariatan, kaprodi Kenotariatan dan dekan Fakultas Hukum. Harapan besar dalam pengembangan yayasan ada di pundak beliau. Sehingga pesan yang utama adalah perhatikan umat, dekati umat dan layani umat.

Semoga ketua umum pengurus yayasan yang baru lebih mengembangkangkan serta menjadikan yayasan jembatan mengangkat martabat umat dan di ridloi Allah SWT. Melihat latar belakang beliau kami opitimis YBWSA bisa melintasi tantangan zaman serta produktif dalam mengabdi dengan bekerja keras dalam meningkatkan implementasi Nilai-Nilai Islam dalam menghadapi tantangan global guna mewujudkan program kerja YBWSA dalam segala bidang.

Prof Dr dr Agung Putra MSi Med (Kepala Program S2 Biomedik)

Beliau tokoh muda yang tegas dan visioner. Selain itu jejaring yang beliau bangun cukup baik di level nasional, baik  dengan institusi penegak hukum maupun dengan relasi berbagai lembaga negara. 

Dalam usianya yang ke 73 tahun saat ini YBWSA sudah berada dalam periode yang matang. Harapannya untuk ketua umum dan pengurus yang baru ini bisa terus melanjutkan dan mengembangkannya agar bisa lebih unggul dan menjadi role model yayasan Islam.

Sebagai pimpinan Prodi Magister Biomedik Fakultas Kedokteran tentu  mendukung pimpinan yayasan yang baru. Masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan dan ini membutuhkan sinergi dengan berbagai stakeholder. Demikian pula program program yang telah kami rancang untuk mengembangkan prodi semoga bisa juga mendapat dukungan maksimal dari yayasan baik dalam pendanaan, jaringan dll. 

Dr Jawade Hafidz SH MH (Dekan Fakultas Hukum)

Dr Bambang Tri Bawono SH MH merupakan sosok yang memiliki kapasitas, aksetabilitas dengan jaringan luas mulai legislatif, eksekutif, dan yudikatif di tinggkat nasional. Beliau sosok yang memiliki visi jauh ke depan dalam mengelola organisasi yang di pimpinnya. Juga memiliki kemampuan yang kuat untuk mengelola sebuah organisasi secara profesional degan cepat, cermat dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola organisasi yang di pimpinnya.

Saya meyakini beliau mampu menterjemahkan dan mewujudkan visi pembina yayasan. Pertama, bersama rektor Unissula saya sangat yakin bisa mewujudkan Unissula sebagai worldclass islamic university. Kedua, beliau memiliki kapasitas memajukan RSI Sultan Agung menjadi Rumah Sakit berlevel internasional. Ketiga, bersama dengan para kepala sekolah bisa memajukan pendidikan tingkat  dasar dan menengah yang ada di lingkungan YBWSA. Keempat, dengan jiwa leadership dan entrepreneurship yang beliau miliki bisa memajukan berbagai unit usaha yang sudah ada dan mengembangkan unit usaha baru dan membentuk Badan Usaha Milik Yayasan (BUMY). 

Dr dr Setyo Trisnadi SpKF (Dekan Kedokteran Umum)

YBWSA sudah memasuki usia matang 73 tahun. Berkat ketulusan para pendiri dalam dalam memperjuangkan cita-cita mulia sehingga yayasan ini bisa terus berkembang hingga sekarang. Pesan kami tetap lah menjadi pemimpin yang menjiwai kepemimpinan Rasulullah yang sidik, tablig, amanah, dan fathonah.

Dr Bambang Tri Bawono SH MH merupakan  tokoh muda yang memiliki jaringan luas di tingkat nasional. Beliau merupakan sosok yang tegas, visioner dan memiliki integritas. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, YBWSA semakin berkembang dan dapat membuktikan eksistensinya dalam menyebarkan dakwah melalui dunia pendidkan, Kesehatan, dan sosial. 

Kami pimpinan Fakultas Kedokteran sangat mendukung dan mengawal pimpinan yayasan yang baru. Semoga pimpinan saat ini dapat mendukung program kerja Fakultas Kedokteran dalam segi pendanaan dan pengembangan Prodi Spesialis, dan Prodi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.

Dr drg Yayun Siti Rochmah SpBM (Dekan Fakultas Kedokteran Gigi)

Dr Bambang merupakan sosok yang masih muda dan energik. Harapannya senantiasa mengingat amanah pewakaf YBWSA, istiqomah dalam menerapkan keislaman di YBWSA, jujur dan transparan. Semoga YBWSA dapat semakin berkembang dan bermanfaat untuk umat, lurus tujuannya sehingga akan semakin memberikan keberkahan. Semoga kepemimpinan yang baru di bawah beliau YBWSA bisa tetap istiqomah terus mengembangkan nilai nilai Islam dan dapat mengikuti kemajuan jaman serta mampu bersaing di dunia internasional.  

Prof Dr Heru Sulistyo SE MM (Dekan Fakultas Ekonomi)

Dr Bambang merupakan figur muda yang dinamis, memiliki kapabilitas yang mumpuni, pengalaman di bidang akademisi dan praktisi hukum, visioner dan rendah hati yang mampu membawa transformasi YBWSA dalam mencapai  visi dan misi.

Semoga beliau mampu mengembangkan semua strategic business unit dibawah yayasan, baik bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai kompetensi utama YBWSA di tingkat nasional maupun internasional. Kami siap mendukung kepemimpinan dan kebijakan serta program YBW-SA dan kami optimis pengurus yang baru mampu membawa perubahan dan kemajuan yang bermanfaat bagi seluruh stakeholder YBWSA.

Dr Turahmat SPd MPd (Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan)

Saya mengenal Dr Bambang sudah sangat lama. Yang saya tahu, beliau adalah pribadi yang sangat humanis, baik, dan humoris. Beliau adalah person yang memiliki visi ke depan yang sangat terukur. Pak Bambang juga sosok yang rajin beribadah, tingkat ketaqwaannya sangat tinggi, sering mengikuti kajian kajian keagamaan, dan aktif di majelis dzikir. Maka saya sangat yakin dibawah kepemimpinan Pak Bambang yayasan akan semakin bertumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa ini.

Semoga selalu istiqomah dalam menjalankan tugas. Tantangan ke depan akan semakin besar, dan diperlukan akselerasi, kesabaran, dan konsistensi dalam mengatasi semua itu. Beliau masih tetap humanis dan visioner sebagaimana biasanya. Tidak cepat puas dengan capaian capaian yang diperoleh, serta tetap teguh menjaga seluruh awak kapal YBWSA ini berada dalam ridho Allah SWT. 

Dr drg Kusuma Arbiyanti MMR (Direktur RSIGM-SA)

Dr Bambang memiliki bekal kepemimpinan yang teruji di berbagai jabatan sebelumnya seperti ketika menjadi Dekan Fakultas Hukum. Semoga mampu mengemban tugas dengan penuh amanah, integritas dan membawa keluarga YBWSA pada jalan yang diridhoi Allah. Semoga YBWSA dibawah kepemimpinan dan kepengurusan yang baru YBWSA semakin maju dan memberikan banyak manfaat untuk umat.

Categories
Headline Kriminal Nasional

AKHIRNYA FERDY SAMBO DIPECAT SECARA TIDAK HORMAT

Terbukti Melanggar Kode Etik

JAKARTA (headlinetoday.id) – Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan memberi sanksi pemecatan tidak dengan hormat terhadap mantan Kepala Divisi Propam Irjen Ferdy Sambo. Keputusan itu, kata Ahmad Dofiri selaku pimpinan sidang terkait dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yoshua.

“Pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH sebagai anggota Polri atas dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yoshua,” kata Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Ahmad Dofiri di Mabes Polri, Jakarta pada Jumat (26/8/22).

Sambo dinilai terbukti melakukan pelanggaran kode etik terkait kasus pembunuhan Brigadir Yoshua. Sambo juga dianggap merekayasa hingga menghalangi penyidikan kasus Brigadir Yoshua.

KUALITAS UNISSULA SAMA DENGAN PTN

Menurut Ahmad Dofiri, sanksi yang dijatuhkan selain etika ada sanski adminitrasi yakni, penempatan khusus di Mako Brimob.

“Sanski bersifat etika yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan FS juga mendapat sanksi administrasi yakni penempatan khusus di Mako Brimob yang telah dijalani beberapa waktu lalu,” ujar Ahmad.

Dalam sidang ini, pihak Komisi Kode Etik Polri menghadirkan 15 saksi. Di antaranya seperti tiga tersangka pembunuhan berencana yakni, Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR) dan asisten rumah tangga Kuat Maruf.

Selain itu, Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali, AKBP Arif Rahman, Kombes Agus Nurpatria, dan Kombes Susanto, AKBP Ridwan Soplanit, dan AKBP Arif Rahman. Kemudian AKBP Arif Cahya, Kompol Chuk Putranto, AKP Rifaizal Samual, Brigjen Hari Nugroho dan Kombes Murbani Budi Pitono.

AKUI SALAH

Dalam sidang, Sambo mengakui seluruh keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan serta menyampaikan permohonan maaf kepada Polri. Sambo juga menyatakan akan mengajukan banding atas hasil sidang etik yang memutuskan pemecatan dirinya.

“Dengan niat yang murni dan tulus, saya ingin menyampaikan rasa bersalah dan permohonan maaf yang mendalam atas dampak yang muncul secara langsung. Saya mohon permintaan maaf saya diterima, dan saya menyatakan siap untuk menjalankan setiap konsekuensi sesuai hukum yang berlaku. Saya juga siap menerima tanggung jawab dan menanggung seluruh akibat hukum yang dilimpahkan kepada senior dan rekan-rekan yang terdampak,” ujarnya.

“Sambo akui bersalah tapi dia memutuskan banding.”

“Mohon izin Ketua KKEP bagaimana kami sampaikan dalam proses persidangan, kami mengakui semua perbuatan dan menyesali semua perbuatan yang kami lakukan terhadap institusi Polri. Namun mohon izin sesuai dengan pasal 29 PP 7 2022 izinkan kami mengajukan banding, apa pun keputusan banding kami siap untuk laksanakan,” ujar Sambo saat membacakan tanggapan atas putusan sidang etik Polri.

Sebelumnya Sambo telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perihal pengunduran diri itu dikonfirmasi langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Ya, suratnya (pengunduran diri) ada,” kata Listyo usai rapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/8).

UNISSULA KAMPUS TERAKREDITASI UNGGUL


Namun, Listyo mengatakan ia belum memutuskan untuk menerima atau tidak surat pengunduran diri Sambo itu. Ia menuturkan tim tengah mempertimbangkan surat pengunduran diri Sambo berdasarkan aturan-aturan yang ada.

Dalam kesempatan lain, Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolri untuk menolak surat permohonan pengunduran diri Ferdy Sambo karena sidang etik terhadap dirinya masih berjalan. Menurut IPW, Irjen Ferdy Sambo semestinya dipecat sebagai anggota Polri. (fik) editor: mridwan

Categories
Headline Kriminal Nasional

KAPOLRI SEBUT MOTIF SAMBO BUNUH BRIGADIR YOSHUA DIPICU MASALAH ASUSILA

JAKARTA (headlinetoday.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa dugaan sementara motif kasus penembakan Brigadir Yoshua yang dilakukan Ferdy Sambo terkait kesusilaan. Menurutnya, tidak ada motif lain selain kesusilaan.

Hal ini disampaikan Kapolri saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI pada Rabu (24/8/22). “Saat ini kami sampaikan bahwa motif ini dipicu adanya laporan ibu PC terkait masalah-masalah kesusilaan,” jelas Kapolri.

Sigit mengatakan keterangan yang diterima oleh timsus Polri terkait motif dari Putri Candrawathi terkait soal kesusilaan. Lebih lanjut, ia menyebut pengakuan Ferdy Sambo terpicu amarah dan emosinya terkait kesusilaan.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Kapolri menegaskan tidak ada motif lain di luar isu kesusilaan. Ia menambahkan pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Putri dalam rangka mendalami motif penembakan Brigadir Yoshua.

“Mungkin bisa dapat gambaran secara jelas bahwa saudara Ferdy Sambo terpicu amarah dan emosinya saat PC melaporkan peristiwa yang terkait dengan masalah kesusilaan di Magelang, Jadi mungkin ini untuk menjawab isunya antara pelecehan atau perselingkuhan sedang kita dalami,” tambah mantan Kabareskrim itu.

Namun, Kapolri tak memaparkan detail peristiwa yang memicu kemarahan Ferdy Sambo. “Untuk lebih jelasnya nanti akan diungkapkan di persidangan,” tegas Sigit.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan pihaknya bakal melakukan pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi pada Jumat, (26/8). “Panggilannya hari jumat jam 10 di Bareskrim.,” kata Andi Riang saat dikonfirmasi hari ini.

MENCECAR KAPOLRI

Di lain pihak, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengaku heran mengapa Kapolri tidak menyampaikan motif kasus pembunuhan Brigadir Yoshua ke publik. Adies menegaskan agar Kapolri membeberkan motif apa yang terjadi di Magelang.

“Apa yang terjadi di Magelang? Siapa tersangka utama? Terkait motif kami pun masih mendengar tunggu di persidangan,” pungkasnya.

Ia melanjutkan bahwa paling tidak Kapolri menjelaskan mengapa motif penembakan tidak bisa dibeberkan sekarang. “Kenapa kasus ini tunggu persidangan. Padahal kasus lain bisa dibuka. Paling tidak berilah alasan kenapa tunggu persidangan. Apa yang sebenarnya terjadi dengan motif kasus ini?” kata Adies. (fik) editor: mridwan

Categories
Headline Kriminal Nasional

KAPOLRI SEBUT BHARADA E MELIHAT BRIGADIR YOSHUA BERSIMBAH DARAH DI DEPAN FERDY SAMBO

Bharada E Dijanjikan dapat SP3

JAKARTA (headlinetoday.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Bharada E mengaku melihat Brigadir Yoshua sudah terkapar bersimbah darah di depan Irjen Ferdy Sambo. Sigit menjelaskan Bharada E melihat Ferdy Sambo memegang senjata dihadapan jasad Brigadir Yoshua.

Hal ini disampaikan Kapolri saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI pada Rabu 24 Agustus 2022. “Saudara Richard menyampaikan bahwa melihat Almarhum Yoshua terkapar bersimbah darah. Saudara Ferdy Sambo berdiri di depan dan memegang senjata lalu diserahkan kepada Saudara Richard,” lanjut Sigit.

Mantan Kabareskrim itu melanjutkan, usai mendengar keterangan terbaru Bharada E, tim khusus Polri langsung melapor ke Kapolri. Ia pun meminta bertemu langsung dengan Bharada E setelah mendapat laporan itu. Dalam pertemuan itu, terungkap pula janji-janji Ferdy Sambo kepada Bharada E untuk mau menuruti skenarionya.

Sigit menyatakan Bharada E mengaku dijanjikan Ferdy Sambo SP3 dalam kasus penembakan Brigadir Yoshua. “Kita tanyakan, kenapa yang bersangkutan mengubah? Ternyata pada saat itu saudara Richard mendapatkan janji dari saudara Ferdy Sambo akan membantu melakukan atau memberikan SP3 (penghentian kasus) terhadap kasus yang terjadi,” kata Sigit.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Namun pada kenyataannya, kata Sigit, janji Sambo hanya sekedar isapan jempol. Sehingga, Bharada E bersedia memberikan keterangan secara jujur. “Ternyata saat itu saudara Richard mendapatkan janji dari saudara Ferdy Sambo akan membantu melakukan atau memberikan SP3 terhadap kasus yang terjadi. Namun ternyata faktanya Richard tetap menjadi tersangka,” kata mantan Kabareskrim.
“Ini juga yang kemudian mengubah semua informasi awal dan keterangan yang diberikan saat itu. Richard minta disiapkan pengacara baru serta tidak mau dipertemukan dengan saudara Ferdy Sambo,” pungkas Kapolri.

Sebelumnya Kapolri mengaku sempat ditemui Ferdy Sambo setelah peristiwa penembahakan Brigadir Yoshua yang terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ia menanyakan soal pelaku dalam peristiwa tersebut.

Sigit secara tegas mengatakan akan mengungkap kasus sesuai fakta. “Kami juga didatangi Ferdy Sambo, saat itu saya tanyakan, ”Kamu bukan pelakunya? Karena saya akan ungkap kasus ini sesuai fakta. Saya sampaikan begitu,” kata Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Senayan, Rabu (24/8/22). (fik) editor ; gsoewarno

Categories
Headline Nasional Politik

MAHFUD SEBUT MAFIA HUKUM SUDAH MENGKOOPTASI PROSES PERADILAN DI INDONESIA

JAKARTA (headlinetoday.id) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut mafia peradilan kini telah berkembang menjadi mafia hukum. Menurutnya, mafia hukum sudah beroperasi sejak dalam pembuatan ketentuan UU.

Hal ini disampaikan saat seminar HUT ke-17 Komisi Yudisial pada Rabu 24/8/2022. “Mafia pengadilan itu sekarang berkembang menjadi mafia hukum. kalau sudah mafia hukum, hukum sudah dibuka sejak zaman proses pembuatannya, bukan hanya pada proses pelaksanaannya,” jelas Mahfud.

Pada kesempatan ini, Mahfud menegaskan bahwa masalah yang paling serius adalah mafia peradilan di tanah air. Sehingga penegak keadilan dapat disetir dan dikooptasi oleh pihak luar.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

“Banyak hakim yang integritasnya jatuh, sehingga pada saat itu digagas lembaga pengawas seperti di negara-negara lain. Itu yang kita ingat. Kira-kira 24 tahun lalu ketika baru dimulai reformasi,” tegas Mahfud.

Selain itu, ia mengingatkan sejarah berdirinya Komisi Yudiial (KY) kepada para peserta seminar. Ia menyebut saat berakhirnya orde baru karena reformasi, pemerintah menilai dunia peradilan harus dibenahi melalui perubahan konstitusi.

Mahfud melanjutkan Mahkamah Agung (MA) pada awal diminta membuat mekanisme pengawasan yang kuat secara internal. Namun, MA menolak dengan alasan tak mampu mengawasi hakimnya sendiri sehingga dibentuk Komisi Yudisial.

“Jadi pada waktu itu Komisi Yudisial dibentuk atas keinginan Mahkamah Agung sendiri, sehingga Mahkamah Agung harus ingat panggilan sejarah ini,” jelasnya.

AWASI INTENSIF

Lebih lanjut, Ia menilai Komisi Yudisial (KY) berperan penting dalam pengawasan hakim. Mahfud meminta agar KY bisa melakukan pengawasan perilaku hakim secara lebih intensif untuk menjaga peradilan yang bersih.

Selain itu, Ketua Kompolnas itu mendorong agar penguatan kewenangan KY dalam pengawasan hakim. Penguatan KY agar kualitas penegak hukum mampu mewujudkan kepastian hukum di Indonesia.

Seminar digelar dengan tajuk ‘Penguatan Peran Komisi Yudisial dalam Menjaga dan Menegakkan Kehormatan, Keluhuran Martabat, dan Perilaku Hakim’. Ia menganggap masyarakat perlu diajak untuk menjadi ‘mata dan telinga’ atau sistem peringatan dini jika menemukan kejanggalan maupun perilaku hakim yang menyimpang.

“Pemberdayaan perangkat ini (masyarakat) harus terus ditingkatkan dengan terus diberikan pengetahuan, penyuluhan, ataupun pembelajaran, sehingga kesadaran dan kapasitas mereka dalam ikut serta mewujudkan peradilan yang bersih dapat kita wujudkan,” tutur Mahfud. (fik/ant) editor: mridwan

Categories
Headline Kriminal Nasional

KOMISI III PERTANYAKAN KERAJAAN SAMBO DI MABES POLRI

Ada Kultur di Kepolisian saling Menutupi Kasus

JAKARTA (headlinetoday.id) – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa secara tegas menyinggung adanya keterlibatan penasihat kapolri dalam kasus Sambo. Menurutnya, adanya diagram konsorsium 303 yang berkaitan dengan kerajaan Sambo merusak citra Polri.

“Ini sangat merusak citra dari Kepolisian kalau kasus ini sampai berlarut-larut. Bisa ini muncul diagram yang seolah-olah membalas, ini ada kayak perang di Polri, ini dipertanyakan,” tegasnya.

Senada dengan Desmond, Taufik juga menyebut diagram kerajaan Sambo yang diduga berasal dari internal Polri. “Beredar diagram macam-macam, yang kalau kita lihat bentuknya itu yang yang biasa dipakai kalau gelar perkara. Jadi timbul pertanyaan jangan-jangan muncul dari dalam. Kita ingin Polri solid, maka Kapolri sebagai masinis harus bisa jadi pemimpin satu lokomotif,” lanjut Taufik.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Pada kesempatan yang lain, Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mendesak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk menjelaskan terkait kerajaan Sambo.

“Kita butuh penjelasan yang detail tentang kerajaan Sambo yang sangat berkuasa, seperti ada Mabes dalam Mabes,” jelas Arteria di Gedung Nusantara II.

Arteria melanjutkan bahwa isu kerajaan Sambo harus segera dijelaskan kepada masyarakat agar terang benderang. “ ini ada kaitan dengan tugas Kompolnas dalam menjelaskan ya kepada publik, apakah benar atau tidak agar semua terang benderang,” katanya.

SALING MENUTUPI

Lebih lanjut, Desmond mengaku heran terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Yoshus yang melibatkan sejumlah anggota kepolisian. Menurutnya, kasus ini terkesan diwarnai budaya saling menutupi kasus di tubuh Polri.

“Ada apa kok institusi dalam kasus ini terlibat banyak sekali, ada kesan kebiasaan saling tutup kasus per kasus, ada kesan geng-gengan,” kata Desmond dalam Rapat Komisi III bersama Kapolri, Rabu (24/8/22).

“Kerajaan Sambo di tubuh Polri harus dijelaskan ke publik.”

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi III Taufik Basari juga menyebut adanya budaya saling menutupi kasus di tubuh Polri. “Pertanyaannya apakah sudah jadi kultur saling bantu membantu dalam kejahatan, kultur menutup-nutupi kasus? Bekerja sama untuk bahu membahu melakukan rekayasa ini, ini kultur yang bermasalah,” sebutnya.

Menurutnya, permasalahan dalam kasus ini adalah kultur. Taufik menegaskan kepada Kapolri agar memperbaiki kultur yang buruk ini.

“Ini menjadi pertanyaan, apakah sudah jadi kultur bahwa saling bantu-membnatu dalam kejahatan ini bisa terjadi. Ini harus diperbaiki, harus ditelaah mengapa ini bisa terjadi. Menutupi kasus, kerja sama, bahu membahu menutup kejahatan,” tegas Taufik Basari. (fik) editor: gsoewarno



Categories
Nasional News Politik

PDI Perjuangan Prioritaskan Koalisi dengan Parpol Pendukung Jokowi

Puan sudah Bertemu dengan PKS dan Demokrat

JAKARTA (headlinetoday.id) PDI Perjuangan mulai safari politik untuk menghadapi Pemilu 2024. Sekjend PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan partainya akan fokus menjalin kerja sama dengan parpol pendukung Jokowi.

“Agenda silaturahmi akan dilakukan dan skala prioritas adalah partai pengusung pemerintahan Bapak Jokowi,” ujar Hasto, Selasa (23/8/22).

Sebagai informasi partai koalisi pemerintahan Jokowi adalah Golkar, PAN, PPP, Gerindra, PKB, dan NasDem.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Dalam kesempatan itu Hasto juga menjelaskan kalau awal rencana safari politik PDIP adalah kunjungan ke Partai Gerindra dan Golkar. Namun, rencana berubah, kini PDIP sudah melakukan safari politik ke partai NasDem.

“Sebenarnya pertama kali desainnya, saat itu mau bertemu dengan Gerindra kemudian juga dengan Golkar. Tapi kemudian dari dialog dari tim advance itu [diputuskan] dengan NasDem. Jadi ada beberapa pertemuan-pertemuan yang sudah dirancang,” jelas Hasto.

Sebelumnya, PDIP baru mengunjungi Partai NasDem dan menemui Ketua Umum Surya Paloh di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (23/8/2022). Pertemuan tersebut di pimpin oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Setelah pertemuan tersebut Puan mengatakan kerja sama di antara kedua partai tersebut diharapkan dapat mewujudkan cita-cita Bung Karno.

“Kami akan menjajaki sehingga Insya Allah kerja sama antara dua parpol ini dapat berjalan secara konkrit dalam menjalankan cita-cita Bung Karno ke depan,” ungkap Puan setelah pertemuan tersebut.

Di sisi lain Surya Paloh menyebut kalau Puan adalah salah satu tokoh yang menjadi radar untuk diusung di pemilu 2024.

“Udah ketemu gini masa enggak masuk dalam radar,” kata Paloh saat itu.

Walaupun demikian, Hasto juga mengatakan bahwa Puan juga telah menemui partai non-koalisi seperti Demokrat dan PKS dalam kapasitas sebagai Ketua DPR. Ia mengatakan menjalin hubungan dengan parpol non-koalisi juga diperlukan untuk merawat persatuan. (den) editor: mridwan