Categories
Daerah Headline

GELAR UPACARA DI TENGAH BANJIR ROB, WARGA DEMAK PROTES KE PEMERINTAH

DEMAK (headlinetoday.id) Sejumlah warga di Dukuh Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/0/2022). “Upacara Rakyat Pesisir” itu dihelat dalam kondisi perkampungan terendam banjir rob.

“Hari ini kami menggelar upacara bendera dengan kondisi rob,” kata Ashar, salah satu warga Timbulsloko, kepada awak media.

Ashar menjelaskan, upacara yang dilaksanakan dengan kondisi banjir rob itu adalah bentuk protes kepada pemerintah. “Selama ini kami harus bertahan hidup dengan kondisi lingkungan yang semakin mengerikan,” jelasnya.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL

Dalam pelaksanaan upacara yang dihadiri ratusan warga itu, dibacakan sebuah naskah proklamasi.

Proklamasi mimpi-mimpi kami, masyarakat pesisir korban banjir rob, akibat pengrusakan lingkungan.

Kami warga Timbulsloko, Demak. Kami juga ingin hidup tenang, damai dan sehat. Segala bentuk, hal-hal dan upaya pengrusakan terhadap tempat hidup kami harus dihentikan. Kami juga berhak untuk hidup baik dan sehat.

Dengan segala kekuatan yang ada, kami menyelamatkan diri, memerdekakan diri kami dari banjir rob.

Hal-hal mengenai pemulihan lingkungan, penyelamatan kampung-kampung pesisir dari tenggelam, harus dilakukan dengan cara yang adil dan manusiawi, bukan diskriminasi dan menenggelamkan kami seperti Tol Tanggul Laut.

‘Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah, 17 Agustus 2022.

Atas nama masyarakat Timbulsloko.

SUDAH LAMA

Salah satu pendamping warga dari LBH Apik Semarang, Raden Ayu mengatakan, kerusakan lingkungan dan rob di Timbulsloko sudah berlangsung sejak lama. Namun makin parah karena masifnya perluasan wilayah Kawasan Industri dan pembangunan Tol.

“Akibat pembangunan tol Semarang Demak banjir rob makin parah.”

“Pada peringatan kemerdekaan ini, kami ingin memberikan pesan kepada sesama warga dan tuntutan kepada penguasa. Pengrusakan lingkungan pesisir melalui berbagai aktivitas pertambangan dan proyek yang menenggelamkan kampung kami harus segera dihentikan,” ujar Raden Ayu kepada wartawan.

Ia menyebut proyek seperti Tol Tanggul Laut Semarang-Demak adalah proyek diskriminasi dan membuat krisis banjir rob semakin parah.

“Ketika jalan tol masih dalam proses pembangunan saja, banjir rob sudah semakin dalam. Oleh karena itu, kami menuntut agar pembangunan tanggul laut jangan dilakukan,” imbuhhnya.

Pada kesempatan yang sama, Raden Ayu juga mengajak warga Timbulsloko untuk terus bersatu membangun wilayahnya.

“Kami menyampaikan pesan kepada seluruh warga pesisir, untuk bersatu membangun kekuatan bersama memerdekaan diri dari pengrusakan lingkungan,” pungkasnya. (gan) editor : mridwan

Categories
Headline Nasional Politik

KASUS SUAP FERDY SAMBO DILAPORKAN KE KPK

Ada Tiga Dugaan Suapnya

JAKARTA (headlinetoday.id) – Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (Tampak) melaporkan Ferdy Sambo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus suap terhadap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Menurut Koordinator Tampak Roberth Keytimu laporan bermulai soal dugaan kasus suap yang diberikan ke staf LPSK.

“Kami berharap KPK melakukan penyelidika atas dugaan suap kepada staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Bharada E, Bripka Ricky Rizal serta Kuat Ma’ruf (KM) dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat” kata Robert di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta beberapa waktu lalu.

Robert melanjutkan bahwa salah satu staf LPSK mendatangi kantor Divisi Propam Polri terkait permintaan perlindungan Bharada E. Kemudian, seseorang berseragam hitam-hitam dengan garis abu-abu datang menyampaikan “titipan atau pesanan bapak” kepada staff LPSK berupa amplop cokelat.


“Seseorang itu mengatakan ‘titipan atau pesanan Bapak’ untuk dibagi dua,” jelas Staff LPSK yang disodorkan amplop cokelat.

Namun, Robert menegaskan staf LPSK tersebut langsung mengembalikan amplop tersebut.

Robert melanjutkan motif pelaporan ini atas tiga dasar, yakni dugaan suap kepada LPSK, menjanjikan uang dua milliar ke Bharada hingga memberi uang ke petugas keamanan. “Ferdy Sambo menjanjikan hadiah uang Rp 2 miliar kepada Bharada E, Bripka Ricky Rizal serta Kuat Ma’ruf,” lanjut Robert.

Selain itu, petugas keamanan atau satpam di rumah Ferdy Sambo mengaku dibayar untuk menutup portal menuju kompleks rumah dinasnya. Ini adalah dasar ketiga yang membuat Tampak melaporkan Sambo ke KPK.

“Pengakuan datang dari satpam kompleks rumah pribadi sambo. Mengaku diminta menutup portal kearah kompleks rumanya dan dibayar 150 ribu,” ungkap Koordinator Tampak.

Tak hanya itu, Robert juga menjelaskan upaya suap tersebut masuk dalam kategori korupsi sebagaiman Pasal 13 Jo Pasal 15 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). “Kasus dugaan suap kepada staf LPSK masuk kedalam upaya pemufakatan jahat yang merusak penegakan hukum,” kata Robert.

Pihak Tampak berharap kepada KPK agar mengusut tiga dugaan suap dalam pusaran kasus pembunuhan Brigadir J. “Kami Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (Tampak) mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya konstitusi,” tegasnya.

KPK TERIMA LAPORAN

Di lain pihak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan dugaan suap yang dilakukan Eks Kadiv Propam Ferdy Sambo. Menurut Jubir KPK Ali Fikri, pihaknya akan memproses setiap laporan dari masyarakat dengan melakukan verifikasi mendalam dari data yang diterima.

“KPK telah terima laporan itu di bagian pengaduan dan pelapoan masyarakat KPK,” kata Ali kepada awak media pada Senin15 Agustus 2022.

Ia melanjutkan setiap laporan yang masuk ke KPK akan dilakukan penelusuran secara proaktif. Ia juga turut mengapresiasi segala kepedulian masyarakat terhadap masalah korupsi.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang turut peduli atas dugaan kasus korupsi dengan melaporkan langsung pada penegak hukum,” lanjutnya. (fik) editor: mridwan

Categories
Headline Kampus

UNISSULA GANDENG 40 RUMAH SAKIT AGAR LULUSAN FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN TERSERAP 100% DUNIA KERJA

SEMARANG (headlinetoday.id) – Hingga kini Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula telah bekerja sama dengan rumah sakit dalam dan luar negeri. Itulah kenapa, menurut satu pejabat di Unissula, lulusan Keperawatan di kampus ini langsung bisa kerja.

Wakil Dekan II FIK Unissula Wahyu Endang Setyowsti, M.Kep menegaskan hal itu hari ini (18/8/22). “Lulusan Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula selama ini bisa langsung kerja,” ujarnya.

Kemarin, Rumah Sakit Awal Bros Group melaksanakan rekrutmen langsung pada para perawat Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Sebanyak 61 mahasiswa D3 Keperawatan dan 31 mahasiswa Ners mengikuti rekrutmen kerja yang dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula.

“Lulusan Keperawatan Unissula selama ini bisa langsung bekerja.”

Manajer SDM RS Awal Bros Panam, Wiza Rahadiani mengungkapkan rekrutmen yang berlangsung Jumat (12/8) tersebut merupakan salah satu wujud kerja sama antara Unissula dengan RS Awal Bros Group. Ia menyebut sudah lebih dari 10 tahun pihaknya menjalin kerja sama dengan Unissula.

“Ini bukan yang pertama, sebelumnya sudah pernah. Dan karena merasa terpuaskan dengan lulusan-lulusan sebelumnnya, pastinya kami kembali (merekrut),” ungkap Wiza Rahadiani. Menurutnya, mahasiswa Unissula memiliki kompetensi terbaik untuk menjadi perawat di RS Awal Bros Group.

“Kenapa Unissula, karena yang terbaik. Kami juga melihat dari bagaimana fakultas mendidik dari awal masuk, lalu dari akreditasi kampus. Dan ternyata Keperawatan Unissula ini satu-satunya yang semua prodinya sudah terakreditasi Unggul. Jadi kenapa tidak kami merekrut mahasiswanya,” jelasnya.

Sementara itu, Group Head SDM Awal Bros Group Anissa Suroyo MM mengaku pihaknya melihat kompetensi perawat Unissula hingga menghasilkan perawat unggulan.

“Pastinya sudah banyak kompetensi yang diajukan ke lembaga akreditasi sampai akhirnya mendapat predikat Unggul, yang menjadi salah satu indikator kami. Itu juga yang menjadi alasan kenapa kami ambil. Terlebih kita di pelayanan kesehatan, perawat itu menjadi instrumen paling penting. Pastinya kita akan mencari institusi yang melahirkan perawat-perawat unggulan,” terang Anissa.

PERAWAT SYARIAH

Di kesempatan yang sama, Wakil Dekan II FIK Unissula Wahyu Endang Setyowati SKM MKep menyampaikan para perawat Unissula, baik lulusan D3 maupun Ners unggulannya, merupakan perawat dengan standar syariah yang sedang  digemakan pihaknya dalam beberapa tahun ini.

“Dan perawat syariah ini tidak melulu harus bekerja di RS Islam, karena juga kita ingin untuk seluruh umat,” tutur Wahyu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan para mahasiswa keperawatan mengikuti dua tahapan rekrutmen. Pertama, tes pengetahuan keperawatan dan selanjutnya tes interview dengan tim HRD RS Awal Bros Group.

Ia mengatakan hingga kini ada lebih dari 40 rumah sakit di Indonesia dan luar negeri yang bekerja sama dengan Keperawatan Unissula.(nur) editor: mridwan

Categories
Headline Tajuk

INDONESIA-KOREA SELATAN BARENG MERDEKANYA, TAPI BEDA SEGALANYA

Indikasi Indonesia Salah Urus

SETIAP tahun utk perayaan 17 Agustus-an, menghambur-hamburkan banyak uang rakyat for nothing !

Kalau Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, Korea Selatan merdeka, lebih dulu dua hari, pada tanggal 15 Agustus 1945.
Walaupun hanya beda dua hari, Korea Selatan yang dahulu lebih miskin dari Indonesia, sekarang menempati papan atas Negara Maju.

Hmmm….hanya berbeda dua hari tapi bisa berbeda segalanya…!

Orang Korea tidak merayakan 15 Agustus-an seperti kita di Indonesia. Mereka hanya mengibarkan bendera. Sudah itu saja. Tidak ada umbul-umbul, spanduk, lomba-lomba, apalagi peringatan yang meriah.

Apakah tanpa semua itu mereka tidak cinta negaranya? Jawabannya, pasti tidak.
Orang Korea, tidak ada yang tidak cinta negaranya.

Jika di Indonesia di tiap kantor dipasang foto presiden dan wakil presiden, di Korea mereka hanya memasang bendera negaranya. Bagi mereka, “Siapapun presidennya, negaraku tetap Korea”.

Setelah kemerdekaan Korea dari Jepang, mereka masih harus melewati fase perang saudara hingga akhirnya pecah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan.

Saat itu, orang Korea teramat miskin, hingga makan nasi (yang merupakan kebutuhan pokok) saja susah.
Sehingga setiap bertemu, satu sama lain mereka akan bertanya “밥을 먹었어요?” (“Sudah makan nasi ?”), jika belum maka akan diajak makan.

Begitu pula dengan kerja keras, sudah tidak diragukan lagi hasil nyata dari kerja keras Korea Selatan saat ini.

Pesan dari Presiden Korea saat itu,
“Let’s work harder and harder. Let’s work much harder not to make our sons and daughters sold to foreign countries.” (Mari kita bekerja lebih keras dan lebih keras. Mari kita bekerja lebih keras untuk tidak membuat anak2 kita dijual ke luar negeri)

Dan kemudian ditutup oleh quote ini,
“Now, we promise that we will hand over a good country to our sons and daughters, we will give you the country worthy to be proud as well.”
(“Sekarang, kita berjanji bahwa kita akan menyerahkan sebuah negara yang baik untuk putra dan putri kita, kita akan memberikan negara yg layak untuk dibanggakan.”)

Bisakah kita..? (headlinetoday.id) editor: gsoewarno

Categories
Bisnis News Semarang

GENJOT EKONOMI KOTA SEMARANG, HENDI INISIASI PASAR APUNG DAN URBAN DOWNHILL

SEMARANG (headlinetoday.id) – Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, dan Kompetisi Urban Downhill di Kelurahan Bendungan, dibuka Walikota Semarang. Menurutnya, kegiatan itu sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata.

“Pariwisata itukan kuncinya 6A, dan salah satu A itu adalah attraction atau atraksi. Maka penyelenggaraan kegiatan ini bagian dari membangun atraksi atau daya tarik di Kota Semarang,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Minggu (14/08/22).

Ia berharap sektor swasta dan pemerintah bisa berkolaborasi untuk membangun Kota Semarang. Ia pun mengapresiasi jajarannya yang telah aktif dan memiliki semangat yang sama dengannya. Dengan membangun sektor pariwisata yang unggul, Hendi, sapaan Walikota, meyakini aktivitas ekonomi di Kota Semarang bisa lebih merata.

“Pasar Apung di Banjir Kanal Barat ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan UMKM.”

“Kita lihat di Bendungan dan Banjir Kanal Barat ini, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di sini mendapatkan rezeki. Maka kalau pariwisatanya semakin hidup, Insya Allah ekonominya juga semakin merata,” yakin Hendi.

Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, Hendi menyampaikan ada tiga hal penting dari kegiatan tersebut. Selain sebagai magnet pariwisata, ada dua hal penting lain yang warga perlu tahu.

“Pertama sebagai identitas sejarah kota yang mana pada abad ke-15, Kota Semarang sudah termasuk Kota Bahari. Maka penting menurutnya harus bisa merawat dan menjaga agar bisa terus mempertahankan identitas tersebut. Kita teguhkan lagi Kota Semarang sebagai Kota Bahari,” ujar Hendi.

Hendi juga menyebut jika kegiatan Pasar Apung ditujukan sebagai daya dukung ekologi di Kota Semarang. “Kegiatan Pasar Apung ini sejalan dengan lingkungan yakni sungai. Harapannya tumbuh rasa memiliki dan mendorong warga untuk merawat sungai,” tutur Wali Kota Semarang itu.

Masih terkait Pasar Apung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso berharap agar kegiatan ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan sungai Banjir Kanal Barat.

“Terdapat 30 perahu yang dibawa oleh nelayan dan dimanfaatkan oleh UMKM. Total terdapat 59 perahu yang disiapkan dan 1 kapal speed boat,” ujar Wing.

Terkait Urban Downhill di Kelurahan Bendungan, Camat Gajahmungkur Ade Bhakti Ariawan juga menuturkan bahwa kegiatan itu diinisiasi untuk meningkatkan perekonomian wilayah. “Banyak pelaku UMKM yang terlibat. Fokusnya bukan pada kegiatannya saja, tetapi juga dampak adanya kegiatan tersebut, seperti peningkatan ekonomi wilayah,” ujar Ade. (gan) editor: gsoewarno

Categories
Nasional News Politik

Partai Mahasiswa Terancam Gagal Ikut Pemilu 2024

Dua Partai lain juga tidak Mendaftar

JAKARTA (headlinetoday.id) – Partai Mahasiswa terancam gagal untuk mengikuti pemilu 2024. Hal itu dipastikan setelah Partai Mahasiswa tidak mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2024 hingga hari terakhir pendaftaran.

Komisioner KPU August Mellaz memastikan Partai Mahasiswa Indonesia tidak mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 hingga penutupan masa pendaftaran berakhir pukul 23.59 WIB, Minggu (14/8/22).

Selain Partai Mahasiswa Indonesia, dua partai yang batal mendaftar ke KPU adalah Partai Damai Sejahtera Pembaharuan dan Partai Rakyat.


“Tiga Partai politik yaitu Partai Damai Sejahtera Pembaharuan, Partai Mahasiswa Indonesia, dan Partai Rakyat hingga batas waktu penutupan pendaftaran 14 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB tidak melakukan pendaftaran,” kata August saat konferensi pers di kantor KPU, Senin (15/8/22) dini hari.

Sebelumnya, ketiga partai tersebut telah mendaftar dan memiliki Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) bersama dengan partai lainnya. Namun hingga penutupan pendaftaran, Minggu (14/8/22) partai tersebut tidak melengkapi persyaratan.

Setelah proses pendaftaran tersebut, KPU merinci sebanyak 24 berkas dokumen pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 dinyatakan lengkap dan ada berkas 16 parpol lainnya berstatus masih diperiksa.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, KPU akan melanjutkan tahap verifikasi administrasi. KPU nantinya bakal menyampaikan hasil verifikasi administrasi pada 14 September mendatang. Hal ini sudah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022.

SEMPAT VIRAL

Sebagai informasi, kemunculan Partai Mahasiswa Indonesia sempat menjadi perbincangan publik pada bulan April 2022 yang lalu. Saat itu diketahui Partai Mahasiswa tersebut dipimpin oleh Eko Pratama. Salah satu pemimpin aliansi gerakan mahasiswa.

Kemunculan Partai Mahasiswa sontak memunculkan pro kontra. Pasalnya pencatutan kata ‘mahasiswa’ menjadi permasalahan disitu. Hal itu dikarenakan mahasiswa kental dengan politik moral bukan politik praktis. Hal itu disampaikan oleh salah satu pimpinan aliansi mahasiswa, Ridho Alamsyah.

“Kami dari BEM Nusantara sangat menyesalkan dan mengecam keras dengan munculnya partai yang mengatasnamakan dan memakai kata mahasiswa dalam nama partai tersebut,” ujar Sekretaris Pusat BEM Nusantara, Ridho Alamsyah saat itu.

Kemunculan Partai Mahasiswa disahkan dengan SK Kemenkumham yang telah diterbitkan sejak 21 Januari 2022 lalu. Partai Mahasiswa Indonesia merupakan perubahan dari Partai Kristen Indonesia 1945 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI. Partai Mahasiswa Indonesia terdaftar dalam Surat Kemenkumham Nomor M.HH-AH.11.04-09 tentang Penyampaian Data Partai Politik yang Telah Berbadan Hukum.

Setelah proses pendaftaran parpol ke Kemenkumham tersebut, diketahui terdapat 75 partai politik yang memiliki badan hukum di Kementerian Hukum dan HAM. Dari jumlah tersebut, kini terdapat 43 parpol yang sudah memiliki akun Sipol. (den) editor: mridwan

Categories
Headline Nasional Politik

Pendaftaran Parpol Ditutup, 25 Parpol Dinyatakan Lengkap Administrasi

Partai Masyumi dan Partai Umat Akhirnya ikut Mendaftar

JAKARTA (headlinetoday.id) – Sebanyak 40 parpol politik resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta pemilu 2024. Kini pendaftarannya telah resmi ditutup.

Pendaftaran partai politik peserta pemilu 2024 kini telah resmi ditutup. Setelah dibuka pada 1 Agustus 2022 yang lalu kini pendaftarannya resmi ditutup, Minggu (14/8/2022).

Setelah dibuka selama 2 pekan, sebanyak 40 parpol kini telah mendaftaran diri. Hal itu disampaikan oleh salah satu komisioner KPU, Hasyim Asyari saat menyampaikan seremoni penutupan pendaftaran di kompleks KPU, Minggu (14/8/2022).


“Pada hari ini, 14 Agustus 2022 bertepatan dengan jam 23.59 adalah batas akhir pendaftaran partai politik, maka dengan demikian kami menyatakan pendaftaran partai politik calon peserta pemilu 2024 dinyatakan ditutup,” kata Hasyim.

Dari 40 partai yang resmi mendaftar ke KPU, sebanyak 25 parpol telah dinyatakan lengkap secara administrasi. Sedangkan 16 parpol lagi sedang dalam proses pemeriksaan.

Berikut daftar 40 partai yang resmi mendaftar ke KPU RI:

1. Partai Golongan Karya (Golkar)
2. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Demokrat
5. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
6. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
7. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
8. PKP
9. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
10. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
11. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
12. Partai Republikku Indonesia
13. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
14. Partai Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
15. Partai Amanat Nasional (PAN)
16. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
17. Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI)
18. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
19. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
20. Partai Reformasi
21. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)
22. Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)
23. Partai Kedaulatan Rakyat
24. Partai Buruh
25. Partai Republik
26. Partai Ummat
27. Partai Beringin Karya (Berkarya)
28. Partai Indonesia Bangkit Bersatu
29. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
30. Partai Pelita dokumen
31. Partai Kongres dokumen
32. Partai Karya Republik
33. Partai Pandu Bangsa
34. Partai Bhinneka Indonesia
35. Partai Masyumi
36. Partai Republik Satu
37. Partai Damai Kasih Bangsa
38. Partai Pemersatu Bangsa.
39. Partai Pergerakan Kebangkitan Desa (Perkasa)
40. Partai Kedaulatan. (den) editor: gsoewarno


Categories
Headline Nasional Politik

KOALISI PKB-GERINDRA, DEKLARASI TANPA NAMA

JAKARTA(headlinetoday.id)- PKB dan Gerindra resmi mendeklarasikan koalisi di kontestasi Pilpres 2024. Deklarasi ini secara langsung dipimpin oleh Prabowo dan Gus Muhaimin di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat.


Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan koalisi di Sentul hari ini (13/8) masih sebatas deklarasi partai. Sementara itu, nama capres dan cawapres baru akan diputuskan pada kesempatan berikutnya.

“Kita masih menunggu. Masih ada waktu 1,5 tahun. Partai lain belum ada yang mengumumkan. PKB-Gerindra pasti tidak akan keluar dari dua nama itu,” katanya menyebut Prabowo dan Muhaimin.

UNISSULA KAMPUS UNGGUL


Di lain pihak, Prabowo mengatakan kerja sama PKB dan Gerindra merupakan sejarah baru bagi partai. Menurutnya, Gerindra belum pernah berkoalisi pilpres dengan PKB sejak mengikuti pemilu pada 2009. Prabowo melanjutkan bahwa PKB dan Gerindra secara pandangan politik sejalan.

Sementara itu, Gus Muhaimin menambahkan, kerja sama ini dibangun karena keduanya mempunyai karakter ideology yang sama. “Gerindra adalah partai nasionalis agamains. PKB adalah partai agamais nasionalis” Ujarnya.

Bagi Muhaimin, kesamaan ideologi dan cita-cita menjadi modal utama dalam menjalankan koalisi. Ketua Umum PKB itu mengaku ada beberapa pihak yang mencoba menghalau langkah koalisi bersama Gerindra.

“Kerja sama yang mulai kita tanda tangani hari ini adalah komitmen dan tekad bersama, kerja dan rencana bersama,” ungkap Muhaimin.

Dalam piagam kerja sama, ada sejumlah poin yang disepakti. Di antaranya kerja sama pada visi percepatan pembangunan Indonesia serta keinginan untuk membangun kepentingan umat.

RESPON PDIP

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi deklarasi kerjama Gerindra-PKB untuk Pilpres 2024. Menurut Hasto PDIP mempunyai banyak kader pemimpin.

“Kader kita banyak, Pak Rapidin dan Bobby di Sumut mereka hebat membawa kemajuan daerah,” tutur Hasto.

Hasto melanjutkan bahwa PDIP menyiapkan kader dengan sebaik-baiknya melalui sekolah partai. PDIP akan memberikan pendampingan kepada kader yang sudah menjadi kepala daerah. Ia mencontohkan mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar yang dinilai suskes memimpin Banyuwangi.

Terkait siapa Capres yang akan diusung PDIP, Hasto belum mau mengatakannya. Menurutnya, Capres itu kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Untuk Pilpres, semua baru digembleng oleh bu Mega. Kan masih Agustus tahun depan, pendaftaran Capresnya,” ujarnya. ( fik) editor: mridwan

Categories
Headline Kriminal Nasional

IPW : “FERDY SAMBO ADALAH ‘KETUA’ GENG MAFIA POLRI”

Kerja Mereka Menutup-nutupi Kasus Hukum.”

JAKARTA (headlinetoday.id) – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa menyebut ada upaya perlawanan dari kubu Ferdy Sambo terhadap Timsus dalam mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Yoshua. Menurutnya, perlawanan Geng Sambo di antaranya menyebarkan isu negatif terhadap personil Timsus.

“Di balik itu sebetunya ini ada perlawanan yang menyerang orang-orang dalam Timsus. Perlawanan dari kelompok ini. Akan menebar isu-isu negatif terhadap personil-personil Timsus,” ujar Sugeng dalam Wawancara yang diadakan oleh Narasi Newsroom kemarin (13/8/22).

Dalam wawancara yang bertajuk “IPW : Ada Geng Mafia di Tubuh Polri, Hati-Hati Pelawanan Balik Kelompok Sambo” itu ia menjelaskan Ferdy Sambo merupakan ketua “gang mafia” Polri karena keterlibatan puluhan polri dalam kasus Brigadir Yoshua.

“Keterlibatan Fahmi Alamsyah sebagai staf ahli Kapolri mesti diusut tuntas.”

“Sambo dan 31 orang yang sukarela terjung ke jurang ini adalah mafia. Mafia juga bekerja bagaimana menutupi kasus-kasus pelanggaran hukum. Dengan cara membunuh saksi, ya menyuap, mengarang cerita bohong. Sama ini,” jelas Sugeng.

Tak hanya itu Sugeng juga melanjutkan bahwa skenarion kasus ini sangat sistematis dan tersruktur seperti mafia. “Ini sama nih yah sama dengan mafia. Mafia juga sistematif bekerjanya. Kemudian terstruktur dari bintang dua, bintang satu,” lanjutnya.

Di sisi lain, Sugeng merespon pencabutan kuasa dari pengacara Bharada E, yakni Deolipa Yumara. Menurutnya, pencabutan surat kuasa ini ada unsur intervensi dari penyidik.

“Saya ingatkan Polri jangan mengintervensi pekerjaan pengacara. Walau anda yang menunjuk pengacara, anda tidak berhak mengintervensi pekerjaan pengacara,” kata Sugeng.


Pihaknya juga mengingatkan bahwa pengacara berhak menyampaikan pernyataan di depan public den mempertahankan prinsip hukum. “Saya lihat ada konflik ketika pengacara menyampaikan sesuatu. Saya mau bilang pengacara tidak di bawah Polri,” lanjutnya.

Sementara itu, Pengacara Bharada E, Deolipa mengaku tidak mempercayai surat pencabutan kuasa tersebut. Menurutnya, Bharada E lebih suka menulis tangan. “ini kan tulisan bahasa hukum. Anak kuliah hukum yang bisa menulis ini. Anggota Brimob tulisan begini tidak cocok,” jelas Deolipa.

Ia menuturkan akan membawa hal ini ke forum pengacara Indonesia. “Ya saya bawa ke forum pengacara Indonesia. Kami ingin melawan ketidakbenaran. Bukan melawan orang-orang di Bareskrim,” tutur Deolipa.

MAFIA BUKAN POLRI

Aktivis Kemanusiaan, Irma Hutabarat merespon kasus pembunuhan Brigadir Yoshua. Menurutnya, skenario kasus Brigadir Yoshua yang selama ini bukanlah hasil kerja polisi, melain mafia.

“Kita dengar sendiri para purna polisi bernada tidak percaya. Ini bukan kerjaan polisi. Kalo ada orang membunuh, kemudian menghilangkan barang bukti, lalu ngajak seluruh korps yang ada di geng itu untuk berbohong, itu kan kelakuannya mafia,” tegas Irma.

Ia juga meminta Timsus Polri mengusut skrenario yang dibuat oleh staf ahli Kapolri Fahmi Alamsyah. “Apakah mengundurkan diri selesai, kan tidak. Itu harus diusut. Kenapa harus membuat skenario seperti itu,” ungkapnya.

Selain itu, Irma juga menegaskan bahwa ini momentum bagi bangsa Indonesia merebut Polri dari tangan mafia. “Kepercayaan public sangat penting, kalau Polri hancur, Negara juga hancur. Bagi Polri sebaikya rebut kepecayaan rakyat Indonesia,” lanjutnya.(fik) editor: mridwan

Categories
Budaya Gubernuran News

RIBUAN SENIMAN, DAN 30 GROUP KUDA LUMPING TUMPAH DI SIMPANG LIMA

Memperingati Hari Jadi Jawa Tengah

SEMARANG (headlinetoday.id) – Sebuah pertunjukkan seni dan budaya tersaji di Simpang Lima, pagi hari ini (14/08/2022). Acara yang bertajuk Gamelan Kolosal itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-72 Jawa Tengah.

Pertunjukkan itu dimeriahkan oleh 1.050 seniman, 30 grup kudalumping, dan 600 pengrawit. Acara yang didukung Bank Jateng dan Purnomo Yusgiantoro Center itu, juga menampilkan ribuan siswa SMA/SMK yang ikut menari flashmob jaranan.

“Acara di Simpang Lima itu adalah sebuah pertunjukan seni tradisional yang mempertontonkan alunan musik gamelan ditambah penampilan ciamik para penari jaranan. Ada 30 grup gamelan dan penari jaranan yang siap tampil,” kata Pimpro Gamelan Kolosal, Agung Wahyu Utomo, dikutip dari jatengprov.go.id, kemarin (13/8/2022).

Agung menerangkan, semua seniman yang tampil di Simpang Lima adalah seniman desa. Mereka sangat antusias tampil dan ikut memeriahkan HUT Jateng, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas perhatian Pemprov Jateng, khususnya Ganjar Pranowo, dalam pelestarian kebudayaan. Sebab, selama ini hampir semua desa di Jateng mendapatkan bantuan seperangkat gamelan perunggu dari Gubernur Jawa Tengah itu.

“Ini yang datang 30 grup. Sebetulnya masih banyak lagi yang kepingin hadir dan merayakan, karena desa yang dibantu pak gubernur kan ada ribuan ya, tapi terkendala mepetnya persiapan,” terangnya.

Pada acara itu juga tampil beberapa seniman tradisional Jawa dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka tampil secara virtual.

“Ada beberapa seniman dari Sumut, Sumsel, dan Jambi. Mereka ikut memeriahkan HUT Jateng dengan menampilkan seni tradisional Jawa di daerah masing-masing,” kata koreografer Gamelan Kolosal Joko Setiyono dan komposer Ahmad Alfan Riska.

Ganjar mengajak semua masyarakat untuk datang dan meramaikan acara Gamelan Kolosal di Simpang Lima tersebut.

“Seribu seniman desa kepung, ada 30 kelompok gamelan dan jaranan yang bakal tampil, ada juga flashmob jaranan. Ayo ajak teman, tetangga dan keluargamu untuk datang. Kita sama-sama gembira merayakan Hari Jadi Jawa Tengah yang ke-72. Yang jauh silahkan ngintip di akun official Ganjar Pranowo,” kata Ganjar melalui media sosial.(gan) editor: mridwan